cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 28072308     EISSN : 28071816     DOI : https://doi.org/10.51878/edukids.v2i1
Core Subject : Education,
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Early Childhood Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 58 Documents
STRATEGI GURU DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN LITERASI BERBAHASA ANAK USIA 4–5 TAHUN DI PAUD TERPADU BANJARMASIN Shalihah, Shalihah; Nurhayati, Yuliana; Maulida, Maulida
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edukids.v5i2.7261

Abstract

ABSTRACT Language literacy skills in early childhood constitute an important foundation for learning readiness at subsequent levels of education; therefore, instructional strategies that are aligned with children’s developmental characteristics are required. This study aims to describe teachers’ strategies in developing language literacy skills among children aged 4–5 years at PAUD Terpadu At-Tibyan Banjarmasin. The study employed a descriptive qualitative approach involving the principal and three teachers of the 4–5-year-old group as research subjects. Data were collected through interviews, observations, and documentation and then analyzed using thematic analysis. The results indicate that language literacy development was implemented in an integrated manner within daily learning activities, including the habituation of story reading, role-playing, singing, small-group discussions, and the use of visual media and children’s songs. These strategies encouraged children’s active involvement, enriched their vocabulary, and increased their confidence in communication. The challenges encountered included differences in children’s language abilities, limited instructional time, and suboptimal parental support, which were addressed through activity adjustments, the use of simple learning media, and the strengthening of communication with parents. Overall, this study concludes that child-centered and play-based teacher strategies are effective in developing the language literacy skills of children aged 4–5 years. These findings emphasize the importance of integrating literacy into PAUD learning routines to build a sustainable foundation for children’s reading interest, vocabulary mastery, and communication skills. ABSTRAK Kemampuan literasi berbahasa pada anak usia dini merupakan fondasi penting bagi kesiapan belajar pada jenjang pendidikan selanjutnya, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang selaras dengan karakteristik perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan kemampuan literasi berbahasa anak usia 4–5 tahun di PAUD Terpadu At-Tibyan Banjarmasin. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan kepala sekolah dan tiga guru kelompok usia 4–5 tahun sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan literasi berbahasa dilakukan secara terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari, meliputi pembiasaan membaca cerita, bermain peran, bernyanyi, diskusi kelompok kecil, serta pemanfaatan media visual dan lagu anak. Strategi tersebut mendorong keterlibatan aktif anak, memperkaya kosakata, dan meningkatkan keberanian anak dalam berkomunikasi. Hambatan yang dihadapi meliputi perbedaan kemampuan bahasa anak, keterbatasan waktu pembelajaran, serta dukungan orang tua yang belum optimal, yang diatasi melalui penyesuaian kegiatan, pemanfaatan media sederhana, serta penguatan komunikasi dengan orang tua. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi guru yang berpusat pada anak dan berbasis kegiatan bermain efektif dalam mengembangkan kemampuan literasi berbahasa anak usia 4–5 tahun. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi literasi dalam rutinitas pembelajaran PAUD untuk membangun fondasi minat baca, penguasaan kosakata, dan kemampuan komunikasi anak usia dini secara berkelanjutan.
STRATEGI KEPALA SATUAN PAUD UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PAUD DI KOTA BANJARMASIN Isnaniah, Isnaniah; Maulidha, Maulidha; Nurhayati, Yuliana
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edukids.v5i2.7293

Abstract

ABSTRACT The improvement of professional competence among early childhood education (ECE) teachers has become a strategic challenge in response to increasing demands for adaptive, reflective, and child-oriented learning quality. Field conditions indicate variations in teachers’ educational qualifications, limited supporting facilities, and suboptimal implementation of creative learning practices, highlighting the need for leadership from ECE principals who are capable of managing teacher development in a structured and sustainable manner. This study aims to describe the leadership strategies of ECE principals in enhancing teachers’ professional competence and to examine the implementation of these strategies at TK Negeri Pembina Banjarmasin Utara 3. The study employed a qualitative approach with a narrative design, involving the principal as the main subject and several teachers as supporting informants. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, and analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the ECE principal implemented continuous professional development through teacher learning communities, dialogical academic supervision, reinforcement of spiritual values, and participatory communication that fostered teacher collaboration. These strategies contributed to the development of reflective attitudes, increased teaching creativity, and strengthened teachers’ professional responsibility. This study concludes that participatory, humanistic, and value-based leadership of ECE principals plays a crucial role in building a sustainable culture of teacher professionalism. Peningkatan kompetensi profesional guru pendidikan anak usia dini (PAUD) menjadi tantangan strategis seiring dengan tuntutan mutu pembelajaran yang adaptif, reflektif, dan berorientasi pada perkembangan anak. Realitas di lapangan menunjukkan adanya variasi kualifikasi guru, keterbatasan sarana pendukung, serta belum optimalnya praktik pembelajaran kreatif, sehingga diperlukan kepemimpinan kepala satuan PAUD yang mampu mengelola pembinaan guru secara terarah dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kepemimpinan kepala satuan PAUD dalam meningkatkan kompetensi profesional guru serta menggambarkan implementasi strategi tersebut di TK Negeri Pembina Banjarmasin Utara 3. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain naratif, melibatkan kepala sekolah sebagai subjek utama dan beberapa guru sebagai informan pendukung, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala satuan PAUD menerapkan pembinaan profesional secara berkelanjutan melalui komunitas belajar guru, supervisi akademik dialogis, penguatan nilai spiritual, serta komunikasi partisipatif yang mendorong kolaborasi antarguru. Strategi tersebut berkontribusi pada berkembangnya sikap reflektif, peningkatan kreativitas mengajar, dan penguatan tanggung jawab profesional guru. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan kepala satuan PAUD yang partisipatif, humanis, dan berbasis nilai memiliki peran penting dalam membangun budaya profesionalisme guru secara berkelanjutan.
IMPLEMENTASI METODE BEYOND CENTER AND CIRCLE TIME TERHADAP MOTIVASI BELAJAR ANAK USIA DINI DI RA AL-QUSHWA Widianti, Asri; Noerohmah, Alya; Herawati, Leni; Septiani, Nova Tania; Erika, Rista
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edukids.v5i2.8086

