Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 1 (2018)"
:
10 Documents
clear
Pengaruh Kolaborasi Rantai Pasok Terhadap Kinerja Keuangan Melalui Kinerja Logistik, Kinerja Operasional Dan Kepuasan Pelanggan (Studi Empiris Pada Perusahaan-Perusahaan Ritel Yang Beroperasi Di Indonesia)
Adhitya Suwanda;
Dadang Surjasa
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (147.791 KB)
|
DOI: 10.25105/pdk.v3i1.2474
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kolaborasi rantai pasok terhadap kinerja logistik, kolaborasi rantai pasok terhadap kepuasan pelanggan, kolaborasi rantai pasok terhadap kinerja operasional, pengaruh kinerja logistik terhadap kepuasan pelanggan, kinerja operasional pada kepuasan pelanggan dan terakhir pengaruh kepuasan pelanggan terhadap kinerja keuangan pada perusahaan ritel di Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk meneliti secara lebih luas mengenai kolaborasi rantai pasok ke pengambil keputusan dari perusahaan ritel di Indonesia yang secara rutin bekerja sama dengan pemasok dalam menyediakan barang atau jasa kepada pelanggan. Penelitian ini secara empiris memeriksa tiga bentuk: perilaku, lingkungan dan teknologi pada kolaborasi rantai pasok.Penelitian ini merupakan studi kausal untuk mempelajari hubungan antar variabel terkait. Metode survei digunakan untuk mengumpulkan data dari karyawan perusahaan ritel. Sebanyak 133 responden berpartisipasi dalam survei online. Teknik analisis model persamaan struktural digunakan dalam menganalisis reliabilitas dan validitas data dalam model pengukuran dan menguji hubungan kausal antara konstruksi dalam model struktural.Temuan menunjukkan bahwa, kolaborasi rantai pasok mempengaruhi kinerja logistik dan kinerja operasional secara langsung. Selain itu, kinerja logistik dan kinerja operasional juga mempengaruhi kepuasan pelanggan secara langsung. Adapun, kolaborasi supply chain tidak memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan secara langsung, dan yang terakhir, kepuasan pelanggan memiliki pengaruh terhadap kinerja keuangan.Keterbatasan penelitian/implikasi dalam penelitian ini hanya diuji pada sudut pandang perusahaan ritel. Untuk mempelajari kolaborasi rantai pasok secara menyeluruh, penelitian selanjutnya harus memeriksa dari sudut pandang produsen dan juga pemasok.
PENGARUH KEHADIRAN TEMBAGA TERHADAP LAJU KOROSI BESI TUANG KELABU
Dody Prayitno;
Asymar Fandusi Firdaus
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (263.835 KB)
|
DOI: 10.25105/pdk.v3i1.2475
Blow hole merupakan salah satu contoh cacat pengecoran besi tuang kelabu. Jika masih masuk dalam toleransi produksi cacat blow hole biasanya di make up untuk memperbaiki performansi. Serbuk tembaga dapat digunakan untuk proses make-up cacat pengecoran. Dua logam berbeda dan terkontak didalam elektrolit akan menyebabkan terjadinya korosi galvanik pada salah satu logam. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kehadiran tembaga (sebagai bahan make-up) pada laju korosi besi tuang kelabu. Metode penelitian untuk mengetahui laju korosi menggunakan metode kehilangan berat. Sampel direndam di larutan HCl 10 N selama 1008 jam. Berat sampel sebelum dan sesudah direndam dicatat. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kehadiran logam tembaga sebagai bahan makeup meningkatkan laju korosi besi tuang kelabu.
