cover
Contact Name
Dwi Nuriana
Contact Email
dwinuriana99@gmail.com
Phone
+6285736913999
Journal Mail Official
dwinuriana99@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Syahrir No.11, Madurejo, Kec. Arut Sel., Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah 74112
Location
Kab. kotawaringin barat,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Borneo Cendekia
ISSN : -     EISSN : 25491822     DOI : https://doi.org/10.54411
Core Subject : Health,
Jurnal Borneo Cendekia adalah jurnal yang menerbitkan artikel dalam bidang kesehatan yaitu keperawatan, kebidanan, analis kesehatan dan farmasi
Articles 245 Documents
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT KAYU MANIS UNTUK PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS (Studi di Puskesmas Bulik Kabupaten Lamandau Kalimantan Tengah) Utin Desi Fitriani; Yayat Supriyatna
JURNAL BORNEO CENDEKIA Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.557 KB) | DOI: 10.54411/jbc.v2i2.193

Abstract

Pendahuluan: Masalah kesehatan mengenai diabetes mellitus dapat  mengenai  semua  organ  tubuh  dan  dapat  menimbulkan  berbagai  macam  keluhan  penyakit. Dimana masalah penyakit ini sudah menjadi suatu masalah yang sering dialami oleh masyarakat. Penyelenggaraan  penelitian ini bermaksud memberikan tujuan berupa menganalisis  pengaruh  pemberian  ekstrak  kulit  kayu  manis  untuk  penurunan  kadar  gula darah  pada  pasien  diabetes  mellitus. Metode: Penggunaan jenis penelitian yang diambil berupa eksperimen, dimana dibuat oleh peneliti dengan pendekatan pre-post test. Populasi penelitian berisikan seluruh pasien yang mengalami diabetes mellitus berjumlah 30, teknik sampling diterapkan menggunakan metode  purpose  sampling. Setelah itu didapakan sampel sebagian pasien yang mengalami diabetes mellitus berjumlah 14. Penyajian data berupa tabel yang disajikan setelah mendapatkan hasil dari instrumen lembar kuesioner dan menggunakan uji rank spearman. Hasil penelitian: hasil  ini  menggunakan  hasil  uji  rank spearman  menunjukkan  ada  pengaruh  pemberian  ekstrak  kulit  kayu  manis  untuk  menurunkan  kadar  gula  darah   pada  pasien  diabetes  mellitus  di puskesmas  bulik  dengan  P value 0,001 yang artinya H1 diterima ada pengaruh pemberian  ekstrak kulit kayu manis untuk penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus. Kesimpulan: kesimpulan yang didapatkan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh pemberian  ekstrak kulit kayu manis untuk penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus. Kata Kunci: Diabetes Melllitus, Kulit Kayu Manis
PENGARUH PEMBERIAN SEDIAAN MIKROEMULSI EKSTRAK DAUN KARAMUNTING (Rhodomyrtus tomentosa [Aiton] Hassk) DAN MIKROEMULSI EKSTRAK BIJI PINANG (Arace Catechu Linnaeus) TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PUASA PADA TIKUS PUTIH JANTAN YANG DIINDUKSI ALOKSAN Brillyanti Monica; Amilia Kurnia
JURNAL BORNEO CENDEKIA Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.47 KB) | DOI: 10.54411/jbc.v3i2.149

