cover
Contact Name
Nike Sari Oktavia
Contact Email
ikesay@gmail.com
Phone
+62751-7056737
Journal Mail Official
adiann@kopertis10.or.id
Editorial Address
Jl. Khatib Sulaiman No 1 Kota Padang. Kode Pos 25144.
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
pendidikan, science, teknologi, dan ekonomi
Published by LLDIKTI Wilayah X
ISSN : ISSN:197     EISSN : EISSN:24     DOI : http://doi.org/10.22216/jit.2017.v11i4.458
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ini berisikan artikel penelitian tentang pendidikan, ilmu kesehatan atau kesehatan masyarakat, ilmu science. teknologi, dan ekonomi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 205 Documents
Senam Kaki Diabetik Efektif Meningkatkan Ankle Brachial Index Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Aria Wahyuni
Jurnal Ipteks Terapan Vol 9, No 2 (2015): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2015.v9i2.231

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas senam kaki diabetik terhadap Ankle Brachial Index pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Desain yang digunakan adalah Quasi eksperimen dengan pendekatan one-group pre-test – post-test. Populasi penelitian ini adalah pasien DM tipe 2 yang ada di salah satu wilayah kerja puskesmas yang ada di kota Payakumbuh sebanyak 77 orang. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling  sebanyak 10 orang sampel yang memenuhi kriteria yaitu pasien DM tipe 2 tanpa penyakit penyerta. Rata-rata ABI sebelum dilakukan senam kaki diabetik adalah 0.62 dan rata-rata ABI setelah dilakukan senam kaki diabetik adalah 0.93. Hasil analisis statistik menunjukkan ada perbedaan nilai ABI yang signifikan antara sebelum dan setelah dilakukan senam kaki diabetik (p value = 0,005). Disimpulkan bahwa pelaksanaan senam kaki diabetik dapat meningkatkan ABI pada pasien DM tipe 2. Penelitian ini merekomendasikan bahwa pasien DM tipe 2 diharapkan untuk dapat memanfaatkan senam kaki diabetik sebagai senam alami yang praktis dalam meningkatkan perfusi ke perifer serta sebagai pencegahan komplikasi pada pasien DM tipe 2 khususnya ke daerah kaki. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah membandingkan efektifitas senam kaki diabetik terhadap gula darah, sensitifitas kak, nilai ABI, dan waktu pengisian kapiler Kata Kunci : Ankle Brachial Index; Diabetes Melitus Tipe 2; Senam Kaki Diabetik. AbstractThis study aims to determine the effect of diabetic foot exercise on Ankle Brachial Index (ABI) in patients with Diabetes Mellitus Type 2. A design used quasy experiment with one-group pre-test –post-test. The population in this study were patients DM type 2 in one of health public centre in Payakumbuh city. The sample was recruited with purposive sampling technique as many as 10 samples that satisfies the criteria of patient namely DM type 2 without comorbidities. The average ABI before diabetic foot exercise is 0.77 and after conducted diabetic foot exercise is 1.00.The results of analysis statistics show there is a significant difference in ABI between before and after conducted diabetic foot exercise. It was concluded that the implementation of the diabetic foot exercise can improve ABI in patients with type 2 diabetes. The study recommends that patients with type 2 DM is expected to be able to take advantage of diabetic foot exercise as a natural practical exercises in improving peripheral perfusion as well as the prevention of complications in patients with type 2 diabetes specifically to the area of the foot. Recommendations for future research is to compare the effectiveness of diabetic foot exercise on blood sugar, leg sensitivity, value of ABI, and capillary refill time Keywords : Ankle Brachial Index; Diabetic Foot Exercise; Diabetes Mellitus Type 2
FACTORS AFFECTING THE INCIDENCE OF RABIES DISEASE IN PUSKESMAS REJOSARI PEKANBARU CITY winda parlin
Jurnal Ipteks Terapan Vol 13, No 1 (2019): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2019.v13i1.1507

