cover
Contact Name
Nike Sari Oktavia
Contact Email
ikesay@gmail.com
Phone
+62751-7056737
Journal Mail Official
adiann@kopertis10.or.id
Editorial Address
Jl. Khatib Sulaiman No 1 Kota Padang. Kode Pos 25144.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
pendidikan, science, teknologi, dan ekonomi
Published by LLDIKTI Wilayah X
ISSN : ISSN:197     EISSN : EISSN:24     DOI : http://doi.org/10.22216/jit.2017.v11i4.458
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ini berisikan artikel penelitian tentang pendidikan, ilmu kesehatan atau kesehatan masyarakat, ilmu science. teknologi, dan ekonomi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2016): JIT" : 9 Documents clear
PENERAPAN SOSIOLINGUISTIK DALAM MEMAHAMI SOSIOKULTURAL MINANGKABAU UNTUK PENDIDIKAN KARAKTER; CIME’EH DAN INSYA ALLAH ORANG MINANGKABAU Yendra Yendra
Jurnal Ipteks Terapan Vol 10, No 1 (2016): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.472 KB) | DOI: 10.22216/jit.2016.v10i1.466

Abstract

AbstrakPenerapan kajian sosiolinguistik dalam memahami kesalahpahaman terhadap sosial budaya Minangkabau fokus pada analisis tentang persepsi yang salah pada cime'eh dan Insya Allah orang Minang dalam pendidikan membangunan karakter. Studi ini bertujuan untuk menjelaskan segala aspek dari cime'eh sebagai konsepsi pola masyarakat Minangkabau yang dibangun melalui bentuk-bentuk dan karakteristik alam yang merupakan figur untuk semua aspek untuk melayani pengajaran dan filosofi hidup yang kemudian dituangkan ke dalam kritik sosial dalam pendidikan membangun karakter seperti pesan dan nasehat ataupun sebuah sindiran dan sentilan. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk menjelaskan penggunaan Insya Allah sebagai cerminan dari kehidupan sosial Minangkabau dan hubungan antara bahasa, budaya, dan agama. Cara berfikir orang Minangkabau yang metaforikal merupakan manifestasi dari filosofi “alam takambang jadikan guru” yang mehubungan secara konseptual bentuk bahasa dengan dimensi sosio - budaya dilihat dalam kaitannya makna. Itulah pola linguistik yang berarti selalu berhubungan dengan pola budaya masyarakat tutur sosial budaya. Abstract Study about misunderstanding toward sociocultural of Minangkabau focus on analysis about wrong perception to cime’eh and Insya Allah by Minangnese in education of character building. This studies aims to explain any aspect of cime’eh as Pattern conception of Minangkabau community built through forms and characteristic of nature that prefigured to all aspects to serve the teaching and philosophy of life and then poured into social critic in character building. Beside that this studies also aims to explain using Insya Allah as mirror of Minangkabau social life and relationship between language and culture. Minangkabau  people whose way of thinking is metaphorical. This is a manifestation of the philosophy of  “Alam Takambang Jadi Guru”. Conceptual relationship of linguistic form with dimensions of the socio-cultural seen in relation of meaning. That is mean linguistic patterns are always associated with patterns of socio-cultural speech community including culture.DOI: 10.22216/jit.2016.v10i1.466  
BIOTIPE ISOLAT LOKAL ENTEROBACTER SAKAZAKII Iza Ayu Saufani
Jurnal Ipteks Terapan Vol 10, No 1 (2016): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.037 KB) | DOI: 10.22216/jit.2016.v10i1.429

