cover
Contact Name
ANA WIGUNANTININGSIH
Contact Email
jurnalmaternal.mh@gmail.com
Phone
+6285642011114
Journal Mail Official
jurnalmaternal.mh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Brigjen Katamso Barat, Gapura Papahan Indah, Papahan, Kec. Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57722
Location
Kab. karanganyar,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Maternal
ISSN : 25413120     EISSN : 25415085     DOI : http://dx.doi.org/10.54877
The Journal of Maternal particularly focuses on the main problems in the development of the vocational health areas as follows: - Basic Midwifery - Midwifery science - Maternal Health - Public Maternal Health - Reproduction Health - Mother and child health - Nutrition
Articles 159 Documents
IDENTIFIKASI LAMA PERSALINAN DI PMB NGUDI SARAS, JATEN, KARANGANYAR TAHUN 2021 Suwarnisih, Suwarnisih
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v7i1.930

Abstract

ABSTRACT. Childbirth is a series of processes that end with the expenditure of products of conception (Varney, 2008). Each birth is unique in that some deliveries are very short and some take so long that it leaves a mother hopeless, while some are problematic for both the mother and the baby (Simkin, 2007). Factors that affect the closeness of labor include maternal factors, fetal factors, and birth canal factors. Maternal factors include age, age, and parity. The fetal factors include attitude, location, malposition and malpresentation, large fetus, and congenital abnormalities such as hydrocephalus. Factors of the birth canal include a narrow pelvis, tumors in the pelvis, abnormalities in the cervix and vagina (Prawirohardjo, 2006). The aim of this study was to determine the length of labor at PMB Ngudi Saras Jaten, Karanganyar. Descriptive observational research method. The population in this study were 72 people. The sampling technique used was "total sampling" where all populations were sampled. The results of the study: of the 72 respondents based on parity characteristics, most were multipara, namely 50 respondents (69.4%), a small proportion were grande multipara, namely 4 people (5.6%) and for primiparas there were 18 people (25%). In the first stage of labor, the duration of labor was ≤ 14 hours, there were 60 respondents (83.3%) while > 14 hours, there were 12 respondents (16.7%). ), while there were 24 (33.3%) who had an abnormal long of labor > 18 hours. Conclusion : The incidence of long labor at PMB Ngudi Saras, Jaten, that is, the majority of respondents experienced a normal long of labor ≤ 18 hours as many as 48 people (66.7%). Keywords: long labor, Stage I, Stage II  ABSTRAK. Persalinan adalah rangkaian proses yang berakhir dengan pengeluaran hasil konsepsi (Varney, 2008). Setiap kelahiran adalah unik karena beberapa persalinan berlangsung sangat singkat dan beberapa berlangsung lama yang membuat seorang ibu putus asa, sementara beberapa lainnya bermasalah baik untuk ibu maupun bayi (Simkin, 2007). Faktor – faktor yang mempengaruhi lamanya persalinan meliputi faktor ibu, faktor janin, dan faktor jalan lahir. Faktor ibu meliputi usia, his, dan paritas. Adapun faktor janin meliputi sikap, letak, malposisi dan malpresentasi, janin besar, dan kelainan kongenital sepert hidrosefalus. Faktor jalan lahir meliputi panggul sempit, tumor pada pelvis, kelainan pada serviks dan vagina (Prawirohardjo, 2006) .Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui lama persalinan di PMB Ngudi Saras Jaten, Karanganyar. Metode penelitian observasional deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah 72 orang tehnik sampling yang digunakan adalah “total sampling” dimana semua populasi dijadikan sampel. Hasil penelitian : dari 72 orang responden berdasarkan karakteristik paritas sebagian besar multipara yaitu 50 responden (69.4 %),  sebagian kecil grande multipara yaitu 4 orang (5.6 %) dan untuk primipara ada 18 orang (25 %). Persalinan kala I untuk lama persalinan yaitu ≤ 14 jam ada 60 responden (83.3 %) sedangkan > 14 jam ada 12 responden (16.7 %).Total lama persalinan  yaitu sebagian besar responden mengalami lama persalinan yang normal ≤ 18 jam  sebanyak  48 orang (66.7 %), sedangkan yang mengalami lama persalinan tidak normal > 18 jam yaitu ada 24 ( 33.3 %). Kesimpulan :  Kejadian lama persalinan di PMB Ngudi Saras, Jaten yaitu sebagian besar responden mengalami lama persalinan yang normal ≤ 18 jam  sebanyak  48 orang (66.7 %).    Kata Kunci : Lama Persalinan, Kala I, Kala II  
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU IBU HAMIL TRIMESTER III DALAM PERSIAPAN PERSALINAN MAHMUDAH, MUTIK; ROSITA, SISKANA DEWI
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v7i1.932