Abstract

This study was motivated by the low learning motivation of children at RA Al-Qushwa, as indicated by their lack of enthusiasm, attention, and active participation during learning activities. The purpose of this research is to explore the implementation of the Beyond Center and Circle Time (BCCT) method in improving young children’s learning motivation at RA Al-Qushwa. This research employed a qualitative descriptive approach. The subjects consisted of teachers and group B children, while data were collected through observation, interviews, and documentation. The data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results revealed that the implementation of the BCCT method significantly increased children’s learning motivation. Children became more enthusiastic, active, and curious during activities in each learning center. Teachers acted as facilitators who created enjoyable and meaningful learning environments through child-centered activities. The BCCT method also fostered children’s independence, responsibility, and social skills. Therefore, the BCCT method is effectively applied in learning at RA Al-Qushwa to enhance early childhood learning motivation. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar anak di RA Al-Qushwa yang ditandai dengan kurangnya antusiasme, perhatian, dan partisipasi aktif anak selama kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan metode Beyond Center and Circle Time (BCCT) dalam meningkatkan motivasi belajar anak usia dini di RA Al-Qushwa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru dan anak kelompok A dan B, sedangkan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode BCCT mampu meningkatkan motivasi belajar anak secara signifikan. Anak terlihat lebih bersemangat, aktif, dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi saat mengikuti kegiatan di setiap sentra. Guru berperan sebagai fasilitator yang menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan bermakna melalui kegiatan yang berpusat pada anak. Penerapan BCCT juga membantu anak mengembangkan kemandirian, tanggung jawab, dan kemampuan sosial. Dengan demikian, metode BCCT efektif diterapkan dalam pembelajaran di RA Al-Qushwa untuk menumbuhkan motivasi belajar anak usia dini.
PENGARUH KEGIATAN MENANAM SAYUR DENGAN TEKNIK HIDROPONIK TERHADAP KECERDASAN NATURALIS ANAK KELOMPOK A Heni Puji Lestari; Nanik Yuliati; Laily Nur Aisiyah
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edukids.v6i1.9947

Abstract

ABSTRAKKecerdasan naturalis merujuk pada kemampuan anak untuk mengidentifikasi, membedakan dan mengklasifikasikan tumbuhan, hewan dan benda alam. Salah satu media yang dapat digunakan melalui kegiatan menanam sayur dengan teknik hidroponik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat ada tidaknya pengaruh kegiatan menanam sayur dengan teknik hidroponik. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan design nonequivalent control group. Sampel pada penelitian ini berjumlah 36 anak di TK Bina Anaprasa Nuris. Teknik pengumpulan data melalui observasi instrumen, data pretest dan posttest dengan memberikan perlakuan menanam sayur dengan teknik hidroponik pada kelompok eksperimen. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata kelompok eksperimen adalah 25,36, sedangkan kelompok kontrol memperoleh skor 11,64, dengan nilai signifikansi sebesar 0,001. Nilai signifikansi 0,001 < 0,05 menunjukkan bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima
PENGUATAN KUALITAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI MELALUI PENDEKATAN HOLISTIK INTEGRATIF: STUDI LITERATUR Rindi Astika Yuliana; Muhammad Edy Susanto
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edukids.v6i1.9986

