cover
Contact Name
Anirwan
Contact Email
jurnalintelekmadani@gmail.com
Phone
+6285218159999
Journal Mail Official
jhqd.im@gmail.com
Editorial Address
Jl. Malengkeri, Kompleks Gerhana Alauddin, Blok D No. 18 Mangasa Tamalate Makassar
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Health Quality Development (JHQD)
ISSN : -     EISSN : 27982025     DOI : https://doi.org/10.51577/jhqd.v1i2
Core Subject : Health,
JHQD merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia dengan fokus antara lain: Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Epidemiologi Kesehatan, Biostatistika, Kesehatan Reproduksi, Gizi Kesehatan Masyarakat, Kesehatan & Keselamatan Kerja (K3), Pendidikan Kesehatan, Perilaku Kesehatan, Manajemen Kesehatan, Administrasi & Kebijakan Kesehatan, Hukum Kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 63 Documents
Analisis Proteksi Radiasi bagi Pekerja Radiasi di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Makassar Normawati, Sitti; Rustiah, Waode; Ansar, Asnaeni; Mahdania Harun, Herlinda; Rusli, Muh.; Lestari, Rita
Journal of Health Quality Development Vol. 1 No. 1 (2021): Juni 2021, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v1i1.509

Abstract

Proteksi radiasi adalah cabang ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan teknik kesehatan lingkungan yaitu tentang proteksi yang perlu di berikan kepada seseorang atau sekelompok orang ataupun kepada keturunannya terhadap kemungkinan yang merugikan kesehatan akibat paparan radiasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana proteksi radiasi bagi pekerja radiasi di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Makassar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kulitatif dengan metode deskriptif, yaitu memberikan gambaran proteksi radiasi bagi pekerja radiasi di Instalasi Radiologi Rumah sakit Unhas Makassar. Sampel dalam penelitian ini seluruh tindakan proteksi radiasi yang dilakukan terhadap pekerja radiasi. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara mengumpumpulkan data tersebut yang didasarkan pada fakta dengan membaca literatur-literatur yang berkaitan dengan permasalahan penelitian Variabel dalam penelitian ini adalah persyaratan proteksi radiasi yang telah dirangkum menjadi personil, pelatihan proteksi radiasi, pemantauan kesehatan, rekaman, pemantauan dosis, bangunan fasilitas, peralatan proteksi radiasi, dan uji kesesuain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil penelitian proteksi radiasi bagi pekerja radiasi di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Makassar dapat dinyatakan terpenuhinya tindakan proteksi radiasi bagi pekerja radiasi baik dari radiasi primer maupun radiasi sekunder dengan adanya hasil dari paparan radiasi.
Kualitas Pelayanan Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Wisata Universitas Indonesia Timur Makassar Irwan, Irwan
Journal of Health Quality Development Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v3i2.526

Abstract

Pelayanan kesehatan yang berkulitas merupakan salah satu tolak ukur kepuasan terhadap pasien, namun masih banyak keluhan pasien akan pelayanan kesehatan yang diberikan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Kualitas Pelayanan Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Wisata Universitas Indonesia Timur Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik penarikan sampel secara Assidentil Sampling dengan sampel penelitian sebanyak 50 responden. Data hasil penelitian dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif dalam bentuk tabulasi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas Pelayanan Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Wisata Universitas Indonesia Timur Makassar dalam kategori “baik”. (1) sistem, mekanisme, dan prosedur pelayanan yang diterapkan sesuai dengan standar ISO 9001-2015, pelayanan sesuai SOP serta setiap Dokter, Perawat, memiliki tugas yang jelas, (2) biaya/tarif pelayanan sangat jelas dan mudah serta sistem pembayaran secara tunai dan via ATM, (3) Sarana prasarana/fasilitas pelayanan tersedia, seperti tempat tidur pasien, gantungan infus pasien, obatan-obatan dan bahan laboratorium, kendaran ambulance sebanyak 5 unit, serta alat kesehatan berfungsi normal, ruangan pasien dibersihkan setiap pagi dan sore oleh petugas kebersihan, (4) produk layanan dengan petugas melayani pasien dengan senyum, salam, sapa, sopan dan santun, ruangan perawatan Anak, Penyakit Dalam, Kebidanan dan Bedah baik, sistem keamanan pasien terjaga selama 24 jam, (5) kompetensi pelaksana pelayanan dengan setiap petugas pelayanan memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dari profesi masing-masing serta bertugas sesuai dengan disiplin ilmu dan kompetensinya.
Analisis Pemahaman Keluarga Pasien Terhadap Bahaya Radiasi di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Tk. II Pelamonia Makassar Normawati, Sitti; Nurhasmi, Nurhasmi; Ardayanti, Rita; AR, Syahrir
Journal of Health Quality Development Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v4i1.549