Abstract

Data Sampling Registration System (SRS) tahun 2018, sekitar 76% kematian ibu terjadi di fase persalinan dan pasca persalinan dengan proporsi 24% terjadi saat hamil, 36% saat persalinan dan 40% pasca persalinan. Persiapan persalinan yang direncanakan bersama bidan diharapkan dapat mengurangi ketidaksiapan ibu saat persalinan dan meningkatkan ibu akan menerima asuhan yang optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku ibu hamil trimester III dalam persiapan persalinan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan rancangan Cross Sectional. Sampel penelitian adalah total populasi yaitu 57  ibu hamil dengan lokasi di Desa Bangsri Karangpandan. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ibu hamil sebagian besar memiliki pengetahuan baik sebanyak 31 (54,4%) dan perilaku ibu hamil dalam persiapan persalinan sebagian besar perilaku positif sebanyak 44 (77,2%) hasil uji statistik X² tabel sebesar 5.591 dan X² hitung sebesar 11.339, artinya nilai X² hitung lebih besar dari nilai X² tabel dan nilai p value = 0,003 atau lebih kecil dari α = 0,05 dengan convidance interval sebesar 95%. Simpulan ada hubungan pengetahuan dengan perilaku ibu hamil trimester III dalam persiapan persalinan di Desa Bangsri Karangpandan Kabupaten Karanganyar.
PENGARUH KALSIUM DAN VITAMIN C DALAM ABSORPSI ZAT BESI DAN KAITANNYA DENGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DAN KEJADIAN STUNTING : SISTEMATIC REVIEW Megawati, Megawati; Prihatanti, Nur Rohmah
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v7i1.935

