cover
Contact Name
ANA WIGUNANTININGSIH
Contact Email
jurnalmaternal.mh@gmail.com
Phone
+6285642011114
Journal Mail Official
jurnalmaternal.mh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Brigjen Katamso Barat, Gapura Papahan Indah, Papahan, Kec. Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57722
Location
Kab. karanganyar,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Maternal
ISSN : 25413120     EISSN : 25415085     DOI : http://dx.doi.org/10.54877
The Journal of Maternal particularly focuses on the main problems in the development of the vocational health areas as follows: - Basic Midwifery - Midwifery science - Maternal Health - Public Maternal Health - Reproduction Health - Mother and child health - Nutrition
Articles 159 Documents
ANALISIS PEMANFAATAN POSYANDU LANSIA DI DUSUN NGRINGIN BANGSRI KARANGPANDAN mutik Mahmudah; gipfel remedina
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 6, No 2 (2022): Maternal (Jurnal ilmiah)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v6i2.905

Abstract

Posyandu Lanjut Usia adalah pelayanan bagi kaum usia lanjut yang menitikberatkan pada pelayanan promotif dan preventif tanpa mengabaikan upaya kuratif dan rehabilitatif. Kegiatan yang ada di Posyandu Lanjut Usia adalah pemeriksaan kesehatan secara berkala, peningkatan olahraga, pengembangan keterampian, bimbingan pendalaman agama, dan pengelolaan dana sehat. Tujuan penelitian adalah untuk menganilisis pemanfaatan posyandu lansia di Dusun Ngringin Bangsri Karangpandan Jawa Tengah. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling dan diperoleh sebanyak 37 responden. Data penelitian diperoleh dari kuesioner pengetahuan lansia, dukungan keluaga dan motivasi lansia. Hasil penelitian menunjukkan lansia yang tidak memanfaatkan posyandu lansia sebanyak 21 responden (56,7%). Hasil menunjukkan Adanya hubungan antara pengetahuan dengan pemanfaatan posyandu lansia dengan p value = 0,000. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia dengan p value = 0,001, Adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia dengan p value = 0,002.
PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DISMINORE DI SMA MAN KARANGANYAR Gipfel Remedina; Aris Noviani
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 6, No 1 (2022): Maternal (Jurnal Ilmiah)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v6i1.865

Abstract

ABSTRAK. Dismenorea merupakan salah satu masalah ginekologi yang paling sering terjadi dan dapat mempengaruhi lebih dari 50% wanita yang menyebabkan ketidakmampuan untuk melakukan aktivitas harian selama 1 sampai 3 hari setiap bulannya. Angka kejadian dismenore di dunia sangat besar. Rata-rata lebih dari 50% perempuan di setiap negara mengalami dismenore. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja putri tentang disminore di SMA MAN 1 Karanganyar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di SMA MAN 1 Karanganyar, dilaksanakan pada bulan Maret 2022. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sejumlah 300 responden. Besarnya sampel ditentukan dengan menggunakan total sampling. Pengukuran pengetahuan dengan menggunakan kuesioner tertutup dengan 25 butir pertanyaan. Kuesioner telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas dilakukan terhadap 30 responden, uji validitas menggunakan rumus korelasi product moment dari Pearson, uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach.  Dari hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden mempunyai pengetahuan cukup  (47%) dan sebagian kecil (19 %) mempunyai pengetahuan kurang tentang disminore
PENGARUH PENGETAHUAN DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI DI DESA BANGSRI KARANGPANDAN Uji Utami; Reni Puspita Sari
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 6, No 1 (2022): Maternal (Jurnal Ilmiah)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v6i1.881