Penanganan Loss Dalam Operasi Drilling Pada Formasi Karbonat (Eq. Kujung) Pada Lapangan X
Firman Aulia;
A Q Keswani;
A. Fadly;
I.K. A.A Permana;
R. Sari;
G. Ageng;
A. Miftah;
D. Harwidyarso
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (446.487 KB)
|
DOI: 10.25105/pdk.v3i1.2476
Permasalahan utama pada pemboran sumur pengembangan di Lapangan X Blok Cepu adalah loss circulation pada reservoir Karbonat Build Up Oligo-Miosen yang memiliki heterogenitas porositas dan permeabilitas yang cukup tinggi. Hal ini dapat berdampak kepada mundurnya target produksi Lapangan X yang di perkirakan mencapai 165,000 BOPD. Pemilihan material loss circulation yang tepat merupakan hal yang penting untuk mengatasi masalah tersebut. DOB2C merupakan material penanganan loss circulation yang paling efektif yang digunakan pada reservoir karbonat di Lapangan X. Material tersebut berbasis lumpur Water Base Mud System dan merupakan campuran dari Diesel Oil, Bentonite, dan Cement dengan komposisi perbandingan 1:1:2. DOB2C yang dipompakan kedalam lubang sumur akan menyumbat zona loss circulation, dimana pada saat DOB2C bercampur dengan lumpur pemboran didalam sumur dengan membentuk gel/slurry guna menutupi zona loss circulation. Penggunaan DOB2C ini mengakibatkan penanganan loss circulation dapat tertangani secara efektif dan efisien. Hal ini dapat dilihat dari waktu penyelesaian pemboran yang lebih cepat ± 30% dari yang diprogramkan. Selain itu juga formulasi DOB2C ini tidak merusak kualitas lubang pemboran dan properti reservoir (porositas dan permeabilitas). Pemilihan formula material yang tepat merupakan kunci dalam penanganan loss circulation pada reservoir karbonat di Lapangan X.
Kompetensi Moral Akuntan Publik
Harti Budi Yanti;
Hasnawati Hasnawati;
Christina Dwi Astuti;
Haryo Kuntjoro
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (96.456 KB)
|
DOI: 10.25105/pdk.v3i1.2477
Kompetensi moral sangat relevan bagi auditor sebab akuntan merupakan profesi yang bekerja atas dasar kepercayaan masyarakat. Penelitian ini memberikan bukti empiris tentang level kompetensi moral 342 orang auditor KAP di Jakarta. Hasil penelitian mengungkapkan 60% responden auditor berkompetensi moral tinggi, sisanya menengah. Tidak terdapat auditor yang rendah kompetensi moralnya. Auditor perempuan, auditor senior, auditor dengan masa kerja 2-4 tahun memperlihatkan nilai kompetensi moral tertinggi diantara auditor lainnya..
Studi Efek Cairan Paduan Aluminium Terhadap Kekerasan Interface Krusibel Baja
M. Mabruriy W.W.;
Dody Prayitno
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (423.481 KB)
|
DOI: 10.25105/pdk.v3i1.2478
Sebuah baja terkadang dalam kehidupan praktis, (bagi penggemar pengecoran aluminium) baja sering digunakan sebagai krusibel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek dari cairan paduan aluminium terhadap kekerasan interface baja krusibel tersebut. Metodenya diawali dengan meleburkan aluminium, tembaga, dan timah sesuai varian masing-masing dengan suhu 700oC, lalu dilakukan pengadukan pada cairan tersebut selama 15 menit dan dilakukan penahanan pada suhu tersebut selama 30 menit. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa penambahan Sn (10% dan 20%) pada cairan Al-10%Cu menyebabkan nilai kekerasan pada daerah interface mengalami kenaikan 1-3%. Namun kenaikan tersebut tidak terlalu signifikan.