Abstract

Rabies is a disease caused by the rabies virus. Rabies attacks can cause death. Based on data from Pekanbaru City Health Department found that the highest rabies cases were 15 cases in Puskesmas Rejosari. The purpose was to determine the factors that influence the incidence of rabies. This research is quantitative analytical research with case control design.  The respondents are 30 divided by 15 cases of rabies and 15 people as a control. Data were analyzed using univariate and bivariate with chi square test.The results are there is a relationship between the bite of animal with the rabies incidence (p value 0.01) and OR = 5, there is a relationship between knowledge with the rabies incidence (p value 0.005) and OR = 8, there is a relationship between attitude with the rabies incidence (p value 0.004) with OR = 9.000, there is a relationship between preventive action with rabies incidence (p value 0.000) with OR = 3.Conclusions: factors that influencing rabies incidence are animals bite, knowledge, attitude, and preventive action. Suggestion: There should be held education promotion about rabies and monitoring of families who raise animals that can transmitted rabies in Puskesmas Rejosari by local health authorities Rabies merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Rabies menyebabkan kematian. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru ditemukan bahwa kasus rabies tertinggi berada di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari yaitu sebanyak 15 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi kejadian di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari. Penelitian ini bersifat kuantitatif analitik dengan desain penelitian kasus kendali.  Jumlah  responden adalah 30 orang, terbagi dalam 15 orang  kasus rabies dan 15 orang sebagai kendali. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariate dengan uji chi square. Hasil penelitian mendapatkan bahwa terdapat hubungan antara gigitan hewan dengan kejadian penyakit rabies (p value 0.01) dengan OR = 5, terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kejadian penyakit rabies (p value 0.005) dengan OR = 8, terdapat hubungan antara sikap dengan kejadian penyakit rabies (p value 0.004) dengan OR = 9.000, terdapat hubungan antara tindakan pencegahan dengan kejadian penyakit rabies (p value 0.000) dengan OR = 3. Kesimpulan : Faktor yang berpengaruh dengan kejadian rabies di wilayah kerja Puskesmas Rejosari adalah gigitan hewan, pengetahuan, sikap, dan tindakan pencegahan. Saran : Sebaiknya diadakan penyuluhan mengenai penyakit rabies serta dilakukan pemantauan pada keluarga yang memelihara hewan penular penyakit rabies di Puskesmas Rejosari oleh petugas kesehatan setempat.
IMPLEMENTASI ALGORITMA APRIORI DALAM MENETUKAN PROGRAM STUDI YANG DIAMBIL MAHASISWA Ahmad Fikri Fajri
Jurnal Ipteks Terapan Vol 10, No 2 (2016): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2016.v10i2.402

Abstract

The decision is something that is very influential in the process of facing the alternative chosen, various constraints in selecting the concentration of study programs that fit the criteria is quite confusing. The purpose of this study to determine the concentration of courses that will be taken by students with the technique of Data Mining using Apriori Algorithm. The system requires training data on whether the student fits the Prodi X. A match prediction can be obtained based on the comparison with other students who have similar student demographics data with A. By using Apriori algorithm is obtained in the form of rules is a collection of frequent itemset with high confidence value.Keputusan merupakan suatu hal yang sangat berpengaruh dalam proses menghadapi alternatif yang dipilih, Berbagai kendala dalam memilih konsentrasi prodi yang sesuai dengan kriteria memang cukup membingungkan. Tujuan penelitian ini untuk menetukan konsentrasi program studi yang akan diambil oleh mahasiswa dengan teknik Data Mining menggunakan metode Algoritma Apriori. Sistem membutuhkan data latih agar dapat membandingkan apakah mahasiswa A cocok dengan prodi X. Prediksi kecocokan dapat diperoleh berdasarkan hasil perbandingan dengan mahasiswa lain yang memiliki kemiripan data demografi dengan mahasiswa A. Dengan menggunakan Algoritma  Apriori didapatkan hasil berupa aturan yang merupakan kumpulan frequent itemset dengan nilai confidence yang tinggi
THE EFFECT OF EXPERIMENTAL MARKETING ON REVISIT INTENTION TOURISTS IN MANDEH ISLAND TOURISMN OBJECT, PESISIR SELATAN REGENCY Vicky Brama Kumbara; M Afuan; Ramdhani Bayu Putra
Jurnal Ipteks Terapan Vol 14, No 2 (2020): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2020.v14i2.5368

