cover
Contact Name
Nyokro Mukti Wijaya
Contact Email
nyokromw@fkip.unila.ac.id
Phone
085809937263
Journal Mail Official
jurnalpenelitiangeografi@fkip.unila.ac.id
Editorial Address
Jl. Soemantri Brojonegoro No. 1
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23020032     EISSN : 2746248X     DOI : http://doi.org/10.23960/jpg
Jurnal Penelitian Geografi merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Geografi Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung. Jurnal ini berisikan kumpulan karya ilmiah dalam bentuk artikel baik berupa skripsi, tesis, ataupun disertasi, serta hasil-hasil penelitian lain yang berhubungan dengan kajian pendidikan geografi dan geografi.
Articles 642 Documents
PENGARUH FAKTOR PSIKOLOGIS DAN FAKTOR SEKOLAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMPN 1 TANJUNGSARI Ana Pratiwi Mardatila; Muhammad Thoha B.S. Jaya; Irma Lusi Nugraheni
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 4, No 6 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.86 KB)

Abstract

The purpose of this research is to know (1) the influence of psychological factor to learning results (2) the influence of school factor to learning results (3) the influence of psychological and school factor to learning results of 7th grade students on the integrated social science thematic subject in SMP Negeri 1 Tanjungsari. This research used ex post facto method. The data collecting technique uses questionnaires and documentation. The technique of data analysis uses simple linear regression analysis and multiple linear regression analysis. The results showed that (1) there was influence psychological factor to learning results which the contribution has not been optimal (2) there was influence school factor to learning results which the contribution has not been optimal (3) there was influence psychological and school factor to learning results of 7th grade students on the integrated social science thematic subject in SMP Negeri 1 Tanjungsari which the contribution has not been optimal.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh faktor psikologis terhadap hasil belajar (2) pengaruh faktor sekolah terhadap hasil belajar (3) pengaruh faktor psikologis dan faktor sekolah terhadap hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS Tematik Terpadu di SMP Negeri 1 Tanjungsari. Penelitian ini menggunakan metode ex post facto. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana dan regresi linier ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada pengaruh faktor psikologis terhadap hasil belajar dengan kontribusi masih belum optimal (2) ada pengaruh faktor sekolah terhadap hasil belajar dengan kontribusi masih belum optimal (3) ada pengaruh faktor psikologis dan faktor sekolah terhadap hasil belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Tanjungsari dengan kontribusi masih belum optimal.Kata kunci: hasil belajar, psikologis, sekolah
INTERAKSI DESA KOTA DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERGAULAN BEBAS DESA PURWOSARI LAMPUNG TIMUR Desy Arshinta; Budiyono Budiyono; Nani Suwarni
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.753 KB)

Abstract

The aim of this study was to assess the interaction between the village of the city and its effect to the free sex behaviour in the village of Purwosari. The research method used was descriptive. The population research was adolescent girls who experienced pregnancy before marriage, as many as 19 of respondents. Data collection techniques used were observation, questionnaire, and interview. Data analysis was using analysis the tabulation of the frequency and the percentage as the basis of interpretation and description in making research report. The results of research showed that: the reason to have sex in the age of teenager was because they like each other, the information easily enter the village through the free mass media against promiscuity, there was the influence of the intercommunication between village teenagers in town with free promiscuity, and the control of social community in influencing intercommunication of free adolescent girls in the village of Purwosari was still weak.Penelitian bertujuan untuk mengkaji interaksi desa kota dan pengaruhnya terhadap pergaulan bebas di Desa Purwosari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian remaja putri yang hamil sebelum pernikahan, sebanyak 19 responden. Pengumpulan data dengan teknik observasi, kuesioner, dan wawancara. Analisis data menggunakan tabulasi frekuensi dan persentase sebagai dasar interpretasi dan deskripsi dalam membuat laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: alasan hubungan seks di usia remaja adalah suka sama suka, ada pengaruh mudahnya informasi yang masuk ke desa melalui media massa terhadap pergaulan bebas, terdapat pengaruh antara lingkungan pergaulan remaja desa di kota dengan pergaulan bebas, dan melemahnya kontrol sosial masyarakat berpengaruh terhadap pergaulan bebas remaja putri di Desa Purwosari.Kata kunci: desa, interaksi, kota, pergaulan bebas.
Sumbangan Pendapatan Buruh Terhadap Kebutuhan Keluarga Buruh Sapu Ijuk Kota Metro Tahun 2016 Ari Sandi; Sudarmi Sudarmi; Zulkarnain Zulkarnain
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.754 KB)