Study Peningkatan Oil Recovery Pada Injeksi Surfaktan-Polimer Pada Batuan Karbonat
Masrin Damanik;
Sugiatmo Kasmungin;
Rahmat Sudibjo
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (432.905 KB)
|
DOI: 10.25105/pdk.v3i1.2480
Tahapan pengembangan perolehan lapangan minyak memiliki tiga tahapan yaitu: primary reocovery, secondary recovery, dan tertiary recovery (Enhanced Oil Recovery). Penelitian menggunakan metode Enhanced Oil Recovery. Penelitian dengan menginjeksikan minyak atau paraffin kedalam batuan yang sudah disaturasi dengan larutan brine, kemudian batuan karbonat tersebut diinjeksikan dengan larutan surfaktan sehingga diperoleh oil recovery setelah diinjeksi dengan surfaktan, setelah itu, dilanjutkan dengan menginjeksikan dengan larutan polimer dan diperoleh oil recovery, selanjutnya dilakukan injeksi brine atau flushing untuk membersihkan minyak ataupun parutan yang masih tertinggal di dalam core. Percobaan dilakukan pada skala laboratorium dengan melakukan percobaan untuk mengetahui nilai oil recovery setelah diinjeksi dengan surfaktan dan polimer. Dari hasil penelitian diperoleh setelah menginjeksikan surfakan diperoleh oil recovery yang lebih besar dari pada oil recovery setelah injeksi polimer dan pada saat proses flushing tidak ada lagi minyak yang diperoleh sweep efficiency dan displacement efficiency.
Penerapan Standar Fasilitas Parkir Untuk Difabel Di RSUD Pasar Minggu
Nadya Amanta;
Maria Immaculata Ririk W;
Sri Tundono
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (276.59 KB)
|
DOI: 10.25105/pdk.v3i1.2481
Berdasarkan Permenkes Republik Indonesia No. 24 Tahun 2016, bangunan Rumah Sakit harus menyediakan fasilitas yang dapat di akses oleh difabel termasuk lanjut usia, pada kenyataanya fasilitas tersebut di beberapa Rumah Sakit belum terpenuhi, salah satunya Rumah Sakit tersebut adalah Rumah Sakit Pasar Minggu. Makalah ini mendeskripsikan penerapan standar fasilitas difabel di area parkir dan drop off di RSUD Pasar Minggu. Metode yang digunakan adalah metode deduktif kuantitatif.Variabel yang dikaji meliputi ketersediaan parkir difabel, signage, ram dan faktor yang mempengaruhi ketidak sesuaian terhadap standar.Hasil penelitian memperlihatkan bahwa di area parkir, signage, dan ram belum memenuhi standar.Fasilitas tersebut batu terpenuhi sekitar 33%.Hal ini dapat dikatakan bahwa pada nilai rata-rata 33% kondisi fasilitas area parkir kurang baik.Tujuan dari makalah ini adalah mendapatkan faktor yang mempengaruhi ketidaksesuaian terhadap standar.Standar persyaratan teknis fasilitas tersebut penting untuk keamanan dan kenyamanan bagi difabel.
Optimalisasi Kinerja Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak Dan Gas Bumi (SKK-Migas)
Radita Arindya
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (63.807 KB)
|
DOI: 10.25105/pdk.v3i1.2482
Setelah 70 tahun merdeka dan rapuh dalam ketahanan energi, kita perlu menata kembali sektor dan industria Hulu Migas. Disatu sisi kedaulatan pengelolaan sumber daya alam dipermasalahkan kesesuainnya dengan konstistusi, di pihak lain impor minyak dan BBM dibiarkan terus meningkat. Padahal seluruh impor berasal dari sumber yang dikuasai asing. Bentuk Satuan Kerja Hulu Migas menjadi tidak sesuai untuk pengelolaan Migas, karena untuk menjadi Badan Usaha harus mempunyai keuntungan dan keuntungan dari hasil pembagian produksi migas yang menjadi profit SKK Migas tidak cukup menjadikannya sebagai badan usaha. Jika prediksi produksi dan cadangan migas Indonesia yang semakin menurun maka bila tidak ada eksplorasi yang baru, SKK Migas ini akan membukukan keuntungan yang terus menurun sesuai dengan trend produksi. Sementara, seperti halnya Badan usaha yang lain, expense perusahaan akan terus naik dari tahun ke tahunnya. Pengelolaan Migas yang sesuai untuk Indonesia adalah mengembalikan fungsi pengawasan dan Pengelolaan Migas ini kepada Pertamina sehingga akan memaksimalkan keuntungan buat negara dan hasil migas akan dapat dinikmati oleh daerah penghasil migas.