Abstract

ABSTRACT Early Childhood Education (ECE) plays a strategic role in building a comprehensive foundation for children’s development. The holistic integrative approach is an important strategy to improve the quality of ECE services as it integrates education, health, nutrition, protection, and caregiving aspects in a unified and sustainable manner. This study aims to analyze the strengthening of ECE quality through a holistic integrative approach based on a literature review of the last five years. The method used is a literature review by examining relevant and credible national and international scientific articles. The findings show that this approach can enhance children’s cognitive, social-emotional, and physical development, as well as strengthen collaboration among educational institutions, families, and communities in a synergistic way. However, its implementation still faces various challenges, such as limited resources, educator competencies, and suboptimal service integration in practice. Therefore, strengthening strategies are needed through improving educator capacity, learning innovation, and continuous cross-sector collaboration to realize high-quality, effective, inclusive, and sustainable ECE services in supporting optimal child development. ABSTRAK Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran strategis dalam membangun fondasi perkembangan anak secara menyeluruh. Pendekatan holistik integratif menjadi strategi penting dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD karena mengintegrasikan aspek pendidikan, kesehatan, gizi, perlindungan, dan pengasuhan anak secara terpadu dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan kualitas PAUD melalui pendekatan holistik integratif berdasarkan kajian literatur lima tahun terakhir. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelaah artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan dan kredibel. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu meningkatkan perkembangan kognitif, sosial-emosional, dan fisik anak, serta memperkuat kolaborasi antara lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat secara sinergis. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan sumber daya, kompetensi pendidik, serta belum optimalnya integrasi layanan di lapangan. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan melalui peningkatan kapasitas pendidik, inovasi pembelajaran, dan sinergi lintas sektor secara berkelanjutan untuk mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas, efektif, inklusif, dan berkelanjutan dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
STRATEGI INOVATIF PENGELOLAAN KEUANGAN PAUD BERBASIS GOOD FINANCIAL GOVERNANCE DALAM MEWUJUDKAN TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS Anna Nadha Khilma Inthaha; Siti Arrum Apriliyani; Rahmiati Rahmiati; Fetty Ernawati
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edukids.v6i2.10852

Abstract

ABSTRACT Early Childhood Education (ECE) represents a crucial stage in supporting children’s physical, cognitive, social, and emotional development, thereby requiring high-quality institutional management, including financial management. Transparent and accountable financial governance remains a major challenge for ECE institutions in maintaining the sustainability of educational services and strengthening public trust. This study aims to evaluate innovative approaches to financial management in ECE institutions based on Good Financial Governance principles to enhance institutional transparency and accountability. The study employed a qualitative approach through a literature review by analyzing various relevant scientific sources related to educational financial management. The findings indicate that the implementation of Good Financial Governance can be achieved through participatory budgeting, the utilization of technology in financial management, the presentation of accessible financial reports, the establishment of professional financial teams, and well-directed and sustainable fund management. The novelty of this study lies in emphasizing the integration of Good Financial Governance principles with innovative financial management practices in ECE institutions as a strategy to improve educational service quality. The conclusion confirms that the implementation of sound financial governance enhances transparency, accountability, and community participation, thereby supporting the sustainable improvement of ECE service quality. ABSTRAK Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fase penting dalam mendukung perkembangan fisik, kognitif, sosial, dan emosional anak sehingga memerlukan pengelolaan lembaga yang berkualitas, termasuk dalam aspek keuangan. Pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel menjadi tantangan bagi lembaga PAUD dalam menjaga keberlanjutan layanan pendidikan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pendekatan inovatif dalam pengelolaan keuangan PAUD berbasis prinsip Good Financial Governance guna memperkuat transparansi dan akuntabilitas lembaga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah yang relevan terkait manajemen keuangan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Good Financial Governance dapat diwujudkan melalui penyusunan anggaran partisipatif, pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan keuangan, penyajian laporan keuangan yang mudah dipahami, pembentukan tim keuangan yang profesional, serta pengelolaan dana yang terarah dan berkelanjutan. Novelty penelitian ini terletak pada penekanan integrasi prinsip Good Financial Governance dengan inovasi pengelolaan keuangan PAUD sebagai strategi peningkatan mutu layanan pendidikan. Simpulan penelitian menegaskan bahwa penerapan tata kelola keuangan yang baik mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat sehingga mendukung peningkatan kualitas layanan PAUD secara berkelanjutan.
STRATEGI PENGEMBANGAN POTENSI ANAK USIA DINI MELALUI MULTIPLE INTELLIGENCES Acep
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edukids.v6i2.11425