Abstract

Enterobacter sakazakii telah diklasifikasikan ke dalam 16 biogrup berdasarkan sifat biokimianya dan menjadi 3 biogrup berdasarkan 20 reaksi biokimia dengan perangkat cepat API 20E. Pada tahun 2007, Iversen mengklasifikasi ulang Enterobacter sakazakii menjadi Cronobacter spp. berdasarkan sifat genotip dan biokimia seperti uji indol, pemanfaatan malonat, dan kemampuannya memproduksi asam dari dulsitol serta metil-α-D-glukosida. Pengelompokan berdasarkan sifat biokimia terhadap genus dan spesies ini belum banyak dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan Enterobacter sakazakii yang telah diisolasi dan terkonfirmasi menggunakan PCR berdasarkan gen penyandi 16S rRNA-nya pada penelitian sebelumnya. Pengelompokan dilakukan dengan menggunakan perangkat cepat RapID ONE® dan 4 reaksi biokimia Iversen. Hasil klasifikasi menggunakan RapID ONE® kemudian dibandingkan dengan hasil klasifikasi menggunakan API 20E yang telah dilaporkan sebelumnya. Dengan menggunakan RapID ONE diperoleh 9 isolat Enterobacter sakazakii, 9 isolat Enterobacter cloacae dan 1 isolat Enterobacter cancerogenus dari 19 isolat yang diteliti. Kesembilan belas isolat uji tersebut dapat dikelompokkan menjadi 16 biotipe. Jika dibandingkan dengan menggunakan API 20E, terdapat 8 isolat yang juga teridentifikasi sebagai Enterobacter sakazakii. Berdasarkan 4 reaksi biokimia Iversen, 15 dari 19 isolat di atas dapat diklasifikasikan ke dalam Cronobacter spp. Uji pirolidonil disarankan untuk mengklasifikasikan 4 isolat yang tidak terklasifikasi dengan 4 reaksi biokimia Iversen.
DETEKSI INFEKSI Human palillomavirus (HPV) 16/18 PADA KARSINOMA SEL SKUAMOSA RONGGA MULUT DENGAN NESTED PCR Siti Hamidatul Aliyah
Jurnal Ipteks Terapan Vol 10, No 1 (2016): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.029 KB) | DOI: 10.22216/jit.2016.v10i1.394

Abstract

ABSTRACTHead and neck cancer ranks fourth nationally cancer incidence in Indonesia. Oral SCC is one of Head and neck cancer incidence. Oral SCC related to several factors, including  smoking, alcohol, viral infection human papillomavirus (HPV 16/18) and genetic On the other hand, HPV E6 oncoprotein binds and inactivates TP53, and result in loss of control of the cell cycle. This study aimed to detect HPV 16/18 infection in oral SCC. Detection of HPV serotypes 16 and 18 performed on FFPE DNA isolates oral SCC with the method of nested Polymerase Chain Reaction (PCR). Nested PCR was performed in two stages, namely amplification with L1 primer, followed by specific PCR E6 HPV-16 and HPV-18. A total of 33% (11/33) FFPE samples showed positive for HPV 18 infection (single-sized DNA bands 415bp) and not detected the presence of infection with HPV 16. It can be concluded that the type of FFPE biosampel can be used for studies related to HPV infection. Furthermore, it should be tested on different types biosampel by a larger amount so as to represent the prevalence of oncogenic HPV infection in Indonesia.Keyword: Oral SCC, HPV 16/18, PCR, FFPE ABSTRAKKanker kepala dan leher menempati urutan kejadian kanker keempat di Indonesia. KSS rongga mulut merupakan salah satu kejadian kepala dan kanker leher. KSS rongga mulut terkait dengan beberapa faktor, termasuk merokok, alkohol, infeksi virus human papillomavirus (HPV 16/18) dan genetik Di sisi lain, HPV E6 mengikat onkoprotein dan menginaktivasi TP53, dan mengakibatkan hilangnya kontrol dari siklus sel. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi HPV 16/18 infeksi pada KSS rongga mulut Deteksi HPV serotipe 16 dan 18 dilakukan pada FFPE DNA isolat SCC lisan dengan metode bersarang Polymerase Chain Reaction (PCR). Nested PCR dilakukan dalam dua tahap, yaitu amplifikasi dengan L1 primer, diikuti dengan PCR spesifik E6 HPV-16 dan HPV-18. Sebanyak 33% (11/33) sampel FFPE menunjukkan hasil positif untuk HPV 18 infeksi (pita DNA tunggal berukuran 415bp) dan tidak terdeteksi adanya infeksi HPV 16. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa metode Nested PCR pada biosampel FFPE dapat digunakan untuk deteksi infeksi HPV pada KSS Rongga Mulut. Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan pada jenis biosampel yang berbeda dengan jumlah yang lebih besar sehingga dapat mewakili prevalensi infeksi HPV onkogen di Indonesia.Keyword: SCC Oral, HPV 16/18, PCR, FFPE
PENGARUH EKSTRAK BUAH NAGA MERAH TERHADAP PROFIL LIPID DARAH TIKUS PUTIH HIPERLIPIDEMIA Reni Heryani
Jurnal Ipteks Terapan Vol 10, No 1 (2016): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2016.v10i1.372

