cover
Contact Name
Fadil Abdullah
Contact Email
fadil@politeknikmeta.ac.id
Phone
+6281324123128
Journal Mail Official
lppm@politeknikmeta.ac.id
Editorial Address
Jln. Inti 1 Blok C1 no 7 Lippo Cikarang/Bekasi 1755
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Inkofar
ISSN : -     EISSN : 25812920     DOI : https://doi.org/10.46846/jurnalinkofar.v9i1
Inkofar adalah jurnal ilmiah multidisipliner yang memublikasikan hasil riset, tinjauan pustaka, studi kasus, dan komunikasi singkat pada ranah Teknik Industri, Ilmu Komputer/Teknologi Informasi, dan Ilmu Farmasi beserta irisan di antaranya
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2021)" : 6 Documents clear
PERANCANGAN MAKET PROSES PRODUKSI (MOLD PRODUCTION PROCESS) DENGAN MESIN 3D PRINTING SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN Fransisca Debora; Rizki Arya; Suheri Suheri; Supriyati Supriyati
Jurnal Inkofar Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.471 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v5i2.204

Abstract

Media pembelajaran merupakan wahana penyalur pesan dan informasi belajar yang salah satunya dapat berupa maket. Maket merupakan miniatur tiruan dalam ukuran yang kecil yang bermanfaat untuk mendeskripsikan sebuah tempat atau keadaan, yang akan diciptakan sesuai dengan keinginan. Salah satu Perguruan Tinggi Swasta yang memiliki program studi Teknik Industri memiliki pembelajaran yang memerlukan maket dalam menggambarkan keadaan industri secara real. Maket ini diperlukan untuk menggambarkan kebutuhan proses, alur produksi, kebutuhan mesin, kebutuhan manusia, tata letak, dan lain sebagainya. Proses perancangan maket yang dibuat pada penelitian ini menggunakan studi kasus proses industri mold dengan menggunakan tipe layout aliran produksi. Aliran produksi ini digunakan untuk menggambarkan secara jelas kebutuhan urutan proses dan operasi produksi di industri mold. Perancangan maket yang dilakukan menggunakan mesin 3D printing. Penggunaan 3D printing ini juga menunjang penerapan industri 4.0 pada penguasaan additive technology. 
RANCANG BANGUN PURWARUPA APLIKASI KENDALI LAMPU RUMAH (SMART HOME) BERBASIS IoT DAN ANDROID YANG TERKONEKSI DENGAN FIREBASE Adam Puspabhuana; P Yudi Dwi Arliyanto
Jurnal Inkofar Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.731 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v5i2.203

Abstract

Perkembangan aplikasi berbasis android makin berkembang pesat selama satu dekade ini. Aplikasi berbasis android ini terorganisir dalam suatu wadah yang disediakan oleh Google yaitu Play Store. Sistem operasi berbasis android ini merupakan platform yang gratis untuk pembuatan dan pengembangan aplikasi yang diberikan oleh Google. Aplikasi yang digunakan untuk pembuatan dan pengembangan aplikasi juga semakin berkembang. App Inventor adalah salah satu aplikasi untuk pembuatan aplikasi yang berbasis web (secara online) yang menggunakan bahasa pemrograman berbasis blok.Internet of Things atau IoT adalah alat untuk memudahkan suatu perangkat dapat dikendalikan dari jauh yaitu den koneksi Internet. Teknologi yang sedang berkembang memanfaatkan teknologi IoT ini adalah yang dikenal dengan Smart Home. Penelitian ini menitikberatkan kepada pemanfaatan teknologi Mobile berbasis android dan teknologi IoT. Teknologi mobile yang digunakan pada penelitian ini adalah App Inventor. Modul IoT yang digunakan adalah menggunakan perangkat nodeMCU (telah memiliki fitur Wi-Fi didalamnya). Teknologi IoT yang dilakukan pada penelitian ini adalah mengendalikan lampu rumah melalui koneksi Internet yang terhubung adengan aplikasi berbasis android. Teknik mengendalikannya adalah dengan menggunakan tombol dan juga perintah suara. Perintah suara ini menggunakan teknologi speech recognition yang sudah terintegerasi dengan App Inventor. Aplikasi ini juga berintegrasi dengan basis data berbasis cloud yang dikenal dengan Firebase. Firebase akan menyimpan kondisi akhir dari lampu tersebut, apakah dalam keadaan mati atau menyala.Hasil dari penelitian ini merupakan bentuk purwarupa yang sederhana, mudah, cepat dan murah baik dalam implementasi dan pengembangan. Dari purwarupa ini memudahkan seseorang untuk mengendalikan lampu di rumahnya dari jauh melalui koneksi Internet dan Firebase.Kata Kunci : Android, App Inventor, Smart Home, IoT, Firebase
STRATEGI MINIMALISASI NILAI PROVISI MATERIAL TERHADAP HEALTHY INVENTORY Merdieco Rivandi
Jurnal Inkofar Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.129 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v5i2.201

