cover
Contact Name
Lisnawaty
Contact Email
lisnawaty@uho.ac.id
Phone
+6285298996853
Journal Mail Official
gizidankesehatan@uho.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo, Kampus Hijau Bumi Tridharma Anduonohu JL. H.E.A. Mokodompit
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 27975894     DOI : http://dx.doi.org/10.37887/jgki
Core Subject : Health,
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia merupakan jurnal yang dikelola oleh Progrm Studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo Kendari sejak Januari2020. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia merupakan jurnal ilmiah yang terbit secara online e-ISSN : 2797-5894 berdasarkan SK Kepala Pusat nasional ISSN Nomor 0005.27975894/K.4/SK.ISSN/2021.06 Tanggal 11 Juni 2021 dan menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil penelitian dalam bidang ilmu gizi dan gizi kesehatan masyarakat. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia terbit secara berkala 4 edisi dalam satu volume setiap tahunnya Artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Gizi dan Kesehatan Indnesia berasal dari penelitian dalam bidang Ilmu Gizi dan Kesehatan Masyarakat.
Articles 82 Documents
ANALISIS SPASIAL KEJADIAN STUNTING BERDASARKAN FAKTOR RISIKO RUMAH SEHAT DI KOTA KENDARI TAHUN 2022 Athisa Dwi Junisa Rizkijanti; Jumakil Jumakil; Fifi Nirmala G
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v4i1.43099

Abstract

Abstrak Stunting adalah suatu bentuk lain dari kegagalan pertumbuhan. Anak yang mengalami stunting sering terlihat memiliki badan normal yang proporsional namun sebenarnya tinggi badannya lebih pendek dari tinggi badan normal yang di miliki anak seusiannya. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan faktor risiko kejadian stunting berdasarkan rumah sehat di Kota Kendari tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan sistem informasi geografi (SIG) menggunakan aplikasi dalam menentukan tingkat risiko kejadian stunting berdasarkan rumah sehat di Kota Kendari dengan model equal count (quantile) dalam aplikasi Quatum GIS. teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah total sampling yaitu teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah analsis spasial kejadian stunting dan variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor risiko rumah sehat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan yang termasuk dalam risiko sangat tinggi kejadian stunting berdasarkan faktor risiko rumah sehat adalah Kecamatan Mandonga, Baruga dan Kendari Barat. Kecamatan risiko sedang adalah Kecamatan Kambu dan Nambo sedangkan Kecamatan dengan tingkat risiko rendah adalah Kecamatan Kendari, Poasia, Puuwatu, Kadia, Wua-wua, Poasia, dan Abeli. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pemetaan kasus kejadian stunting di Kota Kendari tahun 2022 berdasarkan faktor risiko rumah sehat, kecamatan yang termasuk dalam risiko sangat tinggi adalah Kecamatan Mandonga, Baruga dan Kendari Barat. Kecamatan risiko sedang adalah Kecamatan Kambu dan Nambo sedangkan Kecamatan dengan tingkat risiko rendah adalah Kecamatan Kendari, Poasia, Puuwatu, Kadia, Wua-wua, Poasia, dan Abeli. Kata kunci: gizi dan kesehatan ; analisis spasial ; kejadian stunting ; rumah sehat Abstract Stunting is another form of growth failure. Children who are stunted are often seen to have a proportional normal body but in fact their height is shorter than the normal height that their children have. This study aims to map the risk factors for stunting events based on healthy houses in Kendari City in 2022. This research is a quantitative research with a geographic information system (GIS) approach using an application in determining the level of risk of stunting events based on healthy houses in Kendari City with an equal count (quantile) model in the Quatum GIS application. The sampling technique used in this study is total sampling, which is a sampling technique where the number of samples is equal to the population. The bound variable in this study is spatial analysis of stunting incidence and the free variable in this study is a risk factor for healthy homes. The results showed that the sub-districts that are included in the risk of stunting based on the risk factors of healthy homes are Mandonga, Baruga and West Kendari Districts. Medium risk districts are Kambu and Nambo districts while low-risk districts are Kendari, Poasia, Puuwatu, Kadia, Wua-wua, Poasia, and Abeli. The conclusion of this study is mapping stunting cases in Kendari City in 2022 based on risk factors for healthy houses, the districts that are included in the very high risk are Mandonga, Baruga and West Kendari Districts. Medium risk districts are Kambu and Nambo districts while low-risk districts are Kendari, Poasia, Puuwatu, Kadia, Wua-wua, Poasia, and Abeli. Keywords: nutrition and health ; spatial analysis ; the incidence of stunting ; healthy homes
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI REMAJA PUTRI DI SMAN 1 KUSAMBI KABUPATEN MUNA BARAT TAHUN 2023 Rayhanatu Qalbi; Waode Salma; Ruwiah Ruwiah
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v4i2.43105

