cover
Contact Name
Yusak Noven Susanto
Contact Email
yusaknoven7@gmail.com
Phone
+6282244739479
Journal Mail Official
yusaknoven7@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cempaka, No. 48, Kec. Gebang, Kel. Patrang, Kab. Jember Kode Pos: 68117
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
ALUCIO DEI
ISSN : -     EISSN : 27162931     DOI : https://doi.org/10.55962/aluciodei.v6i1.53
Core Subject : Religion,
ALUCIO DEI: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani dengan nomor ISSN 2716-2931 (online) diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Duta Panisal Jember. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah untuk mempublikasikan hasil kajian ilmiah dan penelitian dalam bidang ilmu Teologi Kristen. ALUCIO DEI menerima artikel disiplin ilmu Teologi Kristen. Artikel yang dikirimkan haruslah belum pernah atau tidak sedang dalam proses dimuat dalam jurnal lainnya. Artikel yang masuk harus sesuai dengan petunjuk penulisan atau format yang telah ditetapkan. Editor akan menolak artikel yang tidak memenuhi persyaratan tanpa proses lebih lanjut. Artikel yang telah memenuhi persyaratan akan dinilai kelayakannya oleh reviewer melalui proses blind-review. ALUCIO DEI terbit dua kali dalam satu tahun, pada bulan Januari dan Juni
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 65 Documents
STUDI EKSEGESIS TENTANG FRASA “DOSA YANG TIDAK MENDATANGKAN MAUT DAN DOSA YANG MENDATANGKAN MAUT ” MENURUT 1 YOHANES 5 : 16-17 DAN IMPLIKASINYA BAGI JEMAAT GEREJA PANTEKOSTA ISA ALMASIH KASIH SURGAWI JEMBER Ratna Mawati waruwu; Ronald J. Massing M.Th
Alucio Dei Vol 7 No 1 (2023): Alucio Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Duta Panisal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55962/aluciodei.v7i1.82

Abstract

Saat ini gereja, di tengah kemajuan zaman, tidak lagi memahami betapa pentingnya persekutuan dan doa bagi jemaat. Gereja tidak lagi terlibat dalam memulihkan orang lain yang telah jatuh dalam dosa dan mendoakan jemaat yang berbuat dosa, gereja menganggap bahwa dosa yang dilakukan oleh jemaat adalah sesuatu yang lumrah dan wajar terjadi. Penelitian dengan judul Studi eksegesis pada kalimat “dosa yang tidak mendatangkan maut dan dosa yang mendatangkan maut” menurut I Yohanes 5:16-17 dan implikasinya bagi jemaat Gereja Pantekosta Isa Almasih Kasih Surgawi Jember. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, disimpulkan bahwa yang dimaksud oleh Yohanes tentang “Dosa yang tidak mendatangkan maut dan dosa yang mendatangkan maut” dalam surat I Yohanes 5:16-17 Dosa yang mendatangkan maut yang dimaksud oleh Yohanes adalah dosa yang dengan sengaja menolak Kristus sebagai Juruselamatnya. Sedangkan dosa yang tidak membawa maut yang dimaksud oleh Yohanes adalah semua kejahatan yang dilakukan oleh orang beriman dan tidak lepas dari doa.
PENTINGNYA PEMAHAMAN TEOLOGI IBADAH BERDASARKAN IBRANI 10:19-27 DALAM MENINGKATKAN MINAT BERIBADAH DI KALANGAN PEMUDA GEREJA KRISTEN SETIA INDONESIA VIKTORIA PALOAN KALIMANTAN BARAT Yana; Yudi Handoko
Alucio Dei Vol 7 No 1 (2023): Alucio Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Duta Panisal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55962/aluciodei.v7i1.88

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang teologi ibadah berdasarkan Ibrani 10:19-27 dalam meningkatkan minat beribadah dikalangan pemuda-pemudi Gereja Kristen Setia Indonesia Viktoria Paloan. Dengan memahami pentingnya pemahaman teologi ibadah maka dapat meningkatkan minat pemuda-pemudi dalam beribadah kepada Tuhan. Metode yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi Kasus, observasi, wawancara dan dokumentasi. Pada landasan teori terdapat penjelasan mengenai Pemahaman teologi ibadah pemuda-pemudi Gereja Kristen Setia Indonesia Viktoria Paloan, Pengenalan Mengenai Kitab Ibrani, Pentingnya Teologi Ibadah Dalam Meningkatkan minat beribadah pemuda pemudi Gereja Kristen Setia Indonesia Viktoria Paloan yang digunakan peneliti sebagai landasan menyusun instrument penelitian. Penelitian yang dilakukan di Gereja Kristen Setia Indonesia Viktoria Paloan Kalimantan Barat sesuai dengan yang telah dicantumkan di judul. Penelitian ini dilakukan kepada seluruh pemuda-pemudi. Hasil dari penelitian ini adalah penerapan mengenai Teologi Ibadah Dalam Meningkatkan minat beribadah pemuda belum dapat dipahami dengan baik disebabkan oleh karena beberapa faktor.
PENGINJILAN DAN PERTUMBUHAN GEREJA DI PROVINSI YOGYAKARTA Janes Sinaga; Deddy Panjaitan; Juita Lusiana Sinambela
Alucio Dei Vol 7 No 1 (2023): Alucio Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Duta Panisal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55962/aluciodei.v7i1.90

