cover
Contact Name
Melia Wida Rahmayani
Contact Email
Meliawidar@unma.ac.id
Phone
+6282115774431
Journal Mail Official
meliawidar@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/jaksi
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
J-AKSI : JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2721060X     EISSN : 27455343     DOI : https://doi.org/10.31949/j-aksi.v3i1.2137
Jurnal Akuntansi dan Sistem Informasi (J-AKSI) diterbitkan oleh Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka secara berkala (setiap enam bulan) dengan edisi terbit bulan Februari dan Agustus. Tujuan jurnal ini adalah untuk mempublikasikan hasil riset Akuntansi dan Sistem Informasi di Indonesia. Topik Jurnal Akuntansi dan Sistem Informasi berkaitan dengan aspek apapun dari akuntansi meliputi topik-topik sebagai berikut : Akuntansi Keuangan dan Pasar Modal, Akuntansi Sektor Publik, Akuntansi Syariah, Akuntansi Pajak, Auditing, Sistem Informasi Akuntansi, Akuntansi Keprilakuan dan Akuntansi Manajemen. Penentuan artikel dimuat melalui proses blind review oleh Reviewers dengan mempertimbangkan relevansi artikel terhadap pengembangan ilmu profesi akuntansi. 
Articles 214 Documents
AKUNTABILITAS KINERJA PEMERINTAH DAERAH MELAUI KEJELASAN SASARAN ANGGARAN, PENGENDALIAN AKUNTANSI, SISTEM PELAPORAN DAN PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH (Studi Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka) Hani Sri Mulyani; Raden Wulan Saparinda; Cantika Septianita; Arif Budiharjo
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 7 No 1 (2026): Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v7i1.16845

Abstract

Akuntabilitas merupakan prinsip dasar dalam tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Hasil evaluasi SAKIP dan audit menunjukkan masih adanya kelemahan dalam pengelolaan anggaran, sehingga akuntabilitas kinerja terus menjadi isu strategis seiring meningkatnya tuntutan masyarakat akan pelayanan publik yang transparan dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kejelasan sasaran anggaran, pengendalian akuntansi, sistem pelaporan, dan penerapan standar akuntansi pemerintah terhadap akuntabilitas kinerja pemerintah daerah, dengan studi pada Pemerintah Kabupaten Majalengka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei. Populasi dalam penelitian ini adalah Pemerintah Kabupaten Majalengka. Sedangkan Sampel merupakan 27 organisasi perangkat daerah Kabupaten Majalengka. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer yang diperoleh secara langsung melalui penyebaran 108 kuesioner berbentuk fisik kepada organisasi pemerintah daerah, yang diisi dan Kembali berjumlah 76 dari 27 organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian akuntansi dan sistem pelaporan berpengaruh terhadap akuntabilitas kinerja pemerintah. Hal ini ditunjukkan dengan nilai thitung variabel pengendalian akuntansi dan sistem pelaporan lebih besar dari nilai ttabel. Variabel pengendalian akuntansi memiliki nilai thitung 3,057 > ttabel 1,99346 dengan nilai signifikansi 0,003 < 0,005 dan variabel sistem pelaporan  memiliki nilai thitung 2,612 > ttabel 1,99346 dengan nilai signifikansi 0,011< 0,05. Sedangkan kejelasan sasaran anggaran dan penerapan standar akuntansi pemerintah tidak berpengaruh terhadap akuntabilitas kinerja pemerintah.
PENGARUH PERENCANAAN ANGGARAN TERHADAP AKUNTABILITAS KINERJA BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH Rita Rosita; Syafira Mariana; Fanji Farman; Tita Kartika
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 7 No 1 (2026): Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v7i1.16908

