cover
Contact Name
Muhammad Ali
Contact Email
cendekia.pb@gmail.com
Phone
+6285248506535
Journal Mail Official
cendekia.pb@gmail.com
Editorial Address
Jl. Veteran No. 15B, Km. 2, Kompleks Perikanan, Kab. Kotabaru, Kalimantan Selatan
Location
Kab. kotabaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
ISSN : 20879377     EISSN : 25500287     DOI : 10.33659
Core Subject : Education,
Jurnal CENDEKIA ini memuat artikel yang ditulis berdasarkan hasil penelitian dan analisis konseptual yang mencakup berbagai dimensi pendidikan seperti; 1. Kurikulum 2. Pembelajaran 3. Evaluasi dan evaluasi pembelajaran 4. Manajemen pendidikan 5. Kualitas pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 279 Documents
PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PMRI BERBANTUAN MEDIA TANGRAM UNTUK SISWA KELAS 3 SD N 4 KARANGBENER DALAM MEMBENTUK BANGUN DATAR Eka Zuliana, Listiyafatul Faizah, Silvia Devi Agustin dan
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 13 No 1 (2025): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v13i1.389

Abstract

Salah satu jenis alat bantu pendidikan yang dapat mendukung siswa dalam proses belajar mereka adalah Tangram. Tujuh bagian berbentuk datar dua segitiga besar, satu segitiga sedang, dua segitiga kecil, satu persegi, dan satu jajaran genjang membentuk permainan puzzle Tangram. Tujuh komponen tersebut dapat disusun ulang oleh siswa untuk mengambil bentuk yang berbeda. Mereka dapat membuat pola rumah, burung, ikan, dan objek lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyediakan kegiatan pembelajaran yang menggunakan media tangram untuk membantu siswa membangun bentuk datar di kelas dan memahami gagasan bentuk datar sambil membuat bentuk baru. Pendekatan penelitian kualitatif deskriptif digunakan. Data tertulis dari buku, jurnal, publikasi ilmiah, dan sumber lain merupakan contoh sumber data. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pencatatan, pendokumentasian, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa lebih senang melakukan pembelajaran menggunakan media tangram sehingga siswa lebih mudah mengenali dan mengidentifikasi bentuk bangun datar ketika mereka memotong potongan tangram secara langsung. Karena mereka dapat belajar sekaligus bermain, siswa menjadi senang dan termotivasi untuk belajar matematika.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP PADA NILAI TEMPAT BILANGAN MENGGUNAKAN PMRI BERBANTUAN MEDIA PAPAN KANTONG BELAJAR PADA SISWA KELAS II SDN 4 KARANGBENER dan Eka Zuliana, Nabila Fatimatuz Zahro, Kiswanti
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 13 No 1 (2025): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v13i1.390

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini memanfaatkan PMRI untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep nilai tempat digital dengan bantuan media kantong belajar di kelas dua SD. Konsep nilai numerik adalah jenis data yang ditemukan dalam penelitian ini. Penelitian ini mengumpulkan data dari buku, jurnal, penelitian, dan literatur lainnya tentang penerapan budaya sekolah pendidikan karakter, sopan santun, dan disiplin di kalangan siswa sekolah. Tujuan penggunaan media paket pembelajaran untuk memahami konsep digital di kelas SD 2 adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep bilangan dan materi bilangan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa teknik pengumpulan data yang digunakan termasuk pencatatan, observasi, dan tes untuk memahami konsep bilangan nilai tempat. Analisis data menunjukkan bahwa tujuan penggunaan media paket sekolah untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep digital di kelas SD 2 adalah untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang materi bilangan.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS LIVEWORKSHEET PADA MATERI PENDAPATAN NASIONAL UNTUK KELAS XI DI SMAN GLENMORE BANYUWANGI Mardiyana, Lisana Oktavisanti; Zanah, Miftakhul; Herlindawati, Dwi
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 13 No 1 (2025): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v13i1.392

Abstract

The Learner Worksheets (LKPD) currently used in schools have a simple and unattractive printed format. These LKPDs only serve as a tool for providing information without being accompanied by pictures or illustrations, thus making the learning atmosphere boring for students. As a result, they easily lose interest and motivation to complete the task. In addition, teachers revealed that they have never used LKPD in electronic format. This study aims to develop E-LKPDs that comply with the eligibility standards and can meet the needs of students. The method used in the development is ADDIE, which consists of five stages: analyze, design, development, implementation, and evaluation. Based on the results of the material validation test, an average score of 87% was obtained, while the feasibility of the design scored 85.2%, both of which were included in the “very feasible” category. The suitability test showed a score of 84.5%, with the criteria “strongly agree”. Thus, it can be concluded that the liveworksheet-based E-LKPD has met the eligibility and suitability standards for use in the learning process. Keywords: E-LKPD, Model ADDIE, Liveworksheet, National Income
EVALUASI PEMBELAJARAN SD: KONSEP, KEDUDUKAN, FUNGSI, TUJUAN, DAN PRINSIP Aisah, Siti; Kencana, Suminar Leistya; Udin, Tamsik
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 13 No 1 (2025): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v13i1.393

