cover
Contact Name
Muhammad Isnaini
Contact Email
isnain2.0407@gmail.com
Phone
+6281263704236
Journal Mail Official
editor.jtptik@gmail.com
Editorial Address
Gedung Pascasarjana Unversitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar Psr V Medan Estate 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN
ISSN : 23554983     EISSN : 24077488     DOI : https://doi.org/10.24114/jtikp
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknologi Pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Medan Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan merupakan jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi yang memberi kontribusi pada pengembangan IPTEKS dalam memudahkan orang lain untuk belajar guna meningkatkan pemahaman, pengembangan teori dan konsep keilmuan, serta aplikasinya terhadap pendidikan dan pembelajaran secara menyeluruh. Topik dari Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan ini mencakup pengembangan media pembelajaran berupa multimedia interaktif maupun elearning.
Articles 234 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TENSES BAHASA INGGRIS BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA SISWA SEKOLAH DASAR Nana Ronawan Rambe; Abdul Hasan Saragih
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2016): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.736 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v3i2.5015

Abstract

Abstrak: Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk: (1) Menghasilkan media pembelajaran interaktif yang layak digunakan, mudah dipelajari dan dapat dipakai untuk pembelajaran individual, (2) Untuk mengetahui keefektifan media pembelajaran interaktif yang dikembangkan pada mata pelajaran Bahasa Inggris. Metode penelitian adalah Research and Development dengan menggunakan model Dick and Carey. Hasil pengujian hipotesis membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan multimedia interaktif dengan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan tanpa menggunakan multimedia interaktif. Hal ini ditunjukkan dengan hasil pengolahan data dimana diperoleh t hitung  sebesar 9.0229,  sedangkan t tabel = 1.98, pada α=0.05 dengan dk 98 . Hasil perhitungan dimana  thitung > t tabel, t hitung yaitu  9.0229>1.98. Disimpulkan bahwa hasil belajar kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran multimedia  interaktif adalah sebesar 95.63% dan lebih tinggi dari kelompok siswa yang dibelajarkan dengan tanpa menggunakan pembelajaran multimedia interaktif, yaitu  sebesar 90.00%. Kata Kunci: media pembelajaran tenses bahasa inggris berbasis multimedia interaktif Abstract: The research and development is aimed at: (1) Produce interactive learning media that is fit for use, easy to learn and can be used for individual learning, (2) To determine the effectiveness of interactive learning media developed in subjects in English. The research method is the Research and Development using a model of Dick and Carey. Hypothesis testing results prove that there is a significant difference between the learning outcomes of students that learned using interactive multimedia learning outcomes of students that learned without using interactive multimedia. This is indicated by the data processing which gained t count equal to 9.0229, while the tables t = 1.98, at α = 0:05 to 98 hp. The results of calculations where thitung> t table, ie 9.0229 t> 1.98. It was concluded that the results of the study group of students that learned using interactive multimedia learning amounted to 95.63% and higher than the group of students that learned without using interactive multimedia learning, which amounted to 90.00%. Keywords: media learning English tenses based interactive multimedia
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN RIAS KARAKTER PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TATA RIAS Irmiah Nurul Rangkuti; Harun Sitompul; Naeklan Simbolon
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 5, No 1 (2018): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.463 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v5i1.12520

