cover
Contact Name
Ganjar Safari
Contact Email
healthyjournalkeperawatan@gmail.com
Phone
+6287825585265
Journal Mail Official
healthyjournalkeperawatan@gmail.com
Editorial Address
Gedung Baru Universitas Bale Bandung Jl. R.A.A. Wiranatakusumah No. 7, Baleendah, Kab. Bandung, Jawa Barat
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Healthy Journal
Core Subject : Health, Social,
Healthy Journal adalah jurnal ilmiah yang menyampaikan hasil penelitian, pemikiran maupun kreasi ilmiah dalam bidang ilmu kesehatan. Ilmu kesehatan sebagai suatu bidang keilmuan dan seni yang berfokus kepada pemenuhan kebutuhan dasar manusia untuk mencapai status kesehatan yang optimal. Jurnal ini diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan Program Studi Ilmu Keperawatan UNIBBA yang terbit dua kali dalam setahun yaitu setiap Maret dan Oktober dalam rangka menunjang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 166 Documents
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN PADA ANAK SD KELAS 2 Tri Nugroho; Siti Rosidah
Healthy Journal Vol. 8 No. 1 (2020): HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.097 KB)

Abstract

Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) yang belum benar sering ditemukan pada anak usia 10 tahun kebawah. Anak diusia tersbut sangat rentan terhadap penyakit, maka dibutuhkan peningkatan kesadaran akan pentingnya CTPS. Satu diantara upaya peningkatan kesadaran tersbut melalui pendidikan kesehatan dengan metode audiovisual. Media ini efektif dalam penyampaian informasi pada anak usia prasekolah. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media audiovisual terhadap pengetahuan cuci tangan pakai sabun pada anak SD kelas 2. Metode desain yang digunakan adalah desain pre-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Jumlah responden 46 orang. Uji statistik yang digunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini didapatkan ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan media audiovisual terhadap pengetahuan cuci tangan pakai sabun. Sehingga metode audiovisual ini dapat diaplikasikan sebagai salah satu upaya promotif dalam penyampaian pendidikan kesehatan tentang cuci tangan pakai sabun di kalangan masa sekolah. Kata Kunci : Cuci tangan pakai sabun, media audio visual, pendidikan kesehatan
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DALAM MELAKUKAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT Waryantini; Siti Maya
Healthy Journal Vol. 8 No. 1 (2020): HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.644 KB)

Abstract

Beban kerja perawat dapat diartikan sebagai seluruh kegiatan atau aktifitas yang dilakukan oleh seorang perawat selama bertugas disuatu unit pelayanan keperawatan. Kinerja perawat merupakan ukuran keberhasilan dalam mencapai tujuan pelayanan keperawatan. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja perawat di RSUD Soreang Kabupaten Bandung diantaranya keterampilan perawat, motivasi individu, fasilitas kurang di lingkungan kerja, dan perubahan lingkungan internal dan eksternal. Oleh karena itu tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dengan kinerja perawat dalam melakukan asuhan keperawatan di ruang rawat inap RSUD Soreang Kabupaten Bandung. Desain penelitian ini adalah analitik kolerasional dengan metode pendekatan cross sectional. Sampel yang diambil dengan total sampling dengan berjumlah 29 perawat yaitu perawat ruang rawat inap. Instrument penelitian menggunakan observasi dan lembar kuesioner dengan pengolahan menggunakan uji statistic Rank Spearman untuk mencari hubungan beban kerja dengan kinerja perawat. Hasil penelitian beban kerja perawat termasuk kedalam kategori beban kerja sedang dengan skor 2113 dan untuk kinerja perawat termasuk kedalam kategori cukup dengan skor 782. Uji Rank Spearman menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan p = 0,884 > (0,05) sehingga Ho diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara beban kerja dengan kinerja perawat dalam melakukan asuhan keperawatan di ruang rawat inap RSUD Soreang Kabupaten Bandung. Kata Kunci: Beban Kerja, Kinerja Perawat
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERSONAL HYGIENE PADA SAAT MENSTRUASI DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PRURITUS VULVAE PADA REMAJA PUTRI Siti Solihat; Intan Sri
Healthy Journal Vol. 8 No. 2 (2020): HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.548 KB)

