cover
Contact Name
Misdawati
Contact Email
alulum.lppm2022@gmail.com
Phone
+6281375385775
Journal Mail Official
alulum.lppm2022@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja No. 10 Km. 5,5. Kota Medan 20217 Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah Medan
ISSN : 23385391     EISSN : 26559862     DOI : https://doi.org/10.47662/alulum.v10i1
Jurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah Medan (P-ISSN: 2338-5391, E-ISSN: 2655-9862) is peer-reviewed journal publishes twice in the year (January and July) by Universitas Al Washliyah, Medan. The focus of journal is to publish current original research on Science and Technologi. publish original research papers, review articles, research aplications and case studies focused on Mathematic, Biology, Physic, Chemistry, Informatic, Electronic and Machine, Civil engineering, agriculture as well as related topics.
Articles 135 Documents
RICE-HUSK AND CORN WASTE BIOCHARS IMPROVE RICE GROWTH UNDER LEAD STRESS Syarifa Mayly; Ida Zulfida; Dora Silvia Dewi; Dafni Mawar Tarigan; Lamria Sidauruk; Farida Hariani; Benny Hidayat
Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 14 No. 2 (2026): Jurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah Medan
Publisher : UNIVERSITAS AL WASHLIYAH (UNIVA) MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/alulum.v14i2.1366

Abstract

Lead (Pb) contamination in agricultural soils threatens rice production by reducing plant growth and increasing the risk of heavy-metal accumulation in edible tissues. Biochar has emerged as a sustainable soil amendment capable of immobilizing heavy metals while improving soil properties. This study evaluated the comparative effectiveness of rice-husk biochar and corn-residue biochar applied at rates of 0%, 10%, and 20% in reducing Pb availability and enhancing the early growth of upland rice (Oryza sativa L.). A factorial completely randomized design with three replications was employed under controlled pot conditions. Soil pH, residual Pb concentration, rice growth parameters, biomass production, root development, and Pb accumulation in plant tissues were measured and analyzed using analysis of variance followed by Duncan's Multiple Range Test at the 5% significance level. Biochar application significantly reduced soil Pb concentration, with the 20% application rate decreasing Pb by approximately 23% compared with the untreated control. A parallel reduction in Pb accumulation was observed in rice tissues, indicating lower Pb bioavailability. Root length increased markedly from 6.35 cm in the control to 16.50 cm at the highest biochar rate, while shoot length also improved significantly. Corn-residue biochar generally promoted greater root development and biomass production than rice-husk biochar, likely because of its higher concentrations of exchangeable potassium, calcium, and magnesium. Although soil pH increased following biochar application, the differences were not statistically significant, suggesting that Pb immobilization resulted primarily from adsorption, ion exchange, surface complexation, and mineral precipitation rather than pH modification alone. Overall, biochar application rate exerted a stronger influence on Pb immobilization than feedstock type, whereas biochar feedstock more strongly affected plant growth. These findings demonstrate that agricultural-residue biochars represent promising, low-cost amendments for mitigating Pb contamination and improving early rice establishment, although long-term field validation is required before practical recommendations can be made.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN CENDAWAN MIKORIZA ARBUSKULAR (CMA) DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN JAGUNG MANIS (Zea Mays L) Salman Alfarisi
Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 14 No. 2 (2026): Jurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah Medan
Publisher : UNIVERSITAS AL WASHLIYAH (UNIVA) MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/alulum.v14i2.1367

Abstract

Jagung manis merupakan salah satu komoditas pangan yang telah banyak dibudidayakan karena memiliki rasa lebih manis dan umur panen yang lebih cepat dibandingkan dengan jagung biasa. Salah satu upaya untuk meningkatkan unsur hara yang tersedia di dalam tanah untuk mencukupi kebutuhan tanaman yaitu dengan dilaksanakannya pemupukan. Tujuan Penelitian adalah Untuk mengetahui Efektifitas Pupuk CMA dan pupuk NPK serta pengaruh interaksi penggunaan pupuk CMA dan Pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman Jagung Manis. Penelitian ini dilaksanakan di Jl Bunga Rampai Simalingkar B Medan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Juli 2024.Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu:Faktor 1, pupuk CMA (C) terdiri dari 4 taraf yaitu:C0 = kontrol, C1 = Dosis pupuk 10 gram/tan,C2 = Dosis pupuk CMA 20 gram/tan ,C3 = Dosis pupuk CMA 30 gram/tan. Faktor ke 2 pupuk NPK (N) terdiri dari 4 taraf yaitu N0 = Kontrol, N1 = dosis 0.2 gram/tan, N2 = 0.4 gram/tan dan N3 = 0.6 gram/tan. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan pengunaan pupuk CMA berbeda nyata terhadap tinggi tanaman,jumlah daun, diameter batang, berat kotor dan berat bersih tanaman.Interaksi penggunaan pupuk CMA dan Pupuk NPK berbeda nyata terhadap tinggi tanaman,jumlah daun, diameter batang, berat kotor dan berat bersih tanaman.
RESPON PEMBERIAN PUPUK CMA DAN PUPUK ZA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L) Elli Afrida
Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 14 No. 2 (2026): Jurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah Medan
Publisher : UNIVERSITAS AL WASHLIYAH (UNIVA) MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/alulum.v14i2.1368

