cover
Contact Name
Anirwan
Contact Email
jurnalintelekmadani@gmail.com
Phone
+6285218159999
Journal Mail Official
jhqd.im@gmail.com
Editorial Address
Jl. Malengkeri, Kompleks Gerhana Alauddin, Blok D No. 18 Mangasa Tamalate Makassar
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Health Quality Development (JHQD)
ISSN : -     EISSN : 27982025     DOI : https://doi.org/10.51577/jhqd.v1i2
Core Subject : Health,
JHQD merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia dengan fokus antara lain: Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Epidemiologi Kesehatan, Biostatistika, Kesehatan Reproduksi, Gizi Kesehatan Masyarakat, Kesehatan & Keselamatan Kerja (K3), Pendidikan Kesehatan, Perilaku Kesehatan, Manajemen Kesehatan, Administrasi & Kebijakan Kesehatan, Hukum Kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 63 Documents
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Penjamah Makanan Pedagang Terhadap Penerapan Personal Hygiene di Pasar Sentral Mina Minanga Kabupaten Buton Utara Ahmad Noor; Nasmiati
Journal of Health Quality Development Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data World Health Organization (WHO) melaporkan sebanyak 582 juta kasus dan 351.000 jiwa meninggal dunia akibat keracunan makanan sejak tahun 2010, bahkan setiap tahunnya di Amerika Serikat mengalami 76 juta kasus keracunan akibat makanan serta ada 325 orang dirawat dan 5000 orang meninggal dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku penjamah makanan pada pedagang di Pasar Sentral Mina Minanga Kabupaten Buton Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study yaitu pengukuran variabel dilakukan hanya satu kali, pada suatu saat (waktu), pengambilan sampel menggunakan total Populasi sebanyak 57 pedagang makanan yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November-Desember 2022. Hasil penelitian diperoleh pengetahuan, sikap dan Tindakan memiliki pengaruh terhadap penerapan personal hygiene di Pasar Sentral Mina minanga Kabupaten Buton Utara Tahun 2022. Saran dalam penelitian ini kepada Instansi terkait khususnya Dinas Kesehatan setempat perlunya untuk melakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada para pedagang sehingga memberikan pengetahuan mengenai hygiene yang tepat.
Kejadian Asfiksia Pada Bayi Baru Lahir di Puskesmas Sabang Paru Kabupaten Wajo Zulhaedah Zulhaedah
Journal of Health Quality Development Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v2i2.399

Abstract

Pengaruh Konseling KB IUD Terhadap Sikap dan Minat Calon Akseptor KB Herniyanti Herniyanti
Journal of Health Quality Development Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v2i2.400

Abstract

Faktor Penyebab Terjadinya Ispa pada Balita di Puskesmas Perawatan Morokay Kecamatan Seram Utara Timur Kobi Kabupaten Maluku Tengah Ismayanti Ismayanti
Journal of Health Quality Development Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v2i2.401

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus atau bakteri dan berlangsung selama 14 hari. ISPA merupakan penyakit infeksi akut yang menyerang saluran pernapasan bagian atas dan bagian bawah. ISPA dapat menimbulkan gejala ringan (batuk, pilek), gejala sedang (sesak, wheezing) bahkan sampai gejala yang berat (sianosis, pernapasan cuping hidung). Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya ISPA pada balita di Puskesmas Perawatan Morokay Kecamatan Seram Utara Timur Kobi Kabupaten Maluku Tengah. Jenis penelitian yang digunakan adalah cross sectional study. Sampel adalah balita yang mengalami ISPA di Puskesmas Perawatan Morokay Kecamatan Seram Utara Timur Kobi Kabupaten Maluku Tengah sebanyak 32 balita dengan teknik pengambilan sampel secara random sampling. Hasil penelitian ASI ekslusif merupakan faktor terjainya ISPA pada balita dengan nilai p 0,013, kelengkapan imunisasi merupakan faktor terjainya ISPA pada balita dengan nilai p 0,002, lingkungan rumah merupakan faktor terjainya ISPA pada balita dengan nilai p 0,020. Kesimpulan ASI eksklusif, kelengkapan imunisasi, lingkungan rumah merupakan faktor terjainya ISPA pada balita di Puskesmas Perawatan Morokay Kecamatan Seram Utara Timur Kobi Kabupaten Maluku Tengah.
Program Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi di Puskesmas Cendrawasih Kota Makassar Nurafni Shahnyb; Nur Hamdani Nur
Journal of Health Quality Development Vol. 3 No. 1 (2023): Juni 2023, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v3i1.424

