cover
Contact Name
ANA WIGUNANTININGSIH
Contact Email
jurnalmaternal.mh@gmail.com
Phone
+6285642011114
Journal Mail Official
jurnalmaternal.mh@gmail.com
Editorial Address
Jl. Brigjen Katamso Barat, Gapura Papahan Indah, Papahan, Kec. Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57722
Location
Kab. karanganyar,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Maternal
ISSN : 25413120     EISSN : 25415085     DOI : http://dx.doi.org/10.54877
The Journal of Maternal particularly focuses on the main problems in the development of the vocational health areas as follows: - Basic Midwifery - Midwifery science - Maternal Health - Public Maternal Health - Reproduction Health - Mother and child health - Nutrition
Articles 159 Documents
PENGARUH UMUR SAAT HAMIL PERTAMA DAN PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI SAAT KEHAMILAN TERHADAP RISIKO TERJADINYA STUNTING PADA BALITA DI DESA SIGAM KABUPATEN KOTABARU Zaitun, Siti; Iswandari, Novita Dewi; Palimbo, Adriana
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v7i2.956

Abstract

. Permasalahan gizi yang terjadi secara global yang mengganggu kesehatan fisik dan mental anak yaitu stunting. Data seluruh balita usia 13-60 bulan pada tahun 2022 sebanyak 311 orang balita, dengan jumlah stunting 20 balita (6,43%). Hal ini mengidentifikasikan bahwa Desa Sigam turut menyumbang kejadian stunting, yang harus di atasi dan dicegah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh umur saat hamil pertama dan pengetahuan ibu tentang gizi saat kehamilan terhadap risiko terjadinya stunting. Metode penelitian adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 30 orang. Pengumpulan data berasal dari data primer yaitu hasil kuesioner yang dianalisis menggunakan uji deskriptif dan uji chi square. Hasil penelitian yaitu umur ibu saat hamil pertama masuk dalam umur beresiko (<20/>35 tahun) 17 orang (56,7%), ibu berpengetahuan kurang 13 orang (43,3%), tidak risiko terjadinya stunting 17 orang (56,7%). Ada pengaruh umur saat hamil pertama terhadap risiko terjadinya stunting (p.value= 0,002<0,05). Ada pengaruh pengetahuan ibu tentang gizi saat kehamilan terhadap risiko stunting (pvalue= 0,000<0,05). Kesimpulannya adalah umur saat hamil pertama dan pengetahuan ibu tentang gizi saat kehamilan berpengaruh terhadap risiko stunting.
ANALISIS KEPUASAN PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) DI PUSKESMAS BERANGAS KABUPATEN KOTABARU Arbainah, Siti; Meldawati, Meldawati; Suhartati, Susanti
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v7i2.957

Abstract

Fasilitas pelayanan kesehatan adalah suatu tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan, baik promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif yang dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah dan atau masyarakat. Permasalahan kurangnya kepuasan muncul dari lokasi Puskesmas dengan jarak tempuh yang terlalu jauh bagi sebagian ibu, jalan yang masih rusak, dan juga ketersediaan kursi untuk ibu menunggu kadang tidak mencukupi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kepuasan pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA). Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi 42 orang. Sampel 30 orang dengan metode accidental sampling. Hasil penelitian menunjukan dari 30 responden rata rata puas pada pelayanan KIA Di Puskesmas Berangas Kabupaten Kotabaru. Kategori puas Berdasarkan tangible 16 orang (53,3%), reliability 18 orang(60%), responsiveness 19 orang (63,3%), assurance 20 orang(66,7%), dan empaty 19 orang (63,3%). Disimpulkan bahwa kepuasan ibu berdasarkan Tangible (Bukti Fisik), Reliability (Kehandalan), Responsiveness (Daya Tanggap), Assurance (Jaminan) dan Empaty (Rasa Simpati) pada pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di Puskesmas Berangas Kabupaten Kotabaru, responden merasa puas pada pelayanan yang diberikan.
HUBUNGAN UMUR DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) DI ERA PANDEMI COVID 19 Hastutik, Hastutik; Noviani, Aris; Utami, Uji
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v7i2.958