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan media video pembelajaran rias karakter yang layak digunakan, mudah dipelajari mahasiswa dan dapat dipakai untuk pembelajaran individual, (2) mengetahui keefektivitasan media video pembelajaran rias karakter yang dikembangkan pada materi rias karakter. Penelitian pengembangan yang menggunakan model produk Borg dan Gall yang dipadu dengan model pengembangan pembelajaran Dick dan Carey. Hasil penelitian menunjukkan: (1) media video pembelajaran layak digunakan dalam pembelajaran rias karakter pada program studi pendidikan tata arias universitas negeri medan, (2) terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar mahasiswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media video pembelajaran rias karakter dengan hasil belajar mahasiswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media belajar buku teks. Hal ini ditunjukkan dengan hasil pengolahan data (thitung=3,285 )pada taraf signifikansi ɑ = 0,05 dengan dk 56 diperoleh (ttabel = 1,67 ), sehingga (thitung > ttabel), efektivitas penggunaan media video pembelajaran rias karakter = 80,46%. Hasil belajar kelompok mahasiswa yang dibelajarkan tanpa menggunakan media video pembelajaran rias karakter sebesar 71,72%. Dari data ini membuktikan bahwa penggunaan media video pembelajaran rias karakter lebih efektif dalam meningkatkan kompetensi dan pengetahuan mahasiswa pada pembelajaran rias karakter dari pada tanpa menggunakan media video pembelajaran. Kata Kunci: media video pembelajaran, rias karakte, pendidikan tata rias Abstract: This study aims to: (1) produce a suitable use of character makeup learning video media, easy for students to learn and can be used for individual learning, (2) to find out the effectiveness of media character makeup learning videos developed in character makeup material. Development research using the Borg and Gall product model combined with the learning development model of Dick and Carey. The results of the study showed: (1) learning video media is feasible to use in character makeup learning in the field state university education education program, (2) there are significant differences between student learning outcomes learned using the character makeup video learning media with student learning outcomes which was learned by using media learning textbooks. This is indicated by the results of processing data (tcount = 3.285) at the significance level ɑ = 0.05 with dk 56 obtained  (ttable = 1.67), so that (tcount> t table), effectiveness of using media character makeup learning videos = 80.46%. The learning outcomes of the group of students who were taught without using the character makeup learning video media amounted to 71.72%. From these data prove that the use of character makeup learning video media is more effective in increasing students' competence and knowledge in character makeup learning than without using learning video media. Keywords: learning video media, character makeup, makeup education
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PEMBELAJARAN PEMBENTUKAN ALIS MATA DENGAN MODEL PEMROSESAN INFORMASI PADA MATA KULIAH TATA RIAS WAJAH KHUSUS Rossy Luckita Sasmita; Harun Sitompul; Dina Ampera
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 6, No 2 (2019): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.979 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v6i2.16963

Abstract

Abstrak: (1) menghasilkan multimedia interaktif pembelajaran yang layak digunakan, mudah dipelajari mahasiswa dan dapat dipakai untuk pembelajaran individual, (2) untuk mengetahui keefektifan media pembelajaran yang dikembangkan pada mata kuliah Tata Rias Wajah Khusus. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan produk Borg dan Gall yang dipadu dengan model pembelajaran Dick dan Carey. Model pengembangan produk pembelajaran ini merupakan model yang disusun secara terprogram dengan urutan yang sistematis dan memenuhi karateristik mahasiswa dalam belajar. Model ini meliputi enam tahapan, yakni: studi literatur, perencanaan atau desain pengembangan, pengembangan produk, validasi ahli, uji coba, revisi, produk akhir. Subjek uji coba terdiri dari dua ahli materi, dua ahli desain pembelajaran dan ahli rekayasa perangkat lunak dan desain grafis, tiga mahasiswa untuk uji coba perorangan, sembilan mahasiswa untuk uji coba kelompok kecil dan lima puluh delapan untuk uji coba lapangan. Data tentang kualitas produk pengembangan ini dikumpulkan dengan angket. Data-data yang dikumpulkan dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Kata kunci : Multimedia Interaktif, Pengembangan bahan ajar. Tata rias wajah khusus Abstract: This study aims to: (1) to produce interactive multimedia education proper use, easy to learn students and can be used for individual learning, (2) to assess the effectiveness of the media that was developed in the subject of Face Makeup Special. This type of research is the development of research that uses models Borg and Gall product development combined with Dick and Carey model of education This education product development model is a model that is prepared in a programmed sequence of systematic and meet the characteristics of students in learning. This model includes six stages, namely: literature studies, planning or design development, product development, validation expert, testing, revision, the final product. Subject trial consists of two subject matter experts, two instructional design experts and software engineers and graphic design, three students for individual testing, nine students for small group trial and fifty-eight for field trials. Data about the quality of the products of this development are collected by questionnaire. The data collected were analyzed using qualitative descriptive analysis techniques. Keywords: Interactive Multimedia, Development of teaching materials. Special makeup
STRATEGI PELATIHAN DAN TIPE KEPRIBADIAN TERHADAP HASIL PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (DIKLAT) PENGENALAN PEMANFAATAN TIK Suryani Manurung; Efendi Napitupulu
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 1, No 2 (2014): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.085 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v1i2.1881