Abstract

This research used descriptive method and the number of population was 12 workers. The technique used were observation, interview, and documentation. The result of the research showed that 1. All of the Sapu Ijuk laborers income was Rp. 27.300.000,00 per month, and Rp. 324,000,000,00 per year with the average income Rp. 2.275.000,00 per month, and the average annual income Rp. Rp. 27.030.000,00 per year. 2. All of the Sapu Ijuk laborers at Metro Pusat Kota Metro in 2016 with the number of laborer needs were 1 husband, 1 wife, and the average number of children was 1.8 (fulfilled to be 2). 3. The revenue of construction laborers Rp. 1.000.000,00 per month and Rp. 12.000.000,00 per year. 4. The contribution of construction laborers to the total of their families was 1.5%. 5. The minimum basic needs fulfillment of the laborers' families was not met ? 100% as many as 12 workers.Penelitian ini menggunakan metode deskriftif, jumlah populasinya sebanyak 12 orang buruh. Menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1. Seluruh buruh sapu ijuk pendapatan perbulan Rp. 27.300.000, dan pertahun sebesar Rp. 324.000.000 dengan rata-rata jumlah pendapatan perbulan Rp. 2.275.000, dan rata-rata pendapatan pertahun Rp. 27.030.000. 2. Seluruh buruh sapu ijuk di Metro Pusat Kota Metro pada tahun 2016 dengan jumlah tanggunga buruh berupa 1 orang kepala rumah tangga, seorang istri dan rata-rata jumlah anak 1,8 (dibulatkan 2). 3. Pendapatan buruh bangunan perbulan sebesar Rp. 1.000.000 dan pertahun sebesar Rp. 12.000.000. 4. Sumbangan buruh bangunan terhadap total keluarganya sebesar 1,5%. 5. Tingkat pemenuhan kebutuhan pokok minimum keluarga buruh tidak terpenuhi ? 100% sebanyak 12 orang buruh.Kata kunci : kebutuhan dasar, pendapatan tenaga kerja, tenaga kerja
Profil Petani Karet Desa Bumiarjo Makmur Kecamatan Lempuing Kabupaten OKI Provinsi Sumatera Selatan Naili Rijkhan Fauziah; I Gede Sugiyanta; Nani Suwarni
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 7, No 4 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.53 KB)

Abstract

The research aims to know about the rubber farmers’ profile at Bumiarjo Makmur village Lempuing dictrict OKI regency South Sumatera Province. The data were  collected through observation, questionnaire and documentation. The result showed that: (1) the rubber farmers are most likely in productive age 20-64 years old (96.6%), (2) generally the rubber farmers graduated from elementary and junior high school are 85% as their basic education, (3) the average number of rubber farmers’ children are 2 children (46.7%), (4) the rubber farmers  planted Klon Sekunder named PB 280 or about 50%, and (5) most of the rubber farmers have agriculture extent of 0.5-2 hectare or medium (88.3%,) (6) total income of most rubber farmer is about Rp.7,056,000–Rp.47,040,000/year (60.0%) and it is considered as low income.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Profil Petani karet di Desa Bumiarjo Makmur Kecamatan Lempuing Kabupaten OKI Provinsi Sumatera Selatan. Pengumpulan data melalui observasi, kuesioner dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan (1) Petani karet kebanyakan berusia produktif 20-64 tahun (96,6%). (2) Petani karet pada umumnya menamatkan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama (85%) sebagai pendidikan dasar. (3) Rata-rata jumlah anak yang dimiliki petani karet adalah 2 orang anak (46,7%). (4) Sebagian besar petani karet  menanam jenis klon tanaman karet unggul yaitu klon sekunder yang bernama PB 280 (50%). (5) Kebanyakan petani karet memiliki  luas lahan perkebunan yang tergolong sedang  yaitu 0,5-2 Ha (88,3%). (6) Jumlah pendapatan sebagian besar responden adalah Rp.7.056.000–Rp.47.040.000/tahun (60,0%) dan tergolong berpendapatan rendah.Kata kunci: karet, petani, profil
KAJIAN TENTANG PENYEBAB TRANSMIGRAN BERTAHAN TINGGAL DI DESA TIRTA KENCANA Nurul Hasanah; Buchori Asyik; I Gede Sugiyanta
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.722 KB)