Abstract

Indonesia termasuk Sala satu negara dengan jumlah anak yang tidak mendapatkan imunisasi cukup banyak. Situasi ini telah berdapak pada munculnya kejadian luar biasa (KLB). Tujuan penelitian untuk mengetahui pelaksanaan program imunisasi dasar lengkap pada bayi di Puskesmas Cendrawasih Kota Makassar. penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Program imunisasi dasar lengkap pada bayi di Puskesmas Cendrawasih Kota Makassar sangat lengkap dan sesuai dengan pedoman imunisasi, yaitu terkait input, proses, output. Hal ini dilihat dari hasil wawancara yang menunjukan bahwa; Input: Ketersediaan sumber daya manusia atau tenaga kesehatan di Puskesmas Cendrawasih Kota Makassar, sesuai dengan yang ditetapkan atau standar yang berlaku, hal ini dikarenakan penyediaan sumber daya manusia atau tenaga kesehatan langsung dari Dinas Kesehatan Kota Makassar. Proses: melakukan perencanaan sebelum melakukan imunisasi, persiapan petugas imunisasi lengkap, melakukan koordinasi dengan baik serta melakukan pengawasan yang ketat. Output: imunisasi yang telah dilakukan secara rutin, serta lancar dan baik, dengan bayi yang melakukan imunisasi cukup banyak, serta program imunisasi yang dilakukan sesuai dengan standar yang berlaku.
Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Balita Stunting di Puskesmas Bulusibatang Kabupaten Jeneponto Yenni, Yenni; Angka, Andi Tenri
Journal of Health Quality Development Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v3i2.480

Abstract

Balita Pendek (Stunting) adalah status gizi yang didasarkan pada indeks PB/U atau TB/U dimana dalam standar antropometri penilaian status gizi anak, hasil pengukuran tersebut berada pada ambang batas (Z-Score) <-2 SD sampai dengan -3 SD (pendek/ stunted) dan <-3 SD (sangat pendek / severely stunted). Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting dapat terjadi mulai janin masih dalam kandungan dan baru nampak saat anak berusia dua tahun. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap balita stunting di Puskesmas Bulusibatang Kabupaten Jeneponto.Jenis penelitian yang digunakan adalah cross sectional study. Sampel adalah balita yang mengalami stunting di Puskesmas Bulusibatang Kabupaten Jeneponto sebanyak 93 balita. dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil penelitian BBLR berpengaruh terhadap balita stunting di Puskesmas Bulusibatang Kabupaten Jeneponto (r = 0.025), riwayat penyakit berpengaruh terhadap balita stunting di Puskesmas Bulusibatang Kabupaten Jeneponto (r = 0.000), pengetahuan berpengaruh terhadap balita stunting di Puskesmas Bulusibatang Kabupaten Jeneponto (r = 0.017), ASI ekslusif berpengaruh terhadap balita stunting di Puskesmas Bulusibatang Kabupaten Jeneponto (r = 0.002). Kesimpulan BBLR, riwayat penyakit, pengetahuan, ASI Eksklusif berpengaruh terhadap balita stunting di Puskesmas Bulusibatang Kabupaten Jeneponto.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Premenstrual Syndrome Pada Siswa di SMU Frater Makassar Angka, Andi Tenri; Yurniati, Yurniati
Journal of Health Quality Development Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v3i2.481

Abstract

Sindrome premenstruasi (Premenstrual Syndrome, PMS, atau Premenstrual Tension, PMT) adalah kumpulan gejala fisik mental yang khas, yang berhubungan dengan siklus menstruasi (National Women’s Health Information Center, 2008). Premenstrual Syndrome (PMS) merupakan masalah kesehatan umum yang paling banyak dilaporkan oleh wanita usia reproduktif. Aktivitas fisik dapat meningkatkan endorphin, menurunkan estrogen, dan hormon reproduksi wanitaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dan kecemasan siswa dengan premenstrual syndrome di SMU Frater Kota Makassar. Manfaat yang diharapkan dalam penelitian ini agar digunakan untuk pengembangan ilmu kesehatan dalam hal ini kebidanan khususnya ilmu yang terkait dengan sistem reproduksi dan diharapkan sebagai pembuktian teori tentang Hubungan aktivitas fisik Dengan kejadian Premenstrual Syndrome (PMS) Pada Siswa dan cara mengatasi Premenstrual Syndrome (PMS). Penelitian ini menggunakan metode penelitian survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Penelitian Cross Sectional Study merupakan suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor risiko dengan efek, dengan cara pendekatan, observasional atau pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hubungan Aktivitas Fisik Dan Kecemasan Siswa SMU Frater Kota Makassar yaitu, ada hubungan premenstrual syndrome (PMS) dengan aktivitas fisik Siswa di SMU Frater Kota Makassar. Ada hubungan premenstrual syndrome (PMS) dengan kecemasan Siswa di SMU Frater Kota Makassar, Ada hubungan premenstrual syndrome (PMS) dengan aktivitas fisik dan kecemasan Siswa di SMU Frater Kota Makassar.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Sifilis Pada Pelaut di Rumah Sakit Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar Hardianto Haris; Nur Hamdani Nur; Farid Wajdi
Journal of Health Quality Development Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v3i2.482