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak buah naga merah dengan dosis bertingkat terhadap kadar Kolesterol Total, Trigliserida, LDL dan HDL darah pada tikus hiperlipidemia. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan Post Test Only Control Group Design terhadap tikus putih galur wistar jantan yang di buat hiperlipidemia. Sampel terdiri dari 25 ekor tikus yang berumur 4 bulan yang dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu 1 kelompok kontrol negatif yang hanya diberi pakan standar, 1 kelompok kontrol positif yang diberi pakan makanan lemak tinggi (MLT), 3 kelompok perlakuan yang diberikan pakan MLT dan pemberian ekstrak buah naga merah dengan dosis 9 mg/200 gr BB, 11 mg/200 gr BB, dan 13 mg/200 gr BB selama 15 hari. Parameter yang diukur adalah kadar kolesterol total, LDL dan HDL (metode CHOD-PAP) dan trigliserida (metode GPO-PAPA) darah tikus putih pada kelompok kontrol dan kelompok perlakuan dengan alat Microlab 300. Hasil penelitian diolah dengan uji ANOVA dengan α 5% dengan multiple Comparisons (Post Hoc Test)  jenis Bonferroni. Hasil penelitian menunjukkan rerata kadar kolesterol total 111.19±5.06 mg/dl, trigliserida 165.73±10.21 mg/dl, LDL 72.83±7.65 mg/dl dan HDL 38.36±6.06 mg/dl setelah pemberian pakan MLT. Hasil ini lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif yang hanya diberikan pakan standar. Pemberian ekstrak buah naga merah menunjukkan perbedaan yang signifikan terhadap kadar kolesterol total, trigliserida. Sedangkan untuk kadar LDL dan HDL tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara masing-masing kelompok perlakuan setelah diberikan ekstrak buah naga merah. Kata Kunci : Ekstrak Buah Naga Merah, Hiperlipidemia, Profil Lipid ABSTRACTThis study was an experimental study with Post Test Only Control Group Design on male Wistar rat strain that created hyperlipidemia. The sample consisted of 25 rats aged 4 months were divided into 5 groups, namely 1 negative control group fed only standard, 1 positive control group fed a high-fat diet, 3 treatment groups were given feed high-fat diet and administration dragon fruit extract at a dose of 9 mg/200 g body weight, 11 mg/200 g body weight, and 13 mg/200 g body weight for 15 days. The parameters measured were total cholesterol, LDL and HDL (CHOD-PAP method) and triglyserides (GPO-PAP method) the white rats blood in the control group and the group treated with MicroLab 300. Results were analyzed by ANOVA with α of 5%, with multiple comparisons (Post Hoc Test) kind of Bonferroni. The results showed the mean total cholesterol 111,19±5,06 mg/dl, triglycerides 165,73±10,21 mg/dl, LDL 72,83±7,65 mg/dl and HDL 38,36±6,06 mg/dl after feeding a high-fat diet. This result is higher than the negative control group were only given standard feed. Dragon fruit extract showed significant differences in the levels of total cholesterol and triglycerides. As for the levels of LDL and HDL are no significant differences between each treatment group after being given a dragon fruit extract. Keywords: Dragon Fruit Extract, Hyperlipidemia, Lipid Profile 
PENGARUH KOMPRES SEREI HANGAT TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI ARTRITIS RHEUMATOID PADA LANJUT USIA Marlina Andriani
Jurnal Ipteks Terapan Vol 10, No 1 (2016): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2016.v10i1.431

