cover
Contact Name
Mahmuda Saputra
Contact Email
lpkdgeneration2022@gmail.com
Phone
+6281229472841
Journal Mail Official
mahmuda@ugp.ac.id
Editorial Address
Jln. Simpang Kelaping-Lukup Badak-Belang Bebangka, Kecamatan Pegasing, Kab. Aceh Tengah, Provinsi Aceh, 24560
Location
Kab. aceh tengah,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi (Telangke)
ISSN : 28098943     EISSN : 28098978     DOI : https://doi.org/10.55542/jiksohum.v4i1
Core Subject : Education,
Telangke:Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi adalah jurnal terbitan berkala yang diterbitkan oleh Fakultas Isipol Universitas Gajah Putih Program Studi Ilmu Komunikasi. Isi jurnal mencakup bidang studi ilmu Komunikasi dan Pendidikan. Artikel dapat berasal dari salah satu bidang berikut: linguistik: fonologi, morfologi, sintaksis, semantic pragmatik, sosiolinguistik, analisis percakapan, analisis wacana kritis sastra: sastra kontemporer, sastra komparatif, pendekatan inter disipliner dalam sastra, kritik sastra, sastra dan sejarah, sastra dan media, sastra dan senilainnya, puisi dan prosa filsafat: epistemologi, metafisika, etika, estetika, teologi, psikologi: psikologi pendidikan, psikologisosial, psikolog ikonseling. pendidikan: instruksi, pengajaran dan pelatihan, bimbingan dan konseling, studi pembelajaran Hukum studi budaya, Sosial. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun pada bulan Januari dan Juli.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 49 Documents
ANALISIS STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DIGITAL AKUN INSTAGRAM @dr. VEE CLINIC SEBAGAI MEDIA KEBUTUHAN INFORMASI KECANTIKAN Vivi, Sondang Rita; Shasrini, Tessa
Telangke:Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi Vol 5 No 2 (2023): Juli : Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jiksohum.v5i2.755

Abstract

In the current era of technological development, business in the field of beauty has greatly increased its demand. Coupled with the massive information received by the public through social media, beauty clinics compete with each other to highlight their respective advantages. With lots of business competition with other beauty clinics, the right marketing communication strategy can help companies face the competition. Coupled with the use of social media Instagram in promoting the clinic dr. Vee. The purpose of this research is to find out what digital marketing strategies are used by Dr. Vee. This study uses AIDA theory to measure the effectiveness of promotions and messages conveyed. Using descriptive qualitative research methods with data collection methods through interviews, observation, documentation. The number of subjects in this study amounted to 5 people, namely the owner of dr. Vee Clinic, admin & marketing dr. Vee Clinic and 3 other people who use dr. Vee. The results of the qualitative analysis show that the use of the marketing communication mix is ​​very effective in attracting enthusiasts and social media facilitates the dissemination of information.
Analisis Clickbait terhadap Tajuk dan Keluku Kanal YouTube Johannes Liong pada Kontennya tentang Ustad Abdul Somad Zuhri, Al; Miftahurrahmah, Miftahurrahmah; Putra, Heri Rahmatsyah; Amri, Saiful
Telangke:Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi Vol 5 No 2 (2023): Juli : Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jiksohum.v5i2.396

