cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 28072308     EISSN : 28071816     DOI : https://doi.org/10.51878/edukids.v2i1
Core Subject : Education,
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Early Childhood Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 53 Documents
PENINGKATAN KEMAMPUAN SENI DALAM PEMBELAJARAN MELUKIS DENGAN TEKNIK USAP ABUR ANAK KELOMPOK B KUSMIATI KUSMIATI
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.524 KB) | DOI: 10.51878/edukids.v2i1.1060

Abstract

The research I did was motivated by the artistic ability of group B children who were still not well developed, of the 15 children who had developed only 5 children. This is a problem for the teacher. This problem needs to be solved immediately, the solution is through painting activities with the Blurry Wipe technique. The purpose of this study is to describe the application of painting and to describe the improvement in the development of art in group B children at the Kepanjenkidul I Kindergarten in Blitar City. The lack or low level of Children's Art in terms of painting with the Blurry Wipe technique in group B at the Kepanjenkidul I Kindergarten in Blitar City. This study used classroom action research which was carried out in 2 cycles, each cycle consisting of 2 meetings. Each cycle consists of planning, action, observation and reflection. The application of painting can improve the ability of art seen from the first cycle of the first meeting the teacher's activity got 61.5% and the children's activity was 53.8%, the child's cleanliness score was 33.3%, the child's accuracy value was 40.0%, the child's beauty value was 46.6 %, the value of children's creativity 53.3% was improved at meeting 2. Meeting 2 Teacher's activities obtained 69.2%, children's activities were 69.2%, children's hygiene scores were 40.0%, children's accuracy scores were 33.3%, children's beauty scores 33.3%, the value of children's creativity is 60.0% because it has not yet reached completeness, so it is corrected in the second cycle. The results of the second cycle of the first meeting of the teacher's activity obtained 79.9%. Children's activity was 69.2%, the value of children's cleanliness was 60.0%, the value of accuracy was 66.6%, the value of children's beauty was 73.3%, the value of children's creativity was 80.0%. Meeting 2 Teacher activity 100%, child activity 92.3%, child hygiene score 80.0%, accuracy value 86.6%, beauty value 93.3%, child creativity value 93.3%. ABSTRAKPenelitian yang saya lakukan ini dilatarbelakangi oleh kemampuan seni anak kelompok B masih belum berkembang secara baikdari 15 anak yang sudah berkembang hanya 5 anak saja. Hal ini merupakan masalah bagi guru.Permasalahan ini perlu segera ada pemecahanya,solosi pemecahanya yaitu melalui kegiatan Melukis dengan teknik Usap Abur. Tujuan Penelitian ini mendiskrisikan penerapan Melukis dan mendiskripsikan peningkatan perkembangan Seni pada anak kelompok B TK Negeri Kepanjenkidul I Kota Blitar. Minimnya atau rendahnya Seni Anak dalam hal melukis dengan tehnik Usap abur pada kelompok B di TK Negeri Kepanjenkidul I Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan 2 siklus, masing-masing siklus terdiri 2 pertemuan. Setiap siklus terdiri dari perencanaan,tindakan,observasi dan refleksi. Penerapan Melukis dapat meningkatkan kemampuan Seni terlihat dari pada siklus I pertemuan pertama Aktivitas Guru memperoleh 61,5% dan Aktivitas Anak 53,8%,nilai kebersihan anak 33,3%,nilai ketepatan anak 40,0%,nilai keindahan anak 46,6%,nilai kreativitas anak 53,3% diperbaiki pada pertemuan 2. Pertemuan 2 Aktivitas Guru memperoleh 69,2%,Aktivitas anak 69,2%,nilai kebersihan anak 40,0%, nilai ketepatan anak 33,3%,nilai keindahan anak 33,3%, nilai kreativitas anak 60,0% karena belum mencapai ketuntasan maka diperbaiki pada siklus II. Hasil siklus II pertemuan pertama Aktivitas guru memperoleh 79,9% Aktivitas anak 69,2%,nilai kebersihan anak 60,0%,nilai ketepatan anak 66,6%,nilai keindahan anak 73,3%,nilai kreativitas anak 80.0%. Pertemuan 2 Aktivitas guru 100%,Aktivitas anak 92,3%,nilai kebersihan anak 80,0%,nilai ketepatan 86,6%,nilai keindahan 93,3%,nilai kreativitas anak 93,3%.
POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI KONSTANTINUS DUA DHIU; YASINTA MARIA FONO
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edukids.v2i1.1328

