cover
Contact Name
Mister Gidion Maru
Contact Email
mrgideonmaru@unima.ac.id
Phone
+6281340075651
Journal Mail Official
abdimas@unima.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Manado Tondano Minahasa
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Abdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 19790953     EISSN : 25986066     DOI : https://doi.org/10.36412/abdimas.v13i1
Jurnal ABDIMAS diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Negeri Manado dengan fokus pada publikasi dosen, mahasiswa, peneliti, praktisi, profesional dan pengabdi yang mencerminkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang ditandai dengan pemanfaatan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni (Ipteks) untuk menyelesaikan permasalahan yang ada dalam masyarakat. Jurnal ini juga terbuka untuk diseminasi hasil kegiatan pengembangan dan penguatan daya saing bangsa, kewirasuhaan, ekonomi kreatif dan kepariwisataan serta terobosan pendidikan dan pelatihan sesuai kebutuhan masyarakat saat ini. Jurnal ABDIMAS terbit tiga kali dalam setahun yakni April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 131 Documents
IbM PETANI KETIMUN JEPANG DI KELURAHAN KOLONGAN TOMOHON Aser Yalindua
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 11, No 2 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1102.974 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v11i2.889

Abstract

Pengabdian masyarakat untuk IbM Petani Ketimun Jepang dilaksanakan di Kelurahan Kolongan Kota Tomohon Sulawesi Utara. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan tujuan utama IbM Petani Ketimun Jepang di Kelurahan Kolongan Tomohon untuk memanfaatkan lahan-lahan kosong dari penduduk yang tidak diolah dan untuk mengembangkan usaha yang sudah ada dengan beberapa sentuhan teknologi pertanian yang dapat mengurangi biaya awal pengembahan lahan. Tujuan khusus yang ingin dicapai dalam kegiatan ini yaitu: 1) Terbangunnya kerjasama antar anggota kelompok tani ketimun jepang secara berkesinambungan yang merupakan wujud pelaksanaan kearifan lokal budaya mapalus; 2) Tertularnya pengetahuan kepada kelompok tani tentang cara bercocok tanam ketimun jepang; 3) Terjalinnya kerjasama antara perguruan tinggi dengan kelompok mitra yaitu petani ketimun jepang terutama pembinaan keterampilan bercocok tanam. Pada kegiatan ini kelompok tani secara bersama-sama mengolah lahan kosong untuk ditanami ketimun jepang. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari beberapa tahap yaitu : Persiapan lahan, semai bibit, penanaman bibit, pemasangan tiang bambu, pemasangan tali nilon/kawat rambat ketimun jepang, dan penyiangan. Kegiatan ini telah memberikan manfaat terbangunnya kerjasama antar anggota kelompok tani ketimun jepang secara berkesinambungan yang merupakan wujud pelaksanaan kearifan lokal budaya mapalus; memberikan dampak tertularnya pengetahuan dan menambah wawasan perpikir kepada kelompok tani tentang cara bercocok tanam ketimun jepang; dan sudah memberikan manfaat terjalinnya kerjasama antara perguruan tinggi dengan kelompok mitra yaitu petani ketimun jepang terutama pembinaan keterampilan bercocok tanam.
PKM PERANGKAT PEMERINTAHAN DESA WUWUK BARAT KECAMATAN TARERAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN Sjuul Juliana Lendo
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 12, No 2 (2019): AGUSTUS 2019
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.828 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v12i2.1058