Abstract

Kacang tanah merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.. Salah satu upaya untuk meningkatkan unsur hara yang tersedia di dalam tanah untuk mencukupi kebutuhan tanaman yaitu dengan dilaksanakannya pemupukan. Tujuan Penelitian adalah Untuk mengetahui pengaruh Pupuk NPK dan pupuk Kandang Ayam serta pengaruh interaksi penggunaan pupuk NPK dan Pupuk kandang Ayam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman Kacang Tanah. Penelitian ini dilaksanakan di Jl Bunga Rampai Simalingkar B. Medan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Juli 2024.Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu:Faktor 1, pupuk NPK (N)) terdiri dari 4 taraf yaitu:N0 = kontrol, N1 = Dosis pupuk 0.2 gram/tan, N2 = Dosis pupuk NPK 0.4 gram/tan ,N3 = Dosis pupuk NPK 0.6 gram/tan. Faktor ke 2 pupuk Kandang ayam (K) terdiri dari 4 taraf yaitu K0 = Kontrol, K1 = dosis 5 gram/tan, K2 = 10 gram/tan dan K3 = 15 gram/tan. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan pengunaan pupuk NPK berbeda nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang. Interaksi penggunaan pupuk NPK dan Pupuk kandang Ayam berbeda nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang
PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK CMA DAN PUPUK KASCING TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KEDELAI (Glycine max L merril) Yelfi Yana Linda Br Jabat; Miyarnis Miyarnis; Mukti Hakim
Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 14 No. 2 (2026): Jurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah Medan
Publisher : UNIVERSITAS AL WASHLIYAH (UNIVA) MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/alulum.v14i2.1369

Abstract

Kedelai merupakan komoditas terpenting setelah padi dan jagung karena kaya protein nabati yang diperlukan untuk peningkatan gizi masyarakat. Protein nabati ini selain aman bagi kesehatan juga relatif murah dibandingkan sumber protein hewani.Upaya meningkatkan produktivitas tanaman kedelai (Glycine Max (L.) Merrill) dapat dilakukan dengan teknik budidaya yang tepat. Salah satu dari teknik budidaya yang tepat yaitu dengan melakukan pemenuhan kebutuhan unsur hara tanaman melalui pemupukan baik menggunakan bahan organik maupun bahan anorganik. Tujuan Penelitian adalah Untuk mengetahui pengaruh pupuk CMA dan Pupuk kascing terhadap pertumbuhan tanaman kedelai. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Pertanian UPMI Medan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari 2 (dua) faktor perlakuan.Faktor pertama yaitu dosis pupuk CMA (C) terdiri dari 4 taraf yaitu : C0= Kontrol (tanpa penggunaan pupuk CMA), C1= pupuk CMA pada dosis 10 gr/tan, C2= pupuk CMA pada dosis 20 gr/tan, C3= pupuk CMA pada dosis 30 gr/tan .Faktor kedua yaitu dosis pupuk kascing (K) terdiri dari 4 taraf yaitu :K0= Kontrol (tanpa penggunaan pupuk kascing),K1 = pupuk kascing pada dosis 5 kg/plot, K2= pupuk kascing pada dosis 10 kg/plot, K3 = pupuk kascing pada dosis 15kg/plot. Hasil penelitian menunjukkan Penggunaan CMA (C) dan Pupuk Kascing (K) berbeda nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang. Perlakuan terbaik terdapat pada C3K3, dosis CMA 30 gr/tan, dan dosis kascing 15 kg/plot.
ANALISIS USAHA JAMUR TIRAM PUTIH SEBAGAI PUSAT PELATIHAN PERTANIAN PEDESAAN CENDAWAN EDUWISATA MEDAN JOHOR Miyarnis Miyarnis; Yelfi Yana Linda Br Jabat; Mukti Hakim
Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 14 No. 2 (2026): Jurnal Al Ulum: LPPM Universitas Al Washliyah Medan
Publisher : UNIVERSITAS AL WASHLIYAH (UNIVA) MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/alulum.v14i2.1370

Abstract

Jamur tiram merupakan salah satu jenis jamur konsumsi yang memiliki nilai gizi dan nilai ekonomi yang tinggi. Penelitian ini dilaksanakan di Jln. STM Ujung No.149 lingkungan XIII, Suka Maju, Kec. Medan Johor, Sumatera Utara, tepatnya pada usaha pembibitan jamur tiram putih di P4S CENDAWAN EDUWISATA. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk menmgetahui besarnya keuntungan yang di peroleh dari usaha pembibitan jamur tiram putih di P4S CENDAWAN EDUWISTA. Untuk menganalisis kelayakan usaha pembibitan jamur tiram putih di P4S CENDAWAN EDUWISATA. Penentuan lokasi dan objek penelitian ini dilakukan secara sengaja (porposive). Data yang digunakan yaitu primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan metode analisis data deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usaha pembibitan jamur tiram putih di P4S CENDAWAN EDUWISATA memperoleh keuntungan sebesar Rp. 35.878.000/tahun dengan penggunaan biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp.33.969.333/tahun dan biaya penerimaan sebesar Rp. 62.400.000 /tahun. Usaha pembibitan jamur tiram putih ini layak diusahakan karena nilai BEP Produksi 5.661 botol, nilai BEP Harga Rp.3.266/botol, nilai R/C ratio sebesar 1,83, nilai B/C ratio sebesar 1,05 dan nilai ROI sebesar 105%.