cover
Contact Name
Yunardi Kristian Zega
Contact Email
yunardichristian@gmail.com
Phone
+6281213076611
Journal Mail Official
yunardikzega@sttrealbatam.ac.id
Editorial Address
Jl. Ahmad Yani, Komplek House of Glory Belakang Ruko Eden Park, Taman Baloi, Batam Kota, Batam City, 29432 Kec. Batam Kota, Kotamadaya Batam, Kepulauan Riau.
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Real Coster
ISSN : -     EISSN : 28076044     DOI : -
Real Coster : Journal of Community Service receives all articles regarding Community Service reports from lecturers, both within the Batam Real Theological College, as well as other Christian religious colleges.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1: March 2026" : 5 Documents clear
Integrasi Etika Kristen dan Literasi Digital dalam Penyuluhan Remaja: Refleksi Pengabdian kepada Masyarakat di SMTK Mardhi Wacana Alor Kurniawati Aseleo; Merling Messakh; Eko Paulus A Kale; Gidion Padamani; Fera Dekabesi
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1: March 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/yshecm79

Abstract

Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan remaja, namun penggunaannya juga menghadirkan berbagai tantangan etis dan risiko psikososial, seperti cyberbullying, kecanduan digital, dan penurunan kesejahteraan mental. Remaja berada pada fase pembentukan identitas dan nilai moral, sehingga membutuhkan pendampingan yang tepat dalam menghadapi dinamika ruang digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMTK Mardhi Wacana Alor mengenai etika Kristen dan dampak sosial media, serta membangun literasi digital yang kritis dan berkarakter. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan edukasi interaktif melalui ceramah, diskusi, studi kasus, simulasi etika bermedia sosial, serta refleksi bersama. Kegiatan dilaksanakan pada 29 September–03 Oktober 2025 dengan melibatkan 30 siswa sebagai peserta utama. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan PKM memperoleh penilaian sangat baik, dengan skor tinggi pada aspek pemahaman materi, relevansi, dan manfaat etika Kristen dalam bermedia sosial. Penyuluhan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran kritis siswa terhadap dampak media sosial serta memperkuat tanggung jawab moral dan spiritual dalam praktik digital. Kegiatan ini menegaskan bahwa integrasi etika Kristen dan literasi digital merupakan pendekatan strategis dalam pembinaan karakter remaja di era digital.
Penerjemahan Alkitab Berbasis Church-Centric Bible Translation sebagai Model Pengabdian kepada Masyarakat pada Komunitas Suku Laut Fredy Simanjuntak; Russ Perry; Matius Lim; Timotius Mangiring Tua Togatorop; Daniel Robert Tangkere
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1: March 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/fecyvr44

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini berfokus pada proses penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa Suku Laut melalui pendekatan Church-centric Bible Translation, yaitu model penerjemahan yang menempatkan gereja lokal dan komunitas sebagai subjek utama. Komunitas Suku Laut merupakan kelompok masyarakat pesisir yang menghadapi tantangan serius berupa keterancaman bahasa ibu, rendahnya literasi, serta marginalisasi identitas budaya dan keagamaan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara lembaga teologi, yayasan penerjemahan Alkitab, gereja lokal, dan keluarga-keluarga Suku Laut yang masih memiliki kompetensi bahasa asli. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatoris dan kontekstual, dengan melibatkan penutur lintas generasi serta pendampingan spiritual dan komunitas secara berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerjemahan Alkitab tidak hanya berfungsi sebagai sarana pewartaan iman Kristen, tetapi juga sebagai media pelestarian bahasa, penguatan identitas komunitas, dan pemberdayaan gereja lokal dalam misi kontekstual. Selain itu, proses ini membuka ruang dialog lintas iman dalam lingkup keluarga dan komunitas. Kegiatan ini menegaskan bahwa Church-centric Bible Translation dapat menjadi model Pengabdian kepada Masyarakat yang holistik, transformatif, dan relevan bagi komunitas adat dan minoritas bahasa.
Edukasi Model Pendampingan Orang Tua dalam Upaya Meningkatkan Pemahaman Terhadap Pendidikan Inklusi Berbasis Kolaborasi SDN 4 Palangka Raya Yuherlita Marneci; Yuel Yuel; Lisa Maneli; Yoan Colina; Sapta Lelunu; Susilawati Susilawati; Debi Silvia Dinata
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1: March 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/tekj3e13