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar tingkat pemahaman keluarga pasien terhadap bahaya radiasi. Setelah mengetahui bahwa radiasi berbahaya bagi tubuh manusia, namun kurangnya pemahaman keluarga pasien terhadap bahaya radiasi. Sehingga dilakukannya Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hasil analisis bahaya radiasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif yaitu metode penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan sumber pustaka atau dokumen utama. Pengumpulan data dilakukan pada bulan April 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur dapat mempengaruhi tingkat pemahaman seseorang. Yang paling banyak paham akan bahaya radiasi yaitu responden dengan usia 18-12 tahun sebanyak (57,7%) sedangkan responden yang paling sedikit paham yaitu dengan usia 48-53 sebanyak (16,7%).
Pengaruh Latihan Bantuan Hidup Dasar Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan dalam Menolong Korban Tenggelam pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Tidore Kepulauan Ade, Deliasani; Hadju, Veny; Perdana, Nurdin
Journal of Health Quality Development Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v4i1.576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menolong korban tenggelam sebelum dan sesudah dilakukan latihan BHD dan mengetahui efektifitas metode yang digunakan dalam mengukur tingkat pengetahuan dan keterampilan siswa untuk menolong korban tenggelam setelah dilakukan latihan BHD. Penelitian ini merupakan penelitian quasy experimen with pre-post test control group design. Sampel yang digunakan berjumlah 70 orang siswa, analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat. Responden terbagi menjadi dua kelompok yang terdiri dari kelompok perlakuan 35 orang dan kelompok kontrol 35 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tentang tingkat pengetahuan BHD. Data yang dianalisis menggunakan ananalisa univariat dan bivariate. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa hasil uji statistic didapatkan adanya pengaruh latihan BHD terhadap tingkat pengetahuan menolong korban tenggelam pada siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Tidore Kepulauan kelas XI. Pada post test kelompok kontrol maupun kelompok intervensi didapatkan p value = 0,000. Hal tersebut berarti bahwa ada pengaruh namun tidak bermakna. Dengan demikian para siswa perlu adanya motivasi dan minat belajar yang tinggi, khususnya dalam melakukan BHD agar dapat melakukan hal hal yang positif khusunya BHD. Dalam hal ini mereka lebih terampil melakukan penanganan yang cepat dan tepat untuk menolong korban yang mengalami henti nafas dan henti jantung dalam konidisi darurat.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Sikap Kepatuhan Pengunjung Laki-Laki dalam Implementasi Kawasan Tanpa Rokok di Rawat Inap Kelas Tiga Bedah Rumah Sakit Subulussalam Tahun 2024 Nuraimah, Nuraimah; Safrizal, Safrizal; Wintah, Wintah; Kiswanto, Kiswanto; Boy Chandra Siahaan, Perry
Journal of Health Quality Development Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v4i2.624

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu sebagai evaluasi asosiasi antara taraf sikap dan pengetahuan dalam implementasi kawasan tanpa rokok di ruang rawat inap kelas III Bedah Rumah Sakit Subulussalam. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel 100 responden pengunjung laki-laki di kawasan rawat inap. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan metode cross-sectional. Hasil temuan memperlihatkan yaitu tidak terdapat korelasi yang signifikan antara tingkat pengetahuan dari sikap pengunjung laki laki dalam implementasi kawasan tanpa rokok di rumah sakit dengan nilai p-value = 0.598 > 0,05. Meskipun sikap responden positif akan peraturan kawasan tanpa rokok, hal ini tidak selalu berhubungan dengan tingkat pengetahuan mereka tentang peraturan tersebut secara spesifik. Terdapat aspek-aspek lain yang mungkin memiliki dominan yang lebih dalam membentuk sikap positif mereka. Oleh karena itu, disarankan perlunya upaya penyuluhan dan edukasi yang lebih intensif mengenai bahaya merokok dan manfaat kawasan tanpa rokok kepada pengunjung rumah sakit. Selain itu, pentingnya pembentukan sikap positif terhadap kebijakan kawasan tanpa rokok melalui menciptakan lingkungan yang mendukung dan mempromosikan nilai-nilai kesehatan. Penguatan kebijakan internal rumah sakit terkait kawasan tanpa rokok, seperti pengawasan dan sanksi terhadap pelanggaran aturan, juga diperlukan.
Faktor-Faktor yang Berhubungan Terhadap Kepatuhan Penggunaan APD Pada Petugas Pemadam Kebakaran di Kabupaten Jeneponto Asril, Asril; Widodo, Muh. Caesar Sapto; Sudarman, Sumardi; Syamsul, Muharti; Kurniawan K, Rama Nur
Journal of Health Quality Development Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v4i2.652

