cover
Contact Name
M. Agung Abar
Contact Email
magungakbar24@gmail.com
Phone
+6281377994124
Journal Mail Official
lenteraperawat@stikesalmaarif.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. M. Hatta No.687-B, Sukaraya, Kec. Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan
Location
Kab. ogan komering ulu,
Sumatera selatan
INDONESIA
Lentera Perawat
ISSN : 27222837     EISSN : 28301846     DOI : -
Core Subject : Health,
Lentera Perawat is intended to be the journal for publishing articles reporting the results of research on Health Science field especially Nursing and Midwifery, Public Health as well as with their development through interdisciplinary and multidisciplinary approach
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2022): Lentera Perawat" : 11 Documents clear
Hubungan Alat Bantu Napas Non Invasive Dengan Hemodinamik : Literature Review Yayat Hidayat; Cecep Eli Kosasih; Titin Mulyati
Lentera Perawat Vol. 3 No. 2 (2022): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v3i2.172

Abstract

Gagal napas merupakan komplikasi dan penyebab utama kematian pada pasien COVID-19 akibat disfungsi paru yang mengakibatkan hipoksemia, yang disebut sindrom gangguan pernapasan akut terkait COVID-19. Awalnya, kondisi ini membutuhkan ventilasi mekanis di mana intubasi dini dan ventilasi invasif dianggap lebih efektif daripada ventilasi non-invasif (NIV). Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk mengidentifikasi alat bantu napas non invasive yang digunakan dan hubungannya dengan status hemodinamik pada pasien Covid-19. Metode literature review telah digunakan dalam penelitian ini. Pencarian artikel pendukung dilakukan melalui database CINAHL, MEDLINE, dan Google Scholar. Tinjauan pustaka ini menggunakan kata kunci yaitu adalah: ‘noninvasive ventilation’, Covid-19', dan 'hemodynamic' dengan menggunakan boolen operator "OR", "AND", dan "NOT" . Kriteria artikel yang dipilih yaitu 1)open access dan full text, 2) diterbikan tahun 2019-2022, 3)artikel dalam bahasa inggris. Didapatkana 7 artikel yang akan direview. Tinjauan tersebut mencakup dokumen yang berfokus pada pengelolaan NIV untuk pasien dengan COVID-19. Literatue review ini menyimpulkan bahwa penggunaan alat bantu napas non invasive dapat digunakan pada pasien dengan kegagalan pernapasan pasien Covid-19. alat bantu napas non invasive dapat memberikan manfaat bagi pasien seperti meminimalisir komplikasi, masa rawat ICU lebih singkat, peningkatan kualitas hidup, peluang bertahan hidup lebih baik, dan penurunan risiko infeksi.
Edukasi Penerapan Air Rebusan Seledri Terhadap Manajemen Nyeri Pasien Lansia Dengan Hipertensi Roni Ferdi; Rianita Citra Tri Sartika; Finka Ulia Sari
Lentera Perawat Vol. 3 No. 2 (2022): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v3i2.173

Abstract

Hipertensi atau yang sering disebut dengan tekanan darah tinggi adalah tekanandarah persisten dimana tekanan sistoliknyadi atas 140 mmHg dan tekanan diastolik diatas 90 mmHg. Seledri (Apium graveolens L) merupakan salah satu dari jenisterapi herbal untuk menangani penyakit hipertensi. Tujuan : Untuk menerapkan asuhan keperawatan pada pasien hipertensi dengan edukasi pemberian air rebusan seledri di wilayah UPTD Puskesmas Tanjung Baru tahun 2022. Metode : Penulis menggunakan metode deskripsi, dengan pendekatan Studi Kasus penelitian, studi kasus ini dilakasanakan pada 2 Pasien hipertensi. Data ini diperoleh dengan cara yaitu : wawancara, pemeriksaan, observasi aktivitas, memperoleh catatan dan laporan diagnostik. Hasil : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari diagnosa: Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan  Iskemia miokard. Ansietas berhubungan dengan Defisit pengetahuan Dalam implementasi sebagian besar telah sesuai dengan rencana tindakan yang telah diterapkan. Kesimpulan : Adanya penelitian tentang penerapan edukasi pemberian air rebusan seledri pasien dan keluarga lebih mengerti dan memudahkan untuk melakukannya dan sangat di perlukan untuk keberhasilan asuhan keperawatan pada pasien sehingga masalah keperawatan pasien dapat dilaksanakan dengan baik dan sebagian masalah dapat teratasi. Saran : Diharapkan keluarga dengan menerapkan edukasi pemberian air rebusan seledri dapat lebih optimal dalam menangani penurunan tekanan darah.
Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Media Audio Visual Dan Alat Peraga Terhadap Pengetahuan Karies Kesehatan Gigi Dan Mulut Fera Novitry; Deli Lilia
Lentera Perawat Vol. 3 No. 2 (2022): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v3i2.178