Abstract

ABSTRACT The development of early childhood potential is an important issue in education because each child possesses unique characteristics and diverse forms of intelligence, while learning practices often remain focused on specific academic aspects, limiting the accommodation of children's varied potentials. This study aims to analyze strategies for developing early childhood potential through the Multiple Intelligences approach. The research employed a library research method with a qualitative descriptive approach. Data were collected from books, journal articles, and previous studies related to the theory of Multiple Intelligences and its implementation in early childhood education, and were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that the Multiple Intelligences approach assists educators in identifying and accommodating children's diverse intelligences through more flexible and child-centered learning practices. A synthesis of the literature suggests that this approach can support cognitive, social, emotional, creative, and motor development, while also showing potential to enhance children's learning engagement and self-confidence. In conclusion, the Multiple Intelligences approach can serve as a relevant strategy for supporting the optimization of early childhood potential through inclusive learning that respects individual uniqueness, supported by teachers and a conducive learning environment. ABSTRAK Pengembangan potensi anak usia dini menjadi isu penting karena setiap anak memiliki karakteristik dan kecerdasan yang berbeda, sementara praktik pembelajaran masih sering berfokus pada aspek tertentu sehingga keberagaman potensi anak belum terakomodasi secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan potensi anak usia dini melalui pendekatan Multiple Intelligences. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian terkait teori Multiple Intelligences serta implementasinya dalam pendidikan anak usia dini, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan Multiple Intelligences membantu pendidik mengenali dan mengakomodasi keragaman kecerdasan anak melalui pembelajaran yang lebih fleksibel dan berpusat pada peserta didik. Sintesis literatur mengindikasikan bahwa pendekatan ini dapat mendukung perkembangan kognitif, sosial, emosional, kreativitas, dan keterampilan motorik, sekaligus menunjukkan potensi dalam meningkatkan keterlibatan belajar serta kepercayaan diri anak. Kesimpulannya, pendekatan Multiple Intelligences dapat menjadi strategi yang relevan untuk mendukung optimalisasi potensi anak usia dini melalui pembelajaran yang inklusif dan sesuai dengan keunikan individu, dengan dukungan guru dan lingkungan belajar yang kondusif.
STIMULASI PERMAINAN EDUKATIF UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN ANAK USIA DINI Ema Zati Baroroh; Nur Istiqomah; Suciah Ningsih; Luthfia Delisa Sakinah
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edukids.v6i2.13587

Abstract

ABSTRACT Discipline is an essential aspect of early childhood character development; however, many children have not consistently demonstrated disciplined behavior in their daily activities. This study aimed to examine the tendency of improving early childhood discipline through educational game stimulation at Kelompok Bermain X Pontianak. The study employed a pre-experimental One-Shot Case Study design involving seven children aged 4–5 years, selected using a purposive sampling technique. Data were collected through a sticker-based reward system, structured observations, and teacher interviews, and were analyzed using descriptive quantitative and descriptive qualitative approaches. The intervention was conducted over two consecutive days and consisted of discipline education, interactive storytelling using hand puppets, and a modified snakes-and-ladders educational game. The findings indicated that the total number of stickers increased from 8 on the first day to 22 on the second day, representing a 175% increase. The findings also suggest that children demonstrated greater ability to follow instructions, wait for their turn, tidy up toys, and use the three magic words ("please," "sorry," and "thank you"). Furthermore, observational data revealed improvements in children's initiative, compliance with rules, and social interactions during the intervention. Although the research design does not permit causal conclusions, these findings indicate that educational game-based stimulation has the potential to enhance disciplined behavior in early childhood while supporting character development through enjoyable and developmentally appropriate learning experiences. ABSTRAK Kedisiplinan merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter anak usia dini, namun masih banyak anak yang belum menerapkan perilaku disiplin secara konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis kecenderungan peningkatan perilaku disiplin anak usia dini melalui stimulasi permainan edukatif di Kelompok Bermain X Pontianak. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimen One-Shot Case Study dengan sampel sebanyak 7 anak usia 4–5 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui perolehan stiker, observasi, dan wawancara guru, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Intervensi dilaksanakan selama dua hari melalui edukasi kedisiplinan, cerita interaktif menggunakan boneka tangan, dan permainan ular tangga yang dimodifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perolehan stiker meningkat dari 8 pada hari pertama menjadi 22 pada hari kedua (meningkat sebesar 175%), yang mengindikasikan adanya kecenderungan peningkatan perilaku disiplin anak, seperti mampu mengikuti instruksi, menunggu giliran, merapikan mainan, menggunakan tiga kata ajaib, serta menunjukkan inisiatif melakukan perilaku positif tanpa arahan langsung. Hasil observasi juga memperlihatkan adanya peningkatan kepatuhan terhadap aturan, keterlibatan selama kegiatan, dan interaksi sosial pada sebagian besar subjek. Temuan ini mengindikasikan bahwa stimulasi melalui permainan edukatif yang dipadukan dengan penguatan positif berpotensi mendukung peningkatan perilaku disiplin anak usia dini sekaligus memberikan alternatif strategi pembelajaran karakter yang menyenangkan di lembaga PAUD.