Abstract

Karamunting (Rhodomyrtus tomentosa [Aiton] Hassk) merupakan tumbuhan khas Kalimantan yang secara empiris digunakan masyarakat sebagai tumbuhan obat penyakit diabetes melitus. Senyawa dalam daun karamunting yang dapat menurunkan kadar gula darah adalah alkaloid, flavonoid dan tanin. Tumbuhan obat yang juga sering di manfaatkan oleh masyarakat Kalimantan adalah tumbuhan pinang yang sudah digunakan secara turun temurun (Sada dan Rosye, 2010).Biji pinang memiliki khasiat sebagai tanaman antidiabetik yang dapat menurunkan hiperglikemia. Biji Pinang mengandung senyawa alkaloid arekolin yang memiliki aktivitas antihiperglikemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian mikroemulsi ekstrak daun karamunting 244mg/200gr dan mikroemulsi ekstrak biji pinang untuk menurunkan kadar gula darah pada tikus putih jantan galur wistar yang diinduksi aloksan.Penelitian ini bersifat eksperimental murni dengan menggunakan 24 ekor hewan uji yang diinduksi aloksan 20mg/ 200mg secara intraperitoneal. Hewan uji tikus dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol positif mikroemulsi glibenklamid, kelompok kontrol negatif mikroemulsi plasebo serta kelompok perlakuan mikroemulsi ekstrak daun karamunting. Pengukuran kadar Gula Darah Puasa (GDP) dilakukan pada hari ke-0, hari ke-3 (GDP setelah induksi aloksan) dan GDP hari ke-10 (GDP setelah perlakuan). Persen penurunan kadar GDP dianalisis secara statistika dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil uji statistika menyatakan ada perbedaan signifikan antara kelompok kontrol positif dengan kelompok kontrol negatif dengan nilai sig. 0,00. Perbedaan signifikansi juga terjadi pada kelompok kontrol negatif dengan kelompok perlakuan mikroemulsi ekstrak daun karamunting dengan nilai sig. 0,00. Sedangkan pada kelompok kontrol positif dan kelompok mikroemulsi ekstrak daun karamunting tidak ada perbedaan signifikan dengan nilai sig. 0,24, sehingga dapat disimpulkan bahwa mikroemulsi ekstrak daun karamunting dapat menurunkan kadar gula darah yang sebanding dengan kontrol positif mikroemulsi glibenklamid. Kata kunci : Mikroemulsi, Karamunting, Biji Pinang, Aloksan, Diabetes Melitus. 
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DASAR TERHADAP KEPATUHAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI Mas Saleha Hasanah; Angela Ditauli Lubis; Rukmini Syahleman
JURNAL BORNEO CENDEKIA Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.989 KB) | DOI: 10.54411/jbc.v5i1.222

Abstract

Pengetahuan tentang imunisasi kepada orang orang tua sangatlah penting bagi kesehatan bayi, hal ini juga harus didukung dengan informasi yang disampaikan kepada masyarakat. Semakin banyak informasi yang didapatkan tentang imunisasi, semakin baik pengetahuannya sehingga akan membentuk kepatuhan pemberian imunisasi semakin baik pula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar terhadap kepatuhan pemberian imunisasi dasar pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Madurejo Pangkalan Bun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif  dengan desain penelitian cross sectional dengan teknik Acciedental sampling dan jumlah sampel sebanyak 73 responden. Dalam penelitian ini menggunakan Analisa data univariat dan Analisa bivariate dengan menggunakan uji chi square. Hasil uji chi square didapatkan hasil p value = 0,000 (ρ < 0,05) maka H1 diterima dan H0 ditolak, artinya ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar terhadap kepatuhan pemberian imunisasi dasar pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Madurejo Pangkalan Bun.Kata Kunci: Pengetahuan, kepatuhan, imunisasi dasar
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI OLEH PENDIDIK SEBAYA TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP DALAM PENCEGAHAN SEKS PRANIKAH DI SMAN 1 SUKAMARA KALIMANTAN TENGAH Jenny Oktarina
JURNAL BORNEO CENDEKIA Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.953 KB) | DOI: 10.54411/jbc.v2i1.88

