Jurnal Pendidikan Sendratasik
Jurnal Pendidikan Sendratasik is a scientific journal that presents research-based articles or literature studies in realm of performing art education, includes theatre, dance, and music. Expert editors receive theatre, dance, or music education manuscripts from students, teachers, lecturers, artists, and other elements of society. This journal includes original research articles, review articles, and performance analysis, including: *Theatre Education *Dance Education *Music Education *Educational Theater *Educational Dance *Educational Music *Performing Arts Education Management (Drama, Dance, and Music) *Performing Arts Education Technology (Drama, Dance, and Music)
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 10 No 2 (2021)"
:
10 Documents
clear
METODE PEMBELAJARAN PADUAN SUARA ONE VOICE SMP NEGERI 1 SURABAYA DALAM RANGKA KARANGTURI INTERNATIONAL CHOIR COMPETITION 2019
Supali Gunarno;
Budi Dharmawanputra
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (316.698 KB)
|
DOI: 10.26740/jps.v10n2.p136-150
Paduan suara One Voice SMP Negeri 1 Surabaya terkenal dengan beberapa prestasinya baik di tingkat nasional maupun internasional. Semenjak Alexander Lassol menjadi pelatih di SMP Negeri 1 Surabaya pada tahun 2015, prestasi One Voice mulai meningkat drastis. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab ketiga rumusan masalah yaitu tentang perencanaan latihan One Voice, metode pembelajaran One Voice, serta hasil pembelajaran One Voice. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kualitatif. Objek dari dari penelitian ini ialah metode pembelajaran paduan suara One Voice SMP Negeri 1 Surabaya Dalam Rangka Karangturi International Choir Competition 2019, pengumpulan data di lakukan dengan wawancara, pengamatan, catatan lapangan, dan dokumentasi, serta menggunakan teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pembelajaran dalam rangka Karangturi International Choir competition 2019 ini One Voice memiliki perencanaan latihan yang didalamnya meliputi rencana latihan fisik, latihan vokal, dan latihan pendengaran/menyimak. Alexander Lassol selaku pelatih paduan suara One Voice, menerapkan 3 metode dalam pembelajarannya. Tiga metode yang diterapkan oleh pelatih Alexander Lassol pada pembelajaran paduan suara One Voice SMP Negeri 1 Surabaya adalah metode linear, metode latihan bersama teman, dan Metode drill. Hasil pembelajaran One Voice dalam rangka mengikuti Karangturi Choir Competition 2019 kali ini mengalami penurunan.
MOTIVASI DAN APRESIASI SISWA TERHADAP MUSIK KERONCONG DI SMAN 2 JOMBANG
Kharizma Saka Marta
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (496.198 KB)
|
DOI: 10.26740/jps.v10n2.p151-171
Penelitian ini, berfokus pada motivasi yang mendorong peserta didik SMAN 2 Jombang mengikuti ekstrakurikuler keroncong dan apresiasi anggota ekstrakurikuler keroncong di SMAN 2 Jombang terhadap musik keroncong. Motivasi yang dimaksud ialah daya pendorong peserta didik SMAN 2 Jombang mengikuti ekstrakurikuler keroncong yang didasari oleh kemauan secara intrinsik dan ekstrinsik. Sedangkan apresiasi yang dimaksud ialah sikap anggota ekstrakurikuler keroncong SMAN 2 Jombang dalam memahami, menghayati dan menghargai musik keroncong. Untuk merumuskan pembahasan tersebut, dibutuhkan landasan kajian tentang unsur pembentuk musik yang terdiri dari irama, melodi, harmoni, bentuk atau unsur lagu yang dijadikan sebagai cara penilaian apresiasi tahap pemahaman dan penilaian anggota ekstrakurikuler. Kemudian juga diuji melalui pemahaman dan penilaian jenis musik keroncong, yang memiliki bentuk keroncong asli, langgam, stambul dan lagu ekstra. Adapun setelah rumusan pembahasan terbentuk berdasarkan tinjauan pustaka tersebut, dibutuhkan metode penelitian untuk menganalisis dan mendeskripsikan rumusan masalah yang telah ditetapkan. Metode tersebut, berlandaskan pada penelitian kualitatif deskriptif analitis, yaitu mendeskripsikan hasil penelitian berdasarkan proses pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan pengumpulan dokumen. Melalui tahapan proses penelitian tersebut, menuai hasil penelitian tentang: (1) motivasi mengikuti ekstrakurikuler keroncong, (2) pemahaman terhadap musik keroncong, (3) penilaian terhadap musik keroncong, (4) penghargaan terhadap musik keroncong.