Abstract

Transfigurasi media terjadi begitu drastis didukung layanan internet yang sudah menembus banyak ruang bahkan sampai pelosok. Jika dahulu masyarakat hanya menjadi pengkonsumsi media secara aktif, maka saat ini memungkinkan siapa saja dapat mengelola media seperti YouTube dalam kajian ini. Tujuan dari serangkaian aktivitas penelitian yang dilakukan adalah mencari tahu apakah masyarakat sudah mampu memanfaatkan YouTube secara tepat, akurat, dan sehat dengan memanifestasikan regulasi dan fungsi media massa berdasarkan UU Pers dan ITE. Adapun subjek kajian di sini adalah kanal YouTube “Johannes Liong” dengan kualitatif sebagai metode yang diterapkan serta penggunaan dokumentasi dan observasi dalam melakukan pengumpulan data yang dibutuhkan. Sementara teknik analisis data yang dipakai adalah content analysis. Setelah diteliti, maka didapati bahwa kanal YouTube “Johannes Liong” belum mampu memanifestasikan hukum dan fungsi media massa sebagaimana tuntunan UU Pers dan ITE. Di sana ada banyak ditemukan tajuk dan keluku yang mempraktikkan clickbait dan tidak memiliki relevansi dengan isi video, diantaranya berjudul “Resmi Ditangkap”, “Somad Resmi Ditangkap Densus”, dan “Resmi Ditangkap Dijemput Polisi” yang menjadi sampel dalam penelitian ini. Jadi konten-konten yang dipublikasi dapat dikategorikan ke dalam konten pembohongan publik yang dapat merugikan dan menyesatkan dengan memanfaatkan tajuk dan keluku sensasional dan manipulasif demi kepentingan komersial semata, sehingga mengabaikan pemenuhan fungsi edukasi dan informasi serta etika dan moral bermedia.
Aldhania Uswatun hasanah Pengaruh Komunikasi Persuasif Terhadap Perilaku Jamaah yang Resiliensi Uswatun Hasanah, Aldhania
Telangke:Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi Vol 5 No 2 (2023): Juli : Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jiksohum.v5i2.543

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap dan menganalisis pengaruh komunikasi persuasif terhadap kemampuan dan perilaku jamaah yang resiliensi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode penelitian survei yang berdasar pada pendekatan kuantitatif. Adapun sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah jamaah yang pernah melaksanakan ibadah haji ke tanah suci dibawah penyelenggaraan Kementrian Agama Kabupaten Bima. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan yakni menggunakan angket atau kuesioner sebagai instrument penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi persuasif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan dan perilaku jamaah yang resiliensi. Begitupun dengan deskripsi kemampuan dan perilku kemandirian jamaah menunjukan hasil atau nilai yang baik, serta nilai korelasi antara komunikasi persuasif terhadap kemampuan dan perilaku kemandirian jamaah berada pada posisi yang kuat.
Komunikasi Di Era Digital: Analisis Media Konvensional Vs New Media Pada Kalangan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh Angkatan 2021 Ramadhana, Saskia Cahya; Hasan, Kamaruddin; Eni, Suci; Izzah, Nurul; Utami, Annisa
Telangke:Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi Vol 5 No 2 (2023): Juli : Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jiksohum.v5i2.758

Abstract

In today's digital era, communication has undergone many changes, from the existence of conventional media to the convergence of media so that new media appears today. Along with the development of increasingly sophisticated technology, as well as easy access to new media, conventional media is slowly starting to compete. The students include users who are active in the use of digital media, how to use conventional media and new media in students of social sciences at university, and what are their critical responses to communication in the current digital era. The purpose of this study is to find out how the comparison of the use of communication in conventional media and new media occurs among Unimal 2021 communication science students. The research method used in this study is a qualitative method with descriptive elaboration, through data analysis techniques in the form of interviews and studies field (observation). The results of this study are shows that there are positive and negative impacts from the emergence of new media in the current digital era.
PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL DI KALANGAN MAHASISWA PRODI ILMU KOMUNIKASI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS MALIKUSSALEH Hidayati, Maulia
Telangke:Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi Vol 5 No 1 (2023): Januari : Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jiksohum.v5i1.761

Abstract

The utilization of digital media has become increasingly widespread among students nowadays no exception students of communication sciences malikussaleh university. Digital media such as the internet, social media, and mobile applications have become integral parts of students' daily lives. This research aims to investigate how students of communication sciences utilize digital media in the contexts of education, communication, and social activities. The research method employed is an online survey involving student respondents from various disciplines. The collected data are analyzed using qualitative and quantitative approaches. The results of this study indicate that students of communication sciences malikussaleh university use digital media to acquire information, communicate with peers and professors, and stay updated with the latest developments in their fields of study. Digital media is also utilized as an additional learning tool and a platform for collaborative group projects. However, there are also some negative impacts of digital media utilization, such as concentration disruptions and addiction. This study provides a better understanding of how students utilize digital media, thereby offering guidance and recommendations for educational institutions to optimize the use of digital media in an academic context.
DAMPAK PERUBAHAN SIKAP MAHASISWA YANG DIPENGARUHI MEDIA SOSIAL TIKTOK (Studi Kasus Mahasiswa Ilmu Komunikasi Angkatan 2021 Univiersitas Malikussaleh) Rahmadani, Anisa
Telangke:Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi Vol 5 No 1 (2023): Januari : Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jiksohum.v5i1.764

