cover
Contact Name
Saprizal Hadisaputra
Contact Email
rizal@unram.ac.id
Phone
+6287738066422
Journal Mail Official
pijarmipa@unram.ac.id
Editorial Address
Univesitas Mataram. Jalan Majapahit No 62 Mataram, Lombok, NTB. 83125. Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pijar MIPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : 19071744     EISSN : 24601500     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pijar MIPA (e-ISSN: 2460-1500 & p-ISSN: 1907-1744) is an open-access scientific periodical journal published by the Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA publishes original articles on current issues and trends in mathematics-science-science education studies. In addition, this journal addresses issues concerning environmental education and environmental science. The journal scopes are: a. Physics and Physics Education b. Chemistry and Chemistry Education c. Biology and Biology Education d. Natural Science and Science Education e. Mathematics and Mathematics Education f. Environmental and Environmental Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,179 Documents
Hubungan Kemelimpahan Fitoplankton dengan Faktor Lingkungan di Perairan Pantai Desa Madayin Lombok Timur Sucika Armiani; Baiq Muli Harisanti
Jurnal Pijar Mipa Vol. 16 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.404 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v16i1.1862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan kemelimpahan fitoplankton dengan faktor lingkungan di perairan pantai Desa Madayin Kecamatan Sambelia Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret -  Juni 2018. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling sebanyak 6 titik sampling yaitu 3 titik (stasiun 4, 5 dan 6) diambil dari muara outlet pembuangan limbah tambak udang, 1 titik (stasiun 3) diambil dari muara sungai, dan 2 titik (stasiun 1 dan 2). Sampel air yang diambil (50 liter) disaring mengunakan jaring plankton ukuran 25µm. Air hasil saringan dimasukkan ke dalam botol dan diberi formalin 4%. Analisis fitoplankton dilakukan di Laboratorium Biologi Fakultas MIPA Universitas Mataram. Pengukuran terhadap variabel kualitas fisik-kimia air yaitu: suhu, kecerahan, salinitas, pH, DO dilakukan secara in-situ. Sementara pengukuran terhadap kadar nitrat dan fosfat dilakukan di laboratorium dengan menggunakan metode spektrofotometer. Hasil penelitian menunjukkan nilai kualitas perairan berupa suhu, salinitas, pH, DO, kecerahan, Nitrat dan Fosfat masih tergolong baik dan mendukung untuk kehidupan aquatik khususnya fitoplankton. Diantara faktor lingkungan tersebut, faktor suhu dan fosfat memiliki korelasi yang tinggi terhadap kemelimpahan fitoplankton dengan nilai r sebesar 0,57. Kata Kunci : Kemelimpahan, Fitoplankton, Lingkungan
Validitas Perangkat Pembelajaran Fisika Berbasis Model Discovery dengan Pendekatan Konflik Kognitif Ibrahim Ibrahim; Gunawan Gunawan; Kosim Kosim
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 3 (2020): Juni
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.107 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i3.1878

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan validitas perangkat pembelajaran fisika  berbasis model discovery dengan pendekatan konflik kognitif. Jenis penelitian ini termasuk penelitian dan pengembangan (Research and Development). Prosedur penelitian pengembangan yang dilakukan dalam pengembangan perangkat pembelajaran fisika model discovery dengan pendekatan konflik kognitif mengacu pada langkah-langkah pengembangan 4D yaitu define, design, develop dan disseminate. Perangkat pembelajaran fisika berbasis model discovery dengan pendekatan konflik kognitif yang dikembangkan terdiri dari silabus, RPP, LKPD, handout, dan instrumen evaluasi. Jurnal ini hanya fokus pada validitas isi dan kontruk yang divalidasi oleh ahli. Berdasarkan hasil analisis validitas menggunakan indeks Aiken dan analisis reliabilitas menggunakan percentage agreement didapatkan bahwa perangkat pembelajaran fisika berbasis model discovery dengan pendekatan konflik kognitif yang dikembangkan memiliki kriteria valid dan reliabel.
Korelasi Kecenderungan Berpikir Kritis dengan Hasil Belajar IPA Peserta Didik SMP Negeri Se- Lombok Barat Rina Mindi Safitri; Yayuk Andayani; Jamaluddin Jamaluddin
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 3 (2020): Juni
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.406 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i3.1879

Abstract

Disposition of critical thinking is one of the main objectives of learning in the 2013 curriculum that expects students to have characters. This study aims to analyze the correlation between the disposition of critical thinking with the learning result of IX grade students for State Junior High School in West Lombok. The sample of this study consisted of 326 students who came from 12 State Junior High School in West Lombok. The research method used is correlational with the adoption and adaptation of the California Critical Thinking Disposition Inventory questionnaire in 2010 to measure critical thinking trends, and secondary data from the documentation of each respondent school. Based on the data analysis, student's critical thinking disposition are in the “positive” category and for learning result are in the “good” category. There is a weak correlation between Disposition Of Critical Thinking with Sains Learning Result which has a correlation value 0.212.
Pengembangan LKPD Berbasis Blended Learning untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik Nina Nisrina; A Wahab Jufri; Gunawan Gunawan
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 3 (2020): Juni
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.856 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i3.1880

