Baruga, Jurnal Ilmiah BDK Makassar
The Baruga Journal of Makassar Religious Education and Training Center (p-ISSN 2620-5009, e-ISSN 2830-2524, is a six-month periodical journal published by the Makassar Religious Education and Training Center, under the Ministry of Religion of the Republic of Indonesia. This journal aims to disseminate the results of research/study on approaches, models, strategies, methods, media, learning innovations the development of teaching materials that improve the quality of training for technical education and religious personnel. Baruga was first published in print in 2013 which is published twice a year, in June and December. In 2021 this journal is published twice a year based on the Open Journal System (OJS).
Articles
9 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 9 No. 1 (2019): Maret"
:
9 Documents
clear
KOMPETENSI PENGELOLAAN PEMBELAJARAN OLEH GURU (PESERTA DIKLAT PENILAIAN PEMBELAJARAN) DI KAB. BUTON
fachri rahman
Baruga: Jurnal Ilmiah Vol. 9 No. 1 (2019): Maret
Publisher : BDK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (412.266 KB)
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui gambaran kompetensi guru dalam pengelolaan pembelajaran di Kab. Buton; 2) Untuk mengetahui hambatan apa saja yang dihadapi guru dalam pengelolaan pembelajaran; 3) Untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh guru dalam mengatasi hambatan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Instrumen yang digunakan berupa lembar pengamatan, pedoman wawancara, alat perekam audio/video serta dokumen administrasi guru. Untuk pengujian data dilakukan dengan teknik triangulasi data. Selanjutnya data dianalisis dengan langkah-langkah sebagai berikut: 1) pengumpulan data; 2) reduksi data; 3) display data, dan 4)verifikasi dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kompetensi guru dalam melaksanakan pengelolaan pembelajaran sudah tergolong baik. Mulai dari memahami peserta didik secara mendalam; merancang pembelajaran, termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran; melaksanakan pembelajaran; merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran; dan mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya. Namun masih terdapat kekurangan-kekurangan yang perlu mendapat perhatian, seperti menggunakan RPP yang dirancang sebagai acuan dalam melaksanakan proses pembelajaran dikelas termasuk merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran. Bukan hanya sebagai bahan pelengkap administrasi guru semata; 2) Hambatan yang dihadapi guru dalam pengelolaan pembelajaran adalah: (a) masih kurangnya pemahaman guru-guru terhadap penerapan kurikulum 2013; (b) sistem penilaian; (c) guru hanya mengandalkan buku paket atau buku pegangan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran tanpa berusaha mencari sumber belajar lain yang relevan; (d) kurangnya pemanfaatan media pembelajaran; dan (e) kemampuan TIK guru yang kurang memadai. 3) Belum ada upaya nyata yang dilakukan oleh sebahagian besar guru dalam mengatasi hambatan yang dihadapi dalam pengelolaan pembelajaran. Sebahagian yang lain senantiasa berupaya meningkatkan kompetensi pengelolaan pembelajaran dengan aktif mengikuti kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) maupun Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP)
NILAI KEIKHLASAN DALAM NOVEL NEGERI LIMA MENARA
Muhammad Salman Palewai Palewai
Baruga: Jurnal Ilmiah Vol. 9 No. 1 (2019): Maret
Publisher : BDK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (665.262 KB)
Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis novel Negeri Lima Menara karya A. Fuadi yang menceritakan tentang pengalaman perjalanan hidupnya, khususnya ketika sedang menuntut ilmu di Pondok Pesantren. Sebagai seorang Muslim yang menyadari tentang kewajiban berdakwah beliau terpanggil untuk berbagi kepada para pembaca dengan harapan semoga nilai-nilai luhur yang beliau peroleh ketika menuntut ilmu di pesantren dapat juga dirasakan oleh para pembaca. Salah satu pesan dalam novel tersebut adalah keikhlasan. Kajian ini dilakukan untuk mengetahui secara mendalam tingkat keikhlasan yang ingin beliau sampaikan kepada pembaca.Demikan juga untuk mendalami metode yang digunakan pengarang ketika memasukkan pesan tersebut dalam novelnya. Melalui metode kajian isidisimpulkan bahwa tingkat keikhlasan yang pengarang maksudkan adalah ikhlās al-‘Ibād (إخلاص العبااد). Adapun metode penyampaiannya lebih banyak menggunakan kutipan nasehat salah satu tokoh dalam novel tersebut. Selain itu, beliau menggunakan metode uraian terhadap prinsip hidup beberapa tokoh. Hasil kajian ini diharapkan menjadi motivasi bagi para pengarang karya sastra untuk memasukkan nilai-nilai luhur pada setiap karya mereka. Begitu juga diharapkan dapat membuka wawasan bahwa salah satu objek kajian adalah karya sastra dengan mengungkap pesan berbagaidimensi agama dalam setiap karya.
