cover
Contact Name
Sri Haryani
Contact Email
sri.ani37@gmail.com
Phone
+6283822133725
Journal Mail Official
qualityjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Wijayakusuma Raya No. 47-48 Cilandak - Jakarta Selatan
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Quality : Jurnal Kesehatan
ISSN : 19784325     EISSN : 26552434     DOI : https://doi.org/10.36082/qjk.v15i2.240
Core Subject : Health,
Quality : Jurnal Kesehatan aims to facilitate researchers, especially in the field of health to disseminate the results of his research. And disseminate knowledge to build new knowledge to the general public. This journal contains a script on Health Sciences that includes: Dental Nursing Orthotic Prosthetics Nursing Midwifery Health research in general
Articles 141 Documents
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) DI PROVINSI BENGKULU: FACTORS AFFECTING THE INCIDENCE OF ABOVE RESPIRATORY CHANNEL INFECTION (ARI) IN WORKING AREA OF PUSKESMAS PERUMNAS Sri Haryani; Misniarti Misniarti
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2021): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.055 KB) | DOI: 10.36082/qjk.v15i2.240

Abstract

ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) merupakan penyakit infeksi akut yang menyerang salah satu bagian atau lebih saluran pernafasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan angka kejadian penyakit ISPA pada balita meningkat. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian observasi, penelitian dengan menggunakan desain crossectional. Sampel 44 anak balita dengan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor status imunisasi yang didapatkan oleh balita merupakan faktor dominan  yang mempengaruhi kejadian ISPA. Penelitian ini direkomendasikan untuk dilakukannya penyuluhan kesehatan tentang pencegahan ISPA pada balita secara berkala oleh tenaga kesehatan dan kader kesehatan.
EFEKTIVITAS TEKNIK JARIK SHAKING THE APPLE TREE TERHADAP PERSEPSI NYERI PADA IBU BERSALIN : THE EFFECTIVENESS OF JARIK SHAKING THE APPLE TREE TECHNIQUES TOWARD PAIN PERCEPTION IN LABOR MOTHER Yusniarita Yusniarita; Heni Mahita; Yossy Utario
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2021): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.509 KB) | DOI: 10.36082/qjk.v15i2.274

Abstract

Ibu bersalin berespon terhadap nyerinya dengan cara yang berbeda-beda. Beberapa ibu mungkin merasa takut dan cemas sementara yang lain nya bersifat toleran dan optimis. Salah satu metode non farmakologi untuk pengendalian rasa nyeri yaitu teknik jarik shaking the apple tree, teknik ini berperan dalam merileksasi otot-otot panggul sehingga memberikan rasa nyaman saat persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas teknik jarik shaking the apple tree terhadap persepsi nyeri pada ibu bersalin kala 1 fase aktif di wilayah kerja Puskesmas Pasar Kepahiang. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan praexperimental design dengan jenis pre test and post test one group design. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah ibu bersalin sebanyak 22 sampel. Skala nyeri dinilai dengan dengan lembar observasi Numeric Rating Scale (NRS ) dan persepsi nyeri dengan lembar kuisioner serta dengan wawancara individu. Uji statistik yang digunakan uji Wilcoxon signed ranks test.  Hasil: teknik jarik efektif terhadap penurunan skala nyeri pada ibu bersalin, dengan nilai p 0,000(<0,005), dan  Metode jarik shake the apple tree efektif dalam peningkatan persepsi nyeri persalinan sebelum dan sesudah intervensi, dengan nilai p 0.000 (<0.05). Saran bagi ibu yang akan bersalin dapat menggunakan metode jarik shake the apple tree sebagai penanganan nyeri persalinan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PEDAGANG MENJALANI PROTOKOL KESEHATAN DI PASAR CIBINONG : FACTORS RELATING TO TRADERS COMPLIANCE ON PRACTICING HEALTH PROTOKOL IN CIBINONG MARKET Dessy Dessy; Ella Nurlaela Hadi
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2021): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1008.651 KB) | DOI: 10.36082/qjk.v15i2.299