Abstract

Pendahuluan: Remaja merupakan masa transisi dari anak-anak menjadi dewasa. Usia remaja berada pada rentang 10-19 tahun. Seiring dengan masa transisi, remaja mempunyai permasalahan yang kompleks. Salah satunya adalah perilaku seks pra nikah. faktor yang mempengaruhi seks pra nikah pada remaja adalah kurangnya informasi dan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi. Pendidikan kesehatan reproduksi merupakan salah satu cara untuk mengurangi dampak negatif dan mencegah seks pra nikah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi pada pengetahuan dan sikap remaja dalam pencegahan hubungan seks pra nikah di SMAN 1 Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan rancang bangun quasi experimental (eksperimental semu) jenis pre test – post test control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Kuesioner digunakan untuk pengumpulan data dan analisis dilakukan dengan menggunakan uji t sampel berpasangan. Pendidikan kesehatan reproduksi diberikan tiga kali. Pre test dan post test dilakukan untuk mengukur pengetahuan dan sikap.  Hasil: terdapat perbedaan yang bermakna pada kelompok kontrol dan kelompok perlakuan pada pengetahuan dan sikap remaja.  pengetahuan pada remaja p=0,000 (p<0,05) dan sikap pada remaja p=0,014 (p<0,05). Kesimpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja di SMAN 1 Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah. Kata kunci: Pendidikan Kesehatan Reproduksi, Pengetahuan, Sikap, Seks Pra Nikah. 
“HUBUNGAN CARING PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN” (STUDI KASUS DI PUSKESMAS TELUK BOGAM, KECAMATAN KUMAI, KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT, PROVINSI KALIMANTAN TENGAH) Iwan Setyo Lesmana; Rahaju Ningtyas; Rahaju Wiludjeng
JURNAL BORNEO CENDEKIA Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.151 KB) | DOI: 10.54411/jbc.v5i2.255

Abstract

Caring adalah sentral dalam praktik keperawatan karena caring merupakan suatu cara pendekatan yang dinamis, dimana seorang perawat professional dalam bekerja harus lebih perhatian dan bertanggung jawab kepada kliennya. Pelayanan keperawatan yang baik dan kepuasan pasien bisa dijadikan salah satu indikator keberhasilan pelayanan kesehatan di puskesmas, kepuasan pasien akan terpenuhi bila pelayanan yang diberikan telah sesuai dengan harapan pasien. Penelitian ini bertujua untuk menganalisis hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Teluk Bogam Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah desain penelitian deskriptif korelasi dengan rancangan analitik cross sectional dengan jumlah sampel 60 responden dengan tekhnik Consecutive sampling. Analisis data yang digunakan untuk menganalisis hubungan caring perawat dengan tingkat kepuasan menggunkan Analisis Spearman’s rho dimana kedua variabel berskala ordinal. Hasil uji menunjukkan bahwa sebagian besar perawat sudah memberikan caring yang cukup dan pasien juga sudah merasa cukup puas dengan pelayanan yang diberikan (56,6%). Dari Hasil uji didapakan ρ = 0.001, berarti ρ < 0,05 hal ini menujukkan adanya hubungan yang signifikan antara caring perawat dengan tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Teluk Bogam Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah. Kesimpulan Adanya hubungan antara caring perawat dengan tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Teluk Bogam Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah
PENGGUNAAN OBAT SEJAK DINI (TANYA LIMA O) KEPADA SISWA/I SMA NEGERI 1 SUKAMARA Brilliyanti Monica; Febriyan Mulyanto; Aulia Rahmi
JURNAL BORNEO CENDEKIA Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.005 KB) | DOI: 10.54411/jbc.v3i1.136

Abstract

Pengetahuan masyarakat mengenai dunia kesehatan, terutama obat masih sangat terbatas, padahal obat merupakan bahan yang mudah kita temukan di sekitar kita. Obat berperan sangat penting dalam pelayanan kesehatan. Penanganan dan pencegahan berbagai penyakit tidak dapat dijelaskan dari tindakan terapi dengan obat atau farmakoterapi. Berbagai pilihan obat saat ini tersedia, sehingga diperlukan pertimbangan-pertimbangan yang cermat dalam memilih obat untuk suatu penyakit. Obat harus selalu digunakan secara benar agar memberikan manfaat klinik yang optimal. Metode yang kami gunakan dalam penyuluhan ini adalah dengan metode demonstrasi dan tanya jawab yang berkaitan tentang pengenalan logo-logo obat, tentang Tanya Lima O (apa nama dan kandungannya, apa indikasinya, berapa dosisnya, bagaimana cara menggunakannya, dan apa efek sampingnya) kepada siswa/i SMA Negeri 1 Sukamara.Dari kegiatan ini diketahui bahwa siswa/i SMA Negeri 1 Sukamara ternyata masih belum memahami tentang penggunaan obat sejak dini (Tanya Lima O). Hampir seluruh siswa/i belum mengerti dan paham tentang penggunaan obat sejak dini (Tanya Lima O). Dengan adanya kegiatan penyuluhan pengabdian masyarakat ini seharusnya masyarakat dapat lebih dini mengenal tentang obat dan bagaimana cara penggunana yang baik dan benar sehingga tidak menimbulkan resiko yang tidak diinginkan dan penyalahgunaan obat menjadi berkurang.Kata kunci : masyarakat, obat
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN MANGGA KASTURI (Mangifera casturi) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT YANG DIINDUKSI ALOKSAN Tri Yuliawati; Fakhruddin Fakhruddin; Poppy Dwi Citra Jaluri
JURNAL BORNEO CENDEKIA Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.698 KB) | DOI: 10.54411/jbc.v6i1.281