Abstract

It is assumed that the decrease in ANC service coverage in 2020 occurred due to the implementation of programs in regions affected by the Covid-19 pandemic (Kesga, 2021). Apart from these factors, there are other factors that can influence pregnant women's compliance with ANC visits, one of which is age. The aim of this research is to determine the relationship between age and compliance with antenatal care (ANC) visits in the Covid-19 pandemic era. The research method used is analytical observational. The research location was carried out at PMB Ngudi Saras, Ngringo, Jaten, Karanganyar. The population of pregnant women was 460 respondents. Determining the sample using the Krejoie Table and Harry King's Nomogram obtained 210 respondents. Data analysis using chi square. The research results obtained a p result of 0.389 so the p value was > 0.05. Based on the results of statistical tests, it can be concluded that Ha is rejected and Ho is accepted so that there is no significant relationship between age and ANC compliance.
IDENTIFIKASI PEMILIHAN KB NON MKJP DAN MKJP PADA PUS DI RSIA DIAN PERTIWI KARANGANYAR Noviani, Aris; Putri, N Kadek Sri Eka; Utami, Uji
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v7i2.959

Abstract

ABSTRACT. Family planning is part of reproductive health services to delay, space or avoid pregnancy by using contraception (Marliana, 2022). The use of long-term contraceptive methods is the right choice to fulfill the need for contraceptive methods for PUS in high risk groups. There are many factors that encourage WUS to choose certain contraceptive behavior, whether the choice is based on knowledge and strong personal beliefs, that the choice is in accordance with the ultimate goal of the contraceptive function, namely improving reproductive health status. The aim of this research is to identify the selection of MKJP and Non-MKJP family planning at PUS at RSIA Dian Pertiwi Karanganyar. The research method used is descriptive. The research location was carried out at RSIA Dian Pertiwi Karanganyar, carried out from July to October 2023. The sample used in the research The sample used in this research was 80 respondents. The data collection technique was carried out using a questionnaire. The research results showed that the majority of respondents used MKJP family planning, 64 respondents (73%) and a small number of respondents used non-MKJP family planning, 16 respondents (27%). Keywords: Identification, family Planning Selection ABSTRAK. Keluarga berencana merupakan bagian dari pelayanan kesehatan reproduksi untuk menunda, menjarangkan maupun tidak menginginkan hamil dengan menggunakan kontrasepsi (Marliana, 2022). Penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang merupakan suatu pilihan yang tepat dalam pemenuhan kebutuhan metode kontrasepsi bagi PUS dengan golongan risiko tinggi. Ada banyak faktor, yang mendorong WUS dalam perilaku pemilihan kontrasepsi tertentu, apakah pemilihan tersebut didasarkan pada sebuah pengetahuan dan keyakinan pribadi yang kuat, bahwa pemilihan tersebut sesuai dengan tujuan akhir dari fungsi kontrasepsi yaitu meningkatkan status kesehatan reproduksi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi pemilihan KB MKJP dan Non MKJP pada PUS di RSIA Dian Pertiwi Karanganyar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di RSIA Dian Pertiwi Karanganyar, dilaksanakan pada bulan Juli s/d Oktober 2023. Sampel yang digunakan dalam penelitian Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sejumlah 80 responden. Teknik pengambilan data dilakukan dengan kuesioner. Hasil penelitian didapatkan bahwa bahwa sebagian besar responden menggunakan KB MKJP sejumlah 64 responden (73%) dan Sebagian kecil responden menggunakan KB Non MKJP sejumlah 16 responden (27%). Kata kunci: Identifikasi, Pemilihan KB
IDENTIFIKASI KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI (KPD) DI RSIA DIAN PERTIWI KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2022 Suwarnisih, Suwarnisih; Anggraini, Yeni
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v7i2.960