Abstract

Insiden Pruritus vulva sering kali terjadi pada seseorang dengan praktik perawatan vulva yang kurang. Hal tersebut dapat dicegah, dengan harapan adanya pengetahuan yang tinggi didukung sikap yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap personal hygiene pada saat menstruasi dengan perilaku pencegahan pruritus vulvae (iritasi vulva) pada remaja putri. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian korelasional menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel menggunakan kuota sampling, berjumlah 36 siswi kelas X. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuisioner yang disebarkan melalui link dengan pengolahan data Uji Statistik Chi-Square dan Uji Statistik Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar siswi (66,2%) siswi berpengetahuan cukup, sikap siswi (62,1%) tidak mendukung, dan (60,9%) siswi berperilaku negatif. Uji Chi-Square menunjukan didapatkan hasil p-Value 0,027. Hasil uji Rank Spearman di peroleh nilai p-Value sebesar 0,003. Kesimpulannya H01 dan H02 di tolak yang artinya terdapat hubungan yang artinya terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap personal hygiene pada saat menstruasi dengan perilaku pencegahan pruritus vulvae (iritasi vulva). Kata Kunci : Personal Hygiene, Pruritus Vulvae, Pengetahuan, Sikap, Perilaku
POLA ASUH OTORITER TERHADAP TINGKAT KEDISIPLINAN BELAJAR PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR Krisdayanti; KM Yusfar
Healthy Journal Vol. 8 No. 2 (2020): HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.722 KB)

Abstract

Pola asuh Orang tua merupakan serangkaian sikap yang di terapkan kepada anak dan sebagai cara untuk mendisiplinkan sehingga pola asuh yang di berikan orang tua kepada anaknya sangat mempengaruhi kepribadian dan perilaku anak. Orang tua yang berpola asuh otoriter menekankan adanya kepatuhan seorang anak terhadap peraturan yang mereka buat ,tanpa penjelasan kepada anaknya mengenai sebab dan tujuan diberlakukannya peraturan tersebut, cenderung menghukum anaknya yang melanggar peraturan atau menyalahi norma yang berlaku. Oleh karna itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan pola asuh otoriter terhadap tingkat kedisiplinan belajar pada anak usia sekolah di Sekolah Dasar. Sampel dalam penelititan ini berjumlah 36 responden dengan metode pendekatan cross sectional dengan uji statistic menggunakan rank spearman. Hasil penelitian ini menunjukan sebagian besar orang tua masuk kedalam kategori otoriter 30 orang tua(83,3%) dan Kedisiplinan belajar pada anak usia sekolah sebagian besar 18 orang masuk kedalam kategori rendah (50%), selain itu bahwa adanya hubungan yang positif dan signifikan pola asuh orang tua otoriter dengan Tingkat Kedisiplinan Belajar pada anak usia sekolah.Dengan demikian dapat disimpulkan pola asuh otoriter semakin diterapkan maka kedisiplinan belajar akan meningkat. Peneliti menyarankan orang tua menerapkan pola asuh otoriter terhadap anaknya agar kedisiplinan anak meningkat. Kata kunci : Pola otoriter, anak usia sekolah, Kedisiplinan belajar
HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DANPERILAKU MENGGOSOK GIGI DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA SISWA SEKOLAH DASAR Jahirin; Guntur Nuralam
Healthy Journal Vol. 8 No. 2 (2020): HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (986.808 KB)

Abstract

Kesehatan gigi menjadi hal yang penting, khususnya bagi perkembangan anak,Karies gigi adalah salah satu gangguan kesehatan gigi. Karies gigi terbentuk terbentuk karena ada sisa makanan yang menempel pada gigi, yang pada akhirnya menyebabkan pengapuran gigi. Dampaknya, gigi menjadi keropos, berlubang, bahkan patah.Karies gigi membuat anak mengalami kehilangan daya kunyah dan terganggunya percernaan yang mengakibatkan pertumbuhan kurang maksimal. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran orang tua dan perilaku menggosok gigi dengan kejadian karies gigi pada siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah studi kolerasi dengan rancangan oprasional silang (cross sectional). Dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling non probality sampling, dengan menggunakan metode Insidental Sampling. Dari populasi sebanyak 36 responden.Instrument pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil penelitian yaitu terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara perilaku perilaku menggsosok gigi dengan kejadian karies gigi. Hal ini menunjukan hubungan antara perilaku menggsosok gigi dengan kejadian karies gigi kuat. Kata Kunci : kesehatan gigi, karies gigi.
HUBUNGAN BERMAIN GAME ONLINE DENGAN PERILAKU AGRESIF PADA ANAK KELAS IV DAN V DI SEKOLAH DASAR Ganjar Safari; Mega Mulya
Healthy Journal Vol. 8 No. 2 (2020): HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (928.767 KB)