Abstract

In the family of parents has a big role in influencing the social development of children. Every parent certainly has a different parenting, including: authoritative parenting, democratic parenting, and permissive parenting. Parenting style for children, will affect the social development and personality of children. A good parenting style will reduce the social development of good children. Parental parenting means the habits of parents, fathers and mothers in leading, caring for and guiding children. Nurturing in the sense of looking after by caring for and educating him. The quality and intensity of parenting parents vary in influencing attitudes and directing children's behavior. Therefore, this article will discuss issues related to parenting and emotional development of children, such as the definition of parenting, various parenting patterns, characteristics of parenting, factors that influence parenting parenting , understanding emotional development. Characteristics of children's emotional development, factors that influence children's emotional development, emotional social development strategies, and the impact of parenting on children's emotional development. The purpose of this article is to increase understanding of parenting parents on the emotional development of early childhood, so that it raises the desire to seek or improve the implementation of parenting parents for early emotional development of children for parents ABSTRAKDalam menyesuaikan diri dengan baik sesuai usia dan kematangannya, keluarga merupakan lingkungan pertama yang menuntut. Didalam keluarga orang tua memiliki peran besar dalam memberikan pengaruh pada perkembangan sosial anak. Setiap orang tua tentu mempunyai pola asuh yang berbeda, diantanyanya yaitu: Pola asuh otorite, pola asuh demokratis, dan pola asuh permisif. Pola asuh orang tua pada anak usia dini mencakup pemberian rangsangan fisik, mental, emosional, moral, maupun sosial yang akan mendorong tumbuh kembang anak secara optimal. Gaya pengasuhan terhadap anaknya, akan mempengaruhi pada perkembangan sosial dan kepribadian anak. Gaya pengasuhan yang tidak baik akan menurunkan perkembangan sosial anak yang baik. Pola asuh orang tua berarti kebiasaan orang tua, ayah dan ibu dalam memimpin, mengasuh dan membimbing anak. Mengasuh dalam arti menjaga dengan cara merawat dan mendidiknya. Membimbing dengan cara membentu, melatih, dan sebagainya. Kualitas dan intensitas pola asuh orang tua bervariasi dalam mempengaruhi sikap dan mengarahkan perilaku anak. Karena itu, artikel ini akan membahas masalah yang berkaitan dengan pola asuh orang tua dan perkembangan emosional anak, seperti definisi pola asuh orang tua, macam-macam pola asuh orang tua, ciri-ciri pola asuh orang tua, faktor yang mempengaruhi pola asuh orang tua, pengertian perkembangan emosional. Karakteristik perkembangan emosional anak, faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan emosional anak, strategi pengembangan sosial emosional, dan dampak pola asuh terhadap perkembangan emosional anak. Tujuan artikel ini adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang pola asuh orang tua terhadap perkembangan emosional anak usia dini, Sehingga menimbulkan keinginan untuk mencari atau meningkatkan implementasi pola asuh orang tua terhadap perkembanngan emosioal anak udia dini bagi orang tua.
MODEL PEMBELAJARAN NUMERASI BERBAHAN ALAM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERHITUNG AWAL DI TK HAJAR ASWAD MAKASSAR RIKA KURNIA R
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edukids.v2i2.1484

