cover
Contact Name
Deni Darmawan
Contact Email
dendar@untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
labkom@fisip.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara
ISSN : 2442546X     EISSN : 2442546X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418%2Fpublika.v10i2
Core Subject : Social,
Publika adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer: kebijakan publik, administrasi pembangunan, manajemen publik.
Articles 1,314 Documents
IMPLEMENTASI PERATURAN WALIKOTA KOTA PONTIANAK TENTANG JADWAL PEMBUANGANGAN SAMPAH DI KECAMATAN PONTIANAK SELATAN KOTA PONTIANAK NIM. E1012141037, SITI SYAHBANIAH
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i4.2148

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Implementasi Pasal 2 Ayat (4) Peraturan Walikota Kota Pontianak No. 6 Tahun 2006 Tentang Jadwal Pembuangan Sampah Di Kecamatan Pontianak Selatan  Kota Pontianak. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi mengenai Peraturan Walikota Kota Pontianak No. 6 Tahun 2006 Tentang Jadwal Pembuangan Sampah  Di Kecamatan Pontianak Selatan telah dilaksanakan kepada masyarakat, yang dilakukan oleh  implementor yang ada dalam struktur organisasi yaitu dari Dinas terkait Pemerintah Kota, Kecamatan, dan Kelurahan, akan tetapi informasi yang diberikan hanya mengarahkan tanpa adanya informasi yang jelas dan detail tentang  Peraturan Peraturan Walikota Kota Pontianak No. 6 Tahun 2006 kepada masyarakat yang menjadi kelompok sasaran, sedangkan apa yang menjadi tujuan dan sasaran kebijakan belum dapat disampaikan kepada kelompok sasaran (target group) sehingga masyarakat belum memahami kebijakan tersebut, jumlah pekerja di bidang kebersihan belum seimbang dengan volume pekerjaan yang harus diselesaikan. Disposisi dalam bentuk komitmen telah ditunjukkan Implementor dalam Implementasi Kebijakan Peraturan Walikota Kota Pontianak No. 6 Tahun 2006 Tentang Jadwal Pembuangan Sampah, petugas Jadwal Pembuangan Sampah. Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Pontianak Selatan telah melakukan koordinasi dengan Dinas/instansi terkait dalam menegakkan Peraturan Daerah. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah Pihak pimpinan instansi/Dinas hendaknya memberikan bimbingan dan pengarahan yang lebih intensif kepada para aparatur yang ditugaskan sebagai penertib yang ada untuk menunjang pelaksanaan kerja aparatur tersebut di lapangan. Kata-kata kunci : Implementasi, Jadwal Pembuangan Sampah, Kecamatan Pontianak Selatan.
PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA BIDANG KEARSIPAN DI DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KALIMANTAN BARAT Dewi E.01108015, Ayu Sartika
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v2i1.115

Abstract

Archive is an important aspect of administration, which the activity plays role as the center of documentation at every event of government office.Thus, archive management is required. Human resource development is one of factors to help strengthen archive management in particular government office. The focus of this research is to discuss the capacity building of archive staff of cultural and tourism office in the perspective of built in training (BIT) project, staff promotion, carrier development and quality control force. The subject of this study is the government office of culture and tourism in West Kalimantan, Indonesia, and the method is qualitative. This research reveals that the archive management of the office is generally low, andless number of functional staff in the archive division is one of the problems regarding the performance. Therefore, the study suggests that more staff is encouraged to participate in functional training of archive management. Besides, BIT is potential to enhance the capacity of archive staff. Regarding more trained staff, they should be placed directly to get involved to organize archive management and put to strengthen the archive system.  Carrier promotion is also crucial to encourage particular employee who show significant achievement in managing archive. Then, quality control force is also potential to show the role of archive staff as the organization asset. Keyword: Human resource development, archive management.
KINERJA PELAYANAN DI KANTOR PERPUSTAKAAN ARSIP DAN DOKUMENTASI KOTA PONTIANAK NIM. E21111003, SITI NURMALA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v5i1.994

