cover
Contact Name
Hadija
Contact Email
eboni@umma.ac.id
Phone
+628124247663
Journal Mail Official
eboni@umma.ac.id
Editorial Address
Jl.Dr.Ratulangi No.62 Maros
Location
Kab. maros,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal EBONI
ISSN : -     EISSN : 27156451     DOI : -
Jurnal EBONI Merupakan media publikasi karya ilmiah yang berisi tentang hasil-hasil penelitian tentang kehutanan dan lingkungan dalam ruang lingkup lokal dan nasional yang diterbitkan oleh program studi Kehutanan Fakultas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan, Universitas Muslim Maros.
Articles 80 Documents
KARAKTERISTIK MORFOLOGI TEGAKAN AREN GENJAH (Arenga pinnata ( Wurmb) Merr.) DI DESA TAMEMONGGA, KECAMATAN TOMMO, KABUPATEN MAMUJU, SULAWESI BARAT. GUNAWAN M GUNAWAN; Muliana Djafar; Nirawati Nirawati
Jurnal Eboni Vol 3 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Gunawan M, Morphological Characteristics of Early Aren (Arenga pinnata (Wurmb) Merr.) stands in Tamemongga Village, Tommo District, Mamuju Regency, West Sulawesi, supervised by Muliana Djafar and Nirawati. This research was conducted in Tamemongga Village, Tommo District, Mamuju Regency, Sulawesi. This location was chosen with the consideration that there is still a lack of research on the morphological characteristics of early maturing sugar palm stands. The observation method used is the observation method with the location selected by purposive sampling. Observations were made on the sugar palm population in Tamemongga Village, Tommo District, Mamuju Regency, West Sulawesi. Parameters observed were morphological characters which included vegetative and generative characters. The results showed that almost all vegetative characters had various coefficients of diversity, and generative morphological characteristics for all parameters had low diversity. Keywords: Palm sugar early, vegetative, Generative Diversity.
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN HUTAN KOTA MAROS SEBAGAI RTH PUBLIK DI KELURAHAN PETTUADAE, KECAMATAN TURIKALE, KABUPATEN MAROS Muliana Djafar; Mar Asya; Andi Nur Imran
Jurnal Eboni Vol 4 No 1 (2022): Juli
Publisher : Program Studi Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/eboni.v4i1.1430

Abstract

This research was carried out in Pettuadae Village, Turikale District, Maros Regency. This location was chosen with the consideration that there is still a lack of research on the effectiveness of the use of urban forests as public green open spaces in Turikale District which is still under-attention so that attention and direct action are needed by the community and the government to control. There are two data used, namely: primary data and secondary data. The objectives of this study were: to determine the utilization of the Maros urban forest as a public green open space and to determine the factors that influence the effectiveness of the use of the urban forest as a public green open space in the Pettuadae village, Turikale sub-district, Maros district. Data were collected from observations, questionnaires, interviews. The collected data was then analyzed. This study uses two methods, namely descriptive analysis method to determine the utilization of urban forest as public green open space and multiple linear regression analysis method to determine the factors that influence the effectiveness of urban forest utilization as public green open space. The results showed that the utilization of Maros urban forest as a public green open space in Pettuadae Village, Turikale District, Maros Regency was effective. where the Maros urban forest is used as a means of gathering for discussions or playing with friends and family, enjoying the beauty of the urban forest and enjoying several sports facilities and can be used for street vendors as a livelihood. The factors that affect the effectiveness of the use of urban forests as public green open space in Pettuadae Village, Turikale District, Maros Regency, namely the effectiveness factors in terms of 4 variables namely regulations, public awareness, availability of public facilities and facilities, and budget support. Where there are only two influential variables, namely public awareness and the availability of public facilities and facilities
EKSPLORASI JENIS BAMBU (BAMBUSA, SP) BERDASARKAN KARAKTERISTIK MORFOLOGI di KABUPATEN MAROS Sar Mila; Nirawati Nirawati
Jurnal Eboni Vol 4 No 1 (2022): Juli
Publisher : Program Studi Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/eboni.v4i1.1490

