cover
Contact Name
Deni Darmawan
Contact Email
dendar@untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
labkom@fisip.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara
ISSN : 2442546X     EISSN : 2442546X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418%2Fpublika.v10i2
Core Subject : Social,
Publika adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer: kebijakan publik, administrasi pembangunan, manajemen publik.
Articles 1,314 Documents
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KAWASAN STRATEGIS CENTRAL BUSINESS DISTRICT DI KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA NIM. E01112178, BAMBANG SUDARMONO
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v6i1.1420

Abstract

Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kebijakan kawasan strategis Central Business District di Kecamatan Sungai Raya. Kebijakan kawasan strategis CBD berkaitan dengan pembangunan yang dilakukan pemerintah yang berspektif ekonomi, karena untuk menjadi kawasan strategis wilayah harus ditata dengan baik sesuai dengan peruntukan kawasannya. Permasalahan pelaksanaan kawasan strategis CBD menjadi kompleks karena berkaitan dengan pembangunan untuk peningkatan ekonomi. Hal ini menarik untuk diteliti, melihat pembangunan dan penataan di Kecamatan Sungai Raya belum terlaksana dengan baik. Penelitian ini menggunakan teori Merilee S. Grindle yang terdiri dari dua variabel besar yang mempengaruhi implementasi kebijakan, yaitu isi kebijakan (content of policy) dan lingkungan implementasi (context of implementation). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan kawasan strategis CBD belum optimal. Kurangnya informasi mengenai pelaksanaan kebijakan kawasan strategis antar implementor. Serta tugas implementor juga belum dirincikan dalam Raperda maupun Perbup Kawasan Strategis. Sumberdaya juga belum memadai baik dari SDM maupun infrastruktur dalam melaksanakan pembangunan di kawasan strategis CBD. Serta penataan kawasan masih bersifat sporadis, belum ada titik jelas dimana letak kawasan strategis yang ada di Kecamatan Sungai Raya dan pembangunan juga tidak di dukung dengan sistem drainase yang baik karena dapat mengakibatkan banjir pada wilayah-wilayah tertentu. Kata-kata Kunci: Implementasi, Kawasan, Strategis, Central, Business, District.
PENGARUH KARAKTERISTIK PENGEMUDI TERHADAP KEBERHASILAN IMPLEMENTASI PERATURAN WALI KOTA TENTANG KAWASAN TERTIB LALU LINTAS DI JALAN AHMAD YANI KOTA PONTIANAK NIM. E1011131162, MARTADINATA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i4.2212

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman mengenai pengaruh karakteristik seorang pengemudi dalam mengemudikan kendaraan yang berpengaruh pada tingkat kepatuhannya dalam mematuhi peraturan lalu lintas   di kawasan tata tertib sehingga berpengaruh pada tingkat keberhasilan implementasi peraturan walikota tentang kawasan tertib lalu lintas. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui besarnya pengaruh karakteristik pengemudi terhadap keberhasilan implementasi peraturan walikota tentang kawasan tertib lalu lintas di Jalan Ahmad Yani Kota Pontianak. Karakteristik pengemudi dinilai dari lima indikator yaitu sikap, emosi, kepercayaan, kebiasaan dan kemauan serta konsepsi diri. Sedangkan keberhasilan implementasi peraturan walikota tentang kawasan tertib lalu lintas dinilai dari tiga indikator yaitu tingkat kepatuhan pada ketentuuan yang berlaku, lancarnya pelaksanaan rutinitas fungsi, terwujudnya kinerja dan dampak yang dikehendaki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan instrument penelitian berupa kuisioner yang disebarkan kepada responden yang dianggap sebagai pengemudi kendaraan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan hasil analisis Korelasi Product Moment diperoleh sebesar  dibulatkan menjadi 0,208 dengan signifikansi 0,001 sehingga hasil yang diperoleh yaitu r hitung> r tabel (0,208> 0,1205) ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti ada pengaruh antara karakteristik pengemudi terhadap keberhasilan implementasi peraturan wali kota tentang kawasan tertib lalu lintas Jalan Ahmad Yani Pontianak. Selain itu hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel karakteristik mempengaruhi keberhasilan implementasi peraturan wali kota tentang kawasan tertib lalu lintas Jalan Ahmad Yani Pontianak sebesar 4,3 % sedangkan 95,7 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.   Kata-kata Kunci : Karakteristik, Implementasi, Peraturan, Lalu Lintas
KOMUNIKASI DAN DISPOSISI DALAM IMPLEMENTASI PROGRAMPENYELENGGARAAN PERKEBUNANKELAPA SAWIT E.01108042, Alias
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi Agustus 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v2i2.156