Abstract

Agresi merupakan setiap bentuk pilaku untuk menyakiti atau merugikan seseorang yang bertentangan dengan kemauan orang itu. Salah satu Penyebab anak berperilaku agresif adalah bermain game bertema kekerasan. Game membuat anak menjadi kasar, suka mencaci, bahkan kehilangan pengendalian diri. Oleh karena itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan bermain game online dengan perilaku agresif pada anak kelas IV dan V SD. Desain penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross-sectional dengan metode pendekatan deskriptif korelasi. Sampel yang diambil dengan total sampling dengan berjumlah 36 anak yang berusia 1011 tahun. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner dengan uji statisticRank Spearman. Hasil penelitian pada 36 responden, dimana perilaku agresif fisik masuk ke dalam kategori agresif fisik rendah dan perilaku agresif verbal masuk ke dalam kategori agresif verbal rendah. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara bermain game online dengan perilaku agresif fisik dan perilaku agresif verbal. Peneliti menyarankan orang tua berperan aktif dalam melakukan pengawasan pada anak agar tidak terkikisnya norma-norma dan nilai budaya yang dikarenakanbermain game online bertema kekerasan. Kata Kunci: Perilaku Agresif, kecanduan, video game.
ANALISIS PERBEDAAN INTENSITAS MEROKOK PADA REMAJA ANTARA SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN TERAPI SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) Tri Nugroho; Tevi Fitriani
Healthy Journal Vol. 8 No. 2 (2020): HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.248 KB)

Abstract

Masa remaja merupakan masa yang rentan, dimana seorang remaja memiliki rasa ingin tahu yang besar dalam upaya pencarian jati dirinya sehingga menimbulkan keinginan untuk mencoba berbagi aktivitas salah satunya merokok. Intensitas merokok kemungkinan dapat dikurangi dengan menerapkan metode Spiritual Emosional Freedom Technique (SEFT) yaitu dengan melakukan tapping pada 18 titik kunci di sepanjang 12 jalur energi tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi SEFT terhadap penurunan intensitas merokok pada remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah pre eksperimen dengan one group pretest posttest design. Intensitas merokok sebelum dilakukan terapi SEFT diukur dan setelah dilakukan terapi SEFT intensitas merokok diukur kembali. Sampling dilakukan dengan cara simple random sampling dengan jumlah sampel 18 responden. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat intensitas merokok responden sebelum dilakukan terapi SEFT berada dalam kategori sedang, dan setelah dilakukan terapi SEFT adalah intensitas merokok berada dalam kategori ringan. Hasil Analisis menunjukkan bahwa terapi SEFT efektif terhadap intensitas merokok. Dari hasil penelitian tersebut disarankan kepada para perokok untuk melakukan terapi SEFT untuk mengurangi intensitas merokok. Kata kunci: Remaja, Intensitas Merokok, Metode Terapi SEFT
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN KOMPRES HANGAT DAN KOMPRES DINGIN TERHADAP NYERI OTOT (MYALGIA KAKI) PADA USIA LANJUT Waryantini; Astri Nurwulan
Healthy Journal Vol. 8 No. 2 (2020): HEALTHY JOURNAL | Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.883 KB)

Abstract

Myalgia adalah sakit pada otot, berat, kaku atau rasa keram dapat terjadi dikaki pada malam hari. kelemahan otot juga dapat terjadi tanpa rasa ketidaknyamanan dapat dilihat pada penderita ketika kesulitan menjentikan jari atau kesulitan berdiri, upaya menurunkan skala nyeri antara lain dengan pemberian kompres sebagai tindakan mandiri yang paling sering dilakukan baik oleh perawat maupun keluarga dirumah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas penggunaan kompres hangat dan kompres dingin terhadap nyeri otot (myalgia kaki) Pada lansia. Desain penelitian ini adalah pra eksperiment dengan pendekatan (one group pretest posttest ) tehnik sampel menggunakan tehnik Accidental Sampling . dari jumlah populasi 266 lansia sampel yang diambil 30 sesuai kriteria yang ditetapkan.instrument penelitian menggunakan lembar observasi hasil pengukuran skala nyeri. Data yang diperoleh di analisa menggunakan statistik univariat dan bivariat, dan uji statistik yang digunakan adalah independent sample t test.. hasil uji statistik menunjukan bahwa didapat nilai ?=0,001<0,05. Hal ini menunjukan terdapat perbedaan antara kompres hangat dan kompres dingin terhadap nyeri otot pada lansia ,bermakna bahwa kompres hangat lebih efektik dalam menurunkan nyeri dibandingkan kompres dingin. Oleh karena itu, pemberian kompres bisa dilakukan secara mandiri dirumah bisa dibantu oleh keluarga dan kerabat terdekat. Kata Kunci : Kompres Hangat, Kompres Dingin, Skala Respon Nyeri (Myalgia)
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG SKABIES DAN PERILAKU KESEHATAN LINGKUNGAN DENGAN UPAYA PENCEGAHAN SKABIES PADA SANTRI PUTRA Siti Solihat Holida; Endang
Healthy Journal Vol. 10 No. 1 (2021): Healthy Journal
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1022.642 KB) | DOI: 10.55222/healthyjournal.v10i1.509