Abstract

ABSTRACT. The cause of maternal mortality in Indonesia is not only due to direct causes such as bleeding, infection, pre eclampsia, but there are also other indirect factors that contribute greatly to increasing the risk of maternal death (PP IBI, 2016). Premature rupture of membranes is when the amniotic membranes rupture before there are signs of labor and wait one hour before labor occurs (Manuaba, 2009). According to Manuaba, 2007, the causes of premature rupture of membranes include: multipara, grandemultipara, hydramnios, positional abnormalities (latitudinal, breech), CPD, multiple pregnancies, hanging stomach. The aim of this research is to determine the incidence of KPD at RSIA Dian Pertiwi, Karanganyar district. Descriptive observational research method. The population in this study was 32 people. The sampling technique used was "purposive sampling" where those sampled were those who met the inclusion criteria. The inclusion criteria were all mothers giving birth in 2022 with a diagnosis of Premature Rupture of Membranes. Research results: of the 32 respondents based on parity characteristics, the majority were primipara, namely 21 respondents (65.6%), there were a small number of respondents with grand multipara, and for multipara there were 11 respondents (34.4%). Meanwhile, for the characteristics of respondents based on their gestational age, the majority of their gestational age was 37 - 41 weeks, namely 24 respondents (75.0%). Characteristics of respondents based on the majority of respondents aged 20 -35 years, namely 26 respondents (81.2%). Conclusion: There were 32 respondents who experienced KPD at RSIA Dian Pertiwi, Karanganyar Regency, while those who did not experience KPD were 161 people (83.4%).Keywords : Labor, Premature Rupture of Membranes.                                               ABSTRAK. Penyebab angka kematian ibu melahirkan di Indonesia tidak hanya karena penyebab secara langsung saja seperti perdarahan, infeksi, pre eklampsi, akan tetapi terdapat juga faktor penyebab tidak langsung lainnya yang berkontribusi besar dalam meningkatkan resiko kematian pada ibu (PP IBI, 2016). Ketuban pecah dini (KPD) merupakan selaput ketuban pecah sebelum terdapat tanda – tanda mulai persalinan dan ditunggu satu jam sebelum terjadi in partu (Manuaba, 2009). Menurut Manuaba, 2007 Penyebab terjadinya ketuban pecah dini diantaranya : multipara, grandemultipara, hidramnion, kelainan letak (lintang, sungsang), CPD, kehamilan ganda, perut gantung. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui kejadian KPD di RSIA Dian Pertiwi kabupaten Karanganyar. Metode penelitian observasional deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah 32 orang tehnik sampling yang digunakan adalah “purposive sampling” dimana yang dijadikan sampel adalah yang memenuhi kriteria inklusi, adapun kriteria inklusi nya adalah semua ibu bersalin pada tahun 2022 dengan diagnosa KPD. Hasil penelitian : dari 32 orang responden berdasarkan karakteristik paritas sebagian besar primipara yaitu 21 responden (65.6 %), sedangkan untuk karakteristik responden berdasarkan umur kehamilan sebagian besar umur kehamilannya 37 – 41 minggu yaitu ada 24 responden (75.0 %).  Karakteristik responden berdasarkan umur sebagian besar responden umurnya 20 - 35 tahun yaitu 26 responden (81.2 %). Kesimpulan : responden yang mengalami kejadian KPD di RSIA Dian Pertiwi Kabupaten Karanganyar  yaitu 32 orang (16.6 %), sedangkan yang tidak mengalami KPD ada 161 orang (83.4 %).  Kata Kunci : Persalinan, Ketuban Pecah Dini.  
SUMBER INFORMASI PENGETAHUAN GIZI PRANIKAH PADA REMAJA PUTRI DI MAN I KABUPATEN KARANGANYAR Rosita, Siskana Dewi; Agustin, Kurnia
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v7i2.962

Abstract

ABSTRACT. Premarital nutrition is a first step to control and monitor the nutritional status of women who will marry. Premarital nutrition is very important to consider before marriage. Because premarital nutrition is closely related to determining the nutritional status of prospective children. Good nutritional status in brides-to-be will produce healthy families and quality off spring (LPM Ibnu Sina FIK UMS, 2019). The purpose of this study was to find out about the source of adolescent information about premarital nutrition in students of MAN I Kabupaten Karanganyar. The research method used is descriptive. The location of the research was carried out in MAN I Kabupaten Karanganyar, carried out from June to September 2023. The sample used in this study was 67 respondents. Data collection is carried out by questionnaire. The results of the study found that most respondents did not know about premarital nutrition as many as 44 respondents (65.67%), and a small number of respondents already knew about premarital nutrition as many as 23 respondents (34.33%). Of the 23 respondents who already knew about premarital nutrition, most of the sources of information were obtained from health workers, namely 15 respondents (65.22%), while a small number of information sources were obtained from families of 2 respondents (8.70%). Keywords: Information sources, Premarital Nutrition, Youth ABSTRAK. Gizi pranikah atau disebut dengan gizi sebelum menikah merupakan suatu langkah awal untuk mengontrol dan memantau status gizi perempuan yang akan menikah. Gizi pranikah sangat penting diperhatikan sebelum menikah. Karena gizi pranikah sangat berhubungan dengan penentuan status gizi calon anak. Status gizi yang baik pada calon pengantin perempuan akan menghasilkan keluarga sehat dan keturunan yang berkualitas (LPM Ibnu Sina FIK UMS, 2019). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tentang sumber informasi remaja tentang gizi pra nikah pada siswi MAN I Kabupaten Karanganyar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di MAN I Kabupaten Karanganyar, dilaksanakan pada bulan Juni s/d September 2023. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sejumlah 67 responden. Pengambilan data dilakukan dengan kuesioner. Hasil penelitian didapatkan bahwa bahwa Sebagian besar res­­ponden belum mengetahui tentang gizi pra nikah sejumlah 44 responden (65,67%), dan sebagian kecil res­pon­den sudah mengetahui tentang gizi pra nikah sejumlah 23 respon­den (34,33%). Dari 23 responden yang sudah mengetahui tentang gizi pra nikah sebagian besar sumber informasi didapatkan dari tenaga kesehatan yaitu 15 responden (65,22%) sedangkan sebagian kecil sumber informasi didapatkan dari keluarga sejumlah 2 responden (8,70%). Kata kunci: Sumber informasi, Gizi Pra Nikah, Remaja
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG MASALAH KESEHATAN REMAJA DI MAN 1 KARANGANYAR Sari, Reni Puspita; Mahmudah, Mutik
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v7i2.964

