cover
Contact Name
Hamim Zaky Hadibasyir
Contact Email
hamim.zaky.h@ums.ac.id
Phone
+62271-717417
Journal Mail Official
geomedisains@ums.ac.id
Editorial Address
Lembaga Pengembangan Publikasi Ilmiah dan Buku Ajar, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Gedung Induk Siti Walidah lt. 5, Pabelan, Kartasura, Kab. Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah, 57169
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdi Geomedisains
ISSN : 27461165     EISSN : 27461157     DOI : 10.23917
This journal publishes articles regarding community service and or engagement activities conducted by a researcher, scientist, student, and academia. The focus and scope of this journal are main problems in community in areas, but not limited to: - Geography - Pharmacy - Dentistry and - Health sciences, and other related natural science disciplines
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 3, No. 1, July 2022" : 8 Documents clear
Partisipasi Pembangunan Kesehatan Masyarakat melalui Edukasi Peningkatan Berat Badan Balita Sri Ratna Ningsih; Andari Wuri Astuti
Abdi Geomedisains Vol. 3, No. 1, July 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v3i1.296

Abstract

Masa balita merupakan salah satu masa yang terpenting karena balita merupakan generasi penerus sumber daya manusia di masa depan. Balita merupakan masa emas dalam proses pembentukan sumber daya manusia. Berdasarkan wawancara pada tahun 2020 terdapat 2 balita dari 5 balita yang diamati berat badannya belum meningkat sesuai dengan kenaikan berat badan yang seharusnya. Pemantauan tumbuh kembang balita pada masa pandemi sangat terbatas karena program pemerintah yang melakukan pembatasan mobilitas dibeberapa sektor. Sehingga pemahaman ibu tentang gizi balita dan kenaikan berat badan balita perlu ditingkatkan. Metode pelaksanaan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah melakukan edukasi terhadap ibu yang memiliki balita untuk memperbaiki pola pemenuhan nutrisi balita. Implementasi pelaksanaan pengabdian masyarakat dimulai dari melakukan koordinasi dengan Mitra yaitu kader Posyandu Ngudi Luhur untuk melakukan kegiatan IbM edukasi kepada ibu yang memiliki balita yang melakukan penimbangan balita tentang pemenuhan nutrisi balita. Selanjutnya pelaksanaan dilaksanakan dengan sosialisasi, implementasi pemberian edukasi, pemantauan dan melakukan evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat. Setelah pemberian edukasi kepada peserta dilakukan evaluasi dengan kuesioner untuk menilai apakah pemberian edukasi dapat diterima. Setelah dilakukan evaluasi sebanyak 86% peserta memiliki pengetahuan yang baik dan 14% memiliki pengetahuan yang cukup. Setelah evaluasi kegiatan dilakukan tidak terdapat kader yang memiliki pengetahuan kurang namun pelaksanaan evaluasi sebaiknya tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah agar terhindar dari virus Covid-19.
Penyusunan Peta Jalur Pendakian Gunung Sindoro Via Jumprit Dusun Jumprit, Desa Tegalrejo, Kec. Ngadirejo, Kab. Temanggung, Jawa Tengah Tri Rahmawan; Riga Yuda Perwira Adi; Tiara Rizka Anindhita Tiara; Rizki Aulia Ramadzani
Abdi Geomedisains Vol. 3, No. 1, July 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v3i1.316

Abstract

Kegiatan ini merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di Dusun Jumprit Desa Tegalrejo Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung Provinsi Jawa Tengah. Adapun urgensi dari kegiatan ini yaitu karena belum adanya Kepastian jalur yang akan dilewati oleh para pendaki, pos atau shelter sesuai dengan kriteria dalam pendakian, Peta pendakian yang belum ada untuk para pendaki dan relawan dan nilai jual jalur pendakian Gunung Api Sindoro via Jumprit. Desa Jumprit memiliki potensi jalur pendakian dan wisata yang diwujudkan dalam bentuk peta seperti informasi jalur pendakian. Adanya Peta Pendakian ini bermanfaat sebagai pedoman informasi berupa jalur pendakian, potensi pos peristirahatan, pos shelter atau tempat camp, mata air, dan zona bahaya yang berada di jalur pendakian serta mampu memberikan informasi yang jelas dan memudahkan para pendaki untuk sampai puncak Gunung Api  Sindoro via Jumprit. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu survei lapangan untuk mendapatkan data primer di daerah kajian dengan cara pengeplotan dan juga tracking menggunakan GPS serta pengolahan peta menggunakan aplikasi ArcGis. Hasil dari kegiatan ini yaitu Peta Rupa Bumi Indonesia Jalur pendakian Gunung Api Sindoro via Jumprit. Harapan dari hasil kegiatan ini nantinya memiliki potensi yang direkomendasikan ke desa setempat untuk pembukaan jalur sehingga meningkatkan pendapatan desa serta dapat digunakan sebagai pegangan bagi para pendaki maupun masyarakat umum untuk menginformasikan jalur pendakian Gunung Api Sindoro via Jumprit.
Optimalisasi Pencegahan Anemia dengan Edukasi Gizi Via Daring Pada Remaja Putri Di Masa Pandemi Covid-19 Muwakhidah Muwakhidah; Luluk Ria Rakhma; Endang Nur Widiyaningsih; Listyani Hidayati; Setyaningrum Rahmawaty
Abdi Geomedisains Vol. 3, No. 1, July 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v3i1.345

