cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan
ISSN : 28094042     EISSN : 28094034     DOI : https://doi.org/10.51878/knowledge.v2i2
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam smua disiplin ilmu yang berkaitan dengan hasil penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh para guru, dosen, pakar, ilmuan praktisi dan umum.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2024)" : 5 Documents clear
EVALUASI KUALITAS LARUTAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) BERBASIS LIMBAH BUAH DAN POTENSI SEBAGAI BIOAKTIVATOR YUNILAS, YUNILAS; MIRWHANDHONO, EDHY; EFRATA, EFRATA
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v4i1.2786

Abstract

Local microorganism solution (MOL) is a solution resulting from the fermentation of organic materials containing various microorganisms. MOL acts as a bioactivator for organic materials. This research aimed to evaluate the quality of fruit waste-based MOL solutions (papaya, banana, pineapple) and their potential as bioactivators in animal feed processing. The research used experimental methods with long fermentation treatments, namely: fermentation for 7 days, 14 days, 21 days, and 28 days. The variables observed include: color, aroma, pH, lactic acid, acetic acid, glucose, temperature, and microbial population. The research results showed that fermentation produced the color of the MOL solution from light brown to dark brown, and the aroma was slightly sour. The fermented MOL solution contains an average pH ranging from 4.67 to 6.83, lactic acid 2.33 to 3.23%, acetic acid 1.57 to 2.20%, glucose 5–6, temperature 29–31.3 oC, and total microbes of 1.11 x 106 to 2.13 x 106 cells/ml. Fermentation time can improve the quality of the MOL solution up to day 14, which is characterized by the highest total microbes, namely 2.13 x 106 cells/ml, and can be used as a bioactivator in fermentation. ABSTRAKLarutan mikroorganisme lokal (MOL) adalah larutan hasil fermentasi bahan organik yang mengandung beragam mikroorganisme. MOL berperan sebagai bioaktivator bahan-bahan organik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kualitas larutan MOL berbasis limbah buah (pepaya, pisang, nanas) dan potensi sebagai bioaktivator dalam pengolahan pakan ternak. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan perlakuan lama fermentasi yaitu: fermentasi selama 7 hari, 14 hari, 21 hari, dan 28 hari. Variabel yang diamati antara lain: warna, aroma, pH, asam laktat, asam asetat, glukosa, suhu, dan populasi mikroba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi menghasilkan warna larutan MOL dari coklat muda – coklat tua dan aroma dari sedikit asam - asam. Larutan MOL hasil fermentasi mengandung rataan pH berkisar 4.67 – 6.83, asam laktat 2.33 - 3.23%, asam asetat 1.57 - 2.20%, glukosa 5 – 6, suhu 29 – 31.3 oC, dan total mikroba 1.11 x 106 – 2.13 x 106 sel/ml. Lama fermentasi dapat meningkatkan kualitas larutan MOL sampai hari ke 14 ditandai dengan total mikroba tertinggi yaitu 2.13 x 106 sel/ml dan dapat digunakan sebagai bioactivator dalam fermentasi.
EFEKTIVITAS MARKETPLACE DALAM PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN VOLUME EKSPOR PADA PT PRATAMA ASTA INDONESIA KIRANA, ARIA BAGUS SASI
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v4i1.2832

Abstract

This research was conducted to examine the role of marketplaces in increasing export volumes by exporters in Indonesia in the current era of digitalization. Marketplaces have emerged as a platform for digital platforms to expand market reach, develop export brands, and reduce marketing costs. This does not rule out the potential that the number of internet users in the world will increase and develop in the digital era, which must be able to adapt to technological developments that continue to progress. This research method uses a descriptive analysis approach as a qualitative method to understand and describe the role in increasing export volume. The marketplaces used are Trade Key and Tridge. Marketing activities in this case are exports if they utilize a marketplace with a wider reach and can help increase the export volume itself. ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengkaji tentang peranan marketplace dalam meningkatkan volume ekspor oleh pelaku ekspor di Indonesia di era digitalisasi saat ini, marketplace muncul sebagai wadah sebagai platform digital untuk memperluas jangkauan pasar, mengembangkan brand ekspor, dan menekan biaya pemasaran. Hal ini tidak menutup adanya potensi bahwa jumlah masyarakat pengguna internet di dunia semakin meningkat dan berkembang di era digital yang harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang terus mengalami kemajuan. Metode penelitian ini memakai pendekatan analisis deskriptif sebagai metode kualitatif untuk memahami sekaligus mendeskripsikan peran dalam meningkatkan volume ekspor. Marketplace yang digunakan adalah Trade Key dan Tridge. Kegiatan pemasaran dalam hal ini yaitu ekspor jika memanfaatkan marketplace dengan jangkauan yang lebih luas dan dapat membantu meningkatkan volume ekspor itu sendiri.
PENGARUH PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP SERVICE LEVEL AGREEMENT (SLA) PADA BANK BRI KC. KENDAL PUTRANSYAH, SEPTIAN NAZHIF
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v4i1.2980