Abstract

The pros and cons in the community during the entry of PT. Megasawindo Mighty Long Buluk Hamlet impact on the emergence of problems in society, such as the threat of eviction from their homes by the local community to community pro cons of the palm, with the company's agreement not to use stamp. This study aims to identify and understand communication sertadisposisi (attitude) companies to government policy during the process of acquisition of land, in the manner of payment of compensation of land and crops and buildings thereon or other items owned by holders of land rights, the garden development plan given by the company to the public, in the process of cultivating the land for oil palm plantations. The study was conducted with the pre-survey the field first in order to know the situation and condition of the location will be the research and after getting the facts and supporting information, then the researchers took into account whether the location will be the target of the research has some problems phenomenon worthy of study. As the obtained data the researchers collected multiple informants in the study subjects interviewed them, make observations, and documentation. After some data about the material under study is obtained, the researchers conducted a review of the crosscheck and the data, and compare each of the data obtained in order to get appropriate answers to the problem under study.The study found that communication and disposition of oil palm plantation company PT. Perkasa Megasawindo policies made by the government during the administration of oil palm plantations in progress, has not gone well, because there are many irregularities that occurred. Weak communication and disposition of the company that became one of the causes of violation of public policy that has been made by the government. Companies need to communicate better to the government and the people, in order to facilitate the development of the company. Unfavorable attitude of the implementor needs to be changed, for the achievement of better policies and for the realization of hopes and ideals together. Keywords: Communication policies, disposition implementor, the implementation of palm oil plantations.  
PENGAWASAN KEMENTERIAN AGAMA (KEMENAG) PROVINSI KALIMANTAN BARAT KEPADA AGEN PERJALANAN UMRAH DI KOTA PONTIANAK NIM. E1011131089, WISNU WARDANA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i3.2064

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana pengawasan yang dilakukan oleh Kemenag Provinsi Kalimantan Barat kepada agen perjalanan umrah di Kota Pontianak. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan analisis kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu Kepala Bidang Pelaksana Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Provinsi Kalimantan Barat, Agen perjalanan Haji dan Umrah baik yang belum maupun yang sudah mendapatkan izin dari Kemenag Provinsi Kalimantan Barat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pihak Kemenag sudah melakukan pengawasan. Namun belum begitu maksimal, dapat dilihat dari hasil penelitian bahwa Kemenag sejauh ini hanya menunggu informasi melalui berita dan laporan saja, belum pernah melakukan investigasi secara langsung, selain itu Kemenag juga belum pernah melakukan upaya membandingkan bagaimana fakta di lapangan yang berkaitan dengan perizinan agen perjalanan umrah dan bagaimana peraturan yang telah dibuat oleh Kemenag itu sendiri. Pihak Kemenag juga belum pernah melakukan penindakan terhadap agen perjalanan umrah yang terdapat melakukan pelanggaran. Oleh karena itu sebaiknya Kemenag melakukan suatu inovasi dalam pengawasan kepada para agen travel seperti membuat program kunjungan kepada travel umrah secara terjadwal, melakukan koordinasi dan pertemuan rutin untuk melakukan evaluasi, dan menindak secara tegas agen perjalanan umrah yang terdapati melakukan pelanggaran berupa pencabutan izin dan dilarang memasang iklan dalam bentuk apapun. Kata-Kata Kunci : Pengawasan, Sanksi, Tegas
KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS PEMAHAN KABUPATEN KETAPANG NIM. E01109005, Bernadeta Rauli Sinambela
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v4i4.863