Abstract

Permasalahan gizi yang sering pada remaja adalah anemia. Dampak dari anemia gizi pada remaja putri diantaranya prestasi belajar menurun karena daya konsentrasi belajar menurun. Angka kejadian anemia di Kabupaten Sukoharjo didapatkan anemia pada usia sekolah sebesar 26,5% menurut data Dinkes Provinsi Jateng 2014 dan meningkat menjadi 51,36 % pada 2018. Salah satu faktor penyebab terjadinya anemia adalah faktor pengetahuan. Penanganan permasalahan anemia pada remaja adalah pemberian edukasi gizi secara benar sehingga dapat meningkatkan pengetahuan. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang anemia pada remaja putri di Sukoharjo.  Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah penyuluhan melalui media daring (zoom meeting). Mitra yang terlibat antara lain, remaja putri tingkat SMP dan SMA di wilayah Sukoharjo sebanyak 112 orang. Materi yang diberikan berkaitan dengan trend kejadian anemia pada remaja putri, diet, factor risiko dan dampak/ akibat anemia serta penanggulangan anemia pada remaja putri yang telah dilakukan Dinkes Kabupaten Sukoharjo. Hasil kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi terhadap pengetahuan remaja putri. Remaja putri mendapatkan nilai yang baik pada dampak anemia 96%, memahami cara konsumsi tablet tambah darah 96%, memahami zat gizi penyebab anemia 86% dan memahami mengenai porsi isi piringku 73%.  Tingkat pengetahuan tentang anemia ini diharapkan dapat meningkatkan sikap dan perilaku remaja putri tentang anemia gizi. Remaja putri diharapkan dapat menerapkan pola makan gizi seimbang dalam konsumsi makanan sehari-hari sehinggan dapat meningkatkan kadar hemoglobin remaja putri.
Pembuatan Papan Penunjuk Arah Jalan Dusun Dalam Kegiatan KKN Muhammadiyah Aisyiyah di Desa Keru Nilawan Apriani; Kuswaji Dwi Priyono
Abdi Geomedisains Vol. 3, No. 1, July 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v3i1.398

Abstract

Sejumlah jalan di beberapa desa memiliki masalah utama yaitu kerusakan yang terjadi di beberapa titik jalan dan persimpangan serta tidak adanya petunjuk arah jalan. Permasalahan tersebut juga terjadi di Desa Keru, Kecamatan Narmada, Lombok Barat dimana tidak adanya plakat / petunjuk arah jalan dusun di Desa Keru. Dalam rangka mengatasi hal tersebut dan mempermudah akses jalan dalam menuju dusun-dusun di Desa Keru, mahasiswa KKN MAs yang berada di Desa Keru merencanakan untuk melakukan kegiatan pengadaan papan petunjuk arah jalan dusun setempat guna mempermudah dan melengkapi prasarana petunjuk arah menuju dusun yang berada di Desa Keru. Kegiatan dilaksanakan di Desa Keru, Kecamatan Narmada di 4 dusun yaitu Dusun Darmasaba Dasan I, Dusun Darmasaba Dasan II, Dusun Sabelendang, dan Dusun Repok Atas. Kegiatan KKN MAs ini terdiri atas 4 tahapan kegiatan, yaitu pertama melakukan survei lapangan pada lokasi yang nantinya menjadi titik pemasangan papan petunjuk arah jalan dusun. Kedua, menyiapkan alat dan bahan untuk pembuatan papan petunjuk arah jalan dusun. Ketiga, dilakukan proses perakitan papan dan pengecatan serta tahapan terakhir yaitu pemasangan papan petunjuk arah jalan dusun oleh mahasiswa dibantu pemuda dan masyarakat sekitar. Papan petunjuk arah jalan dusun dibuat berjumlah 13 buah dan 6 tiang. Program tersebut mendapatkan dukungan serta bantuan dari pemuda dan masyarakat Desa Keru sehingga dapat terlaksana dengan baik. Dalam proses kegiatan dari persiapan hingga pelaksanaan program tersebut tidak ditemukan hambatan yang cukup berarti. Selain itu, berdasarkan 3 indikator survei tingkat kepuasan masyarakat dalam Kegiatan KKN MAs tentang pengadaan dan pemasangan papan penunjuk jalan menunjukkan bahwa masyarakat merasa puas terhadap adanya program tersebut.
Pengembangan Desa Wisata Sumbur Suma Pemenang Barat Kabupaten Lombok Utara Oleh Mahasiswa KKN Muhammadiyah Aisiyah Ulayya Almast Nabila; Kuswaji Dwi Priyono
Abdi Geomedisains Vol. 3, No. 1, July 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v3i1.399