Abstract

ABSTRACT. Family planning services are one of the strategies to support the acceleration of reducing the Maternal Mortality Ratio (MMR). The Family Planning Program run by the National Family Planning Coordinating Board (BKKBN) has so far produced quite good results in controlling the birth rate. Currently, the number of active family planning participants is only 57.2 percent of the target of 61.2 percent. The spread of the Covid-19 outbreak throughout the world, including Indonesia, has affected various aspects, including the Family Planning Program service. This condition raises concerns about a surge in baby births or a baby boom after the Covid-19 pandemic. The purpose of this study was to determine the level of knowledge on the selection of contraceptive methods in women of reproductive age in Desa Bangsri Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar. The method used is analytic observational with a cross sectional approach. The research was conducted in Desa Bangsri Karangpandan in March - October 2021. The sample of this study was women of reproductive age who were willing to become research respondents as many as 30 respondents. Data analysis using bivariate test analysis with simple linear regression showed that there was a significant effect of the knowledge level variable on the choice of contraceptive method in women of reproductive age. Keywords: Knowledge, contraceptive methods, women of reproductive age ABSTRAK. Pelayanan KB merupakan salah satu strategi untuk mendukung percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI). Program Keluarga Berencana yang dijalankan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) selama ini memberikan hasil yang cukup baik dalam mengendalikan angka kelahiran. Saat ini, jumlah peserta KB aktif baru 57,2 persen dari targetnya 61,2 persen. Merebaknya wabah Covid-19 di seluruh dunia termasuk Indonesia mempengaruhi berbagai aspek, tak terkecuali pada pelayanan Program Keluarga Berencana. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan adanya lonjakan kelahiran bayi atau baby boom pasca pandemi Covid-19. Tujuan penelitian ini untuk menge­ta­hui tingkat pengetahuan terhadap pemilihan metode kontrasepsi pada Wanita usia subur (WUS) di Desa Bangsri Kecamatan Karangpandan Kabupaten Karanganyar. Metode yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Desa Bangsri Karangpandan pada bulan Maret - Oktober 2021. Sampel penelitian ini adalah WUS yang bersedia menjadi responden penelitian sebanyak 30 responden. Analisi data yang menggunakan analisis uji bivariate dengan regresi linear sederhana menunjukkan ada pengaruh yang signifikan variable tingkat pengetahuan terhadap pemilihan metode kontrasepsi pada WUS. Kata kunci: Pengetahuan, Metode Kontrasepsi, Wanita Usia Subur
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN SUAMI TENTANG KELUARGA BERENCANA DALAM PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI aris noviani; Reni Puspita Sari
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 6, No 2 (2022): Maternal (Jurnal ilmiah)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v6i2.907

Abstract

ABSTRACK. Population growth can be controlled through the Family Planning program, by offering various types of contraceptive method options. The process of selecting a contraceptive device depends on a number of factors. The purpose of this study was to analyze the husband's knowledge and support about family planning in the selection of contraceptive methods. This research method is descriptive research with a cross sectional study approach, the number of respondents is 92 husbands of women of childbearing age in the working area of the Jayengan Public Health Center, Surakarta City. Data analysis using chi square test. Of the 92 respondents, the majority had poor knowledge and did not provide support in choosing a contraceptive method, as many as 39 people (69.6%) and 25 people (59.4%) who had good knowledge and provided support in choosing a contraceptive method. The results of the statistical test P = 0.000 0.05, it can be concluded (Ha) is accepted and the null hypothesis (Ho) is rejected, this indicates that there is a relationship between husband's knowledge of family planning and husband's support for family planning. choice of contraceptive method. It is recommended to disseminate information through various media about the husband's knowledge and motivation about the contraceptive method used. Keywords: support : Knowledge; Husband's support; Contraception           ABSTRAK. Pertambahan jumlah penduduk dapat dikontrol melalui program Keluarga Berencana, dengan menawarkan berbagai jenis pilihan metode kontrasepsi. Proses pemilihan kontrasepsi bergantung pada berbagai faktor. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis  pengetahuan dan dukungan suami tentang KB terhadap pemilihan metode kontrasepsi. Metode penelitian ini penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional study, jumlah responden sebanyak 92 suami dari wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Jayengan Kota Surakarta. Analisa Data menggunakan uji chi square. Dari 92 responden, mayoritas memiliki pengetahuan kurang dan tidak memberikan dukungan dalam pemilihan metode kontrasepsi sebanyak 39 orang (69,6%) dan yang memiliki pengetahuan baik serta memberikan dukungan dalam pemilihan metode kontrasepsi sebanyak 25 orang (59,4%) . Hasil uji statistik P value = 0,0000,05 maka dapat disimpulkan (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak, ini menunjukan bahwa ada hubungan antara pengetahuan suami tentang KB dan dukungan suami terhadap pemilihan metode kontrasepsi. Disarankan untuk mensosialisasikan informasi melalui berbagai media tentang pengetahuan serta motivasi suami tentang metode kontrasepsi yang digunakan. Kata kunci : Pengetahuan; Dukungan Suami; Kontrasepsi
PENGARUH ACTIVITY DAILY LIVING TERHADAP PENINGKATAN PREVALENSI PENYAKIT DEGENERATIF PADA WANITA MASA KLIMAKTERIUM DI DUKUH NGRINGIN, BANGSRI, KARANGPANDAN yeni anggraini; Kurnia Agustin
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 6, No 1 (2022): Maternal (Jurnal Ilmiah)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v6i1.870