Abstract

Literasi sains menjadi aspek penting dalam setiap pembelajaran sains di sekolah menengah pertama. Keterampilan ini harus dimiliki peserta didik agar dapat mengaplikasikan sains dengan tepat dan benar. Oleh karena itu dibutuhkan perangkat pembelajaran yang mendukung peningkatan literasi sains dalam pembelajarannya. Salah satu bentuk perangkat yang menjadi inti dari pembelajaran sains adalah lembar kerja peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan LKPD berbasis pada blended learning untuk meningkatkan literasi sains peserta didik SMP. Pembelajaran berbasis campuran (blended learning) dipilih dengan tujuan agar dapat memenuhi kebutuhan peserta didik untuk belajar di rumah dan di sekolah. Pembelajaran ini berfokus pada pemanfaatan teknologi untuk belajar sains dengan menarik. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan dengan sampel 66 peserta didik SMP di kota mataram. Hasil pengembangan LKPD berbasis blended learning yang telah diaplikasikan pada pembelajaran IPA memberikan pengaruh berupa peningkatan literasi sains peserta didik pada materi kemagnetan. Lembar kerja ini sangat efektif dalam pembelajaran saat ini dan dapat digunakan untuk pembelajaran dengan model pembelajaran abad 21.
Studi Perbandingan Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray dan Jigsaw Ditinjau dari Hasil Belajar Matematika Sibtil Hasaniah; Laila Hayati; Nani Kurniati
Jurnal Pijar Mipa Vol. 16 No. 2 (2021): Maret 2021
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.982 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v16i2.1884

Abstract

This study was aimed to discover the comparison of the cooperative learning model between two stay two stray type and jigsaw typeon thesubject of patterns and row of numbers in SMPN 1 Gunungsari academic year 2019/2020. This researchis considered as quasi experiment group design in whish post test was used. The sample was taken using cluster random sampling, students of VIII-A and VIII-C were used as the sampel. The instruments used in this research were written test and observation sheets consisting of learning process, teacher and student’s activities.The students’ score in using the two sttay two stray class shows an average score 63,67 with 26.66% classical completeness. While in the jigsaw class,the average of students’ score was 65,33 with 30.00% classical completeness. Although the result of both classes are low, but both classes have  increased learning activities each meeting. The implementation of the learning model has been carried out 97%. Furthermore, teacher activities were coresponded with the study plans. The result of this study shows that there is no significant differences between two stay two stray typeand jigsaw type in cooperative learning modelon thesubject of patterns and row of numbers in VIII grade SMPN 1 Gunungsari academic year 2019/2020.
Kemampuan Siswa dalam Pemecahan Masalah Geometri Berdasarkan Tingkat Berpikir Van Hiele Huratul Ain; Baidowi Baidowi; Hapipi Hapipi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 3 (2020): Juni
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.867 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i3.1886

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah geometri peserta didik kelas VIII MTs Negeri 1 Mataram tahun pelajaran 2018/2019 berdasarkan tingkat berpikir Van Hiele. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat berpikir peserta didik kelas VIII MTs Negeri 1 Mataram secara umum dominan berada pada level 0 (visualisasi) yaitu sebanyak 47 orang (48,45%) dari 97 peserta didik yang mengikuti tes. Dalam pemecahan masalah geometri sesuai tahapan Polya, peserta didik yang berada pada kelompok level 0 (visualisasi) sudah mampu melakukan tahap memahami masalah dengan baik namun masih kurang sempurna dalam membuat rencana dan melaksanakan rencana penyelesaian. Peserta didik kelompok level 1 (analisis) sudah mampu melakukan tahap memahami masalah, membuat rencana dan melaksanakan rencana, namun dalam tahap melihat kembali, peserta didik tidak mampu memeriksa kembali hasil penyelesaiannya. Peserta didik kelompok level 2 (deduksi informal) sudah mampu melakukan tahap memahami masalah, membuat rencana, melaksanakan rencana penyelesaian dan melihat kembali meskipun belum sempurna pada tahap melihat kembali. Peserta didik kelompok level 3 (deduksi) memiliki kemampuan pemecahan masalah yang sangat baik, mereka sudah mampu melakukan tahap memahami masalah, membuat rencana, melaksanakan rencana dan melihat kembali dengan tepat dan proses perhitungan juga dilakukan dengan tepat. Hal tersebut menunjukan bahwa semakin tinggi tingkat berpikir Van Hiele peserta didik, maka kemampuan pemecahan masalah geometri yang dimilikinya akan semakin baik.
Representasi Makroskopik dan Simbolik Untuk Memahami Gaya Antarmolekul Pada Kromatografi Lapis Tipis Sukib Sukib; Mutiah Mutiah
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 3 (2020): Juni
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.381 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i3.1887

