Abdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Jurnal ABDIMAS diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Negeri Manado dengan fokus pada publikasi dosen, mahasiswa, peneliti, praktisi, profesional dan pengabdi yang mencerminkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang ditandai dengan pemanfaatan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni (Ipteks) untuk menyelesaikan permasalahan yang ada dalam masyarakat. Jurnal ini juga terbuka untuk diseminasi hasil kegiatan pengembangan dan penguatan daya saing bangsa, kewirasuhaan, ekonomi kreatif dan kepariwisataan serta terobosan pendidikan dan pelatihan sesuai kebutuhan masyarakat saat ini. Jurnal ABDIMAS terbit tiga kali dalam setahun yakni April, Agustus dan Desember.
Articles
131 Documents
PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT (PKM) PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS KONTEKSTUAL PADA GURU IPS DI KOTA TOMOHON
Manuel Estevanus Korompis,;
Paulus Robert Tuerah
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 13, No 1 (2020): APRIL (2020) ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (215.363 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v13i1.2146
Tujuan dari pengabdian ini adalah: (1) Merancang pembelajaran IPS berbasis Metode pembelajaran Kontekstual; (2 )Penggunaan Metode Kontekstual sebagai media dalam pembelajaran IPS, dan; (3) Peningkatan kompetensi guru IPS di Tomohon dalam pembelajaran menggunakan Metode Kontekstual. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode perencanaan dan pelaksanaan pengembangan pembelajaran berbasis kontekstual, berlangsung di Kota Tomohon, hasil yang didapatkan adalah bahwa; (1) adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan para guru tentang pengembangan metode pembelajaran kontekstual walaupun awalnya ditemukan bahwa masih sedikit guru IPS yang mengimplementasikannya; (2) Tersedianya media metode pembelajran kontekstual
PENDAMPINGAN BAGI FASILITATOR PENDERITA HIPERTENSI DI KABUPATEN KUBU RAYA MELALUI DISEMINASI DIET DASH
Oke Anandika Lestari;
Yohana Sutiknyawati Kusuma Dewi;
Nurmainah Nurmainah
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 11, No 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (934.9 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v11i1.549
This assistance activity for hypertension facilitator in Kabupaten Kubu Raya through DASH Diet (Dietary Approaches to Stop Hypertension) dissemination is Community Partnership Program (PKM) with it purpose are to increase knowledge and skill of food preparation and food making with DASH Diet approach. The background of this activity is the high number of hypertension patients in Kabupaten Kubu Raya. In DASH Diet approach, consumption of fruit and vegetable or high potassium intake is highly suggested. Partner in this Partnership activity are Community Health Centre (Puskesmas) of Sungai Raya Dalam and PKK (Family Welfare Community) of Kabupaten Kubu Raya. Participant are cadre anddelegation from Integrated Service Community (Posyandu) in Kubu Raya. Method used are socialization, training and assistance, and evaluation. DASH Diet is made enriched food with fruit and vegetables, which are cookies with pineapple and low gluten composite noodleenriched with carrot. Participants experienced a very useful assistance supported by comprehension score 62% for understand, and 32% very understand. Applied processed food has preferable score 74% for fruit cookies, and 63% score for low gluten noodle. Participant are expected to distribute the knowledge and applied it at least in family level. Healthy food application in the future will be developed, not only for it health benefit but also preferable taste.
PKM STRATEGI PEMBELAJARAN GURU-GURU SMA KRISTEN 2 BINSUS TOMOHON
Ruth C Paath
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14, No 1 (2021): ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (358.523 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v14i1.3092
Pengabdian ini bertujuan agar guru-guru SMA Kristen 2 Binsus Tomohon dapat memperbaiki proses pembelajaran dari konvensional ke pembelajaran yang menyenangkan. Agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara maksimal. Metode menggunakan pendekatan kualitatif analitik yaitu dengan mengamati dan mengumpulkan data yang berkaitan dengan topik permasalahan sekolah mitra dalam hal ini guru-guru SMA Kristen 2 Binsus Tomohon. Dilanjutkan dengan pelatihan, simulasi dan pendampingan. Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 3 Mei 2019. Setelah guru mengikuti pelatihan, jelas terlihat adanya perubahan yang signifikan baik pada guru-guru maupun siswa. Melalui presentasi tergambar dengan jelas bahwa setiap guru berusaha secara optimal dalam mempersiapkan materi, menentukan strategi pembelajaran dan menggunakannya dalam proses belajar mengajar. Tahap akhir para melalui simulasi mengajar terlihat para siswa begitu antusias dalam merespons kegiatan belajar, bahkan guru-guru pun tampil secara prima dan tujuan pembelajaran tercapai.
