cover
Contact Name
Anirwan
Contact Email
jurnalintelekmadani@gmail.com
Phone
+6285218159999
Journal Mail Official
jhqd.im@gmail.com
Editorial Address
Jl. Malengkeri, Kompleks Gerhana Alauddin, Blok D No. 18 Mangasa Tamalate Makassar
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Health Quality Development (JHQD)
ISSN : -     EISSN : 27982025     DOI : https://doi.org/10.51577/jhqd.v1i2
Core Subject : Health,
JHQD merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia dengan fokus antara lain: Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Epidemiologi Kesehatan, Biostatistika, Kesehatan Reproduksi, Gizi Kesehatan Masyarakat, Kesehatan & Keselamatan Kerja (K3), Pendidikan Kesehatan, Perilaku Kesehatan, Manajemen Kesehatan, Administrasi & Kebijakan Kesehatan, Hukum Kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 69 Documents
Implementasi Artificial Intelligence dalam Administrasi Rumah Sakit untuk Peningkatan Efektivitas Pelayanan: Studi Literatur Irwan, Irwan; Yanto, Erwing; HB, Erlina; Afdal, Andi Ahmad Malikul
Journal of Health Quality Development Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v5i2.811

Abstract

Transformasi digital di sektor kesehatan pada era Revolusi Industri 4.0 menuntut integrasi teknologi informasi di seluruh lini pelayanan, termasuk administrasi rumah sakit. Artificial Intelligence (AI)-bersama big data dan Internet of Things-dipandang strategis untuk mengatasi persoalan klasik birokrasi: waktu layanan yang panjang, duplikasi dan kesalahan data, serta beban kerja administratif tinggi. Penelitian ini bertujuan memetakan implementasi AI dalam administrasi rumah sakit dan dampaknya terhadap efektivitas pelayanan, sekaligus mengidentifikasi tantangan implementasi di konteks Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur eksploratif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dianalisis melalui content analysis dan exploratory thematic analysis untuk mengekstraksi tema-tema kunci: efektivitas administratif berbasis AI, transformasi digital rumah sakit, serta kesiapan organisasi dan SDM. Hasil sintesis menunjukkan AI meningkatkan efisiensi waktu (melalui AI-based registration dan smart queue management), akurasi pencatatan data (validasi otomatis, EMR terintegrasi), serta transparansi-akuntabilitas (audit trail digital dan pelaporan berbasis RPA). Dampak lanjutan berupa peningkatan produktivitas staf, koordinasi lintas unit, dan kepuasan pengguna (pasien serta tenaga medis). Dengan sinergi teknologi–manusia–kebijakan, digitalisasi administrasi rumah sakit berpotensi menjadi pilar reformasi pelayanan kesehatan di Indonesia.
Peran Estetika Digital dalam Pengembangan Kebijakan Kesehatan: Perspektif Sosiologi Teknologi dan Kesehatan Masyarakat Ilyas, Muhammad; Zulkarnain, Zulkarnain; Suhaeb, Firdaus W
Journal of Health Quality Development Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v5i2.825

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor, termasuk kesehatan. Salah satu inovasi utama adalah penggunaan estetika digital dalam desain aplikasi kesehatan, media sosial, dan platform penyuluhan kesehatan. Estetika digital, yang mencakup elemen visual seperti warna, tipografi, dan tata letak, berperan penting dalam meningkatkan daya tarik dan pemahaman masyarakat terhadap kebijakan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran estetika digital dalam pengembangan kebijakan kesehatan, dengan menggunakan pendekatan transdisipliner yang menggabungkan perspektif Sosiologi Teknologi dan Kesehatan Masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus dan wawancara mendalam terhadap praktisi kesehatan, pengembang teknologi, dan pengguna aplikasi kesehatan. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pengaruh estetika digital terhadap kebijakan kesehatan dan perilaku sosial. Penelitian ini juga menghubungkan teori Sosiologi Teknologi untuk memahami bagaimana estetika digital membentuk struktur sosial dan respons masyarakat terhadap kebijakan Kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estetika digital memiliki dampak signifikan dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap kebijakan kesehatan dan meningkatkan partisipasi mereka dalam program kesehatan. Desain yang menarik dan intuitif meningkatkan keterlibatan emosional dan memfasilitasi penyampaian pesan kesehatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengintegrasian estetika digital dalam kebijakan kesehatan dapat meningkatkan efektivitasnya, memperluas akses informasi, dan mendorong perubahan perilaku positif dalam masyarakat.
Hubungan Konsumsi Kafein dengan Pola Tidur dan Performa Kerja pada Pegawai Lembur zulfitrawati; Asran, Asran
Journal of Health Quality Development Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v5i2.877

