cover
Contact Name
Ganjar Safari
Contact Email
healthyjournalkeperawatan@gmail.com
Phone
+6287825585265
Journal Mail Official
healthyjournalkeperawatan@gmail.com
Editorial Address
Gedung Baru Universitas Bale Bandung Jl. R.A.A. Wiranatakusumah No. 7, Baleendah, Kab. Bandung, Jawa Barat
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Healthy Journal
Core Subject : Health, Social,
Healthy Journal adalah jurnal ilmiah yang menyampaikan hasil penelitian, pemikiran maupun kreasi ilmiah dalam bidang ilmu kesehatan. Ilmu kesehatan sebagai suatu bidang keilmuan dan seni yang berfokus kepada pemenuhan kebutuhan dasar manusia untuk mencapai status kesehatan yang optimal. Jurnal ini diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan Program Studi Ilmu Keperawatan UNIBBA yang terbit dua kali dalam setahun yaitu setiap Maret dan Oktober dalam rangka menunjang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 166 Documents
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI SEMESTER VIII DI UNIVERSITAS Siti Solihat; Enur Maulani
Healthy Journal Vol. 7 No. 2 (2019): HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.55 KB)

Abstract

Kecemasan terjadi karena perubahan lingkungan sekitar, tubuh bereaksi dan meresponnya sebagai upaya perlindungan. Gejala kecemasan mempengaruhi pola menstruasi pada wanita, rangsangan stressor psikososial mengakibatkan jaringan neuro di otak ikut memberikan sinyal bahaya. Dampaknya otak secara konstan mengirim pesan ada yang salah dan memerlukan perhatian.Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan siklus menstruasi pada mahasiswi semester VIII di seluruh fakultas Universitas yang di desain dalam penelitian analitik korelasional dengan metode cross sectional. Populasinya mahasiswi semester VIII di seluruh fakultas Universitas sebanyak 146 orang, diambil sampel penelitian sebanyak 84 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan uji statistik chisquare. Hasil penelitian 34,5% responden mengalami ‘kecemasan sedang’ dengan 52,4% responden mengalami ‘siklus menstruasi tidak teratur’. Uji Chi-Square menunjukkan nilai signifikan ? = 0,034 < (0,05). Penelitian menunjukkan hubungan antara tingkat kecemasan dengan siklus menstruasi memiliki tingkat hubungan rendah. Kesimpulannya tugas akhir perkuliahan tidak memberikan kontribusi besar pada gangguan siklus menstruasi mahasiswi semester VIII. Kata kunci: Kecemasan, Menstruasi, Mahasiswi
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MOTIVASI IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI CAMPAK PADA BAYI DI DESA PATROLSARI KM Yusfar; Setya
Healthy Journal Vol. 7 No. 2 (2019): HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.16 KB)

Abstract

Cakupan imunisasi campak di Jawa Barat tahun 2017 sudah memenuhi target pemerintah yaitu 95,2 % atau lebih 0,2% dari target pemerintah yaitu 95% meski begitu cakupan imunisasi campak di Jawa Barat belum 100%. Di Kabupaten Bandung cakupan imunisasi pada tahun 2017 yaitu sekitar 87,14 atau kurang dari target kabupaten bandung 90% atau mengalami penurunan dari cakupan imunisasi campak tahun 2016 yaitu sekitar 89,78%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Pengetahuan dan dukungan keluarga dengan Motivasi ibu dalam pemberian imunisasi campak pada bayi. Desain penelitian ini adalah Analitik korelasional dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini bayi sebanyak 190 orang. Dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 34 orang. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner dan uji statistik yang digunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan motivasi dan memiliki hubungan yang kuat. Hasil penelitian motivasi, hubungan antara dukungan keluarga dengan motivasi memiliki tingkat hubungan kuat Saran dari penelitian ini adalah Tenaga kesehatan, kader,dan perangkat setempat diharapkan menjalin komunikasi yang baik tidak hanya kepada ibu yang memiliki bayi/balita, namun juga kepada anggota keluarga yang lain. Terlebih kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap program yang telah di rencanakan oleh pihak tenaga kesehatan agar cakupan imunisasi dapat terlaksana menyeluruh. Kata Kunci : Pengetahuan, Dukungan Keluarga, Motivasi, Imunisasi
HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET (HANDPHONE) DENGAN POLA PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA PRASEKOLAH Jahirin; Amelinda
Healthy Journal Vol. 7 No. 2 (2019): HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.983 KB)