Abstract

Diidentifikasi masalah mengapa pertumbuhan gereja lambat yaitu karena kurangnya keterlibatan anggota. Hal ini terjadi karena kurangnya dorongan dan pelatihan jemaat untuk melayani. Kemudian kurangnya strategi dan inovasi dalam penginjilan. Adapun maksud dan tujuan penulis melakukan makalah ini adalah sebagai berikut: Agar anggota GMAHK boleh memiliki tingkat pemahamanakan pentingnya pertumbuhan gereja secara kuantitas dan kualitas. Agar anggota memiliki pemahaman yang benar tentang pentingnya peranan anggota dalam pertumbuhan gereja. Agar para anggota terlibat aktif dalam penginjilan supaya banyak jiwa yang diselamatkan. Metode Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif, dengan menganalisa data-data yang diperoleh dari daftar Pustaka sehingga mengasilkan penelitian kepada pertumbuhan gereja. Gereja yang sehat adalah gereja yang bertumbuh. Gereja yang bertumbuh adalah gereja yang mengalami pertumbuhan atau peningkatan, baik secara kualitas ataupun secara kuantitas. Secara kualitas, pertumbuhan gereja dapat dilihat dari peningkatan kerohanian anggota jemaat gereja. Sedangkan secara kuantitas, pertumbuhan gereja dapat dilihat dari pertambahan jumlah keanggotaan gereja. Gereja yang sehat itu diawali dari pertumbuhan secara kualitas yang menuju kepada pertumbuhan secara kuantitas. Pertumbuhan Gereja dan Penginjilan secara khusus di Daerah Istimewa Yogyakarta perlu dihadirkan satu strategi. Dimana dimulai dari kebangunan rohani, doa yang sungguh-sungguh. Melatih anggota jemaat untuk menginjil dan mengutus mereka. Gereja harus memberitakan Injil supaya bertumbuh dan bertambah.
MODEL SPIRITUAL KONSELING BAGI PASANGAN BERCERAI Oscar Wibowo; Iskak Sugiyarto
Alucio Dei Vol 7 No 1 (2023): Alucio Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Duta Panisal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus perceraian di Indonesia mengalami peningkatan setiap waktunya. Di kota Semarang kasus perceraian juga mengalami peningkatan setiap tahunnya. Gereja sebagai salah satu institusi di masyarakat mempunyai tanggung jawab untuk mencegah dan mengurangi angka perceraian. Gereja melalui pelayanan konseling pastoral mempunyai peranan penting dalam mendampingi jemaat menghadapi berbagai persoalan, termasuk persoalan-persoalan penyebab perceraian. Penelitian ini bertujuan mengetahui kasus perceraian di antara orang Kristen dan bagaimana peran konseling pastoral membantu jemaat yang menghadapi perceraian. Untuk memperoleh data tersebut digunakan penelitian studi kasus, yaitu menyajikan kasus-kasus yang ada dan bagaimana konseling pastoral dilakukan. Dari kasus yang ada, tindakan konseling pastoral dengan model spiritual konseling mampu menolong pasangan bercerai rujuk kembali.
Pengaruh Pelaksanaan Penginjilan terhadap Pertumbuhan Gereja di Gereja Kemenangan Iman Indonesia (GKII) Semarang Sri Widodo; Sugiono
Alucio Dei Vol 7 No 1 (2023): Alucio Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Duta Panisal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55962/aluciodei.v7i1.95