Abstract

Persediaan yang sehat (healthy inventory) adalah merupakan sebuah indikator dari kesejahteraan finansial perusahaan. Persediaan yang tidak seimbang akan menyebabkan kekacauan perusahaan dalam bentuk terlalu banyak persediaan, atau tidak cukup persediaan, yang keduanya dapat menghancurkan pendapatan dari sebuah perusahaan. Mengendalikan persediaan yang tepat bukan hal yang mudah. Apabila jumlah persediaan terlalu besar mengakibatkan timbulnya dana menganggur yang besar (yang tertanam dalam persediaan), meningkatnya biaya penyimpanan, dan risiko kerusakan barang yang lebih besar. Namun, jika persediaan terlalu sedikit mengakibatkan risiko terjadinya kekurangan persediaan (stockout) karena seringkali bahan/barang tidak dapat didatangkan secara mendadak dan sebesar yang dibutuhkan, yang menyebabkan terhentinya proses produksi, tertundanya penjualan, bahkan hilangnya pelanggan. Risiko persediaan yang berlebihan dan menumpuk akan berpotensi kadaluarsa, rusak, atau hilang akan masuk dalam provisi material. Provisi adalah biaya yang diperkirakan akan menjadi tanggungan perusahaan dikarenakan adanya kesalahan atau permasalahan yang mungkin akan timbul kelak yang berhubungan dengan keberadaan stock barang. Tidak ada satupun perusahaan yang menginginkan membayar provisi pada akhirnya. Karena setiap rupiah pembayaran atas provisi yang terjadi merupakan kerugian langsung yang akan memotong profit yang dihasilkan. Sehingga diperlukan strategi yang tepat yang harus dilakukan untuk meminalisasi provisi tersebut.
Analysis of work posture at grey's warehouse in PT Surya Putra Mulia Ambang Rizki Aji Nugrahanto; Maria Puspita Sari
Jurnal Inkofar Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.746 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v5i2.202

Abstract

PT Surya Putra Mulia is a company that produces gray (greige) using the knitting process. This research is focused on the warehouse section on the loading process finished goods. In the warehouse section there are some excessive physical activities due to activities are carried out manually. Measurement of work posture is needed to determine whether the work posture carried out by the operator is good and ergonomic. Assessment of work posture is carried out using the Rapid Entire Body Assessment (REBA) method. Based on an assessment using the REBA (Rapid Entire Body Assessment) method, it shows that the withdrawal of finished goods includes a moderate level of risk, which means that improvements are needed. The activity of loading finished goods onto trucks (figure 3) includes a moderate risk level which means that repairs are needed, while in Figure 4 it is a high risk level which means that immediate corrective action is needed. For the preparation of finished goods on trucks, it is a moderate risk level, which means that repairs are needed. So that in the process of withdrawing finished goods, proposals are given to reduce the burden being transported. Then add a tool in the process of loading finished goods to the truck in the form of a hand stacker.
USULAN PERBAIKAN AREA GUDANG MATERIAL TERHADAP EFISISENSI JARAK DAN BIAYA HANDLING DENGAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING (SLP) DI INDUSTRI FLEXIBLE PACKAGING Hamdani Aris Sudrajat; Ervan Budi Santoso; Fransisca Debora
Jurnal Inkofar Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.908 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v5i2.205