Abstract

Tirta Kencana is one of the villages which became the settlement of transmigrant from Java in the year 1973/1974. Location hebitable be supporting settlement that transmigrants remain in transmigration sites. In addition, the area of land they have also influenced decisions to survive. Traditional still life in Java have implications for the economic life of the family and next-generation transmigrants. The issue of land and the narrowing of the rampant crime situation in the village was not making transmigrants in Tirta Kencana move to another place. This situation is interesting to study so that the purpose of this study was to determine the cause of transmigrants survive living in  Tirta Kencana subdistrict of Tulang Bawang Tengah regency of Tulang Bawang Barat in 2012. The population in this study as many as 329 migrants. Samples taken are as many as 66 samples with Proportional Random Sampling technique in seven hamlets. The method used is descriptive method and data collection techniques are observation, structured interviews and documentation. Data analysis techniques using frequency tables and cross-tabulations as the basis for describing the data obtained and responding to expressed. The results showed that transmigrants endure living in the village of Tirta Kencana subdistrict of Tulang Bawang Tengah regency of Tulang Bawang Barat in 2012 because 1) The availability of facilities and adequate transportation infrastructure (89.4%), 2) as well as the relatives who have blood relations (98.5%). As for 3) Land owned (60.6%) is caused migrants to survive living in the village of Tirta Kencana and 4) ownership of valuable goods is not proven to be the cause of migrants survive living in the village of Tirta Kencana (48.5%).Key words:  Last recidence, location of transmigration
ANALISIS RUANG TERBUKA HIJAU PUBLIK DI KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2014 Kiki Hidayat; Rosana Rosana; Rahma Kurnia Sri Utami
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.067 KB)

Abstract

The purpose of this research was to analyze the availability of the public green open space area on Pringsewu year 2014, with the point of study are: the region size, the public green open space area size and distribution of the public green open space area. This research used qualitative method. Reserch object was the public green open space area. The region analysis unit consisted of 9 subdistrict which was divied into 3 zone there were east zone, central zone, and west zone. Data were collectied by documentation, non structure interview, and observation. The data analysis used description about availability of the public green open space 20% from the region size of Pringsewu regency. Result of the research indicate that the public green open space on Pringsewu regency has already fulfill the necessary standart of the public green open space which is 20% from the region size.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan ruang terbuka hijau publik di Kabupaten Pringsewu tahun 2014. Dengan titik kajian luas wilayah, luas ruang terbuka hijau publik dan persebaran ruang terbuka hijau publik. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif. Objek penelitian berupa ruang terbuka hijau publik. Unit analisis wilayah terdiri dari 9 Kecamatan yang dibagi menjadi 3 zona yaitu zona timur, zona tengah dan zona barat. Pengumpulan data menggunakan dokumentasi, wawancara tidak terstruktur, dan observasi. Analisis data yaitu berupa analisis deskriptif tentang ketersediaan ruang terbuka hijau publik sebesar 20% dari luas wilayah di Kabupaten Pringsewu. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketersediaan ruang terbuka hijau publik di Kabupaten Pringsewu sudah mencukupi standar kebutuhan ruang terbuka hijau publik sebesar 20% dari luas wilayah.Kata kunci: analisis, pemetaan, ruang terbuka hijau publik
PEMETAAN SEBARAN DAN KEBUTUHAN GURU GEOGRAFI SMA DI PRINGSEWU LAMPUNG 2014 Gusti Bina Sari; Yarmaidi Yarmaidi; Dedy Miswar
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 2, No 5 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.7 KB)