Abstract

ABSTRAKPada masa klimakterium akan terjadi penurunan fung­si. Periode klimakterium ini disebut pula sebagai periode kritis. Pada masa ini akan ter­jadi peningkatan preva­lensi penyakit de­ge­neratif yang berdampak pada ke­mam­pu­an fungsional (Se Hee Min, 2022). Semakin baik tingkat ke­man­dirian pada lansia dalam melakukan ac­tivity daily living, maka semakin baik ju­ga kualitas hidup lansia dan begitupun se­ba­liknya. Semakin tinggi tingkat keter­gan­­tungan lansia, maka akan membuat lan­sia semakin pasif, sehingga dapat mening­kat­kan prevalensi terjadinya penyakit de­ge­neratif Apriliyan (2021). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh activity daily living ter­­hadap peningkatan prevalensi penyakit degeneratif pada wanita masa klimak­te­r­ium di Dukuh Ngringin, Bangsi, Karang­pandan. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik observational. Tehnik pengambilan sampel yang di gunakan adalah “Purposive Sampling” dengan jumlah sampel 33 responden dan dilakukan di Dukuh Ngringin, Bangsi, Karang­pandan. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menun­jukkan nilai exact sig. 2- sided yang nilai probabilitynya = 0,006. Nilai pvalue = 0,006  0,05 sehingga dapat disimpulkan dengan taraf signifikansi 95% bahwa terdapat pengaruh activity daily living terhadap prevalensi penyakit degeratif. Kata Kunci: activity daily living, penyakit degeneratif, klimakterium ABSTRACT During the climacteric period, there will be a decline in function. This climacteric period is also known as the critical period. At this time there will be an increase in the prevalence of degenerative diseases that have an impact on functional abilities (Se Hee Min, 2022). The better the level of independence in the elderly in carrying out daily living activities, the better the quality of life for the elderly and vice versa. The higher the dependency level of the elderly, the more passive the elderly will be, so that it can increase the prevalence of degenerative diseases (Aprilian 2021). This study aims to analyze the effect of daily living activity on increasing the prevalence of degenerative diseases in women during the climacteric period in Ngringin Hamlet, Bangsi, Karangpandan. The type of research used is observational analytic. The sampling technique used was "Purposive Sampling" with a sample of 33 respondents and was carried out in Dukuh Ngringin, Bangsri, Karangpandan. The instrument used is a questionnaire. The results of the study show the exact sig value. 2-sided whose probability value = 0.006. The p-value = 0.006 0.05 so it can be concluded with a significance level of 95% that there is an effect of daily living activity on the prevalence of degenerative diseases. Keywords: activity daily living, degenerative diseases, climactery
GAMBARAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI KEBAKRAMAT KARANGANYAR N. Kadek Sri Eka Putri; Hastutik Tutik
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 6, No 2 (2022): Maternal (Jurnal ilmiah)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v6i2.898