PELATIHAN KURIKULUM 2013 PADA GURU-GURU SD GMIM, SD INPRES, SD PANTEKOSTA RAANAN BARU KECAMATAN MOTOLING BARAT KABUPATEN MINAHASA SELATAN
Tommy M Palapa
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 02 (2016): DESEMBER 2016
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (878.466 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v9i02.573
Peningkatan kualitas pembelajaran matematika semakin gencar dilaksanakan oleh pemerintah. Pemberlakuan kurikulum 2013 yang dicetuskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia sebagai salah satu upaya karena Kurikulum 2013merupakan kurikulum yang mengutamakan pemahaman, skill dan pendidikan karakter, yaitu siswa dituntut untuk memahami materi pelajaran, aktif dalam berdiskusi dan presentasi serta memiliki sopan santun dan disiplin tinggi. Aspek-aspek yang dikembangkan dari peserta didik diharapkan dapat menghasilkan produk yang tidak hanyahebat dari segi pengetahuan dan terampil menerapkannya, tetapi harus mampu menampakkan sikap yang positif dengan selalu mengakui secara jujur bahwa Tuhan Sang Pencipta adalah sumber segala-galanya dan selalu berusaha menjadi teladan bagi orang lain dalam bertingkah laku. Hal-hal yang dikembangkan ini sangat cocok dengan filosofi‘Memanusiakan manusia (humanizing human being). Tujuan yang ingin dicapai melalui kegiatan pelatihan yaitu (1) untuk mengetahui kemampuan guru tentang penguasaan kurikulum 2013; (2) mengadakan workshop tentang cara menyusun RPP; (3) pemilihan model pembelajaran; dan (4) penyusunan instrument assesmen.
PELATIHAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK PADA SISWA ASRAMA SMA NEGERI 3 TONDANO
Ellen Lomboan;
Jeanne Malonda
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14, No 3 (2021): ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (610.071 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v14i3.3275
Apakah terdapat hubungan berat badan dengan kemampuan Lompat Jauh Gaya Jongkok Pada Siswa Asrama Sma Negeri 3 Tondano ?. Apakah terdapat hubungan panjang tungkai dan kemampuan Lompat Jauh Gaya Jongkok Pada Siswa Asrama Sma Negeri 3 Tondano ? Apakah terdapat hubungan antara berat badan dan panjang tungkai secara bersama-sama dengan kemampuan Lompat Jauh Gaya Jongkok Pada Siswa Asrama Sma Negeri 3 Tondano ? Untuk mengetahui hubungan antara berat badan dengan kemampuan Lompat Jauh Gaya Jongkok Pada Siswa Asrama Sma Negeri 3 Tondano . Untuk mengetahui hubungan antara panjang tungkai dan kemampuan lompat jauh gaya jongkok pada siswa SMA Negeri 3 Tondano. Untuk mengetahui hubungan antara berat badan dan panjang tungkai bersama-sama dengan kemampuan lompat jauh gaya jongkok pada siswa SMA Negeri 3 Tondano. Hipotesis Pengabdian: Terdapat hubungan antara berat badan dengan kemampuan lompat jauh gaya jongkok pada siswa SMA Negeri 3 Tondano. Terdapat hubungan antara panjang tungkai dengan kemampuan Lompat Jauh Gaya Jongkok Pada Siswa Asrama Sma Negeri 3 Tondano . Terdapat hubungan antara berat badan dan panjang tungkai secara bersama-sama dengan kemampuan Lompat Jauh Gaya Jongkok Pada Siswa Asrama Sma Negeri 3 Tondano . Metode Pengabdian yang digunakan adalah metode deskriptif. Populasi adalah seluruh siswa sebanyak 120 orang dan sampel berjumlah 20 orang yang diambil secara acak, Instumen pengumpulan data :Tes Lompat jauh gaya jongkok. Rancangan yang digunakan dalam Pengabdian ini adalah “korelation product moment and multiple”
PERANCANGAN GAMBAR RUMAH PANGGUNG PADA TUKANG KAYU KELURAHAN WOLOAN DUA KECAMATAN TOMOHON BARAT KOTA TOMOHON
Fransiscus L P J Lumape;
Morris S S S Tumanduk