Abstract

ABSTRACT             Low hemoglobin levels cause anemia in pregnancy. Influencing factors such as are iron, vitamin C as an iron enhancer,and calcium as an iron inhibitor. The purpose of this study was to determine the effect of intake of iron, calcium and vitamin C on hemoglobin levels of pregnant women as on of the factors causing stunting. This study uses a systematic review approach. Literature search used electronic databases, namely PubMed, Garuda, Google Scholar and Wiley Online library and with keywords : intake of iron, calcium, vitamin C, hemoglobin levels, and pregnant women. Original article sources from main sources with full text, published in the last ten years, in Indonesian and/or English. Variables in articles : effect of intake of iron, calcium and articles on hemoglobin levels and pregnant women. From 113 articles that founded, 10 articles were obtained fulfilling the criteria and then were identified. Iron intake increased the hemoglobin levels in pregnant women. This is because vitamin C is a supporting factor for iron absorption. Iron intake consumed with vitamin C is more effective in increasing hemoglobin levels.Meanwhile, calcium is a factor inhibiting the absorption of iron, and calcium reduces the amount of hemoglobin levels in pregnant women. The intake of iron, calcium and vitamin C has a significant effect on the hemoglobin levels of pregnant women. Reducing the amount of hemoglobin in the blood of pregnant women will get anemia and make one of the factors causing stunting. Keywords : Iron, Calcium, Vitamin C, Hemoglobin of Pregnant Women ABSTRAKKadar hemoglobin rendah menyebabkan anemia dalam kehamilan. Faktor yang mempengaruhi kadar hemoglobin adalah zat besi, vitamin C sebagai enhancer besi, dan kalsium sebagai inhibitor besi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh asupan besi, kalsium, dan vitamin C terhadap kadar hemoglobin ibu hamil sebagai salah satu faktor penyebab kejadian stunting. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan sistematis. Pencarian literatur menggunakan database elektronik yaitu PubMed, Garuda, Google Scholar, and Wiley Online Library dan dengan kata kunci: asupan besi, kalsium, vitamin C, kadar hemoglobin, ibu hamil. Sumber artikel asli dari sumber utama dengan teks penuh, diterbitkan sepuluh tahun terakhir, berbahasa Indonesia dan/atau Inggris. Variabel dalam artikel: pengaruh asupan besi, kalsium dan artikel terhadap kadar hemoglobin dan ibu hamil. Dari 113 artikel yang ditemukan, didapatkan 10 artikel yang memenuhi kriteria dan selanjutnya diidentifikasi. Hasil: Asupan zat besi meningkatkan kadar hemoglobin ibu hamil. Selain zat besi, vitamin C juga membantu meningkatkan kadar hemoglobin ibu hamil. Hal ini dikarenakan vitamin C merupakan faktor pendukung penyerapan zat besi. Asupan zat besi yang dikonsumsi bersama vitamin C lebih efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin. Sedangkan, kalsium merupakan faktor penghambat penyerapan zat besi, sehingga kalsium menurunkan jumlah kadar hemoglobin pada ibu hamil. Asupan zat besi, kalsium dan vitamin C memberikan pengaruh yang cukup signifikan pada kadar hemoglobin ibu hamil. Menurunnya jumlah hemoglobin dalam darah pada ibu hamil membuat anemia yang merupana salah satu faktor penyebab terjadinya stunting. Kata Kunci: Zat Besi; Kalsium;Vitamin C,Hemoglobin Ibu Hamil
PENGARUH PRENATAL YOGA TERHADAP PENGURANGAN NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI DESA PESANTUNAN BREBES Setyoputri, Zahrotun Nisa'; Ismiyati, Inayah
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v7i1.936

Abstract

Selama masa kehamilan ibu hamil mengalami perubahan fisik yang menimbulkan ketidaknyamanan pada trimester III salah satunya adalah nyeri punggung. Upaya ntuk mengatasi keluhan nyeri punggung yaitu dengan terapi farmakologis dan terapi non farmakologis. Prenatal yoga merupakan bagian dari terapi non farmakologis yang menekankan pada teknik postur yoga, olah nafas, dan rileksasi yang akan memberi kenyamanan dan ketentraman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh  prenatal  yoga  terhadap  pengurangan  nyeri  punggung  pada  ibu hamil  trimester  III  di  Desa Pesantunan Brebes. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pre-experimental design, dengan rancangan one grup pretest-posttes design. Penelitian menggunakan data primer, sampel berjumlah 19 ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung. Variabel independen yaitu prenatal yoga. Variabel dependen yang diukur adalah nyeri punggung dengan menggunakan alat ukur VAS (Visual Analog Scale). Teknik sampling yang digunakan peneliti yaitu non random. Analisis data dengan uji wilcoxon. Berdasarkan hasil uji statistik didapatkan nilai p= 0,000< 0,05 yang berarti ada pengaruh  prenatal  yoga  terhadap  penurunan  skala  nyeri  punggung  setelah  prenatal yoga  di  Desa Pesantunan Brebes.Kata kunci : Ibu hamil trimester III, Nyeri punggung, Prenatal yoga.
DUKUNGAN KELUARGA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DALAM PERSIAPAN PERSALINAN DI PMB SUPADMI, SST, MSi, DESA KUNDEN, BULU KABUPATEN SUKOHARJO Tutik, Hastutik; Putri, N. Kadek Sri Eka
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v7i1.937

