cover
Contact Name
Fithri Estikhamah
Contact Email
fithri.ts@upnjatim.ac.id
Phone
+6281330797039
Journal Mail Official
fithri.ts@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Jl. Rungkut Madya No.1, Gn. Anyar, Kec. Gn. Anyar, Kota SBY, Jawa Timur 60294
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
ISSN : 20877498     EISSN : 26865025     DOI : http://doi.org/10.33005/kern
Core Subject : Engineering,
The relevant topics of the latest progressive findings or developments will be taken seriously into consideration, the topics covered by the journals include: - Construction and Building Materials - Structural Engineering - Geotechnic - Water Resources / hydrology - Construction Management - Transport System Engineering - Highway engineering - System Information Geographic - Environmental Science and Engineering
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2: Oktober 2021" : 7 Documents clear
Perbandingan Daktilitas dengan Analisa Pushover pada Struktur Rangka Baja Model Eccentrically Braced Frame tipe K (EBF) dan Eccentrically Braced Frame tipe Y (EBF) Melalui Program SAP2000 Larasati, Ardila Mulyani; Sumaidi; Rumintang, Anna
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 7 No. 2: Oktober 2021
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/kern.v7i2.44

Abstract

Eccentrically Braced Frames merupakan sebuah sistem struktur baja penahan gempa untuk bangunan gedung, dimana sistem ini pada salah satu dari ujung pengaku terhubung pada balok terdapat segmen terpisah yang disebut dengan link. Kinerja link yang efektif dapat menyerap beban lateral, sehingga penyerapan ini diharapkan terjadi pada saat struktur mulai mengalami deformasi akibat dari gempa, dengan mempertahankan komponen-komponen struktur lain seperti balok, kolom, dan bracing berada dalam kondisi elastik. Dengan sering terjadinya gempa bumi, maka pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Indonesia memang harus memperhitungkan kekuatan bangunan terhadap gempa. Berdasarkan konsep dengan desain bangunan tahan gempa yang berlaku sekarang, struktur bangunan tahan gempa harus terbuat dari sistem struktur yang berperilaku daktail. Di antara beberapa material utama konstruksi, baja adalah material yang paling daktail. Baja mempunyai keunggulan dalam perancangan bangunan tahan gempa seperti tegangan lelehnya yang tinggi, regangan maksimumnya besar dan modulus elastisitas tinggi. Dalam analisa ini membandingkan dua sistem rangka Eccentrically Braced Frame (EBF) interved K dan Eccentrically Braced Frame (EBF) interved Y. Dari hasil analisa pushover menunjukan bahwa model EBF pada kedua system tersebut didapat Daktilitas struktur yang tidak beda jauh. Namun dalam segi kekakuan, system EBF K dinilai lebih kaku dan lebih daktil daripada EBF Y.
Pemanfaatan Limbah Plastik HDPE Sebagai Pengganti Agregat Kasar Tertentu Pada Campuran Beton Ringan Wardana, Afif Kusuma; Kartini, Wahyu; Astawa, Made Dharma
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 7 No. 2: Oktober 2021
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/kern.v7i2.45