Abstract

Abstrak Gizi kurang merupakan masalah kesehatan masyarakat dan angka kejadiannya masih terus meningkat di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Keadaan ini banyak terjadi pada remaja karena asupan makan yang tidak adekuat dan pengetahuan gizi yang kurang. Kekurangan energi dan protein berdampak terhadap tubuh yang mengakibatkan obesitas, kekurangan energi kronik, dan anemia. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian rancangan kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa remaja putri SMAN 1 Kusambi dan sebagai sampel berjumlah 155 remaja putri, pengambilan sampel menggunakan teknik purpove sampling dengan menggunakan rumus slovin. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat menggunakan distribusi tabel dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan energi merupakan faktor yang mempengaruhi status gizi remaja putri di SMAN 1 Kusambi dengan nilai (p-Value=0,054). Asupan protein merupakan faktor yang mempengaruhi status gizi remaja putri di SMAN 1 Kusambi dengan nilai (p-Value=0,034). Pengetahuan gizi merupakan faktor yang mempengaruhi status gizi remaja putri di SMAN 1 Kusambi dengan nilai (p-Value=0,006). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara pendapatan orang tua dengan status gizi remaja putri, sedangkan terdapat hubungan antara asupan energi dengan status gizi remaja putri, terdapat hubungan antara asupan protein dengan status gizi remaja putri, dan terdapat hubungan antara pengetahuan gizi dengan status gizi remaja putri. Kata Kunci : Status Gizi Remaja Putri, Asupan Energi, Asupan Protein, Pengetahuan Gizi, Pendapatan Orang Tua Abstract Malnutrition is a public health problem and its incidence is still increasing worldwide, including Indonesia. This situation often occurs in adolescents due to inadequate food intake and lack of nutritional knowledge. Lack of energy and protein affects the body resulting in obesity, chronic energy deficiency, and anemia. This type of research uses descriptive quantitative design research with a cross sectional approach. The population in this study were all young female students of SMAN 1 Kusambi and as a sample there were 155 young women, the sampling technique usedpurpove sampling using the slovin formula. Data analysis used was univariate analysis using distribution tables and bivariate using testchi square.The results showed that energy intake was a factor influencing the nutritional status of female adolescents at SMAN 1 Kusambi with a value of (p Value=0.054). Protein intake is a factor that affects the nutritional status of young women at SMAN 1 Kusambi with a value of (p-Value=0.034). Knowledge of nutrition is a factor that influences the nutritional status of young women at SMAN 1 Kusambi with value(p-Value= 0.006). The conclusion in this study is that there is no relationship between parental income and the nutritional status of young women, while there is a relationship between energy intake and nutritional status of young women, there is a relationship between protein intake and nutritional status of young women, and there is a relationship between nutritional knowledge and nutritional status teenage girl. Keywords : Nutritional Status of Young Women, Energy Intake, Protein Intake, Nutrition Knowledge, Parents' Income
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI BALITA USIA 12-59 BULAN DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS BENU-BENUA KOTA KENDARI TAHUN Esri Wahyuni Arif; Lisnawaty Lisnawaty; Harleli Harleli
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v4i1.43093