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui perbedaan hasil belajar diklat pengenalan dan pemanfaatan TIK dengan strategi pelatihan In service learning dan In service learning-On the job learning –In service learning; mengetahui perbedaan hasil belajar diklat pengenalan dan pemanfaatan TIK pada tipe kepribadian extrovert dengan introvert; dan mengetahui interaksi antara staregi pelatihan dan tipe kepribadian dalam mempengaruhi hasil belajar diklat pengenalan dan pemanfaatan TIK. Populasi adalah seluruh peserta diklat di Departemen Teknologi Informatika PPPPTK Bidang Bangunan dan Listrik. Sampel penelitian adalah peserta pendidikan dan pelatihan angkatan III, IV, V, VI periode II. Penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pengujian hipotesis menggunakan ANAVA dua jalur 2 x 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: hasil belajar diklat pengenalan dan pemanfaatan TIK lebih tinggi daripada hasil belajar strategi pelatihan In Service Learning; tipe kepribadian introvert memperoleh hasil belajar diklat pengenalan dan pemanfaatan TIK lebih tinggi daripada hasil belajar tipe kerpibadian extrovert; terdapat interaksi antara strategi pelatihan dan tipe kepribadian dalam memberikan pengaruh terhadap hasil belajar diklat pengenalan dan pemanfaatan TIK   Kata Kunci: strategi pelatihan In service learning dan In service learning-On the job learning –In service learning, kepribadian extrovert dengan introvert
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS MULTIMEDIA PADA PEMBELAJARAN MATERI MOTOR BAKAR SMK Mikhael Sihombing; Efendi Napitupulu; Farihah .
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 8, No 2 (2021): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.371 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v8i2.31376

Abstract

Abstrack : Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan pembelajaran interaktif layak media menggunakan dan efektif dalam meningkatkan hasil pembelajaran mesin konversi energi materi motor bakar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pembangunan Borg dan empedu, diadaptasi menjadi model sederhana. Penelitian dilakukan di SMK Nila Harapan Deli Serdang. Sampel terdiri dari abjad percobaan kelas (36 siswa) dan kontrol kelas (34 siswa). Hasil pengujian hipotesis membuktikan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara hasil pembelajaran siswa yang menggunakan media interaktif pembelajaran dengan mahasiswa belajar hasil hasil menengah yang menggunakan media interaktif pembelajaran dengan hasil belajar siswa menggunakan media cetak. Itu ditunjukkan oleh hasil analisis untuk menghitung T > T meja (9.77 > 2.00). Kata Kunci : Media Pembelajaran Interaktif; Multimedia; Motor Bakar Abstract : This research aims to produce a viable interactive learning media use and are effective in enhancing energy conversion Machine learning results. The methods used in this research are the development model of the Borg and Gall, adapted into a simple model. Research conducted at Nila Harapan Deli Serdang Vocational High School. The samples consist of alphabets experiment class (36 students) and control classes (34 students). Hypothesis testing results prove that there is a significant difference between the learning outcomes of students who use media interactive learning with student learning results intermediate results that use interactive learning media with results Learning students use print media. It was shown by the results of the analysis to calculate T > T table (9.77 > 2.00). Key Words: Interactive Learning Media; Multimedia; Energy Conversion Machines.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR TIK SUB JARINGAN KOMPUTER SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 PEGAJAHAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Irwan Fauzi; Hamonangan Tambunan
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2016): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.49 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v3i1.5004

