cover
Contact Name
Deni Darmawan
Contact Email
dendar@untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
labkom@fisip.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara
ISSN : 2442546X     EISSN : 2442546X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418%2Fpublika.v10i2
Core Subject : Social,
Publika adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer: kebijakan publik, administrasi pembangunan, manajemen publik.
Articles 1,314 Documents
PELAKSANAAN PROGRAM BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) PADA SMP NEGERI 1 KECAMATAN SINTANG KABUPATEN SINTANG Robertus Sirang Framita E01107109
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v2i2.137

Abstract

This article raised school implementation grand program for the development of education in SMPN 1 in the district of Sintang. Approach used is qualitative approach. Results of research conducted to explain the coordination between the school has a process of communication that is not good, causing inter BOS fund trustees do not run smoothly. The socialization provided by the school education department is only in outline that school  resulted in the lack of understanding about the use of BOS funds that the rules are so complex, this causes the school to make its own policy into practice resulted in the allocation of funds that are not well targeted. Monitoring conducted by the BOS management team either from central or provincial governments have done several times, and evaluate programs that have been implemented, but there are still problems that occur in practice. It is also human resources that have not been so skilled in managing BOS. This is evident by the still existing supporting facilities inadequate educational facilities and that have been damaged but not repaired. Though the mild improvement schools for education facilities are listed in RKAS (School Work Plan and Budget). The attitude of the implementers do not have the same view in an effort to succeed in the implementation of programs that lead the implementers did not cooperate with the optimal policy and cause problems when implementing policies.Keywords: BOS program implementation, allocation of funds, collaboration in decision-making, and stakeholder attitudes.
KUALIFIKASI STANDAR PENDIDIKAN DALAM PERMENDIKNAS NO 58 TAHUN 2009 UNTUK MENINGKATKAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) DI KECAMATAN RASAU JAYA KABUPATEN KUBU RAYA RAMLI NIM. E21110034
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v5i1.1023

