Isna Asyri Syahrina
Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Published : 26 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

DUKUNGAN SOSIAL HUBUNGANNYA DENGAN MOTIVASI MENJADI COSPLAYER PADA COSMIC (COSPLAYER MINANG COMMUNITY) PADANG Darwan, Mukhlisan; Syahrina, Isna Asyri; Okfrima, Ria
PSYCHE 165 Vol 12 No 1 (2019): PSIKOLOGI 165
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UPI YPTK PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.319 KB) | DOI: 10.29165/psikologi.v12i1.55

Abstract

ABSTRACT   The purpose of this research is to find out whether there is a relationship between social support and motivation to become a cosplayer in COSMIC (cosplayer Minang Community) in Padang. The independent variable in this study is social support and the dependent variable is the motivation to be a cosplayer. The measuring instrument used in this study is the scale of social support and the motivation scale of being a cosplayer. The population in this study amounted to 47 people. The sample technique in this study used a saturated sampling technique. Saturated sampling is a sampling technique if all members of the population are used as samples. Samples in this study amounted to 47 people. Test the validity and reliability usingTechnique Cronbach Alpha. The item different power index on the social support scale moves from 0.337 to 0.793, while the motivation scale becomes a cosplayer moves from 0.330 to 0.741. The reliability coefficient on the social support scale is 0.890, while the reliability coefficient on the motivation scale becomes cosplayer at 0.893. Hypothesis test results show the correlation coefficient of 0.296 with a significant level p = 0.043 means that there is a significant relationship between social support and motivation to become cosplayers in Padang, with the effective contribution of social support to motivation to become cosplayers in Padang by 9% and 91% influenced other factors. So there is a relatively low relationship between social support variables and the motivation to become cosplayers.   Keywords : Social support, Motivation, Cosplayers
HUBUNGAN ANTARA SELF REGULATED LEARNING DAN SELF COMPASSION DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA KELAS XI DI MAN 2 SOLOK Syahrina, Isna Asyri
Psyche 165 Journal Vol 12 No 2 (2019): PSYCHE 165
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UPI YPTK PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.445 KB) | DOI: 10.29165/psikologi.v12i2.262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self regulated learning dan self compassion dengan prokrastinasi akademik pada siswa kelas XI di MAN 2 Solok. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah self regulated learning dan self compassion dan variabel terikat adalah prokrastinasi akademik. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala self regulated learning, skala self compassion dan skala prokrastinasi akademik. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa MAN 2 Solok yang berjumlah 89 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Sampel dalam penelitian ini adalah 89 orang siswa kelas XI di MAN 2 Solok. Uji validitas dan reliabilitas pada penelitian ini menggunakan teknik alpha cronbach. Hasil koefisien validitas pada skala self regulated learning bergerak dari rix=0,303 sampai dengan rix=0,778 dengan koefisien reliabilitas sebesar α=0,905 sedangkan pada skala self compassion bergerak dari rix= 0,494 sampai dengan rix=0,878 dengan koefisien reliabilitas sebesar α=0,970 dan pada skala prokrastinasi akademik bergerak dari rix=0,324 sampai dengan rix=0,809 dengan koefisien reliabilitas sebesar α=0,939. Berdasarkan analisis data, diperoleh nilai korelasi antara self regulated learning dengan prokrastinasi akademik sebesar -0,679 dengan taraf signifikansi 0,000 dan nilai korelasi antara self compassion dengan prokrastinasi akademik sebesar -0,524 dengan taraf signifikansi 0,000 serta nilai korelasi antara self regulated learning dan self compassion secara bersamaan dengan prokrastinasi akademik sebesar 0,691 dengan taraf signifikansi 0,000 yang berarti hipotesis diterima. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara self regulated learning dan self compassion dengan prokrastinasi akademik pada siswa kelas XI di MAN 2 Solok.   Kata kunci: Self Regulated Learning, Self Compassion, Prokrastinasi Akademik, Siswa.
HUBUNGAN ANTARA KEPRIBADIAN AGREEABLENESS DENGAN KINERJA KARYAWAN DI PT. HALEYORA POWER SINGKARAK SUMATERA BARAT nanda, elvia mun; DEWINDA, HERIO RIZKI; SYAHRINA, ISNA ASYRI
Psyche 165 Journal Vol 13 No 1 (2020): Psyche 165 Journal
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UPI YPTK PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/psikologi.v13i1.577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Kepribadian Agreeableness dengan Kinerja karyawan Di PT. Haleyora Power Singkarak Sumatera Barat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Kepribadian Agreeableness dan variabel terikat adalah Kinerja Karyawan. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala Kepribadian Agreeableness dan skala Kinerja Karyawan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Sampel jenuh. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 karyawan PT. Haleyora Power Solok. Uji validitas dan reliabilitas pada penelitian ini menggunakan teknik Alpha Cronbach. Hasil koefisien validitas pada skala Kepribadian Agreeableness bergerak  dari rix=0,316 sampai dengan 0,733, dengan koefisien reliabilitas sebesar ?=0,873, sedangkan pada Skala Kinerja Karyawan bergerak dari rix=0,362 sampai dengan 0,770, dengan koefisien reliabilitas sebesar ?=0,932. Berdasarkan analisis data, diperoleh nilai korelasi antara Kepribadian Agreeablenes dengan kinerja karyawan sebesar 0,556 dengan taraf signifikansi 0,000. Hasil analisis sumbangan efektif variabel Kepribadian Agreeablenes dengan kinerja karyawan adalah sebesar 31%.
HUBUNGAN ANTARA JOB INSECURITY DENGAN BURNOUT PADA KARYAWAN OUTSOURCHING FIFGROUP CABANG PADANG Rasip, Asroni; Kurniawan, Harri; Syahrina, Isna Asyri
Psyche 165 Journal Vol 13 No 2 (2020): Psyche 165 journal
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UPI YPTK PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/psikologi.v13i1.1239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara job insecurity dengan burnout pada karyawan outsourching FIFGROUP cabang Padang. Variabel Bebas dalam penelitian ini adalah job insecurity dan variabel terikat adalah burnout. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 orang karyawan outsourching FIFGROUP cabang Padang. Uji validitas dan reliabilitas pada penelitian ini menggunakan teknik Alpha Cronbach. Hasil koefisien validitas pada skala job insecurity bergerak dari rix = 0,305 sampai dengan rix = 0,706 dengan koefisien reliabilitas sebesar ?= 0,884 Sedangkan pada skala burnout bergerak dari rix = 0,373 sampai dengan rix = 0,737 dengan koefisien reliabilitas sebesar ?= 0,915 Berdasarkan analisis data, diperoleh nilai korelasi sebesar 0,406 dengan taraf signifikansi 0,009 yang berarti hipotesis diterima. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara job insecurity dengan burnout pada karyawan outsourching FIFGROUP cabang Padang.   Kata kunci  : job insecurity, burnout, karyawan outsourching.
SELF CONFIDENCE HUBUNGANNYA DENGAN ACADEMIC DISHONESTY PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS X Isna Asyri Syahrina; Febrina Dwi Andini
PSIKOVIDYA Vol 21, No. 1 (2017)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.421 KB) | DOI: 10.37303/psikovidya.v21i1.61