Abstract

Kualitas pelayanan yang terjadi di Puskesmas Pemahan Kabupaten Ketapang masih kurang maksimal. Berdasarkan  permasalahan yang ada  misalnya dalam pelayanan yang diberikan puskesmas kepada pasien yaitu sarana kesehatan dan sarana penunjang untuk kelancaran pelayanan masih terbatas dan belum tersedia, kurangnya tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan di Puskesmas. Tujuan penelitian  ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis kualitas pelayanan di Puskesmas Pemahan. Dalam penelitian ini menggunakan teori Zeithaml-Parasurman-Berry tentang dimensi pokok  kualitas pelayanan, karena pelayanan berkaitan erat dengan jasa yang diterima oleh  masyarakat selaku pelanggan. Selain itu, teori tersebut juga lebih tepat untuk menjawab permasalahan yang akan diteliti. Teori Kualitas Pelayanan tersebut dipengaruhi oleh dimensi berwujud (tangibles), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), empati (emphaty). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa dimensi keandalan (reliability), dimensi daya tanggap (responsiveness),dimensi empati (emphaty) sudah terlaksana dengan baik, dimana pada dimensi reliability  petugas memberikan  pelayanan cepat dan  tepat sesuai dengan prosedur dan lama pelayanan yang sudah ditetapkan, pada dimensi responsiveness penyampaian keluhan pasien dapat disampaikan secara langsung dan lisan kepada petugas di loket dan dapat bertanya kepada petugas puskesmas lainnya dan untuk dimensi emphaty  petugas di puskesmas Pemahan berusaha memahami kebutuhan pasien serta menerima kritik dan saran yang membangun dari pasien. Sedangkan pada dimensi tangible dan dimensi  assurance belum terlaksana dengan baik. Hal ini dapat dilihat dengan dimensi tangible kurangnya tenaga kesehatan, sarana dan fasilitas fisik yang ada di puskesmas Pemahan kurang memadai, sedangkan pada dimensi assurance kekurangan sumber tenaga kesehatan yang lebih professional lagi artinya bahwa puskesmas belum bisa memberikan jaminan secara maksimal kepada pasien. Saran dari peneliti terkait kualitas pelayanan yaitu diharapkan Puskesmas mampu bekerja secara efektif dan  lebih baik dengan  menyediakan sarana kesehatan dan sarana penunjang untuk kelancaran  pelayanan,  menambah sumber tenaga kesehatan yang kompeten dalam memberikan pelayanan di puskesmas. Kata-kata Kunci : Kualitas  Pelayanan, Puskesmas
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMUNGUTAN PAJAK REKLAME DI KOTA PONTIANAK NIM. E1011131154, ARIFUDIN MUNANDAR
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i1.1813

Abstract

Penelitian ini didasari pada permasalahan mengenai belum optimalnya pemungutan pajak reklame di Kota Pontianak pada tahun 2014-2016 selain itu potensi yang didapat dari pajak reklame  juga masih belum maksimal, faktor tersebut dipengaruhi oleh kurang efektifnya kontribusi pajak reklame terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di kota Pontianak, selain itu belum optimalnya besaran potensi pajak reklame yang dimiliki oleh Kota Pontianak, dan juga masih lemahnya sifat penegakan hukum terhadap wajib pajak berdasarkan Peraturan Daerah No. 4 Tahun 2012 tentang Pajak Daerah . Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi Implementasi Kebijakan Pemungutan Pajak Reklame di Kota Pontianak berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2012 tentang Pajak Daerah. Dalam penelitian ini menggunakan teori George C. Edwards dimana terdapat empat (4) faktor yang mempengaruhi, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi/sikap pelaksana, dan struktur birokrasi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini apabila dilihat dari faktor-fakotr yang mempengaruhi kurang efektifnya kontribusi pajak reklame terkait dengan teori yang digunakan serta masalah yang peneliti temukan di lapangan adalah sebagai berikut. Pertama yaitu aspek komunikasi, belum optimalmya pemahaman yang jelas, seimbang dan, lancar antara implementor dan wajib pajak, pada aspek sumber daya dilihat dari kurangnya staf di lapangan yang dimiliki dari segi kuantitas dan kualitas belum sesuai dan memadai, Disposisi atau sikap pelaksana yang juga kurang tanggap dalam mengatasi penyelenggaran pajak reklame dinilai masih lemah dan kurang tegas terhadap wajib pajak reklame. Struktur birokrasi yang dijalin dengan instansi lain pun masih kurang koordinasi antar pihak. Perlu adanya pemahaman dan kesesuaian jadwal agar pemecahan masalah dalam melaksanakan Implementasi Kebijakan Pemungutan Pajak Reklame dapat berjalan sesuai dengan Peraturan Daerah  no.4 Tahun 2012 tentang Pajak Daerah Kota Pontianak Kata-kata Kunci: Implementasi kebijakan, Pemungutan, Pajak Reklame, Komunikasi, Sumber daya, Disposisi/Sikap Pelaksana, Struktur Birokrasi.
FUNGSI DINAS PARIWISATA DALAM MENGEMBANGKAN INDUSTRI PARIWISATA DI KABUPATEN KUBU RAYA NIM. E01107056, B U S R I
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v3i4.506

