cover
Contact Name
Muhammad Alhada Fuadilah Habib
Contact Email
m.alhada@uinsatu.ac.id
Phone
+6281215079617
Journal Mail Official
sosebi@uinsatu.ac.id
Editorial Address
Gedung KH. Saifudin Zuhri Jl.Mayor Sujadi Timur No 46 Tulungagung Jawa Timur 66221 Indonesia
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Islam (SOSEBI)
ISSN : -     EISSN : 28087089     DOI : 10.21274
SOSEBI: Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Islam merupakan jurnal yang mewadahi publikasi hasil penelitian mahasiswa, baik skripsi, tesis, disertasi, maupun penelitian mahasiswa jenis lainnya. Ruang lingkup kajian dalam jurnal ini mencakup ilmu sosial, ekonomi, bisnis, manajemen, dan akuntansi baik konvensional maupun syariah. Selain mahasiswa, dosen, peneliti, maupun praktisi juga bisa turut serta menjadi penulis di jurnal ini jika berkolaborasi dengan mahasiswa. Jurnal ini diterbitkan secara online dan dapat diakses secara gratis oleh masyarakat luas.
Articles 41 Documents
STUDI KEPUASAN KELOMPOK BUDIDAYA PERIKANAN PALAS JAYA TERHADAP PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH PT KILANG PERTAMINA INTERNASIONAL UNIT DUMAI Iwed Mulyani; Syauqiy Ridlo Robbiy; Mukhammad Fatkhullah
Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Islam (SOSEBI) Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/sosebi.v3i1.7481

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengukur tingkat kepuasan kelompok masyarakat (IKM) terhadap kinerja Program Pemberdayaan Masyarakat yang dilakukan oleh PT Kilang Pertamina Internasional Unit Dumai (KPI RU II Dumai) melalui skema Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Unit analisis penelitian ini adalah kelompok penerima manfaat program, yaitu Kelompok Budidaya Perikanan Palas Jaya. Peneliti menggunakan pedoman dari peraturan Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permen PAN & RB) dalam menyusun indikator untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat. Tanggapan yang berhasil dikumpulkan lalu dianalisis dengan metode deskriptif. Hasil penelitian terhadap 17 responden menunjukkan nilai Indeks Kepuasan sebesar 3,31 atau 82,8 setelah konversi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kinerja TJSL “Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Budidaya Perikanan Darat” pada tahun 2022 memiliki nilai mutu “A” dengan predikat “Sangat Baik” Berdasarkan 3 aspek dan 14 indikator penilaian, aspek dengan nilai kepuasan terendah adalah aspek perencanaan, dengan nilai IKM sebesar 3,25 atau 81,76 setelah konversi. Dengan begitu, KPI RU II Dumai dapat memperbaiki kinerja TJSL dengan merancang program yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat, secara administratif mudah diakses, dan melibatkan masyarakat secara keseluruhan. Kata Kunci: Analisis Kepuasan Masyarakat; Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan; Program Pemberdayaan Masyarakat Abstract: This study measures community satisfaction (IKM) towards the Community Empowerment Program conducted by PT Kilang Pertamina Internasional Dumai Unit (KPI RU II Dumai) through the Corporate Social Responsibility (CSR) scheme. The unit of analysis for this research is the program beneficiary group, namely the Palas Jaya Aquaculture Group. Researchers used guidelines from the Ministry of State Apparatus and Bureaucratic Reform (Permen PAN & RB) regulations in compiling indicators to determine community satisfaction. The collected responses were then analyzed descriptively. The results of the study of 17 respondents showed a Satisfaction Index value of 3.31 or 82.8 after conversion. These results indicate that the CSR performance entitled "Empowering Land Aquaculture Community Groups" in 2022 has an "A" quality grade with a "Very Good" performance value. Based on three aspects and 14 assessment indicators, the aspect with the lowest satisfaction score is the planning aspect, with an SMI value of 3.25 or 81.76 after conversion. That way, KPI RU II Dumai can improve CSR performance by designing programs that align with community needs, are administratively easy to access, and involve the community as a whole. Keywords: Community Satisfaction Analysis; Corporate Social Responsibility; Community Empowerment Program
ANALISIS PENGARUH PRODUK PEMBIAYAAN DAN RISIKO TERHADAP PROFITABILITAS BANK UMUM SYARIAH PERIODE 2014-2021 Arnandho Sandhi Pradana; Rendra Erdkhadifa
Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Islam (SOSEBI) Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/sosebi.v3i1.6141

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dampak pembiayaan Mudharabah, Musyarakah, Murabahah, Risiko Kredit dan Risiko Likuiditas atas Profitabilitas Bank Umum Syariah Periode 2014-2021. Profitabilitas merupakan suatu bagian penting bagi setiap perusahaan salah satunya pada perbankan. Sebab adanya profitabilitas yang baik tentu akan berdampak dan menjadi jaminan keberlangsungan hidup dari suatu perusahaan. Data diperoleh dengan mengakses laporan keuangan dan laporan triwulan melalui website masing-masing Bank Umum Syariah. Populasi penelitian ini yakni 14 Bank Umum Syariah yang tercatat di Bank Indonesia. Serta diperoleh sampel sebanyak 1 yakni Bank Muamalat Syariah. Selama menganalisisnya, peneliti mengunakan regresi linier berganda serta software instrumen statistik SPSS. Diperoleh hasil pengamatan dan analisis data yang telah dilaksanakan, dimana faktor pembiayaan musyarakah, mudharabah dan murabahah mempunyai dampak negatif namun tidak signifikan akan ROA. NPF secara parsial berdampak negatif signifikan akan ROA. FDR secara parsial berdampak positif signifikan akan ROA. Kata Kunci : Mudharabah; Murabahah; Profitabilitas; Risiko Kredit; Risiko Likuiditas Abstract: This study aims to examine the impact of mudharabah, musyarakah, murabahah financing, credit risk and liquidity risk on the profitability of Islamic Commercial Banks for the 2014-2021 Period. Profitability is an important pert for every company, one of which is banking. Because the existence of good profitability will certainly have an impact and be a guarantee for the survival of a company. Data is obtained by accessing financial reports and quartely reports through the website of each Islamic Commercial Bank. The population of this study is 14 Islamic Commercial Banks registered at Bank Indonesia. As well as obtaining a sample of 1, namely Bank Muamalat Syariah. During the analysis, the researcher used multiple linear regression and SPSS statistical instrument software. Obtained result of observations and data analysis that have been carried out, where the musyarakah, mudharabah and murabahah financing faktors have a negative but not significant impact on ROA. NPF partially has a significant negative impact on ROA. FDR partially has a significant positive impact on ROA Keywords: Mudharabah; Murabahah; Profitability; Credit Risk; Likuidity Risk
PROGRAM SEDEKAH JELANTAH SEBAGAI TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN DALAM MENCAPAI TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Aldi Syahrul Khunaivi; Herliana Rahmi MD; Kurniawan Rifola Agust Syahputra; Mutiara Adella Putri
Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Islam (SOSEBI) Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/sosebi.v3i1.7538

Abstract

Abstrak: Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang berbahaya bagi lingkungan jika dibuang sembarangan, khususnya pada ekosistem darat maupun laut. Oleh karena itu, perlu intervensi dan tindakan nyatan untuk mengangani masalah tersebut sehingga dapat menekan atau mengurangi dampaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran perusahaan dalam upaya pelestarian lingkungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Lebih lanjut, penelitian ini juga membahas kontribusi program TJSL perusahaan terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif-deskriptif, dengan wawancara mendalam dan studi literatur sebagai teknik pengumpulan data. Adapun unit analisis dari penelitian ini adalah Program Sedekah Jelantah, oleh PT. Kilang Pertamina Internasional (KPI RU II Dumai). Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini menggandeng berbagai kelompok masyarakat seperti Persatuan Wanita Patra (PWP), Kelompok Posyandu Sehati, dan Rumah BUMN (Badan Usaha Milik Negara). Program ini membantu pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya pada: (5) tentang Gender Equality, (8) tentang Decent Work and Economic Growth, (12) tentang Responsible Consumption and Production, (13) tentang Climate Action, (15) tentang Life on Land, dan (17) tentang Partnerships for the Goals. Kata Kunci: Minyak Jelantah; Tujuan Pembangunan Berkelanjutan; Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan; Pemberdayaan Masyarakat Abstract: Used cooking oil is a household waste that is harmful to the environment if it is disposed of carelessly, especially in terrestrial and marine ecosystems. Therefore, interventions and real actions are needed to deal with these problems so that they can suppress or reduce their impact. This study aims to describe the role of companies in efforts to preserve the environment through corporate social responsibility (CSR) programs. Furthermore, this study also discusses the contribution of the company's CSR program to achieving sustainable development goals (SDGs). This study uses a qualitative-descriptive research method, with in-depth interviews and literature studies as data collection techniques. The unit of analysis for this research is the Sedekah Jelantah Program, by PT. Kilang Pertamina Internasional (KPI RU II Dumai). The results of the research show that this program collaborates with various community groups such as the Patra Women's Association (PWP), the Sehati Posyandu Community, and Rumah BUMN (State Owned Enterprise). This program assists the government in achieving sustainable development goals, particularly in: (5) regarding Gender Equality, (8) regarding Decent Work and Economic Growth, (12) concerning Responsible Consumption and Production, (13) regarding Climate Action, (15) concerning Life on Land, and (17) on Partnerships for the Goals. Keywords: Used Cooking Oil; Sustainable Development Goals; Corporate Social Responsibility; Community Empowerment
MINAT PEMUDA GAMPONG ALUE IE MIRAH DALAM BERWIRAUSAHA Zaki Darmawan; Fakhurrazi Fakhurrazi
Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Islam (SOSEBI) Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/sosebi.v3i1.7536

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengkaji tentang Minat Pemuda Gampong Alue Ie Mirah dalam Berwirausaha (Studi Kasus di Kecamatan Indra Makmur Kabupaten Aceh Timur). Penelitian ini berfokus pada faktor pendorong minat pemuda Gampong Alue Ie Mirah dalam berwirausaha serta upaya yang dilakukan untuk sukses. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu teori motivasi perspektif McClelland. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa factor pendorong minat pemuda di Gampong Alue Ie Mirah dalam berwirausaha adalah (a), tempat tinggal di dalam pasar mendukung untuk membuka usaha; (b) keinginan memperoleh kesuksesan; (c) pemuda tidak ingin ketergantungan pada orang tua; (d) terbukanya lapangan pekerjaan; (e), keinginan mendongkrak perekonomian keluarga pada pemuda dari keluarga miskin; (f), dapat meningkatkan kepercayaan diri; (g), memberikan harta pribadi kepada pemuda; (g) adanya pengalaman bekerja. Strategi pemuda dalam mengembangkan usaha adalah (a), merencanakan usaha terlebih dahulu; (b) menyiapkan modal usaha; (c) menentukan lokasi usaha; dan (d) mengelola waktu usaha dan sekolah.. Kata Kunci: Minat; Pemuda; Wirausaha Abstract: This research examines the interests of Youth Gampong Alue Ie Mirah in Entrepreneurship (Case Study in, Indra Makmur District, East Aceh district). This research focuses on factors driving youth interest in Gampong Alue Ie Mirah in entrepreneurship and effort made to succes. The theory used in this study is the McClelland perspective theory of motivation. This study uses a qualitative method using a descriptive approach. The results of this study indicate that the causes of youth in Gampong Alue Ie Mirah being interested in entrepreneurship are (a), housing in the market supports opening a business; (b) the desire to achieve success; (c) youth do not want to depend on their parents; (d) the opening of employ opportunities; fifth, the desire to boost the family economy for young people from poor families; (e), can increase self-confidence; (f), giving personal property to youth; (g) work experience. The youth strategy in developing a business is (a), planning the business beforehand; (b) preparing business capital; (c) determine the location of the business; and (d) managing business and school time. Keywords: Motivation; Youth; Entrepreneurs
DAMPAK RELOKASI PEDAGANG KAKI LIMA KE TERAS MALIOBORO YOGYAKARTA Salsabilla Nathania DP; Karisma Wulan Sejati; Hilma A’yunina; Ambar Sari Dewi; Kanita Khoirun Nisa
Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Islam (SOSEBI) Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/sosebi.v3i1.7562