Abstract

ABSTRACTThis study aims to look at the influence of warm lemongrass compress to decrease theintensity of pain in the elderly rheumatoid arthritis Tarok Dipo villages community health centers Guguk Panjang Bukittinggi working area. This study used an experimental metnod of one-group pretest-postest design using a total sampling with a sample of 20 people, collecting data through interviews with measuring outcomesassessment using the numeric rating scale and with observation we can get result with used scale Wong Barker (Scale Face), mean pain intensity before a warm lemongrasscompress 4,90 and after warm lemongrass compress 2,95. The results abtained rheumatoid arthritis pain intensity difference before and after warm lemongrass compress. This is evidenced by the t-test t value obtained at 10,563 with a significance value = 0,000, with a warm lemongrass compress these results can be used as an alternative to reduce pain intensity and pain felt by the elderly suffering rheumatoid arthritis. It was concluded that a warm lemongrass compress effect on rheumatoid arthritis decrease pain intensity and can be resumed as intervention can be carried out independently by people with rheumatoid arthritis. Keywords: (rheumatoid arthritis, pain intensity, olds, lemongrass compress)ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kompres serei hangat terhadap penurunan intensitas nyeri artritis rheumatoid pada lansia. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen one-group pretest-posttets design dengan menggunakan total sampling dengan sampel sebanyak 20 orang, pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara dengan penilaian hasil ukur menggunakan numeric rantingscale (NRS) dan melalui observasi dengan penilaian hasil ukur menggunakan skala Wong Barker (skala wajah), mean intensitas nyeri sebelum kompres serei hangat 4,90 dan setelah dilakukan kompres serei hangat 2,95. Hasil penelitian ini didapatkan perbedaan intensitas nyeri artritis rheumatoid sebelum dan setelah dilakukan kompres serei hangat. Ini dibuktikan dengan uji t-test didapat nilai t sebesar 10,563 dengan nilai signifikansi = 0,000, dengan hasil tersebut kompres  serei hangat dapat digunakan sebagai salah satu alternative untuk mengurangi intensitas nyeri dan rasa nyeri yang dirasakan oleh lanjut usia yang menderita artritis rheumatoid. Dapat disimpulkan bahwa kompres serei hangat berpengaruh terhadap intensitas nyeri artritis rheumatoid dan dapat dilanjutkan sebagai intervensi yang dapat dilakukan secara mandiri oleh penderita artritis rheumatoid.Kata kunci : (artritis rheumatoid, intensitas nyeri, lansia, kompres serai hangat).
PENGGUNAAN PENGHUBUNG GESER DARI RANTING BAMBU SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KEKUATAN DAN KEKAKUAN BALOK BAMBU SUSUN Astuti Masdar
Jurnal Ipteks Terapan Vol 10, No 1 (2016): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2016.v10i1.446