Abstract

Kinerja pelayanan yang diselenggarakan oleh Kantor Arsip Kota Pontianak belum mencerminkan pelayanan prima. Hal ini terlihat dari terbatasnya jumlah sumber daya manusia yang bekerja, dari jumlah personil masih ada pegawai yang tidak menguasai dalam bidang kearsipan dan reliabilitas pegawai dalam menyelesaikan pekerjaan masih kurang tepat waktu. Tujuan dari penelitian ini adalah  untuk mengetahui dan menganalisa Kinerja Pelayanan Di Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Kota Pontianak khususnya dibidang Seksi Pembinaan dan Pelayanan Arsip dilihat dari ketampakan fisik, reliabilitas, dan kompetensi. Teori yang dipakai Zeithaml, Parasuraman, dan Berry (1990 ) sebagaimana dikutip oleh Ratminto & Atik Septi Winarsih (2014:182-183) yaitu dengan tiga aspek  Ketampakan fisik ( tangible ),Reliabilitas (reliability), dan Kompetensi  ( competence ) . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan Kualitatif, sumber informasi diperoleh melalui wawancara terhadap orang – orang atau informan yang dianggap mengetahui masalah yang akan diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kinerja Pelayanan hanya dikelola oleh 10 orang yang menjabat namun masih dirasakan kekurangan pegawai terutama untuk pembinaan SKPD, pembinaan program kearsipan elektronik dan  pengelolaapn arsip sehingga pegawai harus merangkap pekerjaan,disana juga tidak ada security sehinga sering terjadi kehilangan helm, dari jumlah pegawai masih ada pegawai yang belum mengusai bidang kearsipan sehingga bisa menganggu dalam penyelesaian pekerjaan, dan terbatasnya sumber daya manusia yang ada di kantor tersebut juga mempengaruhi ketepatan waktu penyelesaian pekerjaan sehingga tugas yang diberikan sering tidak selesai dengan tepat waktu. Saran yang dapat diambil dari hasil penelitian yang dilakukan yaitu seharusnya kinerja pelayanan mampu meningkatkan sumber daya manusia, reliabilitas dan kompetensi lebih diperhatikan lagi di Kantor Arsip Khususnya dibidang Seksi Pembinaan dan Pelayanan Arsip.Kata-Kata kunci : Kinerja Pelayanan, Ketampakan Fisik, Reliabilitas, dan Kompetensi
EVALUASI PROGRAM PENANGANAN KORBAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA PSIKOTROPIKA DAN ZAT ADIKTIF (NAPZA) DI PUSAT REHABILITASI SOSIAL BERBASIS MASYARAKAT (RBM) BUMI KHATULISTIWA KOTA PONTIANAK NIM. E1011141007, JULIANA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 2 (2018): PublikA, Edisi Juni 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i2.1891

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi hasil pelaksanaan program penanganan korban penyalahgunaan Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif (NAPZA) di Pusat Rehabilitasi Sosial Berbasis Masyarakat (RBM) Bumi Khatulistiwa  Kota Pontianak. Permasalahan pelaksanaan program rehabilitasi di Pusat Rehabilitasi Sosial Berbasis Masyarakat (RBM) Bumi Khatulistiwa Kota Pontianakmenjadi menarik untuk diteliti karena terdapat pasien yang direhabilitasi setiap tahunnya berada diusia produktif dan beberapa pasien mengalami releps atau kekambuhan lagi menggunakan narkoba setelah menjalani rehabilitasi.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif dan teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rehabilitasi untuk penanganan terhadap korban penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif dilihat dari indikator atau variabel efektifitas, efesiensi, kecukupan dan responsivitas yaitu efektifitas untuk hasil tujuan program kenyataannya ada beberapa diantara klien atau korban penyalahgunaan narkoba ini menjalani releps atau kabuh lagi menggunakan narkoba setelah menjalani program di Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM) dan beberapa dari mereka kabur dan di off kan program nya, anggaran dana untuk penanganan yang diberikan oleh Kementerian Sosial kurang mencukupi dari segi pembiayaan operasional dan pelaksanaan kegiatan-kegiatan. Saran untuk penelitian ini adalah agar dapat menunjang efektifitas, efesiensi, kecukupan, pemerataan dan responsivitas sebaiknya pihak Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM) lebih menekankan pada laporan perkembangan klien atau korban penyalahgunaan narkoba setiap 1 bulan sekali kepada pihak Rehabilitasi yang menanggani klien sehinga laporan tersebut dapat diketahui beberapa dari klien benar-benar dikatakan pulih dan dapat melanjutkan program berikutnya. Kata-kata Kunci :Narkoba.Evaluasi. Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM)
IMPLEMENTASI IZIN USAHA RUMAH KOST DI KECAMATAN PONTIANAK TENGGARA KOTA PONTIANAK NIM. E01111002, PAKASIUS SEPATI
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 2 (2015): Publika, Edisi Juni 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v4i2.601

