cover
Contact Name
Fujianor Maulana
Contact Email
fujianormaulana@stkipbjm.ac.id
Phone
+628195198730
Journal Mail Official
jph@stkipbjm.ac.id
Editorial Address
Jln.Sultan Adam Komplek H.Iyus
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Hayati
ISSN : 28282914     EISSN : 24433608     DOI : https://doi.org/10.33654/jph.v7i4
Berisi artikel-artikel ilmiah baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun asing, yang memuat tentang kependidikan dan kajian ilmu - ilmu pengetahuan alam dan sosial dan memfasilitasi publikasi hasil-hasil penelitian maupun pemikiran konseptual serta turut mengembangkan pendidik dan dunia pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 132 Documents
EFEKTIFITAS PENYELENGGARAAN UKS GUNA MENINGKATKAN KESADARAN KESEHATAN DAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN SEKITAR di MADRASAH ALIYAH BUSTANUL ULUM SEI. PANDAN ALABIO Sri Wahyuni
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 9 No 1
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Usaha Kesehatan Sekolah atau lazim disebut dengan pembinaan UKS/M ditujukan untuk membina dan membimbing guru agar mampu menjaga kesehatan untuk dirinya sendiri, para staf sekolah serta siswa maupun untuk lingkungan di sekitar madrasah artinya keberhasilan daripada Pendidikan Usaha Kesehatan Sekolah akan bermanfaat bagi guru dan siswa. Pembinaan Pendidikan Usaha Kesehatan Madrsah bukanlah tangung jawab sekolah semata namun juga tanggung jawab supervisor kependidikan. Dengan demikian perhatian dan bimbingan dari kepala madrsah akan lebih berpengaruh terhadap pelaksanaan kesehatan pada diri anak dan guru serta staf di sekolah. Selain itu peran kepala madrasah juga dituntut aktif dalam ikut menunjang keberhasilan dari kegiatan belajar mengajar yang dilakukan oleh guru di kelas. Tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimana pelaksanaan Pembinaan Pendidikan Kesehatan Sekolah/Madrasah di Madrasah Aliyah Bustanul Ulum serta bagaimana pengaruh partisipasi aktif Kepala Madrsah terhadap keberhasilan Pembinaan Pendidikan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah. Hasil penelitian meyatakan bahwa pembinaan pendidikan usaha kesehatan sekolah dapat meningkatkan kompetensi guru dalam kesadaran untuk hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Dari siklus I hingga siklus II dapat diperoleh suatu benang merah bahwa telah terjadi peningkatan kinerja guru yang signifikan terhadap kegiatan belajar mengajar dalam suasana dan kondisi yang bersih dan sehat setelah mendapatkan pengarahan dan Pembinaan Pendidikan Usaha Kesehatan Sekolah oleh Kepala Madrsah.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TSTS (TWO STAY TWO STRAY) PADA POKOK BAHASAN LINGKARAN DI KELAS VIII MTsN 3 HULU SUNGAI UTARA Dewi Gustiana
Jurnal Pendidikan Hayati Vol 9 No 1
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha yang dapat dilakukan oleh guru untuk meningkatkan hasil belajar siswa terhadap bidang studi terutama matematika adalah penggunaan strategi belajar. Keberhasilan implementasi strategi pembelajaran sangat tergantung pada cara guru menggunakan metode pembelajaran. Metode adalah cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam kegiatan nyata agar tujuan yang telah disusun tercapai secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika kelas VIII MTs Negeri 3 Hulu Sungai Utara melalui pembelajaran kooperatif tipe TSTS (Two Stay Two Stray) pada materi pokok lingkaran. Hasil penelitian penerapan pembelajaran kooperatif tipe TSTS (Two Stay Two Stray) yang dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa adalah pada siklus I dilaksanakan pembelajaran kooperatif tipe TSTS sehingga nilai rata-rata hasil belajar matematika siswa meningkat sebesar 35% dari nilai dasar sebesar 49,65 menjadi 67,15. Pada siklus II dilaksanakan pembelajaran kooperatif tipe TSTS dengan peningkatan dalam hal pengelolaan kelas dan bimbingan terhadap siswa sehingga nilai rata-rata hasil belajar matematika siswa meningkat sebesar 0,55% dari nilai hasil belajar siklus I sebesar 67,15 menjadi 67,52. Pada siklus III dilaksanakan pembelajaran kooperatif tipe TSTS. Nilai hasil belajar matematika siswa meningkat sebesar 5,04% dari nilai hasil belajar siklus II sebesar 67,52 menjadi 70,92.