cover
Contact Name
Deni Supriatna
Contact Email
denisupriatna31.ds@gmail.com
Phone
+6285777315993
Journal Mail Official
denisupriatna31.ds@gmail.com
Editorial Address
Pesanggrahan Street 4B RT 001 RW 003, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Management Nursing
ISSN : 28071905     EISSN : 28071891     DOI : https://doi.org/10.53801/jmn
Core Subject : Health,
Journal Management of Nursing received a focus and scope article issued such as nursing problems in patients with heart disease, nursing interventions in patients with cardiovascular disorders, systematic reviews of therapies in cardiovascular disorders, or even other health professions other than nursing that also address issues such as cardiovascular problem disorders
Arjuna Subject : -
Articles 62 Documents
Asuhan Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik dengan Stroke Non Hemoragik di Wilayah Puskesmas Sumbang Banyumas Sahrani, Atifah Syifa; Sukmaningtyas, Wilis; Khasanah, Suci
Journal of Management Nursing Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v2i2.97

Abstract

Latar Belakang: Stroke merupakan suatu sindrom dengan tanda dan gejala kehilangan fungsi saraf pusat fokal (atau global) yang berkembang dengan cepat dalam detik atau menit. Tanda dan gejala ini berlangsung lebih dari 24 jam atau dapat menyebabkan kematian. Masalah keperawatan yang sering ditemukan adalah gangguan mobilitas yaitu keterbatasan dalam gerak fisik atau lebih ekstremitas secara mandiri. Kelemahan atau kelumpuhan akan menimbulkan gangguan mobilitas fisik dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa asuhan keperawatan pada pasien stroke non hemoragik yang mengalami gangguan mobilitas fisik. Metode: Penelitian ini dirancang dengan metode deskriptif kualitatif berbentuk studi kasus. Asuhan keperawatan diberikan kepada Tn. W selama 3 hari. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan pasien mengalami gangguan mobilitas fisik dimana hasil pemeriksaan fisik menunjukan pasien tidak dapat menggerakan tangan dan kaki kiri (ekstremitas kiri), pasien menggunakan kursi roda untuk berpindah, pasien memiliki riwayat hipertensi sejak 1 tahun yang lalu, pasien memiliki riwayat stroke 6 bulan yang lalu, tekanan darah 160/100 mmHg, suhu 36,8 °C, nadi 80 kali per menit, laju pernafasan 24 kali per menit, pasien sulit menelan makanan. Dari hasil pemeriksaan diatas diagnosa medis pasien mengalami stroke non hemoragik. Mobilitas pasien mengalami perbaikan setelah diberikan terapi ROM yang dibuktikan dengan pergerakan, kekuatan otot, rentan gerak awal 1 akhir 3. Gerak otot, gerak sendi, bergerak dengan mudah, pergelangan tangan, siku kiri, bahu kiri, pergelangan kaki kiri, lutut kiri awal 2 akhir 4. Pergelangan tangan kanan, siku kanan, bahu kanan, pergelangan kaki kanan awal 4 menjadi 5. Kesimpulan: Berdasarkan data yang didapat, terapi ROM terbukti efektif untuk meningkatkan kemampuan mobilitas fisik pada pasien yang mengalami stroke non hemoragik. Peneliti memberikan intervensi ROM selama 3 hari. Tindakan ROM selama 3 hari menunjukan adanya perubahan teradap nilai rentang dari pasien.
Asuhan Keperawatan Nyeri Akut pada Anak dengan Demam Typhoid di Ruang Parikesit Pamuji, Sadewa Adi; Suryani, Roro Lintang; Ningrum, Ema Wahyu
Journal of Management Nursing Vol. 2 No. 3 (2023): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v2i3.99

