cover
Contact Name
M. Agung Abar
Contact Email
magungakbar24@gmail.com
Phone
+6281377994124
Journal Mail Official
lenteraperawat@stikesalmaarif.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. M. Hatta No.687-B, Sukaraya, Kec. Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan
Location
Kab. ogan komering ulu,
Sumatera selatan
INDONESIA
Lentera Perawat
ISSN : 27222837     EISSN : 28301846     DOI : -
Core Subject : Health,
Lentera Perawat is intended to be the journal for publishing articles reporting the results of research on Health Science field especially Nursing and Midwifery, Public Health as well as with their development through interdisciplinary and multidisciplinary approach
Articles 320 Documents
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Keputihan pada Remaja Putri di Sekolah Menengah Pertama Dara Anggun Prasasti; Mastina; Eka Afrika; Siti Aisyah
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.271

Abstract

Kesehatan reproduksi pada wanita merupakan permasalahan yang penting sepanjang kehidupan manusia. Salah satu masalah umum yang dialami oleh remaja putri adalah keputihan, yang dapat memengaruhi kesejahteraan fisik dan psikologis mereka. Keputihan pada remaja putri seringkali terkait dengan rendahnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, kurangnya akses terhadap informasi yang tepat, dan kurangnya praktik personal hygiene yang benar. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian keputihan pada diantaranya pengetahuan, keterpaparan informasi, dan personal hygiene secara dengan kejadian keputihan pada remaja putri. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswi kelas VII dan VIII yang berjumlah 100 siswi dan sampel pada penelitian ini diambil dengan teknik propotional random sampling yang berjumlah 80 responden. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan (p 0,001), keterpaparan informasi (p 0,001), dan personal hygiene (pvalue 0,001) dengan kejadian keputihan pada remaja purtri di sekolah menengah pertama. Saran bagi remaja putri agar selalu menjaga kebersihan sistem reproduksi,  agar mengurangi terjadinya keputihan.
Hubungan Pendidikan, Pekerjaan, dan Kepemilikan Jaminan Kesehatan Dengan Pelaksanaan Continuity of Care di Bidan Praktik Mandiri Sendy Asri Ramadani; Dewi Ciselia; Wahyu Ernawati; Siti Aisyah
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.272

Abstract

Kesehatan reproduksi dan maternal merupakan aspek penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Praktik mandiri bidan sebagai penyedia layanan kesehatan di tingkat komunitas memainkan peran kunci dalam meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak. Salah satu aspek krusial dalam pelayanan kesehatan reproduksi adalah penerapan Continuity of Care (COC), yang mencakup upaya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan dan terkoordinasi kepada perempuan sepanjang siklus kehidupan reproduksi mereka. Metode penelitianini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini 38 responden dan menggunakan total sampling jadi semua populasi dijadikan sampel 38 responden. Hasil penelitian univariat pada pelaksanaan continuity of care diketahui responden yang melaksanakan continuity of care sesuai standar berjumlah 29 responden (76,3%), dan yang tidak melaksanakan continuity of care tidak sesuai standar berjumlah 9 responden (23,7%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan variabel pendidikan (p-value = 0.041 dan OR 6.933), pekerjaan (p-value = 0.001 dan OR 0.009), kepemilikan jaminan kesehatan (p-value = 0.003 dan OR 13.417) dengan pelaksanaan continuity of care. Kesimpulan hasil uji tersebut ada hubungan antara pendidikan,pekerjaan dan kepemilikan jaminan kesehatan dengan pelaksanaan continuity of care. Peneliti menyarankan pentingnya meningkatkan pelayanan pada praktik mandiri bidan seperti membuat grup whatsapp bagi ibu hamil, bersalin, nifas dan kb untuk mempermudah pelayanan dan pemantauan.
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik pada Ibu Hamil Desi Susanti; Siti Aisyah; Hazirin; Effendi
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.273