Abstract

ABSTRACT. Family support, especially support from the husband, will create inner peace and feelings of pleasure in the wife. The quality and quantity of family support is assessed from the parameters of material, informational, and psychological support. So that family support is very influential on the emotional atmosphere of the mother facing the birth process (Sudiharto, 2007). The purpose of this study was to find out about family support for third trimester pregnant women in preparation for childbirth at PMB Supadmi, SST., MSi, Kunden Village, Bulu, Sukoharjo Regency. The research method used is descriptive. The research location was carried out at PMB Supadmi, SST., MSi, Kunden Village, Bulu, Sukoharjo Regency, from March to May 2021. The sample used in this study was a sample of 28 respondents. Data collection techniques were carried out using questionnaires and the MCH book. The results of the study showed that the majority of respondents received family support during their current pregnancy, amounting to 24 respondents (85.7%) and respondents who did not receive family support during their current pregnancy, 4 respondents (14.3%). Keywords: Support, Family, Labor Preparation ABSTRAK. Dukungan keluarga terutama dukungan dari suami akan menimbulkan ketenangan batin dan perasaan senang dalam diri istri. Kualitas dan kuantitas dukungan keluarga dinilai dari parameter dukungan materi, informasi, dan psikologis. Sehingga dukungan keluarga sangat berpengaruh pada suasana emosional ibu menghadapi proses persalinan (Sudiharto, 2007). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tentang dukungan keluarga pada ibu hamil Trimester III dalam persiapan persalinan di PMB Supadmi, SST., MSi Desa Kunden, Bulu Kabupaten Sukoharjo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di PMB Supadmi, SST., MSi Desa Kunden, Bulu Kabupaten Sukoharjo, dilaksanakan pada bulan Maret s/d Mei 2021. Sampel yang digunakan dalam penelitian Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sejumlah 28 responden. Teknik pengambilan data dilakukan dengan kuesioner dan buku KIA. Hasil penelitian didapatkan bahwa bahwa sebagian besar responden mendapatkan dukungan keluarga dalam kehamilan saat ini sejumlah 24 responden (85.7%) dan responden yang tidak mendapatkan dukungan keluarga dalam kehamilan saat ini sebesar 4 responden (14.3%). Kata kunci: Dukungan, Keluarga, Persiapan Persalinan
GAMBARAN PEMBERIAN ASI EKLUSIF TERHADAP BAYI USIA 0-6 BULAN pratiwi, dian; Maryana, Nana
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v7i1.940

Abstract

ABSTRACK. Mother's Milk (ASI) is the best natural food for newborns because it meets the energy and nutritional needs of children during the first 6 months of life. A woman often has difficulty breastfeeding exclusively, one of which is because her milk supply is not smooth. This study aims to provide an overview of exclusive breastfeeding in infants aged 0-6 months. In this study using a descriptive method by explaining the existing variables and contained in the frequency and percentage. This research was conducted in the Pinasungkulan Village. The population is all families in Piasungkulan Village in March 2023, taking samples using the accidental sampling technique, namely 115 respondents. The research instrument used a questionnaire. Data analysis using univariate analysis. The results of the study found that the majority of respondents gave exclusive breastfeeding, namely as many as 62 (53.9%) and those who did not provide exclusive breastfeeding were 53 (46.1%).Keywords: Exclusive breastfeeding; Baby; Barriers to Exclusive Breastfeeding           ABSTRAK. Air Susu Ibu (ASI) ialah makanan alami terbaik untuk bayi baru lahir sebab memenuhi kebutuhan   energi   serta   nutrisi   anak   selama   6   bulan   pertama   kehidupannya.   Seorang perempuan sering mengalami kesulitan saat menyusui secara eksklusif, salah satunya sebab persediaan  ASI  yang  tidak  lancer. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pemberian ASI Eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menjelaskan variabel yang ada dan termuat dalam frekuensi dan prosentase. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Pinasungkulan. Populasinya adalah semua keluarga yang berada di Desa Piasungkulan pada bulan Maret 2023, pengambilan sampel dengan tehnik accidental sampling yaitu sebanyak 115 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden memberikan ASI Eksklusif yaitu sebanyak 62 (53.9%) dan yang tidak memberikan ASI Eksklusif 53 (46.1%). Kata kunci: ASI Ekslusif; Bayi; Hambatan ASI Ekslusif
KORELASI KEPATUHAN KUNJUNGAN POSYANDU TERHADAP STATUS GIZI BALITA DI POSYANDU DUKUH TROWANGSAN, COLOMADU, KARANGANYAR anggraini, yeni
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v7i1.950