Abstract

Abstrak Status gizi merupakan salah satu indikator kesehatan, dimana status gizi yang normal dapat dicapai dengan menyeimbangkan dari asupan gizi dengan kebutuhan individu. Beberapa wilayah Indonesia masih berusaha mencapai status gizi normal dimana salah satunya Sulawesi Tenggara memiliki persentase kasus gizi kurang pada Balita mencapai 5,89%. Kendari adalah salah satu Kabupaten/Kota yang memiliki persentase gizi kurang yang cukup tinggi sebanyak 907 kasus, pada tahun 2021 di wilayah kerja UPTD Puskesmas Benu-Benua ditemukan kasus gizi kurang sebanyak 58 kasus. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan status gizi Balita usia 12-59 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Benu-Benua kota Kendari tahun 2022. Metode dalam penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yaitu analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan teknik pengambilan sampel simple random sampling yang berjumlah 133 Balita, serta menggunakan analisis statistik uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pendapatan orang tua (p= 0,019), asupan energi (p= 0,012) dan asupan protein (p= 0,034) dengan status gizi Balita usia 12-59 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Benu-Benua kota Kendari tahun 2022 dimana nilai p value (p0,05). Kata kunci: Status Gizi Balita, Pengetahuan Ibu, Pendapatan Orang Tua, Asupan Energi, Asupan Protein. Abstract A normal nutritional status can be attained by matching nutritional intake with personal needs. Nutritional status is a health indicator. Southeast Sulawesi is one of the regions of Indonesia that is still working to achieve normal nutritional status; there, the incidence of malnutrition among children under the age of five is at 5.89%. With 907 cases, Kendari is one of the regions/cities with a relatively high percentage of malnutrition, The UPTD Benu-Benua Health Center’s operational area has 58 malnutrition cases in 2021. This study's methodology is a quantitative one that combines observational analysis with a cross-sectional approach and sampling. 133 toddlers were included in a basic random sample, and the Chi-Square test was used for statistical analysis. The findings revealed a connection between parental income (p=0.019), calorie consumption (p=0.012), and protein intake (p=0.034) and the nutritional condition of toddlers between the ages of 12 and 59 months in the working area of the Benu-Benua Health Center UPTD Kendari city in 2022. Due to the value (p> 0.05), there is no correlation between a mother's knowledge and the nutritional state of children aged 12-59 months in the Benu-Benua Health Center UPTD Kendari city in 2022 (p = 0.725). Keywords: Toddler Nutritional Status, Mother's Knowledge, Parents' Income, Energy Intake, Protein Intake.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOMBIKUNO KABUPATEN MUNA BARAT Endang Endang; Harleli Harleli; Rizki Eka Sakti Octaviani K
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v4i2.43111