Abstract

ABSTRAK Beton ringan merupakan pengembangan ilmu pengetahuan dari teknologi material, salah satu inovasi pengembangan beton ringan dengan memanfaatkan plastik HDPE ke dalam campuran beton. Plastik HDPE merupakan jenis polimer yang memiliki tingkat kerapatan tinggi yang bersifat fleksibel, tahan terhadap benturan, tahan terhadap temperatur rendah, dan berat jenis plastik HDPE tergolong ringan yaitu sebesar 941-965 kg/m3, Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode trial and test dengan faktor air semen yang direncanakan 0,5 dan slump yang direncanakan 75-100 mm. Variasi subtitusi parsial agregat kasar plastik HDPE sebesar 75%, 80%, 85%, dan 90% dari volume agregat kasar. variasi HDPE 75% kuat tekan yang didapatkan sebesar 9.805 Mpa, didapatkan nilai porositas 10,90%, serta nilai modulus elastisitas 10824,4154 MPa. Pada variasi HDPE 80% yakni kuat tekan sebesar 9,710 MPa mengalami penurunan 0.969%, didapatkan nilai porositas 11,10% mengalami peningkatan 1,83%, serta nilai modulus elastisitas 9910,7767 MPa. Pada variasi HDPE 85% kuat tekan yang didapatkan sebesar 8,862 MPa mengalami penurunan 9.618%, didapatkan nilai porositas 11,62% mengalami peningkatan 6,61%, serta nilai modulus elastisitas 9275,862 MPa. Pada variasi HDPE 90% kuat tekan yang didapatkan sebesar 8,013 MPa mengalami penurunan 18,276%, didapatkan nilai porositas 11,91% mengalami peningkatan 9,27%, serta nilai modulus elastisitas 8749,4147 MPa. Secara umum dengan bertambahnya agregat ringan kualitas beton ringan mengalami penurunan baik kuat tekan, porositas maupun modulus elastisitas sehingga nilai optimum pada penelitian beton ringan dengan subtitusi agregat ringan plastik HDPE yakni pada variasi 75%.
Studi Okupansi dan Kelayakan Tarif Operasional KRL Commuter Line Lintas Yogyakarta – Solo Balapan Hafizha, Davin Ryan; Utomo, Nugroho
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 7 No. 2: Oktober 2021
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/kern.v7i2.46

Abstract

Wilayah aglomerasi Yogyakarta-Solo merupakan salah satu wilayah yang memiliki jumlah mobilitas orang yang tinggi karena dipengaruhi adanya daya tarik berupa bangkitan destinasi wisata, sarana pendidikan, maupun bisnis yang ada di wilayah ini. Potensi mobilitas orang menjadikan adanya perubahan layanan kereta perkotaan yaitu Kereta Api Prambanan Ekspres menjadi KRL Commuter Line. Pengoperasian KRL Commuter Line Yogyakarta–Solo dengan menambah titik pemberhentian yang belum dilayani oleh Kereta Api Prambanan Ekspres sebelumnya memiliki potensi terhadap bertambahnya okupansi penumpang. Tarif yang dikenakan kepada penumpang KRL Commuter Line Yogyakarta-Solo sama dengan layanan Kereta Api Prambanan Ekspres yaitu berupa sistem dengan tarif flat. Hal ini berbeda dengan tarif yang diterapkan pada basis layanan commuter line di KRL Jabodetabek yang beracuan pada jarak yang ditempuh pengguna atau disebut dengan sistem tarif progresif. Hasil analisis pada penelitian ini diperoleh bahwa okupansi Kereta Api Prambanan Ekspres pada periode tahun 2016 hingga 2020 yaitu sebesar 90,15%. Sementara itu, KRL Commuter Line Yogyakarta-Solo yang beroperasi pada masa pandemi dengan periode tinjauan tanggal 10 Februari sampai 4 April 2021 diperoleh nilai okupansi sebesar 60,11% dengan nilai pertambahan okupansi pengaruh dari 4 stasiun pemberhentian baru sebesar 4,38%. Pada analisis kelayakan tarif dengan metode ability to pay diperoleh nilai sebesar Rp11.098,00 (tarif eksisting < tarif ATP) dan analisis dengan metode willingness to pay diperoleh nilai sebesar Rp8.790,00 (tarif eksisting < tarif WTP). Tarif eksisting yang berlaku ditinjau dari ability to pay maupun willingness to pay sudah sesuai dengan kemampuan dan kesediaan responden. Selanjutnya, skema penerapan tarif progresif diperoleh tarif maksimal sebesar Rp7.000,00 (tarif progresif < tarif WTP) sehingga apabila diterapkan, tarif progresif juga masih sesuai dengan kesediaan membayar responden.
Analisis Acidity/Ph dengan Citra Satelit Terra Modis 2021 Studi Kasus : Pesisir Ujung Pangkah Gresik Zainab, Siti
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 7 No. 2: Oktober 2021
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/kern.v7i2.47