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit yang disebabkan SARS-COV2. Pada bulan Mei 2020, Kecamatan Cibinong terbanyak ke-4 kasus terkonfirmasi COVID-19 yakni 18 kasus dengan kematian 16,6%. Kecamatan Cibinong merupakan daerah pusat pemerintahan dengan interaksi sosial yang tinggi. Tempat yang strategis dengan fasilitas umum dengan pemenuhan kebutuhan primer salah satunya adalah pasar. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pedagang menjalani protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19 di Pasar Cibinong. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kuantitatif desain studi cross sectional, sampel dalam penelitian ini berjumlah 110 pedagang secara random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner online, data di analisis menggunakan uji chi-squere. Variabel dependen kepatuhan pedagang, sedangkan variabel independennya yakni umur, jenis kelamin, pengetahuan, persepsi kerentanan, persepsi keseriusan, persepsi manfaat, persepsi hambatan, kemampuan diri dan isyarat dalam bertindak. Penelitian menunjukan bahwa pengetahuan, persepsi kerentanan, persepsi keseriusan, persepsi hambatan dan isyarat dalam bertindak merupakan variabel memiliki hubungan bermakna dengan kepatuhan pedagang dalam menjalani protokol kesehatan di pasar. Adapun variabel yang tidak berhubungan terdiri umur, jenis kelamin, persepsi manfaat dan kemampuan diri. Untuk mengoptimalkan kepatuhan pedagang akan COVID-19 disarankan meningkatkan pengetahuan akan COVID-19 dan protokol kesehatan di pasar dengan pemberdayaan pedagang melalui pembentukan kader pencegahan COVID-19 dan system keamanan keliling, penyebaran informasi terkait dapat melalui group online paguyuban pedagang pasar, SMS LBA serta pemenuhan fasilitas cuci tangan.
PENINGKATAN STATUS KESEHATAN LANSIA DENGAN HIPERTENSI MELALUI MODEL CONTINUITY OF CARE BERBASIS PEMBERDAYAAN KADER DAN LANSIA : IMPROVED HEALTH STATUS AMONG ELDERLY WITH HYPERTENSION THROUGH CONTINUITY OF CARE MODEL BASED ON THE EMPOWERMENT OF CADRES AND THE ELDERLY Ni Made Riasmini
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2021): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.117 KB) | DOI: 10.36082/qjk.v15i2.305

Abstract

Perawatan berkelanjutan (continuity of care) pada lansia merupakan salah satu strategi kesehatan yang efektif agar kader lansia mampu membantu lansia dalam mengatasi masalahnya. Perawatan berkelanjutan pada lansia dapat dilakukan melalui pelayanan di masyarakat dengan keterlibatan kader lansia serta memberdayakan potensi lansia, yang nantinya diharapkan mampu meningkatkan status kesehatan lansia dengan hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  model continuity of care (CoC) berbasis pemberdayaan kader dan lansia terhadap status kesehatan lansia dengan hipertensi di Wilayah DKI Jakarta. Desain penelitian menggunakan quasi experiment with control group design dengan jumlah sampel sebesar 62 lansia yang tinggal di wilayah DKI Jakarta. Analisis data menggunakan uji t-test, uji chi-square dan Regresi Logistik Ganda. Hasil penelitian menunjukkan ada  perbedaan bermakna status kesehatan lansia sebelum dan sesudah penerapan model pada kelompok intervensi (p value=0.001). Demikian juga ditemukan perbedaan bermakna status kesehatan lansia sesudah penerapan model antara  kelompok intervensi dan kontrol (p value=0.001). Rekomendasi: agar intervensi model CoC  berbasis pemberdayaan kader dan lansia dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi pendampingan lansia yang bisa diterapkan di tatanan komunitas.
DISTRAKSI BERBASIS MODEL ADAPTASI ROY: INTERVENSI MENGURANGI KECEMASAN DAN NYERI PEMASANGAN INFUS PADA ANAK KANKER : DISTRACTION BASED ON ROY’S ADAPTATION MODEL: INTERVENTION TO REDUCE ANXIETY AND PAIN IN CHILDREN CANCER DURING INFUSION Casman Casman; Allenidekania Allenidekania; Happy Hayati
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2021): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.603 KB) | DOI: 10.36082/qjk.v15i2.307