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara self confidence dengan academic dishonesty pada mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas X. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala self confidence dan skala academic dishonesty. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling. Jumlah sampel 155 orang mahasiswa di Fakultas Ilmu Komputer Universitas X. Metode analisis data yang digunakan untuk pengujian hipotesis adalah korelasi product moment (Pearson). Hasil penelitian diperoleh rxy = -0,256 dengan dengan nilai p = 0,000 (<0,01) Kata kunci: Self Confidence, Academic Dishonesty, Mahasiswa
Stigma Internal Hubungannya Dengan Interaksi Sosial Orang Dengan HIV/AIDS Di Yayasan Taratak Jiwa Hati Padang Isna Asyri Syahrina; Andre Yuda Pranata
PSIKOVIDYA Vol 22 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.156 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stigma internal dan interaksi sosial Orang Dengan HIV/AIDS Di Yayasan taratak Jiwa hati Padang. Variabel Dependen pada penelitian ini adalah Stigma Internal dan Variabel independen adalah interaksi sosial. Penelitian ini merupakan penelitian populasi dengan jumlah sampel 40 orang dengan HIV/AIDS yang berada dalam pendampingan Yayasan Taratak Jiwa Hati Padang. Alat ukur yang digunakan adalah skala stigma internal dan skala interaksi sosial,. Uji validitas dan reliabilitas menggunakan teknik Alpha Cronbach. Hasil koefisien validitas pada skala stigma internal berkisar dari 0,322 sampai dengan 0,772, dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,921. Hasil koefisien validitas pada skala interaksi sosial berkisar dari 0,355 sampai dengan 0,867, koefisien reliabilitas sebesar 0,957. Uji hipotesis menggunakan teknik korelasi Product Moment Pearson. Hasil analisis data menunjukkan besarnya koefisien korelasi rxy= -0,561 dengan taraf signifikan p=0,000 (p<0,01), artinya ada hubungan yang berarah negatif antara stigma internal dengan interaksi sosial Orang Dengan HIV/AIDS yang berada dalam  pendampingan Yayasan Taratak Jiwa Hati Padang. Sumbangan efektif stigma internal terhadap interaksi sosial adalah 31% sisanya 69% lagi dipengaruhi oleh faktor lain.Kata Kunci: Stigma Internal, Interaksi Sosial, Orang Dengan HIV/AIDS
RELIGIUSITAS DENGAN KEPERCAYAAN DIRI PADA PENDERITA SKOLIOSIS DI MASYARAKAT SKOLIOSIS INDONESIA Isna Asyri Syahrina; Dona Herlinda Efendi; Harry Theozard Fikri
PSIKOVIDYA Vol 23 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.659 KB) | DOI: 10.37303/psikovidya.v23i1.129