Abstract

Abstrak. Media sosial merupakan salah satu alat utama dalam mendistribusian informasi pada saat ini. Secara global, hal tersebut telah mengubah media secara menyeluruh. Perkembangan media teknologi saat ini semakin banyak dalam kehidupan sosial masyarakat. Tiktok merupakan aplikasi yang memberikan efek spesial, unik dan menarik yang bisa digunakan oleh para pengguna aplikasi ini dengan mudah untuk membuat vidio pendek yang keren dan bisa menarik perhatian banyak orang yang menontonnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kulitatif dan observasi, kemudian melakukan wawancara dan dokumentasi dengan mahasiswa ilmu komunikasi universitas malikussaleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak perubahan sikap mahasiswa yang dipengaruhi oleh aplikasi tiktok. Hasil dari penelitian menunjukan bahwasan perubahan sikap mahasiswa yang dipengaruh oleh aplikasi tiktok membawa pengaruh positif tetapi membawa pengaruh negatif terutama bagi mahasiswa ataupun anak-anak seperti perubahan sikap dan karakteristik individu, prasangka, keinginan atau harapan, perhatian (fokus), proses belajar, keadaan fisik, nilai dan kebutuhan juga minat, dan motivasi, untuk mencapai kesenangan diri dan popularitas. Kata Kunci: Perubahan sikap, Mahasiswa, Tik-tok
Penggunaan Aplikasi Tiktok Penggunaan Aplikasi Tiktok terhadap Mahasiswa Ilmu Komunikasi Angkatan 2021 Girsang, Khairina Nur
Telangke:Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi Vol 4 No 1 (2022): Januari : Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jiksohum.v4i1.766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan aplikasi TikTok bagi mahasiswa Ilmu komunikasi kelas IV-A Universitas Malikussaleh. Latar belakang dari penelitian ini bermula dari mahasiswa yang menggunakan aplikasi TikTok pada saat jam pembelajaran hingga menganggu proses belajar mengajar di dalam kelas, selain itu ada juga mahasiswa yang menggunakan aplikasi TikTok di luar jam pembelajaran, walaupun digunakan di luar jam pembelajaran tetapi penggunaanya yang berlebihan. Berdasarkan masalah tersebut, maka peneliti tertarik untuk meneliti bagaimana pendapat mahasiswa Ilmu komunikasi Kelas IV-A Universitas Malikussaleh.terkait fungsi sosial penggunaan aplikasi Tik Tok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan aplikasi Tik Tok bagi mahasiswa Ilmu komunikasi Kelas IV-A Universitas Malikussaleh.Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teori Sosiologi Komunikasi Use and Gratification Katz, Gurevitch, dan Has. Teori ini berasumsi bahwa audiens aktif dalam memilih dan menggunakan media tertentu untuk memenuhi kebutuhan tertentu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif tipe studi kasus. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah sebanyak 10 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi non partisipasi, wawancara mendalam,dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan Miles dan Huberman dengan cara reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukan bahwa ada beberapa fungsi sosial penggunaan aplikasi Tik Tok bagi mahasiswa Ilmu komunikasi Kelas IV-A Universitas Malikussaleh adalah sebagai media informasi, sebagai media hiburan, sebagai media bisnis, sebagai sumber tempat belajar,dan ekspresi diri. Dari penjelasan tersebut maka secara keseluruhan peneliti menemukan adanya kebutuhan yang dapat dipuaskan oleh aplikasi Tik Tokbagi mahasiswa Ilmu komunikasi Kelas IV-A Universitas Malikussaleh.
PENGARUH REBRANDING TERHADAP BRAND IMAGE TAMAN IMPIAN JAYA ANCOL KN, jamiati
Telangke:Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi Vol 4 No 1 (2022): Januari : Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jiksohum.v4i1.771