Abstract

Kekurangan energi kronik pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan global yang berpotensi menyebabkan dampak serius pada kesejahteraan ibu dan perkembangan janin. Kondisi ini ditandai oleh kekurangan asupan energi yang kronis, yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi seperti kelahiran prematur, berat badan bayi rendah, dan masalah kesehatan jangka panjang bagi ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, jarak kehamilan dan pendapatan keluarga dengan kejadian Kekurangan Energi Kronik pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Peninjauan Kabupaten OKU Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional dengan populasi 120 ibu hamil dan sampel sebanyak 54 dengan menggunakan metode non random sampling. Analisis data menggunakan uji statistic Chi Square dengan p-value < nilai α = 0,05. Hasil penelitian ini dari 16 responden yang pengetahuannya kurang baik 10 (62,5 %) mengalami kekurangan energi kronik p.value = 0,000, dari 19 responden yang jarak kehamilan beresiko tinggi 11 (57,9 %) mengalami kekurangan energi kronik p.value = 0,000, sedangkan dari 17 responden yang pendapatan keluarga rendah 11 (64,7 %) mengalami kekurangan energi kronik p.value = 0,000. Bidan diharapkan memberikan edukasi kepada ibu mengenai pentingnya menjaga pola makan agar tidak kekurangan gizi sehingga mengalami kejadian kekurangan energi kronik.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keikutsertaan Vaksin Covid-19 pada Ibu Hamil Nency Agustia; Yudi Budianto; Tamela Zahra
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.274

Abstract

Ibu hamil mungkin mempertimbangkan risiko yang terkait dengan Covid-19 terhadap kesehatan ibu dan janin. Pemahaman mengenai manfaat vaksinasi sebagai cara untuk melindungi diri dan bayi dari infeksi Covid-19 dapat menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan. Tujuan penelitian ini untuk mengindentifikasi keikutsertaan ibu hamil melakukan vaksin covid-19. Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dilakukan pada ibu hamil di Wilayah kerja Puskesmas Tanjung Agung tahun 2022 dengan pengambilan sampel menggunakan accidental sampling didapatkan sebanyak 48 ibu hamil. Teknik pengumpulan data dengan wawancara menggunakan angket. Analisa data univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan Chi square. Berdasarkan  hasil uji Chi square diperoleh ada hubungan antara usia (p value 0,001), paritas (p value = 0,005), pekerjaan (p-value = 0,005), dukungan suami (p-value= 0,001) dan tidak ada hubungan usia kehamilan (p-value=0,30) dengan keikutsertaaan vaksin covid-19 pada ibu hamil. Kesimpulan penelitian untuk meningkatkan keikutsertaan ibu hamil melakukan vaksin covid-19 dilakukan penyuluhan manfaat vaksin terutama pada ibu usia < 30 tahun, ibu dengan paritas dibawah dua, ibu tidak bekerja, dan pendekatan dengan suami ibu.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Anemia pada Remaja Putri Anisa Yulianti; Siti Aisyah; Sri Handayani
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.276

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan di negara berkembang. Banyak faktor yang dapat menyebabkan anemia seperti status gizi yang buruk yang dapat menyebabkan kurangnya zat besi, asam folat dan vit B12 untuk memproduksi sel darah merah, siklus menstruasi yang tidak normal ataupun pendarahan yang terjadi pada saat menstruasi, begitupun dengan pengetahuan pengelolaan makanan dan penanganan anemia juga berperan dalam terjadinya anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi, siklus menstruasi dan pengetahuan dengan kejadian anemia pada remaja putri di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Peninjauan Kabupaten OKU Tahun 2023. Metode penelitian menggunakan cross sectional dan. Sampel penelitian sebanyak 65 dengan menggunakan metode non random sampling. Instruemen yang digunakanan dalam penelitian ini berupa kuesioner.  Analisis data menggunakan uji statistic Chi Square. Hasil penelitian ini didapatkan nilai p.value = 0,011  dengan odd ratio 4,900 untuk status gizi, p.value = 0,004 OR 5,429 untuk siklus menstruasi, dan p.value = 0,000 OR 8,635 untuk pengetahuan. Berarti adanya hubungan antara status gizi, siklus menstruasi dan pengetahuan dengan anemia pada remaja putri. Bidan diharapkan memberikan edukasi kepada remaja putri mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan rajin untuk meminum tablet Fe agar terhindar dari penyakit anemia.
Hubungan Pemberdayaan, Pengetahuan, dan Sikap Terhadap Pemberian ASI Eklusif Tri Endrina Nafsiah; Arda Suryadinata; Eka Joni Yansyah
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.277