Abstract

Penulisan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman mengenai proses implementasi izin usaha rumah kost yang dilakukan di Kelurahan Bansir Darat, Kecamatan Pontianak Tenggara Kota Pontianak. Permasalahan izin rumah kost yang terjadi di daerah ini menarik untuk diteliti mengingat masih banyaknya rumah kost yang tidak memiliki izin. Berdasarkan data dari BP2T Kota Pontianak  hanya 15 rumah kost yang memiliki izin usaha, sedangkan berdasarkan data dari Kecamatan Pontianak Tenggara ada 55 rumah kost yang ada di Kelurahan Bansir Darat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Charles O. Jones tentang proses implementasi kebijakan publik yang dikaji melalui aspek interpretasi, organisasi, dan aplikasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian tentang proses implementasi izin usaha rumah kost di Kelurahan Bansir Darat ini mencakup tiga hal yaitu interpretasi yang mengalami masalah dalam penyampaian dan sosialisasi kepada masyarakat sehingga banyak masyarakat yang belum memahami secara baik tentang izin usaha rumah kost ini. Pada permasalahan organisasi, proses perizinan masih terlalu lama dan persyaratan yang dipenuhi dianggap masih sulit. Yang terakhir pada tahap aplikasi, proses tahapan perizinan masih kaku dan belum adanya inisiatif untuk membuat perizinan yang diberikan menjadi lebih mudah. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah : 1. Perlu adanya penyatuan sikap dan persepsi dalam memahami proses implementasi izin usaha rumah kost ini. 2. Sosialisasi perlu dilakukan secara rutin. 3. Perlu adanya sistem yang terintegrasi untuk mempercepat proses perizinan. 4. SOP BP2T harus dikaji ulang terutama untuk izin usaha rumah kost. 5.BP2T harus membuat pedoman program yang bisa membantu kelancaran dan kemudahan proses implementasi izin usaha rumah kost ini. 6. Perlu adanya penerapan sistem jemput perzinan di setiap kelurahan.Kata-kata Kunci: Izin Usaha Rumah Kost, Pontianak Tenggara dan Proses Implementasi.    
EVALUASI KEBIJAKAN RASKIN DI DESA SUNGAI BELIDAK KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA NIM. E21109051, A. RAHIM
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v6i3.1630

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Evaluasi implementasi kebijakan raskin (beras miskin) dan faktor apa saja yang mempengaruhi implementasi Raskin Di Desa Belidak Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Subjek penelitian dalam penelitian ini terdiri dari: Kepala Desa, Bada Musyawarah Desa dan Implemetor serta masyarakat miskin Hasil penelitian yang penulis peroleh dilapangan diketahui bahwa dalam  Ketercapaian tujuan program Raskin di Desa Sungai Belidak  masih belum optimal. Hal ini disebabkan adanya sejumlah kendala. Kendala tersebut diantaranya adalah pendataan yang tidak sesuai dengan data yag dilapangan dengan data yang ditentukan oleh pemerintah, sehingga pendistribusian dibagi rata, sehingga masyrakat penerima raskin tidak menerima sesuai dengan jatah sebenarnya, akan tetapi pelaksanaannya sudah sesuai prosedur dan hal ini diketahui Kepala Desa. Pelaksanaan sudah komitmen dengan aturan kebijakan yang ada, akan tetapi karena data yang berbeda maka implementor melakukan terhadap penerima raskin sehingga dipahami oleh masyarakat penerima raskin, sehingga tidak menjadi masalah/ konflik. Hal ini disebababkan bahwa masyarakat dan pelaksana raskin sudah jelas dan paham tentang program tersebut, dikarenakan adanya pendekatan yang diakukan oleh implementor terhadap pelaksana.Kendala lainnya adalah tingkat kesadaran masyarakat tentang program raskin sudah cukup  memahami, bahwa semua warga dapat menikmati bantuan tersebut, Untuk itu masih diperlukan pendataan ulang terhadap masyarakat penerima raskin di Sungai Belidak dan dalam pendataan terhadap penerima beras Raskin perlu melibatkan aparat setempat agar data sesuai dengan yang ada dilapangan sehingga seluruh keluarga miskin di Desa Sungai Belidak dapat memperoleh jatah beras Raskin sesuai dengan aturan pemerintah. Kata-kata Kunci : Evaluasi, Program, Beras Miskin
KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS SIMPANG EMPAT KECAMATAN TANGARAN KABUPATEN SAMBAS Oleh NIM. E1011151031, Ayu; *, Isdairi; *, Joko Triyono
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v8i3.2489