Abstract

This study aims to improve early childhood numeracy skills using natural-based numeracy learning at the Hajar Aswad Makkio Baji Antang Kindergarten. This research is a development research with a borg and gall model. The background of this research is due to the lack of optimal early numeracy skills in Hajar Aswad Kindergarten, and the parents' desire for children to be given games so they can name and match numbers. The data analysis technique was carried out descriptively qualitatively and quantitatively to test the effectiveness of the model. The instruments used are observation and interviews. The data sources were 2 teachers in group B and the research subjects were 16 students aged 5-6 years. The results of the expert test stated that numeracy learning made from natural materials in the form of textbooks was valid and practical to use in the Hajar Aswad Makkio Baji Kindergarten after being validated with 78% criteria. The results of the field test showed that the child's early numeracy skills were growing, it was seen that there was an increase in learning after being given numeracy learning made from nature. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berhitung awal anak usia dini menggunakan pembelajaran numerasi berbahan alam di TK Hajar Aswad Makkio Baji Antang. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model borg and gall. Latar belakang penelitian ini dikarenakan kurang optimalnya kemampuan berhitung awal di TK Hajar Aswad, dan adanya keinginan orangtua agar anak diberikan permainan sehingga dapat menyebutkan dan mencocokkan bilangan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriftif kualitatif dan kuantitatif untuk uji efektivitas model. Instrumen yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Sumber data 2 orang guru di kelompok B dan subjek penelitian 16 orang peserta didik usia 5-6 tahun. Hasil uji ahli menyatakan bahwa pembelajaran numerasi berbahan alam berupa buku ajar valid dan praktis digunakan pada TK Hajar Aswad Makkio Baji setelah divalidasi dengan kriteria 78%. Hasil uji lapangan diperoleh kemampuan berhitung awal anak semakin berkembang terlihat peningkatan belajar setelah diberikan pembelajaran numerasi berbahan alam.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF DALAM PENGEMBANGAN KONSEP BILANGAN MELALUI PEMANFAATAN MEDIA GAMBAR NI NYOMAN SERIADI
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edukids.v2i2.1557

Abstract

This classroom action research aims to determine the increase in cognitive abilities of kindergarten children in group B3 after developing the concept of numbers through the use of picture media in kindergarten children in group B3 Kindergarten in Kuncup Mekar Subagan Karangasem Regency. The type of this research is classroom action research, carried out in several cycles. The subjects of this study were 15 kindergarten children in the B3 group in the first . Research data on the development of the concept of numbers were collected using the assignment method with the instrument format sheet. The research data were analyzed using descriptive analysis methods. The results of data analysis showed that the learning outcomes of conitive abilities in the development of the concept of numbers and the use of image media in the first cycle of 47% which were in the low category turned out to have increased in the second cycle to 100% belonging to the category very high. So,there was an increase in the ability to develop the concept of numbers in children by 53%. ABSTRAKPenelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif Anak setelah pengembangan konsep bilangan melalui pemanfaatan media gambar pada anak TK Kuncup Mekar Subagan Kabupaten Karangasem. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam beberapa siklus. Subjek penelitian adalah 15 orang anak TK pada kelompok B3 TK Kuncup Mekar Subagan Kabupaten Karangasem. Data penelitian tentang pengembangan konsep bilangan dikumpulkan dengan metoda pemberian tugas dengan instrumen berupa lembar format penugasan. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil belajar kemampuan kognitif dalam pengembangan konsep bilangan dan pemanfaatan media gambar pada siklus I sebesar 47 % yang berada pada katagori rendah ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 100 % tergolong pada katagori sangat tinggi. Jadi, terjadi peningkatan kemampuan kognitif pengembangan konsep bilangan pada anak sebesar 53 %.
UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBAHASA MELALUI PENGENALAN MEMBACA KOMIK BERGAMBAR PADA ANAK RAHMAN RAHMAN
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edukids.v2i2.1601

Abstract

This research is based on the observations and experiences of researchers, that it was found that there was a problem, namely that children (name of the group) still had difficulty pronouncing and reading simple words. The cause of the problem is because the media used by the teacher is less varied and not in accordance with the level of child development. This study aims to improve speaking skills through the introduction of reading illustrated comics in children aged in the 2021/2022 school year. This study uses a Classroom Action Research (CAR) approach with group students as research subjects (group name). The study was conducted in two cycles, using the instrument of student activity observation sheets. The results showed that: (1) Through the cycle of reading skills, effective steps could be found in improving language skills through the introduction of reading illustrated comics for early childhood in group B. (2) The percentage of complete learning from Pre-action, cycle I RKH I to Cycle II RKH II brought significant results, because in the second cycle the learning completeness reached 79.37%. (3) Through the introduction of reading illustrated comics, it is proven that it can improve the language skills of the group's early childhood children. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi hasil pengamatan dan pengalaman peneliti, bahwa ditemukan adanya masalah yaitu anak-anak (nama kelomopok) masih sulit mengucapkan dan membaca kata-kata sederhana. Penyebab masalah tersebut adalah karena media yang digunakan guru kurang bervariasi dan tidak sesuai dengan tingkat perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara melalui pengenalan membaca komik bergambar pada anak usia tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subyek penelitian siswa kelompok (nama kelomopok). Penelitian dilakukan dalam dua siklus, menggunakan instrumen lembar observasi aktivitas peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Melalui siklus tindakan kemampuan membaca dapat ditemukan langkah-langkah yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berbahasa melalui pengenalan membaca komik bergambar anak usia dini kelompok B. (2) Prosentase ketuntasan belajar dari Pra tindakan, siklus I RKH I sampai siklus II RKH II membawa hasil yang signifikan, karena pada tindakan siklus II ketuntasan belajar mencapai 79,37 %. (3) Melalui pengenalan membaca komik bergambar terbukti dapat meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini kelompo.
PERENCANAAN PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 PENDIDIKAN ANAK USIA DINI SARILAH SARILAH
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edukids.v2i2.1602