Abstract

World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa terdapat 5-25% dari anak anak usia prasekolah menderita gangguan perkembangan. Tercatat 8- 9% anak prasekolah mengalami masalah psikososial khususnya masalah sosialemosional seperti kecemasan, susah beradaptasi, susah bersosialisasi, susah berpisah dari orang tua, anak sulit diatur, dan perilaku agresif. Berbagai stimulasi mampu mempengaruhi perkembangan anak, diantaranya yaitu gadget atau handphone. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan penggunaan gadget (handphone) dengan pola perkembangan sosial anak usia prasekolah. Penelitian ini merupakan deskriptif korelasi dengan menggunakan metode kuantitatif. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan cross sectional, serta menggunakan kuesioner sebagai instrumen. Teknik sampling yang digunakan yaitu total sampling dengan jumlah sampel 28 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 45,95% anak menggunakan gadget (handphone) dan termasuk dalam kategori ringan, 58,69% anak memiliki pola perkembangan sosial positif dan termasuk dalam kategori buruk, dan 90,91% anak memiliki pola perkembangan sosial negatif dan termasuk dalam kategori baik. Hasil uji Rank Spearman didapatkan p-value tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan gadget (handphone) terhadap pola perkembangan sosial anak prasekolah. Kata kunci: gadget, perkembangan sosial, anak prasekolah
PENGARUH TEKNIK DISTRAKSI FILM KARTUN TERHADAP TINGKAT KECEMASAN ANAK USIA 4-6 TAHUN PRE SIRKUMSISI DI KLINIK Ganjar Safari; Hanifah Azhar
Healthy Journal Vol. 7 No. 2 (2019): HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.486 KB)

Abstract

Anak yang akan melakukan sirkumsisi biasanya mengalami kesenangan juga kecemasan akibat tindakan bedah yang akan di alami. Kecemasan dapat di atasi dengan cara non farmakologi yaitu dengan memfokuskan perhatian pada suatu hal yang disukai anak misalnya menonton film kartun, menonton film kartun dapat mengurangi kecemasan karena memfokuskan pasien anak dengan hal lain selain nyeri yang dirasakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teknik distraksi visual film kartun terhadap tingkat kecemasan anak usia 4-6 tahun pre sirkumsisi. Penelitian ini menggunakan metode Pre Eksperiment Design (nondesign) dengan one group pra-post test design dengan teknik accidental sampling. Sampel dalam Penelitian ini 20 anak. Uji yang digunakan yaitu uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil terdapat pengaruh teknik distraksi visual film kartun terhadap tingkat kecemasan anak usia 4-6 tahun pre sirkumsisi di klinik. Sehingga hasil ini diharapkan klinik memakai prosedur pemberian teknik distraksi visual film kartun sebagai salah satu cara alternative non farmakologi untuk menurunkan tingkat kecemasan pre sirkumsisi. Kata kunci : kecemasan anak, Sirkumsisi, Film Kartun
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERAPI MANDIRI PIJAT REFLEKSI PADA KAKI TERHADAP PENGETAHUAN UNTUK MENGURANGI INTENSITAS NYERI HAID SISWI DI SMP Tri Nugroho; Fyrda Nurputriana
Healthy Journal Vol. 7 No. 2 (2019): HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.05 KB)

Abstract

Menstruasi merupakan kondisi yang secara fisiologis normal terjadi pada wanita sebagai salah satu tanda kematangan reproduksi. Namun kondisi ini tidak selalu membuat nyaman karena banyak kasus saat menstruasi biasanya disertai nyeri (disminore) yang dapat mengganggu aktifitas remaja. Di Indonesia angka kejadian nyeri haid primer sekitar 54,89%, dan 62,20% siswi di SMP mempunyai keluhan nyeri haid. Kondisi ini dapat dikurangi atau dihilangkan dengan pendekatan farmakologi dan non farmakologi. Salah satunya adalah terapi pijat refleksi. Namun tidak semua remaja tahu bahwa pijat refleksi dapat mengurangi nyeri haid sehingga perlu adanya edukasi. Oleh karena itu penelitan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terapi mandiri pijat refleksi pada kaki terhadap pengetahuan untuk mengurangi intensitas nyeri haid siswi di SMP. Metode desain yang digunakan adalah desain Quasy-eksperimen dengan pendekatan non equivalent control group. Sampel berjumlah 40 siswa yang memiliki riwayat nyeri haid, dimana 20 responden kelompok eksperimen dan, 20 responden kelompok control. dengan tehnik simple random sampling. Uji statistik yang digunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian pada kelompok eksperimen didapatkan ada pengaruh pendidikan kesehatan terapi mandiri pijat refleksi pada kaki terhadap pengetahuan untuk mengurangi intensitas nyeri haid siswi di SMP, tetapi pada kelompok control didapatkan tidak ada pengaruh. dengan uji Mann Whitney menunjukkan adanya perbedaan antara kelompok eksperimen dengan kelompok control setelah dilakukan pendidikan kesehatan terapi mandiri pijat refleksi pijat kaki. Pendidikan kesehatan terapi mandiri pijat refleksi pada kaki menjadi perlu dilakukan sebagai edukasi kepada remaja untuk meningkatkan pengetahuan, dan menumbuhkan sikap untuk mampu mengurangi intensitas nyeri haid sebagai salah satu alternatif upaya terapi. Kata kunci : pendidikan kesehatan, Terapi Pijat Refleksi, Pengetahuan Nyeri Haid.
HUBUNGAN SIKAP PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPATUHAN DALAM MELAKUKAN LANGKAH-LANGKAH MENCUCI TANGAN DI UNIT PELAKSANA TEKNIS PELAYANAN KESEHATAN Waryantini; Fajar Pratama
Healthy Journal Vol. 7 No. 2 (2019): HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.046 KB)