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Simpang Empat Kecamatan Tangaran Kabupaten Sambas. permasalahan yang terjadi terkait dalam pelayanan yang diberikan puskesmas kepada pasien yaitu Sarana dan prasarana penunjang pelayanan puskesmas masih belum sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) seperti gedung yang kecil, ruang tunggu yang sempit, lahan parkir yang sempit membuat pengunjung susah untuk memarkirkan kendaran serta tenaga kesehatan yang kurang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. hasil penelitan ini menunjukan bahwa dimensi berwujud (tangibles) masih terdapat kekurangan seperti gedung yang kecil, ruang tunggu yang sempit, lahan parkir yang sempit membuat pengunjung susah untuk memarkirkan kendaran. Tenaga kesehatan yang kurang yaitu dokter gigi, analis apoteker,dan dokter gizi. Dimensi keandalan (reability) ini dapat dilihat dari ketepatan waktu para petugas yang sudah datang awal dalam memberikan layanan sudah sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Prosedur pelayanan sudah sesuai dengan standar pelayanan kesehatan yang ada. Sedangkan dimensi daya tanggap (responsiviness) dari ketanggapan petugas selalu berusaha dan tanggap dalam melayani keinginan pasien, ada juga beberapa petugas yang tidak aktif dalam membangun komunikasi terhadap pasien. Usaha dari pihak petugas puskesmas untuk tangggap terhadap berbagai keluhan masyarakat sudah cukup baik. Sarannya dapat lebih meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang ada di Puskesmas Simpang Empat Kecamatan Tangaran Kabupaten Sambas. Kata kunci: Kualitas, Pelayanan, Kesehatan, Puskesmas
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI DALAM PROSES KEBIJAKAN IZIN PERTAMBANGAN RAKYAT PADA DINAS PERTAMBANGAN DAN ENERGI KABUPATEN KETAPANG E.01109095, Yusnani
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v2i3.251

Abstract

Problems that occur in the implementation of Public Mining License is the ineffective communication made by the Department of Mines and Energy of Ketapang region to the society. Based on the research that has been done, it was revealed that the communication made were only in form of direct socialization in person and through announcements or circulars. The ineffectiveness of the communication gives effect to the implementation of the public mining license policy. This is exactly what makes people do not understand even not knowing about the importance of the public mining licenses. This article aims to describe the form of communication made by the Department of Mines and Energy of Ketapang in the process of the application of public mining license policy. The method used in this research is descriptive method in qualitative analysis. The result shows that public mining license policy implemented by the Department of Mines and Energy of Ketapang is good enough, but in terms of the implementation there are still shortcomings, such as lack of clarity and consistency, resulting in many illegal public mining were still. This writing aims to support the implementation of public mining license continues, so that people or institution, who do not have permission to do a mining can immediately apply for a mining permit peoplpublic mining license. Keywords: Public Mining License, Ineffective Communication, The Implementation of Public mining license
DINAMIKA PELAYANAN PENERBANGAN GARUDA DI PONTIANAK Studi Fenomenologi tentang Pelayanan kepada Konsumen Pengguna Jasa Penerbangan Garuda sebagai Pemegang Kartu Garuda Frequent Flyer Silver pada Kantor Cabang PT. Garuda Indonesia di Kota Pontianak Provins NIM. E01109012, DANI ZULFIKAR
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 4 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 4 Edisi Desember 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v5i4.1366