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai Kualifikasi Standar Pendidikan Dalam Permendiknas No 58 Tahun 2009 dalam Meningkatkan Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Di Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Rayayang kurang maksimal, seperti kurangnya kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan anak usia dini (paud). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kurang Efektifnya Implementasi Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 58 Tahun 2009 Tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini Di PKBM “Marga Jaya” Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya yang menyangkut dengan 4 standar PAUD. Teori yang digunakan yaitu teori George C Edwards III (dalam Agustino, 2006:150) yang terdiri dari Komunikasi (Communication), Sumber Daya (Resource), Disposisi Atau Sikap (Disposition Or Attitudes), Struktur Organisasi (Bureaucratic Strukture). Sedangkan metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunikasi dalam implementasi kebijakan PERMENDIKNAS No 58 Tahun 2009 belum berjalan dengan efektif, kemampuan Sumber Daya yang diperlukan belum tersedia dengan maksimal dan masih terdapat kekurangan, sikap implementor dalam hal implementasi kebijakan PERMENDIKNAS No 58 Tahun 2009 sudah dikatakan cukup baik dan Struktur Organisasi dalam implementasi kebijakan PERMENDIKNAS No 58 Tahun 2009 harus ada kejelasan dalan pembagian tugas. Hal ini terjadi dikarenakan implementasi kebijakan PERMENDIKNAS No 58 Tahun 2009 masih rendah tingkat partisipasi masyarakat akan pentingnya PAUD umur 0-˂6 tahun sebagai pendidikan awal sebelum lanjut ke pendidikan sekolah dasar. Berdasarkan jumlah anak usia 0-˂6 tahun sebanyak 1.889 anak dengan jumlah peserta PAUD sebanyak 305 anak jadi terdapat 1.584 anak yang tidak mengikuti PAUD. Saran dalam penelitian ini adalah Komunikasi yang selama ini dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya Dan PKBM “Marga Jaya” Kecamatan Rasau Jaya terhadap masyarakat perlu dibenahi dengan meningkatkan kerjasama diantara instansi terkait dan unsur pimpinan kepada bawahan maupun unsur bawahan kepada atasan agar kebijakan yang sudah digerakkan dapat berjalan dengan efektif.Kata-kata Kunci:      Kualifikasi Standar Pendidikan, Permendiknas No 58 Tahun 2009, Pendidikan Anak Usia Dini (Paud), Kecamatan Rasau Jaya
KOORDINASI ANTAR INSTANSI DALAM MENDUKUNG PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI KELURAHAN BATULAYANG KECAMATAN PONTIANAK UTARA INA CAHYATI NIM. E21112107
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 4 (2017): PublikA, Edisi Desember 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v6i4.1907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan koordinasi yangdilakukan unit Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial terhadap instansi terkait dalam penerimaan Bantuan PKH di Kelurahan Batulayang. Permasalahan yang ditemukan, terkait kurang optimalnya pelaksanaan koordinasi tersebut, sehingga terjadi berbagai masalah didalam pelaksanan dalam mendukung PKH.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.Teori yang digunakan sebagai pisau analisis pada penelitian ini adalah teori Tripathi dan Reddy dalam Moekijat (1994:39), dimana teori ini memaparkan tentang komunikasi yang efektif  yang lebih baik. Dimana Kepemimpinan meliputi tingkat pendidikan, Kematangan jiwa sosial, motivasi terhadap diri dan hasil, dan menjalin hubungan kerja manusiawi sedangkan kontinuitas suatu proses yang kontinu, berkelanjutan  dan harus berlangsung pada semua waktu mulai dari tahap perencanaan hingga tahap akhir evaluasi kemudian pada rumusan wewenang sebuah kekuasaan resmi dan tanggung jawab keharusan untuk melakukan semua kewajiban, hal ini merupakan salah satu persyaratan untuk koordinasi. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini adalah pegawai beberapa instansi terkait, dan 2 orang  masyarakat.  Penelitian analisis yaitu reduksi data, pengorganisasian data, dan interprestasi data.Subjek penelitian ini adalah keempat instansi yang terlibat koordinasi PKH di Kelurahan Batulayang Kecamatan Pontianak Utara. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa koordinasi antar instansi diKelurahan Batulayang dilihat dari 4 indikator komunikasi, kepemimpinan, kontinuitas, perumusan wewenang dan tanggung jawab, belum berjalan maksimal sesuai dengan standar operasional pegawai, diantaranya : (1) Pemberitahuan kegiatan dan pertemuan rapat antar instansi selalu dilakuakan tanpa surat keterangan resmi yaitu masih menggunakan via sms dan telfon. (2) pengarahan yang dilakukan oleh kepala Tim PKH terhadap instansi terkait masih belum maksimal sehingga instansi terkait masih belum terlalu memahami aturan dari Program PKH tersebut. (3) kelangsungan program PKH selalu  saja terhambat dengan berbagai kendala teknis dilapangan dengan ti,bulnya keluhan-keluhan masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan dari program ini. (4) penyebaran surat dari wali kota tentang Program PKH ini masih kurang jelas, berhubung sebagian instansi belum menerima surat edaran tersebut. Kata-kata kunci : Koordinasi, Pelaksanaan, dan Program Keluarga Harapan (PKH)
PENGELOLAAN PENDAPATAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP) FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS TANJUNGPURA ENY PURWATI NIM. E21112106
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 4, No 2 (2015): Publika, Edisi Juni 2015
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v4i2.643

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah : 1). Lemahnya persiapan dan perencanaan dalam penyusunan anggaran; 2). Daya serap anggaran dalam operasional pendidikan masih belum maksimal. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis pengelolaan PNBP dari tahap siklus anggaran. Dalam hal ini teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah tahap siklus anggaran (Mardiasmo:2002) yaitu: a). Tahap Persiapan dan Perencanaan Anggaran; b). Tahap Ratifikasi Anggaran; c). Tahap Pelaksanaan Anggaran; d). Tahap Pelaporan Anggaran. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan model penelitian deskriptif.  Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa belum maksimalnya pengelolaan PNBP Fisip Untan ditinjau dari siklus anggaran. Siklus anggaran tersebut adalah tahap pertama, tahap persiapan dan perencanaan anggaran yaitu keterlibatan program studi dan unit di lingkungan Fisip dalam melakukan persiapan dan penyusunan perencanaan tidak diketemukannya data-data pendukung dalam melakukan persiapan dan penyusunan perencanaan anggaran, tahap yang kedua adalah tahap ratifikasi anggaran, dalam tahap ratifikasi atau pengesahan anggaran, Fisip tidak terlibat dalam pengesahan anggaran dengan DPR melainkan Universitas , tahap yang ketiga adalah pelaksanaan anggran, tahap pelaksanaan anggaran merupakan pelaksanaan dari hasil perencanaan yang telah disahkan. Dalam pelaksanaan anggaran sering kali terdapat ketidak sesuaian antara kegiatan yang terjadi dengan akun yang ada dalam RKA, tahap yang keempat adalah tahap pelaporan, tahap pelaporan adalah tahap evaluasi pelaksanaan anggaran, dalam hal ini Fisip Untan telah melakukan pelaporan telah sesuai dengan prosedur keuangan. Saran dalam penelitian ini adalah pembentukan Tim Penyusunan Perencanaan Anggaran, ketelibatan prodi-prodi dan unit Fisip Untan dalam menyusun dan merevisi anggaran, selalu berkoordinasi dalam pelaksanaan anggaran dengan bagian keuangan untan sesuai prosedur dan peraturan keuangansehingga dalam pelaksanaan anggaran tidak menyalahi aturan. Kata-kata Kunci : Pengelolaan Keuangan, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN HIV/AIDS DI KOTA PONTIANAK HERMAN HIDAYAT NIM. E01112114
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v6i3.1659