Abstract

Sifilis merupakan penyakit menular seksual (PMS) yang dapat menyebabkan morbiditas, dan juga dapat berakibat fatal bagi mereka yang mengidapnya. Penyakit ini erat kaitannya dengan perilaku gaya hidup seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian sifilis pada pelaut di Rumah Sakit Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan Cross-sectional study. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar dengan sampel sebanyak 85 orang, yang diperoleh dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku seksual (pvalue = 0,013), dan penggunaan NAPSAH (pvalue = 0,008) berhubungan secara bermakna dengan kejadian sipilis pada pelaut di Rumah Sakit Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar.
Analisis Dosis Radiasi pada Mata Pekerja Radiasi di Ruangan Fluoroscopydi Rsup dr. Tadjuddin Chalid Makassar Normawati, Sitti; Hardianti, Sulis; Ikhwan, Muhammad; Salam, Nurbeti
Journal of Health Quality Development Vol. 1 No. 1 (2021): Juni 2021, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v1i1.487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alat yang digunakan untuk mengukur dosis pada mata dan berapa dosis yang diterima pada saat melakukan prosedur pemerikassan di ruangan fluoroskopy RSUP dr. Tadjuddin Chalid Makassar. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1-14 mei 2020 menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur. ICRP merekomendasikan penurunan nilai batas dosis (NBD) lensa mata untuk pekerja radiasi dari 150 mSv menjadi 20 mSv dalam satu tahun yang di rata-ratakan selama periode lima tahun dan dalam satu tahun tertentu tidak melampau 50 mSv. Penurunan NBD lensa mata ini menimbulkan implikasi yang berbagai bidang pemanfaatan dengan menggunakan alat TLD Dosimetri Hp (3) yang memiliki tingkat kedalam dosis yang diterima pada kedalaman 3 mm sudah sangat tepat untuk mengukur dosis lensa mata karena sangat sensitif terhadap radiasi pada permukaan mata. radiasi yang memerlukan pendekatan yang sesuai untuk perlindungan mata dan pemantauan dosis lensa mata. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa dengan menggunakan alat TLD Dosimetri Hp (3) yang memiliki tingkat kedalam dosis yang diterima pada kedalaman 3 mm sudah sangat tepat untuk mengukur dosis lensa mata karena sangat sensitif terhadap radiasi pada permukaan mata.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Anemia Terhadap Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Pada Remaja Putri Mohamad, Sabrina Nadjib; Arda, Zul Adhayani
Journal of Health Quality Development Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v3i2.490

Abstract

Anemia masih menjadi salah satu masalah gizi utama di sejumlah negara, termasuk di Indonesia. Data dari Riskesdas menunjukkan peningkatan prevalensi anemia pada remaja putri dari 37,1% pada tahun 2013 menjadi 48,9% pada tahun 2018. Remaja putri menjadi kelompok yang paling rentan mengalami anemia akibat kekurangan zat besi karena mereka memiliki kebutuhan zat besi yang tinggi untuk proses pertumbuhan. Faktor penyebab terjadinya anemia pada remaja putri adalah kurangnya pengetahuan pada remaja putri dan tidak patuh dalam mengkonsumsi tablet tambah darah. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan anemia dan tablet Fe terhadap kepatuhan konsumsi tablet Fe pada remaja putri di SMP Negeri 1 Limboto. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 267 responden yang dipilih menggunakan metode probability sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dengan teknik analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian dengan uji chi-square menunjukkan nilai p value= 0,001 (p<0,05), yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang anemia dan tablet Fe terhadap kepatuhan minum tablet Fe pada remaja putri di SMP Negeri 1 Limboto. Pengetahuan yang baik tentang anemia memiliki dampak yang signifikan terhadap tingkat kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambahan darah. Dengan pemahaman yang memadai, remaja putri cenderung lebih berpikir dan berupaya untuk menghindari risiko kekurangan zat besi.