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui Hasil belajar TIK siswa yang diajarkan dengan media animasi 3D dengan yang diajarkan dengan media animasi 2D. (2) untuk mengetahui hasil belajar siswa yang mempunyai motivasi berprestasi tinggi dengan  motivasi berprestasi rendah. (3) untuk mengetahui adanya interaksi antara media pembelajaran dan motivasi berprestasi dalam mempengaruhi hasil belajar TIK. Metode penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain penelitian faktorial 2 x 2. Teknik analisis data menggunakan ANAVA  pada taraf signifikan a = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar TIK siswa yang diajar dengan media animasi 3D lebih tinggi daripada hasil belajar TIK siswa yang diajar dengan media animasi 2D, (2) hasil belajar TIK siswa yang mempunyai motivasi berprestasi tinggi lebih tinggi daripada hasil belajar TIK yang mempunyai motivasi berprestasi rendah, dan (3) terdapat interaksi antara media pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar TIK siswa. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa media animasi 3D lebih baik diajarkan kepada siswa yang mempunyai motivasi berprestasi tinggi dan media animasi 2D baik digunakan kepada siswa yang mempunyai motivasi berprestasi rendah dan terdapat interaksi antara media pembelajaran dan motivasi berprestasi. Kata Kunci: media animasi 3D, media animasi 2D, motivasi berprestasi, belajar TIK Abstract: The purpose of this study are: (1) to assess the learning outcomes of ICT students taught with 3D animation media to those taught by the media of 2D animation. (2) to assess learning outcomes of students with high achievement motivation with low achievement motivation. (3) to investigate the interaction between media learning and achievement motivation in influencing ICT learning outcomes. The research method using quasi-experimental research design 2 x 2 factorial Data were analyzed using ANOVA at the significant level a = 0.05. The results showed that: (1) the results of ICT learning students who are taught by media 3D animation higher in the ICT learning students who are taught by the media of 2D animation, (2) the results of ICT learning students with high achievement motivation is higher than the results of ICT learning who have low achievement motivation, and (3) there is no interaction between the media learning and achievement motivation on ICT learning outcomes of students. The results of this study concluded that the media better 3D animation is taught to students with high achievement motivation and good 2D animation media used to students with low achievement motivation and there was an interaction between the media learning and achievement motivation. Keywords: media 3D animation, 2D animation media, achievement motivation, learning ICT
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS MEDIA INTERAKTIF DAN GAYA BERPIKIR TERHADAP KOMPETENSI TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN Bettysulastri Manullang
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2017): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.608 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v4i2.8759

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1) Hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media pembelajaran interaktif model tutorial dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran interaktif model latihan dan praktik, (2) Hasil belajar TPHP siswa yang memiliki gaya berpikir sekuensial abstrak lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang memiliki gaya berpikir sekuensial konkret dan (3) Interaksi antara media pembelajaran interaktif dan gaya berpikir terhadap hasil belajar TPHP. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian SMK Negeri 1 Berastagi berjumlah 96 orang. Sampel Penelitian terdiri dari 32 siswa penggunaan media interaktif model tutorial  dan 32 siswa penggunaan media interaktif model latihan dan praktik. Teknik penarikan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Instrumen pengukuran untuk mengukur hasil belajar digunakan tes berbentuk pilihan ganda dengan 4 pilihan jawaban. Untuk menjaring data gaya berpikir siswa digunakan angket yang telah diuji kevalidannya. Metode penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan desain faktorial 2 x 2. Teknik analisis data Anava dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Hasil belajar TPHP siswa yang dibelajarkan dengan penggunaan media interaktif latihan dan praktik lebih tinggi dari hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan media interaktif tutorial, (2) Hasil belajar TPHP siswa yang memiliki gaya berpikir sekuensial abstrak, (3) Interaksi antara pembelajaran menggunakan media interaktif dengan gaya berpikir siswa terhadap hasil belajar TPHP.Kata Kunci: media pembelajaran interaktif, tutorial, latihan dan praktik, gaya belajar, teknologi pengolahan hasil pertanian Abstract: This study aims to find out: (1) Student learning outcomes that are learned by using interactive learning media tutorial model with students who are taught by using interactive learning model of practice and practice, (2) TPHP learning result of students who have abstract sequential thinking style is higher compared with students who have concrete sequential thinking styles and (3) Interaction between interactive learning media and thinking style on TPHP learning outcomes. Population in this research is all class of X Department of Agricultural Product Processing Technology SMK Negeri 1 Berastagi amounted to 96 people. The study sample consisted of 32 students using interactive media tutorial model and 32 students using interactive media model of practice and practice. Sampling technique is done by purposive sampling. Measurement instruments to measure learning outcomes were used multiple choice test with 4 answer choices. To collect data of students' thinking style used questionnaire that has been tested its validity. The research method used quasi experiment with 2 x 2 factorial design. Two way data analysis Anava technique. The results showed that (1) TPHP learning outcomes of students who were taught by the use of interactive media exercises and practices higher than the results of student learning are taught by using interactive tutorial media, (2) TPHP learning results of students who have abstract sequential thinking style, (3) ) Interaction between learning using interactive media with student's thinking style to TPHP learning result. Keywords: interactive learning media, tutorial, practice and practice, learning style, agricultural processing technology
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS BUDAYA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA Armiadi .; Muktar .; Samsidar Tanjung
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2019): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.84 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v6i1.16946