Abstract

Kabupaten Kubu Raya begitu kaya akan potensi objek pariwisata atau industri pariwisata maka dalam hal ini fungsi dinas harusla dijalankan dengan baik karena menurut sudut pandang penulis dalam pengembangan terdapat permasalahn yaitu, Ada banyak potensi objek wisata di Kabupaten Kubu Raya yang belum terminati oleh pengusaha dan Kurangnya peran pemda( dinas pariwisata) untuk mengembangkan potensi wisata yang terdapat di Kubu Raya. Teori yang di gunakan yaitu teori SWOT Seperti yang di kemukakan Rangkuti “ analisis SWOT adalah suatu analisis yang di gunakan untuk mengdakan perubahan dalam manajemen suatu organisasi (change mangenent) secara sistematis untuk merumuskan strategi atau peran perusahaan, dengan cara memaksimal kekutan dan peluang namun pada saat bersamaan dapat meminimalkan kelamahan dan ancaman, Sedangkan metode penelitian yang di gunakan metode kualitatif. Dari hasil penelitian terdapat kekuatan, kelemahan, peluan dan ancaman dari dinas pariwisata dalam mengembangkan pariwisata di kabupaten Kubu Raya. Serta saran dari penulis untuk Dinas Kebudayaan dan Pariwisata harus memberikan perhatian yang lebih serius dalam upaya pengembangan dan pembangunan objek wisata yang ada di Kabupaten Kubu raya Kata-kata Kunci: Fungsi dinas, mengembangkan, industri pariwisata
MOTIVASI KERJA PEGAWAI DIKANTOR CAMAT KECAMATAN MENUKUNG KABUPATEN MELAWI PROVINSI KALIMANTAN BARAT NIM. E01112090, NAHRUL HAYATI
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v6i2.1545

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana motivasi kerja pegawai di Kantor Camat Kecamatan Menukung,Motivasi memiliki peranan yang sangat penting. Sebab motivasi adalah hal yang menyebabkan , menyalurkan dan mendukung perilaku manusia , sehingga mau bekerja giat dan antusias mencapai hasil yang optimal. Tanpa adanya motivasi dalam diri seseorang , maka dapat di pastikan bahwa orang itu tidak akan pernah bergerak sedikitpun dari tempatnya berada. Begitupun dalam kehidupan berorganisasi, motivasi organisasi sangat mutlak adanya.. Penelitian ini meneliti tentang motivasi kerja Pegawai di Kantor Camat Kecamatan Menukung, motivasi berdasarkan 3 kebutuhan manusia menurut David McClelland meliputi kebutuhan akan prestasi, kebutuhan akan kekuasaan/otoritas dan yang terakhir kebutuhan akan afiliasi. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu kesadaran akan pentingnya pendidikan masih rendah, tidak adanya keinginan untuk mengembangkan potensi yang ada dalam diri dan disiplin Pegawai masih rendah penelitian dilakukan dengan metode deskriptif  kualitatif. Hasilnya adalah menunjukkan bahwa motivasi kerja pegawai di Kantor Camat Menukung rendah, bila dilihat dari faktor 3 kebutuhan, kebutuhan akan prestasi yang belum terpenuhi dikarenakan kondisi dalam instansi yang tidak mendukung, dibutuhkannya peranan pimpinan untuk dalam membangun suasana yang kompetitif di kantor camat kecamatan menukung, kemudian motivasi akan kekuasaan atau otoritas kerja telah terpenuhi tetapi upaya dalam meraihnya masih belum maksimal dan kebutuhan akan afiliasi berkaitan dengan keinginan pegawai kantor camat Menukung untuk berhubungan baik antar individu dalam organisasi dan tentu ada upaya-upaya yang dilakukan untuk menciptakan hubungan baik tersebut. Kata-kata Kunci : Motivasi Kerja, Prestasi, Power, Otoritas, Afiliasi
EFEKTIVITAS ORGANISASI BADAN NARKOTIKA NASIONAL DALAM PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA PADA KALANGAN REMAJA DI KOTA PONTIANAK NIM. E1011141002, SENJA MUSTIKA DEWI
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v8i1.2349