Abstract

Anak kanker perlu dipasang infus sebagai akses kemoterapi. Pemasangan infus menyebabkan kecemasan dan nyeri pada anak. Model Adaptasi Roy sebagai pendekatan dalam asuhan keperawatan dapat mengoptimalkan metode distraki, yaitu dengan cara memodifikasi stimulus fokal, kontekstual dan residual. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis distraksi sebagai upaya mengurangi kecemasan dan nyeri saat pemasangan infus, dengan metode studi kasus pada 5 kasus anak kanker yang dipasang infus. Penelitian dilakukan pada Januari-Maret 2020 di RSCM. Hasilnya menunjukkan pada anak usia muda distraksi yang dapat digunakan untuk mengurangi kecemasan dan nyeri adalah dekapan ibu, pada anak usia sekolah dapat menonton video sebagai metode distraki, dan pada remaja dapat dikombinasikan dengan teknik relaksasi. Distraksi terbukti mengurangi kecemasan dan nyeri saat pemasangan infus, dimana skala kecemasan dan nyeri menurun. Skala nyeri sudah 0 pada kelima anak, dan skala kecemasan pada empat dari 5-10 menjadi 2 dan satu anak dari 10 menjadi 5 . Namun, perlu teknik distraksi yang dapat digunakan pada rentang usia yang beragam, misalnya dengan alat bantu kombinasi vibrasi dan sensasi dingin berupa alat bantu buzzy.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MENSTRUAL HYGIENE TERHADAP PENGETAHUAN SISWI: THE EFFECT OF MENSTRUAL HYGIENE HEALTH EDUCATION ON STUDENT KNOWLEDGE Tetik Nurhayati; Dian Laila Purwaningroom
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2022): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.06 KB) | DOI: 10.36082/qjk.v16i1.356

Abstract

Menstrual hygiene merupakan hal penting yang harus diketahui oleh remaja putri karena dapat menimbulkan masalah jika tidak dilakukan dengan benar. Praktik menstrual hygiene  yang tidak benar dapat meningkatkan risiko Infeksi Saluran Reproduksi (ISR). Angka kejadian ISR tertinggi di dunia adalah pada usia remaja (35%-42% ). Pengetahuan yang baik dapat mempengaruhi sikap dan perilaku menstrual hygiene genetalia saat menstruasi yang positif. Pemberian pendidikan kesehatan perlu disiapkan untuk menciptakan kesadaran dan praktik kebersihan saat menstruasi yang baik. Desain penelitian kuasi ekperimen dengan rancangan Pre test and Post test Control Groups Design. Jumlah populasi 355 siswi yang bermukim di pondok pesantren dengan jumlah sampel 68 responden yang dipilih secara purposive sampling. Lokasi penelitian di Aula Pondok Pesantren Darul Huda. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan tentang menstrual hygiene sebanyak 19 pertanyaan. dan analisa data menggunakan uji parametrik dependent t test. Uji normalitas menggunakan saphiro wilk kelompok kontrol sebesar 0,081 dan 0,106 sedangkan kelompok intervensi 0,112 dan 0,90 sehingga data terdistribusi normal. Hasil post test pada kedua kelompok terdapat perbedaan bermakna pengetahuan antara kelompok intervensi dan kontrol dengan nilai p=0,000. Diharapkan dapat dilakukan kerjasama dengan Puskesmas terdekat dan dilakukan pendidikan kesehatan berkelanjutan dengan menggunakan media yang menarik dan sesuai kebutuhan lingkungan pondok pesantren.
DETERMINAN KEJADIAN HIPERTENSI BERDASARKAN POLA KONSUMSI: MODEL PREDIKSI DENGAN SISTEM SKORING: HIPERTENSION’S DETERMINANT BASED ON DIETARY PATERN: PREDICTION MODEL DIAGNOSTIC USING SCORING SYSTEM Arrafi Insani; Hardilah Ayu Ramadhani
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2022): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (981.925 KB) | DOI: 10.36082/qjk.v16i1.399