Abstract

Pariwisata merupakan perjalanan dari suatu tempat ketempat lain, bersifat sementara, dilakukan perorangan atau kelompok, sebagai usaha mencari keseimbangan atau keselarasan dan kebahagiaan dengan lingkungan dalam dimensi sosial, budaya, alam dan ilmu. Pulau Lombok adalah sebuah pulau di kepulauan Sunda Kecil atau Nusa Tenggara yang terpisahkan oleh Selat Lombok dari Bali di sebelah barat dan Selat Alas di sebelah timur dari Sumbawa. Pulau ini kurang lebih berbentuk bulat dengan semacam "ekor" di sisi barat daya yang panjangnya kurang lebih 70 km. Luas pulau ini mencapai 5.435 km² menempatkannya pada peringkat 108 dari daftar pulau berdasarkan luasnya di dunia. Pulau Lombok menjadi salah satu destinasi wisata di Indonesia yang cukup terkenal di dunia. Pesona yang menawan dari Lombok seperti pantai dan gunung menjadi ciri khas tersendiri dari pulau Lombok. Bahkan sering kali Pulau Lombok dibilang pulau kedua dari pulau Bali. Tidak bisa dielakkan lagi bila kebutuhan pariwisata bisa menjadi semakin menarik perhatian banyak orang Sektor Pariwisata 95 % masyarakat yang berada di Desa Pemenang Barat menggantungkan diri bekerja di 3 Gili yaitu Gili Trawangan, Air dan Meno. Namun dengan adanya kondisi pandemi Covid-19 saat ini menyebabkan ekonomi lumpuh dan menyebabkan Masyarakat Desa Pemenang Barat beralih profesi menjadi tukang kebun untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Pemenang Barat yang memiliki potensi yang cukup besar dan strategis karena view atau pemandangannya langsung tertuju kepada 3 gili dan Gunung Agung sehingga kami bekerja sama dengan Pokdarwis Pemenang Barat untuk membuat konsep spot foto sunset hill dengan beserta camping ground. Tujuan dari program kami yaitu meningkatkan dan mengembangkan Desa Wisata Sumbur Suma di Desa Pemenang Barat sebagai pendapatan bagi masyarakat di era pandemi ini. Diharapkan melalui program pengabdian ini dapat meningkatkan kondisi perekonomian masyarakat melalui Desa Wisata Sumbur Suma Teluk Kombal Desa Pemenang Barat Kabupaten Lombok Utara. Sikap masyarakat yang sangat menghargai, membimbing dan sangat membantu dalam kegiatan sangatlah memotivasi kami untuk melaksanakan setiap program KKN MAs dengan sebaik-baiknya. Sebagai hasilnya, semua program KKN MAs dapat berjalan dengan lancar sesuai rencana.
Meningkatkan Kesadaran Masyarakat dalam Menjaga Kesehatan untuk Mewujudkan Indonesia Sehat Devi Wulandari; Tasya Salsabila
Abdi Geomedisains Vol. 3, No. 1, July 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v3i1.426

Abstract

Kesehatan menjadi salah satu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mana sebagai tolak ukur yang digunakan dalam melihat kualitas hidup manusia. Salah satu tolak ukur kualitas hidup manusia yaitu berdasarkan status kesehatan Sumber Daya Manusia (SDM). Berdasarkan data International Diabetes Federation (IDF) tahun 2019 Indonesia menduduki peringkat ketujuh dengan penderita diabetes terbanyak, tetapi baru 25% masyarakat yang mengetahui bahwa dirinya menderita diabetes. Diabetes dapat menyebabkan munculnya masalah kesehatan mulut. Data dari Kemenkes tahun 2020 menunjukkan bahwa sebesar 45,3% masyarakat Indonesia mengalami masalah kesehatan gigi. Sehingga, diperlukan adanya deteksi dini dan penyuluhan kesehatan sebagai bentuk preventif serta promosi kepada masyarakat untuk meningkatkan angka kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. Kegiatan pengabdian dilakukan secara langsung selama dua hari kepada 69 siswa SDIT Al Firdaus kelas 3 sampai kelas 5 dan 209 masyarakat Desa Glonggong, Nogosari RT 1 sampai RT 5. Pengabdian diberikan dalam bentuk promosi kesehatan mengenai pentingnya merawat kesehatan gigi dan mulut, pemeriksaan gigi berupa pemeriksaan intraoral maupun ekstraoral, serta dilakukannya medical check-up yang meliputi pengecekan gula darah, kolesterol, dan asam urat. Hasil dari pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan promosi kesehatan dan medical check-up terbukti efektif dalam meningkatkan wawasan, kewaspadaan, dan kesadaran siswa SDIT Al Firdaus serta masyarakat Desa Glonggong, Nogosari tentang pentingnya menjaga kesehatan.
Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Siswa Mitra Melalui Program Pella Ana Riolina; Edi Karyadi
Abdi Geomedisains Vol. 3, No. 1, July 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v3i1.435