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman mengenai pelayanan yang diberikan kepada konsumen penerbangan Garuda pemegang kartu Garuda Frequent Flyer oleh PT. Garuda Indonesia Kantor Cabang Pontianak. Penelitian ini juga dimaksudkan untuk mengetahui dan memahami bentuk pelayanan tiket dalam maskapai penerbangan Garuda Indonesia kepada konsumen pemegang kartu Garuda Frequent Flyer Silver, cara anggota Garuda Frequent Flyer Silver dipastikan mendapatkan tiket dari maskapai penerbangan Garuda Indonesia, pelayanan yang diberikan oleh maskapai penerbangan Garuda Indonesia kepada konsumen Garuda Frequent Flyer Silver, hambatan yang dihadapi pihak Garuda Indonesia dalam menciptakan kepuasan konsumen Garuda Frequent Flyer Silver, dan pengalaman konsumen Garuda Frequent Flyer Silver dalam mendapatkan pelayanan dari maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Penelitian ini juga bertujuan untuk mendapatkan pemahaman mendalam terhadap hal-hal yang diajukan dalam perumusan masalah dan identifikasi penelitian yang ada seperti bentuk pelayanan tiket dalam maskapai penerbangan Garuda, cara anggota Garuda Frequent Flyer Silver dipastikan mendapatkan tiket, pelayanan yang diberikan oleh maskapai penerbangan Garuda Indonesia, hambatan yang dihadapi pihak Garuda, dan pengalaman konsumen Garuda Frequent Flyer Silver. Melalui Metode Penelitian Kualitatif dan didukung oleh Studi Fenomenologi serta Teori Interaksi Simbolik, peneliti mampu melihat keadaan yang terjadi di lapangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Dalam penelitian ini, peneliti ingin melihat pengalaman konsumen pengguna jasa penerbangan Garuda dalam menerima pelayanan di Bandara Supadio Kota Pontianak khususnya bagi pemegang kartu Garuda Frequent Flyer Silver. Penelitian ini menggunakan desain fenomenologi, yakni peneliti menggambarkan tentang interaksi dan pengalaman konsumen PT. Garuda Indonesia Kantor Cabang Pontianak mengenai fenomena pelayanan didasarkan pengalaman nyata konsumen Garuda Frequent Flyer Silver pengguna jasa penerbangan Garuda. Penelitian ini dianalisis melalui teori interaksi simbolik. Dikaji dari teori ini, proses pemahaman yang ditimbulkan dari pengalaman atas pelayanan penerbangan Garuda menunjukkan dampak makna dan simbol (dalam arti melihat aktivitas pelayanan di lapangan) bagi konsumen Garuda pemegang kartu Garuda Frequent Flyer Silver dalam menginterpretasikan makna dan simbol tersebut terhadap penilaian yang muncul dalam benak konsumen Garuda Frequent Flyer Silver. Selama penelitian dilakukan, peneliti melihat bahwa terdapat tiga kelompok pemegang kartu anggota Garuda Frequent Flyer Silver Bandara Supadio Kota Pontianak yaitu kelompok pasif, kelompok radikal, dan kelompok konservatif.Berdasarkan data-data, pengamatan di lapangan, serta analisis yang peneliti lakukan, maka peneliti menyimpulkan bahwa bentuk pelayanan langsung dalam pelayanan tiket yang dilakukan oleh maskapai penerbangan Garuda Indonesia terhadap konsumen pemegang kartu Garuda Frequent Flyer Silver belum terlaksana secara maksimal, kepastian mendapatkan tiket dari maskapai penerbangan PT. Garuda Indonesia Kantor Cabang Pontianak belum terlaksana sepenuhnya, pelayanan yang diberikan oleh PT. Garuda Indonesia Kantor Cabang Pontianak belum terpenuhi seluruhnya, adanya hambatan yang dihadapi pihak Garuda Indonesia sehingga belum maksimal menciptakan kepuasan konsumen anggota Garuda Frequent Flyer Silver, dan adanya pengalaman positif maupun pengalaman negatif yang dialami oleh konsumen pemegang kartu anggota Garuda Frequent Flyer Silver dalam pengurusan tiket menjadi motivasi bagi dinas dalam meningkatkan pelayanan. Kata-kata  Kunci: Manajemen Pelayanan, Penerbangan Garuda, Garuda Frequent Flyer Silver,              Metode Penelitian Kualitatif, Studi Fenomenologi, Teori Interaksi Simbolik, Kelompok Pasif, Kelompok Radikal, Kelompok Konservatif.
KUALITAS PELAYANAN PEMBUATAN KARTU KELUARGA DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BENGKAYANG NIM. 1013141039, AMANSIUS RAJIMAN
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i4.2169