Abstract

ABSTRAK Sesuai dengan data diatas, Bambu merupakan sumber daya yang sangat melimpah dan memiliki keanekaragaman yang cukup tinggi, tapi pada kenyataannya adalah tidak semua jenis bambu yang dikenal oleh masyarakat dengan baik (Elizabeth 2004). Tanaman bambu belum teridentifikasi secara jelas di Kabupaten Maros, dari hal tersebut dilakukan penelitian mengenai Identifikasi morfologi khususnya di Kecamatan Simbang dan Kecamatan Tanralili. Metode yang digunakan adalah teknik purposive sampling, yaitu teknik yang dilakukan secara acak dengan mengidentifikasi karakteristik morfologi yang telah ditentukan, meliputi tipe akar, warna rebung, permukaan rebung, jumlah buluh /rumpun, model percabangan, tipe dan warna pelepah buluh.Hasil penelitian diperoleh 7 jenis bambu yang tersebar di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Simbang terdapat 4 jenis dan Kecamatan Tanralili terdapat 5 jenis bambu. Jenis bambu yang tumbuh di Kecamatan Simbang ada 4 jenisJenis bambu yang tumbuh di Kecamatan Simbang ada 4 jenis yaitu Bambusa vulgaris var. striata, Bambu biumeana/ Bambu Ori, Bambusa bambos (L.) voss. dan Gigantochloa Atter) (Hassk). Kurz dan Kecamatan Tanralili terdapat 6 jenis bambu yaitu Bambusa sp, Bambusa vulgaris var. striata, Bambu biumeana/ Bambu Ori, Bambusa bambos (L.) voss., Gigantochloa Atter) (Hassk) Kurz dan Schizostachyum jaculans Holttum. Kata Kunci : Bambu, Morfologi, Identifikasi, Karakteristik
PEMETAAN SERAPAN DAN EMISI KARBON DI WILAYAH PESISIR KABUPATEN MAROS MELALUI PENDEKATAN SOFTWARE ABACUS SP hidayat, fachrul; Faisal M, Muh; A. Samsu, Andi Khairil
Jurnal Eboni Vol 4 No 1 (2022): Juli
Publisher : Program Studi Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/eboni.v4i1.1491

Abstract

ABSTRAK Perubahan iklim kini menjadi salah satu isu prioritas yang perlu ditangani melalui upaya-upaya mitigasi yang dapat menurunkan kontribusi pelepasan karbon ke atmosfer khususnya pada wilayah pesisir. Tujuan dari penelitian ini adalah : Mengetahui serapan karbon dan nilai emisi karbon periode 10 tahun (2011-2021) di wilayah pesisir Kabupaten Maros. Penelitian dilakukakan dengan metode analisis perubahan penutupan lahan menggunakan data citra landsat TM 7 tahun 2011 dan data citra landsat 8 tahun 2021 serta perhitungan serapan dan emisi karbon menggunakan software Abacus Sp. Hasil serapan karbon periode 10 tahun di wilayah pesisir Kabupaten Maros serapan yang paling tinggi yaitu penutupan tambak berubah menjadi penggunaan lahan mangrove pada Kecamatan Lau sebesar 22,14 %, Kecamatan Maros Baru sebesar 15,16 %, dan Kecamatan Marusu sebesar 14,22 %. serapan tinggi juga pada penutupan tubuh air berubah menjadi mangrove di Kecamatan Maros Baru sebesar 14,79 %, dan Kecamatan Marusu sebesar 7,72 %. Hasil emisi karbon periode 10 tahun pada wilayah pesisir Kabupaten Maros yang memiliki emisi paling tinggi yaitu penutupan lahan perkebunan berubah menjadi sawah di kecamatan Maros Baru sebesar 18,86 %, dan kecamatan Marusu sebesar 7,75 %.
PENGARUH KUALITAS TUMBUH BENIH Avicennia marina PADA MEDIA TANAM BEDENG TABUR DIKAWASAN MLC BALUNO muh aswad aswad; Andi Irmayanti Idris; Widyanti i Utam
Jurnal Eboni Vol 4 No 1 (2022): Juli
Publisher : Program Studi Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena kurangnya referensi tentang cara membudidayakan tanaman ini terkhusus untuk disulawesi barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas kualitas tumbuh benih Avicennia marina pada media tanam bedeng tabur dikawasan MLC Baluno. Penelitian ini dilaksanakan pada kawasan Mangrove Learning Center Baluno, merupakan lokasi penelitian yang berada di Desa Binanga, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene. Pengamatan sampel dalam penelitian ini berlangsung selama 60 hari. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan, 3 kelompok dan 3 ulangan sehingga diperoleh 36 unit percobaan. Hasil penelitian analisis data menunjukkan bahwa perlakuan yang digunakan untuk media tumbuh benih Avicennia marina menunjukkan tidak ada interaksi yang nyata untuk perkembangan tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter batang. Pada penelitian ini diperoleh nilai signifikan sebesar 0,813 > 0,05 untuk tinggi tanaman, nilai signifikan sebesar 0,645 > 0,05 untuk jumlah daun, dan sedangkan untuk diameter batang nilai signifikan sebesar 0,946 > 0,05, maka disimpulkan hipotesis H1 ditolak. Perlakuan yang digunakan tidak berpengaruh nyata pada pertumbuhan tanaman mangrove jenis Avicennia marina pada penelitian selama 60 hari yang di sertai pengukuran tanaman di setiap per-10 harinya.
PENGEMBANGAN PELATIHAN PERTANIAN BERBASIS MODEL ADDIE (ANALYSIS, DESIGN, DEVELOPMENT, IMPLEMENTATION DAN EVALUATION) Budi Darma Putra; Sri Sasmita Dahlan
Jurnal Eboni Vol 4 No 1 (2022): Juli
Publisher : Program Studi Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/eboni.v4i1.1562