Abstract

Perawat harus bertanggung jawab dalam upaya menanggulangi dan mengendalikan infeksit. Cuci tangan merupakan prosedur dasar yang harus dilakukan oleh para perawat dalam mencegah infeksi nosokomial. Banyak faktor yang mempengaruhi persetujuan. Metoda penelitian adalah penelitian observasional analitik dengan penelitian potong lintang. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan sikap dan kepatuhan saat melakukan langkah-mencuci tangan . Penelitian dilakukan pada bulan juni 2019 di puskesmas majalaya. Jumlah sampel yang berjumlah 23 perawat. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner sikap dan kepatuhan cuci tangan. Data demografik responden, sikap dan kepatuhan cuci tangan di analisis dengan distribusi frekwensi sedangkan hubungan sikap dan kepatuhan di analisis dengan uji coba uji chisquare Rank Test. Hasil penelitian sikap perawat menunjukkan tingkat positif sebesar 72,01%, dan tingkat kepatuhan terhadap cuci tangan menunjukkan 30,03%. Hasil uji bivariat variabel sikap dan kepatuhan cuci tangan dengan hasil Uji Peringkat chisquare sebesar r2 0,611. Pada penelitian ini telah membuktikan bahwa sikap yang baik akan meningkatkan tingkat keselamatan pada perawat. Sikap dapat mempengaruhi penanganan tangan pada perawat. Terkait mencuci tangan, disamping dapat dilakukan dengan meningkatkan sikap, juga perlu diupayakan melalui penerapan prosedur dan persamaan untuk mencuci tangan dalam upaya memperbaiki infeksi. Kata Kunci : Sikap, Kepatuhan, Mencuci Tangan, Perawat
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SANTRI USIA 10- 14 TAHUN TENTANG PERSONAL HYGIENE DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KEPUTIHAN PATOLOGIS Siti Solihat; Opi Ropiah
Healthy Journal Vol. 8 No. 1 (2020): HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.49 KB)

Abstract

Perilaku pencegahan keputihan patologis tidak terlepas dari pengetahuan dan sikap remaja mengenai personal hygiene. Kebiasaan perilaku yang tidak baik akan menyebabkan keputihan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang personal hygiene dengan perilaku pencegahan keputihan patologis dan hubungan antara sikap tentang personal hygiene dengan perilaku pencegahan keputihan patologis di Pondok Pesantren Modern. Desain penelitian ini adalah analitik kolerasional dengan metode pendekatan cross sectional. Sampel yang diambil berjumlah 68 orang yaitu santri putri yang berusia 10- 14 tahun. Instrument penelitian menggunakan lembar kuesioner dengan pengolahan menggunakan uji statistic chi-square untuk mencari hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan dan Rank Spearman untuk mencari hubungan sikap dengan perilaku pencegahan. Hasil penelitian hampir setengahnya responden (44,1%) dalam kategori pengetahuan cukup, (60,3%) termasuk kedalam kategori sikap yang positif, perilaku santri putri untuk pencegahan keputihan patologis (48,5%) termasuk kedalam kategori baik. Uji Chi-square dan Rank Spearman menunjukkan bahwa nilai signifikan p= 0,000 < (0,05), sehingga Ho1 dan Ho2 ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap dapat mempengaruhi perilaku . Kata Kunci: Personal hygiene, pengetahuan, sikap, perilaku, remaja
PERBANDINGAN ANTARA KOMPRES HANGAT DAN BREASTFEEDING TERHADAP RESPON NYERI PADA BAYI YANG DILAKUKAN PROSEDUR IMUNISASI PENTAVALEN I DI KLINIK PRATAMA KM Yusfar; Sylvi Rahesty
Healthy Journal Vol. 8 No. 1 (2020): HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (959.572 KB)