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara penguasaan konsep gaya antarmolekul dengan konsep kromatografi lapis tipis KLT baik sebelum maupun sesudah pembelajaran menggunakan fenomena multi-level. Sebanyak 30 mahasiswa peserta kuliah pemisahan kimia digunakan sebagai sampel  Pengambilan data dilakuan dengan cara tes tertulis. Langkah penelitian meliputi: identifikasi miskonsepsi tentang gaya antarmolekul dan konsep KLT, penerapan pembelajaran menggunakan fenomena multi-level, dan tes akhir tentang pemahaman gaya antar-molekul dalam KLT. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) miskonsepsi mahasiswa pada konsep gaya antarmolekul adalah hal membedakan gaya antarmolekul dan intra-molekul, kekuatan relatif gaya antarmolekul, pengertian dan mekanisme terjadinya gaya London, (2) Miskonsepsi pada konsep KLT meliputi interaksi molekuler yang terjadi pada saat pemisahan, faktor penyebab perbedaan pergerakan analit, (3)  Secara statistik terdapat hubungan yang tinggi antara penguasaan konsep gaya antar molekul dengan pemahaman KLT, (4) Penerapan fenomena submikroskopis, simbolik, dan makroskopis mampu meningkatkan pemahaman siswa pada konsep gaya antarmolekul pada KLT
Analisis keterampilan proses sains siswa SMA melalui model pembelajaran penemuan berorientasi sains teknologi masyarakat Minasari Minasari; Saprizal Hadisaputra; Dadi Setiadi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 3 (2020): Juni
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.477 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i3.1888

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari pengaruh model pembelajaran penemuan berorientasi sains teknologi masyarakat terhadap keterampilan proses sains didik pada materi asam basa dan garam. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling, sehingga diperoleh satu kelas sebagai kelas eksperimen sebanyak 35 orang dan satu kelas sebagai kelas kontrol sebanyak 34 orang. Penelitian ini dilakukan di SMAN 3 Mataram Lombok Indonesia pada semester genap tahun ajaran 2019/2020. Kelas eksperimen diberikan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran penemuan berorientasi sains teknologi masyarakat, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Data keterampilan proses sains diperoleh berdasarkan hasil observasi.  Hasil nilai keterampilan proses sains diperoleh nilai rata-rata rata kelas eksperimen sebesar 72 dan nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 61. Hasil uji hipotesis untuk keterampilan proses sains peserta didik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil keterampilan proses sains antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai F sebesar 33,73 pada signifikansi 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran penemuan berorientasi sains teknologi masyarakat  terhadap keterampilan proses sains.
Profil Literasi Sains dan Model Pembelajaran dapat Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains I Wayan Merta; I Putu Artayasa; Kusmiyati Kusmiyati; Nur Lestari; Dadi Setiadi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 3 (2020): Juni
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1503.77 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i3.1889

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui  profil kemampuan Literasi Sains dan Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Penemuan Terbimbing Terhadap Kemampuan Literasi Sains Pada Mata Pelajaran IPA Kelas VIII SMPN di  Mataram. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dan kuantitaif.  Tempat pelaksanaan di SMPN di Kota Mataram.  Populasi penelitian semua peserta didik    SMP  di Kota Mataram tahun ajaran 2018/2019. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel penelitian ini adalah purposif sampling dengan alasan keterbatasan waktu pelaksanaan penelitian. Jumlah sekolah yang digunakan sebagai sampel sejumlah 6 sekolah.. Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi, angket, wawancara, dan dokumen. Analisis data kualitatif; Mengeksplor arti umum data; interpretasi penemuan; validasi penemuan. Pengumpulan data kuantitatif  melalui pos tes dengan instrumen yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Data berupa angka atau skor hasil pos tes kemampuan literasi sains dengan uji manova menggunakan program SPSS versi 18. Hasil menunjukan capaian kemampuan literasi sains sisa pada kategori sangat tinggi memiliki persentase sebesar 0,0%, kategori tinggi sebesar 3,6%, kategori sedang sebesar 48,2%, kategori rendah sebesar 13,4%, dan kategori sangat rendah sebesar 34,8%. Terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran penemuan terbimbing terhadap kemampuan literasi sains peserta didik di SMP Mataram. Kemampuan literasi sains peserta didik SMP termasuk rendah dan penerapan pembelajaran penemuan terbimbing dapat meningkatkan kemampaun literasi sains.
Optimasi Pembuatan Mikrokapsul Kalsium-Alginat-EDTA Sebagai Adsorben Untuk Logam Kadmium Sani Widyastuti Pratiwi; Ayu Triastuti; Ratna Nurmalasari; Inggis Pinarti
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 4 (2020): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.795 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i4.1894