Abstract

Penyakit skabies banyak berjangkit di lingkungan yang padat, lingkungan dengan tingkat kebersihan kurang. Pencegahan Skabies dapat dipengaruhi oleh pengetahuan yang dimiliki seseorang terkait skabies dan perilaku kesehatan lingkungan. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang skabies dan perilaku kesehatan lingkungan dengan upaya pencegahan skabies. Desain dalam penelitian ini adalah studi kolerasi dengan menggunakan metode pendekatan cros sectional. .Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner dengan pengolahan data menggunakan Uji Statistic Chi-square dan Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup (53,2%), hampir setengahnya memiliki pengetahuan yang baik (36,2%), dan sebagian kecil memiliki pengetahuan kurang (10,6%). Sebagian besar responden memiliki perilaku kesehatan lingkungan positif (57,4%) dan hampir setengahnya memiliki perilaku yang negatif (42,6%). Sebagian besar responden memiliki upaya pencegahan skabies positif (63,8%), dan hampir setengahnya memiliki upaya yang negatif (36,2%). Uji Chi-square menunjukan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan ?-value = 0,0001 < (0,05) dan Rank Spearman menunjukan terdapat hubungan yang positif dan siginifikan ?-value = 0,0001 <(0,05). Sehingga H0 ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan perilaku kesehatan lingkungan dapat mempengaruhi upaya pencegahan. Semakin baik pengetahuan maka perilaku kesehatan lingkungan akan positif dan menimbulkan upaya pencegahan yang positif juga, begitupun sebaliknya. Kata Kunci : Pengetahuan, Skabies, Perilaku Kesehatan Lingkungan, Upaya Pencegahan
HUBUNGAN PERILAKU DZIKIR DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANJUT USIA DI DESA CAMPAKAMULYA Kunkun Mhamad Yusfar Syaifuroc; Hani Rahmawati; Rian Rian
Healthy Journal Vol. 10 No. 1 (2021): Healthy Journal
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.108 KB) | DOI: 10.55222/healthyjournal.v10i1.510

Abstract

Lansia merupakan individu yang berada pada tahapan dewasa akhir yang usianya dimulai dari 60 tahun keatas. Perubahan fungsi biologis pada lansia salah satunya adalah perubahan pola tidur. Sebagian besar lansia berisiko tinggi mengalami gangguan tidur yang khas, gangguan tersebut adalah buruknya kualitas tidur. Gangguan kualitas tidur pada lansia ini dapat diatasi dengan perilaku dzikir yang dilakukan oleh lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku dzikir dengan kualitas tidur pada lanjut usia. Desain penelitian ini adalah analitik korelasional dengan metode cross sectional. Dalam penelitian ini digunakan teknik sampling kuota dengan pendekatan sampling incidental, sampel yang diambil 30 lansia. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner perilaku dzikir dan kualitas tidur dengan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Indeks dan uji statistik menggunakan Rank Spearman. Hasil penelitian didapatkan lansia dengan perilaku dzikir positif (50.0%) dan perilaku dzikir negatif (50.0%), sedangkan kualitas tidur buruk (73.3%) dan kualitas tidur baik (26.7%). Uji Rank Spearman menunjukan bahwa ada hubungan yang searah dan signifikan antara perilaku dzikir dengan kualitas tidur pada lanjut usia. Dengan kekuatan arah hubungan kuat. Oleh karena itu, perilaku dzikir sebelum tidur yang dilakukan oleh lansia diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi perawat, khususnya yang berada dipelayanan baik dirumah sakit maupun dikomunitas. Untuk mempromosikan manfaat perilaku dzikir dalam meningkatkan kualitas tidur lanjut usia yang muslim. Kata Kunci : Perilaku dzikir, kualitas tidur, lansia

Page 7 of 17 | Total Record : 166