cover
Contact Name
Rahmi
Contact Email
jpsy165@upiyptk.ac.id
Phone
+6282301777869
Journal Mail Official
jpsy165@upiyptk.ac.id
Editorial Address
http://lppm.upiyptk.ac.id/ojsupi/index.php/PSIKOLOGI/navigationMenu/view/Editorial
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Psyche 165 Journal
ISSN : 20885326     EISSN : 25028766     DOI : https://doi.org/10.35134/jpsy165
Psyche 165 Journal is an interdisciplinary journal that publishes empirical research, theoretical articles, and selected reviews in applied areas of psychology (other than applied experimental or human factors), including: Behavioral Psychology Clinical Psychology Cognitive Psychology Counseling Psychology Cultural Psychology Economic Psychology Educational Psychology Environmental Psychology Ethics in Psychology Family Psychology and Couples Psychology Forensic Psychology Health Psychology Industrial and Personnel Psychology Professional Practice Psychology of Religion Psychotherapy School Psychology Social Psychology Sport Psychology In addition to publishing manuscripts that have a clearly applied focus, Psyche 165 journal solicits interdisciplinary research that integrates literatures from psychology with other related fields (e.g., occupational health, consumer behavior, law, religion, communication, and political science) in a meaningful and productive manner. Multidisciplinary authorship is encouraged, as is work that fosters novel ideas, identifies mediating variables, includes transboundary issues, and most importantly, encourages critical analysis.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 17 (2024) No. 2" : 14 Documents clear
Dukungan Organisasi dengan Kepuasan Kerja Karyawan Distributor Retail Kota Solok Kurniawan, Harri; Rahmi; Mutya, Mita Fani Tri; Rahayu, Purwanti Endah; Muliati, Riska
Psyche 165 Journal Vol. 17 (2024) No. 2
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v17i2.373

Abstract

Karyawan merupakan sumber daya yang sangat penting dimiliki sebuah perusahaan. Di dalam dunia kerja, terdapat interaksi sosial yang bisa terjadi diantara karyawan dan juga organisasinya. Setiap perusahaan pasti mempunyai visi dan misi, yang diharapkan dapat sesuai dengan karyawannya. Sehingga karyawan dapat dengan mudah berinteraksi, dan meningkatkan kepuasan kerja di dalam organisasinya sehingga kepuasan kerja karyawan dapat terpenuhi. Banyak karyawan yang merasa tidak bahagia dengan pekerjaannya dikarenakan dukungan organisasinya yang tidak sesuai. Sehingga tentu saja hal tersebut dapat merugikan bukan hanya bagi karyawan, tetapi juga perusahaan tempatnya bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara persepsi dukungan organisasi dengan kepuasan kerja karyawan pada PT. BMS. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu persepsi dukungan organisasi sedangkan variabel terikatnya yaitu kepuasan kerja. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala persepsi dukungan organisasi dengan skala kepuasan kerja. Teknik pengambilan data pada penelitian ini adalah Non-Probability Sampling. Jumalah keselurah subjek adalah 56 individu. Hasil uji coba menujukkan koefisien validitas persepsi dukungan organisasi bergerak dari 0,314 sampai dengan 0,681. Sedanglan koefisien reliabilitas sebesar 0,875. Kofesien validitas kepuasan kerja bergerak dari 0,323 sampai dengan 0,833. Sedangkan koefisien reliabilitas sebesar 0,915. Berdasarkan analisis dara, diperoleh korelasi sebesar 0,513 dengan taraf signifikansi 0,000 yang berarti hipotesis diterima. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan Positif yang signifikan dengan taraf sedang antara persepsi dukungan organisasi dengan kepuasan kerja karyawan PT. BMS. Dengan persepsi dukungan organisasi terhadap kepuasan kerja adalah sebesar 26%.
Menilik Peran Mentor Behavior dan Pengaruhnya pada Learning Agility Mahasiswa MSIB Batch-5 Rachman, Dira Nur Amelia; Widiasih , Puti Archianti
Psyche 165 Journal Vol. 17 (2024) No. 2
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v17i2.374