Abstract

Kesehatan mulut merupakan komponen penting dari kesehatan dan kesejahteraan umum. Karies gigi merupakan penyakit yang paling umum pada anak-anak. Karies gigi dapat dianggap sebagai penyakit bio-sosial, yang komplikasinya, tidak hanya mempengaruhi kesehatan individu dan masyarakat, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang negatif. Perkembangan karies gigi yang tidak diobati menyebabkan morbiditas yang nyata, dengan nyeri yang berdenyut, pembentukan abses, ketidakmampuan untuk makan, gangguan tidur, malaise dan penurunan kualitas hidup untuk anak-anak yang umum. Upaya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut sebaiknya dilakukan sedini mungkin sehingga karies gigi dapat dicegah agar tidak sampai terjadi pada anak-anak. Sekolah merupakan salah satu lingkungan yang dapat dijadikan sebagai tempat untuk menyelenggarakan promosi kesehatan gigi. Pengabdian dilakukan dengan memberikan penyuluhan menggunakan modul promosi edukasi lengkap sekolah “PELLA”. Modul ini terdiri dari buku cerita, poster dan kalender aktivitas sikat gigi. Indikator yang digunakan disini adalah angka pengetahuan. Hasil memperlihatkan bahwa kelompok mitra mendapatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dari kegiatan yang dilakukan. Hasil ini memperlihatkan adanya perbedaan pengetahuan antara 2 mitra dan modul masih dinilai dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan mitra.
Edukasi Budidaya Tanaman Jamu bagi Siswa SMPN 3 Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo dalam Upaya Mendukung Kemandirian Bahan Baku Jamu ‪Kuswaji Dwi Priyono; Danardono Danardono; Ambarwati Ambarwati; Kun Harismah
Abdi Geomedisains Vol. 3, No. 1, July 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v3i1.659

Abstract

Kabupaten Sukoharjo dikenal sebagai Kota Jamu di Indonesia, sebagian penduduknya berprofesi sebagai penjual jamu gendong secara turun-temurun di kota-kota besar. Pada masa pandemi Covid-19 mereka harus pulang kampung karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) karena semakin meningkatnya korban pandemi Covid-19. Pada awal wabah pandemi tersebut harga bahan baku jamu untuk meningkatkan kekebalan tubuh melawan virus Covid-19, seperti jahe merah mengalami kenaikan dari Rp 30.000/kg menjadi Rp 50.000/kg, kencur sebelumnya Rp 35.000/kg menjadi Rp 42.000/kg, dan temu lawak dari Rp 4.000/kg menjadi Rp 12.000/kg. Kebutuhan akan bahan baku jamu tersebut menarik OSIS SMPN 3 Tawangsari memanfaatkan lahan sekolah dan pekarangan rumah orang tuanya untuk budidaya tanaman jamu. Oleh karena itu, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) UMS berinisiatif melakukan kegiatan pengabdian yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman terkait pentingnya minum jamu bagi siswa SMP dan menjadikan SMP Tawangsari memiliki lahan dengan tanaman jamu. Metode yang digunakan untuk melaksanakan pengabdian yaitu dengan memberikan pelatihan dan praktik menanam jamu di halaman sekolah. Tim PkM UMS telah berhasil memberi edukasi terkait kesesuaian lahan untuk tanaman jamu dan cara bertanam tanaman jamu di lahan sekolah SMPN 3 Tawangsari.  Mitra PkM yang terdiri dari pengurus OSIS dan perwakilan kelas 7, 8, dan 9 di SMPN 3 Tawangsari sangat antusias dalam kegiatan ini, mereka menjadi paham akan persyaratan tanaman jamu dan cara bertanam tanaman jamu pada lahan yang sesuai untuk kehidupan tanaman jamu tersebut. Harapan Mitra untuk upaya kemandirian bahan baku jamu di Tawangsari ke depan dapat tercapai, orang tua siswa yang berprofesi menjadi penjual jamu akan dimudahkan dalam memperoleh bahan baku jamu tersebut.

Page 1 of 1 | Total Record : 8