Abstract

The purpose of this study was to describe the 2013 Curriculum learning planning in PAUD/TK in Kuripan sub-district. The research method used is descriptive quantitative. The subjects of this study were 10 class teachers in PAUD/TK Kuripan sub-district. The object of this research is the 2013 PAUD/TK Curriculum Learning Planning. The data collection technique uses documentation. Statistical data analysis using the percentage formula. The results of the research on the 2013 Curriculum Learning Planning for Early Childhood Education in PAUD/TK Kuripan to the annual program, semester program, weekly lesson plans, daily learning implementation plans, and assessment plans are good and in accordance with the 2013 PAUD/TK Curriculum Learning Planning standards . It is recommended for teachers to re-evaluate the assessment plan that is tailored to the age group of students. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan perencanaan pembelajaran Kurikulum 2013 di PAUD/TK kecamatan kuripan. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas di PAUD/TK kecamatan kuripan yang berjumlah 10 orang. Objek penelitiaan ini adalah Perencanaan Pembelajaran Kurikulum 2013 PAUD/TK Adapun Teknik pengumpulan data dengan menggunakan dokumentasi. Analisis data statistik dengan menggunakan rumus presentase. Hasil penelitian tentang Perencanaan Pembelajaran Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini di PAUD/TK Kuripan terhadap program tahunan, program semester, rencana pelaksanaan pembelajaran mingguan, rencana pelaksanaan pembelajaran harian, dan rencana penilaian sudah baik dan sudah sesuai dengan standar Perencanaan Pembelajaran Kurikulum 2013 PAUD/TK. Disarankan kepada guru untuk mengevaluasi kembali perencanaan penilaian yang disesuaikan dengan kelompok usia anak didik.
PERANAN METODE KARYAWISATA DALAM KETERAMPILAN BERBICARA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DWI ETIKA HERA PRADANI SAFITRI
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edukids.v3i1.1894

Abstract

Speaking is a skill that must be learned. Therefore, this speaking skill can be stimulated through practice and direct experience. The rich-tourism method is a way of delivering material by inviting children directly to objects outside the classroom or in a real environment so that students can observe or experience them directly. This library research aims to determine the role of the field trip method in the speaking skills of children aged 4-5 years. The results of the literature study show that the role of the field trip method is to improve language speaking skills in children aged 4-5 years, which include aspects of social skills, semantic skills, phonetic skills and vocal skills. vocal skills). Based on the results of this study, the researcher advises children to be more active and motivated in field trip activities, readers to develop new theories about improving speaking skills using the field trip method, schools are advised to apply the field trip method consistently, and researchers are expected to be able to continue the research by examining other methods used to improve speaking skills. ABSTRAKBerbicara adalah keterampilan yang harus dipelajari. Oleh karena itu, keterampilan berbicara ini dapat distimulasi melalui latihan dan pengalaman langsung. Metode kayawisata merupakan suatu cara penyampaian materi dengan mengajak anak secara langsung ke objek-objek di luar kelas atau di lingkungan nyata agar siswa dapat mengamati atau mengalaminya secara langsung. Penelitian kepustakaan (library research) ini bertujuan mengetahui peranan metode karyawisata dalam keterampilan berbicara anak usia 4-5 tahun. Hasil dari study kepustakaan menunjukkan bahwa peranan metode karyawisata adalah dapat meningkatkan keterampilan berbicara bahasa pada anak usia 4-5 tahun, yang meliputi aspek keterampilan sosial (social skill), keterampilan semantik (semantic skill), keterampilan fonetik (phonetic skill) dan keterampilan vokal (vocall skill). Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyampaikan saran kepada anak agar lebih aktif dan termotivasi dalam kegiatan karyawisata, kepada pembaca untuk mengembangkan teori baru tentang meningkatkan keterampilan berbicara dengan metode karyawisata, kepada pihak sekolah disarankan agar penerapan metode karyawisata dilakukan secara konsisten, dan kepada peneliti diharapkan dapat melanjutkan penelitian dengan mengkaji metode-metode lain yang digunakan untuk meningkatkan keterampilan berbicara.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEMAMPUAN BERJALAN BATITA DI PUSKESMAS KECAMATAN PALMERAH JAKARTA BARAT SAFRUDIN SAFRUDIN; SITI MASITOH; JOMIMA BATLAJERI
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edukids.v3i1.1912