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisispelayanan pembuatan kartu keluarga yang masih belum sesuai dengan SOP, yaitu 14 (empat belas) hari kerja.Penelitian ini tergolong jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode deskriptif adalah sebagai prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan atau melukiskan keadaan subyek atau obyek penelitian pada waktu atau saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak sebagaimana adanya. Subyek penelitian ini terdiri dari :Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bengkayang.Bidang Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bengkayang. Dan Kepala Seksi Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bengkayang.Hasil penelitian yang penulis peroleh dilapangan diketahui bahwa.sumber daya manusia yang ada jumlahnya belum sesuai dengan beban kerja yang harus ditanggung pegawai.Kurangnya sarana dan prasarana kerja, suasana kerja pegawai yang bertugas dalam menginput data juga masih kurang kondusif.Ketanggapan pegawai untuk memberikan penjelasan  dan solusi cukup baik, unsur reliability dalam  pelayanan pembuatan kartu keluarga tergolong cukup baik walaupun masih ditemukan kesalahan pengolahan data pada kartu keluarga yang diterbitkan. Rekomendasi penelitian adalah perlunya penambahan jumlah pegawai terutama pada bidang pendaftaran penduduk dan pegawai pengolahan data dan penyajian data kependudukan agar pelayanan yang diberikan dapat berjalan secara maksimal, dan penambahan sarana dan prasarana yang ada seperti meja, kursi, serta pendingin ruangan agar pelayanan yang diberikan dapat menciptakan rasa nyaman untuk menimbulkan suasana pelayanan yang lebih baik.Kata-kata Kunci :               Kualitas Pelayanan, Pembuatan Kartu Keluarga, Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bengkayang

Page 59 of 132 | Total Record : 1314


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2024): PUBLIKA EDISI JUNI 2024 Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024 Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023 Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023 Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023 Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023 Vol 11, No 4 (2022): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2022 Vol 11, No 3 (2022): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 2 (2022): PUBLIKA, EDISI JUNI 2022 Vol 11, No 1 (2022): PUBLIKA, EDISI MARET 2022 Vol 10, No 4 (2021): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2021 Vol 10, No 3 (2021): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 2 (2021): PUBLIKA, EDISI JUNI 2021 Vol 10, No 1 (2021): PUBLIKA, EDISI MARET 2021 Vol 9, No 4 (2020): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2020 Vol 9, No 3 (2020): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 2 (2020): PUBLIKA, EDISI JUNI 2020 Vol 9, No 1 (2020): PUBLIKA, EDISI MARET 2020 Vol 8, No 4 (2019): PublikA, Edisi Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019 Vol 8, No 2 (2019): PublikA, Edisi Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018 Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018 Vol 7, No 2 (2018): PublikA, Edisi Juni 2018 Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018 Vol 6, No 4 (2017): PublikA, Edisi Desember 2017 Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017 Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017 Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017 Vol 5, No 4 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 4 Edisi Desember 2016 Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016 Vol 5, No 2 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 2 Edisi Juni 2016 Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016 Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015 Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Publika, Edisi Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): PublikA, edisi Maret 2015 Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014 Vol 3, No 3 (2014): Publika, Edisi September 2014 Vol 3, No 2 (2014): Publika, Edisi Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014 Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi Agustus 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013 Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013 Vol 1, No 1 (2012): PublikA, Edisi Perdana 2012 More Issue