Abstract

Tata letak fasilitas yang kurang tepat dapat menimbulkan pemborosan pada kegiatan material handling. Area penyimpanan industri flexible packaging di mana penelitian dilakukan, ditemukan adanya indikasi pemborosan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui jarak lintasan dan biaya material handling pada layout awal dan mendapatkan layout usulan yang dapat memangkas jarak dan biaya material handling. Metode yang digunakan adalah Systematic Layout Planning dengan cara membandingkan jarak perpindahan layout awal dan layout usulan menggunakan pengukuran rectilinear dan euclidean. Pada layout awal didapatkan jarak total lintasan material handling per bulan pada kuartal kedua tahun 2021 sebesar 101.093,94 meter dengan pengukuran rectilinear dan 80.830,52 meter dengan pengukuran euclidean. Total biaya per bulan Rp. 27.546.279,32,- . Setelah dilakukan penyusunan layout usulan didapatkan jarak total lintasan material handling per bulan pada kuartal kedua tahun 2021 sebesar 75.420,27 meter dengan pengukuran rectilinear dan 63.960,37 meter dengan pengukuran euclidean. Total biaya yang dikeluarkan per bulan Rp. 27.229.776,03,- dengan pengukuran rectilinear dan Rp. 27.286.168,12,- dengan pengukuran euclidean. Maka diperoleh efisiensi jarak sebesar 25.673,67 meter atau 25,39% untuk pengukuran rectilinear dan 16.870,15 meter atau 20,87% untuk pengukuran euclidean. Biaya yang dihemat sebesar Rp. 316.503,28,- atau 1,14%  untuk pengukuran rectilinear dan Rp. 260.111,20,- atau 0,94% untuk pengukuran euclidean. Berdasarkan hasil penelitian, layout usulan menghasilkan jarak lintasan dan biaya yang lebih kecil dibandingkan layout awal.
MANFAAT METODE INQUIRY TERHADAP PENGAMATAN HASIL PRAKTIKUM LAS LISTRIK DI LABORATORIUM MANUFAKTUR POLITEKNIK META INDUSTRI CIKARANG Agus Widodo; Merdieco Rivandi
Jurnal Inkofar Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Politeknik Meta Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.676 KB) | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v5i2.198

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to determine student achievement in the manufacturing process subject before giving treatment, to determine student achievement in the manufacturing process course after treatment, to determine whether there was an effect of the inquiry method on student achievement in the manufacturing process course and to find out whether there is a difference in learning achievement after treatment on the use of the inquiry method and the demonstration method. The type of research conducted by the researcher is Quasi Experiment. The research design used is Non Equivalent Control Group Design. The subjects of this study were third semester students (Industrial Engineering) at the Cikarang Industrial META Polytechnic. Data collection techniques were carried out through objective tests, observations of the welding process and assessment of welding results with performance. The results showed that the learning achievement of electric arc welding subjects before being given treatment in the control group and the experimental group had the same initial ability and the data results showed that there were still many students who had not finished. Learning achievement after being given treatment increased in both the control group and the experimental group. After learning with the inquiry method there is an influence on student learning achievement. Besides the effect, there are also differences in learning achievement after being given treatment, namely by comparing the results of the pretest and post-test, after the application of the demonstration method the test results have a significant percentage difference. Keywords: Inquiry Method, Learning Achievement, Electric Arc Welding  ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah proses manufaktur sebelum pemberian perlakuan, mengetahui prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah proses manufaktur setelah pemberian perlakuan, mengetahui ada tidaknya pengaruh metode inquiry terhadap prestasi belajar mahasiswa pada mata mata kulaih proses manufaktur dan mengetahui ada tidaknya perbedaan prestasi belajar setelah perlakuan pada penggunaan metode inquiry dan metode demonstrasi. Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah Quasi Eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester III (Teknik Industri) di Politeknik META Industri Cikarang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes objektif, observasi terhadap proses pengelasan dan penilaian hasil las dengan unjuk kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar mata pelajaran las busur listrik sebelum diberikan perlakuan pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen memiliki kemampuan awal yang setara dan hasil data menunjukkan masih banyak mahasiswa yang belum tuntas. Prestasi belajar setelah diberikan perlakuan mengalami kenaikan baik pada kelompok kontrol maupun kelompok eksperimen. Setelah pembelajaran dengan metode inquiry terdapat pengaruh pada prestasi belajar mahasiswa. Selain pengaruh terdapat juga perbedaan prestasi belajar setelah diberikan perlakuan yaitu dengan membandingkan hasil pretest dan post-test, setelah penerapan metode demonstrasi hasil tes memiliki persentase perbedaan yang cukup berarti .Kata kunci: Metode Inquiry, Prestasi Belajar, Las Busur Listrik

Page 1 of 1 | Total Record : 6