Abstract

Acidity/Ph  merupakan salah satu parameter yang digunakan untuk pengukuran kualitas air. Pengukuran Acidity/Ph  yang dipergunakan untuk kesuburan tanaman nilainya kisaran 7, sedangkan pada wilayah pesisir kisarannya kurang dari 7 Acidity/Ph   yang dibawah kisaran 7 ini menjadikan tanaman tidak dapat hidup subur , kecuali tanaman mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Acidity/Ph dengan menggunakan Citra Satelit Terra Modis  Studi Kasus di pesisir Ujungpangkah Gresik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Acidity/Ph dengan Citra Satelit Terra Modis  Studi Kasus di pesisir Ujungpangkah Gresik. Peralatan yang dibutuhkan dalam kegiatan adalah unit perangkat komputer serta software Seadas 4.7.3 . Penginderaan jauh sangat tepat dipergunakan sebagai solusi untuk menganalisa Acidity/Ph pesisir Ujungpangkah, Secara cepat, murah dan efisien penggunaan data citra telah dibuktikan dalam kegiatan ini .  Hasil yang didapatkan Sebaran  Acidity/Ph  merupakan salah satu parameter yang digunakan untuk pengukuran kualitas air. Sebaran Acidity/Ph di seluruh wilayah pesisir Ujungpangkah  Kabupaten Gresik Hasil Identifikasi menunjukkan kisaran antara  5,212- 7,226.  Model Algoritma Acidity/Ph wilayah pesisir   Ujungpangkah  Kabupaten Gresik y =    24,406x0,2766 dan derajat determinasi  R² = 0,7887   didapatkan dari panjang gelombang / reflektansi Rrs_443. Hasil uji Hipotasa, uji t memberikan hasil  t stat / t hitung <  t kritis /  t table atau  0,2243441 <  0,82488439   artinya : bahwa Acidity/Ph sama dengan Acidity/Ph citra satelit Terra Modis 2021. Dengan kata lain , tidak ada perbedaan antara Acidity/Ph insitu  dengan  Acidity/Ph citra satelit Terra Modis 2021, sedang korelasinya 0,877012803 artinya positip sangat kuat.
Review Bandar Udara Dari Sisi Landside dengan Meninjau Segi Kepuasan Penumpang Estikhamah, Fithri; Aryaseta, Bagas
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 7 No. 2: Oktober 2021
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/kern.v7i2.48

Abstract

Bandara dibagi menjadi dua bagian: udara (sisi udara) dan sisi darat (sisi darat). Bangunan terminal menghubungkan infrastruktur sisi udara dan sisi darat bandara . Berdasarkan fitur-fitur ini, bangunan terminal dibagi menjadi empat bagian: akses antarmuka, proses, area penyimpanan, dan sirkulasi internal. Gedung terminal memiliki fasilitas pelayanan seperti tiket penumpang, penanganan barang dagangan (bagasi), ruang  tunggu, kantor imigrasi, dan kantor operasional  maskapai. Kepuasan pelanggan adalah prioritas utama di semua industri berorientasi layanan. Tak terkecuali industri penerbangan sipil. Lalu lintas udara di dunia yang sangat kompetitif berarti bahwa maskapai yang berbeda bersaing untuk posisi teratas, yang membuat layanan pelanggan menjadi sangat penting. Skytrax merespons dari bandara, yang dilengkapi dan diservis lengkap. Setiap tahun, Skytrax memberikan penghargaan kepada bandara-bandara yang telah memenuhi persyaratan menjadi bandara kelas dunia. Surat ini menargetkan untuk menemukan elemen yang dibutuhkan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Dalam hal ini, penumpang dan pengunjung di bandara.
Perbandingan Karakteristik Aspal Pertamina dengan Aspal Shell Sebagai Campuran Aspal Beton Putra, Aditya Eka; Sholichin, Ibnu
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 7 No. 2: Oktober 2021
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/kern.v7i2.49