Abstract

ABSTRACT. Posyandu is a community based health service that makes it easier for the community to get basic health services to restore nutrition and to reduce malnutrition in toddlers. The purpose of this study was to determine the correlation between compliance with Posyandu visits to the nutritional status of toddlers at Posyandu Dukuh Trowangsan, Colomadu, Karanganyar. The research method used is analytic observational. The research location was carried out at the Trowangsan Hamlet Posyandu, Colomadu, Karanganyar, from May to July 2020. The sample used in this study was accidental sampling with a total of 47 respondents. Data collection on the independent variable (compliance with posyandu visits) was carried out using a questionnaire, while the assessment of the dependent variable (nutritional status of toddlers) was carried out by weighing the toddlers (BB/U). Bivariate analysis was measured using the Chi-Square Tests. The results of the chi-square test analysis show that the result of the calculation of x2count is 31,552 > 5,991 and the probability value is 0.000 <0.05 so Ho is rejected, so there is a relationship between compliance with Posyandu visits and the nutritional status of toddlers. Keywords: Compliance with Posyandu Visits, Toddler Nutritional Status  ABSTRAK. Posyandu merupakan kesehatan berbasis masyarakat yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkannya pelayanan kesehatan dasar untuk pemulihan gizi dan untuk mengurangi masalah malnutrisi pada balita. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui korelasi antara kepatuhan kunjungan Posyandu terhadap Status Gizi Balita di Posyandu Dukuh Trowangsan, Colomadu, Karanganyar. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik. Lokasi penelitian dilaksanakan di Posyandu Dukuh Trowangsan, Colomadu, Karanganyar, dilaksanakan pada bulan Mei s/d Juli 2020. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah accidental sampling dengan jumlah responden 47 responden. Pengumpulan data terhadap variabel bebas (kepatuhan kunjungan posyandu) dilakukan dengan menggunakan kuesioner, sedangkan pengkajian terhadap variabel teri­kat (status gizi balita) dilakukan dengan melakukan penimbangan balita (BB/U). Analisis bivariat diukur dengan menggunakan uji Chi-Square Tests.  Hasil analisis chi-square test menunjukkan bahwa hasil perhitungan c2hitung  adalah 31.552 > 5.991 dan nilai probabilitas adalah 0,000 < 0,05 sehingga Ho ditolak, sehingga terdapat hubungan antara kepatuhan kunjungan Posyandu dengan status gizi balita. Kata kunci: Kepatuhan Kunjungan Posyandu, Status Gizi Balita
STUDI DESKRIPTIF PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI DALAM PELAKSANAAN DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA noviani, aris
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v7i1.951