Abstract

Pengaruh Pemberian Sari Kacang Hijau (Vigna Radiata) dan Susu Kedelai (Glycine Max) Terhadap Peningkatan Kelancaran Asi pada Ibu Menyusui di Puskesmas Pattingalloang Tahun 2024 Irmawati S; Rosdianah Rosdianah; Muh Yunus
Journal of Health Quality Development Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v6i1.954

Abstract

Latar Belakang: ASI merupakan sumber lemak dan protein yang penting bagi pertumbuhan dan nutrisi bayi. Kuantitas ASI yang dikonsumsi oleh bayi dan kandungan gizi dalam ASI sering digunakan untuk menilai kecukupan gizi selama proses menyusui. Ibu yang mengalami kesulitan dalam proses laktasi adalah salah satu penyebab kurangnya pemberian ASI eksklusif. Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Sari Kacang Hijau (Vigna Radiata) Dan Susu Kedelai (Glycine Max) Terhadap peningkatan Kelancaran Asi Pada Ibu Menyusui di Puskesmas Pattingalloang. Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan pendekatan literature review yang mengkaji studi-studi terdahulu, study case ini berfokus pada pengumpulan analis, dan sintesis literatur. Sampel pada studi kasus ini yaitu 2 orang ibu menyusui, sampel dipilih dengan kriteria ibu menyusui yang mengalami ASI tidak lancar, ibu tidak meminum obat atau suplemen peningkat ASI, dan tidak memberikan bayinya susu formula. Pengambilan kasus ini menggunakan lembar observasi dan lembar kuesioner yang berisi indikator kelancaran ASI sebagai alat ukur pengambilan kasus. Hasil penelitian: Diketahui bahwa ada pengaruh dari pemberian intervensi sari kacang hijau dan susu kedelai terhadap peningkatan kelancaran ASI pada ibu menyusui. Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian intervensi sari kacang hijau dan susu kedelai terhadap peningkatan kelancaran ASI akan tetapi pemberian intervensi sari kacang hijau lebih efektif meningkatkan produksi ASI dibandingkan pemberian intervensi susu kedelai pada ibu menyusui.
Tingkat Kepuasan Pengunjung Dipengaruhi oleh Kualitas Pelayanan Kesehatan pada Unit Pelaksana Kesehatan di Kota Kendari Nur Iman
Journal of Health Quality Development Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v6i1.980