Abstract

The aims of this study is to analyze the influence of sense, feel, think and act on the interest of tourists visiting Mandeh Island tourism object in Pesisir Selatan Regency. This research is a type of causative research. The population in this study is the tourist in Mandeh Island tourism object. Purposive sampling was used to take a sample, there are 100 people chosen as a sample by using the William G. Cochran formula. The data analysis technique used is multiple regression analysis using the SPSS program. The results of the study based on multiple regression analysis showed that the variables of sense, feel, think and act had a significant effect on the interest of tourists visiting Mandeh Island tourism object.
ISOLASI BAKTERI ENDOFIT DARI DAUN SIRIH (Piper betle L.) SEBAGAI ANTIBAKTERI TERHADAP Escherichia coli DAN Staphylococcus aureus desi - sagita
Jurnal Ipteks Terapan Vol 11, No 1 (2017): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2017.v11i1.459

Abstract

Bakteri endofit adalah salah satu alternatif penghasil senyawa antimikroba. Keberadaan bakteri dalam tanaman memungkinkan bakteri menghasilkan senyawa bioaktif yang sama seperti yang terkandung dalam tanaman inangnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri endofit yang memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri lainnya. Aktifitas antibakteri diukur menggunakan metode Kirbi Bauer. Sirih (Piper bettle) adalah tanaman yang telah digunakan oleh banyak orang karena mengandung senyawa yang baik untuk kesehatan. Jumlah bakteri endofit yang berhasil diisolasi adalah 13 isolat yaitu E1, E2, E3,E4,E7,E8, E9, E10, E11, E12 dan E13. Berdasarkan uji aktifitas antibakteri, 6 dari 13 isolat endofit yang berpotensi memberikan aktifitas antibakteri. 5 dari isolat tersebut yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri Staphyl,ococcus aureus dan E8 yang aktifitas nya tinggi dengan diameter zona bening 18.96 mm dan hanya 1 isolat yaitu E7 yang mampu menghambat  Escherichia coli dengan diameter zona bening 14.01 mm.
PENGARUH INISIASI MENYUSU DINI (IMD) TERHADAP INVOLUSI UTERUS PADA IBU BERSALIN DI BPS KOTA PADANG TAHUN 2013 Helpi Nelwatri
Jurnal Ipteks Terapan Vol 8, No 3 (2014): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2014.v8i3.2