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah (1) menghasilkan media pembelajaran intaraktif berbasis budaya pada mata pelajaran matematika yang layak digunakan. (2) mengetahui efektifitas media pembelajaran intaraktif berbasis budaya pada mata pelajaran matematika. Metode pengembangan dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan dari Thiagarajan yang lebih dikenal dengan nama model 4D, yaitu :Define (definisi), Design (Design), Develop (Pengembangan), Dissemnate (penyebaran). Hasil penelitian menunjukkan, (1) validasi ahli materi (86%) dengan kategori sangat baik, (2) validasi ahli desain instruksional (85%) dengan kategori sangat baik, (3) validasi ahli media pembelajaran (89%). (4) ujicoba perorangan berada pada kualifikasi sangat baik (89%), (5) ujicoba kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat baik (86,3%), (6) ujicoba lapangan berada pada kualifikasi sangat baik (81%).Sehingga dapat disimpulkan bahwa produk pengembangan penelitian media pembelajaran interaktif berbasis budaya pada mata pelajaran matematika layak digunakan. Pada tahap penyebaran di empat sekolah berbeda menunjukkan adanya kenaikan rata-rata dari nilai pretesdan posttest yaitu dari 63,65 menjadi 86,9. Serta persentase rata-rata hasil penilaian terhadap produk multimedia interaktif berbasis budaya memburoleh nilai 83,56% dengan kriteria sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa produk pengembangan penelitian media pembelajaran interaktif berbasis budaya pada mata pelajaran matematika sangat efektif. Kata Kunci: pengembangan multimedia interaktif, berbasis budaya, matematika Abstract: The objectives of this research and development are (1) to produce culture-based interactive learning media on mathematical subjects that are appropriate to be used. (2) knowing the effectiveness of culture-based interactive learning media in mathematics. The development method in this study uses a development model from Thiagarajan, better known by the name of the 4D model, namely: Define, Design, Develop, Dissemnate (deployment). The results showed, (1) the validation of material experts (86%) with a very good category, (2) the validation of instructional design experts (85%) with a very good category, (3) the validation of instructional media experts (89%). (4) individual trials are in very good qualifications (89%), (5) small group trials are in very good qualifications (86.3%), (6) field trials are in very good qualifications (81%). it was concluded that the product development of culture-based interactive learning media research on mathematics subjects was appropriate to use. At the stage of distribution in four different schools showed an increase in the average value of the pretest and posttest that is from 63.65 to 86.9. And the average percentage of the results of the assessment of culture-based interactive multimedia products scored 83.56% with very good criteria. So it can be concluded that the product development of interactive culture-based learning media research in mathematics is very effective. Keywords: interactive multimedia development, culture based, mathematics
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATA KULIAH SENI LUKIS I JURUSAN SENI RUPA Ferry Affandi Pangaribuan; Abdul Hasan Saragih
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 1, No 1 (2014): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.674 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v1i1.1871

