cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
Perumahan taman alamanda iii blok T no.3 Karang Pule Mataram
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (JEMBA)
Published by bajang Institute
ISSN : 28100328     EISSN : 2810031X     DOI : 10.53625
Core Subject : Economy,
JEMBA for Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, published by Bajang Institute. Published in two formats, print and online, both of which are published six times in one year. The scope of the journal studies broadly includes: Economy, Management, Business and Accountancy
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4: Juli 2025" : 14 Documents clear
ANALISIS KUALITAS KINERJA PELAKSANAAN ANGGARAN BELANJA PADA DIREKTORAT BIMBINGAN MASYARAKAT KATOLIK KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIATAHUN ANGGARAN 2022-2024 Vanesta Lana Laberta; Amelia Rizky Alamanda
JEMBA: JURNAL EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 4 No. 4: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jemba.v4i4.11091

Abstract

Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) adalah parameter yang disahkan dari Kementerian Keuangan selaku Bendahara Umum Negara untuk menilai kualitas kinerja pelaksanaan anggaran belanja Kementerian/Lembaga dari segi kualitas perencanaan pelaksanaan anggaran, kualitas implementasi pelaksanaan anggaran, dan kualitas hasilpelaksanaan anggaran.Reformulasi IKPA Tahun 2024untuk mendukung percepatan belanja dan realisasi output belanja, perlakuan adil dan wajar dalam penilaian kinerja, serta melengkapi unsur penilaian sesuai dengan konsep efektif, efisien dan ekononi. Penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab pelaksanaan anggaran pada Direktorat Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia belum berhasil terlaksana secara efisien dan efektif, sesuai dengan aturan dan kebijakan yang berlaku. Metode dalam pengkajian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Terdapat tiga indikator yang masih perlu ditingkatkan agar nilai yang didapatoptimal, yaitu indikator Deviasi Halaman III Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran(DIPA), indikatorPenyerapan Anggaran serta indikator Pengelolaan Uang Persediaan (UP) dan Tambahan Uang Persediaan (TUP).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas Kinerja Pelaksanaan Anggaran Belanja pada Direktorat Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun Anggaran 2022-2024 secara agregat telah baik, dibuktikan dengan nilai akhir IKPA jika di rata-rata selama tiga tahun terakhir sebesar 90,08(dari skala100).Ini merefleksikan bahwa pengelolaan pelaksanaan anggaran belanja pada APBN Tahun Anggaran 2022-2024 dalam kondisi yang baik.
ANALISIS POTENSI PENERAPAN AKAD MUSYARAKAH MUTANA QISAH (MMQ) TO ACTUALIZE ASSET BACKED SUKUK DI DIREKTORATPENGELOLAAN PEMBIAYAAN DAN RISIKO, KEMENTERIAN KEUANGAN Ton Zaid Muhammad Lutfi; Amelia Rizky Alamanda
JEMBA: JURNAL EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 4 No. 4: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jemba.v4i4.11092