Abstract

Tujuan penelitian adalah ingin mendeskripsikan dan menganalisis proses implementasi dan mengungkapkan efektivitas capaian hasil implementasi program pencegahan, dan penanggulangan HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) di Kota Pontianak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, proses implementasi program pencegahan, dan penanggulangan HIV dan AIDS di Kota Pontianak belum terlaksana dengan baik, dan Rendahnya pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap bahayanya penyakit HIV/AIDS hal ini terlihat dari aktivitas organisasi, dimana struktur organisasi KPA kurang ideal karena terlalu banyak yang terlibat dan belum didukung dengan pola koordinasi yang baik dan sumber daya yang memadai. Dari aspek interpretasi, masih terdapat perbedaan interpretasi terhadap penanganan HIV dan AIDS oleh stakeholder sehingga berdampak terhadap pendekatan dalam penanggulangan HIV dan AIDS. Dari aspek aplikasi, belum semua kebijakan penanggulangan HIV dan AIDS terlaksana dengan baik sesuai dengan tujuan yang diinginkan karena sebagian besar kegiatan tersebut memiliki tingkat kerumitan. Efektivitas implementasi program pencegahan, dan penanggulangan HIV dan AIDS di Kota Pontianak, belum menunjukkan hasil yang sesuai dengan tujuan yang diinginkan, hal ini dikarenakan kebijakan penanggulangan HIV dan AIDS belum didukung oleh kebijakan lokal dan sesuai dengan karakteristik Kota Pontianak. Kata-kata Kunci : Implementasi Kebijakan Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS
STRATEGI PEMBERDAYAAN PEDAGANG PASAR RAKYAT MARKASAN DI NANGA PINOH KABUPATEN MELAWI Kezia Pakpahan NIM. E1011151033; H. Martoyo *; H. Joko Triyono *
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v8i3.2503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetehui dan menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang mendukung dan menghambat serta strategi dalam pemberdayaan pedagang Pasar Rakyat Markasan di Nanga Pinoh Kabupaten Melawi. Dalam upaya pemberdayaannya mengalami hambatan seperti kekurangan tempat jualan, minimnya modal, pendapatan yang rendah juga, serta keterampilan dan kesadaran yang dimiliki pedagang masih kurang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif menggunakan alat analsis SWOT (Strenght, Weakness, Opportunities, Threath) yang mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal tersebut, maka akan diformulasikan alternatif strategi yang sesuai untuk memberdayakan pedagang.Hasil penelitian ini dapat digunakan oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Melawi sebagai strategi alternatif yang ditawarkan oleh peneliti dari analisis SWOT yang telah dilakukan tersebut. Saran yang dapat disampaikan berdasarkan hasil penelitian ini yaitu Pemerintah Daerah Kabupaten Melawi melalui DISKUMDAG sebagai pengelola Pasar Rakyat Markasan harus bertindak cepat untuk memberdayakan pedagang pasar dengan menyediakan koperasi agar dapat memanfaatkan simpan pinjam lewat koperasi yang bisa menjadi sumber modal, menjalin kerja sama dengan pihak-pihak yang dapat membantu memberikan pelatihan dan pembinaan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pedagang, menata ulang serta menyediakan sarana berdagang yang memadai, serta membuat perturan tertulis serta sanksi yang tegas untuk pedagang sehingga dapat melatih kedisplinan pedagang Pasar Rakyat Marksan Kabupaten Melawi. Kata Kunci: Strategi Pemberdayaan, Pedagang, Anlisis SWOT. EMPOWERMENT STRATEGY OF TRADITIONAL MARKET TRADERS IN NANGA PINOH MELAWY REGENCY by: Kezia Pakpahan1* NIM. E1011151033 Dr. H. Martoyo, MA2 ,H. Joko Triyono, SE, M.Si2 *Email: keziapakpahan98@gmail.com 1. Student of Public Administration Study Program, Faculty of Social and Political Siences, Tanjungpura University, Pontianak. 2. Lecturer of Public Administration Study Program, Faculty of Social and Political Siences, Tanjungpura University, Pontianak. Abstract The purpose of this thesis was to determine and analyze both internal and external factors that are either supporting or hindering, as well as strategies of empowerment of thr traders of Markasan traditional market in Nanga Pinoh, Melawi regency. In a effort to empower the traders of Markasan traditional market there are some obstacles such as lack of stalls to sell their goods, minimal capital, low income, and the traders lack skills and awareness. This study used descriptive research method with a qualitative approach using a SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threat) analysis tool that identifies the internal and external factors. Then an alternative strategy was formulated according to empowering traders. The results of this study can be used by the Department of Cooperatives, Small and Medium Enterprises and the trade district of Melawi as an alternative strategy offered by researcher from the SWOT analysis conducted. Suggestions generated from this study results are the Melawi district government through the Department of Cooperatives, Small and Medium Enterprises and Traders as the manager of the people's markets should establish cooperation with parties who can help provide training and coaching to improve the skills and knowledge of traders. Furthermore, rearranging and providing adequate trading facilities for the traders as well as making written rules and strict sanctions for traders so that they can train the discipline of Markasan market traders of the Melawi Regency. Keywords: Empowerment Strategy, Traders, SWOT Analysis.
EVALUASI STATEGI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN KETAPANG DALAM PERCEPATAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (Studi Kasus di SMP N 3 Kecamatan Hulu Sungai Kabupaten Ketapang) Marsel Akin Elas E.01107092
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v3i1.265