Abstract

Karies gigi sebagai keruskan jaringan keras yang terlokalisasi pada area spesifik di permukaan gigi. Karies gigi berdampak negative pada hampir semua kelompok umur. Data survey anak-anak berusia 4-12 tahun menunjukkan jumlah karies tertinggi dan diikuti remaja dan dewasa. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen Pre Test dan Post Test. Populasi dalam penelitian ini adalah Kelas 3 sampai dengan 5 SD Negeri 03 Muaradua berjumlah 91 siswa/i.Nilai mean pengetahuan siswa sebelum diberikan penyuluhan (pre test) adalah 7.44. Pada pengukuran kedua didapat mean pengetahuan siswa setelah diberikan penyuluhan (post test) adalah 15.20. Hasil uji statistik paired t test didapatkan p-value 0,000, artinya ada perbedaan yang signifikan pengetahuan siswa antara sebelum diberikan penyuluhan (pre test) dan setelah diberikan penyuluhan (post test).Ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan siswa tentang kebersihan gigi dan mulut sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan di SD N 03 Muaradua  wilayah kerja UPT Puskesmas Muaradua tahun 2022 dengan hasil statistic paired t-testp value 0,000.
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Hipertensi Dengan Edukasi Kesehatan: Manfaat Jus Buah Mentimun Toto Harto; Taufik Amir
Lentera Perawat Vol. 3 No. 2 (2022): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v3i2.179

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal yang mengakibatkan peningkatan angka kesakitan (morbiditas) dan angka kematian/mortalitas, Tekanan darah 140/90 mmHg di dasarkan pada dua fase dalam setiap denyut jantung yaitu fase dalam setiap denyut  jantung yaitu fase sistolik 140 menunjukan fase darah yang sedang dipompa oleh jantung dan fase diastolik 90 menunjukan fase darah yang kembali ke jantung. Metode : Rancangan studi kasus dalam penelitian ini adalah dengan melakukan proses Asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, perumusan diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi, pada pasien hipertensi dengan penerapan edukasi kesehatan manfaat jus buah mentimun dalam menurunkan tekanan darah.Hasil : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari diagnosa yang muncul yaitu : Defisit pengetahuan dengan penerapan edukasi kesehatan manfaat jus buah mentimun. Dalam implementasi sebagian besar telah sesuai dengan rencana tindakan yang telah diterapkan, dengan hasil pasien mengetahui dan menerapkan nya sebagai alternatif terapi non farmakologis.Kesimpulan : Dari hasil studi kasus pada kedua pasien penerapan edukasi kesehatan manfaat jus buah mentimun dan dengan kerjasama perawat dan pasien  atau keluarga sangat di perlukan untuk keberhasilan asuhan keperawatan pada pasien sehingga masalah keperawatan pasien mengenai defisit pengetahuan dengan penerapan edukasi kesehatan manfaat jus buah mentimun dapat dilaksanakan dengan baik dan sebagian masalah dapat teratasi.
Hubungan Alat Bantu Napas Non Invasive Dengan Hemodinamik : Literature Review Hidayat, Yayat; Kosasih, Cecep Eli; Mulyati, Titin
Lentera Perawat Vol. 3 No. 2 (2022): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v3i2.172