Abstract

ABSTRACT. Breast cancer is a disease that impacts and is feared by all women. Every country's high incidence of breast cancer is a household chore. Early detection becomes difficult by a lack of knowledge and awareness, which is aggravated by hazardous lifestyle choices. Breast self-examination (BSE) can help prevent this problem from developing. The purpose of this study is to examine the degree of knowledge and attitudes of young women toward early identification of breast cancer. This research was conducted using a survey with a descriptive research design. Purposive sampling was used in this study, and the population consisted of class XII girls. The sample consists of 70 young female pupils from the class. A questionnaire was utilized as the instrument. According to the study's findings, the majority of respondents aged 17 were 43 female students (61%). As many as 39 female students (56% of those polled) have little awareness of early detection of breast cancer. As many as 41 (59% of respondents) were optimistic about early identification of breast cancer. Efforts to raise knowledge about early breast cancer detection must be communicated and packaged in an appealing manner so that young women are willing and encouraged to perform early self-breast inspections.Keywords: Knowledge; Attitude; Breast Cancer Early Detection             ABSTRAK. Salah satu penyakit yang menyerang dan ditakuti oleh setiap Wanita adalah kanker payudara. Tingginya angka kejadian kanker payudara menjadi pekerjaan rumah tangga bagi setiap negara. Kurangnya pengetahuan dan pemahaman untuk melaksanakan deteksi secara lebih awal, diperparah dengan kondisi pola hidup yang tidak sehat. Kondisi ini dapat dicegah secara lebih awal dengan  pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui tingkat Pengetahuan dan sikap Remaja Putri dalam melaksanakan deteksi dini kanker payudara. Kategori penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu survey dengan rancangan penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling, populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri kelas XII. Sampel berjumlah yang berjumlah 70 siswi remaja putri kelas. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner. Hasil penelitian yaitu mayoritas umur responden 17 tahun   sebanyak   43   siswi   (61%).   Sebagian   besar   responden   memiliki   tingkat pengetahuan  yang  kurang  tentang  deteksi dini kanker payudara sebanyak  39 siswi (56%). Sebagian  besar responden   menunjukkan   sikap positif dalam penemuan dini kanker payudara sebanyak   41 (59%). Usaha untuk menambah wawasan mengenai penemuan secara lebih awal kanker payudara harus disampaikan dan dikemas dengan metode yang menarik agar remaja putri bersedia dan termotivasi untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri secara dini.Kata kunci : Pengetahuan; Sikap; Deteksi Dini; Kanker Payudara   
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTABARU KABUPATEN KOTABARU Hotimah, Husnul; Kabuhung, Elvine Ivana; Oktaviannor, Husda
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v7i2.954

Abstract

Pneumonia is an acute respiratory infection that attacks the lower parts of the lungs, namely the alveoli. The factors that can influence the occurrence of pneumonia in toddlers include the age of the toddler, incomplete immunization status and status of exclusive breastfeeding. Data from the Kotabaru Health Center recorded that the number of children under five with pneumonia in 2021 was 118 cases of pneumonia (17.4%) out of 678 children under five. The Objective is to find out the factors associated with the incidence of pneumonia in toddlers. The method used analytic survey research method with a cross sectional approach. The sample used a purposive sampling technique of 54 sick toddlers who had pneumonia aged 12-60 months. Data collection came from secondary data. The result is there is a relationship between basic immunization status and the incidence of toddlers sick with pneumonia in (p.value = 0.000 <0.05). There is a relationship between the status of exclusive breastfeeding and the incidence of children under five suffering from pneumonia (p.value = 0.000 <0.05). Conclusion, Toddler age, incomplete immunization status and exclusive breastfeeding status are related to the incidence of pneumonia.
HUBUNGAN UMUR MENARCHE DAN PARITAS DENGAN KELUHAN PRE MENOPAUSE PADA WANITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTABARU KABUPATEN KOTABARU Fitriana, Salna; Maolinda, Winda; Santoso, Bagus Rahmat
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v7i2.955

Abstract

Banyaknya masalah dan keluhan yang sering dirasakan menjelang menopause seperti gangguan fisik dan psikis disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya usia menarche dan paritas. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan umur menarche dan paritas dengan keluhan pre menopause pada wanita di wilayah kerja Puskesmas Kotabaru Kabupaten Kotabaru. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh wanita umur 39-51 tahun di Puskesmas Kotabaru sebanyak 132 orang. Sampel menggunakan metode accidental sampling sebanyak 30 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dianalisis dalam bentuk distribusi frekuensi dan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu umur menarche cepat (<14 tahun) sebanyak 18 orang (60,0%), paritas tinggi (>3 orang) sebanyak 19 orang (63,3%), ibu dengan keluhan pre menopause ringan sebanyak dan berat sebanyak 15 orang (50,0%). Ada hubungan umur menarche dengan keluhan pre menopause (p value= 0,014). Ada hubungan paritas dengan keluhan pre menopause (p value= 0,001). Umur menarche dan paritas berhubungan dengan keluhan pre menopause pada wanita di wilayah kerja Puskesmas Kotabaru Kabupaten Kotabaru.