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja Kota Pontianak dan untuk mengetahui tingkat efektivitas organisasi Badan Narkotika Nasional Kota Pontianak dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika pada kalangan remaja di Kota Pontianak. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, metode deskriptif dan Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data skunder. Sumber data dalam penelitian ini meliputi sumber dari informan dan dokumentasi. Fokus penelitian ini meliputi efektivitas Organisasi Badan Narkotika Nasional dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika pada kalangan remaja di Kota Pontianak dengan indikator tingkat efektivitas yang terdiri dari: 1) Adaptasi, 2) Integrasi, dan 3) Motivasi Anggota. Ada beberapa hal yang menjadi hasil penelitian terkait belum efektifnya pelaksanaan kegiatan dalam bidang pencegahan yang terdiri dari diseminasi informasi dan advokasi terkait penyalahgunaan narkotika pada kalangan remaja, masih banyaknya pelaku pengedar dan penyalahgunaan narkotika, dan sumber daya yang masih kurang. Untuk itu, Badan Narkotika Nasional Kota Pontianak harus meningkatkan lagi kualitas personil atau staff dengan menambah jumlah pegawai khususnya pada bagian pencegahan, perlu adanya peningkatan kualitas komunikasi yang dilakukan khususnya komunikasi kepada masyarakat terutama dalam bentuk diseminasi informasi dan advokasi, kemudian penambahan sarana dan prasarana seperti kendaraan dan anggaran dana kegiatan. Kata kunci : Efektivitas Organisasi, Pencegahan, Narkotika dan Remaja
KINERJA APARAT PEMERINTAH DALAM PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR DESA ENTIKONG KECAMATAN ENTIKONG KABUPATEN SANGGAU Ningsih E.21109064, Febrianti
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v2i3.219

Abstract

The title of this research is the Government Apparatus Performance in Public Service in the Office of  Rural Entikong the District Entikong regency Sanggau. The existence of public service issues are still given the time constraints in the form of speed, attitude late in administrative services and often not present some apparatus during business hours. This study aims to explain the performance of government officials in the ministry of family cards and identity cards in the village Entikong. Still many villagers who complained about the performance of the services provided at the village office, and service delivery processes in population administration continued and increased in order to achieve optimal service performance. This study used a descriptive research model with data processing techniques of qualitative analysis. In this study, the performance of public service includes 3 things: responsiveness, responsibility, and accountability. The results of the data analysis showed that aspiration which is collected less quickly addressed, the service provided village officials are still deemed to be incompatible with the principles of correct administration, and still felt less consistent and less responding to what the community's problems and not in accordance with the applicable regulations. The conclusion of this study is the readiness of the apparatus that is still lacking in the procurement documents and procedures will be adhered to when public officials do not have an informal relationship with the authorities.Key words: Performance, Public Service, Responsiveness, Responsibility, and Accountability

Page 57 of 132 | Total Record : 1314


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2024): PUBLIKA EDISI JUNI 2024 Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024 Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023 Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023 Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023 Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023 Vol 11, No 4 (2022): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2022 Vol 11, No 3 (2022): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 2 (2022): PUBLIKA, EDISI JUNI 2022 Vol 11, No 1 (2022): PUBLIKA, EDISI MARET 2022 Vol 10, No 4 (2021): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2021 Vol 10, No 3 (2021): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 2 (2021): PUBLIKA, EDISI JUNI 2021 Vol 10, No 1 (2021): PUBLIKA, EDISI MARET 2021 Vol 9, No 4 (2020): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2020 Vol 9, No 3 (2020): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 2 (2020): PUBLIKA, EDISI JUNI 2020 Vol 9, No 1 (2020): PUBLIKA, EDISI MARET 2020 Vol 8, No 4 (2019): PublikA, Edisi Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019 Vol 8, No 2 (2019): PublikA, Edisi Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018 Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018 Vol 7, No 2 (2018): PublikA, Edisi Juni 2018 Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018 Vol 6, No 4 (2017): PublikA, Edisi Desember 2017 Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017 Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017 Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017 Vol 5, No 4 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 4 Edisi Desember 2016 Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016 Vol 5, No 2 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 2 Edisi Juni 2016 Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016 Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015 Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Publika, Edisi Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): PublikA, edisi Maret 2015 Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014 Vol 3, No 3 (2014): Publika, Edisi September 2014 Vol 3, No 2 (2014): Publika, Edisi Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014 Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi Agustus 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013 Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013 Vol 1, No 1 (2012): PublikA, Edisi Perdana 2012 More Issue