Abstract

This program was implemented using the Participatory Action Research (PAR) approach through the following stages: knowing, understanding, planning, acting, reflecting, and evaluating. The activities involved teachers, parents, and assistant teachers through collaborative education forums and intensive mentoring. The results of the activities show an increase in parents' knowledge and positive attitudes towards their children's diversity, as well as an increase in their ability to collaborate with schools. This program also produced a mentoring model that can be replicated as a strategy to strengthen the school community in creating an inclusive learning environment. Thus, this community service activity has made a real contribution to strengthening inclusive education practices in elementary schools through a collaborative and participatory approach.
Implementasi Musik dalam Misi Lintas Budaya pada Program Pengabdian Masyarakat STT Kristus Alfa Omega di Daegu, Busan, dan Jinju Korea Selatan Yunatan Krisno Utomo; Gregorius Suwito; Rini Adiyati; Ricky Nelson
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1: March 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/6r6q9286

Abstract

Globalization has intensified cross-cultural interactions, demanding contextual and adaptive mission approaches that transcend conventional methods. This community service (PkM) study examines the role of music as a cross-cultural mission medium in STT Kristus Alfa Omega's community service activities across Daegu, Busan, and Jinju, South Korea. Employing a descriptive qualitative approach, data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation analysis. Findings reveal that music significantly enhanced participant engagement, fostered more inclusive cross-cultural interactions, and generated positive emotional and social responses toward the Gospel message. The adaptation of local musical elements combined with bilingual performance strategies strengthened community acceptance and deepened relational trust across cultural boundaries. Furthermore, music functioned not merely as a communicative medium, but as a strategic missiological instrument for building intercultural relationships, increasing community participation, and facilitating the internalization of spiritual values. These findings affirm that a contextual, music-based community service model holds substantial potential for replication across diverse multicultural contexts, contributing meaningfully to the development of contextual missiology in East Asia. Keywords: cross-cultural mission; contextual missiology; music as mission medium; community engagement; intercultural spirituality Abstrak Globalisasi telah mengintensifkan interaksi lintas budaya, menuntut pendekatan misi yang kontekstual dan adaptif melampaui metode konvensional. Studi Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini mengkaji peran musik sebagai media misi lintas budaya dalam kegiatan pengabdian masyarakat STT Kristus Alfa Omega di Daegu, Busan, dan Jinju, Korea Selatan. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa musik secara signifikan meningkatkan keterlibatan partisipan, memfasilitasi interaksi lintas budaya yang lebih inklusif, serta menghasilkan respons emosional dan sosial yang positif terhadap pesan Injil. Adaptasi elemen musik lokal yang dipadukan dengan strategi pertunjukan bilingual memperkuat penerimaan komunitas dan mempererat kepercayaan relasional lintas budaya. Lebih jauh, musik berfungsi bukan sekadar sebagai medium komunikatif, melainkan sebagai instrumen missiologis strategis dalam membangun relasi interkultural, meningkatkan partisipasi komunitas, dan memfasilitasi internalisasi nilai-nilai spiritual. Temuan ini menegaskan bahwa model PkM berbasis musik yang kontekstual memiliki potensi signifikan untuk direplikasi dalam berbagai konteks multikultural, berkontribusi pada pengembangan misiologi kontekstual di Asia Timur. Kata kunci: misi lintas budaya; misiologi kontekstual; musik sebagai media misi; keterlibatan komunitas; spiritualitas interkultural
Implementasi Model Seminar Kontekstual untuk Penguatan Identitas Kristiani Mahasiswa di Institut Teknologi Batam (ITEBA) Agiana Her Visnhu Ditakristi; Joni Manumpak Parulian Gultom; Vicky BGD Paat; Lucky Sariowan
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1: March 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/c4mhg089

Abstract

This Community Service (PkM) activity aims to strengthen the Christian identity of students at the Batam Institute of Technology (ITEBA) through a contextual seminar model based on an understanding of Christology and Soteriology. The background to this activity is the challenges of the digital era and globalization that influence the formation of Christian student identity, especially in the technology college environment. Therefore, this PkM activity is considered important by the Doctoral Study Program of STT REAL Batam. The goal is for Christian students to maintain a correct understanding of the foundations of Christology and Soteriology. The method used is a participatory contextual seminar with an educational-transformational approach, involving 40 Christian students at ITEBA. The implementation stages include needs analysis, module development, three seminar sessions, and evaluation through pre-tests, post-tests, spiritual motivation questionnaires, and qualitative reflections. The results of the activity showed a significant increase in participants' theological understanding based on a comparison of pre-test and post-test scores. In addition, participant reflections indicated an increased integrative awareness between faith and academic life and a commitment to living out Christian identity in the context of technology and social service. Therefore, this contextual seminar model has proven effective as a strategy for fostering Christian identity in students at technology universities and has the potential to be replicated in similar contexts. This activity recommends that ITEBA integrate contextual faith development into its ongoing student character development program.

Page 1 of 1 | Total Record : 5