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan praktik yang esensial dalam memberikan nutrisi dan perlindungan bagi bayi yang baru lahir. Dalam upaya meningkatkan praktik pemberian ASI eksklusif, peran pemberdayaan, pengetahuan, dan sikap individu menjadi faktor penting yang perlu dipahami dan diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberdayaan individu, pengetahuan, dan sikap terhadap pemberik ASI eksklusif. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan desain cross sectional, populasi penelitian ini adalah seluruh Ibu menyusui ASI ekslusif di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Pemberdayaan, Pengetahuan, Sikap sedangkan variabel dependen yaitu perilaku hidup bersih dan sehat. Metode pengambilan sampel dalam penelitian dengan menggunakan rumus iwan ariawan dengan sumber utama sampling adalah seluruh ibu menyusui ASI eksklusif yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Agung berjumlah 135 orang.  teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Jumlah Sampel penelitian ini adalah sebanyak 101 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisa data mengunakan uji statistik univariat, bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisis uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan variabel pemberdayaan (p value=0,000), pengetahuan (p value=0,000). Dan variabel sikap (p value=0,000),. Disarankan bahwa kepada pihak puskesmas Tanjung Agung untuk dapat memberikan informasi atau gambaran tentang manfaat ASI Eksklusif bagi ibu dan bayinya.
Faktor yang Berhubungan dengan Pencegahan Stunting Desi Kusindarti Desi; Eka Joni Yansyah; Fera Meliyanti
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.280

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat global yang menjadi perhatian utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan anak-anak di seluruh dunia. Meskipun stunting memiliki dampak yang serius pada perkembangan fisik dan kognitif anak, penyebab dan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap tingginya prevalensi stunting masih belum sepenuhnya dipahami. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pencegahan stunting pada anak-anak. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Pendidikan, Pengetahuan, Sikap dan Dukungan Keluarga  sedangkan variabel dependen yaitu Pencegahan Stunting. Metode pengambilan sampel dalam penelitian dengan menggunakan rumus slovin, teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Jumlah Sampel penelitian ini adalah sebanyak 83 responden. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi dengan menggunakan daftar pertanyaan (kuesioner). Proses wawancara dilakukan oleh peneliti pada variabel pendidikan, pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, serta variabel pencegahan stunting. Wawancara dilakukan dengan cara kunjungan langsung kerumah responden dan pada saat selesai posyandu. Analisa data mengunakan uji statistik univariat, bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisis uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan variabel pendidikan (p value=0,003), pengetahuan (p value=0,002), variabel sikap (p value=0,003) dan variabel dukungan keluarga (p value= 0,004). Kesimpulan pada penelitian ini ada hubungan yang bermakna antara pendidikan, pengetahuan, variabel sikap  dan variabel dukungan keluarga,dengan pencegahan stunting. Disarankan kepada pihak puskesmas berperan aktif dalam memberikan edukasi tentang pencegahan stunting, dan berkerja sama dengan lintas program dan lintas sektoral dalam upaya pencegahan stunting.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Berobat Penderita Tuberkulosis di POLI DOTS Felisa Ramayanti; Yulis Marita; Eka Joni Yansyah
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.281