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit dengan kejadian terbesar di Kecamatan Aek Kuasan pada tahun 2019. Studi Pendahuluan menunjukan bahwa ada pola konsumsi yang berisiko pada hipertensi pada masyarakat. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor risiko hipertensi berdasarkan pola konsumsi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain studi Cross-sectional yang dilaksanakan pada Agustus 2021 di Kecamatan Aek Kuasan. Hasil di analisis secara bivariat dan multivariate dengan analisis ROC. Didapatkan Total responden sebanyak 180 orang dewasa dengan  rentang umur >18 tahun, yang diambil dengan cara random sampling. Hasil studi menunjukan bahwa ada hubungan antara konsumsi garam tinggi, sering konsumsi junk food, sering konsumsi makanan diasinkan, serta sering konsumsi makanan dibakar terhadap hipertensi (p<0,05). Melalui model sistem skor, seluruh risiko diubah menjadi skor. Hasil AUC dari total skor didapat sebesar 0,725 (95% CI: 0,648-0,803). Sensitifitas dan spesifisitas dari total skor diapat sebesar 0,478 dan 0,858 dengan titik potong sebesar 1,5. Kesimpulan studi ini bahwa ada hubungan antara pola konsumsi makanan terhadap kejadian hipertensi. Saran bagi tenaga kesehatan untuk melaksanakan kegiatan deteksi dini dan promosi kesehatan mengenai pola konsumsi dan hipertensi.
COMPARISON OF POSITIONING BETWEEN SEMI-FOWLER'S AND LEFT LATERAL TO OXYGEN SATURATION IN VENTILATED PATIENTS: A QUASI-EXPERIMENTAL STUDY: COMPARISON OF POSITIONING BETWEEN SEMI-FOWLER'S AND LEFT LATERAL TO OXYGEN SATURATION IN VENTILATED PATIENTS: A QUASI-EXPERIMENTAL STUDY Musri; Nuraeni Yudistirawati
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2021): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.167 KB) | DOI: 10.36082/qjk.v15i2.403

Abstract

Background: In Insentive Care Unit, generally the patients use a mechanical ventilator, so intensive monitoring is necessary, including one of which is oxygen saturation. Regular patient positioning in the ICU need to prevent complications. Giving the position of the body can affect the development of the lung and thoracic wall which affects lung volume and gas exchange. The research objective: to determine the comparison of positioning of the semi-fowler head elevation of 300 and left lateral both head elevation of 300 to the increase in oxygen saturation in patients on a ventilator in the ICU. Methodology: quasi experiment use pretest- posttest with control group. The total of sample was 30 patients divided into 15 patients in the 300 semi-fowler’s position and 15 patients in the left lateral with 30? Head Elevations. Oxygen saturation data was measured using pulse oximetry for all groups. The intervention was carried out 30 minutes three times a day. Data analysis was univariate and bivariate with T test. The results finding: The result showed a significant difference in oxygen saturation before and after interventions. The semi-fowler position with a head elevation of 300 (P value = 0,000) and the left lateral position with a head elevation of 300 (Pvalue = 0.000). The mean increase in oxygen saturation between the semi-fowler and left lateral positions were (P value = 0.006). Conclusion: The left lateral position with a head elevation of 300 was more effective in increasing oxygen saturation in patients on a mechanical ventilator in the ICU. Suggestion: It is expected that the hospital supervises the implementation of giving positions to patients who are admitted to the ICU in a structured and planned manner.
TINGKAT PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DI KOTA SURAKARTA: LEVEL OF HEALTH PROTOCOL IMPLEMENTATION IN THE CITY OF SURAKARTA Nabilla Hasna Roichatul Ulayya; Sahasika Apta Kirana; Ayu Nabila; Salma Widya Azhari; Muchammad Arif Septiawan; Izzatul Arifah
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2022): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711 KB) | DOI: 10.36082/qjk.v16i1.411