Abstract

Program Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang bertajuk “PKM Perangkat Pemerintahan Desa Wuwuk Barat” ini telah melaksanakan kegiatan pelatihan bahasa Indonesia Praktis bagi perangkat pemerintahan desa Wuwuk Barat, yang terdiri dari Hukum Tua, Kepala Jaga, Meweteng, Kepala Urusan/Seksi, sebagai penanggung jawab pemerintahan desa Wuwuk Barat yang terdiri atas lima jaga, jaga 1-5. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dalam hal ini perangkat pemerintahan, agar mereka memiliki kemampuan yang memadai dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Pelatihan ini juga telah dijadikan sarana untuk pembinaan, pengembangan dan pelestarian bahasa Indonesia, sekaligus sebagai sarana untuk menumbuhkan sikap positif tehadap bahasa Indonesia, sehingga perangkat pemerintahan dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam hal memiliki rasa bangga, setia dan mau menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode eklektik, yaitu sebuh metode yang mencampurkan beberapa metode pengajaran bahasa. Metode ini diterapkan berbasis pedekatan komunikatif, kontekstual dan whole teaching. Target khusus kegiatan ini berupa pelatihan bahasa Indonesia telah berjalan dengan baik dan telah menghasilkan luaran berupa artikel ilmiah yang siap diterbitkan dalam jurnal berISSN dan segera akan didaftarkan untuk perolehan HAKI. Kegiatan pelatihan ini selanjutnya dapat menjadi pintu masuk bagi kegiatan-kegiatan pengabdian Unima pada masyarakat lainnya, melalui LPPM Unima, guna merespons berbagai kebutuhan dan permasalan dalam masyarakat.
PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT (PKM) PENINGKATAN KEMAMPUAN APARATUR KELURAHAN DI KELURAHAN MATANI DUA KOTA TOMOHON Mariam Wullur
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 13, No 2 (2020): AGUSTUS (2020) ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.533 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v13i2.2166

Abstract

Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberdayakan dan meningkatkan keterampilan aparatur dan masyarakat desa tentang administrasi pemerintahan desa, meningkatkan pengetahuan aparatur dan masyarakat desa dengan fokus pada laporan keuangan desa, dan mendorong tertib administrasi pelayanan desa. Pengabdian ini bertempat di Kelurahan Matani Dua Kota Tomohon dengan menggunakan metode penyuluhan, pelatihan dan pendampingan, uji coba, monitoring dan evaluasim sehingga ditemukan bahwa Aparatur Pemerintahan Desa dan masyarakat Kelurahan Matani Dua Kota Tomohon sebagai mitra pengabdian masyarakat memiliki respon dan antusias yang sangat besar terutama dalam proses pelatihan walaupun dengan segala keterbatasan yang dimiliki dan melalui kegiatan pelatihan administrasi pemerintahan desa kelurahan dan laporan keuangan berjalan sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan.
PEMBERDAYAAN KOMUNITAS USAHA KECIL MENENGAH DI KAATEN TOMOHON SELATAN Nikolas F Wuryaningrat
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 10, No 01 (2017): JUNI 2017
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.084 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v10i01.563

Abstract

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) masih memiliki keterbatasan lemahnya human capital. Oleh karena itu diperlukan upaya nyata bagi masyarakat khususnya UKM untuk meningkatkan human capital atau SDM melalui pengembangan sumberdaya pengetahuan.Melalui pengembangan pengetahuan UKM bisa memiliki kemampuan daya saing yang berkelanjutan. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah terjadinya peningkatan kemampuan daya saing UKM. Hal tersebut dapat ditempuh melalui pengembangan sumberdaya pengetahuan yang diberdayakan melalui kegiatan berbagi pengetahuan dengan lingkungan internal dan eksternal UKM. Kemudian agar kegiatan ini tidak terputus maka melalui kegiatan ini terciptanya atau terbentuk suatu komunitas formal, informal dan virtual UKM di Kota Tomohon. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama tahap observasi dan tahap dua tahap focus discussion. Observasi dilakukan pada usaha kecil dan menengah yang ada di Kaaten Manado. Observasidilakukan untuk melihat bagaimana dan cara usaha kecil berinteraksi dengan usaha lainnya. Dari hasil pertemuan disepakati untuk membentuk jaringan komunitas usaha kecil Kaaten, disepakati pula untuk diadakan pertemuan tetap tiap bulannya dalam bentuk arisan. Kegiatan ini berhasil menghasilkan jaringan berbagi pengetahuan. Diadakan pertemuan yang bersifat informal untuk dapat menyatukan mereka kedalam satu komunitas. Dengan bersatunya mereka dalam komunitas maka jaringan-jaringan yang semula terpisah dapat disatukan menjadi satu jaringan bersama.
PKM GURU-GURU SD GMIM WUWUK DI DESA WUWUK BARAT KECAMATAN TARERAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN Sjuul Juliana Lendo
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 13, No 3 (2020): ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.765 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v13i3.3101

