cover
Contact Name
Hanif Rahadian
Contact Email
lpkdgeneration2022@gmail.com
Phone
+6281328055730
Journal Mail Official
defendonesia@lembagakeris.net
Editorial Address
Wirosaban Barat No. 20B, Kelurahan Sorosutan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Defendonesia (DEFENDONESIA)
ISSN : 23546964     EISSN : 2776687X     DOI : https://doi.org/10.54755/defendonesia.v6i1
Core Subject : Education,
Jurnal DEFENDONESIA merupakan media publikasi ilmiah yang menyajikan hasil karya ilmiah tentang pembangunan pertahanan untuk menjaga dan menjamin kedaulatan, keberlangsungan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dilandasi semangat bela negara, nasionalisme, independen dan demokratis.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 86 Documents
PELUANG DAN TANTANGAN IMPLEMENTASI FINTECH PEER TO PEER LENDING SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT INDONESIA Inda Rahadiyan; Alfhica Rezita Sari
DEFENDONESIA Vol 4 No 1: Defendonesia September 2019
Publisher : Lembaga Kajian Pertahanan Strategis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.552 KB) | DOI: 10.54755/defendonesia.v4i1.79

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana peluang dan tantangan implementasi fintech Peer to Peer Lending (P2PL) sebagai salah satu upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia? Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode studi kepustakaan (library research) melalui pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan konseptual, serta pendekatan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada satu sisi implementasi fintech P2PL dapat dipandang sebagai salah satu solusi peningkatan indeks keuangan inklusi. Peningkatan indeks inklusi keuangan diharapkan dapat turut serta meningkatkan taraf kesejahteraan. Namun demikian pada sisi lain, implementasi fintech P2PL masih dihadapkan pada berbagai tantangan. Tantangan dimaksud meliputi; perlindungan hukum bagi pihak pemberi pinjaman, keamanan data, persaingan antara industri fintech P2PL dengan perbankan serta masih rendahnya pemahaman masyarakat.
STRATEGI DIPLOMASI PERTAHANAN INDONESIA – KOREA SELATAN DALAM MEMPERKUAT PERTAHANAN NEGARA Cheryl Manafe
DEFENDONESIA Vol 4 No 1: Defendonesia September 2019
Publisher : Lembaga Kajian Pertahanan Strategis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.232 KB) | DOI: 10.54755/defendonesia.v4i1.80

Abstract

Selain memperkuat pertahanan negara, kerjasama pertahanan juga membangun kepercayaan antara satu negara dengan negara lain. Kepercayaan tersebut dapat membuka kerjasama-kerjasama dalam bidang lain seperti kerjasama ekonomi maupun pendidikan. Kerjasama internasional juga membantu menjaga perdamaian dunia. Indonesia dalam sektor pertahanan masih membutuhkan bantuan dari negara lain. Mitra kerjasama bilateral dalam bidang pertahanan Indonesia adalah Korea Selatan. Penelitian ini menggunakan Metodologi Kualitatif dengan menggunakan landasan teori yaitu Teori Kerjasama Internasional dan Teori Diplomasi Pertahanan. Strategi Diplomasi pertahanan Indonesia meliputi kerjasama antara Indonesia dan Korea Selatan yang terbilang berhasil dalam bidang industri pertahanan dalam transfer of technology dan pengadaan alutsista, pengembangan kualitas prajurit dengan latihan gabungan termasuk dalam kerjasama dalam membangun Cyber University dalam rangka menghasilkan tenaga ahli dalam bidang keamanan siber. Diharapkan kerjasama ini dapat membantu Indonesia mencapai misinya dalam kemandirian industri dan dalam menghadapi tantangan revolusi Industri 4.0 di masa depan.
URGENSI SISTEM LINK 16 SEBAGAI PENUNJANG INTEROPERABILITAS TNI DI LAPANGAN Hanif Rahadian
DEFENDONESIA Vol 4 No 1: Defendonesia September 2019
Publisher : Lembaga Kajian Pertahanan Strategis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.916 KB) | DOI: 10.54755/defendonesia.v4i1.81