Abstract

Berdasarkan data Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Jeneponto diketahui jumlah kecelakaan pada petugas pemadam kebakaran sebanyak 8 kasus. Hal tersebut disebabkan karena kurangnya kepatuhan penggunaan APD pada etuhas pemadam kebakaran. Petugas yang tidak patuh menggunakan APD sebanyak 45 (52,9%) dan petugas yang patuh sebanyak 40 (47,1%). Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan terhadap kepatuhan penggunaan APD pada petugas pemadam kebakaran di Kabupaten Jeneponto. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan rancangan penelitian Cross Sectional Study dengan jumlah responden sebanyak 96 orang dengan metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling dan hasil penelitian diperoleh dari hasil survey dengan menggunakan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan kepatuhan penggunaan APD dengan pengetahuan (p=0,002), Ketersediaan APD (p=0,001), pelatihan (p=0,673) dan masa kerja (p=0,953). Disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan ketersediaan APD terhadap kepatuhan penggunaan APD, dan tidak ada hubungan antara pelatihan dan masa kerja terhadap kepatuhan penggunaan APD pada petugas pemadam kebakaran di Kabupaten Jeneponto.
Gambaran Implementasi Audit Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) PT Cahaya Tehnik Elektrikal Muhammad, Karlina Bte; Asran, Asran; Sulistyanungtyas, Nunik; Syahrir, Muhammad; Rahman, Rahman
Journal of Health Quality Development Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v5i1.748

Abstract

Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) merupakan upaya penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif, terutama pada perusahaan jasa konstruksi yang memiliki potensi risiko tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pencapaian penerapan SMK3 di PT. Cahaya Tehnik Elektrikal sesuai Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tingkat awal (64 kriteria). Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui observasi langsung partisipatif dengan menggunakan daftar periksa kriteria audit SMK3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemenuhan kriteria audit SMK3 mencapai 79,68%, dengan 13 temuan ketidaksesuaian minor yang meliputi aspek pendokumentasian, pengesahan dokumen, pelatihan tim tanggap darurat, pemantauan peralatan keselamatan, dan penyebaran informasi K3. Meskipun mayoritas kriteria telah dipenuhi dengan baik, hasil ini menegaskan perlunya perbaikan berkelanjutan dalam penguatan implementasi teknis, pengawasan berkala, dan pembentukan budaya keselamatan kerja yang lebih kuat. Berdasarkan hasil audit, PT. Cahaya Tehnik Elektrikal direkomendasikan untuk memperoleh sertifikat SMK3 tingkat awal dengan predikat penerapan baik.
Faktor Resiko Kejadian Anemia Ibu Hamil pada Rumah Sakit Wisata Universitas Indonesia Timur Tahun 2024 Pratiwi, Priskha
Journal of Health Quality Development Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v5i1.783

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan diseluruh dunia terutama Negara berkembang yang diperkirakan 30% penduduk dunia menderita anemia. Anemia banyak terjadi pada masyarakat terutama pada remaja putri sampai saat ini masih cukup tinggi, menurut WHO, prevalensi anemia dunia berkisar 40-88%. Berdasarkan data di Rumah Sakit Umum Wisata UIT Makassar tahun 2024 terdapat 53,2% dari 592 ibu hamil yang telah diperiksa kadar HBnya menderita anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Rumah Sakit Umum Wisata UIT Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectionalstudy yaitu penelitian yang pengukurannya dilakukan hanya sekali. Dalam hal ini peneliti mencari hubungan antara variabel bebas (faktor risiko) dengan variabel terikat (Anemia pada ibu hamil) dimana dalam penelitian ini faktor risiko anemia yakni umur ibu, paritas, jarak kehamilan dan paritas sebagai variabel bebas/variabel independen dan kejadian anemia sebagai variabel terikat/variabel dependen. Hasil analisis dari penelitian ini terbagi atas 4 faktor utama dan 1 faktor resiko: 1. Terdapat hubungan antara umur dengan kejadian anemia pada ibu hamil 2. Terdapat hubungan antara paritas dengan kejadian anemia 3. Terdapat hubungan antara jarak kehamilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil 4. Tidak terdapat hubungan antara pekerjaan dengan kejadian anemia 5. Faktor risiko utama terjadinya anemia pada ibu hamil dari keempat faktor yang diteliti adalah paritas.
Komunikasi Perawat–Keluarga pada Perawatan Paliatif: Pengaruh Norma Religius dan Struktur Keluarga Terhadap Keputusan Klinis Ilyas, Muhammad
Journal of Health Quality Development Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v5i1.796

