cover
Contact Name
Deni Supriatna
Contact Email
denisupriatna31.ds@gmail.com
Phone
+6285777315993
Journal Mail Official
denisupriatna31.ds@gmail.com
Editorial Address
Pesanggrahan Street 4B RT 001 RW 003, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Management Nursing
ISSN : 28071905     EISSN : 28071891     DOI : https://doi.org/10.53801/jmn
Core Subject : Health,
Journal Management of Nursing received a focus and scope article issued such as nursing problems in patients with heart disease, nursing interventions in patients with cardiovascular disorders, systematic reviews of therapies in cardiovascular disorders, or even other health professions other than nursing that also address issues such as cardiovascular problem disorders
Arjuna Subject : -
Articles 62 Documents
Hubungan Response Time Perawat dengan Tingkat Kepuasan Pasien di IGD RS X Tahun 2022 Maria, Maria
Journal of Management Nursing Vol. 2 No. 4 (2023): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v2i4.144

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan RI tentang standar pelayanan minimal rumah sakit menyatakan respon time merupakan salah satu indikator mutu pelayanan rumah sakit khususnya di Instalasi Gawat Darurat dan memiliki keterkaitan dengan tingkat kepuasan pasien yang juga menjadi tolok ukur kualitas mutu rumah sakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara respon time perawat dengan tingkat kepuasan pasien di IGD RS X tahun 2022. Metode: Penelitian analitik dengan desain korelasional untuk mengetahui ada tidak nya hubungan antar variabel dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Yang dimana ingin mengetahui hubungan respon time dengan tingkat kepuasan pasien di IGD RS X. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien IGD dengan kesadaran compos mentis, berusia setidaknya 20 tahun, dan bersedia menjadi responden dalam penelitian. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 39 responden yang ditarik dengan menggunakan convenience sampling. Istrumen penelitian menggunakan kuesioner dan pengujian data menggunakan chi-square test. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan antara respon time perawat dengan tingkat kepuasan pasien di IGS RS X dengan p-value 0,036 (OR=5,5; 95% CI=1,323-22,862). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara respon time perawat dengan tingkat kepuasan pasien IGD RS Mayapada Kuningan
Hubungan Fungsi Pengarahan dan Fungsi Pengawasan Kepala Ruangan dengan Kelengkapan Pendokumentasian Keperawatan di Ruang Rawat Inap RSIA Kemang Medical Care Tahun 2022 Kurniawati, Novi
Journal of Management Nursing Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v3i1.147

Abstract

Latar Belakang: Proses pendokumentasian keperawatan merupakan suatu kegiatan yang penting karena dapat menjadi sebagai bukti bahwa segala tindakan keperawatan telah dilaksanakan professional dan legal, sehingga dapat melindungi klien (pasien) selaku penerima jasa pelayanan dan perawat sebagai pemberi jasa. Berdasarkan fenomena yang ada masih sering terjadi ketidak lengkapan dalam pendokumentasian asuhan keperawatan pada pelayanan kesehatan di rumah sakit. Tujuan: Untuk mengetahui manajemen fungsi pengarahan dan pengawasan kepala ruangan dengan kelengkapan pendokumentasian keperawatan di ruang rawat inal RSIA Kemang Medical Care tahun 2022. Metode: Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain cross-Sectional. Penelitian ini dilakukaan diruangan rawat inap anak dan bedah, maternitas dan perinatology RSIA Kemang Medical Care pada bulan Januari 2023. Sampel diambil secara total sampling dengan jumlah sampel 30 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner baku. Uji statistic yang digunakan adalah uji statistic “Chi-Square”. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai P-Value = 0,003 untuk fungsi pengarahan dan 0,001 untuk fungsi pengawasan. Kesimpulan: Adanya hubungan fungsi pengarahan dan pengawasan kepala ruangan dengan kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan di ruang rawat inap RSIA Kemang Medical Care.
Tingkat Ketergantungan Pasien dan Hubungannya dengan Beban Kerja Perawat Kusmiati, Kusmiati; Kamilah, Siti; Lannasari, Lannasari
Journal of Management Nursing Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v3i1.159