PENINGKATAN KARAKTER PELAJAR MELALUI LOMBA TARI TRADISIONAL DI ROYAL PLAZA SURABAYA PADA MASA PANDEMI COVID-19
Golda Nur Aini;
Noordiana Noordiana
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (180.977 KB)
|
DOI: 10.26740/jps.v10n2.p172-189
Royal Plaza Surabaya merupakan salah satu mall yang menyelenggarakan lomba Tari Tradisional yang berdampak pada Peningkatan Karakter pelajar. Peneliti membahas tentang Bagaimana pelaksanaan dan Peningkatan Katakter pelajar melalui lomba Tari Tradisional di Royal Plaza Surabaya pada masa Pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan Triangulasi data, di antaranya Triangulasi Teknik, Waktu dan Sumber. Teknik analisis data yang digunakan yaitu mulai dari mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Pelaksanaan lomba dilakukan dengan penyebaran informasi lomba melalui sistem online yaitu whatsapp, Instagram, dan sedangkan offline nya berdasarkan dari database peserta tahun sebelumnya. Ketersediaan sumber daya di antaranya ada pihak sponsor yang mendukung acara, dan adanya hambatan berupa keadaan cuaca yang tidak menentu. Kebijakan pelaksanaannya yaitu para peserta wajib menggunakan face shield sebelum dan sesudah tampil. Tata kerja atau pelaksanaan lomba yaitu mengatur arus (sirkulasi) penonton agar tetap berjaga jarak. Peningkatan karakter mandiri, ditunjukkan sikap mampu mempersiapkan segala kebutuhan lomba. Peningkatan karakter disiplin, tercermin dari sikap mematuhi tata tertib (datang tepat waktu, tidak bergurau dan tidak bermain Handphone) selama latihan berlangsung. Peningkatan karakter tanggung jawab, dapat terwujud melalui sikap menerima segala konsekuensi apabila telah melanggar tata tertib.
SENI TARI SEBAGAI TERAPI PADA ANAK TUNAGRAHITA DI SMA NEGERI 4 SIDOARJO
Adinda Sealvia Refanda;
Noordiana Noordiana
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (216.27 KB)
|
DOI: 10.26740/jps.v10n2.p208-223
SMA Negeri 4 Sidoarjo merupakan salah satu Sekolah reguler yang menyediakan layanan pendidikan inklusif yang memfasilitasi semua kebutuhan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan mewajibkan semua siswa untuk mengikuti Ekstrakurikuler yang ada di Sekolah. Salah satu ekstrakurikuler yang ada di sekolah yaitu seni tari dapat dijadikan terapi yang menghasilkan perubahan perilaku yang signifikan pada anak Tunagrahita. Peneliti membahas tentang bagaimana pelaksanaan dan hasil yang diperoleh anak Tunagrahita dalam seni tari sebagai terapi di SMA Negeri 4 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi data, triangulasi teknik, dan triangulasi umber. Teknik analisis data yang digunakan yaitu mulai dari mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Menggunakan metode ceramah, praktik, tanya jawab dan metode imitasi yang mempunyai tiga tahapan yaitu melatih kontak mata, anak Tunagrahita meniru guru, dan pemberian hadiah. Setelah diberikan terapi melalui ekstrakurikuler seni tari menggunakan metode imitasi menghasilkan perubahan tingkah laku yaitu kemampuan motorik mengalami perkembangan, bertambah fokus belajar, meningkatnya percaya diri, kreativitas dan komunikatif. Oleh sebab itu, Ekstrakurikuler Seni Tari dapat dijadikan terapi dalam membantu anak Tunagrahita mengatasi hambatan-hambatan yang menyebabkan berbeda dengan anak seusianya.
MANAJEMEN PEMBINAAN EKSTRAKURIKULER VOICE OF PUJA DI SDN PUCANG JAJAR SURABAYA
Binti Ana Nadzifah
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (295.98 KB)
|
DOI: 10.26740/jps.v10n2.p190-207
Voice of Puja merupakan ekstrakurikuler paduan suara SDN Pucang Jajar, dalam keberlangsungannya memiliki manajemen pembinaan yang perlu untuk ditinjau melalui sebuah penelitian. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan manajemen pembinaan yang diterapkan oleh ekstrakurikuler VoP, dan hasil dari manajemen pembinaan pada ekstrakurikuler VoP, sehingga mampu meraih banyak prestasi membanggakan tingkat regional maupun nasional. Struktur pembahasan dalam penelitian ini, berlandaskan pada tinjauan teori manajemen pembinaan, yang secara fungsional bertujuan untuk sebuah rencana pembinaan kegiatan, pengaturan organisasi dan pemanfatan sumber daya, untuk mencapai prestasi kerja yang efektif dan efisien. Adapun metode penelitian untuk menganalisis dan mendeskripsikan rumusan masalah menggunakan penelitian kualitatif deskriptif analitis, yaitu mendeskripsikan hasil penelitian berdasarkan proses pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan pengumpulan dokumen. Melalui tahapan penelitian tersebut, menghasilkan pembahasan tentang: (1) Manajemen pembinaan yang diterapkan oleh ekstrakurikuler VoP. Meliputi pembahasan tentang struktur manajemen pembinaan sebagai landasan pengaturan ekstrakurikuler, prinsip manajemen pembinaan sebagai upaya pemanfaatan sumber daya yang dimiliki, dan pengelolaan manajemen pembinaan sebagai perencanaan pembinaan suatu kegiatan. (2) Hasil manajemen pembinaan ekstrakurikuler VoP. Membahas tentang evaluasi proses manajemen pembinaan dengan menggunakan teknik analisis SWOT, dan hasil prestasi yang diperoleh ekstrakurikuler VoP sebagai bukti pencapaian manajemen pembinaan yang efektif dan efisien.