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang diselenggarakan oleh LPM UNIMA, yang bertajuk “PKM Guru-Guru SD GMIM di Desa Wuwuk Barat Kecamatan Tareran Kabupaten Minahasa Selatan” ini, telah melaksanakan kegiatan berupa pelatihan bahasa Tontemboan bagi guru- guru SD GMIM Wuwuk. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para guru dengan pengetahuan dan keterampilan berbahasa Tontemboan, guna mempersiapkan mereka untuk dapat mengajarkan bahasa tontemboan kepada siswa-siswa di sekolah ini. Pelatihan ini sekaligus juga untuk mendukung upaya pelestarian bahasa Tontemboan, yang dari waktu ke waktu mengalami penurunan jumlah penuturnya. Sasaran kegiatan pelatihan ini adalah semua guru-guru dan Kepala Sekolah di SD GMIM Wuwuk, yang lokasi sekolahnya berada di Wuwuk Barat. Metode yang digunakan dalam pelatihan bahasa ini adalah metode eklektik, yaitu metode campuran dari beberapa metode pengajaran bahasa dan metode-metode pengajaran yang umum, seperti metode ceramah, tanya jawab dan penugasan. Semua metode ini diterapkan berbasis pendekatan komunikatif, pendekatan kontekstual dan pendekatan Whole Language (integrasi semua keterampilan berbahasa). Materi pelatihan disusun secara tematis, yang mencakup tema-tema Mentuusan (Berkenalan), Sumiri (memberi Salam), Ang Kelas (Di Kelas) dan Owakku (Tubuhku).Kegiatan pelatihan bahasa Tontemboan yang menjadi target program ini telah berjalan dengan baik dan telah menghasilkan luaran utama berupa sebuah artikel ilmiah yang siap dipublikasikan dalam sebuah jurnal berISSN dan segera didaftarkan untuk perolehan HAKI.
IbM PADA IBU-IBU TIM PENGGERAK PKK KOTA MANADO MELALUI PELATIHAN PENGELOLAAN INTERNET SEBAGAI SUMBER INFORMASI UNTUK KELUARGA DAN PELUANG WIRAUSAHA Julyeta Paulina Amelia Runtuwene
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 11, No 2 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.966 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v11i2.880

Abstract

Telah dilakukan pengabdian pada masyarakat program Ipteks bagi masyarakat (IbM) dari Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Program Studi Pendidikan Teknik Informasi dan Komunikasi Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado dengan kegiatan Pelatihan Pengelolaan Internet Sebagai Sumber Informasi Untuk Keluarga dan Peluang Wirausaha pada Ibu-Ibu Kader Tim penggerak PKK se-Kota Manado. Dampak pengiring dari program pelaksanaan ipteks bagi IbM bagi masyarakat ini adalah munculnya kesadaran bagi Ibu-Ibu Rumah tangga se-Kota Manado tentang bahaya internet yang tidak digunakan dengan baik. Selanjutnya dampak lain adalah munculnya kesadaran bahwa dengan internet, Ibu-Ibu dapat melakukan usaha promosi produk jualan ataupun produk hasil karya sendiri.Pelaksanaan program IbM ini dilakukan secara bermitra dengan para Ketua TP PKK Kecamatan se-Kota Manado. Permasalahan yang dihadapi para Ibu lulusan program pelatihan Rumah Pintar adalah kurangnya informasi pemasaran produk. Metode pelaksanaan kegiatan dibagi dalam 3 tahap kegiatan; masing-masing tahap identifikasi permasalahan; dan tahap pelaksanaan kegiatan berupa seminar, pelatihan dan praktikum.Hasil dari kegiatan yang dilakukan menunjukkan partisipasi aktif dari para Ibu dalam memahami materi yang diberikan. Pemanfaatan internet sebagai peluang usaha baru juga mendapat perhatian yang serius dari para Ibu. Dalam pelatihan ini telah dilakukan pembuatan dan perancangan “media sosial” yang menarik untuk promosi produk.
PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT PEMBERDAYAAN INTERNALISASI NILAI-NILAI AGAMA MELALUI PENGEMBANGAN MULTIMEDIA BAGI REMAJA DI KELURAHAN WALIAN KOTA TOMOHON Cindy R Rantung
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 15, No 1 (2022): ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.6 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v15i1.3352