Abstract

Latar Belakang: Tingkat ketergantungan pasien  saat melakukan aktivitas dasar sehari-hari (Activity Daily Living/ADL) berbeda-beda, dan dapat mempengaruhi beban kerja perawat. Untuk mengukur tingkat ketergantungan pasien dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari dapat dilakukan dengan indeks Barthel. Tingkat ketergantungan akan mempengaruhi waktu pelayanan yang diberikan perawat kepada pasien. Beban kerja akan meningkat apabila waktu yang diperlukan perawat saat mendampingi pasien melakukan pemenuhan kebutuhan sehari-hari melebihi dari rata-rata waktu perawatan langsung yang diperlukan perawat ke pasien yaitu 4 jam/pasien/hari. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat ketergantungan pasien dengan beban kerja perawat di ruang rawat inap rumah sakit BSH. Metode: Desain penelitian menggunakan jenis kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat rawat inap di rumah sakit BSH dengan sampel berjumlah 31 perawat yang diambil dengan tehnik total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dianalisa menggunakan Uji korelasi Chi-Square. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa hasil uji statistic  p- Value = 0,019. Kesimpulan: Ada hubungan tingkat ketergantungan pasien dengan beban kerja perawat.
Hubungan Supervisi dan Pendelegasian Kepala Ruangan dengan Kepatuhan Perawat melakukan Hand Hygiene Lotu, Yeni
Journal of Management Nursing Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v3i1.160

Abstract

Latar Belakang: Healthcare Associated Infections (HAIs) merupakan salah satu masalah kesehatan negara di dunia. Terjadinya Healthcare Associated Infections (HAIs) dalam lingkungan perawatan pasien, salah satunya disebabkan karena perawat atau petugas medis yang tidak patuh terhadap peraturan saat menangani pasien dan tidak menjalankan praktek hand hygiene. Faktor supervisi dan pendelegasian kepala ruangan mempengaruhi kepatuhan cuci tangan yang masih rendah di kalangan perawat. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan supervisi dan pendelegasian kepala ruangan terhadap kepatuhan perawat dalam melakukan hand hygiene di Ruang Perawatan RSUD Kefamenanu Tahun 2022. Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik korelasi dengan rancangan penelitian cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 99 orang perawat. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah probability sampling yaitu simple random sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan hasil bahwa hubungan antara supervisi kepala ruangan dengan kepatuhan perawat dalam melakukan hand hygiene di Ruang Perawatan RSUD Kefamenanu adalah (p-value 0,000<0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara supervisi kepala ruangan dengan kepatuhan perawat dalam melakukan hand hygiene di Ruang Perawatan RSUD Kefamenanu. Kepala Ruang melakukan supervisi dan pendelegasian yang buruk akan menurunkan kepatuhan cuci tangan dan apabila supervisi dan pendelegasian baik maka akan meningkatkan kepatuhan cuci tangan perawat di Ruang Perawatan RSUD Kefamenanu.
Pengaruh Media Edukasi Video terhadap Keberhasilan Teknik Menyusui pada Ibu Post Sectio Caesarea dengan Metode Eracs Indah, Seri; Afrina, Rina
Journal of Management Nursing Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v3i1.161