Abstract

Abstrak Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat utama di seluruh dunia dan prevalensinya meningkat pesat. Berdasarkan rekomendasi JNC VII, orang dewasa berusia ≥ 18 tahun dikatakan hipertensi apabila kondisi tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Laporan WHO tahun 2020 memperkirakan 1,28 miliar otang di seluruh dunia menderita hipertensi. Data riset Kesehatan dasar Indonesia tahun 2018 menunjukan prevalensi hipertensi di indonesia sebesar 34,1%. Dan berdasarkan profil kesehatan Puskesmas Kombikuno, jumlah kasus hipertensi pertahun 2020-2022 berturut-turut yaitu 166 kasus, 71 kasus dan 80 kasus. Penyakit hipertensi selalu menempati urutan ke 2 dari 10 penyakit yang sering terjadi di wilayah kerja Puskesmas Kombikuno. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kombikuno. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan dengan desain penelitian case control, dan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian ini menunjukan ada pengaruh antara kebiasaan konsumsi natrium dengan kejadian hipertensi (p-value = 0,016 < 0,05). Sementara, tidak ada pengaruh antara pemanfaatan pelayanan kesehatan dengan kejadian hipertensi (p-value = 0,635 > 0,05). Puskesmas disarankan agar mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam kegiatan Posbindu PTM (Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular) sebagai langkah deteksi dini penyakit tidak menular, serta memberikan edukasi mengenai faktor resiko kejadian hipertensi. Kata kunci : Konsumsi Lemak, Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Abstract Hypertension is one of the major public health problems worldwide and its prevalence is increasing rapidly. Based on JNC VII recommendations, adults aged ≥ 18 years are said to be hypertensive if the condition of systolic blood pressure ≥ 140 mmHg and diastolic blood pressure ≥ 90 mmHg. A 2020 WHO report estimated that 1.28 billion people worldwide suffer from hypertension. Indonesian basic health research data in 2018 shows the prevalence of hypertension in Indonesia is 34.1%. And based on the health profile of the Kombikuno Health Center, the number of hypertension cases per year 2020-2022 is 166 cases, 71 cases and 80 cases, respectively. Hypertensive disease always ranks 2nd out of 10 diseases that often occur in the working area of the Kombikuno Health Center. The purpose of this study was to determine the factors that influence the incidence of hypertension in the work area of the Kombikuno Health Center. This type of research is quantitative research with case control research design, and sampling techniques using total sampling. The results of this study showed that there was an influence between sodium consumption habits and the incidence of hypertension (p-value = 0.016 < 0.05). Meanwhile, there was no influence between the use of health services and the incidence of hypertension (p-value = 0.751 > 0.05). Puskesmas is advised to invite the public to play an active role in the activities of Posbindu PTM (Integrated Development Post for Non-Communicable Diseases) as a step for early detection of non-communicable diseases, as well as providing education about risk factors for hypertension. Keywords : Fat Consumption, Health Service Utilization
PENERAPAN HIGIENE & SANITASI FOOD SAFETY PENGOLAHAN MAKANAN DI INSTALASI GIZI RUMAH SAKIT UMUM DEWI SARTIKA KOTA KENDARI TAHUN 2022 nuradinda lestari; Jumakil Jumakil; Harleli Harleli
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v4i1.43100

Abstract

Abstrak Instalasi gizi Rumah Sakit Umum Dewi Sartika memiliki peranan penting, yakni sebagai penyelenggara dalam pengolahan makanan. Permasalahan yang terdapat pada penelitian ini yaitu mengenai Penerapan Higiene dan Sanitasi Food Safety Pengolahan Makanan Di Instalasi Gizi Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kota Kendari. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Penerapan Higiene dan Sanitasi Food Safety Pengolahan Makanan Di Instalasi Gizi Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kota Kendari Tahun 2022. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan jenis penelitian kualitatif, informan dalam penelitian ini berjumlah 4 orang, yaitu kepala instalasi gizi, pramusaji, dan 2 orang chef/pengolah makanan. Analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data hasil wawancara kemudian dideskripsikan untuk menggambarkan Penerapan Higiene & Sanitasi Food Safety Pengolahan Makanan Di Instalazi Gizi Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kota Kendari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih ada beberapa ketidaksesuaian antara penerapan di lapangan dengan peraturan yang berlaku, seperti bahan makanan tidak diberi tanggal penerimaan, penyimpanan di kulkas tidak memiliki pengatur suhu, pengolah makanan kadang tidak mencuci tangan dengan sabun, pengolah makanan pada saat memasak mereka tidak melakukan pengukuran temperatur. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan higiene dan sanitasi food safety pada pengolahan makanan di instalasi gizi Rumah Sakit Umum Dewi Sartika Kota Kendari masih ada yang kurang sesuai dengan peraturan Permenkes. Kata kunci: higiene, food safety, rumah sakit Abstract Dewi Sartika General Hospital Nutrition Installation has an important role, namely as an organizer in food processing. The problems contained in this study are about the application of hygiene and sanitation of food safety food processing at the nutritional installation of the Dewi Sartika General Hospital in Kendari City. The purpose of this study was to determine the application of food safety hygiene and sanitation of food processing in the nutritional installation of Dewi Sartika General Hospital in Kendari City in 2022. The research approach used was a survey method with a type of qualitative research, the informants in this study were 4 people, namely Head of Nutrition Installation, Presenters, and 2 Food Chefs/Processors. Data analysis was carried out by collecting data on the results of the interview and then described to describe the application of hygiene & sanitation food safety food processing at Instalazi Nutritional Hospital Dewi Sartika Kendari City. The results showed that there are still some discrepancies between the application in the field and applicable regulations, such as food ingredients not given a date of receipt, storage in the refrigerator does not have a temperature regulator, food processors sometimes do not wash their hands with soap, food processors when cooking they do not do temperature measurement. The conclusion of this study is the application of food safety hygiene and sanitation to food processing at the nutritional installation of the Dewi Sartika General Hospital in Kendari City is still not in accordance with Permenkes regulations. Keywords: hygine, food safety, hospital
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TIWORO TENGAH TAHUN 2022 Okta Reski; Ruwiah Ruwiah; Renni Meliahsari
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v4i2.43107