Abstract

Gagal napas merupakan komplikasi dan penyebab utama kematian pada pasien COVID-19 akibat disfungsi paru yang mengakibatkan hipoksemia, yang disebut sindrom gangguan pernapasan akut terkait COVID-19. Awalnya, kondisi ini membutuhkan ventilasi mekanis di mana intubasi dini dan ventilasi invasif dianggap lebih efektif daripada ventilasi non-invasif (NIV). Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk mengidentifikasi alat bantu napas non invasive yang digunakan dan hubungannya dengan status hemodinamik pada pasien Covid-19. Metode literature review telah digunakan dalam penelitian ini. Pencarian artikel pendukung dilakukan melalui database CINAHL, MEDLINE, dan Google Scholar. Tinjauan pustaka ini menggunakan kata kunci yaitu adalah: ‘noninvasive ventilation’, Covid-19', dan 'hemodynamic' dengan menggunakan boolen operator "OR", "AND", dan "NOT" . Kriteria artikel yang dipilih yaitu 1)open access dan full text, 2) diterbikan tahun 2019-2022, 3)artikel dalam bahasa inggris. Didapatkana 7 artikel yang akan direview. Tinjauan tersebut mencakup dokumen yang berfokus pada pengelolaan NIV untuk pasien dengan COVID-19. Literatue review ini menyimpulkan bahwa penggunaan alat bantu napas non invasive dapat digunakan pada pasien dengan kegagalan pernapasan pasien Covid-19. alat bantu napas non invasive dapat memberikan manfaat bagi pasien seperti meminimalisir komplikasi, masa rawat ICU lebih singkat, peningkatan kualitas hidup, peluang bertahan hidup lebih baik, dan penurunan risiko infeksi.
Edukasi Penerapan Air Rebusan Seledri Terhadap Manajemen Nyeri Pasien Lansia Dengan Hipertensi Ferdi, Roni; Sartika, Rianita Citra Tri; Sari, Finka Ulia
Lentera Perawat Vol. 3 No. 2 (2022): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v3i2.173

Abstract

Hipertensi atau yang sering disebut dengan tekanan darah tinggi adalah tekanandarah persisten dimana tekanan sistoliknyadi atas 140 mmHg dan tekanan diastolik diatas 90 mmHg. Seledri (Apium graveolens L) merupakan salah satu dari jenisterapi herbal untuk menangani penyakit hipertensi. Tujuan : Untuk menerapkan asuhan keperawatan pada pasien hipertensi dengan edukasi pemberian air rebusan seledri di wilayah UPTD Puskesmas Tanjung Baru tahun 2022. Metode : Penulis menggunakan metode deskripsi, dengan pendekatan Studi Kasus penelitian, studi kasus ini dilakasanakan pada 2 Pasien hipertensi. Data ini diperoleh dengan cara yaitu : wawancara, pemeriksaan, observasi aktivitas, memperoleh catatan dan laporan diagnostik. Hasil : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari diagnosa: Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan  Iskemia miokard. Ansietas berhubungan dengan Defisit pengetahuan Dalam implementasi sebagian besar telah sesuai dengan rencana tindakan yang telah diterapkan. Kesimpulan : Adanya penelitian tentang penerapan edukasi pemberian air rebusan seledri pasien dan keluarga lebih mengerti dan memudahkan untuk melakukannya dan sangat di perlukan untuk keberhasilan asuhan keperawatan pada pasien sehingga masalah keperawatan pasien dapat dilaksanakan dengan baik dan sebagian masalah dapat teratasi. Saran : Diharapkan keluarga dengan menerapkan edukasi pemberian air rebusan seledri dapat lebih optimal dalam menangani penurunan tekanan darah.
Penerapan Manajemen Hipertermi Pada Pasien ISPA Rianita Citra Tri Sartika; Anggriawan, Arnaldo
Lentera Perawat Vol. 3 No. 2 (2022): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit infeksi sistem saluran pernafasan menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas anak di seluruh dunia, Manajemen Hipertermi memberikan tekanan yang kuat pada layanan kesehatan. mengelola peningkatan suhu tubuh akibat difungsi termoregulasi. Tujuan : Menerapkan manajemen hipertermi pada pasien ISPA untuk menormalkan suhu tubuh. Metode: Penulis menggunakan metode penelitian deskriptif, dengan pendekatan Studi Kasus penelitian, studi kasus ini dilakasanakan pada 2 penderita ispa dengan menerapkan metode proses keperawatan. Data ini diperoleh dengan cara yaitu : wawancara, pemeriksaan, observasi aktivitas, memperoleh catatan dan laporan diagnostik. Hasil: Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari dengan diagnosis: Hipertermi berhubungan dengan proses penyakit dengan penerapan manajemen hipertermi dengan hasil teratasi pada hari ke 3. Kesimpulan: Penerapan manajemen hipertermi pada kedua pasien ispa dapat menurunkan menormalkan suhu tubuh masalah teratasi.Saran: dalam penelitian ini adalah lebih mempromosikan tentang kompres hangat sebagai tindakan pertama saat di rumah untuk mengatasi penyakit ISPA.
Penerapan Edukasi Konsumsi Beras Merah Pada Pasien Diabetes Mellitus Budianto, Yudi; Densi Bastian, Angga
Lentera Perawat Vol. 3 No. 2 (2022): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v3i2.176