Abstract

Adolescent girls are one of the groups that are prone to anemia. Because at that time they were also menstruating, even more so because of their lack of knowledge about anemia. When young women experience their first menstruation, they need more iron to replace the loss due to menstruation (Hallberg, Rossander-Hulten, 1991). The purpose of this study was to describe the incidence of anemia in adolescent girls about anemia at SMA Negeri Kebakkramat Karanganyar. The research method used is descriptive. The location of the research was carried out at SMA Negeri Kebakkramat Karanganyar, held in March 2022. The sample used in this study was accidental sampling with 35 respondents. Primary data collection is by examining hemoglobin levels in adolescent girls, the assessment of hemoglobin level examination results is divided into mild anemia, moderate anemia, severe anemia and normal/non-anemic (WHO, 2011). To analyze the data using univariate analysis, namely analyzing the existing variables descriptively by calculating the distribution of frequencies and proportions to describe the incidence of anemia. From the results of the study, it was found that most of the respondents had normal hemoglobin levels (94.3%) and a small proportion (5.7%) had mild anemia.
EVALUASI STATUS GIZI BALITA BERDASARKAN INDEKS BERAT BADAN DAN UMUR PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS COLOMADU I yeni anggraini; Kurnia Agustin
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 6, No 2 (2022): Maternal (Jurnal ilmiah)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v6i2.908

Abstract

ABSTRAK Masalah gizi lebih rentan dialami oleh balita. Pada situasi pandemi COVID-19, pemantauan pertumbuhan balita harus tetap dilaksanakan melalui berbagai upaya alternatif untuk memastikan Balita tetap dapat dipantau tumbuh kembangnya, karena Gizi kurang pada balita tidak hanya menimbulkan gangguan pertumbuhan fisik, tetapi juga mempengaruhi kecerdasan dan produktivitas ketika dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi status gizi balita berdasarkan Indeks Berat Badan dan Umur pada Masa Pandemi Covid-19 di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Colomadu I. Tehnik pengambilan sampel yang di gunakan adalah “Purposive Sampling” dengan jumlah sampel 40 responden dan dilakukan di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Colomadu I. Instrumen yang digunakan adalah Timbangan Berat Badan dan dacin. Evaluasi status gizi balita dengan beberapa parameter yang digunakan dalam penentuan status gizi yaitu umur, jenis kelamin dan berat badan dengan mengonversikan nilai status gizi ke dalam bentuk nilai standar (Z-Score). Hasil penelitian menun­jukkan mayoritas Balita masuk dalam kategori status gizi baik, yaitu 34 balita (85%). Akan tetapi, masih ada 6 balita (15%) yang masuk dalam kriteria status gizi kurang. Kata Kunci: BB Balita, Jenis Kelamin, Umur Balita, Z-Score ABSTRACT  Children Under fives tears  are more susceptible to nutritional problems. In the COVID-19 pandemic situation, monitoring of toddlers' growth must continue to be carried out through various alternative efforts to ensure that toddlers can still be monitored for their growth, because undernutrition in toddlers not only causes physical growth disorders, but also affects intelligence and productivity as adults. This study aims to evaluate the nutritional status of toddlers based on the Weight and Age Index during the Covid-19 Pandemic at the Posyandu in the Colomadu I Health Center. The sampling technique used was "Purposive Sampling" with a sample of 40 respondents and carried out at the Posyandu in the Work Area Puskesmas Colomadu I. The instruments used were Weight Scales and Dacin. Evaluation of nutritional status of children under five years with several parameters used in determining nutritional status, namely age, sex and weight by converting the value of nutritional status into standard values (Z-Score). The results of the study show that the majority of toddlers fall into the category of good nutritional status, namely 34 toddlers (85%). However, there are still 6 toddlers (15%) who fall into the criteria for undernutrition status. Keywords: Toddler Weight, Gender, Toddler Age, Z-Score
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU PREMENOPAUSE DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI MENOPAUSE DI DESA BANGSRI KARANGPANDAN Mutik Mahmudah; Siskana Dewi Rosita
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 6, No 1 (2022): Maternal (Jurnal Ilmiah)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v6i1.877