Abstract

Tingkat kesempurnaan pelayanan pegawai yang diberikan sesuai dengan standar yang berlaku menjadi faktor penting dalam menentukan tingkat kepuasan pengunjung. Beberapa faktor yang menyebabkan buruknya kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas Abeli kota Kendari, yaitu terbatasnya sumber daya manusia, kompetensi tenaga kesehatan, fasilitas dan peralatan medis yang memadai sehingga menghambat proses diagnosis dan pengobatan pengunjung secara efektif. Hal tesebut menjadi perhatian terhadap kepuasan masyarakat sebagai pengunjung di puskesmas tersebut untuk menerima palayanan kesehatan yang mereka butuhkan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh kualitas pelayanan pegawai dengan kepuasan pengunjung pada sistem pelayanan kesehatan di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Abeli di Kota Kendari sebagai tempat studi penelitian ini dilakukan. Jenis penelitian kuantitatif bermotif desain cross-sectional digunakan dalam penelitian ini. Sampel sebanyak 72 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan skala likert. Metode pengolahan data mengunakan model analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih cukup besar nilai yang ditunjukan responden terhadap kualitas pelayanan yaitu sebesar 79,2% dalam hal ini masih dalam kategori baik dan tingkat kepuasan pengunjung dengan nilai presentase sebesar 59,7% yaitu berada pada kategori cukup puas. Berdasarkan hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p = 0,000 (< 0,05), yang berarti bahwa terdapat dampak yang signifikan antara kualitas pelayanan pegawai dengan kepuasan pengunjung pada pelayanan kesehatan tersebut. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin baik kualitas pelayanan pegawai yang diberikan, maka semakin tinggi tingkat kepuasan pengunjung. Hasil ini merekomendasikan agar pihak puskesmas terus meningkatkan kompetensi sumberdaya manusia organisasi serta mempertahankan empati dalam memberikan pelayanan terbaik dimasa mendatang.
Analisis Manajemen Logistik Obat di Apotek Chacha Medan Fitri Annisa; Nabilla Suci Ramadhani; Jelita Nazwa Utami; Adelia Putri Maharani; Unaisah Annufaisah Nuh Siregar; Rapotan Hasibuan
Journal of Health Quality Development Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v6i1.994

Abstract

Manajemen logistik obat merupakan komponen penting dalam menjamin ketersediaan, mutu, dan keamanan obat di fasilitas pelayanan kefarmasian. Apotek swasta sebagai salah satu penyedia layanan kesehatan primer dituntut mampu mengelola logistik obat secara efektif untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat dan menjaga ketersediaan obat sesuai kebutuhan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan manajemen logistik obat yang meliputi perencanaan, penganggaran, pengadaan, penyimpanan, distribusi, penghapusan dan pemusnahan, pencatatan dan pelaporan, serta monitoring dan evaluasi di Apotek Chacha Medan tahun 2026. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Informan penelitian terdiri atas seorang apoteker sekaligus pemilik apotek sebagai informan kunci dan seorang asisten apoteker sebagai informan pendukung yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Data dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menjaga keabsahan data melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh tahapan manajemen logistik obat telah dilaksanakan dengan cukup baik, terutama pada aspek perencanaan, pengadaan, penyimpanan, dan distribusi obat. Namun, masih ditemukan beberapa kendala berupa keterbatasan stok dari distributor, pencatatan yang masih dilakukan secara manual, serta belum tersedianya dokumentasi resmi pada proses pemusnahan obat. Secara keseluruhan, manajemen logistik obat di Apotek Chacha Medan telah berjalan cukup baik, namun masih diperlukan optimalisasi dokumentasi dan pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan logistik obat dan mutu pelayanan kefarmasian.
Analisis Manajemen Risiko dalam Transformasi Pelayanan Publik Kesehatan di Kota Makassar Muhajrin Muhajrin; Mahar Muharram Hamzah Assabrun Malik
Journal of Health Quality Development Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v5i2.1010

Abstract

Transformasi pelayanan publik kesehatan di Kota Makassar berlangsung seiring dengan percepatan digitalisasi layanan kesehatan nasional, penerapan rekam medis elektronik, integrasi data melalui SATUSEHAT, dan penguatan layanan primer. Perubahan tersebut berpotensi meningkatkan akses, efisiensi, transparansi data, dan mutu layanan kesehatan. Namun, transformasi digital juga menghadirkan risiko baru dalam tata kelola, keamanan data, interoperabilitas sistem, kesiapan sumber daya manusia, kesenjangan akses digital, serta keberlanjutan pembiayaan. Kajian ini bertujuan menganalisis manajemen risiko dalam transformasi pelayanan publik kesehatan di Kota Makassar melalui kajian literature review. Metode yang digunakan adalah literature review terstruktur dengan menelaah 16 sumber mutakhir periode 2021-2026 yang terdiri atas artikel ilmiah, regulasi, dokumen kebijakan, dan sumber resmi pemerintah. Hasil kajian menunjukkan bahwa risiko utama transformasi pelayanan kesehatan di Makassar meliputi risiko strategis, operasional, teknologi, keamanan data, kepatuhan hukum, sumber daya manusia, dan keadilan akses. Transformasi digital seperti SIMPUS J-Care, J-Care ILP, rekam medis elektronik, integrasi SATUSEHAT, dan sistem antrian pasien membutuhkan pengelolaan risiko yang preventif, adaptif, dan kolaboratif. Kajian ini menawarkan matriks manajemen risiko sebagai kontribusi konseptual untuk memperkuat tata kelola transformasi pelayanan publik kesehatan berbasis risiko pada tingkat pemerintah daerah.
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Kesehatan Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien dan Minat Kembali Pasien Peserta JKN di Ruangan Keperawan RSUD Labuang Baji Makassar Musdalipah Musdalipah; Andi Multazam; Arni Rizqiani; Hardianto Haris
Journal of Health Quality Development Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v5i2.912