Abstract

Accordance with developmental theory, 25% of children shoud to walk at 11 months,age 50% at 12 months, and 90% at 14 months. In Indonesia, arround 30.8% children 0-13 months had delayed motor development .It caused delayed in walking ability.The purpose of this study is to determine faktor affecting the ability of one year toddler to walk. The design of this study deskiptif with cross sectional design of the statistical test results showed 56.5% better ability to walk toddler. Sample of this study were 131 mothers of children aged 1-3 years taken by simple random sampling.Primary data obtained by interview using a self made questionnaire. The results of bivariate statistical tests chi-square showed no significant association between maternal work variables (p = 0.000), duration of working mothers (p = 0.000) and nutritional status of children (p = 0.000). Statistical tests can be performed because of logistic regression analysis results bivariatnya to determine the candidate has a value of p value <0.25. The most dominant variable linked to the ability to walk in children aged 1 year is a variable length of time working mothers are controlled variable nutritional status of children.The results of this study recommends to mothers who have young children to always spend enough time to accompany the toddler and provide good nutrition. Recommendations to researchers other infant motor development in order to involve more variables are studied with different designs and use a standard instrument. ABSTRAKMenurut teori perkembangan, bahwa 25 % anak sudah dapat berjalan pada usia 11 bulan, 50 % pada usia 12 bulan, dan 90 % pada usia 14 bulan. Kemampuan berjalan pada anak merupakan kemandirian anak untuk dapat berjalan ditentukan oleh semangat dan kemandirian dari anak serta peran lingkungan sekitar. Berbagai faktor yang berhubungan dengan kemampuan berjalan pada anak, seperti ; factor fisik dan factor psikologis. Namun stimulasi juga berpengaruh, semakin sering anak dilakukan stimulasi, semakin baik bagi kemampuan berjalan pada anak. Sikap keluarga juga berpengaruh terhadap kemampuan berjalan pada anak. Tingkat kesehatan juga mempunyai pengaruh terhadap kemampuan berjalan pada anak, semakin sering anak seakit, semakin tidak baik dalam proses perkembangan terutama perkembangan berjalan pada anak. Dan factor lain yang berpengaruh terhadap kemampuan berjalan pada anak yaitu status gizi. Hipotesa yang akan digunakan bahwa ada hubungan antara variable independent yaitu Sikap Keluarga, Status Gizi, tingkat Kesehatan dan stimulasi dengan Variabel dependen yaitu Kemampuan berjalan pada anak usia 1 tahun. Manfaat penelitian ini adalah dengan mengetahui faktor yang berhubungan dengan kemampuan berjalan pada anak usia 1 tahun, diharapkan dapat mencegah terjadinya gamngguan perkembangan motorik anak khususnya berjalan. Penelitian ini menggunakan studi korelasi (ex post facto), yang bertujuan untuk memahami hubungan fenomena antara variable dependen dan independent tanpa intervensi peneliti. Dilihat dari dimensi waktu penelitian ini adalah cross sectional study. Data yang di peroleh dianalisa secara univariat, bivariat dan multivariate.
MENINGKATKAN PERKEMBANGAN PERILAKU PROSOSIAL ANAK USIA DINI MELALUI AKTIVITAS BERMAIN MENGGUNAKAN MEDIA SLIME SITI RIZKINA ZAIDA
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edukids.v3i1.1967