Abstract

Vaksinasi merupakan salah satu upaya untuk memutus rantai tali penyebaran Covid-19 dan upaya untuk mencapai herd immunity Covid-19. Individu yang telah melakukan vaksinasi COVID-19 dimungkinkan menerapkan protokol kesehatan lebih longgar. Oleh karena itu studi tentang penerapan protokol kesehatan pada individu yang telah melakukan vaksinasi COVID-19 perlu dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat penerapan protokol kesehatan pada warga yang telah melakukan vaksinasi COVID-19 di Kota Surakarta. Desain penelitian ini adalah descriptive cross-sectional. Sampel sejumlah 86 responden dengan kriteria inklusi masyarakat Surakarta kelompok usia remaja sampai lansia yang sudah divaksinasi Covid-19 yang bersedia menjadi responden.Teknik sampel yaitu accidental sampling. Data diperoleh dari pengisian kuisioner yang dilakukan secara online menggunakan google form. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 6 - 27 September 2021. Data disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas remaja merupakan kaum muda. Mayoritas responden (69,8%) selalu menggunakan masker. Penggunaan masker merupakan protokol kesehatan yang paling banyak dilakukan oleh responden dibanding mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi bepergian, dan makan bersama di luar. Sementara itu terdapat 16,3% responden sering makan bersama di luar rumah. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa protokol kesehatan yang lebih sering dilanggar pada usia muda (17 – 25 tahun) adalah makan bersama diluar rumah, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Sementara protokol kesehatan yang paling sering dilakukan adalah yang menggunakan masker. Oleh sebab itu, edukasi dan kampanye tentang kesadaran dan manfaat penerapan protokol kesehatan perlu dilakukan melalui berbagai media dan berfokus pada usia muda (17 – 25 tahun)
PENGARUH PELATIHAN DENGAN PENDAMPINGAN TERHADAP PERILAKU KONSELING PEMBERIAN MAKAN BAYI DAN ANAK (PMBA) MAHASISWA JURUSAN GIZI POLTEKKES JAKARTA II: THE EFFECT OF TRAINING WITH MENTORING ON THE BEHAVIOR OF INFANT AND YOUNG CHILD FEEDING COUNSELING STUDENTS OF NUTRITION DEPARTMENT OF POLTEKKES JAKARTA II Siti Mutia Rahmawati; Meilinasari; Rosmida Marbun
Quality : Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2022): Quality : Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.356 KB) | DOI: 10.36082/qjk.v16i1.418

Abstract

Di Indonesia, hasil Riskesdas tahun 2018 menunjukkan sekitar 29,9% anak dibawah dua tahun (Baduta) mengalami stunting. Salah satu faktor penyebab stunting adalah praktik pengasuhan yang kurang baik. Jurusan Gizi Program Studi Sarjana Terapan (STr) Gizi dan Dietetika Poltekkes Jakarta II bertanggung jawab menghasilkan lulusan sarjana terapan gizi yang berkualitas dan siap bekerja membantu pemerintah mengatasi masalah gizi khususnya stunting. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pelatihan dan pendampingan dalam meningkatkan perilaku (pengetahuan, sikap, motivasi dan keterampilan) konseling PMBA mahasiswa STr Gizi dan Dietetika Jurusan Gizi Poltekkes Jakarta II. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan pre-post test dua kelompok intervensi  dan kontrol. Intervensi yang dilakukan adalah pelatihan dengan pendampingan, mengukur perubahan perilaku (pengetahuan, sikap, motivasi dan keterampilan konseling PMBA dengan menggunakan kuesioner.  Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika semester III dan V sejmlah 29 orang. Hasil uji paired t-test menunjukkan perbedaan signifikan nilai pengetahuan, sikap dan keterampilan konseling mahasiswa kelompok kontrol sebelum dan setelah pelatihan (p<0.05), namun tidak terjadi pada motivasi mahasiswa (P>0,05). Hasil uji paired t-test menunjukkan perbedaan signifikan nilai pengetahuan, sikap, motivasi dan keterampilan konseling mahasiswa kelompok intervensi sebelum dan setelah pelatihan (p<0.05). Hasil uji independent t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan nilai keterampilan konseling pada kedua kelompok setelah mendapat pelatihan (p<0.05) namun nilai pengetahuan, sikap dan motivasi tidak menunjukkan perbedaan (p>0.05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelatihan konseling PMBA dengan pendampingan terbukti berpengaruh terhadap peningkatan perilaku (pengetahuan, sikap,  motivasi dan keterampilan) konseling  PMBA mahasiswa.

Page 7 of 15 | Total Record : 141