Abstract

Latar Belakang: Kesulitan menyusui terjadi pada pasien post ERACS dikarenakan cepatnya lama perawat post ERACS yang hanya 1- 2 hari setalah SC ERACS sehingga ibu bersalin kurang mendapatkan edukasi dari tenaga kesehatan untuk posisi menyusui yang baik dan benar. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh media edukasi video terhadap keberhasilan teknik menyusui pada ibu post SC Dengan Metode Eracs. Metode: Penelitian menggunakan pre-experimental design one-group pre-test and post-test design. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu yang melahirkan SC dengan Metode Eracs selama 3 bulan sebanyak 30  orang. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah Accidental Sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 orang. Instrumen penelitian menggunakan wawancara dan lembar observasi. Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian nilai rata rata (mean) sebelum diberikan media edukasi video sebesar 4,900 dan nilai rata rata (mean) sesudah diberikan media edukasi video sebesar 11,55. jika dilihat dari hasil uji statistik nilai p-value 0,000 berarti P>0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh media edukasi video terhadap keberhasilan teknik menyusui pada ibu post Sc dengan Metode Eracs.
Efektifitas Kombinasi Kompres Jahe dan Senam Rematik untuk mengurangi Intensitas Nyeri pada Rheumatoid Arthritis Supiawati, Eneng; Purnama, Agus; Sumedi, Sumedi
Journal of Management Nursing Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v3i1.162

Abstract

Latar Belakang: Rheumatoid Arthritis (RA) merupakan salah satu penyakit autoimun yang berupa inflamasi arthritis pada pasien dewasa, sehingga penderita penyakit rheumatoid arthritis akan mengalami gejala berupa rasa nyeri pada bagian sinovial sendi, sarung tendon, dan akan mengalami penebalan akibat radang yang diikuti oleh erosi tulang dan destruksi tulang disekitar sendi. Jahe (Zinger Officinale Rose) mempunyai manfaat yang sangat beragam, antara lain sebagai  rempah-rempah, minyak atsiri, pemberi aroma pada masakan, bahkan dapat menjadi obat. Tujuan: Untuk mengetahui Efektifitas Kombinasi Kompres Jahe dan Senam Rematik dapat menurunkan intensitas nyeri pada pasien Rhematoid Arthritis. Metode: Menggunakan rancangan quasy experiment dengan pre-post group control design dengan 30 responden yang dibagi secara acak menjadi 3 kelompok. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling berdasarkan keluhan nyeri pada lutut atau sendi. Variable dalam penelitian ini adalah data karakteristik responden yang terdiri dari usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, terapi kompres jahe dan senam rematik sebagai variabel Independen dan nyeri pada  rheumatoid arthritis sebagai variabel dependen.  Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala nyeri NRS. Penilaian nyeri dilakukan dengan melalukan observasi skala nyeri. Nyeri ringan dengan skala 1-3, nyeri sedang 4-6 dan nyeri berat 7-10. Analisis data penelitian menggunakan uji wilcoxon. Hasil: Dari ketiga kelompok uji normalitas menggunakan shapiro wilk menunjukkan nilai P-value < 0,05. Dan uji stastistik menggunakan paired T-test menunjukkan nilai p-Value 0,05. Kesimpulan: Pemberian kombinasi kompres jahe dan senam rematik menunjukan adanya pengaruh yang signifikan untuk menurunkan skala nyeri pada pasien Rheumatoid Arthritis.     
Hubungan Beban Kerja Mental dengan Tingkat Kepatuhan Perawat dalam Penerapan Early Warning Score System (EWSS) di Ruang Rawat Inap Mulyati, Dewi Sri; Safitri, Aisyah
Journal of Management Nursing Vol. 3 No. 3 (2024): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v3i3.167

Abstract

Latar Belakang: Kondisi kegawatan yang tidak teridentifikasi sejak dini dapat mengakibatkan terjadinya perburukan kondisi pasien, keterlambatan dalam memberikan penanganan, serta mengakibatkan angka kematian tinggi dan rendahnya mutu pelayanan keperawatan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan beban kerja mental dengan tingkat kepatuhan perawat dalam penerapan Early Warning Score System (EWSS) di ruang rawat inap RSUD Khidmat Sehat Afiat (KiSA) Kota Depok Tahun 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 46 perawat terdiri dari 22 perawat lantai 8 dan 24 perawat lantai 7. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen NASA-TLX dan lembar observasi kepatuhan penerapan EWSS. Analisis data yang digunakan yaitu uji statistic Chi-Square. Hasil: Hasil analisis Chi-Square di dapatkan hasil (p= 0,046 (p=<0,05), OR CI = 0,163. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja mental dengan tingkat kepatuhan perawat dalam penerapan Early Warning Score System (EWSS) di ruang rawat inap RSUD Khidmat Sehat Afiat Kota Depok.
Efek Terapi Kartun Animasi pada Nyeri Anak Usia Prasekolah saat Pemasangan Infus di Rumah Sakit Azra Bogor Hidayah, Siti Nur; Ruswanti, Ruswanti; Kamilah, Siti
Journal of Management Nursing Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v3i2.168