Abstract

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi menginovasikan berbagai program melalui konsep besar Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Salah satu program kampus merdeka yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompentesi agar mampu bertahan pada era society 5.0 yang serba cepat dan inovatif saat ini adalah program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB). Ketika proses menjalankan program MSIB, mahasiswa dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dengan ruang lingkup pekerjaan profesional yang belum pernah ditemukan sebelumnya sehingga menyebabkan mahasiswa menemukan beberapa kesulitan. Untuk mengatasi kendala tersebut mahasiswa memerlukan dukungan dari mentor dan memerlukan kemampuan learning agility. Studi regresi linear ini memiliki tujuan untuk menginvestigasi peran perilaku mentor dan pengaruhnya terhadap kemampuan learning agility mahasiswa selama mengikuti program Magang dan Studi Independen Bersertifikat. Studi ini mengimplikasikan 376 mahasiswa MSIB batch 5. Pengukuran yang digunakan adalah Mentor Behavior Scale untuk mengukur perilaku mentor, dan Learning agility Measurument untuk mengukur kemampuan learning agility. Hasil penelitian ini menemukan bahwa peran mentor behavior memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kemampuan learning agility. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik perlakuan yang diberikan mentor kepada mahasiswa yang sedang mengikuti program MSIB maka akan semakin tinggi pula kemampuan ketangkasan belajar mahasiswa. Temuan ini diharapkan dapat membantu Kemendikbud untuk meningkatkan dan mengevaluasi sistem pada program MSIB khususnya dalam kapabilitas mentor dan temuan ini juga mampu membuka pandangan serta menyadarkan mahasiswa pentingnya untuk lebih agile pada era saat ini.
Hubungan Psychological Capital dengan Perilaku Kerja Inovatif di Instansi X Khairunnisa, Mutiara; Okfrima, Ria; Candra, Ifani
Psyche 165 Journal Vol. 17 (2024) No. 2
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v17i2.385

Abstract

Industri kreatif di Indonesia yang terus berkembang, kemampuan pihak di dalamnya untuk berinovasi tentunya memiliki peran penting dalam mempertahankan dan mengembangkan industrinya guna menyesuaikan diri dengan perubahan atau perkembangan kompetitornya. Diperlukan sikap dan perilaku produktif yang didukung dengan kreativitas dan perilaku kerja inovatif. Modal psikologis memiliki dampak langsung pada perilaku kerja inovatif, kemampuan mengoptimalkan akan mampu meningkatkan kinerjanya dan membawa kesuksesan individu dan kelompok. Penelitian bertujuan untuk mengetahui secara empirik apakah terdapat hubungan antara psychological capital dengan perilaku kerja inovatif di instansi X cabang Kota Padang wilayah Sumatera barat. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala psychological capital dan skala perilaku kerja inovatif menggunakan metode sampel jenuh untuk menentukan jumlah sampel. Pegawai yang digunakan sebagai sampel penelitan adalah 41 orang. Hasil koefisien validitas pada psychological capital dengan nilai corrected item-total correlation berkisar antara 0,322 sampai dengan 0,665 sedangkan koefisien reliabilitasnya sebesar 0,862. Hasil koefisien validitas pada skala Perilaku Kerja Inovatif berkisaran antara 0,313 sampai dengan 0.607 sedangkan koefisien reliabilitasnya sebesar 0,790. Berdasarkan analisis data, nilai korelasi 0,540 dengan tingkat signifikansi 0,001 diperoleh, yang berarti hipotesis diterima. Ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara psychological capital dengan perilaku kerja inovatif dengan arah positif pada pegawai di instansi X cabang Kota Padang wilayah Sumatera Barat. Kontribusi efektif dari variabel Psychological Capital pada Perilaku Kerja Inovatif adalah sebesar 29% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.
Hubungan Body Image dengan Kecenderungan Body Dysmorphic Disorder pada Siswa SMA X Oselian, Fadli Pratama; Syahrina, Isna Asyri; Muliati, Riska
Psyche 165 Journal Vol. 17 (2024) No. 2
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v17i2.386

Abstract

Remaja dengan kecenderungan body dysmorphic disorder merasa kekurangan terhadap tubuhnya. Remaja yang merasa tidak puas akan bentuk tubuhnya, umumnya beberapa gejala seperti benci dengan diri, merasa jelek atau sering iri dengan kesempurnaan fisik orang lain. Kecenderungan body dysmorphic disorder erat kaitannya dengan body image. Body image merupakan pengalaman remaja yang berupa persepsi terhadap bentuk dan berat tubuhnya, serta perilaku yang mengarah pada evaluasi remaja tersebut terhadap penampilan fisiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Body Image dengan Kecenderungan Body Dysmorphic Disorder pada Siswa SMA X. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas X dan XI SMA X dengan jumlah sampel 187 orang, metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan random berstrata proporsional (proportionate stratified random sampling). Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala body image dan skala kecenderungan body dysmorphic disorder. Hasil koefisien validitas pada skala body image berkisar antara 0,332 sampai 0,601. Hasil koefisien validitas pada kecenderungan body dysmorphic disorder berkisar antara 0,310 sampai 0,712. Dengan koefisien reliabilitas body image sebesar 0,835 dan pada skala kecenderungan body dysmorphic disorder sebesar 0,887. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai korelasi sebesar r=-0,309 dengan taraf signifikansi 0,000, uji hipotesis menunjukkan hubungan body image dengan kecenderungan body dysmorphic disorder pada siswa SMA X dan hubungan keduanya negatif. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara body image dengan kecenderungan body dysmorphic disorder pada siswa SMA X dengan taraf rendah. Adapun besar sumbangan efektif dari variabel body image dengan kecenderungan body dysmorphic disorder pada siswa SMA X sebesar 9,5%.

Page 2 of 2 | Total Record : 14