Abstract

ABSTRACT               Old age in women is identical to the climacteric phase, namely the transition period between the reproductive period to the non-reproductive period. Decreased levels of estrogen and progesterone cause both physical and psychological changes. Menopause will interfere with physical and psychological health which can have long-term effects if not treated seriously, so that it can cause women entering menopause to experience anxiety. Psychological complaints are very individual in nature and can be influenced by socio-cultural, educational, environmental and economic factors. Anxiety experienced by women approaching the age of menopause, one of which is due to concerns in dealing with situations that have never been experienced before and anxiety about things that may arise such as physical complaints in the form of sweating at night, headaches, cessation of sexual desire, feeling no longer beautiful. , so that it is feared that it will affect her husband's and social relations. This study was to determine the relationship between knowledge of premenopausal mothers with anxiety facing menopause in Bangsri Karangpandan Village. The research design used was an analytical survey research with a cross sectional approach. The sample of this study amounted to 49 respondents. The instrument used is a questionnaire. Data analysis using Chi Square statistical test. The results of statistical tests using Chi Square showed that the p value was 0.000 0.05 and the contingency coefficient value C = 0.560, the closeness in this study is the sufficient contingency coefficient. There is a relationship between knowledge and anxiety facing menopause in Bangsri Karangpandan Village in 2021. In order to provide information and input to increase knowledge and skills about readiness to face menopause in Bangsri Karangpandan. Keywords: Menopause Anxiety, Knowledge, Premenopause ABSTRAK        Masa lanjut usia pada wanita identik dengan fase klimakterik, yaitu masa peralihan antara masa reproduksi menuju masa yang tidak reproduktif. Penurunan kadar estrogen dan progesterone menyebabkan terjadinya perubahan baik fisik maupun psikologis. Menopause akan mengganggu kesehatan fisik maupun psikologis yang dapat menimbulkan dampak jangka panjang apabila tidak ditangani dengan serius, sehingga dapat mengakibatkan prempuan memasuki menopause mengalami kecemasan. Keluhan psikologis sifatnya sangat individual dapat dipengaruhi oleh social budaya, pendidikan, lingkungan dan ekonomi. Kecemasan yang dialami perempuan menjelang usia menopause salah satunya karena kekhawatiran dalam menghadapi situasi yang sebelumnya belum pernah dialami dan cemas akan hal-hal yang mungkin muncul seperti keluhan fisik berupa keluar keringat pada malam hari, sakit kepala, berhentinya hasrat seksual, merasa sudah tidak cantik lagi, sehingga dikhawatirkan akan mempengaruhi hubungan suami maupun sosialnya. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu premenopause dengan kecemasan menghadapi menopause  di Desa Bangsri Karangpandan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 49 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil uji statistik dengan menggunakan Chi Square diperoleh hasil bahwa p value sebesar 0,000 0,05 dan nilai koefisien kontingensi C = 0,560, keeratan pada penelitian ini yaitu koefisien kontingensi cukup. Ada hubungan antara pengetahuan dengan kecemasan menghadapi menopause  di Desa Bangsri Karangpandan tahun 2021. Agar memberikan informasi dan masukan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan tentang kesiapan menghadapi menopause di Bangsri Karangpandan .Kata Kunci : Kecemasan Menopause, Pengetahuan, Premenopause
GAMBARAN MINAT IBU HAMIL TERHADAP VAKSINASI COVID 19 PADA MASA KEHAMILAN nana maryan; Dian Pratiwi
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 6, No 2 (2022): Maternal (Jurnal ilmiah)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v6i2.903