Abstract

Pendahuluan : Diabetes melitus merupakan penyakit kronik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat penurunan produksi insulin pada sel beta pankreas. Mangifera casturi mengandung senyawa flavonoid, tanin dan saponin yang berkhasiat sebagai pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun mangga kasturi (Mangifera casturi) sebagai antidiabetes.Metode : Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan desain pre test and post test. Pengujian ini menggunakan 15 ekor mencit putih jantan yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif (Na-CMC 0,5%), kelompok kontrol positif (Glibenklamid 0,013 mg/kg BB), kelompok perlakuan ekstrak etanol daun mangga kasturi dosis 50; 100; 150 mg/kg BB. Pengukuran kadar glukosa darah mencit dilakukan pada hari ke-0, hari ke-3, hari ke-10 dan hari ke-17 menggunakan glukometer. Persentase penurunan kadar glukosa darah mencit dianalisis menggunakan uji One Way Annova dan Post Hoc LSD.Hasil : Hasil uji statistika menyatakan ada perbedaan (P < 0,05) pada kelompok kontrol negatif dengan kelompok perlakuan ekstrak dosis 50;100; 150 mg/kg BB. Pada kelompok perlakuan ekstrak dosis 150 mg/kg BB tidak terdapat perbedaan terhadap kelompok kontrol positif dengan nilai P > 0,05.Kesimpulan : Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun mangga kasturi dapat menurunkan kadar glukosa darah mencit yang diinduksi aloksan. Dosis 150 mg/kg BB memberikan pengaruh yang sebanding dengan glibenklamid.Kata kunci :  Daun mangga kasturi (Mangifera casturi), diabetes melitus, kadar glukosa darah.
PENGARUH POLA MAKAN TERHADAP HIPERTENSI PADA LANSIA (Studi Di Posyandu Kutilang 1 Kelurahan Pangkut Kecamtan Arut Utara Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah) Yohanes sukri; Agung Setyono Wibowo; Wahyono Wahyono
JURNAL BORNEO CENDEKIA Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.657 KB) | DOI: 10.54411/jbc.v2i1.179

Abstract

Masalah hipertensi menjadi salah satu penyakit mematikan di dunia dan  tanpa di sadari akan menimbulkan  komplikasi yang cukup berat dan beresiko mengakibatkan kematian. Kejadian hipertensi lebih banyak dan sering di alami oleh lansia yang penyebab utamanya di pengaruhi oleh pola makan. Penelitian ini bertujuan mencari pengaruh pola makan terhadap hipertensi pada lansia di posyandu kutilang 1 kelurahan pangkut kecematan arut utara kotawaringin barat kalimantan tengah. Bahan dan metode penelitian: Jenis penelitian adalah analitik dengan pendekatan analitik-cross sectional. Populasinya  seluruh lansia yang menderita hipertensi sebanyak 70 orang. Teknik sampling yang di gunakan adalah proporsional cluster random sampling sehingga didapatkan sampel 41 responden. Instruman penelitian menggunakan lembar koesioner, dimana variabel independen adalah pola makan pada lansia penderita hipertensi dan variabel dependen adalah hipertensi pada lansia. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukan diketahui sebagian besar  pola makan  responden pada posyandu kelurahan Pangkut adalah cukup sebanyak 21 orang (51,2%). Dan diketahui hampir setengahnya lansia di posyandu kelurahan pangkut adalah hipertensi sedang sebanyak 15 orang (31.7%). Hasil penelitian:  dengan uji ranks spearman terdapat pengaruh pola makan terhadap hipertensi dengan tingkat siknifikan p=0,037. Kesimpulan: Dalam  penelitian ini adalah terdapat pengaruh signifikan antara pola makan terhadap hipertensi di posyandu  kutillang 1 kelurahan pangkut kecamatan arut utara kotawaringin barat kalimantan tengah. Saran Bagi lansia ini dapat dilakukan untuk tindakan, Bagi Posyandu agar dapat melakukan tindak lanjut penyuluhan,bagi peneliti selanjutnya agar dapat melakukan pengkajian ulang.
HUBUNGAN PERSEPSI DENGAN SIKAP KELUARGA YANG MEMILKI ANGGOTA KELUARGA MENDERITA SKIZOFRENIA DI PUSKESMAS RIAM DURIAN Rukmini Syahleman
JURNAL BORNEO CENDEKIA Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.698 KB)