MODEL KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM PEMBINAAN KARAKTER PESERTA
Rawati Rawati
Baruga: Jurnal Ilmiah Vol. 9 No. 1 (2019): Maret
Publisher : BDK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (211.933 KB)
Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan Model Kepemimpinan dalam Pembinaan Karakter Peserta Didik, dalam hal ini Model-Model kepemimpinan kepala sekolah terhadap pembentukan karakter peserta didik. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kepustakaan. Adapun Teknik analisis data dalam penulisan ini yaitu dengan 1)reduksi data (data reduction), 2)Penyajian data (data display), 3)verifikasi data (conclution drawing/ verification). Hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa Model kepemimpinan dalam pembinaan karakter peserta didik,yang menganut Model kepemimpinana demokratis dapat diterapkan secara profesional dan optimal dalam pembinaan dan pembentukan karakter peserta didik baik pada kegiatan kulikuler mata pelajaran maupun kegiatan ekstrakurikuler di dalam atau di luar sekolah.
TEACHING ENGLISH USING MATERIALS AT MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI MODEL MAKASSAR
hanafi pelu
Baruga: Jurnal Ilmiah Vol. 9 No. 1 (2019): Maret
Publisher : BDK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (286.88 KB)
This study aims at portrying and describing the way the English Teachers of MTsN Model Makassar conduct the learning-teaching process in the clasroom used instructionals materials. This is a descriptive with qualitative research design. The subjects of the study are English teachers, who teach in the third grade and the students of the third grade from two different classrooms. The main instrument of the study is the researcher himself. In completing the data, interview guide, and field-notes are used. The data and sources of the data are what the teachers do in classrooms concerning the research questions. The additional data are also taken from the students by means interview and recording. The finding of the study reveals that the teachers use various sources of the instructional materials. Most of the books used cover the four language skills, they are; listening, reading, speaking, and writing. The teachers use various kinds of the instructional media
PENGARUH KUALITAS WIDYAISWARA DAN PENYELENGGARA TERHADAP KUALITAS PELATIHAN PADA BALAI DIKLAT KEAGAMAAN MAKASSAR STUDY KASUS PADA DIKLAT TEKNIS SUBSTANTIF GURU MATEMATIKA TAHUN 2018
Amrin
Baruga: Jurnal Ilmiah Vol. 9 No. 1 (2019): Maret
Publisher : BDK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (606.954 KB)
Tujuan penelitian ini adalah untuk Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas widyaiswara, kualitas penyelenggara mempunyai pengaruh terhadap kualitas pelatihan pada Balai Diklat Keagamaan Makassar. Serta untuk mengetahui dan menganalisis variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kualitas pelatihan pada Balai Diklat Keagamaan Makassar. Populasi yang dijadikan target penelitian adalah peserta pelatihan pada Kantor Balai Diklat Keagamaan Makassar sebanyak 85 orang responden dengan menggunakan model analisis regresi linear berganda. Untuk mencapai tujuan tersebut maka digunakan metode analisis kualitatif, analisis infesrensial melalui analisis regresi berganda, serta analisis pengujian hipotesis (Uji F dan uji T). Hasil penelitian yang dilakukan diperoleh hasil persamaan regresi bahwa kualitas widyaiswara dan kualitas penyelenggara berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelatihan pada Balai Diklat Keagamaan Makassar. Dari hasil analisis pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kualitas widyaiswara, kualitas penyelenggara secara simultan berpengaruh signifikan dan positif terhadap kualitas pelatihan pada Balai Diklat Keagamaan Makassar. Dari dua variabel yang diteliti, maka variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kualitas pelatihan pada Balai Diklat Keagamaan Makassar adalah kualitas widyaiswara, hal ini disebabkan karena variabel kualitas widyaiswara memiliki thitung yang paling besar diantara variabel kualitas penyelenggara dan variabel kualitas sarana dan prasarana pada Balai Diklat Keagamaan Makassar.
