cover
Contact Name
Saprizal Hadisaputra
Contact Email
rizal@unram.ac.id
Phone
+6287738066422
Journal Mail Official
pijarmipa@unram.ac.id
Editorial Address
Univesitas Mataram. Jalan Majapahit No 62 Mataram, Lombok, NTB. 83125. Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pijar MIPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : 19071744     EISSN : 24601500     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pijar MIPA (e-ISSN: 2460-1500 & p-ISSN: 1907-1744) is an open-access scientific periodical journal published by the Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA publishes original articles on current issues and trends in mathematics-science-science education studies. In addition, this journal addresses issues concerning environmental education and environmental science. The journal scopes are: a. Physics and Physics Education b. Chemistry and Chemistry Education c. Biology and Biology Education d. Natural Science and Science Education e. Mathematics and Mathematics Education f. Environmental and Environmental Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 3 (2019): September" : 20 Documents clear
Analisis Kadar Fosfat Dalam Air Sungai Ngelom Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur Khoirul Ngibad
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 3 (2019): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.816 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i3.1158

Abstract

Fosfat merupakan senyawa kimia dalam bentuk ion yang dapat menurunkan kualitas perairan dan membahayakan kehidupan makhluk hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kadar fosfat dalam air sungai Ngelom yang mengalir di Desa Ngelom Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo. Penentuan kadar fosfat yang terdapat dalam air sungai dilakukan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Reagen yang digunakan dalam pengukuran fosfat adalah ammonium molibdat dan SnCl2 yang ditunjukkan dengan perubahan warna menjadi biru. Larutan standar dan sampel tersebut diukur absorbansinya pada panjang gelombang sinar tampak 650 nm. Absorbansi fosfat yang dihasilkan sebanding dengan kadar fosfat yang terdapat dalam air sungai.  Penentuan kadar fosfat dalam air sungai dilaksanakan pada rentang konsentrasi linear 10 – 180 mg/L dengan nilai correlation coeffisien (r) sebesar 0,9561 dengan limit of detection (LoD) dan limit of quantification (LoQ), masing-masing sebesar 1 mg/L dan 4 mg/L. Hasil pengujian kadar fosfat dalam sampel air sungai menunjukkan bahwa kadar fosfat dalam sampel air sungai berkisar antara 2 – 4,7 mg/L.  Dengan demikian, kadar fosfat dalam keseluruhan sampel air sungai tersebut masih memenuhi syarat ketentuan PP Republik Indonesia No 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air Presiden Republik Indonesia untuk kelas 4.
Meningkatkan Kemampuan Membaca dengan Menggunakan Media Visual pada Siswa Sekolah Dasar Ratni Ratni; Raden Apriadi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 3 (2019): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.436 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i3.1186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca dengan media visual pada siswa kelas V SD MT Maraqitta’limat Tunjung Biru. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan bentuk kolaborasi. Desain dalam penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD MT Maraqitta’limat Tunjung Biru yang berjumlah 13 siswa. Objek penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan membaca dengan media visual. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes, observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media visual dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas V SD MT Maraqitta’limat Tunjung Biru dari segi proses maupun hasil. Pada siklus I, siswa masih ragu berpendapat, belum berani mengangkat tangan pada ingin memberikan pendapat, bertanya, dan maju ke depan kelas membaca. Dilihat dari hasil, dibuktikan dengan nilai rata- rata pra tindakan 30.77% meningkat pada siklus I 61.54%% dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 84.62%. Sedangkan hasil observasi kemampuan siswa pada siklus I sebesar 71.03%, meningkat pada siklus II 95.64%. Pada hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I 68.72%, dan pada siklus II meningkat sebesar 70%.
Penerapan Pembelajaran Kooperatif Terpadu NHT dan TSTS Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Struktur Atom dan Sistem Periodik Unsur Mukhtar Haris; Muntari Muntari; I Nyoman Loka
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 3 (2019): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.766 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i3.1230