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan kepercayaan diri pada penderita skoliosis di Masyarakat Skoliosis Indonesia. Variabel independen dalam penelitian ini adalah religiusitas dan variabel dependen adalah kepercayaan diri. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala religiusitas dan skala kepercayaan diri. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah penderita skoliosis anggota group line di Masyarakat Skoliosis Indonesia yang berjumlah 72 orang. Uji validitas dan reliabilitas teknik Alpha Cronbach. Koefisien validitas pada skala religiusitas bergerak dari rix=0,311 sampai rix=0,736, sedangkan koefisien reliabilitas sebesar 0,943. Sementara itu koefisien validitas pada skala kepercayaan diri bergerak dari rix=0,310 sampai dengan rix=0,731, sedangkan koefisien reliabilitas sebesar 0,927. Uji hipotesis menggunakan teknik korelasi Product Moment Pearson. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi rxy=0,681 dengan taraf signifikan p= 0,000. Artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara religiusitas dengan kepercayaan diri pada penderita skoliosis di Masyarakat Skoliosis IndonesiaKata Kunci : Religiusitas, Kepercayaan diri, Skoliosis
Adversity Quotient, Komitmen Organisasi dan Kesiapan Untuk Berubah Dalam Meningkatan Kinerja Karyawan Di Masa Pandemi Covid-19 Harry Theozard Fikri; Rika Wahyuni; Isna Asyri Syahrina; Frihapma Semita Ade; Rina Mariana
JURNAL PSIKOLOGI Vol 17, No 2 (2021): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v17i2.12556

Abstract

Optimizing employee performance is meaningful and must be tried in an effort so that businesses can always survive the situation Covid-19 pandemic. If employees have high performance, their participation in the running of a business tends to be high. The purpose of this study was to examine and determine the effect of adversity quotient, organizational commitment and readiness to change on supermarkets employees performance in Padang City. There are 108 supermarkets employees in Padang city with purposive sampling method. The research data were collected using a questionnaire adversity quotient, organizational commitment, readiness to change and employee performance. The results of empirical research prove accepted and proven. There was a positive influence between adversity quotient on employee performance H1 is accepted. There is a positive influence between organizational organizations on employee performance H2 is accepted. The results of the third study proved that there is a positive influence between readiness to change on employee performance H3 is accepted. Data were analyzed using Multiple Linear Regression with IBM SPSS Statistics 23 for Windows. From the results, it is proven that the optimization of employee performance during the Covid-19 pandemic done through an adversity quotient, organizational commitment and employee readiness to change.
PSIKOEDUKASI SIAGA BENCANA: MEMBENTUK KOMUNITAS SADAR BENCANA DI KAWASAN WISATA Rina Mariana; Harry Theozard Fikri; Isna Asyri Syahrina
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2796