Abstract

Latar Belakang: Demam typhoid merupakan suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh Salmonella typhi, yang sampai saat ini menjadi masalah kesehatan yang masih perlu mendapatkan perhatian. Demam typhoid dialami penduduk di semua negara seperti penyakit menular lainnya, dan banyak ditemukan di negara berkembang dimana personal hygiene pribadi dan sanitasi lingkungannya kurang baik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa asuhan keperawatan pada pasien anak demam typhoid dengan nyeri akut. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berbentuk studi kasus. Asuhan keperawatan diberikan kepada An. R selama 3 hari. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil: Berdasarkan hasil pengkajian yang di dapatkan bahwa keluhan utama An R mengatakan pasien mengatakan P: pasien mengatakan nyeri bertambah saat beraktivitas, Q: nyeri dirasakan sperti diremas remas, R: abdomen kuadran II (abdomen sebelah kiri atas), S: skala nyeri 6, T: nyeri dirasakan hilang timbul. Data objektif yang di dapat pasien terdapat nyeri abdomen di bagian kuadran 2, peristaltik usus 38 kali permenit, pasien tampak menahan nyeri, pasien menunjukan area lokasi nyeri yaitu di abdomen kuadran 2 Nadi 110x/ menit, RR: 32 x/ menit, Typhi O +1/160*. Data-data yang didapatkan disimpulkan bahwa diagnosa keperawatan yang sesuai adalah nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera biologis. Kesimpulan: Setelah melakukan tindakan keperawatan sesuai dengan rencana tindakan keperawatan, dilakukan evaluasi untuk mengetahui dan memantau perkembangan dan menilai seberapa tingkat keberhasilan dari tindakan keperawatan yang telah dilakukan pada An R. Hasil evaluasi yang dilakukan selama 3 hari nyeri akut berhubungan dengan pencedera biologis sudah teratasi.
Asuhan Keperawatan Penurunan Curah Jantung dengan Congestive Heart Failure di Ruang Ar Rahman RSI Purwokerto Mulyaningsih, Amalia Erna; Handayani, Rahmaya Nova; Siwi, Adiratna Sekar
Journal of Management Nursing Vol. 2 No. 3 (2023): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v2i3.103

Abstract

Latar Belakang: CHF (Congestive Heart Failure) atau gagal jantung adalah kelainan multisistem dimana terjadi adanya gangguan pada jantung, otot skelet dan fungsi ginjal, stimulasi system saraf simpatis serta perubahan neurohormonal yang kompleks yang memiliki karakteristik berupa penurunan kemampuan jantung untuk memompa darah atau mengisi sirkulasi. Penyakit gagal jantung apabila tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan komplikasi serius seperti syok kardiogenik, episode tromboemboli, efusi pericardium dan temponade pericardium. Tujuan: Untuk menggambarkan asuhan keperawatan pada pasien CHF (Congestive Heart Failure) yang mengalami penurunan curah jantung. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berbentuk studi kasus. Asuhan keperawatan ini diberikan selama 3 hari kepada Ny. R pasien CHF (Congestive Heart Failure) dengan penurunan curah jantung. Teknik pengumpulan data yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan pasien mengalami penurunan curah jantung dimana dari hasil pemeriksaan menunjukkan pasien mengalami sesak nafas, tekanan darah 161/76 mmHg, suhu 36,2 ºC, nadi 117 kali per menit, irama nafas 22 kali per menit, bibir tampak kering, pasien terpasang terapi oksigen dengan nasal kanul 4 liter per menit, pasien memiliki riwayat penyakit gagal jantung sejak 1 tahun yang lalu dan memiliki riwayat penyakit hipertensi sejak 5 tahun dengan pengobatan rutin. Dari hasil pemeriksaan EKG ditemukan dengan hasil  abnormal, ST-T Abnormality, dan suara jantung irreguler. Kesimpulan: Berdasarkan data yang didapatkan, pasien mengalami penurunan curah jantung. Peneliti memberikan intervensi memposisikan semi-fowler, yang diberikan selama 3 hari kepada pasien, dengan diberikan posisi semi-fowler selama 3 hari menunjukan adanya perubahan terhadap kondisi pasien sehingga dapat disimpulkan memposisikan semi-fowler ini terbukti efektif untuk mengatasi masalah penurunan curah jantung.
Asuhan Keperawatan Gerontik Gangguan Mobilitas Fisik dengan Stroke Non Hemoragik di Puskesmas Sumbang 1 Dwijayanti, Elisia; Maryoto, Madyo; Kurniawan, Wasis Eko
Journal of Management Nursing Vol. 2 No. 3 (2023): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v2i3.105