Abstract

Based on Strategy of District Education Office 2011-2015  there was not program about increase of total number of teachers program . KnownfromtheOffice ofStrategystates thatyetunequal distribution ofthe number of teachersinKetapangDistrict, particularlyin remote areas.As seenonSMPN3Hulu Sungai thatincludes oneremote areainKetapangRegency. Thereforeit is necessary toevaluateaboutKetapangDistrict Education Office Strategy primarily concerned withincreasing the numberof teachersinthe programRemote Areas. In addition,Ketapang DistrictEducation Officeshould actfirmly againstthe teachersaccording to thewidely spreadinUrbantoready to serve theneeds ofthe community, especiallyin Remote Areas. Therebyacceleratingandequity of educationinKetapang Districtis expected torun in accordancewith the visionandmissionthathas beendetermined. Writing of this researchto illustrateof EvaluationStrategyKetapang DistrictEducation Officein the Development ofEducation inSecondarySchool Level, particularlyin Remote Areassuch asSMPN3Hulu Sungai ketapang.Key Word: Evalution, Strategy,  and Program
STRATEGI PENGEMBANGAN WILAYAH TRANSMIGRASI DESA PERMATA KABUPATEN KUBURAYA EKO SAPUTRA NIM. E01112158
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v6i1.1407

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman dan imformasi mengenai pelaksanaan program transmigrasi yang dilaksanakan di Desa Permata oleh pemerintah (Densosnakertrans) Kabupaten Kubu Raya. Permasalahan yang umumnya terjadi di hampir program transmigrasi, dan permasalahan itu juga terjadi di lokasi transmigrasi Desa Permata, sangat menarik untuk diteliti mengingat begitu banyaknya masyarakat yang meninggalkan lokasi, banyak lahan yang tidak optimal dikelola oleh masyarakat, serta belum maksimalnya peran pemerintah dalam pengawasan, pembinaan. Melalui metode pendekatan kualitatif deskriftif, penelitian ini juga dimaksudkan, agar proses pengembangan wilayah transmigrasi terus berjalan. Dengan menggunakan analisis competitive advantage oleh Michael E Porter (1990), Strategi, Struktur, dan Tingkat Persaingan suatu wilayah, Sumber Daya di suatu wilayah, Permintaan Domestik, Keberadaan Industri Terkait, Kesempatan dan pemerintah. Hasil penelitian, strategi utama yang telah dikeluarkan oleh pihak Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kubu Raya sudah baik tetapi belum berjalan maksimal. Adapun strategi yang didapat dari analisis adalah menciptakan program pengembangan yang mampu membangun masyarakat untuk menciptakan inovasi produk sehingga mampu menarik minat masyarakat domestik maupun masyarakat diluar, dengan memperhatikan perbaikan infrastruktur, pembangunan industri untuk menambah nilai produk yang dihasilkan di wilayah desa permata. Kata-kata kunci: Strategi Pengembangan, Wilayah Transmigrasi, Competitive Advantage
PENGELOLAAN OBJEK WISATA PANCUR AJI OLEH DINAS PEMUDA OLAHRAGA DAN PARIWISATA KABUPATEN SANGGAU KHAIRUNNISA NIM. E1011141035
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v7i4.2209