Abstract

ABSTRACT. Adolescence begins with very rapid growth and is usually called puberty. There are two main aspects of change in adolescents, namely physical or biological changes and psychological changes. Adolescence is very vulnerable to risky behavior. The large number of adolescents is a potential for development, as long as it is balanced with quality improvement. Quality in terms of education and skills in facing the changes that occur. Conversely, unqualified adolescents are only a burden on development. In fact, teenagers cannot be separated from various problems. The purpose of this study is to present an overview of knowledge about adolescent health problems. The research method used is descriptive. The research location is carried out at MAN I Karanganyar, carried out in September 2023. The sample used in this study was accidental sampling with a total of 80 respondents. Primary data collection is by using questionnaires. To analyze data using univariate analysis, namely analyzing existing variables descriptively by calculating frequency and proportion distributions to find out a picture of knowledge about adolescent health problems. From the results of the study, it was found that most respondents had sufficient knowledge (66.3%) and a small number of respondents (8.7%) had good knowledge about adolescent health problems.  Keywords: Knowledge, Youth, Health Issues ABSTRAK. Masa remaja diawali dengan pertumbuhan yang sangat cepat dan biasanya disebut pubertas. Ada dua aspek pokok dalam perubahan pada remaja, yakni perubahan fisik atau biologis dan perubahan psikologis. Masa remaja sangat rentan untuk timbul perilaku beresiko. Jumlah remaja yang banyak merupakan potensi bagi pembangunan, asalkan diimbangi dengan peningkatan kualitas. Kualitas dari sisi pendidikan dan ketrampilan dalam menyongsong perubahan-perubahan yang terjadi. Sebaliknya remaja yang tidak berkualitas hanya menjadi beban pembangunan. Faktanya remaja tidak lepas dari berbagai permasalahan.Tujuan dari penelitian ini untuk menyajikan gambaran pengetahuan tentang masalah kesehatan remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di MAN I Karanganyar, dilaksanakan pada bulan September 2023. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah accidental sampling dengan jumlah responden 80 orang. Pengumpulan data primer yaitu dengan menggunakan kuesioner. Untuk menganalisis data dengan menggunakan analisis univariat yakni menganalisis variabel-variabel yang ada secara deskriptif dengan menghitung distribusi frekuensi dan proporsi untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang masalah kesehatan remaja. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden mempunyai pengetahuan cukup (66.3%) dan sebagian kecil responden (8.7%) mempunyai pengetahuan baik tentang masalah kesehatan remaja. Kata Kunci: Pengetahuan, Remaja, Masalah Kesehatan
GAMBARAN PEMANFAATAN BUKU KIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KELURAHAN PALAM Prihatanti, Nur Rohmah; Hapisah, Hapisah; Rizani, Ahmad; Daiyah, Isrowiyatun; Megawati, Megawati; Ismarini, Novi
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v7i2.965