PEMBELAJARAN TARI BUNGONG JEUMPA MELALUI METODE KOMUNIKASI TOTAL DI SLB NUR RAHMAH SIDOARJO
Firyal Nabilasari;
Enie Wahyuning Handayani
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (294.373 KB)
|
DOI: 10.26740/jps.v10n2.p240-256
SLB Nur Rahmah Sidoarjo adalah lembaga pendidikan formal yang fokus dalam mendidik para siswa berkebutuhan khusus termasuk Tunarungu. Penelitian ini membahas pelaksanaan metode Komunikasi Total pembelajaran ekstrakurikuler Tari Bungong Jeumpa serta faktor-faktor pendukung dan penghambat pada proses pembelajaran ekstrakurikuler Tari Bungong Jeumpa melalui metode Komunikasi Total pada siswa Tunarungu di SLB Nur Rahmah Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisa data yang mendasari antara lain reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Pengujian kredibilitas data menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Penyampaian materi dilakukan dengan metode bahasa isyarat Komunikasi Total yang efektif dan dibagi menjadi tiga yaitu metode Oral dengan pembacaan ujaran bibir, metode Manual dengan gerakan jari, gestur tubuh, dan ekspresi mimik. Metode Aural dengan pemanfaatan sisa pendengaran. Pembelajaran dimulai dari pengenalan gerak tari dengan penayangan video kemudian dipraktekkan oleh pelatih menggunakan bahasa isyarat gerakan jari. Perhitungan gerakan dilakukan melalui tepuk tangan dan pembacaan ujaran bibir sesuai tempo. Selanjutnya dilanjutkan latihan dengan musik dengan pemanfaatan sisa pendengaran. Faktor pendukung dan faktor penghambat dalam proses pembelajaran, yaitu faktor guru, siswa, sarana dan prasarana, serta lingkungan.
PEMBELAJARAN MUSIK MENGGUNAKAN PORTOFOLIO PREVIEW VIDEO YOUTUBE DI PERISTIWA HARMONI MUSIK STUDIO BOJONEGORO
Elva Rizki Anggraeni;
Warih Handayaningrum
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (407.944 KB)
|
DOI: 10.26740/jps.v10n2.p224-239
Teknologi dalam pembelajaran berkembang pesat, baik pada pembelajaran formal maupun non formal termasuk kursus musik. Salah satu kursus musik yang memanfaatkan teknologi portofolio preview video dengan media Youtube dalam proses pembelajarannya adalah Peristiwa Harmoni Musik Studio di Bojonegoro. Tujuan penulisan ini menjabarkan proses pembelajaran musik menggunakan portofolio preview video di PHMS Bojonegoro, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data wawancara, dokumentasi dan observasi. Subjek penelitian terdiri dari owner, tutor, orang tua/wali dan siswa. keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data menggunakan, reduksi data, penyajian data, dan simpulan. Berdasarkan hasil dan diskusi penelitian, proses pembelajaran portofolio preview video Youtube di PHMS Bojonegoro terdapat empat tahap yakni, tahap eksplorasi, tahap pendalaman, tahap live perform dan tahap pengambilan preview video dalam siklus satu bulan. Temuan hasil penelitian ini adalah portofolio preview video Youtube merupakan metode pembelajaran dan penilaian portofolio menggunakan media audio visual yang dipublikasikan melalui Youtube. Pada proses pembelajaran, preview video dapat memudahkan tutor dan siswa untuk melakukan tinjau ulang pada pembelajaran sebelumnya. Portofolio preview video Youtube di PHMS dinilai dapat membantu siswa untuk meminimalisir kesalahan dalam proses belajar. Sehingga dapat meningkatkan kompetensi siswa dari waktu ke waktu.