Abstract

Cadmium was one of the metals classified in the type of nonessential heavy metal that classified as carcinogenic and is one of the pollutants in the environment, especially water. The content of cadmium in water tends to have very low levels, so certain techniques are needed to determine the level of pre concentration. In the pre concentration technique adsorbents were needed which could absorb cadmium, one of which is calcium-alginate microcapsule modified with EDTA. Calcium-alginate was  modified with EDTA to increase the ability of the microcapsule to absorb cadmium metal. The purpose of this study was to determine the optimum conditions for making Calcium-alginate-EDTA microcapsule in adsorbing cadmium. The stages of this research were optimization of Calcium-alginate-EDTA resin with variable in the form of Calcium chloride concentration (0.05 M; 0.1 M; 0.5 M; 1 M; and 2 M), EDTA mass (0.50 g ; 0.75 g; 1 g; 2 g and 2.5 g) and the concentration of sodium-alginate (0.5%; 1%, 1.5%; 2%, and 3%); Characterization of microcapsule functional groups by infrared spectrophotometry and determination of the retention capacity of Calcium-Alginate-EDTA microcapsule for cadmium absorption by atomic absorption spectrophotometry. The results of infrared characterization showed a change in transmittance in the functional groups C-O dan C-N that occurred in the microcapsule after binding to cadmium metal at wave number 1436.97 cm-1. The optimum conditions for making Calcium-alginate-EDTA resins were in conditions of 0.1 M Calcium chloride concentration, 1% sodium-alginate concentration and EDTA mass 0.75 g EDTA with retention capacity of  Cd was 0.0301 mg/g.

Page 34 of 118 | Total Record : 1179


Filter by Year

2009 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 1 (2026) Vol. 20 No. 8 (2025): Special Issue Vol. 20 No. 7 (2025) Vol. 20 No. 6 (2025) Vol. 20 No. 5 (2025) Vol. 20 No. 4 (2025): Special Issue Vol. 20 No. 3 (2025) Vol. 20 No. 2 (2025) Vol. 20 No. 1 (2025) Vol. 19 No. 6 (2024): November 2024 Vol. 19 No. 5 (2024): September 2024 Vol. 19 No. 4 (2024): July 2024 Vol. 19 No. 3 (2024): May 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): March 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 18 No. 6 (2023): November 2023 Vol. 18 No. 5 (2023): September 2023 Vol. 18 No. 4 (2023): July 2023 Vol. 18 No. 3 (2023): May 2023 Vol. 18 No. 2 (2023): March 2023 Vol. 18 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 17 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 17 No. 5 (2022): September 2022 Vol. 17 No. 4 (2022): July 2022 Vol. 17 No. 3 (2022): May 2022 Vol. 17 No. 2 (2022): March 2022 Vol. 17 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 16 No. 5 (2021): November 2021 Vol. 16 No. 4 (2021): September 2021 Vol. 16 No. 3 (2021): Juni 2021 Vol. 16 No. 2 (2021): Maret 2021 Vol. 16 No. 1 (2021): Januari 2021 Vol. 15 No. 5 (2020): Edisi Khusus Penelitian Pengembangan Pengkajian Ilmu dan Pengajaran MIPA Vol. 15 No. 4 (2020): September Vol. 15 No. 3 (2020): Juni Vol. 15 No. 2 (2020): Maret Vol. 15 No. 1 (2020): Januari Vol. 14 No. 3 (2019): September Vol. 14 No. 2 (2019): Juni Vol. 14 No. 1 (2019): Maret Vol. 13 No. 2 (2018): September Vol. 13 No. 1 (2018): MARET Vol. 12 No. 2 (2017): September Vol. 12 No. 1 (2017): Maret Vol. 11 No. 2 (2016): SEPTEMBER Vol. 11 No. 1 (2016): Maret Vol. 10 No. 2 (2015): September Vol. 10 No. 1 (2015): Maret Vol. 9 No. 2 (2014): September Vol. 9 No. 1 (2014): Maret Vol. 8 No. 2 (2013): September Vol. 8 No. 1 (2013): Maret Vol. 7 No. 2 (2012): September Vol. 7 No. 1 (2012): Maret Vol. 6 No. 2 (2011): September Vol. 6 No. 1 (2011): Maret Vol. 5 No. 2 (2010): September Vol. 5 No. 1 (2010): MARET Vol. 4 No. 2 (2009): September Vol. 4 No. 1 (2009): Maret More Issue