Abstract

Pada tahun 2013 peneliti telah mengembangkan perangkat pembelajaran kimia dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif terpadu Numbered Head Together (NHT) dan Two Stay Two Stray (TSTS). Hasil penelitian pada tahun 2013 di SMAN 7 Mataram dan  SMAN 3 Mataram menunjukkan bahwa: a) guru kimia belum pernah melakukan pembelajaran kooperatif dan hanya beberapa siswa yang aktif saat pembelajaran berlangsung, b)  lebih dari 50% siswa mengalami kesulitan belajar pada materi struktur atom, sistem periodik unsur, dan ikatan kimia. Pada tahun 2014, perangkat pembelajaran kimia tersebut diimplementasikan di kelas X guna mengetahui efektifitasnya. Hasil penelitian pada materi struktur atom dan sistem periodik unsur adalah: a) pembelajaran pada kelas eksperimen belum menunjukkan hasil yang berbeda secara signifikan dengan kelas kontrol dalam mengatasi kesulitan belajar siswa kelas X memahami konsep-konsep kimia. Rata-rata kesulitan belajarnya hampir sama yaitu sebesar 53,53% dan 55,15%, b)  kelas eksperimen memiliki kesulitan belajar lebih rendah daripada kelas kontrol pada 8 indikator dari 12 indikator pemahaman materi struktur atom dan sistem periodik unsur
Process-Oriented Inquiry Learning Enhances Students’ Critical Thinking Skills Nurussaniah Nurussaniah; Ira Nofita Sari
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 3 (2019): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.019 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i3.1231

Abstract

The objective of this study is to determine the applied inquiry learning to improve the students’ critical thinking skills. This study uses non-equivalent control group design. Students in this study were divided into two class activities. The experimental class was treated with the application of inquiry learning, whereas the control class was given the conventional learning. In this study, the students’ critical thinking skill is obtained through a test. The test used was a critical thinking skill test consisting of five questions with the following indicators, namely: completing information, finding and defining problems, recognizing assumptions and formulating hypothesis. The result shows that the gain value in the experimental class is higher than the gain value in the control class. It indicates that the improvement of students’ critical thinking skills in the experimental class is higher than the students’ critical thinking skills in the control class. Therefore, it can be said that the application of inquiry learning provides a more significant improvement than conventional learning. The students’ critical thinking skills show an increase at the medium category on the aspect of completing information, recognizing assumption and formulating hypothesis. Meanwhile, on aspect of finding and defining problem, students’ critical thinking skills show an increase at the low category or it can also be said it does not show any increase.
Analisis Minat Belajar Dan Kemampuan Awal Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Minyak Bumi Eka Haryati; Yayuk Andayani; Syarifa Wahidah Al Idrus
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 3 (2019): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.014 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i3.1297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar dan kemampuan awal keterampilan berpikir kritis siswa pada materi minyak bumi di MAN 1 Mataram tahun ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian non eksperimen dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh siswa kelas XI MIA MAN 1 Mataram yang berjumlah 125 siswa. Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 95 siswa. Pengumpulan data minat belajar menggunakan angket dan kemampuan awal keterampilan berpikir kritis siswa menggunakan tes. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Teknik analisis data menggunakan interpretasi dan persentase. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa minat belajar berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 66,32% dan kemampuan awal keterampilan berpikir kritis siswa termasuk dalam kategori sangat rendah dengan persentase sebesar 62,11%. Pada indikator rasa tertarik berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar  69,47%. Pada indikator perhatian sebagian besar siswa berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 81,05%. Pada indikator partisipasi sebagian besar siswa berada pada kategori rendah dengan persentase sebesar 58,95%  dan pada indikator keinginan/kesadaran sebagian besar siswa berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 68,42%. Adapun pada indikator keterampilan berpikir kritis yaitu memberikan penjelasan sebagian besar siswa berada pada kategori sangat rendah dengan persentase sebesar 62,11%. Pada indikator  membangun keterampilan dasar sebagian besar siswa berada pada kategori sangat rendah dengan persentase sebesar 91,58%. Pada indikator menyimpulkan sebagian besar siswa berada pada kategori sangat rendah dengan persentase sebesar 73,47%. Pada indikator memberikan penjelasan lebih lanjut sebagian besar siswa berada pada kategori sangat rendah dengan persentase sebesar 89,47% dan pada indikator mengatur strategi dan taktik sebagian besar siswa berada pada kategori rendah dengan persentase sebesar 52,63%.
Analisis Penguasaan Konsep Siswa yang Belajar Kimia Menggunakan Multimedia Interaktif Berbasis Green Chemistry Muhammad Yustiqvar; Saprizal Hadisaputra; Gunawan Gunawan
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 3 (2019): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.479 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i2.1299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi multimedia berbasis green chemistry terhadap penguasaan konsep kimia siswa. Jenis penelitian ini adalah kuasi-eksperimen dilaksanakan dengan desain nonequivalent control group design. Penelitian ini dilakukan di salah satu satu sekolah menengah atas di Lombok Indonesia dengan melibatkan kelompok kontrol dan eksperimen. Pretest dan posttest diberikan oleh peneliti untuk menguji penguasaan konsep siswa pada materi kimia. Validitas, reliabilitas, dan tingkat kesukaran soal diuji menggunakan Rasch Model. Analisis statistik yang digunakan adalah uji prasyarat analisis data, dan uji hipotesis dengan uj t (Independent samples t-test) dengan bantuan SPSS 20 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar di kelas eksperimen lebih tinggi daripada di kelas kontrol. Secara statistik dapat dilihat bahwa pengujian hasil belajar menggunakan independent sample t-test menunjukkan t = 0,002 <α = 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa multimedia interaktif berbasis green chemistry berpengaruh terhadap penguasaan konsep siswa.
Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Alat Praktikum Usaha Dan Energi Terhadap Penguasaan Konsep Fisika Peserta Didik Maulida Turrahmah; Susilawati Susilawati; Muh Makhrus
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 3 (2019): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.124 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i3.1329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari pengaruh model Discovery Learning berbantuan alat praktikum usaha dan energi terhadap penguasaan konsep fisika peserta didik kelas X SMAN 1 Gunungsari tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain penelitian posttest only control group design. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling, sehingga diperoleh kelas X MIA 2 sebagai kelas eksperimen sebanyak 24 orang dan  kelas X MIA 1 sebagai kelas kontrol sebanyak 27 orang. Kelas eksperimen diberikan perlakuan dengan menggunakan model Discovery Learning berbantuan alat praktikum usaha dan energi sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran Konvensional. Data penguasaan konsep diperoleh dengan menggunakan tes uraian sebanyak 10 soal yang sudah diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda soal. Hasil tes akhir penguasaan konsep diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 77,55 dan nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 73,19. Hipotesis penelitian diuji menggunakan uji t polled varians dengan taraf signifikansi 5% dan diperoleh hasil  sebesar 2,12 dan   sebesar 2,02 sehingga nilai  lebih besar dari . Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Discovery Learning berbantuan alat praktikum usaha dan energi terhadap penguasaan konsep fisika peserta didik.
An Amperometric Biosensor For Hg(II) Based On Urease/Alginate–Chitosan Membrane Modified Screen Printed Carbon Electrode Rochmad Kris Sanjaya; Nurul Ismillayli; Dhony Hermanto
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 3 (2019): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.062 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i3.1338