Abstract

This research purpose to describe the distribution and needs of high school geography teacher in District Pringsewu that presented in map form. This research used a descriptive method. Data was collected by interview and documentation. Data analysis by using a map, calculations using formulas and data description. The results in this research are: (1) High School Geography Teacher Distribution Map Per Subdistrict in Pringsewu,distribution geography teacher is unprevalent in some subdistrict(2) Factors that affect distribution of high school geography teachers is personnel certificate of the Government,accessibilityand travelled distance, jobs vacancy (3) Relevance of educational background of high school geography teacher has relevant percentage is 85.18% (as appropriate) and 14.81% irrelevant (not appropriate) (4) Needs for high school geography teacher in District Pringsewu, there is a gap between number of teachers with a number of requirements that must be released.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikansebaran dan kebutuhan guru geografi SMA di Kabupaten Pringsewu yang disajikan dalam bentuk peta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dan dokumentasi. Analisis data yaitu dengan menggunakan peta, perhitungan menggunakan rumus dan deskripsi data. Hasil dalam penelitian ini yaitu: (1) Peta Sebaran guru geografi SMA per wilayah Kecamatan di Kabupaten Pringsewu,sebaran guru geografi masih belum merata di beberapa wilayah Kecamatan (2) Faktor yang memengaruhi sebaran guru geografi SMAyaitu SK (Surat Keterangan) kepegawaian dari Pemerintah, keterjangkauandan jarak tempuh sertalowongan pekerjaanguru geografi (3) Relevansi latar belakang pendidikan guru geografi SMAmemiliki presentase yaitu 85,18% relevan (sesuai) dan 14,81% tidak relevan (tidak sesuai) (4) Kebutuhan guru geografi SMA di Kabupaten Pringsewu, ada kesenjangan antara jumlah guru yang ada dengan jumlah kebutuhan yang harus dipenuhi.Kata kunci : kebutuhan guru, peta, sebaran guru.
Pengaruh Cara Belajar Terhadap Prestasi Belajar IPS Kelas VII SMP Negeri 1 Sukoharjo 2016/2017 Lindayana Evi Merkuri; Sudarmi Sudarmi; Dedy Miswar
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 5, No 5 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.724 KB)

Abstract

The purpose of this research is to know: the influence of learning method to learning achievements on integrated IPS thematic at grade VII students even semester in SMP Negeri 1 Sukoharjo year lesson 2016/2017. This research uses ex post facto method that aims to know the facts in the field and students learning method. Population in this research amounted to 315 grade VII students, with a sampe of 110 obtained using proportional random sampling technique. Data collected through interview, observation, questionnaires and documentation. Analysis technique in this research use simple linear regression analysis. The result of this research shows that: the learning method has influence as much as 31% toward the learning achievements of students grade VII at SMP Negeri 1 Sukoharjo on Integrated IPS Thematic in the year lesson 2016/2017 and the rest as much as 69% influenced by other factors that not become variable in this research. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: pengaruh cara belajar terhadap prestasi belajar IPS Tematik terpadu pada siswa kelas VII semester genap di SMP negeri 1 Sukoharjo tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan metode ex post facto yang bertujuan untuk mengetahui fakta-fakta yang ada dilapangan dan mengetahui cara belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 315 siswa kelas VII, dengan sampel sebanyak 110 yang diperoleh menggunakan teknik proportional random sampling. Teknik mengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa: cara belajar memiliki pengaruh sebanyak 9,1% terhadap prestasi belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sukoharjo pada mata pelajaran IPS Tematik terpadu tahun pelajaran 2016/2017 dan sisanya sebanyak 90,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak menjadi variabel dalam penelitian ini.Kata kunci: cara belajar, pembelajaran IPS Tematik Terpadu, prestasi.
Usia Kawin Anak di Kampung Poncowarno Tahun 2017 Diah Resti Rahayu; Buchori Asyik; Zulkarnain Zulkarnain
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.1 KB)