Abstract

Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam kehidupan sehari-hari dapat memberikan hal baru. Internalisasi nila-nilai agama dapat memberikan faedah positif berupaq pemahaman dan sikap yang diperlukan, termasuk para remaja. Sementara itu, multimedia dapat memberikan pengalaman baru dalam kegiatan yang dilakukan sehari-hari terutama bagi remaja yang ada di Kelurahan Walian, yang kebanyakan masih pelajar. Dari hasil pelaksanaan PKM dengan memanfaatkan multimedia, ternyata dapat membantu mengembangkan proses belajar mengajar sehingga mitra PKM mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan serta keaktifan dalam mengikuti proses pembeolajaran. Oleh karena itu pemahaman internalisasi nilai-nilai agama dan pemanfaatan multimedia dalam proses belajar mengajar dapat dikatakan layak sebagai media penyampaian materi pelajaran yang didalamnya terkandung nilai-nilai agamama, karena dengan pemanfaatan multimedia dapat disajikan secara terintegrasi antara audio, video, teks, grafis dan animasi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai media penyaqmpaian, pembelajaran, interaktif dan menarik sehingga dapat membantu dan mempermudah dalam menyampaikan tujuan materi dan dengan tujuan untuk meningkatkan prestasi belajar para remaja yang tidak lain adaolah pemuda di kelurahan Walian. Melalui pengembangan dan pemanfaatan multimedia, proses pemahaman internalisasi nilai-nilai agama akan lebih mudah dipahami, terbukti selama pelaksanaan PKM, mitra merasa senang, paham dan mengapresiasi dalam kehidupan sehari-hari.
IMPLEMENTASI PERMENDAGRI NOMOR 2O TAHUN 2018 TENTANG PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI KECAMATAN TOMBATU Piter Mokalu
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 12, No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (835.385 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v12i1.1049

Abstract

Desa adalah desa dan desa adat atau yang disebut dengan nama lain, selanjutnya disebut Desa, adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yangberwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Desa merupakan garda terdepan dalam pelayanan masyarakat, hal ini dikarenakan desa bersentuhan langsung dengan masyarkat, kenyataan itu menjadi dasar pemerintah sekarang ini untuk membangun Indonesia dari desa, hal itu ditunjang dengan pemberian dana yang melimpah, namun pada kenyataannya kesiapan masing-masing desa berbedabeda. Keuangan Desa adalah semua hak dan kewajiban Desa yang dapat dinilai dengan uang serta segala sesuatu berupa uang dan barang yang berhubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban Desa. Pengelolaan Keuangan Desa adalah keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban keuangan Desa. Pemegang Kekuasaan Pengelolaan Keuangan Desaadalah kepala Desa yang karena jabatannya mempunyai kewenangan menyelenggarakan keseluruhan pengelolaan keuangan Desa.
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) PEMBELAJARAAN BAHASA TOULOUR BAGI PEMUDA DESA TIMOMOR KECAMATAN KAKAS BARAT Selviane E. Mumu; Theresye Wantania
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 13, No 1 (2020): APRIL (2020) ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.17 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v13i1.2151