Abstract

Sektor pariwisata merupakan salah satu potensi yang sampai saat ini terus dikembangkan sebagai sumber pendapatan. Kabupaten Sanggau memiliki magnet pembangunan ekonomi yang sangat besar untuk meningkatkan aset pendapatan daerah, dengan adanya kawasan pariwisata tersebut memberikan peluang besar dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatan pendapatan daerah yang ada di daerah Kabupaten Sanggau, yang mempunyai tanggung jawab dalam mengelola objek wisata yaitu Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sanggau. Oleh karenanya, fokus penelitian ini adalah Pengelolaan Objek Wisata Pancur Aji oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sanggau. Tujuannya yaitu untuk mempromosikan dan mengetahui pengelolaan objek wisata Pancur Aji oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sanggau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif yang dianalisis dengan menggunakan teori prinsip-prinsip dasar pengelolaan pariwisata oleh Cox dalam I Gde Pitana dan I Ktut Surya Diarta. Hasil penelitian menunjukan Pengelolaan Objek Wisata Pancur Aji oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sanggau di nilai belum optimal, karena masih banyak permasalahan-permasalahan. Saran peneliti agar dalam pengelolaannya segera di mitrakan dengan pihak swasta agar dikelola dengan serius, dan pendapatan retribusi diharapkan lebih besar dari sebelumnya, serta wahana permainan yang rusak segera diperbaiki agar berjalan dengan optimal.Kata-kata  Kunci: Pengelolaan, Objek Wisata, Pancur Aji, Pariwisata
PENATAAN ARSIP DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN NATUNA Hasmardiyati E.21108098
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v2i2.153

Abstract

Research topic was chosen because it is the center of the field of archival information that is contained in an organization. The implementation of a good filing system is the organizational support for accomplishing the goal. Therefore, the filing must be managed properly. Archival storage system in a way that is neat and tidy at the right place will affect the effectiveness of service and increase employee productivity. Results of research in the Department of Population and Civil Registration Natuna regency shows that the system accuracy primarily archival arrangement and placement of store archive, it is good enough and neatly arranged, performed in a centralized archive storage, making it easier for officers to find the archive file the required return. Keywords: Structuring archives, accuracy, placement and archival storage.

Page 76 of 132 | Total Record : 1314


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2024): PUBLIKA EDISI JUNI 2024 Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024 Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023 Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023 Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023 Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023 Vol 11, No 4 (2022): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2022 Vol 11, No 3 (2022): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 2 (2022): PUBLIKA, EDISI JUNI 2022 Vol 11, No 1 (2022): PUBLIKA, EDISI MARET 2022 Vol 10, No 4 (2021): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2021 Vol 10, No 3 (2021): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 2 (2021): PUBLIKA, EDISI JUNI 2021 Vol 10, No 1 (2021): PUBLIKA, EDISI MARET 2021 Vol 9, No 4 (2020): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2020 Vol 9, No 3 (2020): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 2 (2020): PUBLIKA, EDISI JUNI 2020 Vol 9, No 1 (2020): PUBLIKA, EDISI MARET 2020 Vol 8, No 4 (2019): PublikA, Edisi Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019 Vol 8, No 2 (2019): PublikA, Edisi Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018 Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018 Vol 7, No 2 (2018): PublikA, Edisi Juni 2018 Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018 Vol 6, No 4 (2017): PublikA, Edisi Desember 2017 Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017 Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017 Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017 Vol 5, No 4 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 4 Edisi Desember 2016 Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016 Vol 5, No 2 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 2 Edisi Juni 2016 Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016 Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015 Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Publika, Edisi Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): PublikA, edisi Maret 2015 Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014 Vol 3, No 3 (2014): Publika, Edisi September 2014 Vol 3, No 2 (2014): Publika, Edisi Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014 Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi Agustus 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013 Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013 Vol 1, No 1 (2012): PublikA, Edisi Perdana 2012 More Issue