Abstract

Penatalaksanaan nyeri non-farmakologi pada saat bayi dilakukan prosedur penyuntikan imunisasi khususnya imunisasi pentavalen I yaitu kompres hangat dan breastfeeding. Kompres hangat salah satu cara yang dapat menurunkan rasa nyeri dan memberikan rasa nyaman serta meningkatkan relaksasi otot. Sedangkan breastfeeding kegiatan yang dilakukan seorang ibu dalam memberi makanan kepada bayinya dalam bentuk ASI dari payudara ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan antara kompres hangat dan breastfeeding terhadap respon nyeri pada bayi yang dilakukan prosedur imunisasi pentavalen I di Klinik Pratama. Desain penelitian ini adalah Pre Eksperimental dengan pendekatan Two Group Pretest-Posttest. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 44 responden, 22 responden kelompok intervensi kompres hangat dan 22 responden kelompok intervensi breastfeeding. Analisis perbedaan rata-rata respon nyeri bayi menggunakan Independent Sampel t-Test. Hasil penelitian ini menunjukan rata-rata skor respon nyeri pada bayi kelompok intervensi kompres hangat adalah 3,95 sedangkan pada kelompok intervensi breastfeeding adalah 3,00. Hasil uji statistik menunjukan bahwa rata-rata skor respon nyeri pada bayi pada kelompok intervensi breastfeeding lebih efektif dibandingkan dengan bayi pada kelompok intervensi kompres hangat. Peneliti menyimpulkan bahwa pemberian breastfeeding dapat menurunkan respon nyeri pada bayi yang dilakukan prosedur imunisasi pentavalen I dibandingkan kelompok intervensi kompres hangat. Kata kunci : Kompres Hangat, Breastfeeding, Respon Nyeri Bayi, Imunisasi Pentavalen I
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL Jahirin; Gunawan
Healthy Journal Vol. 8 No. 1 (2020): HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.449 KB)

Abstract

Lansia adalah kelompok manusia yang berusia 60 tahun ke atas. Seiring bertambahnya usia, penuaan tidak dapat dihindarkan dan terjadi perubahan keadaan fisik, psikologis, dan sosial. Lansia mulai kehilangan pekerjaan, kehilangan tujuan hidup, kehilangan teman, resiko terkena penyakit, terisolasi dari lingkungan, dan kesepian. Hal tersebut dapat memicu terjadinya gangguan mental. Salah satu gangguan mental yang sering ditemukan pada pasien lanjut usia yaitu depresi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat depresi pada lansia di Panti Sosial. Desain penelitian ini adalah Analitik korelasional dengan metode cross sectional. Populasi semua lansia di Panti Sosial sejumlah 156 orang. Dari populasi, sampel yang diambil dalam penelitian ini yaitu lansia yang mempunyai keluarga sebanyak 35 orang. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner dan uji statistik menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian hampir dari setengahnya responden (74,3%) dengan dukungan keluarga kategori sedang. Hampir setengahnya responden (34,3%) mengalami depresi ringan. Uji Chi-Square menunjukan terdapat hubungan dukungan keluarga dengan tingkat depresi di Panti Sosial. Sehingga dalam penelitian ini peneliti menyarankan pihak panti untuk memberikan saran edukasi dan informasi yang adekuat bagi lansia dan keluarga seperti, gaya hidup, pola kehidupan dan cara adaptasi sehari-hari, kekuatan pribadi dan minat. Kata Kunci : Dukungan Keluarga, Depresi, Lansia
PENGARUH BERMAIN PLAYDOUGH TERHADAP SUSPEK PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK PADA USIA 4-5 TAHUN Ganjar Safari; Risdayanti
Healthy Journal Vol. 8 No. 1 (2020): HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.478 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan motorik halus anak melalui bermain playdough di TK dan menjelaskan proses bermain playdough bagi anak dengan suspek perkembangan motorik halus. Penelitian ini adalah penelitian preexperimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttes, teknik untuk perlakuan dalam penelitian ini menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tiga siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu planning, action, observasi, dan reflection. Sampel dan populasi dalam penelitian ini berjumlah 20 responden. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi DDST-II, Hasil penelitian dari uji statistik menggunakan uji willcoxon menunjukkan bahwa kegiatan bermain playdough dapat meningkatkan perkembangan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun, dimana terdapat pengaruh bermain playdough terhadap anak dengan suspek perkembangan motorik halus. Kata Kunci: perkembangan motorik halus, bermain playdough

Page 6 of 17 | Total Record : 166