Abstract

Pengembangan Pelatihan pertanian memerlukan sebuah tahapan yang sederhana, mudah digunakan dan tentunya sistematis. Salah satu model pengembangan yang dapat digunakan adalah model Addie. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tahap-tahap pengembangan pelatihan pertanian dengan menggunakan model Addie serta untuk mengetahui implementasi model Addie pada pelatihan bagi petani. Penelitian ini adalah penelitian yang bersifat studi pustaka (library research). Model Addie yang diterapkan pada penelitian ini mampu mengidentifikasi pengembangan pelatihan pertanian secara mendalam. Dari hasil penelitisan ini juga menunjukkan kualitas pelatihan yang berlangsung selama ini sudah baik. Dengan demikian, pengembangan pelatihan perlu terus dilakukan. Namun bentuk pengembangannya perlu dikaji secara ilmiah, sehingga produk pengembangannya dapat menjadi solusi dalam memecahkan persoalan pelatihan.
Isolasi dan Identifikasi Bakteri Pelarut Fosfat dari Rhizosfer Tanaman Aren (Arenga Pinnata (Wurb)Merr) syarwani Wani; Siti Aisyah; Hadija S; Nirawati N
Jurnal Eboni Vol 4 No 2 (2022): November
Publisher : Program Studi Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/eboni.v4i2.1496

Abstract

Unsur hara fosfat kedua setelah nitrogen dan unsur hara makro yang penting bagi pertumbuhan serta perkembangan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi jumlah dan keragaman bakteri pelarut fosfat dari rhizosfer tanah tanaman aren, serta menguji kemampuannya dalam melarutkan fosfat. Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Analisis yang dilakukan menggunakan deskriptif meliputi karakteristik makroskopis dan mikroskopis serta uji indeks bakteri pelarut fosfat (BPF). Nilai indeks pelarutan fosfat diukur dengan membandingkan total diameter koloni dan zona bening holozon diameter koloni pada media Pikovskaya agar. Hasil penelitian ini menunjukkan jumlah bakteri pelarut fosfat tertinggi diperoleh pada lokasi 2 lapisan 1 dengan nilai 57,5 x 10-8 CFU/ml dan terendah diperoleh lokasi 2 lapisan 2 dengan nilai 40,5 x 10-8 CFU/ml. Hasil karakterisasi secara morfologi menunjukkan hasil yang cukup beragam. Sedangkan uji kemampuan melarutkan fosfat yang tertinggi ditemukan lokasi 2 lapisan 2 dengan nilai indeks 3,75. Dimana memiliki potensi yang cukup tinggi sehingga, dapat diperlukan pengujian lebih lanjut.
INVENTARISASI NILAI KERAPATAN DAN MANFAAT EKONOMI TANAMAN AREN (Arenga pinnata (Wurmb) Merr.) DI KECAMATAN TOMPOBULU (Studi kasus : Desa Bonto Somba, Bonto Manurung dan Bonto Manai) musda, Musdalifah; Djafar, Muliana; Mukhlisa, Andi Nurul
Jurnal Eboni Vol 4 No 2 (2022): November
Publisher : Program Studi Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/eboni.v4i2.1497