Abstract

Salah satu perubahan yg terjadi di masa  nifas (post partum) pada alat reproduksi yaitu terjadi involusi. Involusi uterus atau pengerutan uterus merupakan suatu proses dimana uterus kembali ke kondisi sebelum hamil. Involusi uteri dapat juga dikatakan sebagai proses kembalinya uterus pada keadaan semula atau keadaan sebelum hamil11. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi involusi uterus antara lain senam nifas, mobilitas dini ibu post partum, inisiasi menyusu dini, gizi, psikologis dan faktor usia serta faktor paritas13. Inisiasi menyusu dini (IMD) adalah proses bayi menyusu segera setelah dilahirkan selama 1 jam. Tujuan penelitian adalah diketahui pengaruh pelaksanaan inisiasi menyusu dini (IMD) terhadap involusi uterus pada ibu bersalin di BPS Kota Padang.Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik  dengan disain Kohort Prospektive. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah ibu bersalin di BPS Kota Padang tahun 2013 dengan teknik pengembilan sampel dengan concecutive sampling. Variabel-variabel yang dipelajari dalam penelitian ini adalah variabel terikat dan variabel bebas. Variabel terikat yang diteliti adalah Involusi uterus Variabel bebas yang diteliti adalah inisiasi menyusu dini (IMD). Penelitian ini menggunakan analisis data secara kuantitatif yaitu: analisis univariabel dan analisis bivariabel dengan menggunakan uji t (t test).Hasil penelitian menunjukan bahwa rata rata Tinggi Fundus uteri pada ibu nifas hari ke 6 yang dilakukan Inisisasi Menyusu Dini (IMD) adalah 10,54 cm dengan standar deviasi 1,103 cm sedangkan tinggi fundus uteri pada ibu n ifas yang tidak dilakukan IMD adalah 13,33 dengan standar deviasi 1,129. Dari hasil uji statistik didapatkan perbedaan rata rata tinggi fundus uteri antara yang dilakukan IMD dan tidak IMD adalah dengan nilai p 0,000 dengan 95% CI 2,143-3,440.Terdapat perbedaan tinggi fundus uteri yang signifikan antara yang dilakukan IMD dan tidak dilakukan IMD pada ibu bersalin di BPS Kota Padang. Diharapkan kepada petugas kesehatan khususnya bidan agar dapat melakukan pertolongan persalinan dengan IMD.Doi: 10.22216/jit.2014.v8i3.2
UJI AKTIFITAS ANTINYAMUK MINYAK ATSIRI SEREH DAPUR DALAM BENTUK SEMPROT Yulianis S.Farm, M.Farm, Apt
Jurnal Ipteks Terapan Vol 12, No 1 (2018): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2018.v12i1.465

Abstract

Minyak atsiri daun sereh dapur mengandung citronella dan geraniol, kandungan ini mempunyai aktivitas sebagai antinyamuk. Penelitian ini dilakukan dengan isolasi minyak atsiri menggunakan metoda destilasi air. Minyak atsiri daun sereh dapur diuji dengan konsentrasi 1%, 5%, 10%, dan 15%, kemudian disemprotkan kepada nyamuk, uji ini juga menggunakan  kontrol (-) berupa zat pembawa tanpa minyak atsiri dan kontrol (+) berupa obat semprot yang beredar dipasaran. Hasil uji aktivitas antinyamuk terhadap 100% kematian nyamuk dengan konsentrasi 1%, 5%, 10%, dan 15% berturut turut diperoleh waktu kematian 3.05, 2.03, 1.1 dan 0.6 (menit dan detik), untuk kontrol (-) tidak mempunyai aktivitas membunuh nyamuk, sedangkan kontrol (+) diperoleh waktu 20 detik. Kesimpulan uji aktivitas antinyamuk minyak atsiri daun sereh dapur diperoleh semakin besar konsentrasi, aktivitasnya semakin tinggi.Kata Kunci : Antinyamuk; Minyak atsiri; Sereh dapur.
Pemberian Air Seduhan Bawang Putih terhadap Penurunan Tekanan Darah Mohanis ,
Jurnal Ipteks Terapan Vol 9, No 1 (2015): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2015.v9i1.43