Abstract

ABSTRACT. Pregnancy is followed by changes in immunity in the body. In pregnant women, the immune system decreases and pregnant women infected with the COVID-19 virus can have mild to moderate symptoms. The covid 19 vaccine given to pregnant women is useful for providing protection during pregnancy against the covid 19 virus. This study aims to provide an overview of the interest of pregnant women in the Covid-19 vaccine. In this study using a descriptive method by explaining the existing variables and contained in the frequency and percentage. This research was conducted at the Baamang Health Center. The population is all pregnant women TM III who conduct an examination in March-July 2022, sampling with accidental sampling technique is as many as 55 respondents. The instrument of this research used a questionnaire. Data analysis used univariate analysis. From the results of the study, it was found that most of the respondents had an interest in 40 (73%) respondents and a small proportion of 15 (27%). Keywords: Interest; Covid 19 Vaccine: Pregnancy           ABSTRAK. Masa kehamilan diikuti dengan perubahan imunitas pada tubuh. Pada ibu hamil sistem kekebalan tubuh menurun dan ibu hamil yang terinfeksi virus covid-19 dapat bergejala ringan sampai sedang. Vaksin covid 19 diberikan pada ibu hamil berguna untuk memberikan perlindungan selama masa kehamilan terhadap virus covid 19. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran minat ibu hamil terhadap vaksin Covid-19. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menjelaskan variable yang ada dan termuat dalam frekuensi dan prosentase. Penelitian ini dilaksakan di Puskesmas Baamang. Populasinya adalah semua ibu hamil TM III yang melakukan pemeriksaan pada bulan Maret- Juli 2022, pengambilan sampel dengan tehnik accidental sampling yaitu sebanyak 55 responden.  Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisis univariat.  Dari hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden mempunyai minat  40 (73%) responden dan sebagian kecil 15 (27%). Kata kunci: Minat; Vaksin Covid 19: Kehamilan 
IDENTIFIKASI KEJADIAN LASERASI PERINEUM SAAT PERSALINAN DI PMB NGUDI SARAS, JATEN, KARANGANYAR TAHUN 2021 Suwarnisih Suwarnisih
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 6, No 2 (2022): Maternal (Jurnal ilmiah)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v6i2.909

Abstract

ABSTRACT                     One indicator of a nation's health status is AKI (Maternal Mortality Rate) and IMR (Infant Mortality Rate). MMR and IMR are still a big problem for the Indonesian people so that maternal and child health services are a top priority in health development in Indonesia. The focus of normal delivery care is clean and safe delivery and prevent complications (PP IBI, 2016).  Spontaneous perineal tear is a tear in the space in the form of a parallelogram located below the pelvic floor that occurs naturally without any action during delivery.                    The purpose of this study was to determine the incidence of perineal laceration during delivery at PMB Ngudi Saras Jaten, Karanganyar.                    Descriptive observational research method. The population in this study was 72 people the sampling technique used was "total sampling" where all the population was sampled.                    The results: of the 72 respondents who experienced the occurrence of penineal lacerations, the most were grade 2 perineal lacerations as many as 61 people (84.7%), perineal lacerations grade 1 there were 3 people (4.2%), there were no perineal lacerations/intact. 8 people ( 11.1% ).                    Conclusion: The highest incidence of perineal lacerations in normal delivery at PMB Ngudi Saras, Jaten Karanganyar was grade 2 as many as 61 people (84.7 %). Keywords : laceration, perineum  ABSTRAKSalah satu indikator derajat kesehatan suatu bangsa yaitu AKI (Angka Kmatian Ibu) dan AKB (Angka Kematian Bayi). AKI dan AKB sampai saat ini masih menjadi masalah yang besar bagi bangsa Indonesia sehingga pelayanan kesehatan ibu dan anak menjadi prioritas utama dalam pembangunan kesehatan di Indonesia.  Fokus asuhan persalinan normal adalah persalinan bersih dan aman serta mencegah terjadinya komplikas (PP IBI, 2016). Robekan perineum spontan merupakan robekan pada ruang yang berbentuk jajaran genjang yang terletak dibawah dasar panggul yang terjadi secara alami tanpa tindakan saat persalinan.Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui kejadian laserasi perineum saat persalinan di PMB Ngudi Saras Jaten, Karanganyar.Metode penelitian observasional deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah 72 orang tehnik sampling yang digunakan adalah “total sampling” dimana semua populasi dijadikan sampel.Hasil penelitian : dari 72 orang responden yang mengalami terjadinya laserasi penineum paling banyak adalah laserasi perineum derajat 2 sebanyak 61 orang  (84,7 %), laserasi perineum derajat 1 ada 3 orang ( 4,2 % ), tidak ada laserasi perineum/utuh ada 8 orang ( 11,1 % ).Kesimpulan : Kejadian laserasi perineum yang paling banyak pada persalinan normal di PMB Ngudi Saras, Jaten Karanganyar adalah derajat 2 sebanyak 61 orang (84,7 %).   Kata Kunci : laserasi, perineum  

Page 11 of 16 | Total Record : 159