Abstract

Abstrak: Kawasan wisata Kota Padang merupakan salah satu sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang mempunyai potensi untuk berkembang. Namun, Kota Padang juga memiliki resiko bencana alam cukup tinggi terutama gempa dan tsunami. Permasalahan yang muncul adalah masyarakat belum tanggap dan siaga serta belum memahami dengan baik pentingnya kesiagaan terhadap bencana. Pengetahuan yang rendah, minimnya penyediaan informasi dan pengelolaan risiko bencana dapat meningkatkan jumlah korban akibat bencana. Masyarakat di kawasan pantai Air Manis adalah kawasan wisata yang menjadi mitra dalam pengabdian ini. Dari permasalahan tersebut perlu solusi dengan memberikan psikoedukasi (disaster mental health) siaga bencana seputar reaksi umum (perilaku, emosi, kognisi dan fisik) dan membangun komunitas sadar bencana untuk pengurangan risiko bencana. Metode pelaksanaan program pengabdian ini meliputi pendampingan dan pelatihan kesiagaan bencana dari perspektif psikologis. Setelah dilakukan kegiatan Psikoedukasi siaga bencana, peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang bencana dan kesiagaan bencana masyarakat lebih meningkat dengan menggunakan media leaflet serta terbentuknya komunitas sadar bencana membuat masyarakat lebih siap menghadapi situasi bencana yang berkelanjutan dari sisi Psikologis.Abstract: The touristic area of Padang City is one of the tourism and creative economy sectors that have immense potential to develop. However, Padang City also has a high risk of natural disasters, especially earthquakes and Tsunami. The problem is that people are not yet alert and prepared, and they do not understand the importance of being prepared for disaster. Inadequate knowledge and information, as well as inadequate disaster risk management, can increase the number of victims due to disasters. The community in Air Manis beach is the partner in this activity. Based on the mentioned problems, a solution is needed by giving psychoeducation (disaster mental health) about disaster alertness and general reactions (behavior, emotion, cognition, and physical) as well as building communities that are aware of disasters to reduce the risks. The method used in this activity includes assistance and training for disaster preparedness and alertness from a psychological perspective. After the psychoeducation was carried out, the people’s knowledge and understanding of disasters were increased by using leaflet media, and with the formation of disaster awareness community, people became more prepared to face sustainable disaster situations from a psychological perspective.
Hubungan antara Self Regulated Learning dan Self Compassion dengan Prokrastinasi Akademik pada Siswa Hidayatur Rahmi Rifa’i; Isna Asyri Syahrina
Psyche 165 Journal Vol. 12 (2019) No. 2
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.445 KB) | DOI: 10.35134/jpsy165.v12i2.9

Abstract

This study aims to determine the relationship betweenthe regulated learning and self compassion with academic procrastination in class XI students at Solok MAN 2. The independent variable in this study is self regulated learning and self compassion and the dependent variable is academic procrastination. The measuring instrument used in this study is the scale of self regulated learning, the scale of self compassion and the scale of academic procrastination. The population in this study were 89 students of MAN 2 Solok. The sampling technique in this study used a saturated sampling technique. The sample in this study were 89 students of class XI at MAN 2 Solok. Validity and reliability test in this study using alpha cronbach technique. The results of the validity coefficient on the scale of self regulated learning moves from rix= 0.303 with the reliability coefficient of α = 0.905 while on thescale self compassion moves from rix= 0.494 with the reliability coefficient of α = 0.970 and on the moving academicprocrastination scale from rix= 0.324 with a reliability coefficient of α = 0.939. Based on the data analysis, the correlation between self-regulated learning and academic procrastination was obtained at -0,679 with a significance level of 0,000 and the correlation between self-compassion and academic procrastination was -0,524 with a significance level of 0,000 and the correlation between self regulated learning and selfcompassion together with Academic procrastination is 0.691 with a significance level of 0.000 which means the hypothesis is accepted. This shows that there is a significant relationship between self regulated learning and self compassion with academic procrastination in class XI students at MAN 2 Solok.