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit tidak menular metabolik yang ditandai dengan adanya kondisi hiperglikemia karena adanya penurunan jumlah sekresi dari hormon insulin atau terjadinya insensivitas hormon insulin atau bisa juga karena keduanya.Penulis menggunakan metode deskripsi, dengan pendekatan Studi Kasus penelitian, studi kasus ini dilakasanakan pada 2 Pasien Diabetes Melitus. Data ini diperoleh dengan cara yaitu : wawancara, pemeriksaan, observasi aktivitas, memperoleh catatan dan laporan diagnostik. Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 hari diagnosa: Ketidak mampuan keluarga merawat Anggota keluarga yang sakit berhubungan dengan Defisit pengetahuan. Kecemasan berhubungan dengan kurang pengetahuan penyakit. Dalam implementasi sebagian besar telah sesuai dengan rencana tindakan yang telah diterapkan. Dengan adanya penelitian tentang penerapan Penerapan edukasi konsumsi beras merah pada kedua pasien Diabetes Melitus dapat menurunkan kadar gula di dalam darah.Dalam penelitian ini adalah lebih mempromosikan tentang edukasi konsumsi beras merah pada kedua pasien Diabetes Melitus. Karena manfaatnya dapat menurunkan kadar gula di dalam darah.
Efektivitas Perbaikan Gaya Hidup dan Dampaknya Pada Kadar HbA1c Pada Remaja Overweight dan Obesitas yang dimotivasi Melalui Media Sosial : Literature Review Indra Frana Jaya KK
Lentera Perawat Vol. 3 No. 2 (2022): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v3i2.177

Abstract

Obesitas merupakan keadaan yang menunjukkan ketidakseimbangan antara tinggi dan berat badan akibat jaringan lemak dalam tubuh sehingga terjadi kelebihan berat badan yang melampaui ukuran ideal. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas perbaikan gaya hidup dan dampaknya terhadap HbA1c pada Remaja Overweight dan Obesitas yang di motivasi melalui Media Sosial. Metode : Artikel ini merupakan hasil telaah berbagai referensi penelitian yang berkaitan/mengaitkan antara perbaikan Gaya Hidup dan Dampaknya terhadap kadar HbA1c pada remaja Overweight dan Obesitas yang dimotivasi Melalui Media Sosial. Hasil : Telaah Artikel ini menunjukan remaja Overweight dan Obesitas yang dimotivasi melalui media sosial efektip memperbaiki gaya hidup. Kesimpulan: Berdasarkan hasil telaah artikel ini, penting bagi Remaja Overweight dan Obesitas untuk memperbaiki Gaya Hidup dan bagi tenaga kesehatan untuk memperbaiki upaya edukasi dan Motivasi dengan memanfaatkan Media Sosial agar lebih meningkatkan derajat kesehatan.
Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Media Audio Visual Dan Alat Peraga Terhadap Pengetahuan Karies Kesehatan Gigi Dan Mulut Novitry, Fera; Lilia, Deli
Lentera Perawat Vol. 3 No. 2 (2022): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v3i2.178

Abstract

Karies gigi sebagai keruskan jaringan keras yang terlokalisasi pada area spesifik di permukaan gigi. Karies gigi berdampak negative pada hampir semua kelompok umur. Data survey anak-anak berusia 4-12 tahun menunjukkan jumlah karies tertinggi dan diikuti remaja dan dewasa. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen Pre Test dan Post Test. Populasi dalam penelitian ini adalah Kelas 3 sampai dengan 5 SD Negeri 03 Muaradua berjumlah 91 siswa/i.Nilai mean pengetahuan siswa sebelum diberikan penyuluhan (pre test) adalah 7.44. Pada pengukuran kedua didapat mean pengetahuan siswa setelah diberikan penyuluhan (post test) adalah 15.20. Hasil uji statistik paired t test didapatkan p-value 0,000, artinya ada perbedaan yang signifikan pengetahuan siswa antara sebelum diberikan penyuluhan (pre test) dan setelah diberikan penyuluhan (post test).Ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan siswa tentang kebersihan gigi dan mulut sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan di SD N 03 Muaradua  wilayah kerja UPT Puskesmas Muaradua tahun 2022 dengan hasil statistic paired t-testp value 0,000.

Page 1 of 2 | Total Record : 11