PEMBELAJARAN SENI TARI KELAS XI DI SMKN 12 SURABAYA PADA MASA PANDEMI COVID-19
Nabilla Nur Kasih Kusuma Putri;
Trisakti Trisakti
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (339.933 KB)
|
DOI: 10.26740/jps.v10n2.p257-274
SMKN 12 Surabaya adalah lembaga pendidikan formal di Surabaya. Penelitian di SMKN 12 ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran tari Jawa Timur, kendala pembelajaran dan hasil belajar tari Jawa Timur 1 di Kelas XI pada masa pademi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan objek penelitian adalah pembelajaran praktik seni tari pada mata pelajaran tari Jawa Timur 1 dengan materi Remo Putri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian bahwa pada masa pandemi covid-19, Pembelajaran tatap muka berfokus guna meningkatkan kepahaman siswa. Jadi dimasa pandemi ini tidak menjadi penghalang untuk siswa memperoleh ilmu. Proses pembelajaran tetap berlangsung di SMKN 12 Surabaya dan waktu tatap muka berkurang dari 4 kali menjadi 2 kali tatap muka. Pembelajaran tatap muka dilakukan dengan menggunakan protokol kesehatan. Pembelajaran menggunakan metode demonstrasi dengan media video pembelajaran. Hasil belajar siswa di masa pandemi ini cukup baik dan mendapat kontroling nilai dari guru untuk siswa. Kendala dalam proses pembelajaran pada masa pandemi adalah berkurangnya waktu yang berdampak materi yang diberikan oleh guru terhambat, oleh karena itu guru membuat media video pembelajaran untuk dipelajari dirumah. Sedangkan kendala yang dialami siswa adalah dalam hal menerima materi pembelajaran dari video pembelajaran kurang jelas dan menyebabkan belajar mandiri tidak dapat berjalan dengan baik.
YOUTUBE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SENI TARI SECARA DARING DI KELAS XI SMAN 1 KADEMANGAN BLITAR
Sefta Novia Anggraeni;
Enie Wahyuning Handayani
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (288.45 KB)
|
DOI: 10.26740/jps.v10n2.p296-310
Guru Mapel Seni Budaya kelas XI SMAN 1 Kademangan Kabupaten Blitar memilih Youtube sebagai media pembelajaran secara daring pada masa pandemi Covid-19. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran dan mengetahui hasil pembelajarannya. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kualitatif. Pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan youtube dapat diakses kapanpun dan dimanapun. Selain itu video pembelajaran melalu live streaming tetap terdokumentasikan di chanel youtube, sehingga guru dan siswa dapat melihat materi secara berulang. Faktor pendukung pada media youtube adalah memiliki banyak fitur salah satunya live streaming, sedangkan faktor penghambat adalah membutuhkan kuota yang banyak. Hasil dari pembelajaran daring seni budaya (tari) dengan media youtube berupa video praktik tari. Siswa menguasai materi yang telah diberikan guru, hal ini dibuktikan hasil nilai yang telah memenuhi standart penilaian mata pelajaran seni budaya. Media pembelajaran youtube dapat meningkatkan kedisiplinan dalam penyelesaian tugas praktik video tari kreasi, karena setiap siswa telah membuat jadwal kegiatan yang disepakati.
PEMBELAJARAN TARI REOG KENDANG PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER TARI DI SLB C NEGERI TULUNGAGUNG
Yulfia Putri Rahayu;
Setyo Yanuartuti
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (335.852 KB)
|
DOI: 10.26740/jps.v10n2.p275-295
Pembelajaran tari Reog Kendang di SLB C Negeri Tulungagung merupakan pembelajaran tari khas daerah Tulungagung yang diikuti oleh peserta didik penyandang tunagrahita. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana proses pembelajaran tari Reog Kendang pada anak tunagrahita, hasil pembelajaran tari Reog kendang serta apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam proses pembelajaran tari Reog Kendang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan 1) Proses pembelajaran mengalami penyesuaian yaitu pada ragam gerak yang disederhanakan, musik tari yang menggunakan rekaman, durasi yang dipersingkat menjadi kurang lebih 5 menit, tempo gerak yang lebih lambat, dan pola lantai yang hanya menggunakan pola sederhana seperti garis lurus, segi empat, lingkaran, jajar genjang dan trapesium serta metode yang digunakan dalam proses pembelajaran yakni metode demontrasi repetisi. 2) Hasil pembelajaran menunjukan hasil yang baik, dibuktikan dari nilai yang didapat oleh 6 peserta didik dengan rentang nilai 88,5 – 90. Faktor utama pendukung proses pembelajaran tari berasal dari semangat belajar tinggi dari peserta didik serta dukungan dari orang tua dan pihak sekolah, sedangkan salah satu faktor yang menghambat proses pembelajaran tari adalah perhatian peserta didik mudah teralihkan oleh hal-hal yang terjadi di sekitarnya saat pembelajaran berlangsung.