Abstract

Pemerintah dituntut untuk mencapai kinerja yang berorientasi pada kepentingan masyarakat melalui upaya mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan. Dalam menjelaskan program kinerjanya, pemerintah memerlukan anggaran sebagai dasar dalam pelaksanaan rencana kerja. Perencanaan anggaran merupakan proses penetapan alokasi anggaran dalam periode tertentu untuk mendukung pelaksanaan program kerja tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Perencanaan Anggaran terhadap Akuntabilitas Kinerja Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Teknik pengambilan sampel nonprobability melalui metode purposive sampling. Teknik analisis yang diterapkan melalui analisis linear sederhana. Analisis koefisien determinasi, serta uji hipotesis. Berdasarkan data yang diperoleh dan hasil pengujian yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa Perencanaan Anggaran berpengaruh positif dan signfikan tehadap Akuntabilitas Kinerja Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sumedang. Temuan ini ditunjukan oleh nilai t tabel pada taraf signifikansi 2.848 yang lebih tinggi dibandingkan dengan t table pada taraf signifikansi 5% sebesar 2.018, serta nilai signifikansi 0.007 yang lebih kecil dari 0.05. selanjutnya, hasil dari uji determinasi menunjukan bahwa perencanaan anggaran memberikan kontribusi sebesar 14,2% terhadap akuntabilitas kinerja, sementara 85,8% sisanya dipengaruhi oleh factor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
PENGENDALIAN INTERN SEBAGAI FONDASI TATA KELOLA BERKELANJUTAN: TINJAUAN LITERATUR KUALITAS ESG DISCLOSURE PADA PERBANKAN BUMN DI INDONESIA Irsan Herlandi Putra; Amelia Setiawan
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 7 No 1 (2026): Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v7i1.17014

Abstract

Peningkatan perhatian terhadap Environmental, Social, and Governance (ESG) mendorong perusahaan, khususnya perbankan milik negara, untuk memperkuat kualitas pengungkapan keberlanjutan sebagai bagian dari tata kelola berkelanjutan. Meskipun literatur sebelumnya telah banyak mengkaji determinan ESG disclosure, pembahasan tersebut masih didominasi oleh perspektif tata kelola formal, tekanan regulasi, dan karakteristik perusahaan, sementara peran pengendalian intern sebagai mekanisme fundamental yang menopang kualitas ESG disclosure belum memperoleh perhatian konseptual yang memadai, terutama dalam konteks perbankan BUMN di negara berkembang. Variasi kualitas ESG disclosure yang ditandai oleh isu kredibilitas, konsistensi, dan risiko pengungkapan simbolik menunjukkan adanya celah penelitian terkait fondasi sistemik di balik praktik pelaporan keberlanjutan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual peran pengendalian intern sebagai fondasi tata kelola berkelanjutan yang menopang kualitas ESG disclosure pada perbankan BUMN di Indonesia. Metode penelitian menggunakan structured narrative literature review terhadap artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi yang membahas pengendalian intern, tata kelola perusahaan, dan ESG disclosure. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa kualitas pengendalian intern berasosiasi erat dengan kualitas ESG disclosure, pengelolaan risiko ESG, lingkungan etis organisasi, serta stabilitas perbankan. Pengendalian intern berfungsi sebagai mekanisme assurance awal atas integrasi ESG, sementara kelemahan pengendalian intern berpotensi menurunkan kredibilitas pengungkapan ESG. Temuan ini menegaskan bahwa ESG disclosure yang berkualitas tidak dapat dipisahkan dari sistem pengendalian intern yang efektif dan terintegrasi. Artikel ini memberikan kontribusi konseptual dengan menjembatani kesenjangan literatur antara pengendalian intern dan sustainability governance, serta menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan dan praktik ESG pada perbankan BUMN di Indonesia.
IMPLEMENTASI AKUNTANSI SOSIAL PADA BPR TANADOANG DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBERDAYAAN UMKM DI KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR Baby Yuliandani Wijorse
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 7 No 1 (2026): Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v7i1.17020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi akuntansi sosial pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tanadoang dan kontribusinya terhadap pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kepulauan Selayar. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPR Tanadoang telah mengimplementasikan akuntansi sosial melalui penyaluran kredit UMKM, program literasi keuangan, serta kegiatan sosial berbasis komunitas. Meskipun belum ada laporan sosial formal, kegiatan-kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan UMKM dengan peningkatan akses modal, kapasitas manajerial, dan pendapatan usaha. Namun, tantangan yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya manusia dan rendahnya literasi keuangan di kalangan sebagian UMKM. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur tentang akuntansi sosial di lembaga keuangan mikro, khususnya di wilayah kepulauan, serta menekankan pentingnya pelaporan sosial untuk meningkatkan legitimasi lembaga. Penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi implementasi akuntansi sosial di BPR lainnya dan dampak jangka panjangnya terhadap perekonomian lokal.
PENGARUH FEE AUDIT, FINANCIAL DISTRESS DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP OPINI AUDIT GOING CONCERN Mustika Wulan; Ananti Merlinda Hasan; Nurhayati
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 7 No 1 (2026): Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v7i1.17066