Abstract

Latar Belakang: Stroke yaitu gangguan suplai darah ke otak dan biasanya gangguan suplai darah keotak ini akibat pecahnya atau tersumbatnya pembuluh darah otak oleh gumpalan darah. Masalah keperawatan yang sering ditemukan seperti gangguan mobilitas yaitu keterbatasan dalam gerak fisik atau lebih ekstremitas secara mandiri, biasanya meyebabkan kelemahan atau kelumpuhan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa asuhan keperawatan pada pasien stroke non hemoragik yang mengalami gangguan mobilitas fisik. Metode: Penelitian ini dirancang dengan metode deskriptif kualitatif berbentuk studi kasus. Asuhan keperawatan diberikan kepada Tn. M selama 3 hari. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan pasien mengalami gangguan mobilitas fisik dimana hasil pemeriksaan menunjukan Pasien mengatakan kaki dan tangan sebelah kanan lemah dan susah digerakan, kaki dan tangan terasa kaku dan kebas, pasien juga mengeluhkan pusing. Kekuatan otot ekstremitas kanan atas 4 kiri atas 4, kekuatan otot ekstremitas kanan bawah 3 kiri kiri bawah 3, rentan gerak pasien terbatas. Dari hasil pengkajian katz indeks menunjukan skor 7 yaitu pasien memiliki tingkat ketergantungan. Dari hasil pemeriksaan diatas diagnosa medis pasien mengalami gangguan mobilitas fisik. Kekuatan otot pasien mengalami perbaikan setelah dilakukan tindakan ROM. Kesimpulan: Berdasarkan data yang didapat, pasien mengalami gangguan mobilitas fisik. Peneliti memberikan terapi ROM dan terbukti efektif dilakukan untuk meningkatkan kemampuan mobilitas fisik pada pasien stroke non hemoragik ditunjukkan dengan adanya peningkatan kekuatan otot pada hari ke-3 setelah pemberian terapi ROM. Sehingga hasil evaluasi asuhan keperawatan selama 3 hari pada pasien stroke non hemoragik dengan gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan penurunan kekuatan otot dapat teratasi.
Implementasi Pencegahan Aspirasi pada Pasien Stroke Non Hemoragik dengan Masalah Gangguan Menelan di RSI Purwokerto Halimah, Kharisma Nur; Siwi, Adiratna Sekar; Budi S, Martyarini
Journal of Management Nursing Vol. 2 No. 3 (2023): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v2i3.107

Abstract

Latar Belakang: Stroke merupakan suatu keadaan dimana ditemukan tanda-tanda klinis yang berkembang cepat berupa defisit neurologik fokal dan global, yang mengakibatkan memberat dan berlangsung selama 24 jam atau lebih atau dapat berdampak kematian, tanpa adanya penyebab lain yang jelas selain vascular. Penyakit stroke memberikan dampak yang sangat merugikan bagi dirinya sendiri, dampak stroke yang paling umum terjadi yaitu antara lain kelumpuhan anggota gerak, kelumpuhan syaraf wajah atau face drooping, gangguan penglihatan, gangguan menelan, gangguan sensasi raba, dan gangguan bicara. Salah satu dampak dari stroke tersebut yaitu gangguan menelan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Asuhan Keperawatan Pada Pasien dengan Gangguan Menelan dengan Stroke Non Hemoragik. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berbentuk studi kasus. Asuhan keperawatan diberikan kepada Ny.T selama 3 hari. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil: Hasil pengkajian FAST meliputi face droping (F), pasien terlihat pelo dan lidah jatuh ke kiri, Arm (A), mengalami kelumpuhan anggota gerak sebelah kiri. Speech difficulti (S) pasien berbicara pelo dan afasia, Time (T) pasien datang dengan diantar oleh keluarganya. Implementasi keperawatan berfokus pada pencegahan aspiasi, Hasil evaluasi keperawatan pasien dengan gangguan menelan teratasi sebagian. Kesimpulan: Pencegahan aspirasi dapat menurunkan resiko terjadinya komplikasi pada pasien sroke dengan gangguan menelan.
Kualitas Pelayanan dan Sarana Prasarana Berhubungan dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan Eksekutif Wijayanti, Siti; Daely, Wesley
Journal of Management Nursing Vol. 2 No. 3 (2023): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v2i3.112