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas pemberian air seduhan bawang putih terhadap penurunan tekanan darah lansia hipertensi di Kecamatan Nanggalo Padang.Penelitianini bersifatQuasyEksperimentdengan desainOne Group Pretest Postest, dilakukan diPosyanduLansia RW 01 KelurahanSurauGadangtanggal 19-26 Februari 2014. Populasi berjumlah 70 orang dan sampel 15 lansia hipertensi. Alatpengumpulan data yaitu format pengumpulan data dan lembar observasi yang dianalisa secara univariat dan bivariatdenganuji t test (dependen).Hasil penelitian didapatkanrata-rata tekanan darah sistolik sebelumdansesudah pemberian seduhan bawang putih yaitu165,33±9,9 mmHg dan154±9,1 mmHg, t hitung 12,588. Rata-rata tekanan darah diastolik sebelum dansesudahpemberian seduhan bawang putih 96,66±16,858 mmHgdan94±12,98 mmHg, t hitung 14,492. Ada perbedaan yang signifikan tekanan darah sistolik dan diastolik sebelum dan sesudah pemberianseduhan bawang putih.Dapat disimpulkan konsumsi seduhan bawang putih dapat menurunkan tekanan darahpada lansia hipertensi. Diharapkan pada kaderdan lansia hipertensi di posyandu agar dapat mengaplikasikan pembuatan seduhan bawang putih untuk hipertensidengankonsumsisetiappagiselama 7 hariberturut-turut. Kata Kunci : Bawang putih; tekanan darah; hipertensi; posyandu; lansiaThis research aims to determine the effectiveness of the provision of water infusion of garlic on blood pressure in elderly hypertensive at Nanggalo Padang.This research is quasy experiment with one group pretest Posttest design, do atRW 01 Elderly IHC  Surau Gadang village dated February 19 to 26, 2014. The population numbered 70 people and 15 elderly hypertensive sample. Data collection tool that formats data collection and observation sheets were analyzed using univariate and bivariate with t test (dependent).Research results show that average systolic blood pressure before and after the infusion of garlic is 165.33±9.9 mmHg and 154±9.1 mmHg, t value 12.588. The average diastolic blood pressure before and after the infusion of garlic 96.66±16.858 mmHg and 94±12.98 mmHg, t value 14.492. There are significant differences in systolic and diastolic blood pressure before and after the infusion of garlic.It can be concluded steeping consumption of garlic can lower blood pressure in elderly hypertension. Expected in the cadres and the elderly hypertension in neighborhood health center in order to apply the manufacture of steeping garlic for hypertension to consume every morning for 7 days.Keywords : Blood pressure; garlic; hypertensi; health center; aging
Perancangan Laboratorium Komputer Menggunakan Jaringan Diskless Berbasis Linux Terminal Server Project dan Pemanfaatan Epoptes Sebagai Aplikasi Monitoring Gufron Gufron
Jurnal Ipteks Terapan Vol 8, No 1 (2014): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2014.v8i1.109

Abstract

Keberadaan laboratorium komputer sebagai media dan sarana pembelajaran memegang peranan yang sangat penting terhadap proses keberhasilan pembelajaran di institusi pendidikan, sehingga dengan demikian diharapkan guru dan siswa dapat menguasai teknologi dan informasi yang sangat penting di era globalisasi sekarang ini. Namun pengadaan komputer dalam jumlah banyak membutuhkan investasi yang tidak sedikit. Permasalahan lain adalah kurang optimalnya pengawasan komputer yang digunakan siswa. Solusi untuk mengatasi hal tersebut adalah membuat laboratorium komputer menggunakan jaringan diskless berbasis Linux Terminal Server Project (LTSP), sehingga satu komputer dapat digunakan oleh dua orang atau lebih dalam waktu bersamaan dan dengan menjalankan aplikasi yang sama ataupun berbeda, serta memanfaatkan epoptes sebagai aplikasi untuk monitoring dan pengawasan penggunaan komputer.
Analysis Of Android Based Mobile Blocking Application Design Using Mit App Inventor Riska Robianto
Jurnal Ipteks Terapan Vol 14, No 1 (2020): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jit.2020.v14i1.5082

Abstract

Mobile phone or cellphone is a device that can’t be separated and left by anyone. Every day, almost every chance we see someone always holding a cellphone in every activity, whether working with full cell phone support or just mere communication needs. However, for mobile users who are busy, driving, in worship or in other circumstances, often get incoming calls or SMS that are not cold. This study presents a solution to politely block or reject incoming calls or reply automatically to SMS. The solution is in the form of developing an Android-based cell phone blocking application which becomes a backroud process to handle each event and then automatically processes it by the application. The selection of the Android platform for mobile devices because the operating system is based on the Linux kernel which is designed for mobile devices touch screen and with open source support makes it easy for application developers to freely modify and distribute in a well-known market place. From a series of experiments and analysis of applications developed, the overall application can work well with a fast response supported by simple operation methods and designs that are easy to understand so the user is greatly helpful.

Page 8 of 21 | Total Record : 205