Abstract

A screen-printed three-electrode system is fabricated to prepare a novel screen-printed biosensor for rapid determination of Hg(II) in aqueous solution. The amperometric biosensor is prepared by entrapping urease in alginate–chitosan membrane to modify the screen-printed carbon electrode. The urease/alginate–chitosan membrane for Hg(II) had optimum measurement conditions at work potential of -0.15 V, pH of 7, urea concentration of 75 mM, response time of 8 seconds, inhibition time of 7 minutes and temperature of 25 °C. The resulted biosensor characteristic were found to have the range concentration of Hg(II) ion between 40-90 ppb with the detection limit I10% was 66.45 ppb, the coefficient of variance (Cv) was 0.8%, and reactivation was 5 times reuse.
Perbedaan Hasil Belajar Siswa Pada Penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning Dengan Model Pembelajaran Guided Discovery Learning Pada Mata Pelajaran IPA Terpadu Yuli Febrianti; Khairuddin Khairuddin; Muhammad Yamin
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 3 (2019): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.224 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i3.1340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmengetahui perbedaan hasil belajar siswapada penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning dengan model pembelajaran Guided Discovery Learningdi SMPN 13 Mataram tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah quasy experimentdengan desain pre-test and post-test group design.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2016.Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 13 Mataram.Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling.Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda serta lembar penilaian afektif dan psikomotor.Uji hipotesis yang digunakan yaitu Uji-t. Hasil uji yang didapatkan adalah thitung> ttabelyaitu 4,93>1,99, maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga ada perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan modelProblem Based Learningdengan menggunakan modelGuided Discovery Learning. Hasil belajar IPA terpadu menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning lebih tinggi dibandingkan menggunakan model pembelajaran Guided Discovery Learning.
Struktur Komunitas Mollusca (Gastropoda Dan Bivalvia) pada Daerah Intertidal di Perairan Pesisir Poton Bako Lombok Timur Sebagai Sumber Belajar Biologi Bukhari Abdillah; Karnan Karnan; Didik Santoso
Jurnal Pijar Mipa Vol. 14 No. 3 (2019): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.527 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v14i3.1619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas Mollusca (Gastropoda dan Bivalvia) daerah intertidal di perairan pesisir Poton Bako Lombok Timur. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan kombinasi antara transek garis dan kuadrat. Variabel penelitian ini meliputi jenis dan jumlah Mollusca (Gastropoda dan Bivalvia). Dalam penelitian ini ditemukan sebanyak 931 individu Mollusca yang terdiri dari 9 spesies Gastropoda dan 6 spesies Bivalvia. Hasil penelitian ini sekaligus menggambarkan kondisi ekologis lokasi penelitian dimana lokasi initermasuk dalam kondisi relatif baik karena tingkat keanekaragaman molluscanya tergolong sedang (H′= 2,14) dengan indeks kemerataannya yang tinggi (E=0,79) dan dominansi yang rendah (D=0,21).

Page 2 of 2 | Total Record : 20


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 1 (2026): in Progress Vol. 20 No. 8 (2025): Special Issue Vol. 20 No. 7 (2025) Vol. 20 No. 6 (2025) Vol. 20 No. 5 (2025) Vol. 20 No. 4 (2025): Special Issue Vol. 20 No. 3 (2025) Vol. 20 No. 2 (2025) Vol. 20 No. 1 (2025) Vol. 19 No. 6 (2024): November 2024 Vol. 19 No. 5 (2024): September 2024 Vol. 19 No. 4 (2024): July 2024 Vol. 19 No. 3 (2024): May 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): March 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 18 No. 6 (2023): November 2023 Vol. 18 No. 5 (2023): September 2023 Vol. 18 No. 4 (2023): July 2023 Vol. 18 No. 3 (2023): May 2023 Vol. 18 No. 2 (2023): March 2023 Vol. 18 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 17 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 17 No. 5 (2022): September 2022 Vol. 17 No. 4 (2022): July 2022 Vol. 17 No. 3 (2022): May 2022 Vol. 17 No. 2 (2022): March 2022 Vol. 17 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 16 No. 5 (2021): November 2021 Vol. 16 No. 4 (2021): September 2021 Vol. 16 No. 3 (2021): Juni 2021 Vol. 16 No. 2 (2021): Maret 2021 Vol. 16 No. 1 (2021): Januari 2021 Vol. 15 No. 5 (2020): Edisi Khusus Penelitian Pengembangan Pengkajian Ilmu dan Pengajaran MIPA Vol. 15 No. 4 (2020): September Vol. 15 No. 3 (2020): Juni Vol. 15 No. 2 (2020): Maret Vol. 15 No. 1 (2020): Januari Vol. 14 No. 3 (2019): September Vol. 14 No. 2 (2019): Juni Vol. 14 No. 1 (2019): Maret Vol. 13 No. 2 (2018): September Vol. 13 No. 1 (2018): MARET Vol. 12 No. 2 (2017): September Vol. 12 No. 1 (2017): Maret Vol. 11 No. 2 (2016): SEPTEMBER Vol. 11 No. 1 (2016): Maret Vol. 10 No. 2 (2015): September Vol. 10 No. 1 (2015): Maret Vol. 9 No. 2 (2014): September Vol. 9 No. 1 (2014): Maret Vol. 8 No. 2 (2013): September Vol. 8 No. 1 (2013): Maret Vol. 7 No. 2 (2012): September Vol. 7 No. 1 (2012): Maret Vol. 6 No. 2 (2011): September Vol. 6 No. 1 (2011): Maret Vol. 5 No. 2 (2010): September Vol. 5 No. 1 (2010): MARET Vol. 4 No. 2 (2009): September Vol. 4 No. 1 (2009): Maret More Issue