Abstract

Perkerasan jalan di Indonesia sering terjadi kerusakan pada usia perkerasan yang relatif cukup rendah. Upaya mengatasi kerusakan jalan perlu dilakukan penyesuaian material-material yang digunakan dalam pembangunan perkerasan jalan, salah satunya adalah aspal. Dalam penelitian ini dibahas mengenai perbandingan penggunaan aspal Pertamina penetrasi 60/70 dan aspal Shell penetrasi 60/70 dalam campuran aspal beton. Variasi kadar aspal yang digunakan dalam penelitian ini adalah 4%, 4,5%, 5%, 5,5%. Dari hasil pengujian sifat fisik aspal Pertamina Penetrasi 60/70 diperoleh nilai penetrasi aspal sebesar 66,6 mm, titik lembek pada 51,5℃, titik nyala pada 290℃, daktilitas sebesar 136,67 cm dan kadar aspal optimum pada kadar 5,5%. Nilai stabilitas yang diperoleh sebesar 4969,60 kg, nilai flow sebasar 6,15 mm, nilai Marshall Quotient sebesar 818,55 kg/mm. Hasil pengujian fisik aspal Shell penetrasi 60/70 diperoleh nilai penetrasi, titik lembek, titik nyala dan daktilitas sebesar 69,4 mm, 56℃, 318℃ dan 128 cm. Kadar aspal optimum aspal Shell penetrasi 60/70 diperoleh pada kadar 5,5% dengan nilai stabilitas sebesar 5214,29 kg, nilai flow sebesar 4,34 mm, nilai Marshall Quetient sebesar 1203.21 kg/mm. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa aspal Shell penetrasi 60/70 relatif lebih baik ditinjau dari besar hasil nilai penetrasi, titik lembek, nilai stabilitas, flow, dan Marshall Quotient yang lebih tinggi dibandingkan aspal Pertamina penetrasi 60/70.
Analisis Suhu Permukaan Laut di Pesisir Pantai Bangkalan dengan Menggunakan Citra Satelit Landsat Zainab , Siti
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 7 No. 2: Oktober 2021
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/kern.v7i2.50

Abstract

Pesisir pantai pulau Madura utamanya di daerah Kabupaten Bangkalan bagian Selatan merupakan pesisir yang relatif memiliki gelombang arus laut rendah, dan dengan bentuk geomorfologi pantai yang tidak terjal dan bertebing, maka pesisir laut daerah Bangkalan dapat dikategorikan pesisir yang landai dengan perairan laut dangkal. Berdasarkan fenomena ini maka di daerah pesisir laut Bangkalan memiliki karakteristik yang berbeda dengan bagian Utara pesisir Bangkalan. Sea Surface Temperatur (SST) merupakan salah satu parameter yang digunakan untuk pengukuran kualitas air. Pengukuran Sea Surface Temperatur (SST) berdasarkan pada air dan akhirnya berpengaruh terhadap proses fotosintesis di perairan (Bilotta & Brazier, 2008). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Suhu Pemukaan Laut Dengan Citra Satelit Landsat  Studi Kasus di pesisir Bangkalan Madura, menggunakan unit perangkat komputer dan software. Hasil penelitian sebaran temperature/suhu permukaan laut  di seluruh wilayah pesisir  Bangkalan Madura Hasil Identifikasi menunjukkan  kisaran antara  33o C  -  34,6  o C   . Model Algoritma temperature/suhu permukaan laut wilayah pesisir    Bangkalan Madura ,  yang terbaik adalah  algoritma Power  y = 28,414x-0,067dan derajat determinasi  R² = 0,5686   Uji Hipotasa, uji t memberikan hasil  t stat / t hitung <  t kritis /  t table atau  0,217274045 <  1,688297714  H 0 diterima , artinya : bahwa Temperatur/suhu permukaan laut insitu sama dengan atau tidak ada perbedaan dengan suhu permukaan laut citra satelit Landsat 2021.

Page 1 of 1 | Total Record : 7