Abstract

Pelayanan kesehatan merupakan faktor penting dalam kepuasan pasien di rumah sakit. Peserta JKN berhak mendapatkan layanan berkualitas sesuai standar. RSUD Labuang Baji Makassar adalah rujukan utama bagi peserta JKN di kota ini. Namun, tantangan seperti antrian panjang, kekurangan tenaga medis, dan fasilitas yang kurang memadai dapat berdampak pada kepuasan pasien dan niat mereka untuk kembali. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan kesehatan terhadap kepuasan dan minat kembali pasien JKM di ruang perawatan RSUD Labuang Baji Makassar. Metode penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional dan analisis observasional. Tujuannya untuk menganalisis hubungan antarvariabel menggunakan data numerik dan analisis statistik. Pengumpulan data dimulai dengan surat kepada instansi terkait, dilanjutkan dengan penentuan sampel serta pengujian validitas dan reliabilitas kuesioner. Penelitian dilakukan dengan menjelaskan tujuan kepada responden, mendapatkan persetujuan melalui informed consent, dan melakukan wawancara langsung. Setelah kuesioner diisi, peneliti memverifikasi data untuk memastikan kelengkapan dan akurasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen pelayanan seperti perhatian, penerimaan, komunikasi, kerja sama, dan tanggung jawab berpengaruh signifikan terhadap minat pasien untuk kembali dan tingkat kepuasan mereka. Kepuasan pasien memengaruhi niat kembali, dan sebaliknya, niat kembali juga berkontribusi pada kepuasan. Ini menunjukkan adanya hubungan timbal balik antara kedua variabel. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan, khususnya dalam aspek perhatian, penerimaan, dan komunikasi, sangat penting untuk meningkatkan kepuasan dan mendorong niat kembali pasien di RSUD Labuang Baji Makassar.
Pengaruh Konsumsi Minuman Teh Hijau (Camellia Sinensis) Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Pasien di Puskesmas Batulappa Kabupaten Pinrang Jurnal Syarif
Journal of Health Quality Development Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v6i1.1045

Abstract

Asam urat merupakan hasil akhir metabolisme purin yang secara normal terdapat dalam darah, namun peningkatan kadarnya dapat menyebabkan hiperurisemia dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk menurunkan kadar asam urat adalah melalui konsumsi teh hijau yang mengandung senyawa penghambat enzim xantin oksidase, sehingga diduga dapat mengurangi produksi asam urat dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi teh hijau terhadap penurunan kadar asam urat pada pasien di Puskesmas Batulappa. Penelitian menggunakan metode pre-eksperimental dengan rancangan one group pre-test post-test design. Populasi penelitian adalah seluruh pasien yang pernah melakukan pemeriksaan kadar asam urat di Puskesmas Batulappa sejak tahun 2025 sebanyak 28 orang. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 10 responden yang memenuhi kriteria penelitian. Intervensi dilakukan dengan memberikan teh hijau untuk dikonsumsi satu kali sehari selama tujuh hari berturut-turut. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah konsumsi teh hijau, sedangkan variabel terikat adalah kadar asam urat. Analisis data menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden mengalami penurunan kadar asam urat setelah intervensi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa konsumsi teh hijau berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar asam urat pada pasien di Puskesmas Batulappa