cover
Contact Name
Lisnawaty
Contact Email
lisnawaty@uho.ac.id
Phone
+6285298996853
Journal Mail Official
gizidankesehatan@uho.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo, Kampus Hijau Bumi Tridharma Anduonohu JL. H.E.A. Mokodompit
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 27975894     DOI : http://dx.doi.org/10.37887/jgki
Core Subject : Health,
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia merupakan jurnal yang dikelola oleh Progrm Studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo Kendari sejak Januari2020. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia merupakan jurnal ilmiah yang terbit secara online e-ISSN : 2797-5894 berdasarkan SK Kepala Pusat nasional ISSN Nomor 0005.27975894/K.4/SK.ISSN/2021.06 Tanggal 11 Juni 2021 dan menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil penelitian dalam bidang ilmu gizi dan gizi kesehatan masyarakat. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia terbit secara berkala 4 edisi dalam satu volume setiap tahunnya Artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Gizi dan Kesehatan Indnesia berasal dari penelitian dalam bidang Ilmu Gizi dan Kesehatan Masyarakat.
Articles 82 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP IBU, TINDAKAN DAN PERAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN KETEPATAN TERHADAP PEMBERIAN IMUNISASI DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LABIBIA KOTA KENDARI TAHUN 2023 Iratama, Idha Rezky; Bahar, Hartati; Meliahsari, Renni
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v4i3.46255

Abstract

Abstrak Imunisasi adalah dasar dari populasi yang sehat dan produktif. Mencegah infeksi mengurangi beban pada sistem kesehatan, dan populasi yang lebih sehat adalah yang lebih produktif. Anak-anak dilindungi terhadap penyakit menular memiliki pencapaian pendidikan yang lebih baik dan berkontribusi lebih pada pembangunan dan kemakmuran nasional. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap ibu, tindakan dan peran petugas kesehatan terhadap pemberian imunisasi di wilayah kerja Puskesmas Labibia Kota Kendari Tahun 2023. Metode penelitian ini adalah jenis penelitian ini adalah survey analitik yaitu dengan menggunakan Desain Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 94 responden, teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah menggunakan metode non-probability dengan jenis consecutive sampling. Hasil uji statistik Chi-Square pada taraf kepercayaan 95% (α-0,05) hasil analisis hubungan pengatahuan dengan pemberian imunisasi dasar diperoleh nilai ρValue = 0,002 > 0,05 menunjukan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan pemberian imunisasi dasar, hasil analisis hubungan sikap dengan pemberian imunisasi dasar diperoleh nilai ρValue = 0,034 < 0,05 menunjukan ada hubungan yang bermakna antara sikap dengan pemberian imunisasi dasar, hasil analisis hubungan tindakan dengan pemberian imunisasi dasar diperoleh nilai ρValue = 0,017 < 0,05 menunjukan ada hubungan yang bermakna antara tindakan dengan pemberian imunisasi dasar dan hasil analisis hubungan peran petugas kesehatan dengan pemberian imunisasi dasar diperoleh nilai ρValue = 0,045 < 0,05 menunjukan ada hubungan yang bermakna antara peran petugas kesehatan dengan pemberian imunisasi dasar. Kata kunci: pengetahuan, sikap tindakan, petugas kesehatan Abstract Immunization is the foundation of a healthy and productive population. Preventing infection reduces the burden on the health system, and healthier populations are more productive. Children protected against communicable diseases have better educational attainment and contribute more to national development and prosperity. The research objective was to determine the relationship between knowledge, mother's attitudes, actions and the role of health workers towards immunization in the work area of the Labibia Public Health Center, Kendari City in 2023. The research method is this type of research is an analytical survey, namely using a Cross Sectional Design. The sample in this study were 94 respondents, the sampling technique used in this study was using the non-probability method with consecutive sampling. The results of the ChiSquare statistical test at the 95% level of confidence (α-0.05) the results of the analysis of the relationship between knowledge and basic immunization obtained a value of ρValue = 0.002 > 0.05 indicating that there was a significant relationship between knowledge and basic immunization, the results of the analysis of the relationship attitude with giving basic immunization obtained value of ρValue = 0.034
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIABETES MELITUS TIPE II DI UNIT RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA Ija, Wa Ija; Lisnawaty, Lisnawaty; Harleli, Harleli
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v4i4.47099

Abstract

Abstrak Penyakit diabetes melitus adalah penyakit yang disebabkan oleh kelainan yang berhubungan dengan hormone insulin yang kurang karena ketidak mampuan organ pankreas memproduksinya atau sel tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang telah dihasilkan organ pankreas secara baik. Akibat dari kelainan ini, maka kadar gula didalam darah akan meningkat tidak terkendali. Kadar glukosa yang tinggi secara terus-menerus akan meracuni tubuh termasuk organ-organnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Survei Analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional, yaitu variabel sebab akibat atau kasus yang terjadi pada objek penelitian diukur dan dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diabetes Melitus di Wilayah Kerja RSUD Bahteramas Sulawesi Tenggara.Hasil: hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi square di dapatkan bahwa ada hubungan antara pola makan dengan kejadian diabetes mellitus. hasill statistik dengan menggunakan uji chi square di dapatkan bahwa ada hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian diabetes mellitus. hasil statistik dengan menggunkan uji chi square di dapatkan bahwa tidak ada hubungan antara umur dengan kejadian diabetes mellitus. Kesimpulan: Ada hubungan antara pola makan dan aktifitas fisik dengan kejadian diabetes mellitus di wilayah RSUD Bahtermas Kendari Tahun 2023. Tidak ada hubungan antara umur dengan kejadian diabetes mellitus di wilayah RSUD Bahtermas Kendari Tahun 2023. Kata kunci: pola makan; aktivitas fisik; umur; diabetes melitus Abstract Diabetes mellitus is a disease caused by disorders related to insulin hormone deficiency due to the inability of the pancreas to produce it or the body's cells cannot use insulin that has been produced by the pancreas properly. As a result of this disorder, the sugar level in the blood will increase uncontrollably. Continuously high glucose levels will poison the body including its organs. The type of research used is Analytical Survey research using a Cross Sectional approach, namely causal variables or cases that occur in the object of research are measured and collected at the same time. This study aims to determine the factors associated with the incidence of diabetes mellitus in the working area of Bahteramas Hospital, Southeast Sulawesi.Results: the results of statistical tests using the chi square test found that there was a relationship between diet and the incidence of diabetes mellitus. statistical results using the chi square test found that there was a relationship between physical activity and the incidence of diabetes mellitus. statistical results using the chi square test found that there was no relationship between age and the incidence of diabetes mellitus. Conclusion: There is a relationship between diet and physical activity with the incidence of diabetes mellitus in the Bahtermas Kendari Hospital area in 2023. There is no relationship between age and the incidence of diabetes mellitus in the area of Bahtermas Kendari Hospital in 2023. Keywords: diet, physical activity, age, diabetes mellitus