Abstract

Kemajuan teknologi informasi dalam medan pertempuran saat ini sudah menjadi unsur vital dalam lingkup militer. Dengan hadirnya sistem teknologi komunikasi yang dapat menunjang integrasi serta interoperabilitas seluruh elemen tempur yang beroperasi dan disebut dengan sistem Tactical Data Link (TDL) Link-16. Sistem TDL Link-16 berfungsi sebagai media komunikasi digital dalam mengolah data taktis medan pertempuran dan mendistribusikan gambaran data tersebut secara real time kepada setiap unsur alutsista, pasukan dan para pemegang keputusan yang berada pada pusat komando. Sistem TDL berfungsi guna mendukung integritas dan interoperabilitas pasukan di lapangan dengan meningkatkan situational awareness dan battlespace management setiap elemen yang beroperasi di darat, laut, udara. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat bagaimana kehadiran sistem TDL Link-16 menjadi urgensi guna mendukung interoperabilitas Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam sebuah misi operasi dan mengoptimalisasikan peran dari alutsista yang dimiliki. Metode penelitian yang digunakan merupakan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah meskipun Indonesia telah menandatangi salah satu syarat pengadaan sistem Link-16 namun masih terdapat beberapa kendala yang dialami oleh TNI dalam upaya menghadirkan sistem Link-16 ke dalam alutsista yang dimiliki sehingga proses integrasi dan interoperabilitas TNI masih belum dapat diimplementasikan sepenuhnya dengan matang.
Implikasi Gerakan Politik Islam dalam Kebijakan Luar Negeri Indonesia Era Presidensi Joko Widodo Iskandar Hamonangan; Ryan Muhammad Fahd
DEFENDONESIA Vol 4 No 2 (2020): April: Jurnal Defendonesia
Publisher : Lembaga Kajian Pertahanan Strategis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.075 KB) | DOI: 10.54755/defendonesia.v4i2.85

Abstract

Tulisan ini akan membahas pertanyaan "Apakah gerakan politik Islam berpengaruh dalam kebijakan luar negeri Indonesia?". Tulisan ini juga akan secara spesifik membahas dinamika politik domestik Indonesia pada tahun 2018. Perdebatan dalam hubungan antara agama dan negara telah terlihat jelas sejak proses pembentukan negara sebelum deklarasi kemerdekaan pada bulan Agustus 1945, di mana para pendiri Republik Indonesia terlibat dalam debat yang intens dalam merumuskan dasar negara. Untuk menjelaskan analisis dan menjawab pertanyaan tersebut, artikel ini dibagi ke dalam tiga segmen, pertama, penjelasan konseptual, kedua pembahasan inti, dan ketiga kesimpulan dan refleksi. Kebijakan luar negeri merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga serta mencapai kepentingan negara, termasuk ketahanan negara tidak hanya di tingkat nasional, namun juga di level internasional. Berangkat dari gagasan tersebut, guna memahami penentuan kebijakan luar negeri Indonesia, hal tersebut tentu tidak dapat dilepaskan dari kondisi politik domestik yang terjadi di Indonesia, hal ini juga termasuk dalam kebijakan luar negeri mengenai sikap Indonesia terkait isu di Palestina. Kata Kunci: Analisis Kebijakan Luar Negeri, Indonesia, Kebijakan Luar Negeri, Islam
Jihad Intelektual Milenial Santri Aan Heri Ustadzi
DEFENDONESIA Vol 4 No 2 (2020): April: Jurnal Defendonesia
Publisher : Lembaga Kajian Pertahanan Strategis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.426 KB) | DOI: 10.54755/defendonesia.v4i2.86