Abstract

Skizofrenia  merupakan  suatu  sindrom  penyakit  klinis  yang  paling membingungkan  dan melumpuhkan. Gangguan  psikologis  ini  adalah  salah  satu jenis gangguan yang paling berhubungan dengan pandangan populer tentang gila atau  sakit  mental.  Skizofrenia  juga  sering  kali  menimbulkan  rasa  takut, kesalahpahaman, dan penghukuman, bukan simpati atau perhatian. Penelitian ini berbentuk deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini sebanyak 21 responden. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Variabel independen dari penelitian ini adalah persepsi keluarga dan variabel dependen adalah sikap keluarga. Alat ukur yang digunakan adalah lembar kuesioner, kemudian pengolahan data dimulai dari editing, coding, scoring, dan tabulating. Analisa data yang digunakan adalah uji Chi Square (α = 0,05). Hasil penelitian didapatkan persepsi positif sebanyak 18 responden (85,7 %), sikap mendukung sebanyak 18 responden (85,7%) dan hasil Chi Square 0,000 menunjukkan nilai P < 0,05 menggunakan aplikasi SPSS 16. Kesimpulan : berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara persepsi dan sikap keluarga yang memilki anggota keluarga menderita Skizofrenia Kata kunci: Persepsi, Sikap
HUBUNGAN SKOR SELEKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR UJIAN TAHAP II Eko Sari Ajiningtyas
JURNAL BORNEO CENDEKIA Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.509 KB) | DOI: 10.54411/jbc.v1i1.69

Abstract

Pendidikan Tenaga Kesehatan (Diknakes) bertujuan menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional yang memiliki kemampuan untuk bekerja secara mandiri, mampu mengembangkan diri dan beretika. Berdasarkan pengamatan kasar dari hasil ujian akhir semester dari masing-masing semester yang mendapat rangking 3 besar bukan yang mendapat rangking tinggi dalam seleksi sipenmaru, begitu pula sebaliknya saat sipenmaru mendapatkan rangking rendah belum tentu prestasi belajar juga rendah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Hubungan Skor Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru dan Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Ujian Tahap II.  Jenis penelitian ini deskriptif korelasional dengan desain penelitian cross seksional Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester V tahun akademik 2015/2016, sebanyak 39 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian adalah total sampling. Instrumen yang digunakan adalah data dari BAAK dan kuesioner. Data dianalisis menggunakan analisis korelasi dan regresi ganda. Hasil penelitian ini diketahui hampir separuh dari responden mempunyai skor sipenmaru yang tinggi, yaitu sebanyak 43,6%, sebagian besar dari responden mempunyai motivasi belajar yang tinggi, yaitu sebanyak 71,8 % dan hampir seluruh responden mempunyai tingkat prestasi belajar ujian tahap II baik, yaitu sebanyak 97,4%. kontribusi secara bersama antara variabel bebas terhadap variabel terikat sebesar 48,6%.  Hasil penelitian dapat disimpulkan secara bersama-sama skor sipenmaru dan motivasi belajar memiliki hubungan yang signifikan terhadap prestasi belajar ujian tahap II. Kata Kunci : Skor seleksi penerimaan mahasiswa baru, motivasi belajar, prestasi belajar ujian tahap II