Abstract

Tanaman aren (Arenga pinnata (Wurmb) Merr.) merupakan salah satu tanaman hasil hutan bukan kayu yang telah lama dikenal sebagai tanaman yang memiliki banyak manfaat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Kerapatan tanaman aren di Desa Bonto Somba, Bonto Manurung, Bonto Manai Kecamatan Tompobulu dan untuk mengetahui manfaat ekonomi tanaman aren di Desa Bonto Somba, Bonto Manurung, Bonto Manai Kecamatan Tompobulu. Metode yang digunakan adalah teknik random sampling berupa petak berukuran 20 m × 20 m dengan menghitung seluruh jumlah tanaman aren dalam petak ukur dan mengindentifikasi tanaman yang sudah berproduksi dan belum berproduksi serta menghitung kerapatan jenis tanaman aren, menghitung nilai manfaat ekonomi tanaman aren dan wawancara kepada responden dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan potensi Kerapatan tanaman aren di Kecamatan Tompobulu diperoleh 41 pohon aren yang berproduksi dan 68 pohon aren yang belum berproduksi. Petani memanfaatkan produk tanaman aren sebagai gula aren dan tuak. Hasil perhitungan nilai manfaat tanaman aren meliputi pendapatan petani di Desa Bonto Somba dari produksi gula aren sebesar Rp.26.156.000/tahun, pendapatan di Desa Bonto Manurung dari produksi gula aren sebesar Rp.41.685.000/tahun dan pendapatan di Desa Bonto Manai dari produksi tuak sebesar Rp.12.331.000/tahun. Sehingga total nilai manfaat tanaman aren di Kecamatan Tompobulu adalah sebesar Rp.80.172.000/tahun.
Strategi pengembangan Ekowisata Mangrove di Desa Borimasunggu Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros Idham Mawardi; Andi Nur Imran; Muliana Djafar
Jurnal Eboni Vol 4 No 2 (2022): November
Publisher : Program Studi Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/eboni.v4i2.1552

Abstract

IDHAM MAWARDI. Strategi Pengembangan Ekowisata Mangrove di Desa Borimasunggu Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros (dibimbing oleh Andi Nur Imran dan Muliana Djafar).Mangrove sebagai salah satu komponen ekosistem pesisir memegang peranan yang cukup penting, baik dalam memelihara produktivitas perairan pesisir maupun didalam menunjang kehidupan penduduk di wilayah tersebut. Tujuan dilakukannya penelitian ini: untuk mengetahui potensi mangrove yang dapat di jadikan ekowisata di Desa Borimasunggu, Kecamatan Maros Baru dan mengetahui strategi pengembangan ekowisata mangrove di Desa Borimasunggu, Kecamatan Maros Baru. Data dikumpulkan dari hasil wawancara dengan menggunakan kuesioner dari responden. Selanjutnya Analisis yang di gunakan adalah Analisis deskriptif kualitatif, . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa potensi ekowisata mangrove di Desa Borimasunggu Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros memiliki : kawasan mangrove yang masih terjaga dengan baik, pemandangan yang cukup indah menuju lokasi wisata mangrove. Strategi pengembangan ekowisata mangrove adalah : peningkatan sumber daya manusia (SDM) melalui sosialisasi terkait aspek wisata, pengadaan sarana dan prasarana pendukung kegiatan wisata, dan kerja sama yang baik antar pengelola dan masyarakat.
Trigona PENGARUH POSISI PINTU MASUK TERHADAP PERKEMBANGAN SARANG KOLONI LEBAH Trigona sp. Daud Irundu; Muhammad Fahmin; Rita Bulan; Zulkahfi z
Jurnal Eboni Vol 4 No 2 (2022): November
Publisher : Program Studi Kehutanan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/eboni.v4i2.1591

Abstract

ABSTRACT The development of the Trigona sp. beehive affects the productivity of the bee, especially in hive building. The position of beehive’s trigona entrance has an influence on trigona bee ability to build a hive. Increasing the access of bees in building hive will increasing the component of of the beehive. This study was used bee boxes with various of beehive entrance position as observed factors namely top vertical, bottom vertical, and horizontal. The study was carried out from November 2021 to March 2022. The method used 9 units of stup samples with 3 replications for each treatment. The parameters were the weight and dimensions measurement of the hive based on a scale approach on the stup wall. Analysis used one-way Anova (Analysis variance) and BNJ test. The result showed that the largest average of hive weight was 2.679,5 grams in the bottom vertical entrance position treatment. On the other hand, there was significant affect (P<1%) of the entrance position to development of stup dimensions. BNJ test (P<1%) of stup dimensions showed that bottom vertical entrance treatment had different affect to top vertical and horizontal entrance treatment, where bottom vertical entrance treatment had the largest increase of stup dimensions.