Abstract

This research aims to determine the effect of improving service quality on the Service Level Agreement (SLA) at BRI KC bank. KENDAL. This research uses a qualitative approach method. The subjects of this research consisted of a sample of 50 BRI KC Bank customer respondents. Kendal. The sources and data in this research were obtained directly from Bank BRI KC. Kendal, the data sources used by researchers are primary data sources and secondary data sources. Data collection techniques use questionnaires, collection of company documents, and observation. Data analysis uses research results involving field research and library research. The results of this research, improving the service quality of the BRI KC Kendal Regional Office in processing customer complaints with a predetermined Service Level Agreement (SLA), has resulted in a significant increase in the speed of complaint resolution and a high level of customer satisfaction. The impact of increasing the Service Level Agreement (SLA) on service quality is increasing service efficiency, reliability and responsiveness. With a stricter Service Level Agreement (SLA), BRI KC Kendal tends to focus more on fulfilling predetermined standards, which in turn increases customer satisfaction and overall company reputation. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peningkatan kualitas layanan terhadap Service Level Agreement (SLA) pada bank BRI KC. KENDAL. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari sampel 50 responden nasabah Bank BRI KC. Kendal. Sumber dan data dalam penelitian ini diperoleh secara langsung Bank BRI KC. Kendal, dengan sumber data yang digunakan peneliti adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner, pengumpulan dokumen perusahaan, dan observasi. Analisis data menggunakan dari hasil penelitian yang melibatkan penelitian lapangan serta penelitian kepustakaan. Hasil penelitian ini peningkatan kualitas layanan Kantor Wilayah BRI KC Kendal dalam memproses komplain nasabah dengan Service Level Agreement (SLA) yang telah ditetapkan telah menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam kecepatan penyelesaian komplain dan tingkat kepuasan nasabah yang tinggi. Dampak dari peningkatan Service Level Agreement (SLA) terhadap kualitas pelayanan adalah peningkatan efisiensi, keandalan, dan responsivitas layanan. Dengan Service Level Agreement (SLA) yang lebih ketat, BRI KC Kendal cenderung lebih fokus pada pemenuhan standar yang telah ditetapkan, yang pada gilirannya meningkatkan kepuasan pelanggan dan reputasi perusahaan secara keseluruhan.
TERAPI PERILAKU KOGNITIF PADA GANGGUAN OBSESIF-KOMPULSIF BERKOMORBID DENGAN GANGGUAN DEPRESIF BERULANG: LAPORAN KASUS PUTRA, I PUTU RISDIANTO EKA; TRISNOWATI, RINI
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v4i1.3260