Abstract

Gereja akan mengalami pertumbuhan yang sangat pesat dalam segi kualitas maupun kuantitas, apabila gereja terus melaksanakaan penginjilan. Hipotesis dalam penelitian ini adalah diduga ada pengaruh positif Pelaksanakan Penginjilan Terhadap Pertumbuhan Gereja di Gereja Kemenangan Iman Indonesia (GKII) Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode positifis (kuantitatif) dengan cara kerja melalui perhitungan angka menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Angka R Square adalah 0,457adalah angka pengkuadratan dari koefisien korelasi atau (0,676x 0,676=0,457). R sequare bias disebut koefisien determinasi, yang berarti 45,7% penginjilan sangat mempengaruhi dalam Pertumbuhan Gereja Kemenangan Iman Indonesia (GKII) Semarang. Sisanya (100% - 45,7% = 54.3%), hal tersebut karena ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi hasil dari pertumbuhan Gereja
Gaya Kepemimpinan Raja Daud: “Kajian Sosio-Historis Terhadap Gaya Kepemimpinan Raja Daud Di Kerajaan Israel Bersatu Berdasarkan Teori Kepemimpinan” Osian Orjumi Moru
Alucio Dei Vol 7 No 2 (2023): Alucio Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Duta Panisal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55962/aluciodei.v7i2.97