PENERAPAN TEORI ORGANISASI TERHADAP INDIVIDU PADA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM
Abdurrafiq rafiq
Baruga: Jurnal Ilmiah Vol. 9 No. 1 (2019): Maret
Publisher : BDK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (352.818 KB)
Tujuan makalah ini adalah untuk mengetahui penerapan teori organisasi terhadap individu pada lembaga pendidikan Islam. Pembahasan diawali dengan penjelasan tentang teori organisasi kemudian melakukan analisis berdasarkan sajian teori yang terkait dengan teori organisasi dalam Lembaga Pendidikan Islam, teori organisasi dalam hubungannya dengan penerapan pada individu baik pada aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Hasil analisis terhadap sajian teori membuktikan bahwa penerapan teori organisasi dalam kehidupan khususnya dalam lembaga pendidikan Islam memberikan pengaruh pada perubahan sikap dari seseorang yang dijelaskan yakni pada kompetensi personal. Kompetensi personal yang dimaksudkan adalah kompetensi yang mewakili serangkaian sikap, keterampilan, dan nilai yang memungkinkan seorang bekerja sebagai individu secara efektif dan efisien, serta menyumbangkan tenaga dan keahliannya dengan positif kepada organisasi/lembaga, pengguna, dan profesinya.
PENDIDIKAN ‘AQIDAH TAUHID PADA ANAK DALAM KELUARGA
Yuliarti yuli
Baruga: Jurnal Ilmiah Vol. 9 No. 1 (2019): Maret
Publisher : BDK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (640.937 KB)
Di Era Informasi dan Globalisasi, pengaruh liberalisasi dan beragam informasi yang mendunia sampai kesudut-sudut kamar kita, tanpa ada filter yang membuat informasi itu tidak higeinis untuk dikonsumsi oleh anak-anak kita. Derasnya arus informasi tidak seimbang dengan kekuatan keyakinan dan‘Aqidah Islam yaitu Aqidah Tauhid yang tertanam dihati anak-anak kita. Sehingga anak-anak dan remaja sangat rentan berubah kepercayaan yakni mempercayai hal-hal yang mereka anggap membawa mereka kepada kebahagiaan dan keselamatan sesaat. Fenetrasi budaya asing yang note benne adalah budaya barat sangat berpotensi menggerogoti keyakinan anak-anak dan remaja muslim. Siklus kehidupan mereka dinaungi oleh suasana budaya kufur, mulai dari kepercayaan, gaya berpakaian, bahasa, prilaku, makanan, dan gaya hidup yang serba hedonis, materialistik dan liberal. Untuk menetralisir semua pengaruh tersebut, maka bekal paling utama yang harus diberikan terhadap anak dan remaja kita dewasa ini adalah pondasi Islam yaitu Aqidah Tauhid dan memeliharanya yang harus dimulai dari keluarga, karena keluarga adalah merupakan basis utama untuk membekali si anak dalam berAqidah Tauhid yang benar. Oleh karena itu maka orangtua harus berupaya secara maksimal dengan segala daya dan upaya untuk menanamkan Aqidah Tauhid dan memeliharanya agar anak-anak dan remaja Islam terhindar dari pengaruh-pengaruh buruk yang mendangkalkan aqidah apalagi hal-hal yang merusak aqidah.