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 11, No 3 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (882.631 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v11i3.898
Pemahaman Tukang Kayu pada umumnya dalam merancang gambar, baik gambar rumah panggung tidak memahami asas ilmiah dalam analisis dan desain perancangan, hal ini diperlukan pengajaran pendidikan formal dalam rekayasa perancangan gambar rumah. Salah satu bentuk solusi untuk mengatasi masalah tersebut diatas, adalah kegiatan penerapan teknologi rumah panggung dengan memberikan pelatihan teknik perancangan gambar rumah panggung yang diberikan kepada para tukang kayu di Kelurahan Woloan Dua, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon. Pembahasan materi pelatihan oleh tim pengabdi menyepakati bahwa pada hari pertama dilakukan pelatihan dengan metode ceramah dan menggunakan media berupa makalah. Ada 2 (Dua) materi yang disampaikan kepada peserta pelatihan yaitu: Prinsip Perencanaan Rumah Panggung, dan Aspek Perencanaan dan Perancangn Rumah Panggung. Penyampaian materi dilakukan oleh tim PKM Unima dibantu Lurah dan Pegawai Kelurahan Woloan Dua. Pada hari kedua dilakukan pelatihan dengan metode demonstrasi dengan media berupa cara menggambar dengan cepat memakai program Autocat dan dilanjutkan oleh peserta pelatihan di bawah petunjuk narasumber. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian dapat disimpulkan bahwa: (1) kegiatan pengabdian dapat meningkatkan pengetahuan tentang teknik perancangan gambar rumah panggung, dan (2) untuk lebih meningkatkan pengetahuan cara mengatasi permasalahan dalam teknik perancangan gambar rumah panggung. Kegiatan pengabdian secara keseluruhan dapat dinilai baik dilihat dari 4 (empat) komponen, yaitu: keberhasilan target jumlah peserta pelatihan (100%), ketercapaian tujuan pelatihan (80%), ketercapaian target materi yang telah direncanakan (80%), dan kemampuan peserta dalam penguasaan materi (70%).
NILAI-NILAI BUDAYA LOKAL DALAM MEMBANGUN PERSATUAN DAN KESATUAN PESERTA DIDIK SMA YPKM MANADO
Hetreda Terry
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 12, No 3 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (607.736 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v12i3.1067
Nilai-nilai Budaya lokal dalam membanagun persatuan dan kesatuan peserta didik yang ada di SMA YPKM Manado perlu dibangun dengan melihat kenyataan peserta didik memiliki latar belakang suku, tradisi, ekonomi, karakter dan adat istiadat yang berbeda. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus memaknai dengan baik dan benar perjuangan para leluhur bangsa merebut kemerdekaan bangsa. Mereka hidup di Persatuan dan kesatuan bangsa yang telah dibangun oleh para pendiri bangsa perlu dipelihara dan dilestarikan. Berbagai cara bisa digunakan atau dilakukannya. Salah satu cara yang dipakai untuk membangun persatuan dan kesatuan antar peserta didik yang memiliki latar belakang yang berbeda adalah melalui nilai-nilai budaya lokal yang ada di lingkungan masyarakat. Nilai-nilai budaya lokal yang ada antara lain : Kumaus, Pengucapan syukur, Sitou Timou Tumou Tou dan Torang Samua Basudara. Tujuan kegiatan ini untuk membangun persatuan dan kesatuan peserta didik di SMA YPKM Manado. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah sosialisasi dan penyuluhan. Khalayak sasaran kegiatan ini adalah peserta didik. Hasil yang dicapai : 1) peningkatan pengetahuan tentang nilai-nilai budaya lokal setempat; 2) memperoleh pengetahuan tentang makna nilai budaya lokal Sitou Timou Tumou Tou dan Torang samua basudara, kumaus dan pengucapa syukur dalam merajut persatuan dan kesatuan.