Abstract

AbstractBamboo is an environmentally friendly construction material that has great potential to be used as a structural material. As a structural material, bamboo can be used in a variety of building components such as beams, columns, or as a truss structure. High strength bamboo material cannot be fully utilized due to the stiffness of the structure. One of the efforts is by making bamboo beam stacking using shear connectors in order to obtain good stiffness and deflection does not exceed the limit deflection permit. The use of steel bolts as shear connectors on beam stacking bamboo makes bamboo construction is less economical because the cost of a bamboo construction to be expensive. Therefore in this study used a beam shear connectors in the form of pegs of bamboo twigs ori ((Bambusa arundinacea) having good strength and a relatively cheap price. It can conclude that the used shear connector from Bamboo ori branch have a good potential to be develop. Keywords: bolt, connector, bamboo,  bamboo beam, construction AbstrakBambu merukan material yang ramah linggkungan yang mempunyai potensi besar untuk dikembangkan sebagai material struktur. Sebagai material struktur,  bambu dapat digunakan pada berbagai macam komponen struktur seperti balok,kolom atau sebagai struktur rangka batang.  Kekuatan bambu yang tinggi tidak sepenuhnya dapat dimamfaatkan karena terkendala oleh lemahnya kekakuan struktur . Salah satu cara yang dilakukan adalah menggunaan konektor geser dari baja untuk membuat konstruksi bambu menjadi lebih kaku dan lendutan yang terjadi tidak melampuai lendutan ijin. Penggunaan baut dari baja sebagai konektor geser pada balok bambu susunmenjadikan konstruksi bambu kurang ekonomis karena biaya sebuah konstruksi bambu menjadi mahal. Penelitian ini merupakan upaya untuk memaksimalkan penggunaan bambu sebagai material struktur yang mempunyai keunggulan sebagai material konstruksi yang mempunyai kekuatan yang baik, mudah dalam pelaksanaannya, ekonomis dan ramah lingkungan. Bambu yang digunakan sebagai balok adalah bambu wulung (Gigantochloa atroviolace) dan sebagai konektor geser adalah ranting bambu iri (bambusa arundinacea). Berdasarkan hasil pengujian diketahui bahwa balok bambu susun yang menggunakan konektor geser dari ranting bambu ori mempunyai kekuatan yang baik sehingga dapat disimpulkan bahwa konektor geser dari ranting bambu ori mempunyai potensi untuk dikembangkan.. Keywords: baut, konektor, bambu, balok bambu susun, konstruksi
PENGEMBANGAN PENUNTUN PRAKTIKUM BIOLOGI UMUM BERBASIS INKUIRI TERBIMBING MAHASISWA BIOLOGI STKIP PAYAKUMBUH Sri Nengsi
Jurnal Ipteks Terapan Vol 10, No 1 (2016): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2016.v10i1.343

Abstract

One of supporting the implementation of the practicum is the practical guidence. To increase motivation, activities, and learning outcomes it is used inquiry based practical guide for students are invited to experiment with doing practical activities with scientific. The purpose of this study was to reveal the validity, practicalities, and guiding the resulting effectiveness of guidence inquiry based on the general biology lesson for students of biology education STKIP Payakumbuh. This research is the development of Plomp development model which consists of three phases: problem identification and needs analysis, design development and implementation, evaluation. The results of this study indicate that the development of practical guidance guided inquiry based general biology for students of biology education STKIP Payakumbuh valid, practically and effectively.
PENGGUNAAN BALUTAN MODERN (HYDROCOLOID) UNTUK PENYEMBUHAN LUKA DIABETES MELLITUS TIPE II Adriani Adriani; Teti Mardianti
Jurnal Ipteks Terapan Vol 10, No 1 (2016): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2016.v10i1.392