Abstract

Tuberkulosis Paru adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis dan merupakan salah satu dari 10 penyebab utama kematian di seluruh dunia. Indonesia berada pada peringkat ke-2 dengan penderita TBC paru tertinggi di dunia setelah India. Penelitian ini bertujuan utuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penderita Tuberkulosis paru yang berobat di POLI DOTS dr. H. Mohamad Rabain Kabupaten Muara Enim Tahun 2023. Desain Penelitian ini adalah Cros Sectional, Populasi Pada penelitian ini adalah kunjungan penderita positif Tuberkulosis paru yang berobat di POLI DOTS dr. H. Mohamad Rabain Kabupaten Muara Enim Tahun 2023 berjumlah 103 responden Cara pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah penderita positif Tuberculosis Paru yang berobat di Poli TB DOTS RSUD dr. H. Mohamad Rabain sebanyak 103 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner. Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan yang bermakna antara pendidikan (0,002), Pengetahuan (0,002), penyakit penyerta (0,002) dan motivasi pengawas minum obat (0,003) dengan kepatuhan penderita Tuberkulosis paru yang berobat di POLI DOTS dr. H. Mohamad Rabain Kabupaten Muara Enim Tahun 2023. Bagi Petugas POLI DOTS diharapkan perlu adanya upaya peningkatan pengetahuan dan motivasi tentang kepatuhan penderita Tuberkulosis untuk berobat tepat waktu dan minum obat sesuai jadwal.
Faktor Kepatuhan Minum Obat Pasien Dengan Tuberkulosis Hermiati; Eka Joni Yansyah
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.282

Abstract

Tuberkulosis Paru merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat khususnya di negara berkembang termasuk Indonesia, Masalah yang dihadapi berhubungan dengan penyakit, penemuan, pengobatan, dan juga kegagalan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis paru (OAT). Desain Penelitian menggunakan cross sectional. Metode pengambilan sampel dalam penelitian dengan menggunakan rumus slovin, teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Radominisasi dengan cara pengambilan anggota sampel dari populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi. Jumlah Sampel penelitian ini adalah sebanyak 98 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Jenis Kelamin, Pendidikan, Pengetahuan,Dukungan Keluarga dan Peran Petugas sedangkan variabel dependen yaitu kepatuhan minum obat anti Tuberkulosis Paru. Analisa data mengunakan uji statistik univariat, bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisis uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan variabel jenis kelamin (p value= 0,002), pendidikan (p value=0,004), pengetahuan (p value=0,002), dukungan keluarga (p value= 0,003) peran petugas (p value= 0,003) dengan kepatuhan minum obat anti Tuberkulosis Paru. Diharapkan lebih meningkatkan mutu pelayanan kepada penderita Tuberkulosis Paru dengan peningkatan sosialisasi penyakit Tuberkulosis Paru, pengetahuan dan bimbingan konseling.
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Tuberkulosis di Rumah Sakit Umum Daerah Maya Arisandi; Fera Novitry
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i1.284

Abstract

Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit yang sampai saat ini menjadi permasalahan global dan penyebab kematian utama. Penyakit tuberkulosis pada seseorang di pengaruhi oleh beberapa faktor seperti pengetahuan responden yang kurang baik dalam penuluran dan pencegahan, sikap, pekerjaan responden didalam rumah ataupun diluar rumah, riwayat penyakit penyerta dan kebiasaan merokok didalam rumah dan diluar rumah. Desain penelitian ini menggunakan Cross Sectional. Pengambilan sampling secara quota sampling sebanyak 168 sampel. Data dikumpulkan dengan wawancara terstruktur dengan menggunakan kuesioner untuk pertanyaan tertentu didukung dengan observasi. Analisis bivariat menggunakan chi square. Hasil analisis menunjukkan ada hubungan pengetahuan (ρ value 0,001), pekerjaan (ρ value 0,001), riwayat penyakit (ρ value 0,001), kebiasaan merokok (ρ value 0,001) terhadap kejadian tuberkulosis. Penelitian menyimpulkan jika pengetahuan, pekerjaan, riwayat penyakit, dan kebiasaan merokok memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian tuberkulosis. Penelitian ini menyarankan sosialisasi berupa promosi kesehatan kepada pasien yang memiliki riwayat dan gejala dan memberikan edukasi tentang cara menghindari dan pengobatan tuberkulosis.

Page 6 of 32 | Total Record : 320