Abstract

ABSTRACT. The Maternal and Child Health Book (KIA Book) is a book that contains health information for mothers, from the time of pregnancy, during childbirth, during the postpartum period and continues to record the health of newborns until the child is 5 years old. The KIA book integrates several health records in the community. The KIA book is useful in improving family and community behavior in maintaining maternal and child health and improving communication between health workers and clients to help families obtain quality and sustainable Maternal and Child Health services. Based on the 2018 Basic Health Research, the results of the analysis showed that 60% of mothers were able to show their KIA book during the examination, as many as 10% could not show their KIA book, and as many as 30% of mothers did not have a KIA book at all. This shows that ownership of the KIA book is still below the service standard target of 100%. The type of research used is descriptive. The research was conducted in Palam Village in May 2023. The research population was pregnant women in the Palam Village area. The sample used was accidental sampling with a total of 13 respondents, all of whom were patients at the Palam auxiliary health center. The research variable is the utilization of the KIA book for pregnant women. The instrument used is a questionnaire. Data analysis using univariate analysis. The results showed that all pregnant women in the Palam Village area had used the KIA book properly (100%). Utilization of the KIA book is very effective in facilitating the improvement of health behavior, continuing care during the antenatal, intranatal and postnatal periods, as well as recording/keeping health records. Keywords: KIA book, Pregnant Women, Children  ABSTRAK. Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA) adalah buku yang berisi informasi kesehatan untuk ibu, sejak masa hamil, saat melahirkan, masa nifas dan berlanjut untuk mencatat kesehatan bayi baru lahir sampai anak berusia 5 tahun. Buku KIA mengintegrasikan beberapa catatan kesehatan di komunitas. Buku KIA bermanfaat dalam memperbaiki perilaku keluarga dan masyarakat dalam memelihara kesehatan ibu dan anak serta meningkatkan komunikasi antara tenaga kesehatan dan klien untuk membantu keluarga memperoleh pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak yang bermutu dan berkesinambungan. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2018, hasil analisis menunjukkan bahwa 60 % ibu bisa menunjukkan buku KIA saat pemeriksaan, sebanyak 10 % tidak dapat menunjukkan buku KIA, serta terdapat sebanyak 30% ibu yang sama sekali tidak memiliki buku KIA. Hal ini menunjukkan bahwa kepemilikan buku KIA masih dibawah target standar pelayanan yaitu sebesar 100%. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Penelitian dilakukan di Kelurahan Palam pada bulan Mei 2023. Populasi penelitian adalah Ibu hamil di wilayah Kelurahan Palam. Sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah responden 13 orang yang keseluruhan merupakan pasien di Puskesmas Pembantu Palam. Variabel penelitian adalah pemanfaaatan buku KIA pada Ibu hamil. Instrumen yang digunakan adalah dengan kuesioner. Analisa data menggunakan analisis univariat. Didapatkan hasil bahwa Ibu hamil di wilayah Kelurahan Palam seluruhnya telah memanfaatkan buku KIA dengan baik (100 %). Pemanfaatan buku KIA sangat efektif untuk memfasilitasi peningkatan perilaku kesehatan, perawatan yang berkelanjutan selama periode antenatal, intranatal, dan postnatal, serta sebagai rekaman/menyimpan catatan kesehatan. Kata Kunci: Buku KIA, Ibu Hamil, Ana
IDENTIFIKASI KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI (KPD) DI RSIA DIAN PERTIWI KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2022 Suwarnisih, Suwarnisih; Anggraini, Yeni
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v7i2.967