Abstract

Taman Impian Jaya Ancol telah kehilangan sekitar 6 juta pengunjung selama tiga tahun terakhir akibat pandemi covid-19, hal tersebut mengharuskan perusahaan untuk memikirkan strategi yang tepat untuk tetap eksis dan bertahan hidup di masa pandemi covid-19. Salah satu strategi yang dilakukan Taman Impian Jaya Ancol adalah melakukan rebranding. Dengan melakukan Rebranding perusahaan dapat mengubah citranya melalui adopsi nama atau mengubah nama yang lebih representatif dan membedakan diri dari para pesaingnya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dan mengukur Pengaruh Rebranding Terhadap Brand Image Taman Impian Jaya Ancol. Menggunakan metode survey dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini melibatkan 343 followers akun Instagram @Ancoltamanimpian sebagai populasi. Sampel terdiri dari 77 orang yang akan menjawab, dan diambil dengan rumus Slovin. Metode probability sampling dengan teknik simple random sampling adalah teknik pengambilan sampel pada penelitian ini. Metode pengumpulan data adalah kuesioner, dan analisis data adalah regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi nilai R untuk rebranding sebesar 0,573 menunjukkan bahwa rebranding memiliki pengaruh cukup atau sedang terhadap brand image Taman Impian Jaya Ancol. Sementara itu, nilai koefisien determinasi mempunyai nilai R-square sebesar 0,329 menunjukkan bahwa variabel X, yaitu rebranding, mempengaruhi variabel Y dari brand image Taman Impian Jaya Ancol sebesar 32,1%, dan sisa 67,1% dipengaruhi oleh faktor atau variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian. Ada pengaruh antara rebranding dan brand image Taman Impian Jaya Ancol, seperti yang ditunjukkan oleh uji hipotesis, yaitu diterima dan ditolak di mana nilai (6,054) > (1,992).
Social Media Influencer Communication Efficiency On Instagram Novrian, Novrian
Telangke:Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi Vol 6 No 1 (2024): Januari : Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jiksohum.v6i1.937

Abstract

These days, with the speed at which technology is developing, a lot of businesspeople employ digital platforms as a tool for their marketing strategies. There are advantages and disadvantages to the unrestricted flow of knowledge across time and place. The public's use of social media has changed as a result of the quickly evolving internet technologies. A true example of technological advancement from the emergence of new media is social media. Social media is an internet platform that facilitates communication between users. one of the phases of product marketing that involves developing a consumer perception of the brand. The capacity of customers or potential customers to recall a brand is known as its brand image. Endorsements are one method for doing this. Marketing communications has led to the current social media endorsement phenomena. Businesses use influencers, who are typically celebrities or well-known personalities with societal notoriety, to pique customers' interests. Determining Influencer Communication on Instagram Social Media is the aim of this study. Quantitative research methodology is applied. There were 51 responders in the sample. The correlation coefficient (r) between influencer communication and brand image is 0.325, indicating a somewhat good link, according to the findings of calculations performed with SPSS 25.
Pemaknaan Pesan Dalam Perilaku Celebrity Worship Fandom Carat Di Aplikasi Weverse Hasiana, Razahra Rugunnita; Zein, Duddy; Gemiharto, Ilham
Telangke:Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi Vol 6 No 1 (2024): Januari : Jurnal Telangke Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jiksohum.v6i1.942

Abstract

This research aims to analyze the interpretation of interaction messages in Carat's celebrity worship behavior towards Seventeen on the Weverse application. The research method employed is qualitative with a phenomenological approach. Data was collected through in-depth interviews with Carat users on Weverse in Indonesia, direct observation on the Weverse application, and consultations with experts for data validity. The results of the study indicate that Carat interprets Seventeen's messages based on their expectations or happiness, creating a sense of closeness or a relationship beyond being mere fans and their idols. These findings align with symbolic interaction theory and reflect an intense-personal level in celebrity worship behavior.