Abstract

Penilaian pembelajaran di Sekolah Dasar (SD) memegang peranan penting dalam memastikan ketercapaian kompetensi siswa sesuai kurikulum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, kedudukan, fungsi, tujuan, dan asas evaluasi pembelajaran melalui pendekatan kualitatif dengan metode telaah pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran adalah proses sistematis yang digunakan untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa serta mengevaluasi efektivitas pengajaran. Kedudukannya yang integral dalam pembelajaran menjadikannya alat penting bagi guru untuk mengambil keputusan berbasis data. Prinsip-prinsip seperti objektivitas, validitas, keandalan, keadilan, dan keberlanjutan menjadi landasan dalam pelaksanaan evaluasi. Beragam metode, seperti tes tertulis, observasi, portofolio, dan wawancara, digunakan untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai kemampuan siswa. Hasil evaluasi dimanfaatkan untuk merancang program remedial bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar, program pengayaan bagi siswa berprestasi, serta memperbaiki strategi pembelajaran di masa depan. Penelitian ini menegaskan pentingnya evaluasi pembelajaran sebagai alat pengambilan keputusan yang objektif, valid, dan berkelanjutan dalam pendidikan dasar. Kata Kunci: Evaluasi, Pembelajaran, Sekolah Dasar
Analisis Penggunaan Bahasa terhadap Keefektifan Komunikasi Matematis dalam Kegiatan Interaktif Pembelajaran Matematika Kelas 12 SMAN 1 Baleendah Aan Hasanah, Najla Fauziyyah Yusuf, Tatang Herman dan
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 13 No 1 (2025): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v13i1.395

Abstract

The aims of the research to analyze the effect of language use on the effectiveness of mathematical communication in interactive mathematics learning. The language used by teachers has an important role in conveying mathematical concepts clearly and easily understood by students. This study used mixed-method, which combines quantitative and qualitative approaches, involving 39 12th grade students at SMAN 1 Baleendah. Data were collected through questionnaires consisting of closed and open-ended questions. The analysis showed that the use of appropriate and understandable language by teachers can improve the effectiveness of mathematical communication and students' understanding of mathematical materials. In addition, group discussion is an important tool in deepening concept understanding. However, there were challenges in understanding more complex mathematical terms, indicating the need for more contextualized language and more adaptive teaching approaches. This study recommends that teachers pay attention to the use of clear language and create more interactive and inclusive learning.
STRATEGI DAN TANTANGAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI PONDOK PESANTREN Widodo, Wahyudi
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 13 No 1 (2025): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v13i1.399

Abstract

The research method used is library research with data sources of books, magazines, journals, tafsir and others. The analysis used B Miles and Huberman. The results of the study show that: 1) Educational management strategies based on local wisdom, namely: curriculum development that integrates local wisdom, community involvement and local cultural groups. 2) The model of Islamic education tradition based on local wisdom in pesantren includes: the tradition of Surau Education where people who want to learn must come to the place like a school, the tradition of Sorongan Education where students practice independently to mature their skills by meeting face-to-face with ustadz, and Badongan, a tradition of learning activities that are an approach that prioritizes collective service In studying classical books. 3) There are two challenges in integrating local wisdom into Islamic education management, namely: the gap between the value of local wisdom and Islamic teachings and the limited resources and capacity of ustadz. 4) There are four recommendations for the development of local wisdom-based education management strategies, namely: strengthening the capacity of ustadz in integrating local wisdom, closer collaboration with the community, periodic evaluation and adjustment of management strategies, and the formulation of policies that support
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE (TPS) Hidayah, Nur; Ali, Muhammad; M, Rahmi Yuliana
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 13 No 1 (2025): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v13i1.406