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh Fee Audit, Financial Distress, dan Pertumbuhan Perusahaan terhadap Opini Audit Going Concern pada perusahaan sektor transportasi dan logistik yang terdaftar di BEI periode 2022–2024. Dengan pendekatan kuantitatif eksplanatori dan metode purposive sampling, sampel terdiri dari 31 perusahaan (93 observasi). Data dianalisis menggunakan regresi data panel dengan model Fixed Effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, ketiga variabel independen (Fee Audit, Financial Distress, dan Pertumbuhan Perusahaan) tidak berpengaruh signifikan terhadap Opini Going Concern. Namun, secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap pemberian opini tersebut. Model yang dibangun memiliki daya jelas yang sangat kuat, ditunjukkan oleh nilai R-squared sebesar 93,27%. Temuan ini mendukung Teori Sinyal, yang mengindikasikan bahwa keputusan auditor bersifat holistik dan integratif, didasarkan pada konfigurasi berbagai faktor, bukan determinan tunggal. Implikasinya, auditor dan pemangku kepentingan perlu menerapkan pendekatan komprehensif dengan mempertimbangkan berbagai aspek dalam menilai kelangsungan hidup perusahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dengan menjawab ketidakkonsistenan hasil penelitian sebelumnya serta menawarkan wawasan praktis bagi pemangku kepentingan di sektor transportasi dan logistik yang padat modal dan sensitif terhadap fluktuasi ekonomi.
PENGARUH ESG, KUALITAS LABA, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Dwi Septiani; Dita Kurnia Sari; Niser
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 7 No 1 (2026): Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v7i1.17108

Abstract

This study aims to examine the effect of Environmental, Social, and Governance (ESG), earnings quality, and firm size on firm value in companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). This research employs a quantitative approach using panel data regression analysis based on secondary data from financial and sustainability reports. Model selection is conducted through the Chow test, Hausman test, and Lagrange Multiplier test using EViews 12. The results show that ESG, earnings quality, and firm size simultaneously affect firm value. Partially, ESG has no significant effect on firm value, while earnings quality and firm size have a significant effect. These findings indicate that financial factors remain the primary consideration for investors in the Indonesian capital market.
PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY, CAPITAL INTENSITY DAN KINERJA KEUANGAN TERHADAP AGRESIVITAS PAJAK Kunto Djoko Dafta Ramadhan; Nurhayati
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 7 No 1 (2026): Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v7i1.17141

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR), Capital intensity, dan kinerja keuangan terhadap tingkat agresivitas pajak di perusahaan yang beroperasi dalam sektor Consumer Non-Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2020 hingga 2024. Agresivitas pajak diartikan sebagai upaya perusahaan untuk mengurangi kewajiban pajaknya melalui strategi perencanaan pajak yang tetap mematuhi peraturan perpajakan yang ada. Pemilihan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara purposive sampling, menghasilkan 12 perusahaan selama periode observasi lima tahun, yang memberikan total 60 data pengamatan. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diambil dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan yang tersedia secara resmi di situs Bursa Efek Indonesia, yaitu www. idx. co. id. Dalam menganalisis data, penelitian ini menggunakan metode regresi data panel yang dibantu oleh software EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Corporate Social Responsibility (CSR) tidak memiliki dampak signifikan terhadap agresivitas pajak. Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat pengungkapan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan belum sepenuhnya mencerminkan kepatuhan perusahaan dalam memenuhi kewajiban pajaknya. Di sisi lain, Capital intensity dan kinerja keuangan terbukti memiliki pengaruh positif terhadap agresivitas pajak. Ini menunjukkan bahwa semakin besar investasi perusahaan dalam aset tetap dan semakin tinggi kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba, maka kecenderungan perusahaan untuk melakukan perencanaan pajak secara agresif juga meningkat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan bagi perkembangan literatur di bidang akuntansi dan perpajakan, serta menjadi pertimbangan bagi manajemen perusahaan dalam merumuskan strategi perpajakan, serta bagi pemerintah dalam meningkatkan pengawasan dan merumuskan kebijakan perpajakan yang lebih efektif dan berkelanjutan di tingkat nasional.
THE INFLUENCE OF GREEN ACCOUNTING AND CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY ON THE PROFITABILITY OF MINING COMPANIES Devi Ayu Putri; Novita Maretti Simangunsong
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 7 No 1 (2026): Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v7i1.17266