Abstract

Abstrak Stunting adalah gangguan tumbuh kembang yang dialami anak akibat gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai. Anak balita didefinisikan terhambat gizinya didasarkan pada indeks panjang badan dibanding umur atau tinggi badan dibanding umur dengan batas (z-score) kurang dari < - 3 SD. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Tiworo Tengah tahun 2022. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional study dengan menggunakan uji Chi Square pada program SPSS. Populasi penelitian ini berjumlah 419 orang, sedangkan sampelnya berjumlah 200 orang. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang gizi (P-Value = 0.000 < 0.05), tingkat pendapatan keluarga (P-Value = 0.000 < 0.05), pola asupan energi (P-Value = 0.000 < 0.05), dan pola asupan protein (P-Value = 0.000 < 0.05) dengan kejadian stunting. Penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang gizi, tingkat pendapatan keluarga, pola asupan energi, dan pola asupan protein dengan kejadian stunting pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Tiworo Tengah tahun 2022. Kata kunci: Stunting, Pengetahuan Ibu tentang Gizi, Pendapatan Keluarga, Asupan Energi, Asupan Protein Abstract Stunting is a developmental disorder experienced by children due to malnutrition, repeated infections, and inadequate psychosocial stimulation. Children under five are defined as nutritionally retarded based on an index of body length for age or height for age with a z-score less than < -3 SD. The research objective was to determine the factors associated with the incidence of stunting in children under five in the Tiworo Tengah Health Center work area in 2022. The research method used was quantitative research using a cross-sectional study approach using the Chi Square test in the SPSS program. The population of this study was 419 people, while the sample was 200 people. The results of this study found that there was a relationship between mother's knowledge about nutrition (P-Value = 0.000 < 0.05), family income (P-Value = 0.000 < 0.05), energy intake (P-Value = 0.000 < 0.05), and protein intake ( P-Value = 0.000 < 0.05) with stunting. The conclusions of this study indicate that there is a relationship between mother's knowledge of nutrition, family income, energy intake, and protein intake with the incidence of stunting in children under five in the working area of the Tiworo Tengah Health Center in 2022. Keywords: Stunting, Mother's Knowledge of Nutrition, Family Income, Energy Intake, Protein Intake health and nutrition
PERBEDAAN PERILAKU PENYEDIAAN MAKANAN SEHARI-HARI SELAMA PANDEMI COVID-19 SEBELUM DAN SESUDAH DIBERI PENYULUHAN GIZI SEIMBANG PADA IBU RUMAH TANGGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LEPO-LEPO Nurcahyati Nurcahyati; Hartati Bahar; Paridah Paridah
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v4i1.43094