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang jihad Intelektual di era milenial santri di mana mereka lah yang akan menggantikan para ulama dan pemimpin-pemimpin bangsa serta menjelaskan nilai-nilai perdamaian jihad masa kini yang terkandung dalam syair Al-jihad Wal-Ijtihad karya K.H. Saaduddin Annasih, Lc., M.Pd., hal tersebut melihat bahwa jihad zaman penjajahan dan jihad zaman sekarang tidak bisa disamakan karena konteks yang ada bukanlah jihad menggunakan bambu runcing, tombak, panah, batu kayu, dan lain-lain melainkan jihad zaman sekarang yaitu jihad intelektual. Di mana santri harus dapat membaca zaman, merespons zaman, dan menyelesaikan masalah-masalah yang banyak muncul di era milenial ini. Sehingga santri zaman milenial ini harus mempunyai sikap responsif, bersolusi. Kata Kunci: Jihad, Intelektual, Milenial, Perdamaian
Peran Pancasila Sebagai Filter Ideologi Bangsa Yuniarti Dwi Pratiwi, SH
DEFENDONESIA Vol 4 No 2 (2020): April: Jurnal Defendonesia
Publisher : Lembaga Kajian Pertahanan Strategis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.376 KB) | DOI: 10.54755/defendonesia.v4i2.89

Abstract

Pancasila lahir dari sebuah perjanjian luhur berdasarkan hasil musyawarah para founding father (bapak pendiri bangsa dan negara) Indonesia melalui sidang BPUPKI. Kelahiran Pancasila ini juga merupakan suatu pijakan bahwa Pancasila menjadi Ideologi dalam berbangsa dan bernegara. Akan tetapi dalam beberapa dekade ini, kehidupan berbangsa silih berganti diuji dengan berbagai peristiwa yang rentan mengancam kekokohan pondasi Pancasila yang menopang nilai-nilai kebhinekaan. Isu lama yang kerap menyeruak ke permukaan adalah keinginan sejumlah kelompok yang ingin menegakkan syariat Islam dalam wadah Khilafah Islamiyah sebagai sistem pemerintahan maupun sebuah gagasan. Hendaknya Pancasila sebagai ideologi bangsa mampu menjadi penyaring (filter) saat dihadapkan pada kondisi yang memiliki potensi untuk memecah belah umat. Oleh karena itu perlu dilakukan tinjauan perihal Khilafah apakah telah sistem tersebut telah relevan dengan Pancasila Kata Kunci : Ideologi, Pancasila, Khilafah
Reliability Control Program Untuk Pemeliharaan Sistem Senjata Pesawat Militer Erna Shevilia Agustian
DEFENDONESIA Vol 4 No 2 (2020): April: Jurnal Defendonesia
Publisher : Lembaga Kajian Pertahanan Strategis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.362 KB) | DOI: 10.54755/defendonesia.v4i2.90

Abstract

Dalam pengoperasianya, Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) harus mengutamakan keselamatan (safety), maka diperlukan pemeliharaan yang ekstra untuk menjaga keandalan (Reliability) dan ketersediaaan (availability) dari komponen atau sistem yang menunjang kinerja Alutsista secara keseluruhan. Secara khusus, karya tulis ini bertujuan untuk mengetahui Reliability Control Program yang dapat diterapkan dalam pemeliharaan Sistem Senjata Pesawat Militer. Hal ini erat kaitannya dengan data-data kerusakan apa saja yang sering terjadi selama beroperasi, mengetahui tingkat keandalan dan mengetahui laju kegagalan, sehingga dapat direncanakan pula kegiatan pemeliharaan yang tepat untuk mengurangi permasalahan teknis pada sistem senjata pesawat militer. Karya tulis ini dilakukan berdasarkan studi literature, baik dari penelitian terdahulu berupa Jurnal, serta buku-buku referensi terkait lainnya. Di dalam karya tulis ini akan disampaikam pula mengenai program yang dapat dilakukan untuk mengontrol kehandalan (Reliability Control Program) Sistem Senjata Pesawat Militer. Kata Kunci: Alutsista, Pemeliharaan, Reliability.
Kejahatan Siber pada Penyelenggaraan Perdagangan Berbasis Sistem Elektronik Dalam langkah Pengamanan Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia Meha Middlyne Simbolon; I Gusti Komang Wijaya Kesuma; Aditya Ery Wibowo
DEFENDONESIA Vol 5 No 1 (2021): April: Jurnal Defendonesia
Publisher : Lembaga Kajian Pertahanan Strategis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.364 KB) | DOI: 10.54755/defendonesia.v5i1.98