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak sosial ekonomi relokasi pedagang kaki lima di Pedestrian Malioboro ke Teras Malioboro Yogyakarta. Relokasi pedagang tersebut dilakukan oleh Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai salah satu strategi penataan Kawasan Malioboro, atau lebih dikenal dengan sumbu filosofis Yogyakarta. Pemindahan pedagang kaki lima ke kawasan terpadu ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan dan keteraturan bagi pengunjung Kawasan Malioboro, sekaligus meningkatkan pendapatan bagi pedagang dan pemerintah Yogyakarta. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menyelidiki dampak relokasi bagi pedagang kaki lima (PKL) dengan melakukan wawancara dan observasi. Data dikumpulkan pada periode November 2022 untuk kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis tematik. Penelitian ini menemukan dampak positif dari relokasi PKL dari Pedestrian Malioboro ke Teras Malioboro yaitu tersedianya fasilitas umum yang memadai, keamanan yang terjamin, efisiensi waktu, dan kemudahan mobilitas pedagang. Namun, relokasi ini berdampak negatif bagi pedagang, khususnya terkait pendapatan yang menurun dibandingkan sebelum pindah. Selain itu, PKL di teras Malioboro terbukti mampu beradaptasi dengan kondisi baru, bahkan membuat aturan bersama untuk menghindari konflik. Kata Kunci:Relokasi; Pedagang Kaki Lima; Sosial Ekonomi; Teras Malioboro. Abstract: This study aims to determine the socio-economic impact of street vendors relocation at the Pedestrian Malioboro to Teras Malioboro, Yogyakarta. The relocation was carried out by the Yogyakarta Special Region Government as one of the strategies of Malioboro area arrangement, known as the philosophical axis of Yogyakarta. The purpose of this relocation to this integrated area is to provide comfort and order for visitors to the Malioboro area, as well as to increase income for traders and the Yogyakarta Government. Using qualitative research approach, particularly case study research method, this study investigates the impact of relocation for street vendors (PKL) by conducting interviews and observations. Data was collected in the period November 2022, followed by thematic analysis techniques. This study found some positive impacts on the relocation of street vendors from the Pedestrian Malioboro to Teras Malioboro, such as the availability of public facilities, guaranteed security, time efficiency, and ease of trader mobility. However, this relocation has had a negative impact on traders, especially regarding decreased income compared to before moving. Nonetheless, evidence showed that the street vendors on the Teras Malioboro were able to adapt with new conditions by formulating some rules to avoid conflict. Keywords: Relocation; Street vendors; Socioeconomic; Teras Malioboro
PENGEMBANGAN WISATA EDUKASI Fitrianatsany, Fitrianatsany; Prastya, Alvin Bagus
SOSEBI: Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/sosebi.v5i1.10640

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengkaji pariwisata edukasi dan konservasi satwa liar di Kabupaten Blitar dengan fokus pada kawasan hutan dan kawasan konservasi satwa, khususnya Maliran Deer Feeding dan Kesambi Trees Park yang terletak di Alas Maliran Blitar. Lokasi ini dipilih sebagai objek penelitian karena Maliran Deer Feeding dan Kesambi Trees Park merupakan destinasi pariwisata edukasi serta tempat konservasi rusa yang menerapkan konservasi ex-situ, yaitu upaya pelestarian satwa di luar habitat alaminya. Selain itu, dalam pengembangan usaha pariwisata, terdapat kawasan hutan produksi seperti pohon kesambi, mahoni, dan trembesi yang dapat dinikmati wisatawan sebagai tempat berteduh dan fasilitas edukasi, serta berbagai wahana permainan dan aktivitas fisik seperti playground, double track, dan wahana permainan dewasa yang dapat digunakan oleh wisatawan atau pengunjung dan dikembangkan oleh pengelola objek wisata. Masalah yang muncul dalam penelitian ini adalah kurang optimalnya pengelolaan objek wisata Maliran Deer Feeding dan Kesambi Trees Park, seperti kondisi tempat yang kurang terawat, kekurangan tenaga kerja untuk menjaga kelestarian kawasan wisata ini, promosi yang belum maksimal, serta kurangnya kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan lokasi wisata sebagai ladang penghidupan. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT yang menganalisis bentuk, struktur, dan fungsi dalam masyarakat. Pendekatan ini memberikan pemahaman tentang cara masyarakat berkembang atau terbentuk melalui elemen-elemen yang saling terhubung dan dinamis untuk memenuhi kebutuhan individu. Penelitian ini juga menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan melakukan observasi langsung di lapangan, wawancara dan dokumentasi. Pada Penelitian ini penting untuk menciptakan strategi pengembangan potensi pariwisata yang melibatkan masyarakat, pengelola, dan pemerintah. Hal ini membantu membangun pariwisata berkelanjutan dengan mengembangkan pariwisata alternatif, produk wisata yang berfokus pada minat konsumen, melibatkan komunitas lokal, mempromosikan citra destinasi, dan menggali keaslian destinasi tersebut. Kata Kunci: Wisata Edukasi; Konservasi Satwa Liar; Pariwisata Berkelanjutan. Abstract: This study examines educational tourism and wildlife conservation in Blitar Regency, focusing on forest areas and wildlife conservation sites, particularly Maliran Deer Feeding and Kesambi Trees Park located in Alas Maliran Blitar. These locations were chosen as research objects due to their roles as educational tourism destinations and conservation sites for deer, implementing ex-situ conservation efforts that preserve wildlife outside their natural habitats. Additionally, the development of tourism businesses includes production forest areas featuring kesambi, mahogany, and trembesi trees that serve as shaded spots and educational facilities for visitors. Various recreational facilities such as playgrounds, double tracks, and adult activity zones are also available and managed by tourism operators. Challenges identified in this study include suboptimal management of Maliran Deer Feeding and Kesambi Trees Park, such as poor maintenance, insufficient manpower to maintain conservation efforts, inadequate promotion, and a lack of community awareness in utilizing the tourism site as a livelihood source. This study uses SWOT analysis to examine the forms, structures, and functions within society. This approach provides an understanding of how society develops or is formed through interconnected and dynamic elements that fulfill individual needs. A qualitative case study method was applied, utilizing direct field observation, interviews, and documentation. The findings highlight the importance of developing tourism potential strategies involving the community, managers, and government to foster sustainable tourism by promoting alternative tourism, consumer-interest-focused products, local community engagement, destination image promotion, and authenticity exploration. Keywords: Educational Tourism; wildlife conservation; Sustainable Tourism
PENGARUH ISLAMIC LIFESTYLE, HARGA, DAN PROMOSI TERHADAP PERILAKU IMPULSIF PADA PENGGUNA E-COMMERCE SHOPEE DI WATAMPONE Mirnawati, Mirnawati; Jumarni, Jumarni; Masyhuri, Masyhuri
SOSEBI: Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/sosebi.v5i1.10830

Abstract

Abstrak: Sejalan dengan pertumbuhan pengguna e-commerce di Indonesia, perilaku impulsif dalam pembelian menjadi fenomena yang semakin umum. Gaya hidup Islami, harga produk, dan promosi diduga memiliki pengaruh terhadap kecenderungan perilaku impulsif konsumen dalam melakukan transaksi di platform e-commerce Shopee. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Islamic lifestyle, harga, dan promosi terhadap perilaku impulsif pengguna e-commerce Shopee. Populasi dalam studi ini adalah pengguna e-commerce Shopee di Watampone, dengan jenis penelitian yaitu penelitian lapangan menggunakan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 115 responden dengan teknik Simple Random Sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) yang dioperasikan melalui perangkat lunak SmartPLS. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa variabel harga (X1) memiliki nilai p-value sebesar 0,408, sementara promosi (X2) memiliki nilai p-value sebesar 0,186, yang menunjukkan bahwa keduanya tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku impulsif (Y). Hal ini menandakan bahwa aspek psikologis dan sosial, juga berkontribusi dalam mendorong pembelian impulsif. Islamic lifestyle (X3) berpengaruh signifikan dan berdampak positif pada perilaku impulsif (Y) pada pengguna e-commerce Shopee di Watampone, dengan p-value sebesar 0,000. Hal ini menandakan bahwa semakin bersemangat seseorang dalam menjalankan pola hidup Islami​​, semakin besar pengaruhnya dalam keputusan pembelian, termasuk perilaku impulsif. Kata Kunci: Islamic Lifestyle; Harga; Promosi; Perilaku Impulsif; E-commerce; Shopee. Abstract: In line with the growth of e-commerce users in Indonesia, impulsive behavior in purchasing is becoming an increasingly common phenomenon. Islamic lifestyle, product prices, and promotions are thought to have an influence on the tendency of consumer impulsive behavior in making transactions on the Shopee e-commerce platform. This study aims to analyze the influence of Islamic lifestyle, prices, and promotions on the impulsive behavior of Shopee e-commerce users. The population in this study were Shopee e-commerce users in Watampone, with the type of research being field research using a quantitative approach. The number of samples used was 115 respondents with the Simple Random Sampling technique. The data analysis method used is Structural Equation Modeling (SEM) which is operated through SmartPLS software. The findings of this study indicate that the price variable (X1) has a p-value of 0.408, while promotion (X2) has a p-value of 0.186, indicating that both do not have a significant effect on impulsive behavior (Y). This indicates that psychological and social aspects also contribute to encouraging impulsive buying. Islamic lifestyle (X3) has a significant and positive impact on impulsive behavior (Y) on Shopee e-commerce users in Watampone, with a p-value of 0.000. This indicates that the more enthusiastic a person is in implementing an Islamic lifestyle, the greater the influence on purchasing decisions, including impulsive behavior. Keywords: Islamic Lifestyle; Price; Promotion; Impulsive Behavior; E-commerce; Shopee.
ANALISIS KEMISKINAN STRUKTURAL NELAYAN ETNIS SUKU BAJO PERSPEKTIF PEMIKIRAN IBNU KHALDUN Nurfadia, Nurfadia; Abdulahanaa, Abdulahanaa; S., Arifin
SOSEBI: Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/sosebi.v5i1.10844

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab kemiskinan struktural pada nelayan etnis Suku Bajo di Kelurahan Bajoe, Kabupaten Bone, serta menganalisis fenomena tersebut dalam perspektif pemikiran Ibnu Khaldun. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan ekonomi Islam. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat nelayan Etnis Suku Bajo dan akademisi bidang ekonomi syariah. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penyebab kemiskinan struktural yang dialami nelayan Suku Bajo di Kelurahan Bajoe Kabupaten Bone bukan sekadar akibat keterbatasan individu, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti marginalisasi sosial, kebijakan yang tidak berpihak, serta ketimpangan ekonomi. Pola hidup tradisional, keterbatasan akses terhadap pendidikan dan modal, serta perubahan iklim semakin memperburuk kondisi nelayan, dan (2) Kemiskinan struktural yang dialami oleh nelayan etnis Suku Bajo di Kelurahan Bajoe, Kabupaten Bone, dalam perspektif pemikiran Ibnu Khaldun dapat dijelaskan melalui konsep ashabiyyah, yakni solidaritas sosial atau ikatan kekelompokan yang menjadi dasar kekuatan dan ketahanan suatu komunitas, struktur sosial, dan siklus peradaban. Solidaritas sosial yang kuat dalam komunitas Bajo memiliki peran penting dalam ketahanan ekonomi para nelayan, namun dalam praktiknya, hal ini sangat bergantung pada kepemimpinan dan kebijakan yang diterapkan. Melemahnya ashabiyyah, akibat kepemimpinan yang tidak inklusif serta tekanan eksternal seperti modernisasi tanpa peningkatan kapasitas sumber daya manusia, semakin memperburuk kondisi kemiskinan nelayan Suku Bajo. Kata Kunci: ibnu khaldun; kemiskinan struktural; suku bajo. Abstract: This study aims to identify the causes of structural poverty among fishermen of the Bajo ethnic group in Bajoe Village, Bone Regency, and to analyze this phenomenon from the perspective of Ibn Khaldun's thinking. The type of research used is qualitative with an Islamic economic approach. The data collection methods used are observation, interviews, and documentation. The subjects in this study are the Bajo ethnic fishing community and academics. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that: (1) The causes of structural poverty experienced by Bajo fishermen in Bajoe Village, Bone Regency are not only due to individual limitations, but are also influenced by external factors such as social marginalization, impartial policies, and economic inequality. Traditional lifestyles, limited access to education and capital, and climate change further worsen their conditions, and (2) The structural poverty experienced by fishermen of the Bajo ethnic group in Bajoe Village, Bone Regency, from the perspective of Ibn Khaldun's thinking can be explained through the concept of ʿashabiyyah, namely social solidarity or group ties which are the basis for the strength and resilience of a community, social structure, and cycle of civilization, social structure, and civilizational cycles. Strong social solidarity within the Bajo community plays an important role in their economic resilience, but in practice, it is highly dependent on leadership and policies implemented. The weakening of the ashabiyyah, due to non-inclusive leadership and external pressures such as modernization without increasing the capacity of human resources, further worsens their poverty conditions. Keywords: ibnu khaldun; structural poverty; bajo tribe
DAMPAK PENGGUNAAN QRIS TERHADAP AKTIVITAS EKONOMI PEDAGANG DI PASAR 16 ILIR PALEMBANG Rahmadaniah, Hanna; Sari, Bella Puspita; Arwandi, Safta; Panorama, Maya
SOSEBI: Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/sosebi.v5i1.10855

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar pada sistem pembayaran, di mana Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) menjadi inovasi penting yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi serta merangkul lebih banyak orang dalam sistem keuangan. Namun, adopsi QRIS di pasar tradisional masih rendah karena kurangnya pengetahuan digital dan preferensi konsumen yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan QRIS terhadap kegiatan ekonomi para pedagang di Pasar 16 Ilir Palembang. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap 30 pedagang yang telah memanfaatkan QRIS selama minimal tiga bulan, yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa QRIS memberikan dampak positif yang signifikan terhadap efisiensi transaksi (90%), otomatisasi pencatatan keuangan (76,7%), dan keamanan dalam proses pembayaran (73,3%). Selain itu, QRIS juga berkontribusi dalam peningkatan jumlah pelanggan (66,7%) dan omzet penjualan (53,3%), yang sejalan dengan konsep kegunaan yang dirasakan dalam Technology Acceptance Model (TAM). Meskipun demikian, terdapat beberapa tantangan seperti preferensi pelanggan untuk melakukan transaksi secara tunai (73,3%), kesulitan bagi pedagang dalam menggunakan aplikasi digital (60%), gangguan sinyal internet (50%), dan kurangnya dukungan teknis (33,3%), yang mengindikasikan perlunya peningkatan kemudahan penggunaan. Untuk itu, penelitian ini merekomendasikan program pendidikan digital yang berkelanjutan, pengembangan infrastruktur digital yang memadai, serta promosi aktif untuk meningkatkan kesadaran dan minat terhadap QRIS. Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di pasar tradisional serta meningkatkan daya saing pedagang dalam era digital. Kata Kunci: QRIS; pasar tradisional; efisiensi transaksi; pedagang; digitalisasi pembayaran. Abstract: The development of information technology has brought major changes to the payment system payment system, where the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) has become an important an important innovation that aims to improve efficiency and embrace more people in the financial system. more people in the financial system. However, QRIS adoption in traditional markets markets is still low due to the lack of digital knowledge and preferences of different consumers. This study aims to examine the effect of the use of QRIS on the economic activities of traders in 16 Ilir Market, Palembang. Palembang. Using a descriptive qualitative method, this research involves in-depth interviews and participatory observation of 30 merchants who have been utilizing QRIS for at least three months. who have utilized QRIS for at least three months, selected through purposive sampling. purposive sampling. The results of this study show that QRIS provides a significant positive impact on transaction efficiency (90%), automation of (76.7%), and security in the payment process (73.3%). In addition, QRIS also contributes to an increase in the number of customers (66.7%) and sales turnover (53.3%). and sales turnover (53.3%), which is in line with the concept of perceived usefulness in the Technology Acceptance Model (TAM). in the Technology Acceptance Model (TAM). Nonetheless, there are some challenges such as customers' preference for cash transactions (73.3%), difficulties for merchants in using digital applications (60%), internet signal interference (50%), and lack of technical support (33.3%), indicating the need for indicating the need to improve the ease of This research recommends a sustainable digital education program, development of adequate digital infrastructure, as well as active promotion to increase awareness and interest in QRIS. This is expected to encourage inclusive and sustainable economic growth in traditional markets as well as improve traditional markets as well as improving merchant competitiveness in the digital era. Keywords: QRIS; traditional markets; transaction efficiency; merchants; payment digitization.
ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN GUNA MENINGKATKAN ASET PONDOK PESANTREN IBNU MAS’UD PUTRI DI HULU SUNGAI SELATAN Ilmiah, Maeyza Kholisyatul; Hidayat, Muhammad Rifqi; Maulida, Atika Zahra
SOSEBI: Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/sosebi.v5i1.10863

Abstract

Abstrak: Pengelolaan keuangan yang baik merupakan aspek krusial dalam menjamin keberlanjutan dan perkembangan suatu lembaga, termasuk lembaga pendidikan berbasis pesantren. Pengelolaan keuangan yang efektif tidak hanya mendukung operasional harian, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan aset dan kemandirian finansial lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengelolaan keuangan yang diterapkan dalam meningkatkan aset Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud Putri. Penelitian ini didasarkan pada teori manajemen keuangan yang efektif, yang menekankan pentingnya perencanaan, pengorganisasian, pengawasan, dan pengendalian keuangan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan keuangan yang diterapkan, seperti perencanaan anggaran, pencatatan keuangan berbasis digital, dan optimalisasi unit usaha pesantren, berkontribusi signifikan terhadap peningkatan aset, termasuk infrastruktur, sarana prasarana, dan fasilitas penunjang lainnya. Selain itu, penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas serta strategi diversifikasi sumber pendapatan menjadi faktor utama dalam mendukung kemandirian finansial pesantren. Dengan sistem pengelolaan keuangan yang baik, pesantren mampu menjaga keberlanjutan ekonomi serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi santri secara berkelanjutan. Kata Kunci: pengelolaan keuangan; pondok pesantren; peningkatan aset. Abstract: Financial management is a crucial aspect in ensuring the sustainability and development of an institution, including pesantren-based educational institutions. Effective financial management not only supports daily operations, but also plays an important role in increasing the assets and financial independence of the institution. This study aims to analyse the financial management system applied in increasing the assets of Ibn Mas'ud Pesantren Putri. This research is based on the theory of effective financial management, which emphasises the importance of financial planning, organisation, supervision and control. The method used is descriptive qualitative with a case study approach. Data collection techniques include interviews, observation, and documentation. The results showed that the implemented financial management system, such as budget planning, digital-based financial records, and optimisation of pesantren business units, significantly contributed to the increase in assets, including infrastructure, facilities, and other supporting facilities. In addition, the application of the principles of transparency and accountability as well as the strategy of diversifying income sources are the main factors in supporting the financial independence of pesantren. With a good financial management system, pesantren are able to sustain their economic sustainability and improve the quality of education services for students in a sustainable manner. Keywords: financial management; islamic boarding school; asset enhancement.