Abstract

Profitability is a crucial aspect that reflects the extent to which a company generates profits from its business activities. Profitability is the primary foundation that determines a company's long-term sustainability and competitiveness. Profitability not only reflects a company's ability to generate revenues greater than its costs but also serves as a key indicator of managerial effectiveness in efficiently managing resources. In practice, a company's profitability can increase or decrease, influenced by various factors, both internal, such as cost efficiency, and external, such as market conditions. This study aims to determine the effect of the implementation of Green Accounting (X1) and Corporate Social Responsibility (X2) on profitability (Y). The population used was all mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2020 to 2024. Based on the purposive sampling method, 20 companies were selected for the five research periods, resulting in a total sample of 100. The results of the partial t-test analysis showed that green accounting had no effect on profitability, and corporate social responsibility had a positive and significant effect on profitability. Meanwhile, the results of the F-test analysis (simultaneous) show that green accounting and corporate social responsibility together have a positive and significant effect on profitability in mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2020-2024 period.
PENGARUH KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA, PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI, DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAHKABUPATEN SUBANG (Studi Pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) Eva Fauziah Ahmad; Rizal Sukma Aliyudin; Deni Istiono; Chindy Regina Agustin
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 7 No 1 (2026): Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v7i1.17441

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Subang adalah pengelola pendapatan RSUD yang belum sesuai dengan ketentuan, dimana adanya tunggakan sewa lahan parkir yang belum ditagih sebesar 200 juta dan adanya ketidaksesuaian yang harus di perbaiki dalam pengelolaan aset dan pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi dan sistem pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Subang studi pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah. Variabel independen yang digunakan adalah kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi dan sistem pengendalian internal serta variabel dependen yang digunakan adalah kualitas laporan keuangan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer dari kuesioner. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Subang. Teknik pengabilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan purposive sampling dengan menentukan beberapa kriteria pada saat pengambilan sampelnya dengan total responden 47 orang pegawai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kapasitas sumber daya manusia secara parsial berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan. Pemanfaatan teknologi informasi secara parsial tidak berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan. Sistem pengendalian internal secara parsial berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan. Sedangkan secara simultan menunjukkan bahwa kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi dan sistem pengendalian internal secara bersama-sama berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan.
PENGARUH STRUKTUR MODAL DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN Lilis Karlina; Meta Nursita; Berlian Aprilia Putri; Ni Wayan Eka
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 7 No 1 (2026): Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v7i1.17452

Abstract

Penelitiaan ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh struktur modal dan pertumbuhan penjualan terhadap kinerja keuangan. Penelitian fokus pada entitas yang bergerak disektor consumer non-cyclicals yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan rentang waktu pengamatan 2019-2023. Sampel ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling, dari populasi 113 perusahaan menghasilkan 12 perusahaan terpilih dengan total 60 data observasi. Data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan diolah menggunakan regresi data panel dengan bantuan software Eviews12. Didasarkan pada hasil seleksi model, Fixed Effect Model (FEM) dipilih sebagai model terbaik dalam penelitian ini. Hasil analisis data memberikan kesimpulan bahwa secara parsial, struktur modal memberikan dampak yang negatif pada kinerja keuangan, sedangkan pertumbuhan penjualan tidak terbukti berdampak secara signnifikan terhadap kinerja keuangan.