Abstract

Bahasa Toulour merupakan salah satu bahasa Daerah yang ada di Sulawesi Utara digunakan sebagai alat komunikasi sehari-hari. Bahasa Toulour adalah bahasa yang dipakai oleh penduduk asli yang mendiami seputaran daerah yang mengelilingi danau Tondano yang merupakan salah satu dari sekian banyak bahasa daerah di Indonesia. Bahasa Tondano atau bahasa Toulour, sebagai bahasa sub-etnis Toulour yang mendiami daerah sekeliling Danau Tondano sampai di pantai Timur Minahasa (Tondano pante). Bahasa Tondano terdiri atas tiga dialek yaitu dialek induk Tondano, dialek Kakas dan dialek Remboken. Dialek yang terbesar dalam daerah dan jumlah penutur terdapat di bagian Utara yaitu kota Tondano dan Eris-Kombi. Dialek Kakas di kecamatan Kakas dan dialek Remboken di kecamatan Remboken. Juga terdapat penutur bahasa ini di daerah kolonisasi (transmigrasi lokal Minahasa) di kecamatan Tompaso Baru dan Modoinding. Di Tompaso Baru, dengan dialek induk Tondano dituturkan pada kampung Pinaesaan, Kinalawiran, Kinaweruan, Liningaan, Bojonegoro, dialek Kakas di kampung Temboan dan Polimaaan dan dialek Remboken di kampung Kinamang. Di Kecamatan Modoinding terdapat penutur dialek Kakas di kampung Wulurmaatus Palolon, Makaaruyan, Pinasungkulan, Lineleyan dan penutur dialek Remboken di kampung Sinisir dan Kakenturan serta penutur dialek induk Tondano di kampung Mokobang. Bahasa Toulour menurut pemakainya yaitu bahasa umum, bahasa yang dipakai dalam percakapan sehari-hari, kemudian bahasa sasaraha yang disebut bahasa Samaran, biasanya digunakan pada acara-acara adat untuk menolak malapetaka dan terakhir bahasa sastra. (Bawole, dkk. 1971). Pemakaian bahasa Toulour mulai mengalami masalah karena pembauran antar penduduk asli dengan para pendatang dari luar Minahasa sehingga pemakaian bahasa Toulour semakin menurun atau berkurang digunakan apalagi dikalangan generasi muda. Menyikapi berbagai permasalahan yang ada di desa, maka UNIMA sebagai lembaga pendidikan yang selalu responsif terhadap berbagai permasalahan dan kebutuhan yang ada di tengah-tengah masyarakat, melalui Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat bersama tim dosen yang ada di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), hendak melaksanakan suatu kegiatan pengabdian kepada masyarakat kepada pemuda dan pemudi di desa Timomor khususnya pelatihan bahasa Toulour yang hampir punah. Kegiatan pelatihan bahasa Toulour adalah wujud upaya UNIMA untuk merintas pembelajaran bahasa Toulour bagi pemuda dan pemudi, dengan harapan bahwa melalui pelatihan ini akan dihasilkan buku khusus bahasa Toulour untuk menghindari kepunahan bahasa.
IbM BAGI PERANGKAT KECAMATAN DI KECAMATAN TONDANO TIMUR KABUPATEN MINAHASA Wensi Ronald Lesli Paat; Jeane Tuilan; Prycilia Pingkan Mamuaja
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 11, No 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : LPPM UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.214 KB) | DOI: 10.36412/abdimas.v11i1.554

Abstract

Perkembangan Teknologi informasi mempengaruhi berbagai macam aspek kehidupan manusia, salah satunya dalam mendukukung pengelolaan administrasi dan pelayanan kepada masyarakat. Microsoft Excel merupakan perangkat lunak pengolah data yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan administratif mulai dari yang palingsederhana sampai ke permasalahan yang lebih kompleks. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan pendekatan praktis-aplikatif, praktis dimana peserta mempraktekkan semua teori yang diberikan dan aplikatif karena materi-materi yang diberikan dan dipraktekkan berkaitan erat dengan tugas dan fungsi instansi terkait. Target pelaksanan Pelatihan ini yaitu: (1) Memperoleh gambaran tentang penguasaan fungsi-fungsi Microsoft Excel dalam proses pengadministrasian. (2) Memperoleh keterampilan mengenaipenggunaan fungsi-fungsi Microsoft Excel dalam mempermudah pengadministrasian. (3) Menjadikan perangkat Kecamatan lebih kreatif dan inovatif. (4) Menerapkan ilmu yang dimiliki kepada masyarakat. Luaran dari kegiatan ini adalah: (1) Peningkatan pengetahuandan ketrampilan bagi perangkat Kecamatan dalam menggunakan dan memaksimalkan fungsi-fungsi Microsoft Excel dengan baik. (2)Harapannya, agar supaya perangkat Kecamatan dapat mengoptimalkan kinerja pengadministrasian dalam pelayanan kepadamasyarakat. Sasaran kegiatan ini adalah para perangkat Kantor Kecamatan Tondano Timur. Pelaksanaan kegiatan di Kantor Kecamatan Tondano Timur Kabupaten Minahasa dirasakan oleh pelaksana maupun peserta sangat memuaskan. Dengan indikator kehadiran peserta dan antusias peserta pelatihan cukup baik. Hasil dari pelatihan sudah cukup baik. Suasana pelatihan dan tutorial cukup bagus. Hampir semua peserta mengikuti dari awal sampai akhir. Para pejabat terkait sangat mendukung pelaksanaan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh pelaksana.