Abstract

Abstrak Gizi seimbang adalah komposisi pangan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh sehari-hari, dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman pangan, aktifitas fisik, perilaku hidup bersih dan memantau berat badan secara teratur dalam rangka mempertahankan berat badan normal dan mencegah masalah gizi. Makan makanan bergizi sangat penting untuk membangun kekebalan tubuh yang kuat agar terlindung dari infeksi virus serta memberikan perlindungan ekstra bagi tubuh. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada perbedaan perilaku pemberian makanan sehari-hari selama masa pandemi Covid-19 sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan gizi seimbang pada ibu rumah tangga di wilayah kerja Puskesmas Lepo-lepo. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen semu. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan menggunakan stratified random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah 1.663 keluarga dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 94,32 keluarga. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberi penyuluhan gizi seimbang selama pandemic covid-19 di wilayah kerja puskesmas Lepo-lepo dengan nilai ρ Value=0,000, ρ Value< 0,05 ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberi penyuluhan gizi seimbang pada ibu rumah tangga di wilayah kerja Puskesmas Lepo-Lepo. Ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberi penyuluhan gizi seimbang pada ibu rumah tangga di wilayah kerja Puskesmas Lepo-Lepo. Kata kunci: Gizi seimbang, Pengetahuan, Covid-19, Ibu Rumah Tangga. Abstract Balanced nutrition is a daily food composition that contains nutrients in the type and amount according to the daily needs of the body, taking into account the principles of food diversity, physical activity, clean living behavior and monitoring body weight regularly in order to maintain normal body weight and prevent nutritional problems. Eating nutritious food is very important to build a strong immune system to protect against viral infections and provide extra protection for the body. The aim of the study was to find out whether there were differences in daily feeding behavior during the Covid-19 pandemic before and after being given balanced nutrition counseling to housewives in the working area of the Lepo-lepo Health Center. This research method uses quantitative research using quasi-experimental methods. This study used a purposive sampling technique using stratified random sampling. The population in this study were 1,663 families and the sample in this study was 94.32 families. The results showed that there were differences in knowledge before and after being given balanced nutrition counseling during the Covid-19 pandemic in the working area of the Lepo-Lepo Public Health Center with a value of ρ Value = 0.000, ρ Value
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP (IDL) PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JATI RAYA TAHUN 2022 Indrika Septiani Khairunnisa; Sartiah Yusran; Fithria Fithria
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v4i2.43112

Abstract

Abstrak Tujuan vaksinasi adalah untuk secara proaktif meningkatkan kekebalan tubuh seseorang terhadap suatu penyakit. Menurut WHO, vaksinasi tetanus, campak, dan difteri dapat mengurangi risiko kematian neonatal akibat infeksi sekitar 42%. Puskesmas Jati Raya belum mencapai Universal Child Immunization (UCI), menurut statistik yang diterima, karena hanya 33% dari tujuan yang telah dicapai. Beberapa alasan berkontribusi pada rendahnya cakupan imunisasi dasar di Puskesmas Jati Raya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi variabel-variabel yang terlibat dalam pemberian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) pada bayi usia lebih dari 11 bulan di wilayah kerja Puskesmas Jati Raya Kota Kendari pada tahun 2022. Metode penelitian menggunakan strategi cross-sectional dan uji statistik, termasuk uji chi square dan prosedur pengambilan sampel secara kebetulan, dengan melibatkan 80 partisipan. Kuesioner digunakan sebagai alat pengumpulan data. Hasil penelitian, terdapat hubungan antara tingkat pendidikan ibu dan telah menerima semua vaksinasi anak yang direkomendasikan (p value 0,016 < 0,05). Ada korelasi antara mengetahui dan mendapatkan semua vaksinasi anak yang direkomendasikan (p = 0,008-0,05). Tingkat pekerjaan ibu dan vaksinasi dasar lengkap berkorelasi (p value 0,000-0,05). Fungsi petugas vaksinasi dan kelengkapan imunisasi dasar tidak berhubungan (p value 0,421 > 0,05). Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik seperti pengetahuan, tingkat pendidikan, dan jabatan memiliki pengaruh terhadap cakupan imunisasi dasar di wilayah kerja Puskesmas Jati Raya Kota Kendari. Kata kunci : Imunisasi Dasar Lengkap, Tingkat Pendidikan, Pengetahuan, Status Pekerjaan, Peran Petugas Imunisasi. Abstract The goal of vaccination is to proactively boost a person's immunity against a disease. According to the WHO, tetanus, measles, and diphtheria vaccinations may reduce the risk of infection-related neonatal mortality by roughly 42%. Jati Raya Health Center has not yet achieved Universal Child Immunization (UCI), according to the statistics received, as just 33% of the objective had been met. Several reasons contribute to Puskesmas Jati Raya's poor basic vaccination coverage. The goal of the research was to identify the variables involved in administering Complete Basic Immunization (IDL) to babies older than 11 months in the operating area of the Jati Raya Health Center in Kendari City in 2022. This study's cross-sectional strategy and statistical tests, which included the chi square test and the accidental sampling procedure, included 80 participants. Questionnaires were utilized as the tool. According to the findings, there was a correlation between maternal education level and having received all recommended childhood vaccinations (p value 0.016 < 0.05). There is a correlation between knowing and having had all recommended childhood vaccinations (p = 0.008–0.05). Maternal work level and full basic vaccination are correlated (p value 0.000 to 0.05). The function of vaccination officers and the comprehensiveness of the basic immunization are unrelated (p value 0.421 > 0.05). The findings of this research demonstrate that characteristics such as knowledge, educational attainment, and job position have an impact on the extent of basic vaccination in the working area of Jati Raya Health Center in Kendari City. Keywords : Basic Immunization Complete, Education Level, Knowledge, Employment Status, Role of Immunization Officer
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU, SIKAP, BIMBINGAN KESEHATAN DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP KUNJUNGAN ANAK USIA 0-59 BULAN KE POSYANDU DI KELURAHAN LANDONO KECAMATAN LANDONO KABUPATEN KONAWE SELATAN TAHUN 2022 Sukma Rizki; Sartiah Yusran; Devi Savitri Effendy
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v4i1.43102