Abstract

E-commerce sebagai aktifitas perdagangan melalui jaringan elektronik, merubah jenis transaksi konvensional menjadi transaksi pasar maya. E-Commerce tentunya memberikan pengaruh yang masif terhadap perkembangan ekonomi digital. In casu a quo, perkembangan teknologi digital semakin erat kaitannya dengan timbulnya kejahatan siber yang mengancam pertahanan dan keamanan negara yang berpotensi menghambat laju pertumbuhan ekonomi. Sistem transaksi e-commerce yang digunakan oleh pengguna harus menanggung banyak risiko ditambah dengan perilaku cyber crime masih sangat sulit di antasipasi oleh pengguna dan penyedia. Oleh karena itu, perdagangan berbasis sistem elektronik harus dilindungi keamanannya oleh pemerintah dengan melakukan koordinasi yang bersifat lini sektoral, perluasan kewenangan, dan membentuk beberapa kebijakan baru dalam pengamanan dan penindakan terhadap e-commerce. Kata Kunci: Perdagangan Berbasis Sistem Elektronik, Kejahatan Siber, Pertumbuhan Ekonomi Digital.
Manajemen Penanganan Kriminalitas di Industri Financial Technology Herlina JR Saragih; Muhammad Haikal Kautsar
DEFENDONESIA Vol 5 No 1 (2021): April: Jurnal Defendonesia
Publisher : Lembaga Kajian Pertahanan Strategis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.283 KB) | DOI: 10.54755/defendonesia.v5i1.99

Abstract

Perkembangan industri Financial Technology (Fintech) di Indonesia berjalan dengan sangat cepat. Fenomena ini disertai juga dengan meningkatnya kejahatan di Industri Financial Technology. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kriminalitas yang terjadi di Industri financial technology dan upaya manajemen penanganannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan riset kualitatif, data dikumpulkan melalui studi literatur dan waancara dengan pakar dan regulator. Data dianalisis dengan cara coding-nodes-mapping. Hasil penelitian ini memetakan terdapat empat ancaman kriminalitas yang hadir di industri Financial Technology yaitu pencurian data, penipuan, pencucian uang, dan pendanaan terorisme. Pendekatan manajemen dalam penanganan kriminalitas ini adalah dengan memproyeksikan potensi ancaman, mempersiapkan instrumen hukum dan pembagian tugas antar lembaga, pelaksanaan rencana, dan evaluasi berkala. Kata Kunci: Financial Technology, Crime, Management, Qualitative Research
Memikirkan Kembali Pertahanan Pesisir Indonesia Alban Sciascia; Muhammad Fauzan Malufti
DEFENDONESIA Vol 5 No 1 (2021): April: Jurnal Defendonesia
Publisher : Lembaga Kajian Pertahanan Strategis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.209 KB) | DOI: 10.54755/defendonesia.v5i1.100

Abstract

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia Indonesia harus mampu mengamankan dan mempertahankan seluruh wilayah maritimnya. Guna mencapai hal tersebut, saat ini Indonesia sedang menjalankan program Minimum Essential Force (MEF) guna memodernisasi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Program MEF ini sendiri menghadapi berbagai tantangan salah satunya dalam aspek anggaran dan besarnya wilayah maritim yang harus dijaga. Oleh sebab itu, salah satu solusi yang dapat dijalankan oleh Indonesia adalah dengan mengembangkan suatu konsep pertahanan pesisir sesuai dengan karakter geografis Indonesia yang kemudian diikuti dengan memprioritaskan pembelian dan pengoperasian aset-aset pertahanan yang sesuai dengan konsep tersebut dan menempatkannya di wilayah strategis utama yaitu wilayah titik/selat sempit atau dikenal juga dengan istilah chokepoints. Kata Kunci: Wilayah Maritim, Pertahanan Pesisir, Chokepoints.