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan merupakan perasaan senang yang dirasakan oleh seseorang yang dihasilkan dari perbandingan antara kesenangan terhadap suatu kegiatan dan sebuah produk dengan harapan mereka. Pengukuran kepuasan pasien merupakan salah satu bagian integral dari strategi manajemen rumah sakit di seluruh dunia. Kepuasan pasien dan kualitas layanan kesehatan menjadi tolak ukur keberhasilan pemberian layanan di rumah sakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat melihat hubungan kualitas pelayanan dan sarana prasarana dengan kepuasan pasien rawat jalan eksekutif di Rumah Sakit Hermina Mekarsari Tahun 2021. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pada penelitian ini teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik accidental sampling Jumlah sampel adalah 96 orang. Uji statistic menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian diperoleh sebagian besar responden menyatakan kualitas pelayanan baik yaitu 55 (57,3%), sebagian besar responden menyatakan saranan prasarana tidak baik yaitu 50 (52,1%) dan sebagian besar responden puas  yaitu 84 (87,5%). Hasil uji statistik diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan antara kualitas pelayanan (p-value = 0,035) dan sarana prasarana (p-value = 0,045) dengan kepuasan pasien. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kualitas pelayanan dan sarana prasarana dengan kepuasan pasien rawat jalan eksekutif di RS. Hermina Mekarsari tahun 2021.
Asuhan Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik pada Post Operasi Open Reduction Internal Fixation Ramadhanti, Rindu Insyra; Wibowo, Tophan Heri; Burhan, Asmat
Journal of Management Nursing Vol. 2 No. 4 (2023): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v2i4.116

Abstract

Latar Belakang: Fraktur adalah penyebab kematian ketiga di Indonesia setelah penyakit jantung koroner dan tuberculosis. Fraktur disebabkan oleh trauma atau tenaga fisik, kecelakaan, baik kecelakaan kerja maupun kecelakaan lalu lintas. Tujuan: Mampu melaksanakan asuhan keperawatan pada post operasi open reduction internal fixation dengan masalah gangguan mobilitas fisik di Ruang Dahlia RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Metode: Desain penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang terdiri dari pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Hasil: penulis merumuskan diagnosa keperawatan yang muncul yaitu gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan gangguan musculoskeletal. Intervensi keperawatan yang dilakukan pada Ny. R sesuai dengan diagnosa yang ditegakkan dan disesuaikan dengan teori yang ada. Intervensi keperawatan yang dilakukan yaitu latihan rentang gerak (I.05177) disusun sesuai dengan masalah yang ditemukan berdasarkan hasil pengkajian yang dilakukan secara mandiri maupun berkolaborasi. Penulis melakukan implementasi keperawatan sesuai dengan intervensi yang telah ditetapkan sebelumnya dengan menggunakan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI) yang sudah ditetapkan sebelumnya. Kesimpulan: Evaluasi keperawatan yang dilakukan pada tanggal 11-13 Januari 2022 dilakukan dengan SOAP antara lain yaitu subjektif pasien mengatakan pergerakannya mulai tidak sulit dan nyeri mulai hilang. Objektif TD 160/85 mmHg, N: 85x/menit, S: 36,3 C, dan RR: 20x/menit, pasien sudah bisa mengikuti gerakan ROM aktif walaupun sangat terbatas, pasien dan keluarga memahami tentang materi yang disampaikan saat penkes. Analisis masalah teratasi sebagian dan lanjutkan intervensi.
Dampak Penggunaan Rekam Medis Elektronik terhadap Beban Kerja Perawat di Rumah Sakit Prikasih Herlina, Elin
Journal of Management Nursing Vol. 2 No. 4 (2023): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v2i4.134