Hasil Studi Laboratorium Penentuan Karakteristik Alamiah Surfaktan Natrium Lignosulfonat Dari Ampas Tebu Sebagai Fluida Injeksi Di Reservoir Minyak
Rini Setiati;
Septoratno Siregar;
Taufan Marhaendrajana;
Deana Wahyuningrum
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (169.039 KB)
|
DOI: 10.25105/pdk.v3i1.2483
Surfaktan Natrium Lignosulfonat (NaLS) dari ampas tebu merupakan salah satu pengembangan surfaktan lignosulfonat yang dibuat dari limbah nabati, yaitu adalah ampas tebu. Pada studi ini telah diperoleh hasil sintesa ampas tebu menjadi surfaktan lignosulfonat yang jika dikembangkan akan dapat menjadi alternatif surfaktan sebagai fluida injesi di reservoir minyak. Dari hasil penelitian dan pengujian yang telah dilakukan, surfaktan NaLS ampas tebu ini mempunyai kesamaan komponen dengan surfaktan lignosulfonat standar yaitu terdiri dari gugus ulur alkena, gugus ulur sulfonat, gugus tekuk karboksilat dan gugus tekuk ester. Berdasarkan analisis spektrum NMR, molekul monomer lignosulfonat tersebut mempunyai atom C, O, H dan S di dalam dengan jumlah atom C = 11, O = 8, H = 16, dan S = 1, sehingga rumus empiris monomer lignosulfonat adalah (C11H16O8S)n, dengan massa molekul relatif 308,06. Berdasarkan struktur monomer lignosulfonat ampas tebu, maka gugus-gugus fungsi dalam strukturnya dapat dikelompokkan sebagai gugus hidrofil atau gugus hidrofob dan dapat dihitung nilai HLB (Hidrofil-lipofilik Balance) yang dimiliki oleh surfaktan NaLS ampas tebu tersebut yaitu sebesar 11,62. Dengan nilai HLB ini maka surfaktan NaLS ampas tebu ini sesuai penggunaannya sebagai sistem tipe emulsi O/W (oil in water), yang berarti surfaktan tersebut larut dalam air dan dapat digunakan sebagai fluida injeksi.
Koperasi Limbah Pertanian: Strategi Pemanfaatan Limbah Yang Lestari Dan Berkelanjutan
Suryadi Pappa
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (160.906 KB)
|
DOI: 10.25105/pdk.v3i1.2484
Seiring dengan upaya yang dilakukan dalam meningkatkan hasil pertanian dalam negeri, tanpa disadari telah berdampak besar terhadap pencemaran lingkungan. Limbah pertanian menjadi hasil dari pertanian yang dianggap tidak dibutuhkan sehingga dibiarkan begitu saja tanpa ada pengelolaan lebih lanjut, bila hal ini terus terjadiakan dapat mencemari lingkungan sekitar. Sejalan dengan itu, pendirian koperasi telah lama dikenal secara luas masyarakat sebagai lembaga swadaya dalam memenuhi kebutuhan akanmasyarakat, bersamaan dengan UMKM koperasi dibentuk untuk meningkatkan perekonomian nasional.Penelitian ini dilakukan secara deskriptif dan dianalisis secara kuanlitatif.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diketahui sejauh ini limbah pertanian belum diolah maksimal sehingga berdampak buruk terhadap lingkungan padahal limbah pertanian masih dapat dikelola guna meningkatkan kesejahteraan.Pelaksanaan/ pendirian koperasi membutuhkan kerjasama instansi terkait seperti Kementerian Pertanian dan Kementrian terkait, pihak UMKM, perbankan dan masyarakat sebagai pelaku koperasi yang bersatu padu dan terintegrasi untuk bersama – sama menguatkan sektoral koperasi limbah pertanian.Inovasi limbah pertanian: a) TaLim (Tabungan Limbah) b) KreLi (Kredit Limbah) c) OLi (Online Limbah) dan d) AsPer (Asuransi Pertanian) menjadi salah satu pendukung berjalannya sistem koperasi. sebuah koperasi khusus yang menangani limbah pertanian dapat menjadi kebijakan yang dapat ditempuh guna menanggulangi masalahlimbah pertanian.