Abstract

Latar Belakang: Pemasangan infus merupakan tindakan invasive yang menimbulkan nyeri pada anak. Salah satu teknik nonfarmakologi yang dapat dilakukan perawat adalah teknik distraksi menonton kartun animasi. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh teknik distraksi menonton kartun animasi terhadap skala nyeri anak usia prasekolah yang dilakukan tindakan pemasangan infus.   Metode: Desain penelitian ini menggunakan quasy experimental dengan pendekatan post-test only with control grup design. Populasi penelitian ini adalah 30 anak usia prasekolah (3-6 tahun) terbagi menjadi 15 anak kelompok eksperimen dan 15 anak kelompok kontrol dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang peneliti lakukan yaitu dengan cara observasi. Peneliti melakukan analisis data menggunakan uji statistik mann-whitney . Hasil: Berdasarkan penelitian mengenai pengaruh teknik distraksi menonton kartun animasi terhadap nyeri anak usia prasekolah yang dilakukan pemasangan infus hasil uji statistik mann-whitney diperoleh p-value 0.001 (p-value <0.05). Kesimpulan: Ada pengaruh terapi menonton kartun animasi terhadap penurunan skala nyeri anak saat dilakukan tindakan pemasangan infus.
Asuhan Keperawatan Hipertermi pada Anak dengan Dengue Hemoragic Fever di Ruang Ar-Rahman Rumah Sakit Islam Purwokerto Pramudita, Galuh Ageng Pakarti Putri; Triana, Noor Yunida; Suryani, Roro Lintang
Journal of Management Nursing Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v3i2.170

Abstract

Latar Belakang: Dengue Hemoragic Fever (DHF) atau biasa dikenal dengan demam berdarah adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh satu dari 4 virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk terutama nyamuk Ades aegypti dan Aedes albopictus yang bisa ditemukan di daerah  tropis dan subtropis seperti di Indonesia hingga bagian utara Australia.   Salah satu masalah keperawatan yang ada di kasus DHF adalah hipertermi. Hipertermia yaitu dimana suhu tubuh mengalami peningkatan mencapai 40 ℃ yang akan  menyebabkan kondisi lain akibat hipertermi. Tujuan: Untuk menggambarkan asuhan keperawatan pada pasein demam hemoragic fever yang mengalami hipertermi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berbentuk studi kasus. Asuhan keperawatan diberikan kepada An. L selama 3 hari. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Tahapan intervensi yang dilakukan diantaranya melakukan pengkajian, pemeriksaan fisik, menetapkan diagnosis keperawatan dengan SDKI menggunakan diagonsa hipertermia (D.0130), menyusun rencana keperawatan dengan tujuan (SIKI) menggunakan intervensi manajemen hipertermi (I.15506), Impelementasi keperawatan dan proses evaluasi. Hasil: Hasil pengkajian pada An. L di dapatkan bahwa pasien An. L yang berusia 12 tahun, di diagnosa mengalami dengue hemoraghic fever dengan hasil lab Dengue Ag NS1 Rapid positif. Saat dilakukan pengkajian An. L  mengeluh badannya terasa panas dan lemas, didukung dengan pernyataan orang tuanya demam An. L belum reda sejak 4 hari yang lalu.  Pemeriksaan fisik meliputi kesadaran composmentis, tanda-tanda vital dengan tekanan darah 110/ 80mmHg, suhu 38 ℃, nadi 112x/menit, pernafasan 22x/menit. Status gizi pasien buruk dengan berat badan 21 kg, tinggi badan 130 cm dan indeks masa tubuh -4,11 yaitu berat badan kurang dari batas normal. Keadaan umum pasien baik hanya saja untuk beraktivitas pasien mengatakan lemas dan ditemukan bintik merah di tangan pasien. Kesimpulan: Setelah melakukan tindakan keperawatan sesuai dengan rencana tindakan keperawatan, dilakukan evaluasi untuk mengetahui dan memantau perkembangan dan menilai seberapa tingkat keberhasilan dari tindakan keperawatan yang telah dilakukan pada An R. Hasil evaluasi yang dilakukan selama 3 hari nyeri akut berhubungan dengan pencedera biologis sudah teratasi.    
Asuhan Keperawatan Nyeri Akut pada Pasien Post Sectio Caesarea di Ruang Gayatri RST Wijayakusuma Purwokerto Rizki, Soulenia Rahayu; Utami, Tin; Danang, Danang
Journal of Management Nursing Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v3i2.172