Abstract

The most common complications experienced by sufferers of diabetes mellitus tipe II , complications in the feet is about 15% of diabetic foot wounds, This research aims to know the influence of the modern use of a bandage (Hydrocoloid) on wound healing of diabetes mellitus type II. The design of this research uses experimental research design using One Group Pretest Post Test Design. Sampling purposive sampling was done with a sample of 10 people. Results of statistical tests taken before given a modern bandage (hydrocoloid) (pre-test), is 37,40. After given a bandage for modern (post-test), was 33.53. Bivariat analysis results showed differences in average values of wound healing on the client during the 3 days of 3,86 with p value = 0.000 means there is influence on the modern use of a bandage (hydrocoloid) on wound healing of type 2 diabetes mellitus .Based on the results of the study it can be concluded that modern bandage (hydrocoloid) is effective in healing diabetic wounds. It’s expected to patient of diabetes mellitus can leverage modern bandage (hydrocoloid) for wound healings with DM type II  as one way of healing that is safe and effective. Komplikasi yang paling sering dialami oleh penderita Diabetes Mellitus tipe II adalah komplikasi pada kaki sekitar 15% yang disebut luka kaki Diabetes , penanganan luka diabetik secara efektif dapat mencegah terjadinya amputasi pada kaki, Tujuan penelitian adalah untuk  mengetahui pengaruh penggunaan balutan modern (Hydrocoloid) terhadap penyembuhan   luka diabetes mellitus tipe II , Desain Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen dengan menggunakan One Group Pretest Post Test Design. Pengambilan sampel dilakukan dengan secara purposive sampling dengan sample 10 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan the pressure sore status tool (PSST) diukur sebelum dan sesudah pemberian balutan sebanyak 3 kali untuk mengetahui pengaruh balutan modern hydrocoloid dilakukan  uji t-test dependent ,Hasil uji statistik didapatkan sebelum diberikan balutan modern (hydrocolloid) (pre-test), adalah 37,40. Sesudah diberikan balutan modern (post-test), adalah 33.53. Hasil  analisis bivariat menunjukkan perbedaan  rata-rata nilai penyembuhan  luka pada klien selama 3 hari yaitu 3,86  dengan p value =0,000 berarti terdapat pengaruh penggunaan balutan modern (hydrocolloid) terhadap penyembuhan luka penderita diabetes mellitus tipe II, Dapat disimpulkan bahwa balutan modern (hydrocoloid) efektif dalam penyembuhan luka diabetic.  Diharapkan penderita diabetes mellitus dapat memanfaatkan balutan modern (hydrocoloid) untuk penyembuhan luka kaki pada penderita DM Tipe II sebagai salah satu cara penyembuhan yang aman dan efectif. 
PENGARUH KOMPOSISI ARANG AKTIF DAN KALSIUM KARBONAT PADA PACK CARBURIZING TERHADAP MICROSTRUCTURE Hafni, Syafrul Hadi
Jurnal Ipteks Terapan Vol 10, No 1 (2016): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2016.v10i1.426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan metode pengerasan  permukaan pada baja lunak, dengan proses pack carburizing. Baja lunak banyak digunakan sebagai bahan dalam pembuatan suatu produk.  Untuk mendapatkan sifat yang keras pada permukaan dan tetap lunak pada intinya maka  dilakukan proses pengerasan permukaan, sehingga produk tersebut dapat difungsikan sesuai dengan  tujuan desainnya. Proses carburizing ini, diperlukan sebuah tungku pembakar yang dirancang tahan panas serta mudah dioperasikan. aman dengan bahan bakar batu bara . untuk penguji tungku yang telah dirancang dilakukan pengujian pada baja rabon rendah dengan mengunakan media karburisasi 1000 gr arang aktif dengan variasi :  200 gram, 100 grm, 66.7 gram Kalsium  karbonat ( CaCo3) pada temperatur   pemanasan 950 0C dan  waktu tahan 4 jam   Kemudian dilanjukan dengan proses quenching. Dari hasil pengujian menunjukan bahan uji dengan komposisi 1000 gr arang aktif dengan 200 gram calcium carbonat lebih baik penambahan unsur karbon sehingga waktu dilakukan quenching terbentuk struktur mikro martensite Kata kunci : Komposisi Arang aktif dan CaCo3, Temperatur, Waktu tahan The goal of the research to obtain surface hardening method on mild steel, with a pack carburizing process. Mild steel is widely used as an ingredient in the manufacture of a product. To get hard on the nature of the surface and remains soft at the core surface hardening process is carried out, so that the product can be used in accordance with the purpose of design.To do this carburizing process, required a stove burner designed heat resistant and easy to operate. safe with fuel coal. for testers furnace that has been designed to do testing on steel Rabon low by using media carburizing 1000 grams of activated charcoal with variations: 200 grams, 100 grm, 66.7 grams of calcium carbonate (CaCO3) at the heating temperature of 950 0C and holding time 4 hours Then dilanjukan with process quenching. Test results indicate the test material with the composition of 1000 g of active charcoal with 200 grams of calcium carbonate, the better the addition of carbon element so that the time of the quenching to form martensite microstructureKeywords: Composition Activated charcoal and CaCO3, temperature, holding time

Page 1 of 1 | Total Record : 9