PENGEMBANGAN KAWASAN AGROWISATA BUAHTERPADU DI KECAMATAN LIKUPANG SELATAN KABUPATEN MINAHASA UTARA
Ingerid Lidia Moniaga;
Josephine Pinky Saerang;
Sukmarayu Gedoan
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 10, No 02 (2017): Desember 2017
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (676.467 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v10i02.364
Kabupaten Minahasa Utara merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara. Pengembangan wilayah Kecamatan Likupang Selatan yang tertuang dalam program wilayah Kabupaten Minahasa Utara yakni dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), merupakan wilayah yang dikembangkan sebagai Kawasan Agrowisata Buah. Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, yaitu memberi pembinaan dan pendampingan pada masyarakat di wilayah Kecamatan Likupang Selatan dalam Pengembangan kawasan agrowisata buah-buahan. Pembinaan dan pendampingan yang dilakukan untuk menangani beberapa masalah prioritas yang dilakukan dengan tahapan diantaranya Penyuluhan dan Pelatihan.Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan Ipteks bagi Wilayah yaknipengembangan kawasan agrowisata buah-buahan yang memanfaatkan potensi pertanian, dan pemberdayaan masyarakat berbasis pariwisata (community based tourism).Pemberdayaan masyarakat yang dimaksud yaitu agrowisata yang dapat mengikutsertakan peran dan aspirasi masyarakat pedesaan selaras dengan pendayagunaan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dimiliki di wilayah tersebut.Tujuan lainnyadengan terwujudnya kawasan agrowisata buah-buahan di wilayah Kecamatan Likupang Selatan yang diimplementasikan dalam penataan objek rekreasi dan wisata, maka diharapkan objek tersebut akan menjadi landmark (penanda suatu kawasan) yang dapat dikenali oleh segenap lapisan masyarakat di Provinsi Sulawesi Utara umumnya dan Kabupaten Minahasa Utara secara khususnya. Kata Kunci : pengembangan kawasan, agrowisata buah, sumber daya manusia
PENERAPAN MOTIF WARUGA PADA KERAMIK PENGRAJIN DESA PULUTAN KAB. MINAHASA
Jans G Mangare
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14, No 2 (2021): ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (599.903 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v14i2.3054
Sejarah desa pulutan yang diceritakan tokoh-tokoh masyarakat berasal dari pohon pulutan.. Ditahun 1916 di daerah tersebut telah berdiri perkampungan, yang dinamakan Desa Pulutan yang kita kenal selama ini. Barang-barang kerajinan tanah liat saat itu berupa kure tempat untuk memasak makanan sampai meramu obat. tempayang tempat untuk menampung air dan peralatan lainnya. dan terus berkembang hingga saat ini. Kaidah dasar penciptaan sebuah karya seni kerajinan sejalan dengan cabang seni terapan lainnya yaitu desain. Dalam desain, pedoman berkaryanya adalah membuat bentuk benda yang sesuai dengan fungsinya. Fungsi yang paling umum tentu saja fungsi pakai atau terapan. Seorang kriyawan dikatakan berhasil menciptakan karya yang baik, bilamana pengguna merasakan kenyamanan dan ketepatgunaan benda yang digunakan. Fungsi lain yang tidak kalah penting untuk kerajinan adalah fungsi dekorasi atau hias, yang mengutamakan nilai estetis dari pada fungsinya.. Aktivitas pembuamn keramik telah berlangsung lama dan telah menjadi profesi sebagian besar pcnduduk Desa Pulutan, disamping profesi lain seperti guru, petani atau sebagai pekerjaan lainnyaWaruga adalah kubur batu megalit yang bertebaran di Minahasa. Pada benda artefak ini melekat budaya leluhur dan system kepercayaan, serta mengandung nilai-nilai estetis. Dengan demikian motif adalah suatu bentuk yang menghias yang sengaja dibuat pada suatu benda sehingga benda itu Nampak indah
PKM PENINGKATAN KEMAMPUAN PERANGKAT DESA DI DESA TALAWAN BANTIK KECAMATAN WORI KABUPATEN MINAHASA UTARA
Marssel Michael Sengkey
ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14, No 1 (2021): ABDIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : LPPM UNIMA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (419.712 KB)
|
DOI: 10.36412/abdimas.v14i1.3111
Meniliki tingginya angka penggunaan teknologi digital yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, maka nilai positif yang dimunculkan juga sebanding dengan nilai-nilai negatif yang ditimbulkan. Karena itu perkembangan teknologi sejatinya juga harus diikuti dengan perkembangan kualitas individu penggunanya. Bagaimanapun juga, kehadiran teknologi digital sebagai salah satu bentuk media massa baru tidak bisa dilepaskan dari fungsi komunikasi massa secara umum, yakni sebagai penyebar informasi, sarana mendapatkan hiburan, media untuk pendidikan dan juga untuk mempengaruhi khalayak penggunanya. Agar semua fungsi tersebut bisa terakomodasi dengan baik, maka dibutuhkan melek media penggunanya sehingga perkembangan teknologi tersebut bermanfaat bagi kehidupan, terutama para generasi milenial yang sejauh pengamatan Penulis masih sangat tergantung pada teknologi digital. Kegiatan PKM Peningkatan Kemampuan Perangkat Desa Di Desa Talawan Bantik Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan peningkatan kemampuan perangkat desa.