URGENSI ZAKAT DALAM MENENTASKAN KEMISKINAN
Samir Patsan Samir
Baruga: Jurnal Ilmiah Vol. 9 No. 1 (2019): Maret
Publisher : BDK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (654.757 KB)
Zakat dalam Islam adalah kewajiban yang selain berdemensi ibadah kepada Allah SWT, juga berdemensi social yang dengannya sangat diharapkan dapat memberikan kesejahteraan hidup dan mengangkat harkat dan martabat fakir miskin (fukara’ walmaqsakin). Terlaksananya zakat secara adil dan merata bagi setiap mustahiq (orang yang berhak) merupakan suatu keniscayaan yang harus diindahkan oleh setiap orang yang beriman sebagai perwujudan dari keimanannya yang sempurnah. Karena itu orang beriman sesungguhnya adalah mereka yang tidak mau menahan haknya orang lain yang dititipkan Allah SWT kepadanya yaitu sebesar 2,5% (dua setengah persen) dari harta yang didapatkan dan atau dimilikinya bila sudah sampai khaulnya (cukup setahun dimiliki) dan cukup nisabya. Indonesia memiliki potensi zakat yang sangat besar, karena berbagai faktor, potensi zakat tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memberantas kemiskinan dan mewujudkan keadilan sosial di Indonesia. Sebagai gambaran hasil penghimpunan zakat oleh seluruh Badan Amil Zakat (BAZ) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) di Indonesia pada tahun 2012 (versi UU No. 38/1999) yang disampaikan oleh BAZNAS mencapai angka 2,3 triliun. Sedangkan potensinya adalah 217 triliun. Ini artinya kemampuan penghimpunan zakat baru mencapai kurang lebih angka 1,1% dari total potensi yang ada. Potensi tersebut dimungkinkan akan bertambah setiap tahunnya seiring dengan peningkatan ekonomi masyarakat. Namun demikian, potensi zakat yang besar tersebut belum mampu dioptimalkan penyerapannya oleh pemerintah. Dalam literatur dan hasil kajian lainnya, banyak sekali ditemukan faktor-faktor yang dipercaya menjadi penyebab rendahnya produktivitas zakat di tanah air. Beberapa di antaranya seperti pemahaman yang sangat minim terhadap zakat, konsepsi fiqih yang kurang relevan dengan perkembangan zaman, masih dominannya pola berzakat tradisional, dan lain sebagainya.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM TRADISI MAPPANRE TEMME’ PADA MASYARAKAT BUGIS DI KECAMATAN SOPPENG RIAJA KABUPATEN BARRU
Anwar Iskar Hidayatullah
Baruga: Jurnal Ilmiah Vol. 9 No. 1 (2019): Maret
Publisher : BDK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (738.641 KB)
Tesis ini membahas topik nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi Mappanre Temme’ (khatam al-Qur’an) pada masyarakat bugis di kecamatan soppeng riaja kabupaten Barru. Permasalahan pokok dalam penelitian ini yakni bagaimana nilai pendidikan Islam pada tradisi adat Mappanre Temme’. Permasalahan pokok dirinci pada tiga sub masalah, yaitu bagaimana latar belakang keberadaan tradisi Mappanre Temme’, bagaimana tata cara pelaksanaan tradisi Mappanre Temme’, serta nilai-nilai apa saja yang terkandung dalam tradisi Mappanre Temme’. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tatacara pelaksanaan dan nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi Mappanre temme’ di soppeng riaja Barru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Mappanre Temme’ adalah sebuah tradisi eksotis yang penuh daya tarik. Eksotisme Mappanre Temme’ bukan hanya karena ia menjadi sarana hiburan tradisional ditengah arus globalisasi budaya, akan tetapi tradisi Mappanre Temme’ sarat dengan makna dan pesan yang mengekspresikan sistem nilai yang dianut oleh masyarakat bugis, yakni di dalamnya banyak terkandung nilai-nilai pendidikan Islam, yakni pendidikan iman, akhlak, intelektual, fisik dan psikis, dan sosial. Implikasi penelitian, diharapkan penelitian ini dapat memberikan nilai manfaat bagi semua pihak, terutama bagi masyarakat soppeng riaja. Penelitian ini dapat menjadi dasar agar dilain pihak adanya keberanian dari tokoh budaya agar gaya, gerak dan baca-bacaan yang menghiasi suasana upacara Mappanre temme’ dimodifikasi menjadi seni yang bernuansa Islami yang sarat dengan nilai-nilai syiar Islam khususnya pendidikan Islam demi membumikan Islam ditengah kehidupan masyarakat.