Abstract

Abstrak Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam melaksanakan pembangunan kesehatan untuk memberdayakan masyarakat dan memberikan kenyamanan masyarakat dalam mencapai pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi. Peran aktif ibu dalam berkunjung ke posyandu sangat penting untuk memantau kesehatan dan gizi bayi dengan rutin menimbang bayinya serta membawa Kartu Menuju Sehat (KMS). Ibu yang rutin membawa anaknya ke posyandu akan mendapatkan informasi status gizi balita dari tenaga kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu, sikap, bimbingan kesehatan dan dukungan suami terhadap kunjungan anak usia 0-59 bulan ke posyandu di Kelurahan Landono Kecamatan Landono Kabupaten Konawe Selatan tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional dengan jumlah sampel yaitu 91 responden. Hasil uji penelitian ini dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan sikap (p-value = 0,000), dan dukungan suami (p-value = 0,000). Namun tidak terdapat hubungan pengetahuan (p-value = 0,026) dan bimbingan kesehatan (p-value = 1.000) terhadap kunjungan anak usia 0-59 bulan ke posyandu di Kelurahan Landono Kecamatan Landono Kabupaten Konawe Selatan. Sebaiknya ibu balita diharapkan untuk rutin membawa anaknya ke posyandu mulai usia 0-59 bulan untuk mencegah dan mengetahui terjadinya permasalahan pada tumbuh kembang anak. Kata kunci: Kunjungan ke posyandu, Pengetahuan, sikap, bimbingan kesehatan dan dukungan suami Abstract Posyandu is a form of Community-Based Health Efforts that is managed and organized from, by, for and with the community in carrying out health development to empower the community and provide community comfort in achieving basic health services to accelerate the reduction in maternal and infant mortality. The active role of the mother in visiting the posyandu is very important to monitor the health and nutrition of the baby by routinely weighing the baby and carrying the Towards Health Card. Mothers who routinely bring their children to the posyandu will get information on the nutritional status of their toddlers from health workers. The research objective was to determine the relationship between mother's knowledge, attitudes, health guidance and husband's support for visits of children aged 0-59 months to posyandu in Landono Village, Landono District, Konawe Selatan Regency in 2022. This type of research is observational analytic with a cross-sectional design with a sample size of 91 respondents. The test results of this study were analyzed using the chi square test. The results showed that there was a relationship between attitude (p-value = 0.000) and husband's support (p-value = 0.000). However, there is no relationship between knowledge (p-value = 0.026) and health guidance (p-value = 1,000) to the visit of children aged 0-59 months to posyandu in Landono Village, Landono District, Konawe Selatan Regency. It is better if mothers of toddlers are expected to routinely bring their children to posyandu starting at the age of 0-59 months to prevent and find out the occurrence of problems in the child's growth and development. Keywords: Posyandu visit, knowledge, attitude, health guidance and husband's support
EFEKTIVITAS PROMOSI KESEHATAN KEPATUHAN IBU HAMIL KONSUMSI TABLET FE MELALUI YOUTUBE TERHADAP SIKAP DAN MOTIVASI DI WILAYAH PUSKESMAS JATI RAYA DAN PUSKESMAS PERUMNAS KOTA KENDARI TAHUN 2022 Mina Wahyuni; Hartati Bahar; Rizki Eka Sakti Octaviani K
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 4, No 2 (2023): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v4i2.43108