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa produk Multimedia Pembelajaran Interaktif berdasarkan kriteria kualitas media pembelajaran yang valid serta untuk melihat efektifitas dalam pembelajaran seni lukis I. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dan pengembangan. Subjek penelitian adalah mahasiswa jurusan seni rupa semester III yang sedang mengikuti mata kuliah seni lukis I. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji t dan deskriptif. Uji efektivitas produk dilakukan melalui validasi ahli, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan dan test hasil belajar. Hasil penelitian ini adalah terciptanya media pembelajaran interaktif seni lukis I dalam bentuk keping DVD yang dilengkapi dengan teks penjelasan materi dan video peraga yang dapat digunakan pada PC atau laptop dan dapat dilakukan tanpa menginstall program flash terlebih dahulu karena file utama disajikan dalam ekstensi.     Kata Kunci: pengembangan multimedia, pembelajaran interaktif, mata kuliah seni lukis I
PENGEMBANGAN MODUL PRAKTIKUM TEKNIK DIGITAL MODEL ADDIE Amirhud Dalimunthe; Marwan Affandi; Eka Dodi Suryanto
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2021): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.707 KB) | DOI: 10.24114/jtikp.v8i1.26777

Abstract

Abstrak: Masalah yang dihadapi saat melaksanakan praktikum Teknik Digital adalah modul praktikum yang tersedia belum belum sesuai dengan kompetensi lulusan. Masalah lainnya adalah beberapa modul yang membutuhkan perbaikan. Selain itu, panduan praktikum Teknik Digital juga belum lengkap. Solusi untuk permasalahan diatas salah satunya adalah mengembangkan modul praktikum Teknik Digital. Pengembangan modul praktikum Teknik Digital dilakukan dengan menggunakan pendekatan Project Based Learning. Model ADDIE diadaptasi dalam prosedur pengembangan modul praktikum dalam penelitian ini, yang terdiri dari Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Prosedur penelitian meliputi beberapa tahap yaitu analisis Potensi dan masalah, Pengumpulan data, Desain produk, Validasi desain, Revisi desain, Uji coba, Revisi produk, Uji coba pemakaian, Revisi produk dan Produksi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi, keterampilan, kreatifitas dan inovasi mahasiswa.  Kata Kunci: Pengembangan, Modul Praktikum, Teknik Digital, Model ADDIE. Abstract:  When attending digital engineering lectures and digital engineering internship courses, students often encounter difficulties because they need to have high logic skills when producing a series of works. Imperfect learning tools is one of the reasons for the above problems. However, some facilities and infrastructure do not support the practical and theoretical learning process. One of them is learning tools, especially practical modules that are not yet available. The purpose of this research is to develop a module and a Digital Engineering practicum jobsheet in accordance with the materials and competencies that students must achieve by utilizing the tools and materials available in the laboratory. The design of this research is R&D. The product of this research will be validated by experts and tested on students after the product is revised. The development procedure adapted from the ADDIE model developed by Dick and Carry. The data analysis technique used a simple qualitative descriptive analysis technique. This research produces a practicum module that contains work procedures and job sheets. The results of the assessment obtained from 2 media experts were 89,4% in the category of easy to understand, useful, interesting and worthy of being used as a practicum guide. The results of the assessment obtained from 2 media experts show that this module is valid and very good with an average value of 90,3%. Students using this module gave an average rating of 89% for ease of learning, attractiveness, design and benefits. Keywords: Development, Practicum Modul, Digital Engineering, ADDIE Model.

Page 8 of 24 | Total Record : 234


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2024): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 11, No 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2024): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 10, No 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2023): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 10, No 1 (2023): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 9, No 1 (2022): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 8, No 1 (2021): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 7, No 1 (2020): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 6, No 2 (2019): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 6, No 1 (2019): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 5, No 2 (2018): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 5, No 1 (2018): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 4, No 2 (2017): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 4, No 1 (2017): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 3, No 2 (2016): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 3, No 1 (2016): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 2, No 2 (2015): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 2, No 1 (2015): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 1, No 2 (2014): Desember - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Vol 1, No 1 (2014): Juni - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan More Issue