Abstract

Perawatan paliatif menempatkan keluarga sebagai mitra kunci dalam pengambilan keputusan klinis, terutama di masyarakat kolektivistik yang nilai dan praktik religiusnya kuat. Kualitas komunikasi perawat–keluarga menentukan kejelasan tujuan perawatan, keselarasan keputusan dengan nilai pasien, serta keterlaksanaan dokumen advance care planning (ACP). Tujuan: Menilai pengaruh norma religius dan struktur keluarga terhadap kualitas komunikasi perawat–keluarga, serta dampaknya pada keputusan klinis (keberadaan ACP, waktu diskusi tujuan perawatan, dan preferensi eskalasi vs perawatan berfokus kenyamanan). Metode: Riset campuran berurutan. Fase kualitatif menggunakan wawancara mendalam semi-terstruktur pada keluarga pasien dewasa yang menerima layanan paliatif dan perawat yang terlibat dalam diskusi klinis, dianalisis secara tematik untuk memetakan otoritas keputusan, peran komunitas keagamaan, dan strategi komunikasi efektif. Temuan memandu adaptasi instrumen survei. Fase kuantitatif berupa survei potong lintang multi-fasilitas pada ±600 keluarga. Variabel: religiusitas/norma religius (modul FICA yang diadaptasi), struktur keluarga (indeks sentralisasi keputusan), kualitas komunikasi (Quality of Communication/QOC), shared decision-making (SDM-Q-9), serta luaran klinis berbasis rekam medis. Analisis mediasi–moderasi dengan bootstrap 5.000 replikasi dan cluster-robust standard errors; kovariat meliputi usia, pendidikan, diagnosis, lama perawatan, serta keterlibatan rohaniawan. Etik: Informed consent, protokol distress, dan kerahasiaan data religius, selaras dengan pedoman paliatif nasional. Hasil yang diharapkan: Religiusitas dan struktur keluarga memengaruhi kualitas komunikasi; kualitas komunikasi yang lebih baik berkaitan dengan keputusan klinis yang lebih tepat waktu dan selaras nilai. Implikasi: Rekomendasi kurikulum komunikasi sensitif-budaya bagi perawat dan indikator mutu implementasi layanan paliatif.
Ekosistem Kewirausahaan Kesehatan Berbasis Komunitas: Kajian Sosiologis tentang Partisipasi dan Modal Sosial di Kabupaten Sinjai Ilyas, Muhammad; Syukur, Muhammad
Journal of Health Quality Development Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v5i1.810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika ekosistem kewirausahaan kesehatan berbasis komunitas di Kabupaten Sinjai dengan meninjau peran partisipasi masyarakat dan modal sosial dalam pengembangannya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan paradigma sosiologis interpretatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap informan yang terdiri atas tenaga kesehatan komunitas, kader kesehatan, aparat desa, serta pelaku usaha kesehatan lokal. Hasi penelitian menunjukkan bahwa ekosistem kewirausahaan kesehatan di Kabupaten Sinjai tumbuh dari inisiatif masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan kemandirian di bidang kesehatan. Partisipasi masyarakat terwujud dalam berbagai bentuk, mulai dari ide, tenaga, hingga partisipasi sosial yang didasari oleh nilai gotong royong dan solidaritas. Modal sosial — yang mencakup kepercayaan, jaringan sosial, dan norma lokal — berperan penting dalam memperkuat hubungan antaraktor dan menjaga keberlanjutan program. Terdapat hubungan timbal balik antara partisipasi dan modal sosial: partisipasi memperkuat jaringan kepercayaan, sementara modal sosial memotivasi keterlibatan masyarakat secara sukarela. Temuan ini menunjukkan bahwa pembangunan ekosistem kewirausahaan kesehatan tidak dapat dipisahkan dari konteks sosial-budaya masyarakat. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya strategi pembangunan kesehatan berbasis komunitas yang memadukan pendekatan sosial, ekonomi, dan budaya lokal sebagai dasar penguatan ekosistem kewirausahaan kesehatan yang berkelanjutan.