Abstract

IDENTIFIKASI KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI (KPD)DI RSIA DIAN PERTIWI KABUPATEN KARANGANYAR TAHUN 2022 Suwarnisih1  Yeni Anggraini21, 2 Dosen Prodi D3 Kebidanan STIKes Mitra Husada Karanganyar Email : suwarnisih.mhk@gmail.comEmail : Yenni.anggrainie@gmail.com                ABSTRACT. The cause of maternal mortality in Indonesia is not only due to direct causes such as bleeding, infection, pre eclampsia, but there are also other indirect factors that contribute greatly to increasing the risk of maternal death (PP IBI, 2016). Premature rupture of membranes is when the amniotic membranes rupture before there are signs of labor and wait one hour before labor occurs (Manuaba, 2009). According to Manuaba, 2007, the causes of premature rupture of membranes include: multipara, grandemultipara, hydramnios, positional abnormalities (latitudinal, breech), CPD, multiple pregnancies, hanging stomach. The aim of this research is to determine the incidence of KPD at RSIA Dian Pertiwi, Karanganyar district. Descriptive observa­tional research method. The population in this study was 32 people. The sampling technique used was "purposive sampling" where those sampled were those who met the inclusion criteria. The inclusion criteria were all mothers giving birth in 2022 with a diagnosis of Premature Rupture of Membranes. Research results: of the 32 respondents based on parity characteristics, the majority were primipara, namely 21 respondents (65.6%), there were a small number of respondents with grand multipara, and for multipara there were 11 respondents (34.4%). Meanwhile, for the characteristics of res­pon­dents based on their gestational age, the majority of their gestational age was 37 - 41 weeks, namely 24 respondents (75.0%). Characteristics of respondents based on the majority of respondents aged 20 -35 years, namely 26 respondents (81.2%). Conclusion: There were 32 respondents who experienced KPD at RSIA Dian Pertiwi, Karanganyar Regency, while those who did not experience KPD were 161 people (83.4%). Keywords : Labor, Premature Rupture of Membranes.  ABSTRAK. Penyebab angka kematian ibu melahirkan di Indonesia tidak hanya karena penyebab secara langsung saja seperti perdarahan, infeksi, pre eklampsi, akan tetapi terdapat juga faktor penyebab tidak langsung lainnya yang berkontribusi besar dalam meningkatkan resiko kematian pada ibu (PP IBI, 2016). Ketuban pecah dini (KPD) merupakan selaput ketuban pecah sebelum terdapat tanda – tanda mulai persalinan dan ditunggu satu jam sebelum terjadi in partu (Manuaba, 2009). Menurut Manuaba, 2007 Penyebab terjadinya ketuban pecah dini diantaranya : multipara, grandemultipara, hidramnion, kelainan letak (lintang, sungsang), CPD, kehamilan ganda, perut gantung. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui kejadian KPD di RSIA Dian Pertiwi kabupaten Karanganyar. Metode penelitian observasional deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah 32 orang tehnik sampling yang digunakan adalah “purposive sampling” dimana yang dijadikan sampel adalah yang memenuhi kriteria inklusi, adapun kriteria inklusi nya adalah semua ibu bersalin pada tahun 2022 dengan diagnosa KPD. Hasil penelitian : dari 32 orang responden berdasarkan karakteristik paritas sebagian besar primipara yaitu 21 responden (65.6 %), sedangkan untuk karakteristik responden berdasarkan umur kehamilan sebagian besar umur kehamilannya 37 – 41 minggu yaitu ada 24 responden (75.0 %).  Karakteristik responden berdasarkan umur sebagian besar responden umurnya 20 - 35 tahun yaitu 26 responden (81.2 %). Kesimpulan : responden yang mengalami kejadian KPD di RSIA Dian Pertiwi Kabupaten Karanganyar  yaitu 32 orang (16.6 %), sedangkan yang tidak mengalami KPD ada 161 orang (83.4 %).  Kata Kunci : Persalinan, Ketuban Pecah Dini.  
HUBUNGAN PENDAMPING PERSALINAN DENGAN LAMA PERSALINAN DI PMB NGUDI SARAS, NGRINGO, JATEN, KARANGANYAR Putri, N. Kadek Sri Eka; Anggraini, Yeni
Jurnal Ilmiah Maternal Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v8i1.984

Abstract

Persalinan dan kelahiran merupakan hal fisiologi yang akan di alami oleh hampir seluruh wanita. Akan tetapi, walaupun persalinan merupakan hal yang fisiologis, mortalitas dan morbiditas pada wanita bersalin merupakan masalah besardi negara berkembang (Hernawati, 2018). Masa persalinan merupakan periode kritis bagi seorang calon ibu. Masalah komplikasi dan adanya faktor penyulit, menjadi faktor risiko terjadinya kematian ibu (Soviyati, 2016). Kehadiran suami dan kerabat dekat akan membawa ketenangan dan menjauhkan stress, serta akan membawa pengaruh positif secara psikologis. Seorang pendamping bisa mempengaruhi psikis sang ibu dan membawa pengaruh positif secara fisik, sehingga ketika tiba saatnya melahirkan, seorang ibu tidak terlalu merasakan sakit secara fisik. Seorang pendamping juga dapat mengurangi stress dan kecemasan yang dapat mempersulit proses persalinan dan kelahiran. (Wijayanti, 2019). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan penddamping persalinan dengan lama persalinan di PMB Ngudi Saras, Ngringo, Jaten, Karanganyar. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan pendekatan retrospektif. Lokasi penelitian dilaksanakan di PMB Ngudi Saras, Ngringo, Jaten, Karanganyar, dilaksanakan pada bulan Agustus s/d Oktober 2022. Sampel yang digunakan dalam penelitian Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sejumlah 72 responden. Teknik pengambilan data dilakukan dengan data sekunder buku register dan partograf. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara pendamping persalinan dengan lama waktu persalinan sebesar 6,824 > 3.841 dengan nilai p 0,009. Kata kunci: Hubungan, Pendamping, Lama persalinan