Abstract

This study aimed at investigating causing factors of children’s marriage age at Poncowarno Village Kalirejo Subdistrict Lampung Tengah Regency. Methods used in this research was explorative descriptive methods. Population in this research was 11 married couple. Sample in this research was the whole 11 married couple. Non-random sampling was used in sampling technique. A structured interview and documentation were used in collecting the data. Then, presentation analysis was used in analyzing the data. The results showed that was the causing factor of child marriage age is 1) low financial condition of the family amount of 54,5 percent. 2) Low formal education level of the marriage couple amount of 68,2 percent. 3) Unwed pregnancy amount of 63,6 percent. 4) A powerful parents’ role in decision making of their child marriage amount of 81,8 percent.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor penyebab terjadinya usia kawin anak di Kampung Poncowarno Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah. Metode yang digunakan adalah deskriptif eksploratif. Populasi pada penelitian ini adalah pasangan usia kawin anak yang berjumlah 11 pasangan. Sampel dalam penelitian adalah seluruh pasangan usia kawin anak yang berjumlah 11 pasangan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Non-random Sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara terstruktur, dan dokumentasi.Teknik analisis data menggunakan analisis persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab terjadinya perkawinan usia anak adalah 1) keadaan ekonomi ekonomi yang rendah yaitu sebesar 54,5 persen. 2) Tingkat pendidikan formal anak yang rendah yaitu sebesar 68,2 persen. 3) Hamil di luar nikah yaitu sebesar 63,6 persen. 4) Peran orang tua yang kuat dalam pengambilan keputusan mengawinkan anak yaitu sebesar 81,8 persen.Kata kunci : faktor penyebab, kampung Poncowarno, usia kawin anak
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran SFAE Terhadap Hasil Belajar Geografi Di MAN 1 Bandar Lampung Nurul Indah Syah; Pargito Pargito; Muhammad Thoha BS Jaya
JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : JPG (Jurnal Penelitian Geografi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.3 KB)

Abstract

This research is aimed at analyzing the difference between the in the results of learning achiement X IPS 3 students using the SFAE learning model with the results of learning achiement X IPS 4 students using conventional learning, (2) the effect of using the SFAE learning model the learning outcomes of class X IPS 3 on geography in MAN 1 Bandar Lampung. This study uses a quasi-experimental method. Analysis data techniques that used in this research were t test and effect size. The results showed that (1) there were difference in the results of learning achiement X IPS 3 students using SFAE learning models with the results of learning achiement X IPS 4 students using conventional learning, (2) there was the influence of using the SFAE learning model the learning outcomes of class X IPS 3 on geography in MAN 1 Bandar Lampung.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) perbedaan hasil belajar siswa kelas X IPS 3 yang menggunakan model pembelajaran SFAE dengan hasil belajar siswa kelas X IPS 4 yang menggunakan pembelajaran konvensional, (2) pengaruh penggunaan model pembelajaran SFAE terhadap hasil belajar kelas X IPS 3 pada mata pelajaran geografi di MAN 1 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPS 3 dan kelas X IPS 4. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t dan uji efek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada perbedaan hasil belajar siswa kelas X IPS 3 yang menggunakan model pembelajaran SFAE dengan hasil belajar  siswa kelas X IPS 4 yang menggunakan pembelajaran konvensional, (2) ada pengaruh penggunaan model pembelajaran SFAE terhadap hasil belajar kelas X IPS 3 pada mata pelajaran geografi di MAN 1 Bandar Lampung.Kata kunci: pengaruh, model student facilitator and explaining, hasil belajar.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 10, No 2 (2022): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 6 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 5 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 4 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 6 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 5 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 4 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 6 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 5 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 6 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 5 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 4 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 6 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 5 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 4 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 6 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 5 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 4 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 6 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 5 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Penelitian Geografi (JPG) More Issue