cover
Contact Name
Anis Masruriyah
Contact Email
anis.masruriyah@gmail.com
Phone
+6282132204781
Journal Mail Official
anis.masruriyah@gmail.com
Editorial Address
Jalan Ronggo Waluyo Sirnabaya, Puseurjaya, Kec. Telukjambe Tim., Kabupaten Karawang, Jawa Barat 41361
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Scientific Student Journal for Information, Technology and Science
ISSN : 27152766     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Scientific Student Journal for Information, Technology and Science berisi artikel-artikel hasil penelitian mahasiswa dari program studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer pada Universitas Buana Perjuangan Karawang. Jurnal ini dipublikasikan sebanyak dua kali setiap tahun oleh prodi Teknik Informatika. Kemudian, jurnal ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi dan mengembangkan penelitian yang berarti untuk meningkatkan sumber daya penelitian dalam Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer.
Articles 213 Documents
Implementasi Algoritma Support Vector Machine dalam Klasifikasi Biji Jagung Berondong dan Biji Jagung Pakan Ayam Rini Beatrix Laurentzia; Sutan Faisal; Cici Emilia Sukmawati; Ahmad Fauzi
Scientific Student Journal for Information, Technology and Science Vol. 7 No. 1 (2026): Scientific Student Journal for Information, Technology and Science
Publisher : Scientific Student Journal for Information, Technology and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung merupakan komoditas penting dalam sektor pangan dan pakan ternak, dengan varietas yang memiliki karakteristik fisik yang berbeda. Salah satu tantangan di lapangan adalah membedakan biji jagung berondong dan biji jagung pakan ayam secara akurat, terutama ketika perbedaan visual di antara keduanya sangat tipis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem klasifikasi berbasis citra menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM) guna membedakan kedua jenis jagung tersebut. Dataset yang digunakan terdiri atas 400 citra biji jagung dengan dua kelas, yaitu jagung berondong dan jagung pakan ayam. Tahapan penelitian meliputi prapemrosesan citra, segmentasi, serta ekstraksi fitur menggunakan metode Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) dengan enam fitur utama, yaitu kontras, energi, homogenitas, korelasi, varians, dan dissimilarity. Model SVM diuji menggunakan beberapa jenis kernel, dan evaluasi dilakukan dengan confusion matrix. Hasil pengujian menunjukkan bahwa akurasi klasifikasi biji jagung berondong dan biji jagung pakan ayam menggunakan algoritma SVM mencapai 68,18% dengan pembagian data latih dan uji sebesar 80:20 serta menggunakan kernel polynomial. Nilai akurasi tersebut menunjukkan bahwa algoritma SVM belum cukup andal dalam melakukan klasifikasi, sehingga masih terdapat ruang untuk perbaikan, khususnya melalui proses tuning parameter SVM.
Peningkatan Kecepatan Inferensi Mask R-CNN Menggunakan MobileNetV3 Small pada Sistem Deteksi Kardus Vikha Tri Vicika; Jamaludin Indra; Sutan Faisal; Hanny Hikmayanti Handayani
Scientific Student Journal for Information, Technology and Science Vol. 7 No. 1 (2026): Scientific Student Journal for Information, Technology and Science
Publisher : Scientific Student Journal for Information, Technology and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecepatan inferensi pada sistem deteksi objek dengan mengoptimalkan arsitektur Mask R-CNN melalui penggantian backbone menjadi MobileNetV3 Small. Studi ini difokuskan pada deteksi kardus di lingkungan gudang menggunakan dataset yang dikumpulkan dari berbagai kondisi pencahayaan dan sudut pengambilan gambar. Proses pelatihan dan validasi dilakukan terhadap data yang telah dianotasi secara manual, dengan evaluasi menggunakan metrik presisi, recall, dan kecepatan pemrosesan dalam satuan frame per second (FPS). Hasil pengujian menunjukkan bahwa model dengan backbone MobileNetV3 Small menghasilkan FPS rata-rata sebesar 8,66, lebih tinggi dibandingkan dengan model default yang hanya mencapai 6,94. Dari sisi akurasi, model kustom menunjukkan nilai presisi sebesar 85%, sedangkan model default mencapai nilai recall sebesar 85,7%. Meskipun segmentasi yang dihasilkan oleh model default lebih menyeluruh, model kustom memiliki arsitektur yang lebih ringan dan efisien. Oleh karena itu, model kustom lebih sesuai untuk aplikasi waktu nyata pada perangkat dengan sumber daya terbatas. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan MobileNetV3 Small sebagai backbone pada arsitektur Mask R-CNN mampu meningkatkan efisiensi inferensi tanpa menurunkan tingkat akurasi secara signifikan.
Perbandingan Dampak Penggunaan LASSO dan Hyperparameter Tuning terhadap Performa Prediksi Kegagalan Mesin pada Model Machine Learning Wahyu Setio Aji; Sutan Faisal; Santi Arum Puspita Lestari; Yana Cahyana
Scientific Student Journal for Information, Technology and Science Vol. 7 No. 1 (2026): Scientific Student Journal for Information, Technology and Science
Publisher : Scientific Student Journal for Information, Technology and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Revolusi Industri 4.0 telah mendorong integrasi teknologi seperti Big Data, Internet of Things (IoT), dan machine learning dalam industri untuk meningkatkan efisiensi serta mengurangi downtime. Salah satu tantangan utama di sektor manufaktur adalah terjadinya kerusakan mesin secara mendadak yang dapat mengganggu proses produksi dan meningkatkan biaya perawatan. Predictive Maintenance menjadi solusi penting dengan memanfaatkan data sensor dan model prediksi untuk mencegah kerusakan sejak dini. Penelitian ini membandingkan performa tiga algoritma machine learning, yaitu K-Nearest Neighbor (KNN), Logistic Regression (LR), dan Support Vector Machine (SVM), dalam memprediksi kegagalan mesin berdasarkan empat skenario. Skenario pertama menguji ketiga algoritma klasifikasi, yaitu KNN, SVM, dan Logistic Regression, tanpa optimasi (baseline). Skenario kedua menerapkan seleksi fitur menggunakan Least Absolute Shrinkage and Selection Operator (LASSO), kemudian menguji kembali ketiga algoritma tersebut. Pada skenario ketiga, dilakukan hyperparameter tuning tanpa seleksi fitur. Sementara itu, skenario keempat menggabungkan seleksi fitur LASSO dengan hyperparameter tuning untuk memperoleh model yang lebih optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma KNN merupakan model dengan kinerja paling unggul. Pada skenario keempat, KNN mencapai akurasi maksimum sebesar 97,4% dengan parameter terbaik n_neighbors = 4 dan weights = ‘distance’. Selanjutnya, algoritma SVM mencatat akurasi sebesar 97,2% dengan parameter C = 13,716, gamma = ‘scale’, dan kernel = ‘rbf’. Sementara itu, algoritma Logistic Regression menunjukkan performa paling rendah. Meskipun telah dioptimalkan, akurasi tertingginya hanya mencapai 88,2% dengan konfigurasi C = 2,053, penalty = ‘l2’, dan solver = ‘sag’.