Abstract

Obsessive-Compulsive Disorder (OCD) comorbid with Recurrent Depressive Disorder is a complex clinical combination and often worsens the patient's psychological well-being. Cognitive Behavioral Therapy (CBT) has been shown to be effective in treating OCD, but its application to patients with comorbid Recurrent Depressive Disorder requires a more integrated approach. This study explores the effectiveness of CBT in treating cases of OCD comorbid with Recurrent Depressive Disorder, with a focus on interventions specifically designed to address both disorders simultaneously. Through a CBT approach that includes techniques such as exposure and response prevention, as well as cognitive management of negative thought patterns associated with depression, this therapy aims to significantly reduce the symptoms of OCD and Recurrent Depressive Disorder. The results of this case report show that CBT is not only effective in reducing obsessive-compulsive symptoms, but also improves mood and depressive affect in patients. This case report also highlights the importance of adapting CBT techniques to address the dynamics of these dual disorders, as well as the need for an approach that is holistic and focuses on the integration of cognitive and behavioral techniques for optimal outcomes. These findings support the use of CBT as a therapeutic method in the management of patients with comorbid OCD and Recurrent Depressive Disorder, and pave the way for further management of similar cases in the development of more effective therapeutic strategies. ABSTRAKGangguan Obsesif-Kompulsif (OCD) berkomorbid dengan Gangguan Depresif Berulang merupakan kombinasi klinis yang kompleks dan sering kali memperburuk kesejahteraan psikologis pasien. Terapi Perilaku Kognitif (CBT) telah terbukti efektif dalam mengatasi OCD, tetapi penerapannya pada pasien dengan komorbiditas Gangguan Depresif Berulang memerlukan pendekatan yang lebih terintegrasi. Studi ini mengeksplorasi efektivitas CBT dalam menangani kasus OCD yang berkomorbid dengan Gangguan Depresif Berulang, dengan fokus pada intervensi yang dirancang khusus untuk mengatasi kedua gangguan secara bersamaan. Melalui pendekatan CBT yang mencakup teknik seperti paparan dan respons pencegahan, serta pengelolaan kognitif terhadap pola pikir negatif yang terkait dengan depresi, terapi ini bertujuan untuk mengurangi gejala OCD dan Gangguan Depresif Berulang secara signifikan. Hasil laporan kasus ini menunjukkan bahwa CBT tidak hanya efektif dalam mengurangi gejala obsesif-kompulsif, tetapi juga memperbaiki mood dan afek depresif pada pasien. Laporan kasus ini juga menyoroti pentingnya penyesuaian teknik CBT untuk menangani dinamika gangguan ganda ini, serta perlunya pendekatan yang holistik dan berfokus pada integrasi teknik kognitif dan perilaku untuk hasil yang optimal. Temuan ini mendukung penggunaan CBT sebagai metode terapi dalam manajemen pasien dengan OCD dan Gangguan Depresif Berulang yang berkomorbid, serta membuka jalan bagi penatalaksaan kasus serupa lebih lanjut dalam pengembangan strategi terapeutik yang lebih efektif.
TERAPI PERILAKU KOGNITIF PADA EPISODE DEPRESIF SEDANG DENGAN GEJALA SOMATIK DAN GANGGUAN CEMAS MENYELURUH: LAPORAN KASUS WIGUNA, I GUSTI RAI PUTRA; SUTRISNA, I PUTU BELLY; TULUS, ANGELINA
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v4i1.3261

Abstract

A moderate depressive episode with somatic symptoms accompanied by generalized anxiety disorder disrupts the patient's daily functioning and affects their quality of life. Individuals with feelings of sadness and anxiety often hold various irrational beliefs that require therapeutic intervention. One potential treatment is cognitive behavioral therapy (CBT). This study will present the effectiveness of CBT in addressing cases of depression and anxiety. CBT sessions, which typically consist of 8-12 sessions, not only alleviate mood disturbances but also improve cognitive processes. This case report will also highlight the importance of CBT in managing the patient’s condition, in conjunction with pharmacotherapy and supportive psychotherapy. It is hoped that this study will pave the way for the future development of CBT. ABSTRAKEpisode depresif sedang dengan gejala somatik disertai dengan gangguan cemas menyeluruh menimbulkan gangguan dalam fungsi sehari-hari pasien dan mempengaruhi kesejahteraan hidup. Seseorang dengan suasana perasaan sedih dan cemas memiliki berbagai kepercayaan irasional yang perlu untuk diberi terapi. Salah satu terapi yang dapat diberikan adalah terapi perilaku kognitif (CBT). Studi ini akan memaparkan tentang efektivitas CBT dalam menangani kasus depresi dan cemas. Adapun sesi CBT terdiri dari 8-12 sesi yang tidak hanya dapat meredahkan gangguan suasana perasaan, tetapi juga memperbaiki cara berpikir. Laporan kasus ini akan menunjukkan pula pentingnya CBT untuk menangani kondisi pasien diimbangi dengan psikofarmaka dan psikoterapi suportif. Diharapkan penelitian ini dapat membuka jalan untuk pengembangan CBT di masa mendatang.

Page 1 of 1 | Total Record : 5