Abstract

Latar Belakang: Proses persalinan menggunakan metode sectio caesarea (SC) merupakan persalinan buatan dimana janin akan dikeluarkan melalui proses insisi pada dinding perut dan dinding rahim. Persalinan dengan metode ini memiliki syarat rahim harus dalam keadaan utuh dan berat janin mencapai 500 gram.  Persalinan dengan metode SC yang dilalui oleh ibu, membuat beberapa masalah muncul. Masalah yang sering dikeluhkan oleh ibu setelah post SC adalah adanya rasa nyeri, kecemasan dan gangguan mobilitas. Kondisi-kondisi tersebut sangat menimbulkan rasa tidak nyaman. Tujuan: Untuk menggambarkan asuhan keperawatan pada pasein post sectio caesarea  yang mengalami nyeri akut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berbentuk studi kasus. Variabel penelitian ini antara lain asuhan keperawatan diberikan kepada Ny. Y selama 3 hari. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik.  Intervensi yang dilakukan penulis diantaranya menyusun diagnosa keperawatan menggunakan Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia (SDKI), menyusun rencana keperawatan menggunakan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI) dan renca na meminimalisir rasa sakit dengan teknik non farmakologis. Tahapan intervensi dilakukan selama 3 hari diantaranya mengidentifikasi lokasi nyeri, karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas nyeri, memonitor TTV memberikan teknik non farmakologis tarik nafas dalam dan terapi aroma lavender, latihan miring kanan kiri, latihan duduk, latihan berdiri dan berjalan secara bertahap, serta melatih pasien berjalan kekamar mandi secara mandiri. Hasil: Pasien mengatakan nyeri pada bagian perut bawah pada luka SC pada saat bergerak.  Ny. Y mengatakan tidak bisa menggerakan badannya, hanya bisa tiduran ditempat tidur, apabila miring kanan dan miring kiri terasa sakit pada luka post SC, untuk melakukan aktivitas keperluannya dibantu oleh keluarganya, karena pasien takut untuk bergerak menambah rasa nyeri.  Kondisi umum pasien lemah, terlihat pucat dan lemas, kesulitan membolak-balikan posisi, aktivitas dibantu penuh oleh keluarganya, terdapat luka post sectio caesarea di abdomen antara pusat dan simbisis, bentuk horizontal ± 10 cm. Riwayat penyakit dahulu: pasien mengatakan tidak mempunyai riwayat penyakit. Kesimpulan: Setelah melakukan tindakan keperawatan sesuai dengan rencana tindakan keperawatan, dilakukan evaluasi untuk mengetahui dan memantau perkembangan dan menilai seberapa tingkat keberhasilan dari tindakan keperawatan yang telah dilakukan pada Ny.Y.  Hasil evaluasi yang dilakukan selama 3 hari nyeri akut berhubungan dengan pencedera fisik sudah teratasi.