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi implementasi akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ) sebagai struktur underlying untuk penerbitan Asset Backed Sukuk di Direktorat Pembiayaan Syariah, Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif komparatif, studi literatur, dan benchmarking praktik MMQ internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MMQ memiliki karakteristik unik berupa fleksibilitas kepemilikan bertahap, mekanisme risk sharing yang efektif, dan natural hedging mechanism yang dapat mengoptimalkan struktur Asset Backed Sukuk. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan berupa strong institutional capacity dan government backing, namun menghadapi tantangan complexity of structure dan limited market understanding. Potensi implementasi MMQ sangat promising mengingat kebutuhan besar pembiayaan infrastruktur Indonesia dan growing Islamic finance market. Framework operasional yang diusulkan mencakup tiga fase: pre-issuance, issuance, dan post-issuance management dengan comprehensive risk management framework. Implementasi MMQ dalam Asset Backed Sukuk berpotensi meningkatkan likuiditas pasar sukuk Indonesia, memperluas basis investor, dan mendukung program pembiayaan infrastruktur pemerintah melalui mekanisme yang sepenuhnya Sharia-compliant. Rekomendasi strategis meliputi pengembangan framework konseptual, capacity building, pilot project development, dan penyesuaian regulasi untuk mendukung implementasi MMQ sukuk secara bertahap dalam jangka waktu 10 tahun
ANALISIS KINERJA LAYANAN PENCAIRAN DANA DALAM PENGAJUAN SKPP PENSIUN ELEK TRONIK DI KANTOR PELAYANAN PERBENDAHARAAN NEGARA TIPE 1A BANDUNG II Arkan Muhammad Rahmat; Amelia Rizky Alamanda
JEMBA: JURNAL EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 4 No. 4: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jemba.v4i4.11093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas layanan Surat Keterangan Penghentian Pembayaran (SKPP) Elektronik pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bandung II menggunakan model Servqual (Parasuraman, 1990). Layanan ini merupakan bagian dari transformasi digital dalam perbendaharaan negara yang diharapkan mampu memberikan pelayanan yang cepat, akurat, transparan, dan akuntabel. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara dan observasi terhadap pelaksanaan layanan SKPP elektronik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum KPPN Bandung II telah menerapkan pelayanan digital dengan cukup baik, namun belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat kendala teknis seperti gangguan aplikasi dan keterbatasan wewenang dalam pengambilan keputusan. Analisis lima dimensi Servqual menunjukkan bahwa dimensi tangible, reliability, dan responsiveness masih menghadapi hambatan, terutama pada performa aplikasi dan keterlambatan respons pusat. Sementara itu, dimensi assurance dan empathy dinilai cukup baik dengan adanya pelayanan gratis, profesionalisme pegawai, serta komunikasi aktif dengan satuan kerja. Penelitian merekomendasikan peningkatan kualitas teknologi, penambahan fitur aplikasi, serta pelatihan kepada pegawai dan mitra kerja untuk mewujudkan layanan digital SKPP yang lebih efisien dan terintegrasi. Model Servqual terbukti tetap relevan dalam mengukur kualitas layanan digital dan dapat digunakan sebagai dasar perbaikan berkelanjutan.
PENGARUH PELATIHAN, MOTIVASI KERJA DAN IKLIM KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAGIAN MEDIK DAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT XYZ Hendra Permadi; Winna Sarikusumaningtyas
JEMBA: JURNAL EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 4 No. 4: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jemba.v4i4.11106

Abstract

Kinerja Karyawan merupakan faktor penting dalam tujuan organisasi yang hendak dicapai. Baik buruknya kinerja seorang Karyawan dalam suatu organisasi akan ditentukan oleh banyak faktor diantaranya adalah kemampuan yang merupakan hasil dari pengetahuan (knowledge) dan keterampilan (Skill) termasuk sikap kepribadian yang dipengaruhi oleh pendidikan, pengalaman pelatihan dan minat serta motivasi sebagai hasil interaksi kekuatan dalam kondisi fisik pekerjaan, kondisi sosial pekerjaan dan kebutuhan individual.Penelitian ini dilakukan di Bagian Medik dan Keperawatan Rumah Sakit XYZ, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitaif, dengan jumlah sampel sebanyak 62 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan sofware SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial Pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan berdasarkan hasil perhitungan t hitung lebih besar dari t tabel (4,919 > 3,182) dan tingkat signifikansi 0,000, atau kurang dari 0,05. Motivasi Kerja tidak berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan terlihat dari hasil perhitungan t hitung lebih kecil dari t tabel (0,991 < 3,182) dan tingkat signifikansi sebesar 0,327 lebih besar dari 0,05 (0,327 > 0,05). Iklim Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan t hitung lebih besar dari t tabel (4,223 > 3,182) dan tingkat signifikansi sebesar 0,000 (0,000 < 0,05) lebih kecil dari 0,05. Sedangkan secara simultan Pelatihan, Motivasi Kerja dan Iklim Kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan berdasarkan hasil perhitungan nilai Fhitung (32,157) > F tabel (2,763) dan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian di tersebut di atas maka Bagian Medik dan Keperawatan Rumah Sakit XYZ perlu meningkatkan sumber daya manusianya dalam menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan, meningkatkan motivasi kerja dan menciptakan iklim kerja yang baik, sehingga akan meningkatkan kinerja Karyawan.

Page 2 of 2 | Total Record : 14