Abstract

Abstract This paper aims to describe the socio-historical study of King David's leadership style based on leadership theory. The method used in this article is a qualitative method with a hermeneutic approach. The various data obtained in this study were then processed using descriptive analysis techniques. The results of the study show that David's leadership in the United Kingdom of Israel can be classified into the great man theory. This is because David's leadership has a uniqueness that includes several important aspects, namely aspects of faith, tolerance, good moral values, quality obedience values, and consistent humanism. King David's leadership style can also be categorized as charismatic leadership. This leadership style can be seen in the pattern of practical control over monarchical power through the establishment of the priesthood sector, the revitalization of royal literary texts, the nationalization of customary law, and persuasive political-economic communication. Keywords: David; Leadership Style; The United Kingdom of Israel.
Kesabaran Dalam Penderitaan Perspektif Kemiskinan Di Indonesia Yovianus Epan
Alucio Dei Vol 7 No 2 (2023): Alucio Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Duta Panisal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kehidupan manusia tentu tidak pernah lepas dari penderitaan, dan itu terbagi menjadi penderitaan yang dialami perindividu ataupun masal. Yakobus dengan telak menyatakan bahwa bersabar dalam penderitaan merupakan kunci untuk menghadapinya. Dari hasil analisis teks didapati bahwa kesabaran, keteguhan hati, ketekunan, daya tahan, dan ketabahan merupakan faktor yang harus dimiliki oleh orang percaya dalam menghadapi penderitaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukan bahwa sikap hati dan tindakan orang percaya dalam menghadapi penderitaan yang terjadi sebagai rumpun ilmu teologi praktika, sebagai urgenisnya bahwa penderitaan tidak dapat dihindari dalam kehidupan orang-orang percaya dan memahami makna dari penderitaan kemiskinan di Indonesia. Apapun penelitian ini mengunakan metode penelitian kualitatif dengan cara kerja analisis hermeneutik pada teks, dan hasil observasi tersebut dibagi kedalam sub bab serta dideskripsikan sebagai hasil temuan dari Yakobus 5:7-11.
IMPLEMENTASI KASIH KRISTUS SEBAGAI KARYA PENYELAMATAN ALLAH BAGI PEMUDA MENURUT ROMA 5:5-11 DI GEREJA KRISTEN INJILI DI TANAH PAPUA FAKFAK PAPUA BARAT gresella niweray; Rabiel Sobon
Alucio Dei Vol 7 No 2 (2023): Alucio Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Duta Panisal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman yang baik tentang kasih Kristus sebagai karya penyelamatan Allah bagi pemuda Gereja Kristen Injili Di Tanah Papua Nazaret Wagom Fakfak Papua Barat. Dengan terlaksana implementasi kasih Kristus bagi pemuda Gereja Kristen Injili Di Tanah Papua Nazaret Wagom Fakfak Papua Barat. Dapat terbangun pengenalan yang baik dalam persekutuan pemuda. Dan menjadi tugas saling mengingatkan adalah bagaimana ketua selalu menjangkau dan merangkul rekan-rekan pemuda yang masih belum memahami kasih Kristus sebagai karya penyelamatan Allah. Dan pemuda Gereja Kristen Injili Di Tanah Papua Fakfak PapuaBarat, menjadi garam dan terang yang selalu berguna dan menjadi pancaran dari kasih Kristus. Rumusan dalam penelitian ini adalah (1) Apakah yang dimaksud dengan kasih Kristus , bagi pemuda Gereja Kristen Injili Papua Nazaret Wagom Fakfak Papua Barat. (2) Bagaimana hubungan kasih Kristus menurut kitab Roma 5:5-11, bagi persekutuan pemuda Gereja Kristen Injili DiTanah Papua Nazaret Wagom Fakfak Papua Barat.(3) Bagaimana implementasi kasih Kristus sebagai karya Penyelamatan Allah menurut Kitab Roma 5:5-11 di pemuda Gereja Kristen Injili Di Tanah Papua Nazaret Wagom Fakfak Papua Barat. Metode yang di gunakan peneliti adalah metode kuantitatif dengan rancangan penelitian Design Eksperiment one-Shot case Study rancangan ini karena terdapat suatu kelompok yang di bererikan perlakuan.
PENTINGNYA KEDISIPLINAN BERDASARKAN 1 KORINTUS 9:19-27 BAGI PERTUMBUHAN ROHANI MAHASISWA SEKOLAH TINGGI TEOLOGI DUTA PANISAL JEMBER kurniawan ndraha
Alucio Dei Vol 7 No 2 (2023): Alucio Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Duta Panisal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang kedisplinan bagi mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi Duta Panisal, bagi pertumbuhan rohani. Oleh sebab itu peneliti dapat menerapkan betapa pentingnya pendisplinan karakter bagi mahasiswa pada masa perkembangannya untuk menunjang masa depannya, karena kedisisplinan diri dapat menjadikan manusia hidup teratur, dan dengan hidup teratur akan menjadi kebiasaan hidup seseorang untuk menjalani aktivitas dan segala sesuatu yang ia lakukan. Mahasiswa rentan terhadap aturan karena, ingin bebas dan bertingkah banyak hal, sehingga hal itu membuat mereka dapat melanggar aturan, melawan orang tua, masih mudah emosi, terpengaruh, mempengaruhi dan lain sebagainya dan begitu pun di Sekolah Tinggi Teologi Duta Panisal. Dalam melewati masa itulah orang tua, dosen, guru perlu mengatasi dengan ajaran, didikan dan peraturan akan ditetapkan, sehingga mahasiswa memiliki batasan yang membuat mereka dapat berpikir, memilih yang baik atau buruk, serta menghargai dan menerima didikan itu serta dalam pertumbuhan kerohanian mereka di dalam Tuhan. Sebagian dari informan memahami tentang disiplin sehingga informan dapat menjawab dan menyetujui pernyataan peneliti bahwa disiplin itu sangat penting dalam kehidupan manusia untuk memiliki hidup yang teratur melalui aturan yang telah ditetapkan dan memahami bahwa ketika seseorang mendisiplinkan diri terkhusus mendisiplinkan dirinya di dalam Tuhan maka maka bukan saja jasmani yang mengalami pertumbuhan namun kerohanian.
PERAN GEMBALA SIDANG BERDASARKAN INJIL YOHANES 10 : 1 – 18 BAGI PERTUMBUHAN IMAN PEMUDA GEREJA PANTEKOSTA ISA ALMASIH KASIH SURGAWI JEMBER Administrator administrator
Alucio Dei Vol 7 No 2 (2023): Alucio Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Duta Panisal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada gembala sidang tentang Peran Gembala Sidang Berdasarkan Injil Yohanes 10 : 1 – 18 Bagi Pertumbuhan Iman Pemuda Gereja Pantekosta Isa Almasih Kasih Surgawi, Jember. Dengan memahami hal ini, maka gembala sidang mampu menunaikan tugas palayanan atau pengembalaanya dengan meningkatkan pertumbuhan iman pemuda dengan efektif dan efisien. Metode yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan studi kasus adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi dalam pengumpulan data penelitian mengunakan model analisis data spraedly, ada beberapa bagian yaitu Analisis Domain, Analisis Taksonomi, Analisis Komponen Analisis Tema berdasarkan landasan teori yang digunakan terdapat penjelasan mengenai apa yang di maksud dengan pemahaman Peran Gembala Sidang, pemahaman Peran Gembala Sidang Berdasarkan Injil Yohanes 10 : 1 – 18, pentingnya pemahaman Peran Gembala Sidang Berdasarkan Injil Yohanes 10 : 1 – 18 Bagi Pertumbuhan Iman Pemuda GPIA Kasih Surgawi yang digunakan penelitian sebagai landasan menyusun instrumen penelitian.Dari hasil penelitian yang peneliti lakukan. Menujukkan bahwa peran gembala sidang ini sangat penting untuk membanggun kembali hubungan antara gembala sidang dengan pemuda agar lebih mendalam bagi pertumbuhan iman pemuda Gereja Pantekosta Isa Almasih Kasih Surgawi.