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1).Mengetahui hasil belajar matematis siswa yang diajarkan dengan menggunakan pembelajaran Numbered Head Together (NHT) 2).Mengetahui hasil belajar matematis siswa yang diajarkan dengan menggunakan pembelajaran tipe Think Pair Share (TPS) 3).Mengetahui perbedaan hasil belajar matematis siswa yang diajarkan dengan menggunakan pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dan pembelajaran tipe Think Pair Share (TPS). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif yang merupakan penelitian true eksperimen. Penelitian ini melalui langkah-langkah,yaitu pengambilan sampel yaitu dengan teknik random sampling, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian berupa soal test, dan analisis data menggunakan analisis deskriptif yaitu mean dan standar deviasi serta analisis inferensial yaitu uji normalitas,uji homogenitas, dan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Nilai rata-rata kelas eksperimen I dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together yaitu 84,46 dengan kategori baik sekali. 2). Nilai rata-rata kelas eksperimen II dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share yaitu 76,68 dengan kategori baik. 3). Terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang diterapkan model pembelajaran kooperatif numbered head together dengan siswa yang diterapkan model pembelajaran kooperatif think pair share. Kata Kunci: Hasil Belajar, Numbered Head Together,Think Pair Share
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLA VOLI MELALUI MEDIA BOLA PLASTIK PADA MURID SD Hasanuddin, M. Imran
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 13 No 1 (2025): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v13i1.407

Abstract

This research aims to determine the improvement in learning outcomes of underpassing in volleyball games through the use of plastic balls in class IV students at SD Inpres Kassi. This research is Classroom Action Research (PTK) which consists of two cycles with test and non-test instruments to determine student learning outcomes. The subjects of this research were 24 grade IV students at SD Inpres Kassi. The results of this research show that applying the volleyball underpassing technique using a plastic ball can improve the learning outcomes of volleyball underpassing techniques for fourth grade students at SD Inpres Kassi. This can be seen from the significant increase from cycle I to cycle II. The learning outcomes of the final score in the affective, cognitive and psychomotor aspects in the first cycle of action reached 50%, while in the second cycle of action it reached 87.5%. Based on the research results obtained, it can be concluded that volleyball underpassing using a plastic ball can improve learning outcomes for volleyball underpassing in class IV students at SD Inpres Kassi. Keywords: Bottom Passing, Volleyball, Plastic Ball Media
Kontribusi Koordinasi Mata-Kaki dan Kelincahan terhadap Keterampilan Menggiring Bola Pemain UKM Futsal Kotabaru Usia 18-23 Tahun Hasniah, Arham Syahban, Jusran S, Sitti Maifa,
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 13 No 1 (2025): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v13i1.408

Abstract

The purpose of this study is to determine the contribution of eye-foot coordination, agility and dribbling skills of Kotabaru Futsal UKM players aged 18-23 years. The research method used is quantitative descriptive with data collection techniques through tests and measurements. The population is Kotabaru Futsal UKM players. The sample used was 27 Kotabaru Futsal UKM players aged 18-23 years. The sampling technique uses random sampling techniques. The results of the study showed that: (1) There was a contribution between eye-foot coordination and the dribbling ability of Kotabaru Futsal UKM players aged 18-23 years by 0.553 or 55.3%. (2) There was a contribution between agility and dribbling ability of Kotabaru Futsal UKM players aged 18-23 years by 0.521 or 52.1%. and (3) there was a contribution between eye-foot coordination and agility with dribbling skills of Kotabaru Futsal UKM players aged 18-23 years by 0.571 or 57.1%. Keywords: futsal, dribbling, eye-foot coordination, agility
MAKNA SIMBOLIK MAYANG PADA KEBUDAYAAN BANJAR DALAM TARI PENYAMBUTAN Rahmayanti, Gilang Sufi Ramadhan, Normasunah,
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 13 No 1 (2025): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v13i1.410

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui proses yang terdapat pada prosesi penepukan mayang dalam Tari Mayang Kencana. (2) Untuk mengetahui dan mengidentifikasi makna simbolik mayang dalam Tari penyambutan Mayang Kencana khas Kabupaten Kotabaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penilitian kualitatif dengan Jenis penelitian yang menggunakan tahapan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mendeskripsikan bagaimana proses penepukan mayang dan identifiksasi makna simbolik mayang pada kebudayaan Banjar dalam tari penyambutan Mayang Kencana. Hasil Penelitian ini diperoleh bahwa pada“Tari Mayang Kencana” terdapat 2 proses sebelum mayang ditepuk yaitu proses persiapan yang dimana hal ini dilakukan sebelum pada penampilan Tari Mayang Kencana, dimulai dari menyiapkan kostum serta aksesoris yang dipakai penari Mayang Kencana. Selanjutnya masuk pada proses penepukan mayang yang dimana sebelum menepuk mayang penari menggerakkan 26 ragam gerak, dari terbang mayang hingga antar mayang. Mayang dalam nilai budaya Banjar merupakan simbol kemakmuran dan kesejahteraan. Penggunaan mayang dalam Tari Mayang Kencana karena mayang memiliki makna Kesuburan dan Kemakmuran serta perlindungan dari marabahaya. Keywords: Symbolic Meaning of Mayang, welcoming