Abstract

Abstrak Kehamilanl merupakan kondisil alamiah yangl unik karenal meskipun bukanl penyakit, tetapil sering sekalil menyebabkan komplikasil akibat berbagail perubahan anatomil serta fisiologikl dalam tubuhl ibu. Tingginyal prevalensi anemial diperkirakan separuhl kasus disebabkanl oleh kekuranganl zat besil yang berasall dari bahanl makanan, rendahnyal penyerapan zatl besi dalaml tubuh, peningkatanl kebutuhan zatl besi selamal masa kehamilanl sehinga menjadi perhatian bagi ibu hamil untuk konsumsi zat besi. Tujuan umuml dalam penelitian inil adalah untukl mengetahui efektivitas promosi kesehatan kepatuhanl ibu hamill konsumsi tablet Fel melalui Youtube terhadap pengetahuan, , motivasi, dan tindakan diwilayah puskesmas jati raya dan puskesmas perumnas tahun 2023. Metode penelitian ini bersifat eksperimenl dengan pendekatan kuantitatif, desainl penelitian yangl digunakan adala quasyl experimental studyl dengan Pretestl and Posttes tone group design. Desain ini hanya menggunakan satu kelompok saja yaitu kelompok eksperimen tanpa kelompok kontrol. Sampel dalam penelitian ini secara keseluruhan sebanyak 56 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Hasil uji statistik Paired Samples T Test pada taraf kepercayaan 95% (0,05) hasil analisis ρValue = 0,000 < 0,05 menunjukan ada perbedaan sikap ibu hamil sebelum dan setelah intervensi dan ρValue = 0,000 < 0,05 menunjukan ada perbedaan motivasi ibu hamil sebelum dan setelah intervensi. Simpulanl dalam penelitianl ini adalah bahwal ada pengaruh sikapl dan motivasi terhadapl kepatuhan ibu hamil konsumsi tablet fe melalui youtube Kata kunci : sikap, motivasi Abstract Pregnancyl is al unique naturall condition becausel although itl is notl a ldisease, it oftenl causes complicationsl due tol various anatomicall and physiologicall changes inl the lmother's lbody. The high prevalence of anemia, estimated at half of cases, is caused by a lack of iron from food, low absorption of iron in the body, increased demand for iron during pregnancy, so it is a concern for pregnant women to consume iron. The general objective of this study was to determine the effectiveness of health promotion for adherence of pregnant women to consuming Fe tablets via Youtube on knowledge, attitudes, motivation, and actions in the Jati Raya Health Center and Perumnas Health Center areas in 2023. This research method is experimental with a quantitative approach, a research design that used is a quasy experimental study with Pretest and Posttest tone group design. This design uses only one group, namely the experimental group without the control group. The sample in this study as a whole was 56 people. The sampling technique in this study used a purposive sampling method. The results of the statistical test Paired Samples T Test at the 95% level of confidence (0.05) analysis results ρValue = 0.000l