Abstract

The purpose of this study was to determine the development of prosocial behavior in early childhood through playing activities using slime media, which can be seen from the child's ability to refrain from seizing other people's property (pushing, hitting, etc.), the child's ability to play individually without disturbing other friends, the ability of children to work together when playing and are willing to lend toys with directions from the teacher or without prior direction (initiative). This research is a classroom action research carried out for 2 cycles with 3 cycle meetings which contain planning, action, observation and reflection in each cycle. The subjects in this study were children aged 2-4 years in playgroup classes in kindergarten. Kemala Bhayangkari 01 Banjarmasin with a total of 15 children. The results of this study are the increased development of children's prosocial behavior through playing activities using slime media which can be seen at the pre-survey stage the status is very well developed by 0% and not yet developed by 53%. Then in cycle 1 the very well developed status increased to 13% and in cycle 2 it increased with a percentage of 33%. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan perilaku prososial anak usia dini melalui aktivitas bermain menggunakan media slime, yang dilihat dari kemampuan anak menahan diri agar tidak merebut paksa hak milik orang lain (mendorong, memukul, dsb), kemampuan anak bermain secara individual tanpa mengganggu temannya yang lain, kemampuan anak bekerjasama ketika bermain dan bersedia meminjamkan mainan dengan diberi arahan oleh guru maupun tanpa arahan terlebih dahulu (inisiatif). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama 2 siklus dengan 3 kali pertemuan persiklus yang memuat perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi dalam setiap siklusnya. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 2-4 tahun kelas kelompok bermain di TK. Kemala Bhayangkari 01 Banjarmasin yang berjumlah 15 orang anak. Hasil dari penelitian ini adalah meningkatnya perkembangan perilaku prososial anak melalui aktivitas bermain menggunakan media slime yang terlihat pada tahap prasurvey status berkembang sangat baik sebesar 0% dan belum berkembang sebesar 53%. Kemudian pada siklus 1 status berkembang sangat baik meningkat menjadi 13% dan pada siklus 2 semakin meningkat dengan presentase sebesar 33%.
STRATEGI PEMBELAJARAN HAFALAN SURAT PENDEK MENGGUNAKAN MODEL ATIK DI RA. AL-MUNAWAROH TELAGA MURNI MUSAROFAH MUSAROFAH; LUCI IRAWATI; MONA EL LIZA; SRI WATINI
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edukids.v3i1.2016

Abstract

This research is in order to describe the implementation of Short Letter Memorization Learning Strategies using the ATIK Model conducted at RA.Al-Munawaroh by presenting data or information obtained based on facts obtained and documented as authentic evidence of research results in the form of interviews, documentation and observations using research methods qualitative with a descriptive approach. The population was taken from early childhood aged 4-6 years with a total of 14 students. This study aims to determine the extent to which children's ability to memorize by implementing the ATIK model in learning strategies for memorizing short letters applied at RA.AL-Munawaroh. The results of the research are that there are many obstacles faced by teachers including the ability of early childhood in memorizing short letters is still low, the attention of parents in their children's religious activities is lacking, children prefer to play rather than memorize and the behavior of children who are hyperactive. ABSTRAKPenelitian ini dalam rangka mendeskripsikan implementasi Strategi Pembelajaran Hafalan Surat Pendek menggunakan Model ATIK yang dilakukan di RA.Al-Munawaroh dengan penyajian data atau informasi yang diperoleh berdasarkan fakta yang didapat dan didokumentasikan sebagai bukti otentik hasil penelitian berupa wawancara, dokumentasi dan observasi dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi diambil dari anak usia dini usia 4-6 tahun dengan jumlah peserta didik sebanyak 14 anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui sejauh mana kemampuan anak dalam menghafal dengan implementasi model ATIK dalam strategi pembelajaran hafalan surat pendek yang diterapkan di RA.AL-Munawaroh. Hasil penelitiannya terdapat banyak kendala dihadapi guru diantaranya kemampuan anak usia dini dalam hafalan surat pendek masih rendah, perhatian orangtua dalam kegiatan keagamaan anaknya kurang, anak-anak lebih suka bermain dibandingkan menghafal serta perilaku anak yang hiperaktif.