Abstract

Pendahuluan: Kewajiban penggunaan Rekam Medis Elektronik di rumah sakit menjadikan peningkatan Rekam Medis Elektronik menjadi kebutuhan harus dipenuhi dan diperkirakan berhubungan dengan beban kerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Prikasih terutama selama masa peralihan. Tujuan: Untuk mengetahui dampak penggunaan rekam medis elektronik terhadap beban kerja perawat ruang rawat inap rumah sakit prikasih. Metode: Penelitian ini merupakan penulisan analitik menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasi untuk menguji dampak penggunaan rekam medis elektronik terhadap beban kerja perawat.  Penelitian menggunakan uji Chi-Square dengan jumlah sampel 62 responden yang diambil menggunakan teknik penarikan sampel purposive sampling. Hasil: Hasil pengujian yang dilakukan kepada 4 komponen Penggunaan Rekam Medis Elektronik menunjukkan hasil hubungan 2 dari 4 komponen, hubungan antara komponen Technology dengan beban kerja perawat (p-value=0.016; OR=0.256; 95% CI=0,082-0,797) dan hubungan antara Manfaat dengan beban kerja perawat (p-value=0,018; OR=3,567; 95% CI=1,220-10,962). Hubungan antara penggunaan rekam medis dengan beban kerja perawat di RS Prikasih dengan p-value 0.030 dan OR 0.275 (95% CI). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara komponen Technology dengan beban kerja perawat. Terdapat hubungan yang bermakna antara Manfaat dengan beban kerja perawat. Dan terdapat hubungan antara penggunaan rekam medis dengan beban kerja perawat di RS Prikasih.
Pengaruh Pemberian Ice Gel Pack terhadap Penurunan Intensitas Nyeri pada Pasien Post Op Fraktur Siam, Lelly Irodatul
Journal of Management Nursing Vol. 2 No. 4 (2023): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v2i4.136

Abstract

Latar Belakang: Nyeri post operasi disebabkan oleh karena adanya kerusakan jaringan karena prosedur pembedahan. Untuk mengatasi nyeri tersebut dapat dilakukan manajemen nyeri non farmakologi. Salah satu manajemen non farmakologi pada pasien post operasi fraktur yang dapat digunakan adalah pemberian terapi kompres dingin. Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh Kompres Dingin Ice Gel Pack terhadap Intensitas Nyeri pada Pasien Post Op Fraktur. Metode: Desain Penelitian one group pre-test post-test without control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien Post operasi fraktur berjumlah 59 orang data fraktur dari januari sampai oktober 2022. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 15 orang. Penelitian ini menggunakan uji wilcoxon. Hasil: Bedasarkan hasil penelitian diketahui bahwa hasil uji statistik nilai p- value 0,000 berarti P>0,05. Kesimpulan: Ada Pengaruh terapi dingin ice gel pack  terhadap penurunan intensitas  nyeri pasien post op fraktur.
Pengetahuan Masyarakat dan Hubungannya dengan Response Time Gawat Darurat di AGD Dinkes Jakarta Timur Gunawan, Anggit; Suryadi, Bambang; Purnama, Agus
Journal of Management Nursing Vol. 2 No. 4 (2023): Journal of Management Nursing
Publisher : Scipro Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jmn.v2i4.137

Abstract

Latar Belakang: Setiap Pelayanan AGD DINKES mengarah kepada pelayanan pra rumah sakit, evakuasi medis dari lokasi kejadian (kecelakaan lalu lintas, kebakaran, bencana, dan kejadian-kejadian luar biasa lainnya) ke rumah sakit, maupun dari rumah sakit ke rumah sakit. Dengan adanya AGD DINKES akan memberikan solusi atas kasus-kasus yang terjadi pada saat ini, sehingga berdampak menurunnya angka, kematian, kesakitan dan kecacatan akibat kasus kegawatdaruratan pra rumah sakit untuk warga masyarakat di wilayah Provinsi DKI Jakarta dan sekitarnya. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan pengetahuan masyarakat dengan response time gawat darurat di Ambulans Gawat Darurat wilayah Jakarta Timur Tahun 2022. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif konteks dengan pendekatan cross-sectional untuk mengetahui hubungan pengetahuan masyarakat dengan response time Ambulans Gawat Darurat wilayah Jakarta Timur Tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien di Ambulans Gawat Darurat DKI Jakarta pada bulan juni 2022 sampai November 2022. Sampel didapat  berjumlah 65 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data di uji menggunakan uji statistic chi-square. Hasil: Hasil uji statistik dengan Chi-square didapatkan nilai signifikansi (p- value) sebesar  0,004. Nilai uji signifikansi (p-value) < 0,05 maka H1 diterima Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan masyarakat dengan response time gawat darurat di ambulans gawat darurat Dinas Kesehatan (AGD Dinkes) Wilayah Jakarta Timur Tahun 2022.